International Journal of Public Devotion

Journal Information
ISSN / EISSN : 2614-6762 / 2614-6746
Published by: STKIP Singkawang (10.26737)
Total articles ≅ 34
Filter:

Latest articles in this journal

Ni Komang Sri Yuliastini
International Journal of Public Devotion, Volume 4, pp 25-29; https://doi.org/10.26737/ijpd.v4i1.2381

Abstract:
Permasalahan yang terjadi pada Ibu-ibu PKK Br. Purwakerta Desa Gerih – Abiansemal Kab. Badung adalah hambatan dalam pendampingan peserta didik yang memiliki anak SD sebagai pendamping merasa kesulitan dalam memanfaatkan telepon seluler sebagai media untuk mengirimkan tugas kepada guru. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada orang tua tentang pemanfaatan aplikasi seluler, pemberian informasi diharapkan mampu mengembangkan keterampilan orang tua berupa cara mengirim tugas-tugas peserta didik. Hasil yang dicapai berupa, 85% Ibu-ibu dapat memanfaatkan menu aplikasi seluler sebagai pendampingan anak BDR. Pelatihan ini memberikan edukasi kepada orang tua sebagai pendamping anak BDR memperbaharui pengetahuan mereka mengenai perkembangan teknologi .
Sri Lestari Handayani, Khairil Khairil, Kusmajid Kusmajid
International Journal of Public Devotion, Volume 4, pp 1-8; https://doi.org/10.26737/ijpd.v4i1.2238

Abstract:
Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah menjadi wadah nyata dalam meningkatkan kiterasi numerasi di sekolah dan meningkatkan pembelajran di masa pandemi covid-19. Lima sekolah dasar yang terlibat meliputi SDN Susukan 08 Pagi, SD Islam Taman Quraniyah, SD Swasta Cokroaminoto, SDN Kebon Cau II, dan SDN 4 Tukak Sadai. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan menggunakan metode pendampingan. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari 17 Agustus 2020 – 17 September 2020. Kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dibawah pendampingan dosen meliputi: 1) pengenalan ruang lingkup sekolah; (2) mendukung guru kelas dalam mengembangkan pembelajaran literasi dan numerasi; (3) memberi bantuan pada guru dalam pelaksanaan pembelajaran baik daring ataupun luring; (4) membantu adaptasi pengenalan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar; (5) mendukung dan membantu pengelolaan administrasi sekolah; (6) memberi dukungan bagi guru, peserta didik, dan pihak sekolah dalam beradaptasi melalui penerapan dan penggunaan teknologi untuk mendukung kegiatan belajar di rumah; (7) membantu pemerintah untuk mensosialisasikan dan menggunakan modul pembelajaran terkait literasi numerasi di lingkungan sekolah pada masa pandemi, mengenalkannya pada peserta didik, guru serta wali murid atau orang tua; dan (8) mendukung proses pembelajaran daring di sekolah selama masa pandemi dengan menyusun perangkat pembelajaran daring dan penggunaan serta pemanfaatan teknologi untuk keperlu belajar mengajar secara daring.
Dina Anika Marhayani, Zulfahita Zulfahita, Nindy Citroresmi Prihatiningtyas, Mariyam Mariyam, Rini Setyowati, Ahmad Yani T
International Journal of Public Devotion, Volume 4, pp 9-15; https://doi.org/10.26737/ijpd.v4i1.2392

Abstract:
One of the forms of business that may be done by a housewife is entrepreneurship, namely making APAYA (Abon Papaya). Processed food products made from papaya are chosen as an entrepreneurial business because they have good prospects. In addition to the young leaves as medicine, the fruit can be used as sweets, there are other food preparations made from papaya. Given the benefits and good nutritional content, papaya fruit verification is needed so that the product can be more acceptable to the community. The purpose of this activity is to inspire people about an idea and an entrepreneurial spirit with raw materials that are easily available and available around them so that they can increase household income. Through this service activity, assistance in making APAYA (Abon Papaya) into an economic commodity product in the form of shredded shredded can provide an alternative to new economic businesses in the community. The positive impact of this activity is to increase skills and knowledge related to the production of processed papaya fruit.
Hendri Hermawan Adinugraha, Mohammad Syaifuddin, Novendi Arkham Mubtadi
International Journal of Public Devotion, Volume 4, pp 16-24; https://doi.org/10.26737/ijpd.v4i1.2334

