Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan

Journal Information
ISSN / EISSN : 2407-4837 / 2614-1728
Current Publisher: University of Kuningan (10.25134)
Total articles ≅ 24
Filter:

Latest articles in this journal

Rodatus Sofiah, Suhartono Suhartono, Ratna Hidayah
Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, Volume 7; doi:10.25134/pedagogi.v7i1.2611

Abstract:
Dalam proses pembelajaran dikenal istilah model dan pendekatan yang memiliki kemiripan makna sehingga seringkali orang merasa bingung dalam membedakan kedua istilah tersebut. Berdasarkan berbagai referensi dari hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa pendapat yang memposisikan Sains Teknologi Masyarakat (STM) sebagai suatu model pembelajaran, tetapi tidak sedikit juga yang mengkategorikannya sebagai pendekatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis apakah karakteristik pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) sudah dapat dikategorikan sebagai suatu model pembelajaran atau masih tergolong sebagai pendekatan pembelajaran. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat studi literatur (library research) yang menggunakan buku-buku dan literatur-literatur lainnya sebagai objek penelitian yang utama. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan buku-buku dan jurnal-jurnal hasil penelitian sebelumnya yang masih terkait. Setelah semua data terkumpul, selanjutnya dilakukan pengkajian dan pembandingan data yang ditemukan secara sistematis. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi (content analysis) dengan pengutipan pendapat-pendapat yang sesuai. Dari hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa Sains Teknologi Masyarakat (STM) dapat dikategorikan sebagai suatu model pembelajaran. Hasil pengkajian ini diharapkan dapat digunakan oleh peneliti selanjutnya sebagai tambahan informasi pada penelitian dengan studi literatur mengenai model Sains Teknologi Masyarakat (STM).
Irwanto Irwanto
Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, Volume 7; doi:10.25134/pedagogi.v7i1.2861

Abstract:
Capaian hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kurang dari KKM yang ditentukan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak adanya perbedaan peningkatan hasil belajar pendidikan agama Islam mengenai materi tata cara shalat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Jambu dengan sampel 26 orang dan SDN Kampung Baru dengan sampel 26 orang. Hasil penelitian yang didapat adalah 1) terdapat peningkatan hasil belajar pada kelompok eksperimen jika dilihat dari peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, 2) terdapat peningkatan hasil belajar pada kelompok kontrol jika dilihat dari peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dan 3) tidak terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen yang menggunakan multimedia iSpring dengan kelompok kontrol yang menggunakan PowerPoint. Dengan adanya media yang digunakan dalam pembelajaran, maka hasil belajar siswa pun mengalami peningkatan.Kata Kunci: implementasi; multimedia iSpring; PowerPoint; hasil belajar
Pajar Anugrah Prasetio, Gilang Kripsiyadi Praramdana
Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, Volume 7; doi:10.25134/pedagogi.v7i1.2858

Abstract:
Pada kajian penelitian terdahulu, terdapat muatan pendidikan karakter dalam setiap permainan tradisional. Guru yang mengajarkan Gobak Sodor dan Bentengan, dua permainan tradisional yang melatih kemampuan motorik, sering tidak memperhatikan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter siswa yang dapat terbentuk melalui kedua permainan tradisional tersebut. Sementara, pembelajaran Penjasorkes dan permainan tradisional merupakan konsep yang beriringan dan dapat membentuk karakter yang baik bagi siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas V SD dan guru Penjasorkes di SDN 3 Awirarangan, SDN 2 Kuningan, dan SDN 10 Kuningan. Peneliti sebagai human instrument menggunakan lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi dalam pengumpulan data. Analisis dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Pelaksanaan olahraga permainan tradisional dalam pembelajaran Penjasorkes berbasis karakter yang dilaksanakan di SDN 3 Awirarangan, SDN 2 Kuningan, dan SDN 10 Kuningan dapat memunculkan nilai-nilai karakter siswa seperti kerjasama, percaya diri, jujur, tanggung jawab, toleransi, saling menghargai, dan disiplin. Peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan permainan tradisional dalam pembelajaran Penjasorkes merupakan salah satu sarana alternatif yang dapat membentuk karakter siswa sekolah dasar.Kata Kunci: permainan tradisional; penjasorkes; pendidikan karakter
Ira Wulandari Suparman, Marlina Eliyanti, Eli Hermawati
Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, Volume 7; doi:10.25134/pedagogi.v7i1.2860

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Syofi Syofiyah Dewi, Arrofa Acesta, Heru Purnomo
Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, Volume 7; doi:10.25134/pedagogi.v7i1.2859

