Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan

Journal Information
ISSN / EISSN : 2087-393X / 2579-5953
Published by: LPPM Universitas Muhammadiyah Riau (10.37859)
Total articles ≅ 365
Filter:

Latest articles in this journal

Fatsiwi Nunik Andari
Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, Volume 12; https://doi.org/10.37859/jp.v12i2.3373

Abstract:
Corona virus desease (Covid-19) yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina telah dinyatakan sebagai pandemi. WHO mencatat sebanyak 213 negara terpapar kasus Covid-19. Jumlah penambahan kasus baru terkonfirmasi positif dan jumlah kematian dalam satu hari terus mengalami peningkatan, termasuk di Provinsi Bengkulu. Tingginya angka kejadian ini menimbulkan kecemasan bagi setiap orang, termasuk dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kinerja dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang bekerja di masa new normal Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 90 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Zung Self Anxiety Rating-Scale (ZSAR-S) dan kuesioner Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ). Hasil penelitian dengan analisis Spearman Rank test menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kinerja dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Bengkulu saat bekerja di masa new normal Covid-19 dengan p-value = 0.855. Kesimpulan dari penelitian adalah tidak ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan kinerja dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Bengkulu di masa new normal Covid-19. Kata Kunci : Dosen, Karyawan, Kecemasan, Kinerja, New normal
Yulia Fitri Yulia Fitri
Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, Volume 12; https://doi.org/10.37859/jp.v12i2.3722

Abstract:
Audit energi pada gedung atau bangunan sangatlah penting terutama penggunaan energi listrik, porsi pemakaian serta alokasi dana untuk penyediaan energi listrik merupakan salah satu yang dominan. Langkah untuk menghindari terjadinya pemborosan energi listrik, direktorat pengembangan energi telah membuat petunjuk konservasi energi pada bangunan gedung yang mengkonsumsi energi cukup besar. Pada penelitian ini telah di bangun sebuah sistem audit Intensitas Konsumsi Energi (IKE) listrik berbasis GUI yang sesuai dengan peraturan pemerintah pada SNI 6196 tahun 2011. Sistem audit Intensitas Konsumsi Energi (IKE) listrik dapat digunakan pada empat klasifikasi gedung yaitu komersial, rumahsakit, hotel, dan swalayan. Pengujian sistem audit menggunakan data Gedung Dakwah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah(PWM) Provinsi Riau. Hasil pengujian sistem audit Intensitas Konsumsi Energi (IKE) listrik berbasis GUI Matlab yang dibangun dibandingkan dengan hasil perhitungan dengan Microsoft excel menunjukan bahwa perbedaan perhitungan kecil dari 0,0001.
Pratiwi Gasril
Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, Volume 12; https://doi.org/10.37859/jp.v12i2.3488

Abstract:
Pisang merupakan tanaman yang hidup di iklim tropis, selain dijadikan sebagai bahan makanan, tanaman pisang dapat dijadikan sebagai obat contohnya adalah pisang kepok untuk mengatasi diare karena mengandung kadar pektin atau serat larut dalam air berfungsi untuk memadatkan konsistensi feses pada diare. Diare adalah peningkatan pengeluaran tinja dengan konsistensi lebih lunak atau lebih cair dari biasanya, dan terjadi paling sedikit 3 kali dalam 24 jam. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui pengaruh konsumsi pisang kepok untuk mengatasi diare pada anak di puskesmas Tandun II kec. Tandun kab. Rokan Hulu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian dekstriptif korelasi dengan pendekatan quasi eksperimen. Sampel penelititan teridiri dari 6 responden. Metode pengambilan sample adalah Accideental Sampling. Penelitian ini dimulai tanggal 09 -14 juli 2018. Analisis yang digunakan adalah uji Dependent Sampel T test. Hasil uji statistik didapatkan nilai pvalue = 0,026, hal ini berarti berarti nilai p<0,05 sehingga Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh konsumsi pisang kepok untuk mengatasi diare pada anak di puskesmas Tandun II kec. Tandun kab. Rokan Hulu, Rekomendasi penelititan ini dapat dijadikan terapi alternatif untuk mengatasi diare pada anak.
Silvera Devy
Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, Volume 12; https://doi.org/10.37859/jp.v12i2.3371

