Jurnal Sains Terapan

Journal Information
ISSN / EISSN : 2088-8732 / 2722-5232
Current Publisher: Institut Pertanian Bogor (10.29244)
Total articles ≅ 6
Filter:

Latest articles in this journal

Andri Hendriana, Wiyoto, Wida Lesmanawati
Jurnal Sains Terapan, Volume 10, pp 60-68; doi:10.29244/jstsv.10.1.60-68

Abstract:
The research was conducted to determine the most optimal concentration of molasses in maintaining the quality of water and increasing the production performance of vannamei shrimp. The study used 4 different molasses concentration treatments with 4 replications, consisted of (A) 50% molasses concentration of the total feed, (B) 100% of the total feed, (C) 150% of the total feed, and (K) 0% of the total feed (control). Molasses was given every day for 40 days by mixing it directly into the test shrimp’s rearing media (PL 12). Throughout the rearing, the treatment of various concentrations of molasses did not affect temperature, DO, pH and water salinity parameters, but had a tendency to improve water quality by reducing TAN and nitrite values. Molasses can also significantly improve production performance. The best concentration of molasses is 150% of the total feed (treatment C), which resulted in a biomass weight of 293.05 ± 5.57 g with an LPS value of 6,08 ± 0,03%/day and an FCR of 2,23 ± 0,05. ABSTRAKPenelitian dilakukan untuk mengetahui konsentrasi molase yang paling optimal dalam mempertahankan kualitas air pemeliharaan dan meningkatkan kinerja produksi udang vaname. Penelitian terdiri dari 4 perlakuan konsentrasi molase berbeda dengan 4 ulangan yaitu (A) konsentrasi molase 50% dari jumlah jumlah pakan, (B) 100% jumlah pakan, (C) 150% jumlah pakan, dan (K) 0% jumlah pakan (kontrol). Molase diberikan setiap hari selama 40 hari dengan cara dicampurkan langsung ke media pemeliharaan udang uji (PL 12). Perlakuan pemberian molase berbagai konsentrasi tidak mempengaruhi parameter suhu, DO, pH dan salinitas air selama pemeliharaan udang namun memiliki kecenderungan memperbaiki kualitas air dengan menurunkan nilai TAN dan nitrit. Pemberian molase secara nyata mampu meningkatkan kinerja produksi. Pada perlakuan tanpa pemberian molase (Kontrol) dihasilkan bobot biomasa sebesar 149,36±20,36 g dengan nilai LPS sebesar 4,87±0,19 dan FCR sebesar 3,40±0,55. Konsentrasi molase terbaik yaitu 150% dari jumlah pakan (perlakuan C) menghasilkan bobot biomasa sebesar 293,05±5,57 g dengan nilai LPS sebesar 6,08±0,03% dan FCR sebesar 2,23±0,05. Kata kunci : kinerja produksi, kualitas air, molase, udang vaname Litopeneus vannamei
Andri Iskandar, M Muslim, Andri Hendriana, W Wiyoto
Jurnal Sains Terapan, Volume 10, pp 53-59; doi:10.29244/jstsv.10.1.53-59