Abstract:
Keterampilan sosial memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung suatu interaksi dalam kegiatan pembelajaran. Namun, keterampilan sosial peserta didik di kelas V SDN 1 Purwawinangun masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe Time Token Arends berpengaruh terhadap keterampilan sosial peserta didik di kelas dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas V SDN 1 Purwawinangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi. Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Time Token Arends dapat dilihat dari perbedaan kedua rata-rata nilai kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan menggunakan uji t dua sampel independen serta dilihat dari peningkatan dengan menggunakan rumus n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai keterampilan sosial peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol serta peningkatan keterampilan sosial peserta didik di kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Sehingga model kooperatif tipe Time Token Arends berpengaruh terhadap keterampilan sosial peserta didik di kelas pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Kelas V SDN 1 Purwawinangun. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian serupa dengan indikator lain dan aspek keterampilan sosial yang lebih kompleks.Kata Kunci: model kooperatif; time token arends; keterampilan sosial di kelas.
Syaepudin Syaepudin,
Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, Volume 7; doi:10.25134/pedagogi.v7i1.2749

Abstract:
The purpose of this study was to determine the effect of using PowerPoint media on student learning outcomes in the material adaptation of living creatures. The research method uses a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The study was conducted in classes 6 (six) A and B, each of which numbered 25 students with the same level of homogeneity. Class 6A was chosen as the experimental class and Class 6B as the control class. The sampling technique uses purposive sampling which is to determine the sample based on special characteristics by the expected research objectives. The study was conducted at Bakti Mulya 400 Pondok Indah South Jakarta Elementary School in grade 6. The learning achievement test instrument used multiple-choice questions that had been validated with content and construction. Hypothesis test results through the Independent Samples Test showed a significance value of 2 (two) directions (t-tailed) of 0.002 <0.05, so it was concluded that there were significant scores between the control group and the experimental group. These results indicate the influence of the use of PowerPoint media on student learning outcomes in the material adaptation of living things. Although not the only variable that can affect learning outcomes, the use of PowerPoint media by teachers can be an alternative in efforts to increase students' interest and motivation to learn. so that their learning outcomes can improve
Aih Hayati
Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, Volume 6; doi:10.25134/pedagogi.v6i1.1895

Abstract:
Tujuan penelitian yang akan dicapai adalah untuk mengetahui meningkatnya prestasi belajar matematika pada aspek bilangan pecahan dalam pembelajaran dengan menggunakan alat peraga pada siswa kelas IV A SD Negeri Pajambon Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan tahun pelajaran 2017/2018. Bentuk penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) yang dilaksanakan dalam dua siklus perbaikan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A SD Negeri Pajambon Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan tahun 2017 pada pelajaran Matematika dengan jumlah populasi siswa sebanyak 23 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui kegiatan berupa: (a) perencanaan tindakan; (b) pelaksanaan tindakan; (c) pengamatan tindakan; dan (d) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata 48,70 dari pra siklus, 55,7 pada siklus 1 pertemuan 1, 62,6 pada siklus 1 pertemuan 2 dan 72,6 pada siklus 2 pertemuan 1, 81,7 pada siklus 2 pertemuan 2. Sementara dari prosesntasi ketuntasan terjadi peningkatan dari 26 % pada pertemuan 1 Siklus I, menjadi 43% pada pertemuan 2 Siklus 1, Menjadi 78% pada petemuan 1 Siklus II dan menjadi 87% pada pertemuan 2. Dari data hasil diatas maka nilai dan ketuntasan selalu mengalami peningkatan pada tiap siklusnya. Sehingga dapat disimpukan sebagai berikut: melalui alat peraga dapat meningkatkan prestasi belajar matematika pada siswa kelas IV A SD Negeri Pajambon Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan Tahun pelajaran 2017/2018.Kata kunci: Prestasi Belajar, Alat Peraga
Cece Hasan Amarudin
Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, Volume 6; doi:10.25134/pedagogi.v6i1.1899

