Jurnal Ilmiah AccUsi

Journal Information
EISSN : 2620-5815
Published by: Universitas Simalungun (10.36985)
Total articles ≅ 60
Filter:

Latest articles in this journal

Irwan Marulitua Ambarita, Djuli Sjafei Purba, Mahaitin H Sinaga
Published: 31 May 2022
Jurnal Ilmiah Accusi, Volume 4, pp 1-15; https://doi.org/10.36985/jia.v4i1.341

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas dan leverage terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Jumlah perusahaan dalam penelitian ini sebanyak 49 perusahaan dengan tahun pengamatan selama 3 tahun berturut-turut sehingga diperolah jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 data keuangan perusahaan pertambangan dari tahun 2018-2020 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pemilihan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji hipotesis pada tingkat signifikansi 5% dan uji determinasi. Hasil pengujian dengan regresi linier berganda memperoleh persamaan regresi Y= -0,279 + 1,995X1 + 0,009X2 - 0,233X3 + e. Hasil pengujian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Akan tetapi, tidak ditemukan bukti bahwa likuiditas dan leverage keuangan berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Sedangkan hasil uji hipotesis secara simultan menunjukkan bahwa profitabilitas, likuiditas dan leverage keuangan berpengaruh tidak signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Hasil uji determinasi menunjukkan bahwa ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan dipengaruhi oleh variabel profitabilitas, likuiditas dan leverege sebesar 14,7% dan sisanya 85,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian ini
Gustia Laras Ayu, Eva Sriwiyanti, Elfina Op Damanik
Published: 31 May 2022
Jurnal Ilmiah Accusi, Volume 4, pp 31-39; https://doi.org/10.36985/jia.v4i1.347

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kesadaran wajib pajak, pelayanan perpajakan, dan kepatuhan wajib pajak UMKM. Sedangkan kesadaran wajib pajak, pelayanan perpajakan, dan kepatuhan kewajiban moral relevan dengan Teori atribusi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dikualitatifkan dengan jumlah responden 100 UMKM yang terdaftar Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pematangsiantar. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan pengumpulan sampel yang digunakan adalah random sampling. Data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui google form, dan mendatangi langsung pelaku UMKM yang dalam hal ini sebagai responden penelitian. Hasil penyebaran kuesioner dikumpulkan terlebih dahulu, setelah itu dioalah dengan memanfaatkan IMB SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan kesadaran wajib pajak, pelayanan, dan kewajiban moral berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pematangsiantar
Jesika M Simamora, Rosintan Sipayung, Fandra Dikhi Januardani
Published: 31 May 2022
Jurnal Ilmiah Accusi, Volume 4, pp 55 – 79-55 – 79; https://doi.org/10.36985/jia.v4i1.354

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan keakuratan penghitungan profitabilitas dengan menggunakan Sistem Biaya Tradisional dan Activity Based Costing System pada Hotel Sapadia Pematangsiantar. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif melalui pendekatan kuantitatif yang berupa studi kasus yaitu dengan mengumpulkan, mengolah dan menginterprestasikan data yang diperoleh selama tahun 2017-2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hotel Sapadia Pematangsiantar masih menggunakan metode tradisional dalam pembebanan biaya overhead untuk perhitungan harga pokok kamar masing-masing kamar sehingga akibat yang ditimbulkan dari penggunaan sistem tersebut menghasilkan harga pokok kamar yang lebih tinggi (over statement) dan harga pokok yang lebih rendah (under statement) jika dibandingkan dengan penerapan metode Activity Based Costing System (ABC). Sarannya, agar diterapkannya penggunaan Activity Based Costing System dalam pembebanan biaya overhead yang terjadi. Hal ini berimplikasi kepada keakuratan perhitungan harga pokok penjualan masing-masing kamar sehingga pada akhirnya akan menyesuaikan kepada tarif kamar yang tepat dalam menghasilkan pendapatan penjualan kamar
Rio Juanda Putra Saragih, Artur Simanjuntak, Yosephine N Sembiring
Published: 31 May 2022
Jurnal Ilmiah Accusi, Volume 4, pp 80-109; https://doi.org/10.36985/jia.v4i1.372

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menguji, menganalisis serta memberikan bukti empiris pengaruh perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, kompetensi sumber daya manusia dan proses pengadaan barang dan jasa terhadap penyerapan anggaran belanja dengan komitmen organisasi dan motivasi sebagai variabel moderasi. Responden penelitian adalah Kepala Organisasi Perangkat Daerah sebagai Pengguna Anggaran, Kepala Sub Bagian Keuangan dan Pejabat Komitmen Organisasi Organisasi Perangkat Daerah sebanyak 99 responden. Penelitian ini menggunakan data primer. Analisa data yang digunakan adalah Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS – SEM) dengan program perangkat lunak Smart PLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, kompetensi sumber daya manusia dan proses pengadaan barang dan jasa berpengaruh positif terhadap penyerapan anggaran belanja Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Pematang Siantar. Variabel komitmen organisasi dapat memoderasi pengaruh perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, proses pengadaan barang dan jasa terhadap penyerapan anggaran belanja Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Pematang Siantar. Namun, tidak dapat memoderasi pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap penyerapan anggaran belanja Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Pematang Siantar. Variabel motivasi dapat memoderasi pengaruh perencanaan anggaran, kompetensi sumber daya manusia, proses pengadaan barang dan jasa terhadap penyerapan anggaran belanja Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Pematang Siantar. Namun, tidak dapat memoderasi pengaruh pelaksanaan anggaran terhadap penyerapan anggaran belanja Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Pematang Siantar
Nur Hafidzah, Eva Sriwiyanti, Mahaitin H Sinaga
Published: 31 May 2022
Jurnal Ilmiah Accusi, Volume 4, pp 40 – 54-40 – 54; https://doi.org/10.36985/jia.v4i1.348

