Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang

Journal Information
ISSN / EISSN : 2087-166X / 2721-012X
Total articles ≅ 123
Filter:

Latest articles in this journal

Susan Daniel, Yossita Wisman
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, Volume 13, pp 51-59; https://doi.org/10.37304/jikt.v13i1.148

Abstract:
Naskah ini disusun untuk menelaah nilai-nilai kehidupan dalam rangka pembinaan dan pendidikan karakter, serta berbagai faktor yang mempengaruhi dinamika pemberlakuan nilai-nilai kehidupan. Makalah ini merupakan sebuah kajian yang menganalisa beberapa peristiwa sebagai bukti adanya persoalan yang kompleks seputar karakter anak bangsa. Kajian membahas pemahaman pendidikan luar sekolah sebagai penguatan pendidikan karakter. Hal ini tidak lepas dari keprihatinan terhadap karakter generasi penerus bangsa. Pendidikan karakter bangsa adalah pengembangan dan pewarisan nilai-nilai yang berasal dari pandangan hidup atau ideologi bangsa Indonesia, agama, budaya, dan nilai-nilai kebajikan yang terumuskan oleh nenek moyang dan para pendahulu bangsa yang sudah menjadi kebiasaan yang baik dan selaras dengan tujuan pendidikan nasional.
Yossita Wisman, Uket Uket, Cukei Cukei, Yogi Saputra
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, Volume 13, pp 60-71; https://doi.org/10.37304/jikt.v13i1.149

Abstract:
Pembelajaran Penjasorkes dikatakan berhasil apabila seluruh tujuan pembelajaran yang telah ditentukan dapat tercapai (Abdulkadir, 2001). Namun dalam kenyataannya, masih ada sekolah-sekolah yang memiliki hasil belajar Penjasorkes rendah yang belum mencapai standar ketuntasan yang telah ditentukan. Begitu juga halnya pada siswa kelas Vb SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya berdasarkan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran Penjasorkes menunjukkan bahwa hasil belajar Penjasorkes pada beberapa siswa belum sesuai dengan yang diharapkan atau kurang dari standar yang sudah ditentukan yaitu 75. Dengan menggunakan metode daring Learning, siswa diharapkan mempunyai minat belajar yang tinggi. Penelitian ini dilaksanakan secara daring dan menurut pendekatan kualitatif yang diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses serta hasil belajar siswa dalam mempelajari Penjasorkes.Waktu Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-September Tahun Pelajaran 2020/2021.Tempat Penelitian ini dilaksanakan di SDN 6 Palangka yang terletak di Jl. Tjilik Riwut Km. 1. Kelas yang dijadikan sebagai tempat penelitian adalah kelas Vb SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya. Subjek penelitian adalah siswa kelas Vb SDN 6 Palangka dengan jumlah siswa 30 orang. Teknik pengumpulan data dari penelitian adalah Angket (Kuesioner) dan Data tes hasil belajar Penjasorkes siswa dengan pembelajaran daring learning diperoleh dari guru mata pelajaran Penjasorkes. Setiap 3 bulan sekali pada SDN 6 Palangka dilakukan Ulangan Tengah Semester (UTS) untuk mengetahui sampai dimana pemahaman siswa terhadap pembelajaran Penjasorkes yang sudah diajarkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa data angket respon belajar Penjasorkes siswa dengan pembelajaran daring di kelas Vb SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya yaitu rata-rata sebesar 84,17% sangat baik berdasarkan hasil dan pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebelum pembelajaran daring hasil rata-rata 72,13 setelah pembelajaran Penjasorkes dengan daring learning memberikan hasil yang positif dan sangat baik, terlihat dari munculnya kriteria penilaian yang ditetapkan dan skor rata-rata penilaian dengan kategori sangat baik. Ulangan Tengah Semester (UTS) yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap pelajaran Penjasorkes dengan daring learning menunjukkan hasil yang sangat baik dengan skor rata-rata 82,24. Hasil belajar menjadi sangat baik, tidak lepas dari respon siswa terhadap pembelajaran tersebut. Jika respon siswa terhadap pembelajaran tersebut positif maka hasil yang diperoleh akan baik bahkan meningkat 10,11 dari sebelumnya.
Wiyogo Wiyogo, Ahmad Eko Suryanto, Galfri Siswandi, Vincensius Golderiawan
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, Volume 13, pp 28-37; https://doi.org/10.37304/jikt.v13i1.141

