Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia)

Journal Information
ISSN / EISSN : 2477-6254 / 2477-8427
Current Publisher: STKIP Singkawang (10.26737)
Total articles ≅ 48
Current Coverage
DOAJ
Archived in
SHERPA/ROMEO
Filter:

Latest articles in this journal

Mertika Mertika, Frahasini Frahasini
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 49-53; doi:10.26737/jpipsi.v5i2.1980

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis dampak sosial system one day school bagi siswa sekolah dasar. Artikel ini merupakan hasil analisis berdasarkan literatur yang berkaitan dengan topik pembahasan. Model yang digunakan adalah studi pustaka atau literature review. Hasil penelaahan menunjukkan bahwa adanya dampak positif dan negatif dari diterapkannya system full day school bagi siswa sekolah dasar.
Nur Meily Adlika
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 45-48; doi:10.26737/jpipsi.v5i2.1979

Abstract:
Penelitian yang dilaksanakan pada tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap peduli lingkungan pada siswa kelas XI IPS di SMA Kota Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS di SMA N 3 dan MAN 2 Kota Pontianak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket serta studi literatur dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengolahan data dan penyajian data dengan perhitungan persentase. Teknik uji persyaratan analisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap peduli lingkungan siswa kelas XI IPS di SMA N 3 termasuk kategori baik sebesar 71,50% sedangkan sikap peduli lingkungan siswa kelas XI IPS di MAN 2 termasuk kategori baik sebesar 71,34%.
Rini Setyowati
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 42-44; doi:10.26737/jpipsi.v5i2.1955

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui upaya strategi pembelajaran berbasis blended learning dalam mata kuliah Pengembangan Pembelajaran IPS di SD di STKIP Singkawang. Model blended learning yang dikembangan dalam mata kuliah Pengembangan Pembelajaran IPS di Prodi PGSD STKIP Singkawang dilakukan dengan perpaduan tatap muka yang dapat memfasilitasi mahasiswa dengan kehadiran dosen untuk mengembangan rasa kehadiran dan kenyamanan sosial, dalam tatap muka dilakukan untuk membahas kesulitan- kesulitan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran menggunakan modul offline mengenai konsep- konsep dasar IPS di SD sehingga mahasiswa diharapkan mampu menggunakan teknologi secara offline. Pembelajaran di kelas juga dilaksanakan dengan model online dengan memanfaatkan edmodo sebagai sarana berinteraksi ketika mahasiswa tidak di kampus. Edmodo dapat digunakan sebagai sarana mahasiswa bertanya, mengirimkan tugas, dan dosen dapat juga mengirimkan bahan dan tugas melalui edmodo. Dalam pengembangan blended learning yaitu pembuatan modul offline menggunakan software Ncesoft Flip Bookstrategi, pembelajaran, blended learning
Budiman Tampubolon
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 34-41; doi:10.26737/jpipsi.v5i2.1920

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi dan keterampilan belajar mandiri mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah mahasiswa program studi geografi semester dua dan empat yang memiliki IPK ≤ 3,00. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara dengan alat pengumpulan data lembar angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian mahasiswa semester II berdasarkan perhitungan diperoleh R_ (y.x_1 x_2) sebesar 0,216. Setelah dilakukan pengujian signifikansi koefisien korelasi berganda dengan uji F diperoleh harga Fh sebesar 0,493. Jika dibandingkan dengan harga Ftabel dengan dk pembilang = k = 2 dan dk penyebut = 13 dengan tingkat kesalahan 5% maka nilai Ftabel adalah 3,80. Ternyata harga Fhitung lebih kecil dari Ftabel (0,493 3.49) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya adalah ada hubungan positif antara motivasi belajar dan kemandirian belajar secara bersama-sama dengan prestasi belajar mahasiswa semester IV.
Yohana Yosiphanungkas Bahari Mandayu
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 31-33; doi:10.26737/jpipsi.v5i2.1598

