Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Journal Information
EISSN : 2541-626X
Total articles ≅ 34
Filter:

Latest articles in this journal

Anisa Syafitri, Dewi Yuliatina, Hendrawani Hendrawani, Nur Azizah, Muhammad Roil Bilad, Siti Asmiati, Yusran Khery
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 6, pp 75-82; https://doi.org/10.36312/linov.v6i2.572

Abstract:
Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani, mengurangi tingkat penggunaan pestisida berbahan kimia berbahaya dan menurunkan biaya produksi pertanian di Desa Duman, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Pelatihan melibatkan tim KKN Tematik UNDIKMA yang didukung oleh Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa Duman dan bekerjasama dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Lingsar. Khalayak sasaran dari kegiatan pelatihan ini adalah masyarakat Desa Duman yang bekerja sebagai petani baik di area perkebunan maupun persawahan. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah dan pendampingan praktik tentang pemanfaatan dan pembuatan pestisida nabati. Penyampaian materi pelatihan dilakukan oleh Tim Penyuluh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lingsar. Bahan baku utama pembuatan pestisida nabati ini terdiri dari daun sirsak dan daun papaya. Sedangkan bahan pendukungnya terdiri dari minyak tanah, detergent pencuci piring, dan air. Jumlah Peserta yang terlibat sebanyak 19 orang petani perkebunan dan 10 orang petani sawah. Ketercapaian tujuan kegiatan dievaluasi melalui survey respon peserta pelatihan menggunakan angket. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil observasi menunjukkan bahwa 100 % peserta memahami materi pelatihan dan mampu membuat pestisida nabati, sedangkan 79,31 % peserta lebih memilih untuk mencoba menggunakan pestisida nabati produk mandirinya sebagai zat tambahan pada pestisida sintetis kimia. Training on Making Vegetable Pesticides to Improve the Skills of Duman Village Farmers Towards Organic FarmingAbstract This PkM activity aims to improve farmers' skills, reduce the level of use of pesticides made from hazardous chemicals and reduce agricultural production costs in Duman Village, Lingsar District, West Lombok Regency, NTB. The training involved the UNDIKMA Thematic Community Service Team supported by the Duman Village Government Community Empowerment Division and in collaboration with the Lingsar District Agricultural Extension Center (BPP). The target audience of this training activity is the Duman Village community who work as farmers in both plantation and rice fields. The training was carried out using the lecture method and practical assistance on the use and manufacture of botanical pesticides. The delivery of training materials was carried out by the Extension Team from the Agricultural Extension Center (BPP) of Lingsar District. The main raw materials for making this vegetable pesticide consist of soursop leaves and papaya leaves. While the supporting materials consist of kerosene, dishwashing detergent, and water. The number of participants involved were 19 plantation farmers and 10 rice farmers. The achievement of the objectives of the activity was evaluated through a survey of participants' responses using a questionnaire. Data were analyzed descriptively. Observation results showed that 100% of participants understood the training material and were able to make vegetable pesticides, while 79.31% of participants preferred to try using their own self-made vegetable pesticides as additives to chemical synthetic pesticides.
Muhammad Asy’Ari, Hunaepi Hunaepi, Iwan Doddy Dharmawibawa, Taufik Samsuri, Muhali Muhali, Saiful Prayogi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 6, pp 91-99; https://doi.org/10.36312/linov.v6i2.547

Abstract:
Tujuan dari kegiatan adalah untuk melatih mahasiswa di lingkungan program studi pendidikan biologi dalam menggunakan aplikasi mendelay sebagai menejemen refresi tool dalam pembutan karya ilmiah. Mitra dalam kegiatan ini adalah mahasiswa pendidikan biologi di FSTT yang berjumlah 19 orang mahasiswa. Metode yang digunakan adalah trasfer ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tahapan; 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) evaluasi, dan 4) refleksi. Hasil kegitan adanya peningkatan pemahaman tentang managemen apliaksi mandelay dan peningkatan keterampilan Mahasiswa dalam mengoprasionalkan apliaksi mandelay sebagai refresi tool dalam karya ilmiah. Mendeley Application as Management Reference Tools in the Preparation of Scientific WorkAbstractThe purpose of the activity is to train students in the biology education study program environment in using the delay application as a reference management tool in producing scientific papers. Partners in this activity are biology education students at FSTT, totaling 19 students. The method used is the transfer of science and technology in stages; 1) planning, 2) action, 3) evaluation and 4) reflection. The results of the activity are an increase in understanding of Mandalay application management and an increase in student skills in operating the Mandalay application as a tool for reference in scientific papers.
Ita Chairun Nissa, Masjudin Masjudin, Ali Sukanta
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 6, pp 46-56; https://doi.org/10.36312/linov.v6i2.562

