Jurnal Rekayasa Mesin

Journal Information
ISSN / EISSN : 1411-6863 / 2540-7678
Current Publisher: Politeknik Negeri Semarang (10.32497)
Total articles ≅ 41
Filter:

Latest articles in this journal

Yoga Arob Wicaksono
Published: 1 September 2020
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 15, pp 82-88; doi:10.32497/jrm.v15i2.1922

Abstract:
Penelitian ini menyajikan analisa numerik pengaruh Omni-Direction Guide Vane (ODGV) terhadap efisiensi turbin angin Savonius konvensional. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan desain ODGV yang dapat meningkatkan efisiensi turbin angin Savonius skala kecil. Tiga desain ODGV dengan sudut kemiringan 50o, 60o, dan 70o dianalisa menggunakan software ANSYS-Fluent R15. Simulasi dilakukan pada model 2D dengan model turbulen k-ε standar dan kecepatan angin konstan 6 m/s. Parameter efisiensi yang dihitung pada simulasi ini antara lain: torque coefficient (Ct), power coefficient (Cp), dan tip speed ratio (TSR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa OGDV mampu meningkatkan efisiensi turbin angin Savonius sebesar 82%. Peningkatan tertinggi dicapai dengan menggunakan variasi ODGV dengan sudut kemiringan 50o.
Eko Saputra, Iwan Budiwan Anwar, J Jamari
Published: 1 September 2020
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 15, pp 99-106; doi:10.32497/jrm.v15i2.1937

Abstract:
Keausan pada tulang panggul buatan atau hip prosthesis merupakan fenomena yang tidak bisa dihindari. Informasi keausan pada hip prosthesis perlu diketahui dalam mempertimbangkan perancangan hip prosthesis. Pada tahun 2019, penulis telah mengusulkan persamaan untuk menghitung keausan pada hip prosthesis. Hasil perhitungan persamaan keausan tersebut telah divalidasi dengan model keausan dimana hasilnya sangat sesuai. Akan tetapi, persamaan keausan tersebut belum melibatkan faktor koefisien gesek, karena diasumsikan bekerja pada daerah fully lubrication. Faktanya, interaksi kontak pada hip prosthesis dapat bekerja di daerah boundary lubrication dan mixed lubrication, sehingga penelitian ini sangat penting untuk dilakukan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah memodifikasi persamaan keausan yang telah diajukan dengan mempertimbangkan koefisien gesek. Hasil yang diperoleh adalah prediksi keausan hip prosthesis pada daerah boundary lubrication, mixed lubrication dan fully lubrication.
Budi Utomo
Published: 1 September 2020
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 15, pp 163-170; doi:10.32497/jrm.v15i2.1957

Abstract:
Pemakaian motor Diesel sebagai mesin penggerak kapal pada saat ini semakin meluas, karena konsumsi bahan bakar lebih efisien apabila dibandingkan dengan motor bensin. Terdapat korelasi antara konsumsi bahan bakar, kecepatan dan putaran mesin selalu saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Dengan meningkatnya putaran mesin akan berpengaruh pada peningkatan daya. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui daya, kebutuhan bahan bakar mesin diesel pada berbagai variasi putaran mesin diesel pada kapal berbobot mati 120 DWT. Pada pengujian performasi mesin Diesel pada kapal 120 DWT ini didapatkan hasil setiap kenaikan daya 10% mengalami peningkatan putaran rpm rata-rata sebesar 9,86%, peningkatan kebutuhan bahan bakar rata-rata sebesar 27,3%, peningkatan temperatur air pendingin mesin rata-rata sebesar 12,20% dengan total kebutuhan bahan bakar sebanyak 629,5 Liter.
Susanto Johanes, Soeadgihardo Siswantoro, Irfan Bahiuddin
Published: 1 September 2020
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 15, pp 89-98; doi:10.32497/jrm.v15i2.1861