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembentukan karakter toleransi melalui habituasi di sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Tempat penelitian adalah SD Bruder Melati, Pontianak, Kalimantan Barat. Berdasarkan penelitian yang peneliti lakukan, habituasi sekolah di SD Bruder Melati dilakukan melalui pembauran tempat duduk siswa dan perayaan dua hari besar agama/etnis mayoritas di sekolah, yaitu Perayaan Natal dan Tahun Baru Imlek. Hal ini cukup unik mengingat SD Bruder Melati berlindung di Yayasan Pendidikan Katolik dengan mayoritas siswa beragama Budha. Adapun perayaan dua hari besar tersebut merupakan upaya pembiasaan sekolah dalam pembentukan karakter toleransi siswa di SD Bruder Melati sehingga siswa dihimbau menggunakan pakaian atau aksesoris St. Claus pada perayaan Natal dan Congsam (Cheongsam) pada perayaan Tahun Baru Imlek. Selain daripada itu, habituasi sekolah lainnya adalah melalui pembiasaan: (1) Mengenakan pakaian nasional (Kebaya) dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional; (2) Mengenakan pakaian tradisional pada Hari Kartini, mewakili berbagai etnis di Kalimantan Barat; (3) Memfasilitasi siswa penyandang disabilitas sebagai bentuk toleransi dan keberpihakan sekolah terhadap kaum miskin, lemah, dan sakit. Habituasi sekolah tersebut merupakan upaya sekolah untuk menjaga iklim keberagaman dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.Keywords: Pembentukan Karakter, Toleransi, Habituasi Sekolah
Ivan Veriansyah, Adhitya Prihadi, Rosanti Rosanti
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 14-19; doi:10.26737/jpipsi.v5i1.1545

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengethaui pengaruh dari penerapan model pembelajaran inside outside circle pada pelajaran Geografi pada siswa kelas X SMA Negeri 6 Pontianak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA NEgeri 6 Pontianak yang terdiri dari 5 kelas. Sedangkan sampel pada penelitian ini adalah siswa di kelas XB dan XE. Penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Design dengan rancangan penelitian two group post test only. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) nilai rata-rata siswa pada pelajaran geografi pada kelas control atau kelas yang tidak diterapkan metode inside outside circle adalah sebesar 67,6 dengan kategori “cukup”. 2) nilai rata-rata siswa pada pelajaran geografi pada kelas eksperimenatau kelas yang menerapkan metode inside outside circle adalah sebesar 70,6 dengan kategori “baik”. 3) Terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Inside Outside Circle terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi kelas X SMA Negeri 6 Pontianak dengan nilai hasil uji u mannwhitneyAsymp Sig. (2-tailed) = 0,027 < 0,050. Kata kunci :inside outside circle, hasil belajar
Isbandiyah Isbandiyah, Wati Ningsih
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 8-13; doi:10.26737/jpipsi.v5i1.1468

Abstract:
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter Islam dalam pembelajaran IPS di MTs Mazro’illah Lubuklinggau. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik koesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan nilai-nilai karakter Islam sudah tertanam baik di dalam diri siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil analisis menggunakan persentase sederhana, di mana masing-masing nilai-nilai karakter Islam yang dikelompokkan menjadi tiga kategori secara berurutan yaitu nilai akhlak, kemudian disusul dengan nilai aqidah, dan terakhir adalah nilai ibadah.
Andrasmoro Dony Andrasmoro Andrasmoro, Ihsan Nurhakim, Mustofa Mustofa, Galih Galih
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 20-25; doi:10.26737/jpipsi.v5i1.1516

