Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan

Journal Information
ISSN / EISSN: 23389400 / 28082621
Total articles ≅ 361

Latest articles in this journal

Tantri Ratnasari, Anwar Senen, Ni Putu Sri Sutari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 10, pp 589-595; https://doi.org/10.20961/jkc.v10i2.67423

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk (1) meningkatkan nilai karakter disiplin peserta didik melalui penerapan model Problem Based Learning, (2) mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini guru dan peserta didik kelas III yang berjumlah 9 peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknik pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif. Teknik uji validitas data menggunakan validitas konstrak, triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Data pada pratindakan terdapat 1 peserta didik atau 11,11% yang memiliki nilai karakter disiplin dengan kriteria membudaya, setelah pelaksanaan tindakan siklus I diperoleh hasil peserta didik dengan nilai karakter disiplin kriteria membudaya menjadi 3 peserta didik atau 33,33%. Pada siklus II diperoleh hasil nilai karakter disiplin peserta didik dengan kriteria membudaya meningkat mencapai 8 peserta didik atau 88,88%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan langkah-langkah mengorientasikan pada masalah; mengorganisasi untuk belajar; membantu penyelidikan; mempresentasikan pekerjaan; serta analisis dan evaluasi dapat meningkatkan nilai karakter disiplin peserta didik kelas III SD Negeri 1 Bonjoklor tahun ajaran 2022/2023
Galih Ardhi Nugroho
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 10, pp 549-556; https://doi.org/10.20961/jkc.v10i2.65787

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengembangan, kelayakan dan keefektifan media pembelajaran berbasis Joomla dalam muatan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Purwoyoso 02 Semarang sebanyak 40 siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji validitas, uji reliabilitas, uji Gain, dan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran berbasis Joomla layak digunakan dengan presentase kelayakan penyajian oleh ahli media sebesar 80% dan kelayakan isi oleh ahli materi sebesar 80%. Adapun hasil t-test menunjukkan bahwa nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Peningkatan rata-rata (N-gain) data pretest dan posttest diperoleh sebesar 0,44 dengan kriteria sedang. sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan antara hasil belajar pretest dan posttest muatan pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Purwoyoso 02 Semarang.
Farida Nur Azizah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 10, pp 543-548; https://doi.org/10.20961/jkc.v10i2.65786

Abstract:
Pandemi covid-19 menyebabkan adanya pembatasan di berbagai bidang termasuk di bidang pendidikan. Pemerintah akhirnya membuat kebijakan terkait pembelajaran secara daring untuk mengatasi pelaksanaan pembelajaran. Kebijakan pembelajaran daring diambil agar dapat memfasilitasi siswa belajar di masa pandemi dan memutus rantai persebaran covid-19. Keberhasilan pembelajaran daring tidak lepas dari faktor siswa, guru dan orangtua di rumah. Perlu adanya kerjasama dari ketiga belah pihak. Pembelajaran daring memerlukan keteraturan dan kedisiplinan dalam menjalankannya sehingga dapat terlaksana. Kedisiplinan belajar menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan belajar daring di rumah. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kedisiplinan siswa dalam belajar daring di masa pandemi covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan siswa belajar secara daring selama pandemi masih kurang ditandai dengan tidak tepat waktunya siswa mengumpulkan tugas daring. Perlu adanya kedisiplinan dalam belajar daring. Belajar dengan disiplin yang terarah dapat menghindarkan diri dari rasa malas dan menimbulkan kegairahan siswa dalam belajar yang akan meningkatkan daya kemampuan belajar siswa.
Arina Ulfa Dwipa Hapsari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 10, pp 455-459; https://doi.org/10.20961/jkc.v10i2.65762

Abstract:
Pada masa pandemi menyebabkan adanya pembatasan di bidang pendidikan, pembelajaran dilakukan secara daring dengan harapan dapat menekan angka penularan virus Covid-19. Tujuan penelitian ini yakni menganalisis perhatian orang tua dalam pembelajaran daring. Dalam pelaksanaan pembelajaran daring, dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Faktor penghambat dalam proses belajar daring: kurangnya perhatian orang tua siswa dalam mengawasi proses pembelajaran secara daring karena sibuk bekerja, belum terbiasa dengan pembelajaran online, tidak semua anak memiliki laptop atau handphone yang canggih, perlu adanya pulsa, kuota atau wifi untuk dapat mengkoneksikan internet, tidak dapat membagi waktu untuk belajar dan bermain. Keberhasilan pelaksanaan pembelajaran daring tidak lepas dari peran orang tua, dimana proses pembelajaran menjadi tanggung jawab guru dan orang tua, perhatian orang tua harus dilakukan secara intens. Peran orang tua sebagai orang terdekat siswa sangat dibutuhkan dalam mendampingi kegiatan belajar. Dibutuhkan kerja sama yang baik antara guru dan orang tua dalam pelaksanaan pembelajaran daring.
Irma Ristantina Luthviyani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 10, pp 403-408; https://doi.org/10.20961/jkc.v10i2.65662

Abstract:
Pemberian penguatan karakter disiplin dan tanggung jawab sejak dini harus dilakukan terutama di sekolah dasar pada peserta didik kelas 1. Karakter yang sering terjadi adalah kurangnya kedisiplinan dan tanggung jawab peserta didik dalam melakukan sesuatu. Maka, guru perlu mencari solusi terkait memberikan penguatan karakter disiplin dan tanggung jawab kepada peserta didik kelas 1 melalui pembiasaan secara sadar. Tujuan artikel ini adalah mendeskripsikan penguatan karakter disiplin dan tanggung jawab serta hubungan antar keduanya. Hasilnya adalah 1) pemberian penguatan karakter disiplin dan tanggung jawab bukan hanya dari segi pembelajaran namun aktivitas di luar ruangan mempengaruhi terbentuknya perilaku tersebut, pengalaman dan kesadaran terhadap diri sendiri, oranglain bahkan lingkungan sekitar, 2) Hubungan kedua karakter perlu membutuhkan dorongan dan komunikasi dari berbagai pihak untuk membantu perkembangan pola peserta didik sejak dini.
Trisna Putri Rusady
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 10, pp 258-264; https://doi.org/10.20961/jkc.v10i2.65504