Abstract:
Indonesia has a high diversity of fish species. Some fish species are critical and endangered. Information on Indonesian native and endemic fish species needs to be disseminated to the public. Such information is available in various sources and is generally in a foreign language. Therefore, the purpose of this research is to inventory and distribute information about several species of fish native to Indonesian public waters that need special attention because they are endangered and critically endangered. Species of fish, especially species that have been critically endangered, do not rule out turning into extinct in the wild (extinct in the wild). The decline in the status of the above from vulnerable (vulnerable) to endangered (endangered) and critical (critically endangered) or even become extinct in the wild (extinct in the wild) caused by various factors, including the existence of fisheries activities that tend to exploit natural resources without offset by conservation activities and increasing pollution of water conditions. With this information, it is expected to anticipate the extinction of these species. The study was conducted using the literature study method. Based on the search results, there were 22 endangered fish species and 15 critically endangered fish species. The Indonesian government has designated 20 protected fish species. Domestication of endangered and critical species is urgent to do, to prevent the extinction of these species. ABSTRAKIndonesia memiliki keanekaragaman spesies ikan yang tinggi. Beberapa spesies ikan sudah kritis dan terancam punah. Informasi jenis-jenis ikan asli dan endemik Indonesia perlu diserbarluaskan ke masyarakat. Informasi tersebut terdapat diberbagai sumber dan umumnya berbahasa asing. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menginventarisasi dan mendistribusikan informasi tentang beberapa spesies ikan asli penghuni perairan umum Indonesia yang perlu mendapat perhatian khusus karena berstatus terancam punah (endangered) dan kritis (critically endangered). Spesies-spesies ikan tersebut terutama spesies yang sudah berstatus kritis terancam punah, tidak menutup kemungkinan berubah menjadi punah di alam liar (extinct in the wild). Terjadinya penurunan status diatas dari rentan (vulnerable) ke terancam punah (endangered) dan kritis (critically endangered) atau bahkan menjadi punah di alam liar (extinctin the wild) disebabkan oleh berbagai macam faktor, diantaranya adanya kegiatan perikanan yang cenderung mengeksploitasi sumber daya alam tanpa diimbangi dengan kegiatan konservasi serta meningkatnya pencemaran terhadap kondisi perairan. Dengan adanya informasi ini diharapkan dapat melakukan antisipasi pencegahan kepunahan spesies tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur. Berdasarkan hasil penelusuran, diperoleh 22 spesies ikan yang terancam punah (endangered) dan 15 spesies ikan yang sudah kritis (critically endangered). Pemerintah Indonesia telah menetapkan 20 spesies ikan yang dilindungi. Domestikasi spesies-spesies yang terancam punah dan kritis sudah mendesak untuk dilakukan, untuk mencegah kepunahan spesies tersebut.
Ade Astri Muliasari, Ranu Trilaksono
Jurnal Sains Terapan, Volume 10, pp 40-52; doi:10.29244/jstsv.10.1.40-52

Abstract:
Pest and disease monitoring aim to determine the type, sign/symptoms, and intensity of attacks. The rat (Bandicota indica), stem borer (chilo sacchariphagus Bojer), and shoot borer (Scirpophaga excerptalis Walker) place major constraints on a sugarcane plantation in PT PG Rajawali Jatitujuh Majalengka districts. The intensity of attacks (IS) of these pests reached 8.6%, 1.26%, and 0.86%, respectively. The intensity of rats reached as high as more than 5%. Shoot borer and stem borer attack are low under 5%. The smut disease caused by the fungus Ustilago scitaminea Sydow with an attacking intensity of 1.53% and belongs to the low category. Integrated pest and disease control include technical, physical / mechanical, biological, and chemical culture. ABSTRAKMonitoring hama dan penyakit bertujuan untuk mengetahui jenis, gejala, insidensi serangan dan cara pengendaliannya. Hama utama tebu di PT PG Rajawali II Jatitujuh Majalengka yaitu hama tikus wirok (Bandicota indica Bechstein), penggerek batang tebu/stem borer (Chilo sacchariphagus Bojer), dan penggerek pucuk tebu/shoot borer (Scirpophaga excerptalis Walker). Insidensi serangan (IS) masing-masing mencapai 8,6%, 1,26% dan 0,86%. Insidensi serangan hama tikus tergolong tinggi dengan standar ambang batas ekonomi yang ditentukan yaitu 0%. Insidensi serangan hama penggerek tebu termasuk kategori ringan yaitu di bawah ambang ekonomi 5%. Penyakit utama yaitu luka api/cambuk jelaga yang disebabkan jamur Ustilago scitaminea Sydow dengan insidensi serangan 1.53% dan termasuk kategori ringan. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara terpadu meliputi kultur teknis, fisik/mekanis, biologi dan kimia.
Amata Fami, Fathny Syafa Rasyidah
Jurnal Sains Terapan, Volume 10, pp 26-39; doi:10.29244/jstsv.10.1.26-39