Abstract:
Abstrak. Tujuan penelitian adalah membangun kesadaran lingkungan dengan pendekatan penanaman etika lingkungan di sekolah melalui pelajaran geografi materi lingkungan hidup kelas XI di SMA Negeri 3 Singai Kakap. Kondisi permasalahan sekolah tidak hanya kualitas secara fisik, tetapi berkaiatan dengan kondisi dan kepribadian siswa hungga tata kelola yang ada, aspek kesadaran lingkungan masih menjadi permasalah yang belum terselesaikan. Permasalahan bagaimana bersikap, menghargai dan merawat lingkungan sekitar agar tetap lestari, kondisi dan fenomena rendahnya kesadaran dan pola perilaku siswa di SMA Negeri 3 Sungai Kakap harus mendapatkan perhatian dan dukungan strategis dalam menjaga lingkungan yaitu dengan pendekatan etika lingkungan. Metode penelitian ini kualitatif dengan pendekatan fenomenologi berbasis first-hand experiences di mana sumber informasi responden sebagai subjek yang mengalami secara langsung aspek permasalahan lingkungan yang terjadi. Hasil penelitian ini menitikberatkan kepada permasalahan lingkungan sekolah yaitu kondisi siswa dalam pengelolaan materi lingkungan hidup, dengan pendekatan kualitas pembelajaran tiga komponen dalam pendidikan sekolah yaitu kognitif, afektif dan psikomotor. Komponen penguatan kualitas pendidikan untuk siswa berdampak terhadap hasil perubahan etika lingkungan berdasarkan sikap yang tidak peduli menjadi kepedulian kegaitan nyata. Penanaman kode etik kepada siswa dilakukan berdasarkan implementasi penguatan etika lingkungan pada pendekatan Silabus dan implementasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis kurikulum monolitik dengan penguatan 5 komponen yaitu : penguatan mata pelajaran berdiri sendiri, persiapan pelajaran lebih mudah dan bahan dapat diketahui di dalam silabus, pengetahuan siswa lebih fleksibel, pengelolaan waktu kondisional, pengelolaan tujuan efektif dan efisien, pengelolaan evaluasi lebih jelas dan terarah. Aspek pengelolaan pembelajaran berdampak Sustainable Development Goals. Aspek perubahan sikap siswa didorong oleh tata kelola dan aturan yang ada dalam inovasi pengelolaan RPP dengan pendekatan pengauatan etika lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Martin Martin, Toni Elmansyah
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 1-7; doi:10.26737/jpipsi.v5i1.1459

Abstract:
Tradisi pernikahan Melayu Sambas sampai saat ini masih terlaksana, sayangnya nilai-nilai dari tradisi tersebut kurang dipahami, dihayati dan dijunjung bagi kedua mempelai pengantin dalam membangun dan menjalani kehidupan berkeluarga. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi pemahaman terhadap peran suami atau peran istri, yang sangat krusial terjadinya disfungsi keluarga. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan model hipotetik Bimbingan dan Konseling (BK) Keluarga berbasis tradisi pernikahan Melayu Sambas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mix Methodedengan bentuk penelitan Research and Development (R & D). Subjek penelitian ini berjumlah 8 orang, mereka adalah 6 praktisi budaya dan 2 akademisi yang berasal dari Kabupaten Sambas. Teknik pengumpul data yaitu teknik wawancara lansung dan studi dokumenter. Berdasarkan Focus Group Discussion (FGD) disimpulkan bahwa model hipotetik BK Keluarga berbasis tradisi melayu sambas sesuai untuk diterapkan untuk masyarakat melayu Sambas dan masyarakat melayu sekitarnya.
Yaskinul Anwar, Muhammad Padli, Laili Komariyah
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 26-30; doi:10.26737/jpipsi.v5i1.1639

Abstract:
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 2 Loa Janan meruapakan salah satu sekolah yang dekat dengan penambangan batu bara dengan jaraknya kurang dari 500 meter. Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui bagaimana dampak penambangan batu bara terhadap kegiatan pembelajaran di SMA N 2 Loa Janan, 2). Untuk mengetahui strategi pengurangan dampak penambangan batu bara terhadap kegiatan pembelajaran di SMA N 2 Loa Janan. Guna mengumpulkan data damapak tersebut dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada siswa dan juga wawancara kepada pihak sekolah. Berdasarkan hasil kuesioner dan wawancara, penambangan batu bara ini, mengakibatkan lingkungan sekolah kurang kondusif untuk proses kegiatan belajar mengajar, karena banyaknya debu dari penambangan batu bara yang sampai disekolah, dan juga bau menyengat batu bara yang masih tercium sampai disekolah saat hembusan angin mengarah ke sekolah serta suara bising dari alat – alat tambang yang beroperasi. Kondisi ini membuat pihak sekolah harus ekstra melakukan membersihkan debu – debu dari penambangan batu bara baik dengan menambah petugas kebersihan serta mengaktifkan piket dan kegitan gotong royong kerja bakti pada setiap jumat untuk membersihkan lingkungan sekolah dari debu – debu tambang. Sedangkan untuk mengendalikan bau dan suara bising pihak sekolah hanya bias pasrah saja, karena belum bias mengatasi hal tersebut. Sehingga seringkali kegiatan proses belajar – mengajar kurang kondusif karena masih terganggu dengan bau batu bara yang cukup menyengat maupun suara bising dari peralatan penambangan batu bara.
Back to Top Top