Abstract:
Belajar Dari Rumah merupakan bentuk pembelajaran di masa darurat penyebaran Covid-19 yang diamanatkan oleh Kemendikbud untuk dilaksanakan oleh seluruh jenjang sekolah di Indonesia. Pelatihan ini dilaksanakan untuk mendukung hal tersebut dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru merancang perangkat pembelajaran khususnya rencana pembelajaran daring, rencana pembelajaran luring dan kombinasi keduanya. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka di sekolah selama dua hari dengan peserta sebanyak 14 orang guru. Pelatihan hari pertama fokus untuk menyampaikan materi sehingga menggunakan metode ceramah dan diskusi sedangkan hari kedua fokus pada penyajian hasil kerja guru sehingga menggunakan metode presentasi dan tanya-jawab. Selama pelatihan berlangsung, pengambilan data dilakukan menggunakan instrumen lembar pemeriksaan rencana pembelajaran dan kuesioner evaluasi pelatihan. Data dari kedua instrumen tersebut kemudian dianalisa secara statistik deskrikptif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam merancang RPP berada pada kriteria “Baik” dengan persentase ketercapaian sebesar 85,57% evaluasi pelatihan juga berada pada kriteria “Baik” dengan persentase ketercapaian sebesar 89,14%.  Online and Offline Learning Tools Design Training to Support Learning From HomeAbstract Learning from Home is a form of learning in the emergency period of the spread of Covid-19 which is mandated by the Ministry of Education and Culture to be carried out by all levels of schools in Indonesia. This training is carried out to support this and aims to improve the ability of teachers to design learning tools, especially online learning plans, offline learning plans, and a combination of both. The training was held face-to-face at the school for two days with 14 teachers participating. The first day of training focused on delivering material using the lecture and discussion method, while the second day focused on presenting the teacher's work using the presentation and question-and-answer method. During the training, data were collected using the learning plan examination sheet instrument and the training evaluation questionnaire. The data from the two instruments were then analyzed descriptively statistically. The results of the training show that the teacher's ability to design lesson plans is in the "Good" criteria with an achievement percentage of 85.57%. The training evaluation is also in the "Good" criteria with an achievement percentage of 89.14%.
Nuraini Nuraini, I Made Sonny Gunawan
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 6, pp 64-68; https://doi.org/10.36312/linov.v6i2.573

Abstract:
Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa terkait dengan perilaku perundungan atau bullying. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan dalam bentuk sosialisasi informasi bagi siswa di sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan guru dapat menyampaikan informasi terkait dengan cara meminimalisir perundungan yang terjadi di sekolah terhadap para siswa. Adapun peserta di dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 150 orang siswa yang terdiri dari berbagai kelas dan jurusan yang ada di SMK Negeri 3 Mataram. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan partisipasi aktif dari siswa, di mana sebanyak 10 orang siswa mengajukan pertanyaan terkait dengan materi perundungan dan 3 orang guru mengajukan pertanyaan tentang bagaimana peran para guru atau sekolah di dalam membantu siswa untuk mengurangi perundungan yang terjadi di sekolah. Dari pertanyaan yang diajukan tersebut terjadi interaksi aktif antara narasumber dengan peserta yang diselingi dengan permainan dan games untuk menghangatkan suasana. Providing Information Services as an Effort to Prevent Bullying Behavior in Students in SchoolsAbstractThe purpose of this community service activity is to increase students' knowledge and understanding related to bullying or bullying behavior. This community service activity is carried out by providing counseling in the form of information dissemination for students at school. Through this activity, it is hoped that teachers can convey information related to how to minimize bullying that occurs in schools against students. The participants in this community service activity amounted to 150 students consisting of various classes and majors at SMK Negeri 3 Mataram. The results of this community service show active participation from students, where as many as 10 students ask questions related to bullying material and 3 teachers ask questions about how the role of teachers or schools in helping students to reduce bullying that occurs in schools. From the questions asked, there was an active interaction between the resource persons and the participants, interspersed with games and games to warm the atmosphere.
Dwi Pangga, Sukainil Ahzan, Syifaul Gummah, Dwi Sabda Budi Prasetya, Samsun Hidayat
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 6, pp 69-74; https://doi.org/10.36312/linov.v6i2.551