Abstract:
The Guidance and Counseling Team of the Bogor Agricultural Institute (TBK-IPB) is a team that provides services in the form of guidance and counseling for students at IPB. TBK-IPB facilitates students to be able to adjust to campus life so that they can achieve optimal academic performance and are able to plan a good career achievement in the future. TBK-IPB has a peer counselor or story partner program to help listen to student problems who feel uncomfortable consulting with senior counselors/counselor lecturers. In order to disseminate information about the peer counseling program to IPB students, a product (motion graphics) that is informative, interesting and easy to distribute is needed. The methods used in the manufacture of motion graphics products are Development, Preproduction, Production, Postproduction and Delivery. The result is a product with a video format, loaded with images, text and audio that is easy to share via social media. ABSTRAKTim Bimbingan dan Konseling Institut Pertanian Bogor (TBK-IPB) adalah tim yang memberikan layanan berupa bimbingan dan konseling kepada mahasiswa di IPB. TBK-IPB memfasilitasi mahasiswa agar dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan kampus sehingga mencapai prestasi akademik yang optimal dan mampu merencanakan pencapaian karir yang baik di masa yang akan datang. TBK-IPB memiliki program konselor sebaya atau teman cerita untuk membantu mendengarkan permasalahan mahasiswa yang merasa belum nyaman berkonsultasi dengan konselor senior/dosen konselor. Dalam rangka menyebarkan informasi mengenai program konselor sebaya kepada mahasiswa IPB, dibutuhkan sebuah produk (motion graphics) yang informatif, menarik dan mudah dalam distribusinya. Metode yang digunakan dalam pembuatan produk motion graphics ini adalah Development, Preproduction, Production, Postproduction dan Delivery. Hasilnya adalah sebuah produk berformat video, memiliki muatan gambar, teks dan audio yang mudah disebarkan via media sosial. Kata kunci: Motion Graphics, Tim Bimbingan Konseling, Bimbingan dan Konseling, Konselor Sebaya
Hidayati Fatchur Rochmah, Ike Azzi Machwati
Jurnal Sains Terapan, Volume 10, pp 13-25; doi:10.29244/jstsv.10.1.13-25

Abstract:
Coconut plants are one of Indonesia's leading commodities. The low production of kopyor coconut is because farmers still carry out nurseries in the traditional way without certifying seeds so that the seeds produced are poor quality. Ngudi Makmur farmer group in Kalikalong village, Pati Regency, Central Java is a farmer group that has been engaged in the supply of kopyor palm seeds, certified and sold to various regions. The study was conducted in January to April 2020. The research methods carried out are direct and indirect methods. Data is collected by following the direct activities of propagation of coconut Kopyor, observations and interviews with Farmer Groups. The observations showed that the growth of kopyor coconut seedlings was declared good. Seedling growth increases every week on the variable number of midribs, plant height, and stem circumference. Kopyor coconut business analysis conducted on a 500 m2 or 0.5 ha area with a calculation of 1 cycle or 4 months obtained a production of coconut fruit of 1 200 pieces and 5 000 seedlings. The profit obtained is IDR 93 912 500,00 and the R / C ratio gets a value of 2,7. ABSTRAKTanaman kelapa merupakan salah satu komoditas unggulan negara Indonesia. Rendahnya produksi kelapa kopyor karena petani masih melakukan pembibitan dengan cara tradisional tanpa melakukan sertifikasi benih sehingga bibit yang dihasilkan kurang bermutu. Kelompok tani Ngudi Makmur desa Kalikalong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah merupakan kelompok tani yang sudah bergerak dalam bidang penyediaan bibit kelapa kopyor, bersertifikat dan dijual ke berbagai daerah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga April 2020. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode pengamatan langsung dan tidak langsung. Pengambilan data dilakukan dengan mengikuti kegiatan langsung perbanyakan kelapa kopyor, pengamatan dan wawancara dengan Kelompok Tani. Hasil pengamatan menunjukkan pertumbuhan bibit kelapa kopyor dinyatakan baik. Pertumbuhan bibit mengalami peningkatan setiap minggunya pada peubah jumlah pelepah, tinggi tanaman, dan lingkar batang. Analisis usaha kelapa kopyor yang dilakukan pada lahan 500 m2 atau 0,05 ha dengan perhitungan 1 siklus atau 4 bulan memperoleh hasil produksi buah kelapa sebesar 1 200 buah dan 5 000 bibit. Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 93 912 500,00 dan R/C rasio memperoleh nilai sebesar 2,7.
Lokita Rizky Megawati, Hanif Fajar Ramadani, M Syamsul Ma'Arif
Jurnal Sains Terapan, Volume 10, pp 1-12; doi:10.29244/jstsv.10.1.1-12

