Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan

Journal Information
ISSN / EISSN : 2337-8212 / 2541-5980
Total articles ≅ 112
Filter:

Latest articles in this journal

Ichsan Rizany, Rr Tutik Sri Hariyati, Efi Afiyanti
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, Volume 8, pp 320-327; doi:10.20527/dk.v8i2.8875

Abstract:
Nurse satisfaction in hospitals in Indonesia was still low. The low level of nurse discharge was influenced by a number of factors. The purpose of this study was to determine the relationship between nursing scheduling and patient satisfaction at Y Hospital Jakarta. The method used in this study was cross-sectional. The number of samples was 32 nurses (n = 32) through a stratified random sampling technique. The study was conducted at Y Hospital Jakarta. Inclusion criteria included implementing nurses who worked at least 1 year and were willing to become respondents. Data were analyzed by the Pearson correlation test. The results showed that the average patient satisfaction was 73, while the nurse's scheduling was 90.29. These results indicated that nurse satisfaction was still below the minimum service standard (SPM). This result also showed that there was a significant relationship between nursing scheduling and nurse satisfaction (p = 0.040; r = 0.349). The conclusion of this study was that there was a significant relationship between nursing scheduling and nurse satisfaction at Y Hospital. Recommendations were given to hospital managers to improve nurse satisfaction by managing to nurse scheduling properly
Vema Tiyas Puspita, I Made Kariasa
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, Volume 8, pp 294-303; doi:10.20527/dk.v8i2.8253

Abstract:
Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan disabilitas di seluruh dunia. Salah satu komplikasi stroke adalah fatigue post stroke (FPS), dimana prevalensi berkisar 25%-85%. Mekanisme FPS belum diketahui secara pasti kemungkinan dapat disebabkan oleh fatigue fisik dan mental. Faktor-faktor yang menyebabkan FPS antara lain disabilitas fisik dan gangguan psikologi. Intervensi baik fisik maupun non fisik belum terbukti secara efektif mengatasi FPS. Tujuan dari studi ini untuk melihat keefektifan intervensi yang bersifat non fisik dalam mengatasi FPS. Studi ini merupakan literature review dengan pencarian artikel menggunakan database Scopus, Ebsco, dan Science Direct dengan kata kunci fatigue post stroke, non-physical intervention, dan stroke management. Kriteria inklusi adalah jurnal full text dalam Bahasa inggris, intervensi pada manusia, penelitian Randomize Control Trial (RCT) atau Quasi experiment, jurnal yang terbit dari tahun 2015-2020 dan penelitian yang mengukur tingkat FPS sebagai tujuan utamanya. Hasil studi literatur didapatkan lima artikel RCT yang sesuai kriteria inklusi, dari kelima artikel didapatkan tiga jenis intervensi yaitu obat psikostimulan, Traditional Chinese Medicine (TCM) dan intervensi psikologi. Meskipun tidak semua intervensi menunjukkan hasil yang signifikan, intervensi dengan modafinil, Cognitive Behavioral Therapy dan TCM dapat menurunkan FPS. Hasil dari telaah literatur dapat dijadikan sebagai bukti dasar dalam penanganan fatigue pada pasien post strok
Neny Utami, Imami Nur Rachmawati
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, Volume 8, pp 277-285; doi:10.20527/dk.v8i2.8151

Abstract:
Kehamilan pre-eklampsia menjadi salah satu penyebab kematian maternal. Kurangnya kesadaran dan pengetahuan untuk melakukan pemeriksaan, perawatan antenatal dan perawatan intrapartum yang tepat baik pada ibu hamil dan keluarga berdampak pada keterlambatan pengambilan keputusan penanganan. Tujuan untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat dan tenaga kesehatan tentang kehamilan pre-eklampsia. Metodologi: Literature review. Pencarian basis data yang digunakan adalah ScienceDirect, Scopus, ProQuest dan Pubmed dengan diperoleh 10 artikel dengan metode SPIDER. Kriteria inklusi dalam kajian adalah Persepsi masyarakat dan tenaga kesehatan tentang tentang kehamilan pre-eklampsia, bahasa inggris, fulltext, studi kualitatif, tahun 2014-2019. Literature review menunjukkan masih belum tepatnya pemahaman masyarakat tentang pre-eklampsia dan tenaga kesehatan tentang penanganan pre-eklampsia. Literature review ini merekomendasikan peningkatan pemahaman masyarakat tentang tanda bahaya kehamilan termasuk preeklampsia sehingga dapat mendorong peran masyarakat dalam pencegahan angka kesakitan
I Wayan Artana, Yunik Widiyani, Si Putu Agung Ayu Pertiwi Dewi
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, Volume 8, pp 253-258; doi:10.20527/dk.v8i2.8504