Abstract:
Pembelajaran secara daring merupakan bentuk pembelajaran di masa penyebaran Covid-19 yang dilaksanakan oleh seluruh jenjang sekolah di Indonesia. Untuk mendukung hal tersebut guru-guru harus mampu menyiapkan perangkat pembelajaran dan evaluasi secara online. Pengabdian ini dilaksanakan untuk mendukung hal tersebut dengan tujuan untuk melatih guru-guru MA Al-Intishor Tanjung Karang membuat soal online di google form. Permasalahan yang dialami mitra yaitu kurang memahami fungsi dan cara membuat soal evaluasi pada google form, sehingga perlu mendapatkan bimbingan dan pelatihan. Metode pelaksanaan menggunakan transfer of knowledge melalui workshop dan sosialiasi. Hasil dari kegitan ini yaitu 1) guru MA Al-Intishor Tanjung karang dapat memahami bermacam fungsi dari fitur pada google form. 2) guru MA Al-Intishor Tanjung karang dapat memahami pentingnya penggunaan Google Form dengan indikator bahwa guru dapat membuat soal online sendiri. Online Question Making Training on Google Form For Teachers of MA Al-Intishor Tanjung KarangAbstractOnline learning is a form of learning during the spread of Covid-19 carried out by all levels of schools in Indonesia. To support this, teachers must be able to prepare online learning and evaluation tools. This service is carried out to support this with the aim of training MA Al-Intishor Tanjung Karang teachers to make online questions on the google form. The problem experienced by partners is that they do not understand the function and how to make evaluation questions on the google form, so they need to get guidance and training. The implementation method uses the transfer of knowledge through workshops and socialization. The results of this activity are 1) MA Al-Intishor Tanjung Karang teachers can understand the various functions of the features on the google form. 2) MA teachers at Al-Intishor Tanjung Karang can understand the importance of using Google Forms with indicators that teachers can create their own online questions.
Supratman Supratman, Ahmad Zakki Abdullah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 6, pp 57-63; https://doi.org/10.36312/linov.v6i2.565

Abstract:
Sebuah tuntutan bagi para content creator, yakni para pembuat acara atau program pada youtube untuk memberikan hasil karya yang kreatif sehingga bisa menarik perhatian para penontonnya. Sekarang, kegandrungan untuk memberikan konten pendidikan yakni memberikan penonton literasi, cara mengerti dan memahami bisa membuka kesempatan dalam memanfaatkan permintaan pasar. Komunikasi sains sebuah bidang kajian komunikasi yang khusus pada bidang sains, adalah pendekatan yang tepat dalam memberikan literasi dan juga bisa dijadikan konten. Komunitas linkpictureID yang mewadahi beberapa videographer, berperan sebagai content creator yang mencoba menyampaikan literasi sains untuk menjelaskan industri kreatif terutama pada perfilman, dan juga masalah sosial lainnya untuk pelaku industri seperi videographer dan penulis pemula. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan komunikasi sains dengan menggunakan semiotika ikon dan simbol dengan pendekatan naratif untuk menambah keterampilan dalam menyampaikan literasi mengenai ekologi industri kreatif dalam memenuhi konten pendidikan pada youtube. Hasil pengabdian mayarakat yang dilakukan di linkpictureID dapat memenuhi kebutuhan untuk membuat konten yang menarik dalam prihal film dengan menggunakan ikon dan simbol, dengan rekommendasi perlunya pengukuran secara berkala terjadap pengerjaan konten tersebut terutama dalam bobot materi penulisan narasi (storytelling). Use of Semiotics Icons and Symbols in Science Communication in the Videographer Community, LinkpictureID DepokAbstractA demand for content creators, namely the creators of events or programs for YouTube, is to provide creative works so that they can attract attention of the audience. Now, a passion for providing educational content is a way to give the audience literacy, namely a way of knowing and understanding and also opening up opportunities to take advantage of market demands. Science communication, a field of communication study that is specialized in the field of science, would be the right approach in providing such literacy and also can be used as content. The linkpictureID community, which accommodates several videographers, acts as a content creator who tries to convey scientific literacy to explain films, the film industry and also behavioral science on the phenomenon of “writing stories” for videographers and beginner writers. Science communication using semitical icon and symbol can be used as a foundation for building skills in conveying literacy behind science about writing stories, namely using narration through semiotics. The results of this community service us carried out at lkinpictureID which can meet the needs of making creative works, namely interesting content in terms of films using icons and symbols, with recommendations the need for periodic measurements of the output
Deni Hamdani, Nyoman Sridana, Amrullah Amrullah, Hapipi Hapipi, Nourma Pramestie Wulandari
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 6, pp 109-116; https://doi.org/10.36312/linov.v6i2.548

