BADA'A : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

Journal Information
ISSN / EISSN : 2356-3192 / 2714-7711
Total articles ≅ 27
Filter:

Latest articles in this journal

Muhammad Iqbal Ansari, Abdul Hafiz, Nurul Hikmah
BADA'A : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Volume 2, pp 180-194; doi:10.37216/badaa.v2i2.359

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran tahfidz Al-Qur’an melalui metode Wafa di SDIT Nurul Fikri Banjarmasin, serta mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat pembelajaran tahfidz Al-Qur’an melalui metode Wafa di SDIT Nurul Fikri Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan subjek guru koordinator, wali kelas, dan kepala sekolah. Teknis analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber untuk memperoleh keabsahan data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tahfidz Al-Qur’an melalui metode Wafa di SDIT Nurul Fikri Banjarmasin bahwa: 1) Perencanaan, siswa SDIT Nurul Fikri Banjarmasin mampu menghafal Al-Qur’an yaitu juz 29 dan 30. Sistem pembelajaran yang dilakukan dalam kelas dengan dipimpin oleh wali kelas, pembelajaran dilakukan setiap hari senin-jum’at dengan alokasi 2 JP/hari. 2) Pelaksanaan, kegiatan pembelajaran terdiri dari kegiatan pembukaan, inti, dan penutup. 3) Evaluasi, dilakukan dengan evaluasi formatif dan sumatif. Evaluasi formatif dilaksanakan setiap selesai pembelajaran dengan menyetorkan hafalan di setiap pertemuan, sedangkan sumatif dilaksanakan di akhir semester dengan menyetorkan hafalan satu surah secara langsung. Tiga aspek penilaian yaitu aspek kelancaran, makharijul huruf, dan tajwid. Faktor-faktor pendukung dan penghambat pembelajaran tahfidz Al-Qur’an melalui metode Wafa di SDIT Nurul Fikri Banjarmasin terdiri dari: 1) Faktor-faktor Pendukung yaitu faktor guru, dukungan orangtua, sarana dan prasarana, serta lingkungan. 2) Faktor-faktor penghambat yaitu faktor siswa dan kerjasama orangtua
Riska Nur Aulia, Ida Sulistyawati, Susi Hermin Rusminati
BADA'A : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Volume 2, pp 125-136; doi:10.37216/badaa.v2i2.358

Abstract:
Media yang menggabungkan dua unsur sekaligus yaitu media audio dimana menggunakan unsur suara yang melibatkan indera pendegaran dan media visul yang menggunakan unsur gambar yang melibatkan indera penglihatan disebut media audio visual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara media audio visul dengan hasil belajar kelas IV tema 3 subtema 1 pembelajaran 1. Metode dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasi kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV SD Negeri Belahantengah Mojokerto yang berjumlah 31 peserta didik dengan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Adapun teknik analisis data yang digunakan yakni uji normalitas, uji linieritas, dan uji korelasi. Hasil uji korelasi menghasilkan adanya korelasi media audio visual dengan hasil belajar kelas IV tema 3 subtema 1 pembelajaran 1. Hal ini berdasarkan uji korelasi dengan menggunakan bantuan spss diketahui rhitung > rtabel yaitu 0,831 > 0,355. Dengan taraf signifikasi (Sig) . Sehingga hipotesis Ha yang menyatakan terdapat korelasi antara media audio visual dengan hasil belajar kelas IV tema 3 subtema 1 pembelajaran 1 dapat diterima.
Dewi Rohiani
BADA'A : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Volume 2, pp 147-163; doi:10.37216/badaa.v2i2.385