Abstract:
The existence of MSMEs plays an important role because they are proven to have contributed significantly to the economic stability of a country and were able to survive, especially after the economic crisis. On the other hand, MSMEs also face many problems, one of which is that there is no separation of business finances with personal finances, so that recording financial reports remains a problem for MSMEs players. This study aims to identify the condition of financial records and create an appropriate financial recording system, as well as to analyze changes in financial records and their impact on the Abon Ayam 'Amanah' micro business in increasing competitiveness. Data analysis uses accounting recording systems for manufacturing companies and trading companies. The results showed that the Abon Ayam 'Amanah' micro business had not recorded business finances based on accounting principles so that it could not know the costs in detail. Therefore, financial records are prepared based on evidence of transactions and adjusted to business conditions. After applying a simple accounting-based financial recording system, business owners can identify changes in capital value, added value of assets, cost of goods manufactured, and net income during the observation period. The strategy so that the Abon Ayam 'Amanah' micro business can increase competitiveness is to record more informative financial reports, better business planning, control in managing capital, and business development. ABSTRAKKeberadaan UMKM memegang peranan penting karena terbukti memberi kontribusi yang cukup signifikan terhadap stabilitas ekonomi suatu negara dan mampu bertahan terutama pasca krisis ekonomi. Disisi lain UMKM juga menghadapi banyak masalah, salah satunya yaitu tidak adanya pemisahan keuangan usaha dengan keuangan pribadi, sehingga pencatatan laporan keuangan tetap menjadi masalah bagi pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi pencatatan keuangan dan membuat sistem pencatatan keuangan yang tepat, serta menganalisis perubahan pencatatan keuangan dan dampaknya pada usaha mikro Abon Ayam ‘Amanah’ dalam meningkatkan daya saing. Analisis data menggunakan sistem pencatatan akuntansi untuk perusahaan manufaktur dan perusahaan dagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha mikro Abon Ayam ‘Amanah’ belum mencatat keuangan usaha berdasarkan kaidah akuntansi sehingga tidak dapat mengetahui biaya-biaya secara rinci. Oleh karena itu, disusunlah pencatatan keuangan berdasarkan bukti transaksi dan disesuaikan dengan kondisi usaha. Setelah diterapkannya sistem pencatatan keuangan sederhana berbasis akuntansi, pelaku usaha dapat mengidentifikasi perubahan nilai modal, pertambahan nilai aset, harga pokok produksi, dan laba bersih selama periode pengamatan. Strategi agar usaha mikro Abon Ayam ‘Amanah’ dapat meningkatkan daya saing adalah dengan melakukan pencatatan laporan keuangan yang lebih informatif, perencanaan usaha yang lebih baik, pengendalian dalam mengelola modal, dan pengembangan usaha.
Sascorio Ade Akbar, Amata Fami, Novi Asri Maharani
Jurnal Sains Terapan, Volume 9, pp 17-26; doi:10.29244/jstsv.9.1.17-26

Abstract:
This final assignment was created with the aim of making multimedia content in the form of motion graphics. The content is expected to be an alternative content for Taman Impian Jaya Ancol which is published to its visitors, especially for increasing their brand value. The Production of Motion Graphics as an Information Media for Visitors at PT Pembangunan Jaya Ancol were using my own development method. The results of this final assignment were in the form of six video products in the form of motion graphics and two of them as information media for Taman Impian Jaya Ancol’s visitors. ABSTRAK Tugas Akhir dibuat dengan tujuan membuat konten multimedia dengan bentuk motion graphic. Konten ini diharapkan menjadi konten alternatif bagi pihak Taman Impian Jaya Ancol yang akan dipublikasikan kepada pengunjung. Di sisi lain pembuatan konten juga dapat meningkatkan brand value Taman Impian Jaya Ancol PT kepada audience. Pembuatan motion graphic sebagai media informasi bagi pengunjung di PT Pembangunan Jaya Ancol ini menggunakan metode pengembangan sendiri. Hasil dari kegiatan PKL berupa enam produk video berbentuk motion graphic dan dua diantaranya sebagai media informasi bagi pengunjung Taman Impian Jaya Ancol.
Rachma Fauziah Krismayanti, Sri Nurdiati, Agung Widyo Utomo
Jurnal Sains Terapan, Volume 9, pp 70-85; doi:10.29244/jstsv.9.1.70-85