Abstract:
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penilaian pengguna alumni terhadap kompetensi lulusan, sehingga mengetahui atribut apa saja yang dianggap penting yang harus dimiliki lulusan Pendidikan Teknik Mesin Universitas Palangka Raya, selanjutnya mengetahui rekomendasi perbaikan seperti apa yang bisa diberikan kepada pihak penyellenggara pendidikan. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Data dianalsisi secara deskriptif. Hasil penelitian didapatkan kesenjangan terbesar dari lima level keahlian adalah keahlian level of keyboard competency dengan jumlah persentase hanya 68% dengan nilai capaiannya hanya mencapai 17 dari nilai target 25. Kesenjangan kedua pada level enterprise and entrepreneurial skills hanya mencapai persentase 78% dengan nilai capaiannya hanya 19.5 dari nilai target 25. Terdapat tiga keahlian yang mendapatkan persentase nilai yang cukup baik seperti keahlian interpersonal Skill mencapai persetase ketercapaianya 89% atau dengan nilai capaiannya 35.5. dari nilai target 40, pada level ini merupakan yang tertinggi. Level keahlian manajemen skill menempati urutan kedua, dengan persentase 87% dengan nilai capaiannya 39 dari nilai target sebesar 45, dan komunikasi skill menempati urutan ketiga yang terbaik capaiannya yaitu dengan persentase 83%, memiliki nilai capaian 50 dari nilai target 60.
Debora Debora, Marko Ayaki Lumbantobing
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, Volume 13, pp 1-12; https://doi.org/10.37304/jikt.v13i1.144

Abstract:
During the Covid-19 pandemic, where social interaction was limited, including in conducting thesis guidance as well as the teaching and learning process in class, face-to-face was replaced with online learning. If the application of learning videos can increase student motivation and achievement, especially undergraduate students, this study will develop a learning video that emphasizes a medium in conducting thesis guidance, namely how to guide thesis to students using video media that will be developed by researchers by emphasizing the guidance provided. also provides experience of scientific thinking processes. The video was developed based on the flow of thought in thesis writing starting from Chapter 1 to Chapter 5, so that the thesis guidance video is a medium in thesis guidance that will facilitate the supervisor in conducting self-learning-based guidance. Students will do self-evaluation, self-improvement and self-strengthening on thesis guidance with a validated thesis guidance video 3 Material Experts and Media Experts with an average score of 74.6% with a decent category. Student responses on material aspects are average. The average score is 3.40 in the good category, the benefit aspect is 3.45 and the benefit is 3.45, all of which are in the good category.
Tutik Haryani
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, Volume 13, pp 72-82; https://doi.org/10.37304/jikt.v13i1.151

Abstract:
Character education has become a central theme since the last few years in the development of education in the country. Character education must be implemented from an early age because at an early age children are in the golden age, and at that age the ability to absorb information in religious, moral, cognitive, and social emotional aspects occurs quickly. Therefore, educators and parents have great opportunities to shape children's characteristic for the better. One of the goals of education is to shape one's personality. The personality in question is the character value of an individual, because character values ​​must be instilled from an early age. One of the lessons that is fun and stimulates the character values ​​of early childhood is learning based on local wisdom, namely Dayak Ma'anyan. Many values ​​of Dayak Ma'anyan local wisdom that builds the character of early childhood, including in the local wisdom values ​​of Dayak Ma'anyan, are namely: “Dundung rueh rare, petan sangkuh benet”,Mira tanjung pikayeman ukur baya rantau pirupakan bayu”,Haut wehu, ilahuah iselem”,Kukui witang ada witus, surung jawu ada pegat”,Umpe lutek alap tanang”, danNyalah karewau napait hang urung”.
Rinto Alexandro, Windy Utami Putri, Fendy Hariatama
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, Volume 13, pp 38-50; https://doi.org/10.37304/jikt.v13i1.147