Abstract:
Penelitian Tindakan Kelas (Class Action Research) ini Berjudul �Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran IPA Melalui Penggunaan Pendekatan Keterampilan Proses (PKP) Siswa Kelas VI SD Negeri 2 Ciloa�. Tujuannya adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas VI SD Negeri 2 Ciloa melalui penggunaan pendekatan keterampilan proses (PKP). Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus perbaikan, dan masing-masing siklus 2 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 2 Ciloa Kabupaten Kuningan tahun ajaran 2018/2019 pada mata pelajaran IPA. Jumlah siswa sebanyak 42 orang siswa, terdiri dari 28 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui kegiatan berupa: (a) perencanaan tindakan; (b) pelaksanaan tindakan; (c) pengamatan tindakan; dan (d) refleksi. Hasil penelititian menunjukan adanya peningkatan nilai rata-rata 61,66 pada siklus I pertemuan 1, menjadi 69,28 pada siklus I pertemuan 2, 74,52 pada siklus II pertemuan 1 dan menjadi 82,61 pada siklus II pertemuan 2. Sementara dari prosesntasi ketuntasan terjadi peningkatan dari 11,90% pada siklus I pertemuan 1, menjadi 35,71% pada siklus I pertemuan 2, 57,14% pada siklus II pertemuan 1 menjadi 80,95% pada siklus II pertemuan 2. Dari hasil di atas, maka nilai dan prosentase ketuntasan selalu mengalami kenaikan pada setiap siklusnya, baik pertumuan 1 maupun pertemuan 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan keterampilan proses (PKP) dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPA siswa kelas VI SD Negeri 2 Ciloa.Kata kunci: Hasil Belajar, Pendekatan Keterampilan Proses (PKP), IPA
Nanni Setiani
Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, Volume 6; doi:10.25134/pedagogi.v6i1.1889

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan pengajaran berbasis inkuiri dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas II SDN 2 Kedungarum Kecamatan Kuningan tahun ajaran 2018/2019 pada materi benda dan kegunaannya. Penelitian ini menggunakan rancangan tindakan kelas. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas II di SDN 2 Kedungarum Kecamatan Kuningan pada semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 26 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Data penelitian diambil dari lembar observasi guru dan siswa. Sedangkan hasil belajar siswa diperoleh dari hasil evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dari evaluasi siklus 1; siswa yang tuntas dalam pembelajaran benda dan kegunaanya hanya 19 orang dari 26 orang yang mengikuti tes evaluasi. Hasil tersebut memadai untuk melakukan penelitian berikutnya; yaitu berupa perbaikan yang mana dilakukan berdasarkan hasil refleksi. Setelah dilakukan perbaikan proses pembelajaran pada siklus 2, siswa yang tuntas sebanyak 24 orang dan 2 orang siswa tidak tuntas. Maka secara klasikal ketuntasan belajar yang telah tercapai sebesar 92,30%. Hasil pada siklus 2 mengalami peningkatan lebih baik dari siklus 1. Adanya peningkatan hasil belajar pada siklus 2 ini dipengaruhi oleh adanya peningkatan kemampuan siswa dalam memahami pembelajaran berbasis inkuiri. Selain itu, peningkatan kemampuan guru dalam mengelola pengajaran berbasis inkuiri semakin mantap.Kata kunci: Prestasi Belajar, Inkuiri, IPA
Eli Laeli Warlina
Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, Volume 6; doi:10.25134/pedagogi.v6i1.1894

Abstract:
Penelitian Tindakan Kelas (Class Action Research) ini berjudul �Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Hasil Membandingkan Dua Bilangan Cacah Siswa Kelas II B SD Negeri Pajambon�. Tujuannya adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar membandingkan dua bilangan cacah siswa kelas II B SD Negeri Pajambon melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus perbaikan, dan masing-masing siklus 2 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II B SD Negeri 4 Pajambon Kabupaten Kuningan tahun 2018 dengan jumlah 20 siswa pada pembelajaran membandingkan dua bilangan cacah. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak 2 siklus dan 2 pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan observasi. Data yang diperoleh berupa hasil tes tanya jawab, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian pada tes evaluasi pertemuan 1 memperoleh rata-rata kelas sebesar 61, prosentase ketuntasan sebesar 20%, sedangakan pada pertemuan 2 rata-rata kelas sebesar 68,5 dan prosentase ketuntasan sebesar 30%. Sedangkan pada siklus II rata-rata kelas pada pertemuan 1 sebesar 77 dengan prosentase ketuntasan sebesar 70%, pada pertemuan 2 rata-rata kelas sebesar 84 dengan prosentase ketuntasan sebesar 85%. Dari hasil di atas, maka nilai dan prosentase ketuntasan selalu mengalami kenaikan pada setiap siklusnya, baik pertemuan 1 maupun pertemuan 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar membandingkan dua bilangan cacah siswa kelas II B SD Negeri Pajambon.Kata Kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran Kooperatif, Think Pair Share
Back to Top Top