Jurnal Elektronik WACANA ETNIK

Journal Information
ISSN / EISSN : 2089-8746 / 2302-7142
Published by: Universitas Andalas (10.25077)
Total articles ≅ 91
Filter:

Latest articles in this journal

Mellisa Jupitasari
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK, Volume 10; https://doi.org/10.25077/we.v10.i1.156

Abstract:
This research aims to describe the etnomedicine lexicon in skin illness theraphy of Sukadana Malay.The etnomedicine lexicon in skin illness theraphy of Sukadana Malay includes lexicons of Sukadana Malay skin illness's names, lexicons of herb's names that are used to heal Sukadana Malay skin illness and lexicons of the way of healing Sukadana Malay skin illnes. This research uses a descriptive qualitative method and uses an ecolinguistic study approach to analyze the ethnomedicin lexicon in the treatment of Sukadana Malay skin disease. The source of data is the interview result from the informant ( Sukadana Malay citizen) about etnomedicine lexicon in skin illness therapy of Sukadana Malay. The result of the research gathers 22 lexicons of Sukadana Malay skin illness's names, 39 lexicons of herb's names that are used to heal Sukadana Malay skin illness and 9 lexicons of the way of healing Sukadana Malay skin illness.
Yolanda Oktaviani, Agus Syahrani, Mellisa Jupitasari
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK, Volume 10; https://doi.org/10.25077/we.v10.i1.158

Abstract:
Masyarakat Bugis Wajo’ Isolek di Padang Tikar khususnya Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya masih menjaga dan melestarikan bahasa daerah. dalam hal ini penelitian ini difokuskan pada tuturan keinterogatifan bahasa Bugis Wajo’ Isolek di Padang Tikar melalui kajian fonetik akustik. Masalah dalam penelitian ini mencangkup aspek intensitas, durasi serta frekuensi bunyi pada bahasa Bugis Wajo’ isolek di Padang Tikar. Peneliti menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan menggunakan pendekatan kajian fonetik akustik sebagai alat kajian analisis. Sumber data dalam penelitian ini, peneliti ambil dari penutur asli bahasa Bugis Wajo’ Isolek di Padang Tikar. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara secara mendalam, teknik simak libat cakap, perekaman dan pencatatan dengan menggunakan alat pengumpulan data, yaitu alat perekam, komputer jinjing, alat tulis, dan handpone.Penelitian ini berhasil menghimpun 28 kalimat tuturan interogatif bahasa Bugis Wajo’ Isolek di Padang Tikar yang di tuturkan oleh 4 informan. Selain itu, hasil akhir dari pengelolah data dari penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel dan angka-angka dengan menggunakan aplikasi Praat sebagai alat analisis data. Data tersebut dianalisis berdasarkan ciri akustiknya, intensitas, durasi, serta frekuensi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat terinventarisasi dan terdokumentasi, serta dapat menyubang literatur kebahasaan khususnya literatur bahasa daerah.
Kiki Nofrijum, Yerri Satria Putra, Eka Meigalia
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK, Volume 10; https://doi.org/10.25077/we.v10.i1.154

Abstract:
Puwau (perahu tradisional) yang terdapat di Nagari Limo Koto masih digunakan sampai sekarang ini oleh masyarakatnya sebagai penunjang pekerjaannya. Termasuk juga dalam mempertahankan produksi pembuatan puwau atau yang dikenal dengan mambuek puwau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendokumentasikan dan mengklasifikasikan bentuk dan jenis folklor yang ada dalam prosesi mambuek puwau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode etnografi dan folklor diperoleh melalui teknik penelitian pendekatan etnografi, kemudian pra wawancara di tempat, wawancara di tempat dan teknik pengarsipan folklor. Pada prosesi mambuek puwau terdapat 7 prosesi yaitu 1) maniliak, 2) manobang, 3) mambuek karangko, 4) maelo/manuwunan puwau, 5) maondom, 6) mangombang puwau, dan 7) masang pongge.
Yuyun Yuyun, Patriantoro Patriantoro
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK, Volume 10; https://doi.org/10.25077/we.v10.i1.155