Abstract:
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif dan metodenya ialah deskriptif. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah keaktifan berorganisasi mahasiswa dengan tingkat sangat aktif memiliki IPK rata-rata 3,60 dengan IPK tertinggi 3,81 dan IPK terendah 2,43, dengan keaktifan tingkat aktif memiliki IPK rata – rata 3,31 dengan IPK tertinggi 3,75 dan IPK terendah 2,25, dan keaktifan cukup aktif memiliki IPK rata – rata 3,36 dengan IPK tertinggi 3,61 dan IPK terendah 3,11. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat keaktifan berorganisasi pada tingkat sangat aktif IPK rata-rata paling tinggi di bandingkan tingkat keaktifan berorganisasi aktif dan cukup aktif. Akan tetapi, keaktifan berorganisasi pada tingkat aktif memiliki IPK rata-rata lebih rendah dari IPK rata-rata keaktifan berorganisasi pada tingkat cukup aktif. Terdapat pengaruh positif dan signifikan keaktifan mahasiswa berorganisasi terhadap prestasi akademik mahasiswa Pendidikan Ekonomi UPR.
Wahidin Wahidin, Kusnida Indrajaya, Mardiana Mardiana, Santi Matondang, Giovani Sibarani
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, Volume 13, pp 22-27; https://doi.org/10.37304/jikt.v13i1.146

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelatihan otomotif pada tahun 2021, yang dilaksanakan oleh UPT-BLK Palangka Raya. Terutama yang berhubungan dengan proses pelaksanaan pelatihan, kendala yang dihadapi dan bagaimana hasil pelatihan yang berhubungan dengan kelulusan dari peserta pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengacu pada pendapat Moleong, bahwa penelitian kualitatif bermaksud untuk memahami fenomena tentag apa yang dialami oleh subjek penelitian, dalam hal ini observasi langsung terhadap kegiatan pelatihan otomotif yang diselenggarakan oleh UPT-BLK Palangka Raya pada tahun 2021. Prosedur pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakuakan oleh peneliti sendiri. Proses analisis dilakukan sejal awal dilapangan dan selesai dilapanga dengan analisis data model Miles Hubermen. Hasil pelaksanaan penelitian dilihat dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian dalam kegiatan pelatihan. Perencanaan penelitian dimulai dari persiapan sosialisasi, pendaftaran peserta, pelaksanaan tes, pengumuman kelulusan, dilakukan secara daring mengingat masih dalam suasana pandemi covid 19. Selanjutnya instruktur menyiapakan kurikulum dan perangkat pembelajaran sesuai ketentuan. Pengorganisasian pelatiahan otomotif dilakukan dilakukan dengan menggunakan media komunikasi dengan membuat group wash up untuk memudahkan komunikasi. Pengarahan dilakukan pada proses pelaksanaan pelatihan tatap muka dengan memperhatikan protocol kesehatan. Pengendalian pelatihan ini dengan monitoring langsung dari pimpinanUPT-BLK Palangka Raya dan dari pimpinan wilayah Samarenda. Sedangkan kendala yang dihadapi selama pelatihan adalah sebagian peralatan pelatiahan sudah lama sehingga perlu peralatan baru. Sedangkan hasil pelatihan otomotif di UPT-BLK Palangka Raya pada tahun 2021 cukup baik yakni mencapai 80% dari seluruh peserta.
Gunarjo Suryanto Budi
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, Volume 13, pp 13-21; https://doi.org/10.37304/jikt.v13i1.145