Abstract:
Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi atau data tentang standar proses dalam kaitan dengan impelementasi kurikulum 2013 di sekolah dasar yang terkategori sekolah favorit dengan sekolah biasa, kaitannya dengan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Proses pembelajaran yang diharapkan pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi, peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Dalam penelitian ini menggunakan 8 sampel yaitu 4 sekolah favorite dan 4 sekolah biasa. Dari hasil penelitian bahwa skor tiap-tiap komponen terdapat perbedaan nilai, artinya sekolah favorit memperoleh nilai lebih tinggi yaitu pada perencanaan rata-rata 87,50 dan pelaksanaan pembelajaran rata-rata 86,90. Sedangkan sekolah biasa pada perencanaan mendapat rata-rata 80,78 dan pelaksanaan pembelajaran rata-rata 83,36. Berdasarkan hasil analisis tersebut bahwa sekolah favorit maupun sekolah biasa sama-sama memperoleh kualifikasi Baik
, Cicilia Ika Rahayu Nita, Adelya Mega Insan Putri
BADA'A : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Volume 2, pp 137-146; doi:10.37216/badaa.v2i2.388

Abstract:
Gerakan literasi dilakukan dengan cara membaca buku selain mata pelajaran dalam waktu lima belas menit sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan ensiklopedia tata surya yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian R&D (Research and Development) dengan metode penelitian ADDIE dengan empat tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, dan implementasi. Dalam metode ini tahapan evaluasi tidak dilakukan atas dasar keterbatasan waktu penelitian. Langkah yang terdapat dalam penelitian berikut berupa analisis kebutuhan, proses kerangka desain, pengembangan instrumen validasi oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, serta implementasi ensiklopedia kepada 10 orang siswa dalam uji lapangan serta guru wali kelas III SDN Sukun 1 Malang. Hasil penelitian diperoleh rata-rata validasi oleh ahli media sebesar 92% layak digunakan, dari ahli materi sebesar 96% layak digunakan, dan dari ahli bahasa sebesar 93% layak digunakan. Sedangkan, kepraktisan ensiklopedia tata surya dari guru sebesar 80% dan siswa kelas III sebesar 87%. Uji keefektifan sebesar 81% yang menunjukkan bahwa modul efektif untuk digunakan.
Megawati Mahalil Asna, Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto
BADA'A : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Volume 2, pp 211-218; doi:10.37216/badaa.v2i2.384

Abstract:
Penelitian ini merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman Siswa Kelas IV MI Al-Hidayah Kasembon Bulu lawang Kabupaten Malang padamateri Hijrah Nabi Muhammad saw ke Yatsrib Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam semester 2. Pertanyaan utama yang ingin di jawab pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah proses penggunaan Media Story Boo kpadapembelajaran SKI MateriHijrahNabi Muhammad saw ke Yatsrib pada Siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Kasembon Bulu lawang ? (2) bagaimana peningkatan pemahaman Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) melalui media Story Book pada SiswaKelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Kasembon Bulu lawang Kabupaten Malang? Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka penelitian ini menggunakan pendekatan dengan penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan tanggal 03 September 2020 sampai 10 Oktober 2020 dan terdiri dari 2 siklus dan satu siklus terdiri atas dua jam pelajaran atau satu kali pertemuan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penyampaian materi sebelumnya guru menyampaikan materi HijrahNabi Muhammad saw ke Yatsrib matapelajaran Sejarah Kebudayaan Islam sebelumnya menggunakan metode ceramah yakni guru menyampaikan dengan ceramah dan siswa hanya mendengarkan dengan hanya sesekali di beri kesempatan untuk bertanya. Pemahaman siswa tentang materi Isra’ Mi’raj yang di ajarkan dengan metode ceramah sangat rendah. Dari hasil tesulangan harian siswa, dari jumlah 32 siswa hanya sekitar 8 siswa (31%) yang mampu memahami materi Isra’ Mi’raj dan memperoleh hasil yang maksimal atau mencapai batas ketuntasan belajar minimal mereka. Sedangkan sisanya (65%) sekitar 28 siswa memperoleh rata-rata nilai di bawah 60.
Elfa Yuliana, Saepul Bahri
BADA'A : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Volume 2, pp 219-228; doi:10.37216/badaa.v2i2.361