Abstract:
Peneliti memilih tindak tutur ilokusi sebagai fokus penelitian karena merupakan tuturan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Novel dipilih menjadi objek penelitian karena mengandung tuturan yang disampaikan oleh tokoh melalui dialog. Masalah yang dibahas dalam penelitian adalah bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi yang meliputi asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklarasi dalam novel Guru Aini Karya Andrea Hirata serta implementasi dalam pembelajaran di sekolah, dengan tujuan untuk mendeskripsikan masalah tersebut. Manfaat penelitian yaitu menambah wawasan terhadap bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi dalam novel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif . Bentuk dalam penelitian ini merupakan bentuk kualitatif. Sumber data yaitu novel Guru Aini Karya Andrea Hirata dan data yang digunakan yaitu jenis tindak tutur ilokusi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi dokumenter yaitu membaca isi keseluruhan isi novel, mengidentifikasi, menandai, mengklasifikasikan dan memasukkan ke kartu data teknik menguji keabsahan data yaitu ketekunan pengamatan dan kecukupan referensial. Hasil analisis tindak tutur ilokusi dalam novel Guru Aini Karya Andrea Hirata yaitu: tindak tutur asertif meliputi menyatakan, memberitahukan, melaporkan, menjelaskan, menolak, dan mempertahankan; tindak tutur direktif meliputi meminta, memohon, mengajak, bertanya, memerintah, menyarankan; tindak tutur komisif meliputi berjanji, bernazar, bersumpah, dan ancaman; tindak tutur ekspresif meliputi meminta maaf, Berterima kasih, ucapan selamat, memuji, dan mengkritik; tindak tutur deklarasi meliputi setuju, tidak setuju, dan benar-benar salah. Berdasarkan hasil analisis, tindak tutur ilokusi direktif adalah paling dominan dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata . Implementasi pembelajaran dalam penelitian ini terdapat pada jenjang SMP kelas VIII semester genap pada Kompetensi Dasar pengetahuan 3.14 Menelaah struktur dan kebahasaan teks persuasi, 4.14 Menyajikan teks persuasi secara tulis dan lisan dengan memperhatikan struktur, kebahasaa, atau aspek lisan.
Tiwi Amelia Agustina, Reniwati Reniwati, Lindawati Lindawati
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK, Volume 10; https://doi.org/10.25077/we.v10.i1.157

Abstract:
Artikel ini mendeskripsikan bahasa yang membentuk peristiwa campur kode, mendeskripsikan satuan lingual, dan menjelaskan penyebab terjadinya campur kode pada tuturan penjual dan pembeli online shop dalam akun facebook.Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ialah teori di bidang sosiolinguistik yang berkait dengan peristiwa campur kode dan dan faktor penyebab terjadinya campur kode.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ialah metode simak dengan teknik dasar sadap, kemudian dilanjutkan dengan teknik lanjutan catat. Dalam analisis data digunakan metode padan translasional dengan teknik dasar teknik pilah unsur penentu dan teknik lanjutan teknik teknik hubung banding memperbedakan. Populasinya ialah seluruh tuturan campur kode pada akun facebook online shop. Sampelnya yaitu tuturan yang memperlihatkan peristiwa campur kode pada 11 akun yang berteman dengan akun milik peneliti.DarianalisisdatacampurkodepadafacebookonlineshopberbahasaMinangkabau ditemukan tiga bahasa yang membentuk peristiwa campur kode, yaitucampurkodebahasaMinangkabaudenganbahasaIndonesia,bahasaMinangkabau dengan bahasa Inggris, dan bahasa Minangkabau dengan bahasaIndonesia dan bahasa Inggris. Ujud dari campur kodeberbentuk satuan lingual kata, frasa, klausa, dan kalimat. Faktor yang menyebabkanterjadinya campur kode ialah latar belakang penutur, latar belakang kebahasaanpenutur,danfaktorkebutuhan.
Firdaus Zar’In, Mellisa Jupitasari
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK, Volume 9; https://doi.org/10.25077/we.v9.i2.141