Abstract:
Center for Technology Service (Pusyantek) in Agency for The Assesment and Application of Technology (BPPT) has two kinds of employee, there are civil and non-civil servants. The civil servants already have the official website for attendance system, but the non-civil servants don’t have the official website. The presence process for employee has engaged by the fingerprint machine, but still need help from Microsoft Excel. Administrator creates a recapitulation constantly for a period. This process can cause an inacurate data, inefficient time management, and others. Employees also hard to check the presence’s datas and complete the absences. With such problems, administrator needs attendance system that can help administrator and non-civil servants. The system was built by incremental method because the client already know requirements that the system necessary. Incremental method consist of five steps, those are communication, planning, modelling, construction, and deployment. System building involved two users, admin and employee. The system building engage by two iteration, which is first increment with 22 functions and second increment with 28 functions. System building successfully implemented attendance data management feature, attendance feature, filling permit’s data feature, and filling leave’s data feature. ABSTRAK Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) khususnya di Pusat Pelayanan Teknologi (Pusyantek) memiliki tenaga kerja yang terdiri atas pegawai PNS dan non-PNS. Pegawai PNS sudah memiliki web resmi untuk sistem kehadiran, namun pegawai non-PNS belum memiliki. Proses kehadiran sudah dilakukan dengan mesin fingerprint, namun pengolahannya masih dilakukan secara manual menggunakan bantuan aplikasi Microsoft Excel. Pengolah melakukan pengolahan untuk menghasilkan rekap secara berkala per periodenya. Hal tersebut bisa menyebabkan data yang tidak akurat, pemanfaatan waktu yang tidak efisien, dan lain-lain. Pegawai pun sulit untuk melihat data kehadiran dan melengkapi data ketidakhadiran. Dengan adanya permasalahan tersebut, pengolah mengharapkan adanya sistem kehadiran berbasis web yang memudahkan pengolah dan pegawai non-PNS Pusyantek. Sistem dibuat dengan menerapkan alur kerja yang terstruktur dari metode pengembangan incremental. Metode tersebut digunakan karena klien sudah mengetahui kebutuhan apa saja yang diperlukan. Metode incremental terdiri atas lima tahapan, yaitu komunikasi, perencanaan, pemodelan, pembuatan, serta penyebaran dan umpan balik. Pembuatan sistem melibatkan dua user, yaitu admin dan pegawai. Pembuatan sistem menghasilkan dua kali iterasi yaitu increment pertama dengan 22 fungsi dan increment kedua dengan 28 fungsi. Pembuatan sistem berhasil mengimplementasikan fitur pengelolaan data kehadiran, fitur kehadiran, fitur kelengkapan data pengajuan izin, dan fitur kelengkapan data pengajuan cuti.
Paramita Retno Utami, Firman Ardiansyah, Muhammad Zubair
Jurnal Sains Terapan, Volume 9, pp 55-69; doi:10.29244/jstsv.9.1.55-69

