Jurnal Studi Hadis Nusantara

Journal Information
EISSN : 2721-219X
Published by: IAIN Syekh Nurjati Cirebon (10.24235)
Total articles ≅ 25
Filter:

Latest articles in this journal

Am’Mar Abdullah Arfan
Jurnal Studi Hadis Nusantara, Volume 2, pp 219-233; doi:10.24235/jshn.v2i2.7653

Eko Zulfikar
Jurnal Studi Hadis Nusantara, Volume 2, pp 194-218; doi:10.24235/jshn.v2i2.7652

Jannah Lukman
Jurnal Studi Hadis Nusantara, Volume 2, pp 153-173; doi:10.24235/jshn.v2i2.7648

Alfian Febriyanto, Bambang Ekanara
Jurnal Studi Hadis Nusantara, Volume 2, pp 124-141; doi:10.24235/jshn.v2i2.7646

Abdul Muaz
Jurnal Studi Hadis Nusantara, Volume 2, pp 142-152; doi:10.24235/jshn.v2i2.7647

Komarudin Soleh, Amin Iskandar
Jurnal Studi Hadis Nusantara, Volume 2, pp 174-193; doi:10.24235/jshn.v2i2.7651

Engkus Kusnandar
Jurnal Studi Hadis Nusantara, Volume 2; doi:10.24235/jshn.v2i1.6765

Abstract:
Tulisan ini mendiskusikan tentang metode kritik matan hadis yang ditempuh ulama hadis untuk menilai kualitas suatu hadis. Artikel ini akan mendiskripsikan secara analitis dan mengeksplorasi secara kritis metodologi kritik matan hadis (Naqd al-Matn). Penulis akan mengkaji urgensi kritik matan dan kitab-kitab kritik matan hadis. Selain itu, tulisan ini juga akan mendiskusikan sejarah kritik matan dan kriteria atau metode kritik matan hadis (naqd al-matn) beserta contoh-contohnya. Signifikansi kajian ini adalah untuk menunjukan bahwa kriteria kritik matan hadis telah lahir sejak awal pada masa sahabat Nabi SAW berbarengan dengan kritik sanad hadis. Namun pada perkembangannya, para ulama hadis lebih dominan meneliti kritik sanad hadis ketimbang kritik matan hadis. Kata Kunci: Naqd al-Matn, Metodologi Naqd al-Matn, Salahuddin Ibn Ahmad al-Adhabi, Kritik Eksternal (al-Naqd al-Khariji), kritik Internal (al-Naqd al-Dakhli)
Rizki Faizah Isnaeni, Muhammad Alfatih Suryadilaga
Jurnal Studi Hadis Nusantara, Volume 2; doi:10.24235/jshn.v2i1.6745

Abstract:
Artikel ini membahas tentang pendidikan hadis anak usia dini. Anak perlu diajarkan pendidikan yang berlandaskan pada agama. Agama akan menjadi pedoman dan petunjuk mengenai suatu hal yang dilaksanakan di dalam menciptakan sikap dan perilaku yang baik sesuai dengan ajaran agama Islam serta membimbing anak agar terciptanya akhlak yang mulia. Anak merupakan harapan orang tua di masa depan dan menjadi generasi bangsa. Oleh sebab itu, orang tua seharusnya menanamkan kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual karena sangat penting ditanamkan sejak dini, agar anak dapat menjadi penerus bangsa yang memiliki moral yang tinggi. Salah satu cara agar terciptanya penanaman nilai agama dan moral sejak dini adalah dengan memberikan pembelajaran berupa hadis yang diberikan kepada anak usia dini melalui suatu metode pembelajaran di lembaga pendidikan anak usia dini.Kata Kunci : Pendidikan Hadis, Anak Usia Dini, Metode
Back to Top Top