Abstract:
Penurunan fungsi fisiologis berbagai sistem organ yang terjadi pada lansia sering mengakibatkan kecemasan yang dapat mengganggu fungsi-fungsi lain di antaranya fungsi sosial dan kesehatannya. Kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat berlanjut menjadi depresi bahkan sampai melakukan bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh musik gamelan selonding Bali terhadap kecemasan pada lansia yang ada di Banjar Selat, Buahan Kaja, Payangan, Gianyar. Desain yang digunakan pre eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah 41 orang lansia. Data kecemasan dikumpulkan menggunakan Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS) di analisis menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test pada tingkat kepercayaan 95% (α 0,05). Hasil uji Wilcoxon Sign Rank ditemukan p = 0,001, < 0,05. Kesimpulannya adalah ada pengaruh yang signifikan musik gamelan Selonding Bali dalam menurunkan kecemasan lansia. Disarankan dalam upaya menurunkan tingkat kecemasan lansia, dapat menerapkan terapi musik gamelan Selonding.
Ika Permanasari, Jannaim Jannaim, Yesi Septina Wati
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, Volume 8; doi:10.20527/dk.v8i2.8149

Lita Heni Kusumawardani, Rasdiyanah Rasdiyanah, Utami Rachmawati, Muhamad Jauhar, I Gusti Ayu Putu Desy Rohana
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, Volume 8, pp 259-268; doi:10.20527/dk.v8i2.8555

Abstract:
Stunting is a growth disorder in children caused by malnutrition for a long time. The child's condition becomes shorter than normal children his age and has a delay in thinking. The incidence of stunting in Indonesia is quite high sostunting is becoming a priority health problem now. An effective strategy is needed to control stunting in Indonesia. The aim of this review was to explore the stunting management strategies to potentially implement in Indonesia.A literature review design was used to explore the stunting management strategies. Literature study of 15 articles retrieved from the journal database of Science Direct, Proquest, Scopus, and EBSCO in the last 5 years using keywords stunting, management, rural areas, and community based. Data were analyzed in tables consist of title, author, year, sample, methodology, and result. Control and preventionstunting could done through integrated nutrition interventions.Strategy Specific nutritional interventions such as providing supplementation and supplementary food plus nutritional interventions including non-health interventions, improving the family's economy, access and utilization of clean water, sanitation (especially latrines and safe septic tanks), which are urgently needed to support personal hygiene behavior and the environment . Interventions can use mother's counseling and support methods regularly by health workers by involving health cadres.Specific and sensitive intervention strategies are effective strategies within stunting control and prevention. Monitoring and evaluation of nutritional knowledge, attitudes and practices coupled with an assessment of the nutritional status and morbidity of mothers and children is also very necessary in controlling and preventing stunting in Indonesia
Akbar Harisa, Putri Wulandari, Syahrul Ningrat, Yodang Yodang
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, Volume 8, pp 269-276; doi:10.20527/dk.v8i2.8324

Abstract:
Congestive Heart Failure dapat menimbulkan dampak dalam kehidupan pasien secara psikologis. Dampak yang sering ditimbulkan dari segi psikologis salah satunya depresi. Terapi murottal Al-Qur’an merupakan salah satu jenis terapi nonfarmakologis yang digunakan untuk menurunkan depresi karena dapat menimbulkan respon relaksasi bagi yang mendengarkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murottal terhadap skor depresi pada pasien Congestive Heart Failure di Pusat Jantung Terpadu RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi experimental dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Time Series With Control Group Design. Responden sebanyak 36 dibagi menjadi 2 kelompok, masing-masing kelompok 18 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Hamilton Anxiety and Depression Scale. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini didapatkan nilai p
Laras Adythia Pratiwi, Krisna Yetti, Dudi Mashudi
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, Volume 8, pp 231-242; doi:10.20527/dk.v8i2.7758