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi belajar dengan memanfaatkan e-learning pada masa pandemi, dan apa saja faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan strategi belajar dengan pemanfaatan e-learning pada masa pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru dan siswa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan menggunakan triangulasi sumber, yaitu memeriksa kembali data yang diperoleh melalui beberapa sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi belajar dengan memanfaatkan e-learning pada masa pandemi di Sekolah Dasar Negeri 2 Kembang Kerang didasari atas ketidak bolehan dalam melakukan pembelajaran secara langsung pada masa pandemi covid 19 atau virus corona (2) Faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan strategi belajar dengan pemanfaatan e-learning pada masa pandemi, adapun faktor pendorong strategi belajar dengan memanfaatkan e-learning pada masa pandemi yaitu: motivasi dalam penggunaan dan pengaplikasian internet sangat besar dalam melakukan pembelajaran, baik dari kepala sekolah, guru, maupun siswa, sarana prasarana yang dimiliki sudah lumayan untuk penerapan e-learning. Faktor penghambat: terbatasnya kemampuan guru dalam mengaplikasikan pembelajaran e-learning di sekolah, sumber daya manusia yang belum optimal dalam penerapan strategi belajar dengan memanfaatkan e-learning, belum adanya website e-learning, dan kesadaran semua pihak dalam pentingnya pembelajaran e-learning dalam memajukan pendidikan di sekolah masih sedikit.
Annor Saputra, Ahmad Rifa'i
BADA'A : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Volume 2, pp 164-179; doi:10.37216/badaa.v2i2.382

Abstract:
Pembelajaran akidah akhlak termasuk faktor penting dalam pendidikan anak, kemunduran anak di sekolah sering disebabkan oleh keadaan pembelajaran di sekolah. Melalui pembelajaran akidah akhlak maka akan sangat membantu anak untuk berperilaku baik atau berakhlakul karimah. Baik buruknya pembelajaran akidah akhlak turut mempengaruhi terhadap perilaku siswa, karena sekolah ikut serta dalam upaya membentuk karakter seorang anak. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah menggunakan metode kuantitatif, dan teknik pengambilan datanya dilakukan dengan angket atau kuesioner. Sedangkan teknik analisis datanya melalui pendekatan statistik regresi. Berdasarkan hasil analisis data maka diperoleh hasil bahwa analisis pengolahan data yang terkumpul dari nilai variabel pembelajaran akidah akhlak dan karakter disiplin siswa dengan menggunakan teknik regresi, untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh pembelajaran akidah akhlak terhadap karakter disiplin siswa yang di variabelkan menjadi X dan Y sehingga diketahui hasil perhitungannya. Selanjutnya dilakukan pembuktian analisis uji hipotesis yaitu dengan menggunakan program SPSS versi22.0 for windows dan didapatkan nilai r 0,976 dan nilai 0,954 yang berarti hasil perhitungan yang telah diketahui bahwa pengaruh pembelajaran akidah akhlak terhadap karakter disiplin siswa mencapai 95,4%, dengan kata lain karakter disiplin siswa MI Darul Falah Pematang Benteng Hilir dipengaruhi oleh pembelajaran akidah akhlaksebesar 95,4%, sedangkan yang 4,6% lagi yaitu karakter disiplin siswa dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya baik dari dalam siswa itu sendiri maupun dari luar siswa itu sendiri. Dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 maka hal ini menunjukkan bahwa adanya regresi antara variabel X dan variabel Y. Maka dapat di simpulkan bahwa pembelajaran akidah akhlak memiliki pengaruh yang signifikan dengan karakter disiplin siswa
Siti Nurul Fitriani, Baiq Zunnur’Aeni Yusmayani
BADA'A : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Volume 2, pp 195-210; doi:10.37216/badaa.v2i2.386

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui relevansi bahan ajar dengan standar isi kurikulum MI/SD Kelas V pada tema organ gerak hewan dan manusia terbitan citra pustaka. Agar tidak terjadi permasalahan di masa mendatang, buku ajar harus sesuai dengan kurikulum yang berlaku saat ini yaitu sesuai dengan Stadar Isi Kurikulum MI/SD yang disebutkan dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP). Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu Library Research (Penelitian Kepustakaan) dengan 2 sumber data, data primer dan sekunder. Data primer, yang merupakan sumber utama penelitian ini yaitu buku ajar kelas V MI/D Semester 1 terbitan Citra Pustaka, sedangkan data sekunder yang berasal dari berbagai sumber bacaan seperti jurnal-jurnal, buku, artikel, dan blog di internet yang berkaitan dengan kajian peneliti. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, dengan cara menganalisis data dengan mereduksi, display dan menggambarkan kesimpulan, Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa isi dari buku ajar kelas V terbitan citra pustaka sudah sesuai dengan Standar isi Kurikulum MI/SD (Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dari kompetensi inti dan kompetensi dasarnya) walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa masih terdapat kekurangan-kekurangan namun buku ini sudah memenuhi unsure-unsur yang terdapat pada standar kurikulum 2013.
Arif Rachman
BADA'A : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Volume 1, pp 1-11; doi:10.37216/badaa.v1i1.239