Abstract:
Penelitian ini bertujuan menginventarisasikan kosakata nama benda bahasa Melayu Sukadana, mendeskripsikan pemahaman siswa terhadap kosakata nama benda bahasa Melayu Sukadana berdasarkan gender, dan mendeskripsikan pemahaman siswa terhadap kosakata nama benda bahasa Melayu Sukadana berdasarkan siswa berbahasa ibu bahasa Melayu Sukadana dan bukan berbahasa ibu bahasa Melayu Sukadana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang ditunjang dengan metode kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah 10% populasi siswa SMA Negeri 1 Sukadana, yaitu 52 siswa. Hasil penelitian ini menghimpun 150 kosakata kata benda yang terdiri atas 23 kata hewan, 25 kata tumbuhan, 21 kata makanan, 25 kata mainan/permainan, 39 kata alat rumah tangga, dan 17 kata penyakit yang diteskan kepada 52 siswa SMA Negeri 1 Sukadana. Berdasarkan hasil tes mengenai pemahaman siswa terhadap kosakata kata benda, seluruh siswa dari total sampel tersebut hanya memahami 69% kosakata nama benda bahasa Melayu Sukadana. Berdasarkan klasifikasi gender, siswa laki-laki memiliki pemahaman 71 % dan siswa perempuan 68 %. Selanjutnya, siswa berbahasa ibu bahasa Melayu Sukadana memiliki pemahaman 72% terhadap kosakata tersebut, sedangkan siswa yang bukan berbahasa ibu bahasa Melayu memiliki pemahaman sekitar 63%.
Rafika Duri, Eka Meigalia, Pramono Pramono
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK, Volume 9; https://doi.org/10.25077/we.v9.i2.152

Abstract:
Artikel ini mendeskripsikan klasifikasi hasil dokumentasi cerita prosa rakyat yang ada di sekitar Surau Tuanku Mudiak Tampang, Rao, Kabupaten Pasaman. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi lapangan dengan langkah-langkah observasi, wawancara, pencatatan, transkipsi, klasifikasi, serta analisis cerita. Hasilnya, ditemukan dua puluh tiga cerita prosa rakyat di sekitar Surau Tuanku Mudik Tampang, Rao, Kabupaten Pasaman. Setelah didokumentasikan dan dilakukan pengklasifikasian semua cerita prosa rakyat dikelompokkan ke dalam legenda, lima cerita jenis legenda setempat, satu cerita legenda alam gaib, tujuh cerita legenda perseorangan, dan sepuluh cerita legenda keagamaan.
Vebria Marta Ningsih, Silvia Rosa, Muchlis Awwali
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK, Volume 9; https://doi.org/10.25077/we.v9.i2.153

Abstract:
Artikel ini mengungkap perjodohan yang terdapat dalam kaba Bujang Piaman Jo Puti Payuang Lauik. Penelitian ini menggunakan analisis sosiologi sastra. Metode yang digunakan adalah metodologi penelitian sosiologi sastra dan teknik yang dilakukan adalah teknik kepustakaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam kaba Bujang Piaman Jo Puti Payuang Lauik versi Selasih terdapat beberapa fakta cerita yaitu pemilihan perjodohan harus dengan orang yang babangso, orang yang jelas asal usulnya dan memiliki karib kerabat di daerah yang ditempatinya, selanjutnya yaitu peran mamak yang telah digantikan oleh seorang ayah dan peranan perempuan yang tidak sesuai lagi dengan perempuan Minangkabau pada umumnya.
Dahlia Delfitri, Herry Nur Hidayat, Yerri Satria Putra
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK, Volume 9; https://doi.org/10.25077/we.v9.i2.151

Abstract:
Tulisan ini merupakan deskripsi nilai-nilai didaktis yang ada dalam novel Kutub Tak Bersalju. Nilai-nilai didaktis diperoleh melalui analisis menggunakan teori struktural, yakni unsur intrinsik. Melalui unsur intrinsik tersebut dapat ditemukan nilai-nilai didaktis yang terdapat dalam novel Kutub Tak Bersalju. Hasilnya, nilai-nilai didaktis dalam novel Kutub Tak Bersalju antara lain: nilai tauhid yaitu nilai keimanan dan ketakwaan, kepedulian dan kasih sayang, kegigihan keuletan, kerja keras dan mandiri, kesabaran, cinta damai, dan menghargai prestasi.
Back to Top Top