Abstract:
Cellulose agricultural waste is a source of environmental pollution and an alternative solution to overcome it is to degrade this waste with the help of cellulolytic enzymes. The Biochemistry Laboratory of FMIPA Riau University has a number of endophytic bacterial isolates from the roots of Mangrove Ceriops tagal (Perr) C. B. Rob in the Bengkalis area whose potential to produce cellulolytic enzymes is not yet known. Qualitative selection in carboxy methyl cellulose (CMC) solid media from 24 isolates of endophytic bacteria that were able to live because they produced cellulolytic enzymes, only 22 isolates. Quantitatively using the DNS (Dinitro Salicylic Acid) method, 3 of these 22 isolates had relatively higher activity than other isolates. The activity of isolate C-9 (LBKURCC332) was 572x10-4±0.0069U/mL, isolate C-23(LBKURCC346) was 423x10-4±0.0027U/mL and isolate C-30 (LBKURCC353) was 384x10-4± 0.0003 U/mL and statistically these 3 cellulolytic activities were significantly different
Tyagita Widya Sari, Sindy Mutiara Irawati, Yurissa Mizar Anggraini
Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, Volume 12; https://doi.org/10.37859/jp.v12i2.3662

Abstract:
COVID-19 adalah penyakit yang belum pernah terindentifikasi sebelumnya pada manusia. Kasus ini semakin meningkat dari hari ke-hari di seluruh penjuru dunia termasuk di Indonesia. Provinsi Riau sudah melaporkan 120 kasus terkonfirmasi COVID-19 dan Kota Pekanbaru merupakan daerah yang paling banyak terdapat kasus COVID-19 dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau. World Health Organization (WHO) mengeluarkan keputusan agar masyarakat dapat melakukan social distancing yang sangat membantu dalam memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19. Akan tetapi, sebagian masyarakat di Indonesia masih menganggap social distancing hanya anjuran biasa saja, sehingga mengakibatkan pelaksanaan social distancing belum sepenuhnya merata. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap terhadap social distancing dan hubungan sikap terhadap social distancing dengan perilaku social distancing sebagai upaya pencegahan COVID-19 pada dewasa muda di Kota Pekanbaru tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada populasi dewasa muda di Kota Pekanbaru pada bulan Agustus 2020. Teknik sampel yang digunakan adalah cluster sampling dengan besar sampel 120 responden. Pengambilan data pada responden dilakukan dengan metode daring. Analisis data dilakukan dengan cara uji korelasi Spearman untuk mendapatkan nilai p-value dan koefisien korelasi. Hasil analisis korelasi menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap terhadap social distancing (p-value = 0,000) dengan nilai koefisien korelasi 0,899. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap terhadap social distancing dengan perilaku social distancing (p-value = 0,000) dengan nilai koefisien korelasi 0,880. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi yang sangat kuat dan arah korelasi yang positif antara pengetahuan dengan sikap terhadap social distancing dan hubungan sikap terhadap social distancing dengan perilaku social distancing sebagai upaya pencegahan COVID-19 pada dewasa muda di Kota Pekanbaru tahun 2020. 
Denai Wahyuni
Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, Volume 12; https://doi.org/10.37859/jp.v12i2.3618