Abstract:
Metode statistik membantu mengorganisasi data hasil belajar, baik itu dalam penyajian, pemusatan, dan penyebaran data. Selain membantu membuat keputusan yang tepat, pemahaman statistik merupakan dasar untuk membangun keahlian berpikir. Tujuan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi penggunaan metode statistika untuk menganalisis data evaluasi hasil belajar siswa, Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD) dan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan metode statistik secara daring melalui platform google meeting, dan diakhiri dengan evaluasi hasil kegiatan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan secara daring dan evaluasi hasil kegiatan guru yang didasarkan pada focus group discussion (FGD) mengungkapkan bahwa kinerja guru dalam menggunakan metode statistika untuk analisis data evaluasi hasil belajar siswa terkategori mampu memahami dan mampu membuat alat evaluasi sederhana baik itu berbasis excel dan google form. Sehingga dari kegiatan ini, telah memberikan kesempatan unik para guru dalam memahami statistik pada tingkat konseptual tanpa terlalu terjebak dalam persamaan dan rumus.  Use of Statistical Methods to Analyze Learning Outcome Evaluation Data at SMPN 1 Gerung, West Lombok RegencyStatistical methods help organize data on learning outcomes, both in presenting, centralizing, and disseminating data. In addition to helping make the right decisions, understanding statistics is the basis for building thinking skills. The purpose of this service is to socialize the use of statistical methods to analyze student learning outcomes evaluation data. The implementation method used is focus group discussion (FGD) and is followed by training on the use of statistical methods online through the google meeting platform, and ends with an evaluation of the results of activities. The results of this service show that online training and evaluation of the results of teacher activities based on focus group discussions (FGD) reveal that teacher performance in using statistical methods for data analysis of student learning outcomes evaluation is categorized as being able to understand and be able to make simple evaluation tools both excel-based and google forms. Thus, this activity has provided teachers with a unique opportunity to understand statistics at a conceptual level without getting too caught up in equations and formulas.
Fitri April Yanti, Muhammad Kristiawan, Ahmad Walid, Raden Gamal Tamrin Kusumah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 6, pp 38-45; https://doi.org/10.36312/linov.v6i2.537

Abstract:
Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah pelatihan pembuatan konten online learning guru MTs Darussalam Kota Bengkulu. Mitra PkM adalah MTs Darussalam Kota Bengkulu yang berjulah 30 orang. Metode pelaksanaan ceramah, tanya jawab, praktik, dan evaluasi. Hasil pembuatan konten online learning guru MTs Darussalam Kota Bengkulu telah menunjukkan keberhasilan dan telah tercapai dengan baik sesuai dengan harapan. Para peserta pelatihan merasakan manfaat dari program ini dari sisi pengetahuan maupun teknis. Melalui kegiatan ini, diharapkan ketrampilan dan pemahaman peserta meningkat terkait pembuatan konten online learning dengan power point. Kegitan pendampinga masih perlu dilakukan secara kontinu untuk mematangkan keterampilan guru-guru dalam pembutan konten online yang dikembangkan dari bahan ajar. The Online Learning Content Creation for Teachers in MTs Darussalam, Bengkulu CityAbstractThe purpose of the Community Service (PkM) activity is training in the creation of online learning content for teachers at MTs Darussalam Bengkulu City. PkM partners are MTs Darussalam Bengkulu City with a total of 30 people. Methods of implementation of lectures, questions and answers, practice, and evaluation. The results of creating online learning content for MTs Darussalam teachers in Bengkulu City have shown success and have been achieved well as expected. The training participants benefit from this program from a piece of knowledge and technical perspective. Through this activity, it is hoped that the skills and understanding of participants will increase regarding the creation of online learning content with power points. Mentoring activities still need to be carried out continuously to mature the skills of teachers in making online content developed from teaching materials.
Israfil Israfil, Sparda Masr, Usman Usman, Sri Hariati, Aminullah Aminullah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 6, pp 83-90; https://doi.org/10.36312/linov.v6i2.580