Abstract:
Kode Funding Application is a cooperative mobile-based application which is a service product of PT Kodetag Global Teknotama. This application is designed to have features of cooperatives transactions, but it has not been designed with user experience (UX) and user interface optimization (UI) to meet the needs and achieve user satisfaction. As the consequence, when the user used the application, they faced difficulties in making transactions on the application such as data input errors. These following things will affect the performance of the user while making the transactions.The design of user experience and user interface optimization are designed to build an Android mobile application prototype for Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Kode Funding that is using the Five Planes Element of User Experience by Garrett (2011) and considering the aspects of usability and aesthetics. The evaluation was carried out using techniques such as think aloud and learnability assessment by testing 5 participants for a medium fidelity prototype. The final evaluation results on usability testing using task success get a 90% success rate for time and task completion. All participants can complete the proposed task. Meanwhile, the results of the time completion evaluation were calculated to be 5 out of 50 participants that exceeded the time limit. Participants assumed that the prototype with UX design giving a more attractive appearance and the better experience when using the application, as well as the availability of detailed transaction information. ABSTRAK Aplikasi Kode Funding adalah aplikasi koperasi berbasis mobile yang merupakan produk layanan dari PT Kodetag Global Teknotama. Aplikasi ini telah dirancang memiliki fungsi atau fitur transaksi pada koperasi, namun belum dilakukan perancangan user experience (UX) dan optimasi user interface (UI) untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai kepuasan pengguna. Sehingga, ketika user menggunakan aplikasi tersebut, terdapat kesulitan dalam melakukan transaksi pada aplikasi seperti adanya kesalahan input data setoran. Hal berikut tentunya mempengaruhi performa dan kinerja dari pengguna aplikasi dalam bertransaksi.Perancangan user experience dan optimasi user interface dimaksudkan agar terbentuknya prototipe aplikasi mobile Android Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Kode Funding yang menggunakan metode Five Planes User Experience Elements oleh Garrett (2011) dengan mempertimbangkan aspek usability dan estetika. Evaluasi dilakukan menggunakan teknik think aloud dan penilaian learnability dengan pengujian pada 5 partisipan untuk medium fidelity prototype. Hasil akhir evaluasi pada usability testing menggunakan task success mendapatkan success rate sebesar 90% untuk time and task completion. Seluruh partisipan dapat menyelesaikan task yang diajukan. Sedangkan, hasil evaluasi dari pemenuhan waktu terdapat 5 dari 50 partisipan melebihi batas waktu. Partisipan menganggap pengembangan prototipe dengan perancangan UX memberikan dampak tampilan yang lebih menarik dan pengalaman menggunakan aplikasi yang lebih baik, serta adanya informasi transaksi yang lebih rinci.
Siti Sarah Febrihartina, Walidatush Sholihah, Budi Irawan
Jurnal Sains Terapan, Volume 9, pp 1-16; doi:10.29244/jstsv.9.1.1-16

Abstract:
CMMS (Computerized Maintenance Management Systems) is a web-based application that manages the maintenance schedule of machines and tools in the industry. The CMMS application created at PT Bit Maker Automation is named Bitems. The user and master data module in the CMMS application is one of the features to manage application user data and vendor data at the company. The methodology for making CMMS applications is the Prototype methodology and there are two iterations. The programming language used is PHP and Javascript, and using the CodeIgniter with the concept is HMVC. There is one access right in making user and master data modules, namely engineering leader as admin. In making user and master data modules in the CMMS application, the application can manage user , user menu, user role, and vendor data. In addition, the application provides features to group users and menus in a group, and can upload pdf on vendor features. ABSTRAK CMMS (Computerized Maintenance Management Systems) merupakan aplikasi berbasis web yang mengelola jadwal pemeliharaan mesin dan alat pada industri. Aplikasi CMMS yang dibuat pada PT Bit Maker Automation diberi nama Bitems. Modul user dan master data pada aplikasi CMMS menjadi salah satu fitur untuk mengelola data user aplikasi dan data vendor pada perusahaan. Metodologi dalam pembuatan aplikasi CMMS yaitu metodologi Prototipe dan terdapat dua iterasi. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dan Javascript, serta menggunakan framework CodeIgniter dengan konsep HMVC.Terdapat satu hak akses pada pembuatan modul user dan master data , yaitu engineering leader sebagai admin.pada pembuatan modul user dan master data pada aplikasi CMMS yaitu aplikasi dapat melakukan pengelolaan user, menu user, role user, dan data vendor. Selain itu, aplikasi menyediakan fitur untuk mengelompokkan user dan menu dalam sebuah group, serta dapat mengunggah pdf pada fitur vendor.
Back to Top Top