Abstract:
Vektor tikus merupakan salah satu famili hewan pengerat dari ordo Rdentia, merupakan hewan vetebrata yang dapat menimbulkan kerugian dan dampak dalam bidang kesehatan, merusak barang dan perabotan, merusak bahan pangan, sehingga di perlukan pengendalian dan pencegahan vektor tikus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui higiene sanitasi terhadap keberadaan vektor tikus di RT 02 RW. 03 Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Tahun 2021. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi, informan peneliti yaitu informan kunci, utama, dan pendukung yang menjadi objek wawancara mendalam untuk mendapatkan informasi higiene sanitasi terhadaap keberadaan vektor tikus penelitian ini di lakukan pada bulan Juni Tahun 2021. hasil penelitian didapatkan ventilasi kurang memadai/kurangnya ruang udara, tempat sampah tidak memiliki tutup, saluran pembuangan air limbah tidak kedap air, dan adanya jejak kotoran tikus di rumah. disarankan agar warga RT.02 RW. 03 menjaga higiene sanitasi mengingat kondisi lingkungan yang sangat berpengaruh dengan kesehatan saat ini di RT 02 RW. 03 Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis
Silvera Devy
Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, Volume 12; https://doi.org/10.37859/jp.v12i2.3370

Abstract:
Produksi amilase dari Aspergillus sp LBKURCC304 dalam medium cair selama 11 hari pada suhu 50 oC dengan pati sebagai sumber karbon (Merck: KGaA), menghasilkan ekstrak kasar amilase dengan aktivitas yang relatif rendah yaitu 0,0302±0,0041 U/mL. Aktivitas amilase ini dapat dioptimalkan dan salah satu caranya adalah dengan menggantikan sumber karbon, oleh karena itu perlu dilakukan analisis potensi 10 jenis sumber karbon lainnya, antara lain pati singkong, jagung, talas, ubi jalar ungu, kentang, sukun, ganyong, gembili, gadung dan sagu. Aktivitas ekstrak kasar amilase yang dihasilkan ditentukan dengan metode Nelson-Semogyi dan kadar protein dengan metode Lowry. Data aktivitas amilase dan kandungan protein diuji secara statistik menggunakan metode Duncan's Multiple Range Test (DMNRT) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media produksi cair dengan sumber karbon pati sagu berpotensi untuk dimanfaatkan untuk produksi amilase dari Aspergillus sp. LBKURCC304, karena menghasilkan aktivitas amilase tertinggi yaitu 0,0391±0,0017 U/mL dengan kandungan protein 0,4471±0,0115 mg/mL. Aktivitas amilase ini 129% lebih besar dibandingkan aktivitas amilase dengan pati sebagai sumber karbon. Kandungan protein tertinggi terdapat pada sumber karbon tanaman ganyong yaitu 0,7651±0,0096 mg/mL.
Liza Fitri Lina Liza, Herliza, Dodi Efrisnal
Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, Volume 12; https://doi.org/10.37859/jp.v12i2.3609

Abstract:
Stroke is a major health problem in both developed and developing countries. Stroke results in suffering to the sufferer, the social and economic burden for families and sufferers, communities, and the state. The purpose of this study was to investigate the effect of active-asistive range of motion (ROM): spherical grip and cylindrical grip on increasing muscle strength of upper limb in stroke patients. In this study quantitative with analytic approach. The research design used is pre experiment one group pre- test and post-test design. Research result 16 respondents before spherical grip therapy was found that the highest frequency of upper limb muscle strength 5 people (31,3%)  with score 1 and 2 was on palpation contraction intervention, but no movement was seen, there was movement but could not fight . While after spherical grip therapy found that the highest frequency of upper extremity muscle strength 6 people (37,5%) with score 2 that is at intervention there is movement, but can not fight. Of the 16 respondents prior to cylindrical grip therapy it was found that the highest frequency of upper extremity muscle strength was 6 people (37.5%) with score 1 in the intervention of palpation contraction, but no visible movement. Meanwhile, after cylindrical grip therapy, it was found that the highest frequency of upper limb muscle strength 7 people (43,8%) with score 2 was intervention movement but not resistance. Range of Motion (ROM) Active-Assistive: Spherical Grip and Cylindrical Grip Effective to increase muscle strength of upper limb in stroke patient at Dr. Hospital. M. Yunus of Bengkulu Province. To be used as a reference and information for health workers, especially Dr. Hospital. M. Yunus Bengkulu Province so much better in dealing with patients with stroke patients. 
Uly Astuti Siregar
Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, Volume 12; https://doi.org/10.37859/jp.v12i2.3682