Abstract:
The character building activity of “birrul walidainii” in students of SMK Muhammadiyah Kramat as an effort to overcome juvenile delinquency today is very much needed by society and teenagers today. Community service was carried out at SMK Muhammadiyah Kramat, Jl. Garuda No. 09, Kemantran, Kramat District, Tegal Regency, Central Java. The activity was carried out on Saturday, February 20, 2021. The target of this community service is Muhammadiyah Kramat Vocational High School Students, totaling 90 students. This community service partner is SMK Muhammadiyah Kramat. This community service activity method is carried out using the method of awareness / increasing understanding of the character “birrul walidainii” in SMK Muhammadiyah Kramat students as an effort to overcome juvenile delinquency. The implementation of a community service program which consists of several activities, namely awareness / increasing the importance of respect and obedience to parents, education on the urgency of the role of parents, and awareness / increasing the importance of respect and obedience to teachers. The factors that most play a role in causing delinquency in SMK Muhammadiyah Kramat students are family factors and environmental factors. Through awareness / increasing understanding of the character “birrul walidainii” in SMK Muhammadiyah Kramat students as an effort to overcome juvenile delinquency, parents and teachers of SMK Muhammadiyah Kramat have an important role in educating students of SMK Muhammadiyah Kramat. One way is to keep their children busy with general education and religious education, with the hope of fortifying students of SMK Muhammadiyah Kramat to avoid the influence of juvenile delinquency and so that parents, teachers, and students of SMK Muhammadiyah Kramat are able to establish two-way communication where Parents can immediately understand their role in educating children and children as well as students understand the meaning of “birrul walidaini”.
Kunti Dian Ayu Afiani, Meirza Nanda Faradita
International Journal of Public Devotion, Volume 4, pp 30-36; https://doi.org/10.26737/ijpd.v4i1.2477

Abstract:
Keberhasilan dalam proses pembelajaran tidak lepas dari peran serta guru, sehingga kompetensi guru sangat diperlukan. Pelatihan Media Edmodo sebagai Pembelajaran Literasi Digital ini dilakukan untuk untuk mengenalkan media Edmodo dan menambah keterampilan guru SDN Geluran III dalam proses pembelajaran. Tahap yang dilakukan pada pelatihan ini ada 3 yaitu: (1) pemaparan materi, (2) praktek dan simulasi (3) evaluasi. Pelatihan ini dilakukan di laboratorium komputer SDN Geluran III dan diikuti sebnayak 21 guru. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebanyak 86% guru tertarik dengan media Edmodo dan menunjukkan alasan dengan respon positif. Sebanyak 81% guru menyatakan mudah dalam menggunakan media Edmodo dan Sebagian besar guru setuju untuk menerapkan media Edmodo di sekolah. Keterbatasan penyediaan internet dan jaringan internet yang tidak stabil masih menjadi kendala utama bagi guru dalam menerapkan proses pembelajaran daring.
Yandria Elmasari, Fahrur Rozi, Vertika Penggayuh, Nurhadi Nurhadi
International Journal of Public Devotion, Volume 3, pp 37-43; https://doi.org/10.26737/ijpd.v3i2.2082

Abstract:
Dalam upaya menghentikan penyebaran virus korona (Covid-19) pemerintah telah mengalihkan kegiatan pembelajaran yang biasanya tatap muka disekolah menjadi pembelajaran daring dirumah masing-masing. Permasalahan yang telah diidentifikasi di Desa Betak salah satunya adalah rendahnya kepedulian serta pengawasan orang tua terhadap pola penggunaaan teknologi kepada anak-anak. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi dan membantu masyarakat Desa Betak dalam meningkatkan pengawasan terhadap pemanfaatan teknologi dan informasi di tengah pandemi melalui fitur Google Family Links untuk android.Metode dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat terdiri dari :1) Tahap Observasi, 2) Tahap Persiapan, 3) Tahap pelaksanaan kegiatan, dan 4) Tahap evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan pelatihan bertempat di kantor Balai Desa adalah sebagai berikut: 1) Kegiatan Sosialisasi pemberian informasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalah gunaan gawai untuk anak-anak telah dilaksanakan dengan lancar; 2) Kegiatan pelatihan dalam meningkatkan kepedulian Masyarakat Desa Betak terhadap pemanfaatan Teknologi serta Informasi di masa pandemi, dengan memanfaatkan google family link telah dilaksanakan dengan baik.
Nizamuddin Nizamuddin Nizamuddin
International Journal of Public Devotion, Volume 3, pp 51-58; https://doi.org/10.26737/ijpd.v3i2.2088