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivan pembelajaran daring pada mata pelajaran IPA di masa pandemi COVID-19 berdasarkan respon guru dan siswa dari empat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada di kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Pengisian angket dilakukan secara online dalam bentuk Google Form yang dibagikan kepada para responden. Responden pada penelitian ini adalah siswa dari empat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota Palangka Raya yang berjumlah 80 orang. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada 48,75% siswa yang menyatakan ingin pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka langsung, namun 63,75% siswa merasa senang dengan pembelajaran secara daring, dan 42,5% siswa menyatakan cukup serius dalam mengikuti proses pembelajaran secara daring. Selain itu, hasil belajar siswa dengan pembelajaran daring diperoleh sebanyak 77,5% siswa yang memperoleh nilai diatas 75, sehingga dapat dikatakan pembelajaran daring ini cukup efektif.
Sean Elbert Jeremiah, Haryanto Haryanto, Wida Wida
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, Volume 13, pp 83-92; https://doi.org/10.37304/jikt.v13i1.152

Abstract:
Seni berkembang di era sekarang, salah satu perwujudannya adalah seni mural. Studio Imaginer House adalah studio pembuat mural. mural Imaginer House memiliki komunikasi visual, salah satunya mural yang ada di café WOW Madiun. Café WOW Madiun beralamat di Jl.Cokroaminoto No.116, Kejuron, Kec. Taman, Kota Madiun, Jawa Timur. Pendekatan dari penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sementara itu jenis penelitian yang akan digunakan adalah jenis penelitian deskriptif.Analisis seni mural café WOW Madiun dari point of view komunikasi visual karya studio Imaginer House dari hasil penelitian terdapat tiga bagian utama yaitu tema, prinsip komunikasi visual, dan makna. Tema yang ada di dalam mural café WOW Madiun adalah sosial budaya dan lingkungan. Prinsip komunikasi visual menggunakan ilustrasi yang bergaya kartun. Dalam Mural café WOW Madiun menerapkan warna hangat dan warna sejuk. Kesatuan yang terdapat pada mural café WOW Madiun memiliki prinsip proximity. proporsi objek gambar yang lebih banyak. Terakhir mural café WOW Madiun memiliki prinsip desain keseimbangan yang asimetris. Mural cafe WOW Madiun memiliki 2 makna yaitu denotaitf dan konotatif. Dengan Kata lain seni mural sendiri bukan hanya sebuah seni lukis di atas bidang luas atau tembok saja, melainkan memiliki sudut pandang komunikasi visualnya, baik itu secara tema, prinsip desain, dan makna yang terdapat di dalam mural tersebut.
Roso Sugiyanto, Laila Rahmawati, Maneka Ciciana, Carolina Fransiska, Sri Fathonah Ayuningrum
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, Volume 12, pp 196-204; https://doi.org/10.37304/jikt.v12i02.138

Abstract:
Social distance memaksa semua sektor untuk berinovasi, salah satunya pada dunia pendidikan. Dimana pemerintah meminta sekolah untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan pembelajaran daring. Kegiatan pembelajaran daring jauh lebih sulit dilakukan daripada pembelajaran tatap muka dikarenakan harus memanfaatkan beberapa teknologi dalam penerapannya serta mampu menggunakan model, strategi, media, bahan ajar dan penilaian yang tepat. Keadaan ini menjadi tantang tersendiri terlebih pada guru. Maka perlu kesiapan yang optimal dalam pelaksanaan pembelajaran daring terutama di sekolah dasar yang berada di lingkungan DAS (Daerah Aliran Sungai). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan kesiapan guru dalam pembelajaran daring. Subjek penelitian yang dilakukan ke 24 orang guru dari tiga sekolah dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian yang didapatkan dari pelaksanaan pembelajaran dari di ketiga sekolah ini ialah masih kurang optimal persiapan yang dilakukan oleh guru, dikarenakan beberapa faktor, yakni lingkungan masyarakat dan orang tua/wali siswanya yang kurang mendukung, sarana dan prasarana di sekolah yang masih kurang dan SDM yang ada di sekolah yang ada beberapa belum mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran daring dengan baik. Sehingga nanti diharapkan ada perbaikan dan solusi pemecahan masalah dari kurang optimalnya persiapan pelaksanaan pembelajaran daring ini di beberapa sekolah.
Back to Top Top