Abstract:
Pembelajaran IPA adalah pembelajaran yang membosankan karena dalam proses belajar mengajar guru menggunakan metode konvensional. Hal ini kurang mempengaruhi antusias belajar siswa yang berdampak pada hasil belajar peserta didik. Guru harus menggunakan metode pembelajaran yang menarik serta membuat siswa lebih aktif dan antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya perbedaan hasil belajar IPA pada pembelajaran Problem Based Learning dan yang diajar menggunakan metode konvensional. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh perbedaan prestasi belajar, hal ini ditujukan dengan perbedaan nilai rata-rata. Berdasarkan hasil uji-t dengan α= 5% diperoleh tobs = 1,645 maka dapat disimpulkan bahwa peserta didik yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran Problem Based Learning memperoleh hasil belajar IPA yang lebih baik daripada peserta didik yang diajar dengan metode konvensional. Sehingga penggunaan metode pembelajaran ini berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas V.
Ajeng Narieswari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 10, pp 313-319; https://doi.org/10.20961/jkc.v10i2.65640

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan penerapan literasi sains melalui pemanfaatan lingkungan pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV SDN 01 Pandeyan Tasikmadu Karanganyar. Objek penelitiannya adalah literasi sains melalui pemanfaatan lingkungan pada pembelajaran IPA. Jenis data berupa hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan literasi sains pembelajaran IPA menggunakan metode Discovery Learning. Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar pada pembelajaran IPA memberikan banyak manfaat, antara lain dapat menghemat biaya; memberikan pengalaman yang nyata bagi peserta didik; peserta didik menjadi lebih aktif mengikuti pelajaran; dan peserta didik dapat berinteraksi langsung dengan benda-benda dan sifatnya di lingkungan nyata. Sedangkan kendala dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar adalah guru dituntut untuk lebih kreatif dan membutuhkan waktu yang lebih lama dalam perencanaan dan proses belajar mengajar.
Marta Bekti Amalia
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 10, pp 221-226; https://doi.org/10.20961/jkc.v10i2.65492

Abstract:
Membaca menjadi salah satu aspek penting dalam dunia pendidikan. Pembelajaran pada sekolah dasar dalam penelitian ini menggunakan pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh. Siswa melakukan pembelajaran daring dan berinteraksi dengan guru menggunakan beberapa aplikasi yang dipakai seperti WhatsApp, Zoom, dan Google Classroom. Di era pandemi ini, kegiatan literasi tidak dapat berjalan seperti saat sebelum pandemi Covid-19 sehingga menjadikan minat baca siswa semakin menurun. Upaya meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar di era pandemi dapat dilakukan dengan cara membentuk kelompok baca siswa atau klub buku, tukar-menukar bahan bacaan milik pribadi antar siswa, melakukan kegiatan membaca pada kegiatan ekstra kurikuler dengan bimbingan pembina, membuat kliping dari media cetak tentang Iman dan Takwa (IMTAK) dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), membantu pelayanan perpustakaan sekolah, implementasi gerakan literasi sekolah, dan memotivasi anak pentingnya membaca.
Dian Yulianti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 10, pp 365-375; https://doi.org/10.20961/jkc.v10i2.65657

Abstract:
Berdasarkan latar belakang masalah, rendahnya hasil belajar matematika terjadi pada peserta didik kelas III SD Negeri Pranan 02. Peserta didik kurang aktif dalam bertanya mengenai materi yang belum dipahami dan kesulitan mengerjakan soal matematika sehingga hasil belajarnya rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini meliputi dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, Tindakan, observasi, dan refleksi dengan subyek penelitian sebanyak 26 peserta didik. Teknik pengumpulan data adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Teknik deskriptif kualitatif. Indikator kinerja penelitian ini adalah aktivitas belajar ≥ 80% aktivitas belajar tinggi dan hasil belajar ≥ 80% diatas KKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan aktivitas belajar peserta didik meningkat, terlihat dari perolehan persentasi. Sedangkan hasil belajar peserta didik meningkat, terlihat dari perolehan persentase dan pencapaian indikator kinerja.
Rizqi Musampa
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, Volume 10, pp 246-251; https://doi.org/10.20961/jkc.v10i2.65496

Abstract:
Pembelajaran gerak lokomotor dengan berjalan mengelilingi desa, berlari mengelilingi lapangan, dan melompati petak lompat kurang menarik peserta didik yang mana dari 29 peserta didik yang sudah tuntas 10 peserta didik atau 34,48% dan yang belum tuntas 19 peserta didik atau 65,52%. Tujuan artikel ini adalah meningkatkan hasil belajar gerak dasar lokomotor peserta didik kelas III. Dalam hal ini menggunakan metode PTK atau Penelitian Tindakan Kelas. Dari hasil analisis diperoleh 25 peserta didik atau 86,21% tuntas sedangkan 4 peserta didik lainnya belum tuntas. Dapat disimpulkan bahwa menggunakan alat bantu pembelajaran sederhana dapat meningkatkan hasil belajar gerak dasar lokomotor pada peserta didik kelas III.
Back to Top Top