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana penerapan SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangan pada Koperasi Karyawan PTPN IV Kebun Bah Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Data diperoleh dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Laporan Keuangan Koperasi Karyawan PTPN IV Kebun Bah Jambi belum menerapkan SAK ETAP dengan benar. Penyusunan laporan keuangan untuk pihak eksternal Koperasi Karyawan PTPN IV Kebun Bah Jambi hanya menyajikan neraca, laporan perhitungan hasil usaha dan catatan atas laporan keuangan tetapi belum menyusun laporan arus kas dan laporan perubahan ekuitas sesuai dengan SAK ETAP. Dalam neraca dan laporan perhitungan hasil usaha terdapat beberapa istilah dan akun yang digunakan yang tidak sesuai dengan SAK ETAP. Koperasi Pegawai PTPN IV Kebun Bah Jambi tidak mengklasifikasikan aktiva tetap berdasarkan likuiditas. Pencatatan aktiva tetap dan akumulasi penyusutan aktiva tetap Koperasi Pegawai PTPN IV Kebun Bah Jambi tidak sesuai dengan SAK ETAP. Koperasi Pegawai PTPN IV Kebun Bah Jambi tidak menyajikan format laporan keuangan yang sesuai dengan SAK ETAP
Mario Manullang, Djuli Sjafei Purba, Vitryani Tarigan
Published: 31 May 2022
Jurnal Ilmiah Accusi, Volume 4, pp 16-30; https://doi.org/10.36985/jia.v4i1.346

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor apa sajakah yang menyebabkan terjadinya piutang tidak tertagih pada CU. Bina Kasih selama masa pandemi covid 19 periode 2019 - 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan lapangan. Populasi pada penelitian ini adalah laporan keuangan periode 2019 - 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Faktor internal antara lain adalah lemahnya sistem adminstrasi dan pengawasan kredit, hal ini terjadi pada tahun 2020 dengan total piutang sebesar Rp. 567.000.00,- lemahnya sistem informasi total piutang pada tahun 2019 dan 2020 sebanyak Rp. 4.780.000.00,-, kredit pihak kurang teliti dalam melakukan analisis sehingga kelayakan kredit yang diberikan CU. diberikan dan penyimpangan dalam pelaksanaan prosedur pembenaan kredit tidak tepat diberikan koperasi kepada pihak debitur dengan total piutang pada tahun 2019 dan 2020 sebesar Rp. 2.970.000.00,-. Pada hal ini dapat disimpulkan bahwasanya faktor internal di CU. Bina Kasih di dominan pada indikator lemahnya sistem informasi di CU. Bina Kasih. Faktor eksternal yaitu penurunan kegiatan ekonorni karena nilai tingkat bunga naik sehingga debitur tidak mampu membayar cicilan pada hal ini piutang tak tertagih untuk CU Bina Kasih tahun 2019 dan 2020 sebesar Rp. 12.228.000.00,-. Kegagalan usaha debitur untuk hal ini jumlah piutang tak tertagih CU. Bina Kasih pada tahun 2019 sebesar Rp. 9.164.000.00,- dan tahun 2020 sebesar Rp. 13.090.000.00,-, dan adanya debitur mengalami musibah terjadi dikarenakan pihak debitur tidak dapat mengelola usahanya dengan baik, sehingga mengakibatkan debitur tidak bisa membayar atau melunasi kewajibannya untuk hal ini jumlah piutang tak tertagih CU. Bina Kasih pada tahun 2019 - 2020 sebesar Rp. 12.730.000.00,-. Dapat disimpulkan bahwa untuk faktor eksternal paling dominan adalah pada indikator kegagalan usaha debitur
Anggi Erlina, Elfina Okto Posmaida Damanik, Vitryani Tarigan
Published: 17 December 2021
Jurnal Ilmiah Accusi, Volume 3, pp 79-96; https://doi.org/10.36985/jia.v3i2.127