Abstract:
Korupsi di Indonesia dari tahun ke tahun bukanya malah berkurang tetapi terus meningkat bagaikan bola salju, kepedulian masyarakat agar ikut bertanggung jawab harus dilakukan secara intens dan masif, agar masyarakat tidak memandang korupsi sebagai penanggung jawabnya hanya Pemerintah semata tetapi masyarakat juga ikut bertanggung jawab. Acapkali korupsi dicoba dengan mutahir rekayasa serta menggunakan teknologi modern. Pengurangan serta penangkalan korupsi bisa berwujud dengan berbagai model, salah satunya dengan menanamkan budaya antikorupsi lewat penyuluhan antikorupsi pada pihak swasta, supaya pihak swasta pula turut berfungsi dalam penangkalan korups. Aspek- aspek lewat budaya antikorupsi pihak swasta ialah tugas krusial untuk sivitas akademika dalam bentuk dedikasi berbangsa serta bernegara dalam pengadian masyarakat Melalui penyuluhan antikorupsi di lingkungan pihak swasta dalam hal ini adalah PT. Boga Amanda Wilayah Sumatera Utara diinginkan agar. Pihak swasta sanggup meresap modul dari pembelajaran anti korupsi. Perihal ini dicoba buat meningkatkan pengetahuan tentang faktor- faktor apa seorang melaksanakan korupsi, tentang larangan serta ancaman pidana terhadap seorang yang melaksanakan korupsi, sikap, moralitas serta moral seorang dalam kehidupan di warga
, Fitri Fitri, Sumarli Sumarli, Susan Neni Triani
International Journal of Public Devotion, Volume 3, pp 65-69; https://doi.org/10.26737/ijpd.v3i2.2140

Abstract:
Pelatihan pembuatan Filtrasi air sederhana ini dimulai dengan mengkaji tentang kendala yang dihadapi masyarakat tentang kebersihan air yang digunakan yang disebabkan oleh masyarakat sebagian besar mengandalkan air sungai untuk kebutuhan sehari-harinya. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memperkenalkan dan melatih masyarakat di daerah perbatasan cara mendapatkan air bersih dengan cara membuat penyaringan sederhana yang bahan-bahannya mudah didapat. Metode yang digunakan yaitu dengan melaksanakan penyuluhan, sosialisasi, praktik pembuatan filtrasai air sederhana serta evaluasinya. Hasil yang diperoleh yaitu terlaksananya kegiatan pelatihan pembuatan filtrasi air sederhana sehingga menambah wawasan masyarakat Desa Kumba bahwa air sungai dapat disaring dengan cara sederhana menjadi air bersih.
Neni Nurhayati
International Journal of Public Devotion, Volume 3, pp 44-50; https://doi.org/10.26737/ijpd.v3i2.2095

Abstract:
Permasalahan UMKM handcraft di Desa Babakanmulya adalah kesulitan dalam media pemasaran dan masih rendahnya kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana dalam memasarkan produk handcraft. Adanya permasalahan tersebut menjadi perlu adanya sebuah pelatihan terkait optimalisasi penggunaan media sosial sebagai upaya memperluas jangkauan pemasaran produk. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman, pengetahuan dan wawasan mengenai optimalisasi penggunaan media sosial dalam upaya meningkatkan jangkauan pemasaran produk handcraft . Metode pengabdian yang digunakan yaitu ceramah, workshop, praktik, dan evaluasi kegiatan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini berupa terciptanya media promosi produk sebagai sarana pemasaran serta meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pemilik UMKM dalam pemanfaatan media sosial sebagai strategi meningkatkan jangkauan pemasaran produk handcraft.
Annisa Muthmainnah, Meidawati Suswandari
International Journal of Public Devotion, Volume 3, pp 59-64; https://doi.org/10.26737/ijpd.v3i2.2069

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan station rotation blended learning sebagai restrukturisasi jam tatap muka di kelas virtual sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan studi pustaka dengan mengumpulkan sejumlah buku-buku, makalah, jurnal, lefleat, dan majalah. Teknik pengumpulan data dengan cara mengidentifikasi wacana dari buku-buku, artikel, majalah, jurnal, koran, internet (web), ataupun informasi lainnya yang berhubungan dengan pendidikan yang bersifat virtual. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis isi, dan analsisis kritis. Hasil penelitian menunjukan bahwa station rotation blended learning cocok diterapkan di kelas vitual SD yang menjadi dasar pembangunan sikap, karakter dan kecerdasan. Selain itu melalui station rotation blended learning dapat menciptakan SDM yang cerdas dan berkarakter, menciptakan siswa yang cakap memanfaatkan teknologi pendidikan dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang akan mengantarkannya pada masa keemasan.
Back to Top Top