Abstract:
Diabetes tipe 2 (DM tipe 2) disebabkan oleh banyak faktor diantaranya gaya hidup, lingkungan dan faktor genetik. Particulate Matter (PM) 2,5 merupakan fine partikel yang terdapat pada asap kendaraan bermotor, dapat menyebabkan efek sistemik diantaranya inflamasi yang memicu terjadinya resistensi insulin. Gaya hidup seperti diet tinggi lemak juga dapat menimbulkan peningkatan resiko terjadinya DM tipe 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efek paparan PM 2,5 terhadap berat badan dan kadar gula darah tikus wistar yang diberi diet tinggi lemak. Metode penelitian ini menggunakan post test control group design. Delapan belas ekor tikus wistar dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok paparan PM 2,5 dan diet normal, kelompok paparan PM 2,5 dan diet tinggi lemak dan kelompok kontrol yang tidak diberi paparan PM 2,5. Berat badan dan kadar gula darah diperiksa setelah paparan selama 30 hari. Analisis data menggunakan uji one way ANOVA dan dilanjutkan Post Hoc Test LSD. Hasil penimbangan berat badan kelompok control(153.67±11.219 gram,) lebih tinggi dibandingkan dengan berat badan kelompok diet normal (150.67±18.250 gram) dan diet tinggi lemak (151.33±14.278 gram), tidak terdapat perbedaan berat badan antar kelompok. Hasil pengukuran kadar gula darah pada kelompok diet tinggi lemak lebih tinggi (172.67±34.268 mg/dl) dibandingkan kelompok diet normal (148.50±24.898 mg/dl) dan kelompok kontrol (84.33±17.351 mg/dl), ditemukan perbedaan antara kelompok diet normal dengan kontrol dan dan kelompok diet tinggi lemak dengan kontrol. Kesimpulan penelitian ini yaitu  paparan PM 2,5 tidak menyebabkan perbedaan berat badan antar kelompok dan pemberian diet tinggi lemak dapat meningkatkan kadar gula darah secara bermakna.Kata kunci : paparan  PM 2.5, berat badan, gula darah
Shabri Putra Wirman, Neneng Fitrya, Rahmat Junaidi, Noviarni Gafura Rizki
Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, Volume 12, pp 148-157; https://doi.org/10.37859/jp.v12i2.2586

Abstract:
Sistem parkir manual memungkinkan adanya kesalahan dalam pencatatan, pelayanan yang membutuhkan waktu lama, dan tidak adanya riwayat pengguna kendaraan. Sistem pengenalan plat motor kendaraan dirancang sebagai alternatif sistem parkir yang lebih akurat dalam pencatatan, pelayanan yang cepat, dan adanya data pengguna kendaraan. Sistem pengenalan plat motor kendaraan telah dirancang dilengkapi dengan Jaringan Saraf Tiruan (JST) Backpropagation. Sistem pengenalan yang telah dirancang terlebih dahulu melalui proses pengolahan citra dengan tahap grayscale, black and white, segmentasi, dan principal component analysis (PCA). Sistem diintegrasikan dengan JST backpropagation dengan multi layer network dengan hasil terbaik pada layer1 550 dan layer2 500. Sistem pengenalan plat nomor dilengkapi dengan dengan Graphycal User Interface (GUI) untuk menampilkan hasil identifikasi pengenalan plat nomor kendaraan. Hasil identifikasi pengenalan plat nomor menghasilkan akurasi pelatihan 100% dan akurasi pengujian 97,95918367%pengujian.
Back to Top Top