Abstract:
Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pendidikan Pra Nikah. Kegitan ini bermitra dengan masyarakat desa Terong Tawah kabupaten Lombok barat yang berjumlah 25 orang. Metode pelaksaan PkM adalah knowledge transfer melalui cermah, diskusi dan Tanya jawab. Langkah-langkah kegiatan 1) perencanaan, 2) Pelaksanaan, dan 3) evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman mitra tentang pedidikan pra nikah pemahaman awal rata-rata (46,64) dengan kategori rendah, sedangkan pemahaman setelah dilakukan kegiatan pendidikan pranikah menjadi rata-rata (83,48) dengan kategori sangat tinggi. Rata-rata peningkatan pemahaman sebesar (36,84) Meskipun terjadi peningkatan pada pemahaman mitra masih perlu dilakukan sosialisasi dan pempingan secara berkelanjutan. Premarital Education in Terong Tawah Village, Labuapi District, West Lombok RegencyAbstractThe purpose of this service is to increase knowledge and understanding of pre-marital education. This activity is in partnership with the 25 people of Terong Tawah village, West Lombok district. The PkM implementation method is knowledge transfer through lectures, discussions, and questions and answers. The activity steps are 1) planning, 2) implementation, and 3) evaluation. The results of the service activities showed that there was an increase in partners' understanding of pre-marital education on average (46.64) in the low category, while understanding after pre-marital education activities was on average (83.48) in the very high category. The average increase in understanding is (36.84). Although there is an increase in the understanding of partners, it is still necessary to carry out socialization and mentoring on an ongoing basis.
Sucika Armiani, Siti Rabiatul Fajri, Masiah Masiah, Baiq Muli Harisanti, Baiq Yuli Pidiawati
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 6, pp 31-37; https://doi.org/10.36312/linov.v6i1.471

Abstract:
Tujuan kegiatan masyarakat ini ialah memberi pelatihan keterampilan kepada masyarakat untuk mengolah sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis agar meningkatkan nilai sampah plastik dimasyarakat, terutama kepada Mitra pengabdian Kelompok Muslimah Kreatif Bayan. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan selama 2 minggu meliputi persiapan awal kegiatan, yakni analisis situasi dan analisis kebutuhan. Kegiatan di lapangan dilakukan dengan metode sosialisasi dan pelatihan praktek langsung serta pendampingan pengelolaan sampah plastik menjadi barang kerajinan yang bernilai ekonomis. Kegiatan-kegiatan ini mencakup teori dan praktek yang meliputi: (1) Sosialisasi; (2) Pengenalan produk; dan (3) Pembuatan produk (praktek langsung). Keberhasilan kegiatan ini terukur dari terciptanya keterampilan peserta dalam mengolah sampah disertai hasil keterampilan dalam olah kreasi sampah kresek dan sedotan plastik menjadi bunga artificial, beberapa kebutuhan rumah tangga seperti celemek, taplak meja, penutup kulkas, topi dan lukisan wajah yang terbuat dari plastik kemasan makanan dan minuman. Empowering Community Skills Through Plastic Waste Processing in Anyar Village, Bayan District Abstract The purpose of this community activity is to provide skills training to the community to process plastic waste into products that have economic value in order to increase the value of plastic waste in the community, especially to the service partners of the Bayan Creative Muslimah Group. The implementation of the activities was carried out for 2 weeks including the initial preparation of activities, namely situation analysis and needs analysis. Activities in the field are carried out using socialization methods and direct practical training as well as assistance in managing plastic waste into handicrafts that have economic value. These activities cover theory and practice which include: (1) Socialization; (2) Product introduction; and (3) Product manufacture (hands-on practice). The success of this activity is measured by the creation of participants' skills in processing waste along with the results of skills in processing the creation of crackle and plastic straws into artificial flowers, some household necessities such as aprons, tablecloths, refrigerator covers, hats and face paintings made of plastic food packaging and straws.
Back to Top Top