Abstract:
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor yang menghambat masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam segala aspek kehidupan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana partisipasi masyarakat dan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan di Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat sebagai wajib pajak dalam membayar pajak bumi dan bangunan di Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar dikategorikan sangat baik. Yang disebabkan oleh faktor usia produktif 35-45 (85,55%), jenis kelamin perempuan (76.22%), tingkat pendidikan S1/S2 (88,75%), pekerjaan dan penghasilan sebagai buruh (93,33%), dan lamanya tinggal 11-15 tahun (88,22%). Pengukuran wajib pajak dalam membayar pajak bumi dan bangunan dilihat dari faktor pendidikan tamat SD/SMP/SLTA (57,62%) dikategorikan baik. Namun di tingkat pekerjaan dan penghasilan sebagai pedagang (37,55%) masih kurang baik dikarenakan kondisi ekonomi sehingga mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan. Oleh karena itu, diharapkan dari pihak petugas pajak maupun wajib pajak dapat bersama-sama meningkatkan partisipasi masyarakat dengan melakukan sosialisasi terhadap pentingnya membayar pajak bumi dan bangunan di Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar
Lisa Andriani, Djuli Sjafei Purba, Elfina Okto Posmaida Damanik
Published: 17 December 2021
Jurnal Ilmiah Accusi, Volume 3, pp 124-131; https://doi.org/10.36985/jia.v3i2.131

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal dan manajemen laba terhadap PPh Badan Terhutang pada Perusahaan Sub Sektor Plastik dan Kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2020. Data penelitian diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id dan www.sahamok.com) tentang struktur modal dan manajemen laba terhadap PPh Badan Terhutang pada Perusahaan Sub Sektor Plastik dan Kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 8 perusahaan yang telah memenuhi kriteria. Data diolah dengan menggunakan SPSS V25, yaitu regresi linear berganda, hipotesis, uji t, uji F dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diperoleh persamaan linear berganda yaitu Y = 8.892.860.226 + 9,596.007 - 0,001. Berdasarkan persamaan ini Struktur Modal dan Manajemen Laba terhadap PPh Badan Terhutang, secara parsial masing-masing variabel Struktur Modal dan Manajemen Laba tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap PPh BadanTerhutang pada Perusahaan Sub Sektor Plastik dan Kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Secara simultan Struktur Modal dan Manajemen Laba tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap PPh Badan Terhutang pada Perusahaan Sub Sektor Plastik dan Kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Nilai R square sebesar 0,340% atau 3,4% yang berarti 3,4% PPh Badan Terhutang diperngaruhi oleh variabel Struktur Modal dan Manajemen Laba sedangkan sisanya sebesar 96,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Claudia Flaurencia Sitompul, Elfina Okto Posmaida Damanik, Vitryani Tarigan
Published: 17 December 2021
Jurnal Ilmiah Accusi, Volume 3, pp 106-116; https://doi.org/10.36985/jia.v3i2.129

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2018 tentang penghitungan pajak penghasilan final sudah diterapkan pada CV Wanda Karya Lestari. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dalam metode dan desain dengan menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Pajak penghasilan final yang diterapkan CV Wanda Karya Lestari berdasarkan dari Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2018 dengan tarif 0,5% dengan peredaran bruto tidak melebihi Rp.4.800.000.000,-. Dari penerapan Peraturan Pemerintah tersebut, laba bersih yang diperoleh CV Wanda Karya Lestari terus mengalami peningkatan, jika dibandingkan dengan tahun 2017 ke tahun 2020 tentu laba yang lebih besar adalah di tahun 2020 karena di tahun 2017 ketika CV Wanda Karya Lestari masih menggunakan PPh Final tarif 1%, laba bersih yang diperoleh adalah sebesar Rp.45.107.782 dan ketika tahun 2020 setelah memakai PPh Final 0,5% laba bersih perusahaan menjadi sebesar Rp.70.851.245
Yuni Sarah Haloho, Eva Sriwiyanti, Elfina Okto Posmaida Damanik
Published: 17 December 2021
Jurnal Ilmiah Accusi, Volume 3, pp 97-105; https://doi.org/10.36985/jia.v3i2.128

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan perbedaan laba komersial dengan laba menurut fiskal. Objek penelitian adalah CV. Bintang Kharisma Sejati Tahun 2018 dan 2019. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan dan penelitian lapangan yang diambil dari dokumen laporan keuangan CV. Bintang Kharisma Sejati. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Terdapat perbedaan Penentuan Laba yang terjadi pada laporan keuangan komersial dengan laporan keuangan menurut fiskal disebabkan karena adanya koreksi positif pada laporan laba rugi seperti Biaya STNK mobil sebesar Rp. 2.995.250 untuk tahun 2018 dan sebesar Rp 2.995.250 untuk tahun 2019, Biaya Pemeliharaan Kendaraan sebesar Rp 4.846.000 untuk tahun 2018 dan sebesar Rp 2.035.320 untuk tahun 2019, Biaya Bahan Bakar Minyak sebesar Rp. 9.051.807 untuk tahun 2018 dan sebesar Rp 6.241.127 untuk tahun 2019 dan Penyusutan Inventaris sebesar Rp 25.375.233. Dan saran untuk penelitian ini adalah diharapkan agar perusahaan memperhatikan beberapa akun-akun atau pos-pos yang sebelumnya telah dikoreksi fiskal sehingga laporan keuangan periode selanjutnya tidak dilakukan koreksi fiskal
Back to Top Top