Abstract:
Rumah Sakit berkewajiban memfasilitasi pasien dan keluarga dengan pemberian informasi dan edukasi. Edukasi merupakan faktor penunjang partisipasi proses optimalisasi asuhan.Kualitas edukasi dapat ditingkatkan dengan melakukan supervisi. Supervisi merupakan suatu proses mengawasi dan memberikan arahan yang dilakukan supervisor keperawatan guna meningkatkan kualitas pelayanan. Studi kasus ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan supervisi pemberian edukasi pasien dan keluarga pada RS di Jakarta Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi, penyebaran kuesioner dan wawancara tim manajerial. Kemudian dilakukan analisis menggunakan diagram fishbone dan software statistik. Implementasi dilakukan dengan membuat instrumen supervisi pemberian edukasi dan observasi pendokumentasian pemberian edukasi pasien dan keluarga. Hasil: Pelaksanaan supervisi pemberian edukasi serta observasi pendokumentasian masih belum optimal. Kesimpulan: Kualitas pelayanan keperawatan dapat meningkat dengan adanya pelaksanaan supervisi pemberian edukasi sesuai SOP.Rekomendasi: Pedoman, panduan, SOP dan instrumen merupakan acuan dalam mengoptimalkan pelaksanaan supervisi. Perbaikan form edukasi, pengesahan instrumen supervisi dan observasi pemberian edukasi merupakan elemen dalam mencapai kualitas pelayanan keperawatan.
Ade Irma Dahlia, Enie Novieastari, Tuti Afriani
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, Volume 8, pp 304-312; doi:10.20527/dk.v8i2.7757

Abstract:
Rumah Sakit wajib melakukan evaluasi kompetensi klinis perawat yang disertai dengan penguatan pengarahan dan monitoring kinerja klinis oleh perawat manajer untuk memastikan bahwa perawat kompeten sehingga dapat memberikan asuhan keperawatan yang aman dan sesuai standar profesi. Tujuan studi ini untuk mempersiapkan Panduan, Standar Operasional Prosedur dan instrumen supervisi klinis keperawatan yang dilakukan secara berjenjang serta mensosialisasikan dan mengevaluasi implementasi panduan dan SPO supervisi klinis berjenjang di RS X. Metode menggunakan pilot study melalui teori perubahan Kurt Lewin dengan analisis masalah menggunakan diagram fishbone. Tahap unfreezing dilakukan dengan mengumpulkan data-data hasil pengkajian masalah manajemen melalui wawancara, observasi dan survey pada perawat rawat inap RS X. Tahap movement yaitu melakukan semua proses perubahan yang tertulis dalam bentuk Plan of Action (POA) bersama pihak RS. Tahap refreezing yaitu panduan dan SPO supervisi keperawatan disahkan oleh pihak RS. Implementasi yang diberikan sebagai solusi permasalahan yaitu membuat panduan dan SPO supervisi klinis keperawatan berjenjang. Rekomendasi bagi rumah sakit yaitu memberikan pelatihan supervisi klinis bagi kepala ruang dan perawat primer, sosialisasi instrumen supervisi yang sudah diperbaiki dan menambahkan supervisi klinis sebagai indikator kinerja bagi kepala ruang dan perawat primer.
Nina Setiawati, Lutfatul Latifah, Aprilia Kartikasari
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, Volume 8, pp 286-293; doi:10.20527/dk.v8i2.8471

Abstract:
Lebih dari separuh wanita hamil yang merasa tidak nyaman karena mual dan muntah dilaporkan telah mengalami gangguan tidur selama kehamilan. Durasi tidur yang tidak memadai dan kualitas tidur yang buruk selama kehamilan dapat meningkatkan kehamilan dengan risiko, termasuk gangguan pertumbuhan janin, dan depresi pascapersalinan. Yoga umumnya digunakan untuk relaksasi dan terbukti efektif untuk mengurangi stres dan kecemasan pada wanita hamil sehingga dimungkinkan untuk meningkatkan kualitas tidur bagi wanita hamil. Salah satu bentuk latihan yoga pada ibu hamil adalah pranayama dan postur yoga restoratif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pranayama dan postur yoga restoratif efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pada wanita hamil. Studi quasy eksperimental dengan kelompok kontrol ini dilakukan pada 58 wanita hamil dengan mual muntah yang didapatkan dengan metode purposive sampling. Responden dibagi menjadi dua kelompok, 29 responden di setiap kelompok. Pranayama dan postur yoga restoratif diberikan pada kelompok intervensi dalam 30 menit selama 7 hari terus menerus. Kualitas tidur diukur oleh Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil analisis data menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan dalam skor kualitas tidur ibu hamil sebelum dan sesudah diberi pranayama dan postur yoga restoratif (p>0.05). Wanita hamil trimester kedua dan ketiga yang mengalami mual dan muntah dalam penelitian ini tampaknya tidak mengalami peningkatan kualitas tidur setelah melakukan pranayama dan postur yoga restoratif. Frekuensi dan keteraturan dalam melakukan yoga menjadi poin penting yang perlu diperhatikan untuk hasil yang lebih ba
Back to Top Top