Abstract:
Salah satu upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan dan menghasilkan kader masa depan yang berkualitas dibidang ilmu, moral dan mental adalah pendidikan karakter. Pelaksanaan pendidikan karakter melalui lembaga-lembaga pendidikan diyakini sebagai langkah tepat untuk mengatasi persoalan yang menimpa generasi muda bangsa ini. Persoalan utama yang melanda generasi muda dewasa ini adalah terjadinya dekandensi moral yang mendesak lembaga-lembaga pendidikan melaksanakan pendidikan karakter mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Pendidikan karakter merupakan upaya sungguh-sungguh dalam rangka membantu individu bertindak dan berperilaku sesuai nilai-nilai etis baik di lingkungan sekolah maupun luar sekolah. Mengajarkan nilai tidak cukup dengan memperdengarkan nilai-nilai kepada peserta didik. Agar mereka benar-benar mempelajarinya, mereka harus mengalami dalam berbagai tindakan, serta menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari mereka Sementara, hasil penelitian berdasarkan fokus penelitian yang pertama menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter yang dikembangkan di MIN Leneng yaitu kejujuran, kerjasama, peduli sosial, peduli lingkungan, kewarganegaraan dan religius. Implementasi Melalui Kegiatan-Kegiatan Ekstrakurikuler, d). Implementasi Pendidikan Karakter melalui keteladanan.
Baiq Halimatuzzuhrotulani
BADA'A : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Volume 2, pp 65-85; doi:10.37216/badaa.v2i1.286

Abstract:
Berdasarkan deskripsi hasil penelitian tindakan kelas yang meliputi sejumlah data yang telah dianalisis, dapat disimpulkan bahwa dalam siklus I dan II penggunaan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam diskusi dan motivasi belajar siswa baik secara kelompok maupun individu siswa Kelas 6 SD Negeri 2 Suralaga tahun pelajaran 2019/2020. Pembelajaran dengan mengunakan strategi pembelajaran berbasis masalah lebih baik dari pada metode yang lainnya sehingga dapat menigkatkan kemampuan berbicara siswa dalam diskusi yang merupakan suatu metode dimulai dengan mencari data sampai dengan menarik simpulan yang banyak menimbulkan kegiatan belajar siswa lebih optimal baik secara individu maupun secara kelompok di dalam memecahkan suatu masalah. Pada aktivitas siswa mengalami peningkatan mulai dari, memperhatikan penjelasan guru, berdiskusi antara siswa mengenai tugas materi, menyajikan hasil diskusi, memberikan kesempatan orang lain berbicara, pendalaman siswa terhadap materi wawancara, tanya jawab antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa dan meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Metode ini sangat tepat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Sedangkan hasil belajar siswa dari setiap siklus mengalami peningkatan, dan dapat dilihat dari sekor siklus ke-I sampai sklus ke-II. Setelah melakukan tindakan pada siklus II, hasil evaluasi ketuntasan belajar yang dicapai adalah 88,24% mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 11,77 %, ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus II telah memenuhi target dalam KKM, sedang rata-rata dan analisis data aktivitas siswa diperoleh rata-rata 16,44 mengalami peningkatan skor rata-rata dari siklus I sebesar 4,37. Berdasarkan hasil penelitian, kekurangan dan kelamahan siswa pada umumnya hampir sama. Namun pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan berbicara dan menambah kemampuan mereka dalam bertanya dan berpendapat. Dengan demikian, aktivitas siswa ini dapat dikatakan, bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatan kualitas berbicara siswa.
Back to Top Top