Abstract:
Indonesia adalah salah satu negara tropis sehingga banyak sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pertanian, termasuk sebagai sumber energi alat pengering hasil panen. Dengan demikian, di berbagai negara tropis, banyak dijumpai alat-alat pengering produk pertanian dengan memanfaatkan berbagai sumber energi, salah satunya adalah pengering dengan energi surya sebagai sumber panas. Namun, alat-alat seperti ini sulit untuk digunakan oleh para petani yang berdomisili di beberapa tipe lokasi, seperti lereng pegunungan yang cukup terjal. Sinar matahari yang optimal sulit diperoleh karena tertutup oleh pepohonan dan tebing. Oleh karena itu, makalah ini bertujuan untuk menyampaikan hasil rancangan alat pengering berbahan bakar kayu bakar dengan desain yang efektif dan efisien. Alat pengering ini adalah jenis tak kontak langsung, tipe tray bertingkat yang berputar serta mempunyai kelebihan dari sisi kepraktisan dan meminimalkan energi panas yang terbuang. Produk pertanian yang dikeringkan ditaruh secara merata di atas tray-tray lima tingkat, selanjutnya udara panas mengalir dari bawah memanasi produk pertanian mulai dari tingkat satu sampai dengan tingkat lima. Produk pertanian tersebut dapat direlokasi dengan cara memutar tuas masing-masing tray secara berurutan, sehingga produk pertanian jatuh dengan sendirinya ke tingkat tray dibawahnya. Dengan cara demikian, harapannya produk pertanian memperoleh kalor pengeringan yang sama atau hampir sama dan merata. Alat pengering telah diujicoba untuk mengeringkan biji kakao yang difermentasi dan hasil pengeringannya baik dengan pengurangan kadar air sampai hampir 50%.
Kristinah Haryani
Published: 1 September 2020
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 15, pp 126-136; doi:10.32497/jrm.v15i2.1956

Abstract:
Distilasi merupakan salah satu proses terpenting dalam pengolahan minyak bumi. Propylene Recovery Unit (PRU) merupakan unit yang berfungsi untuk memisahkan dan mengolah LPG campuran (Propylene, Propane, Ethylene, Ethane, n-butane, methane, iso butane) dari Unit LPG Merox. Produk utama yang dihasilkan dari unit Propylene Recovery Unit ini adalah produk Propylene dan LPG. Feed pada unit PRU berupa produk LPG campuran yang selanjutnya akan mengalami proses pemisahan pada kolom pemisahan Propane Propylene. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan simulasi dan analisa data diatas dapat disimpulkan bahwa jumlah teoritical tray berdasarkan umpan pada verifikasi data desain sudah sesuai dengan jumlah teoritical tray sebenarnya. Jumlah teoritical tray berdasarkan umpan pada bulan Mei dan Juni sudah sesuai dengan jumlah teoritical sebenarnya. Namun dengan nilai Refuks Ratio Minimum diatas batas maksimalnya. Pada optimasi Refluk Rate pada bulan Mei didapatkan hasil semakin tinggi nilai Refluks Rate maka jumlah yield Propylene nya akan naik sedangkan kemurnian nya akan menurun. Dan untuk optimasi Tekanan Kondenser didapatkan hasil bahwa semakin tinggi tekanan kondenser nya maka hasil yield Propylene juga akan semakin naik. Namun untuk kemurniannya, kenaikan tekanan kondenser tidak berpengaruh. Pada optimasi Refluk Rate pada bulan Juni didapatkan hasil semakin tinggi nilai Refluks Rate maka jumlah yield Propylene nya akan naik sedangkan untuk kemurnian nya akan menurun. Dan untuk optimasi Tekanan Kondenser didapatkan hasil bahwa semakin tinggi tekanan kondenser nya maka hasil yield Propylene dan purity Propane juga akan semakin naik.
Naufal Yudha Triadi, Budhi Martana, Sigit Pradana
Published: 1 September 2020
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 15, pp 144-153; doi:10.32497/jrm.v15i2.1892

Abstract:
Plastic is an object that can support human daily activities due to its character that is practical and resistant. However, wasted plastic can pollute the environment since it is difficult to be decomposed. The purpose of this study was to produce plastic chopper machine that is capable of chopping plastic waste with shredder type and reel type cutting tools. The design process is chosen based on a predetermined assessment. The kinds of plastic that are chopped will be PET (polyethylene terephthalate) and HDPE (high density polyethylene) plastic. AISI 304 material knife was chosen to chop up plastic waste. According to the results of design and calculation, the engine size has dimensions of 1105.6x1355.7x600, 3 HP motor drive power, and has a rotation of 1450 rpm which is assisted by pulley transmission elements and v-belt type A. The chopper components used consist of 14 pieces of shredder blade and 9 blade reel cutters with 2 pieces of bedknife. The components of shredder knives, reel knives, and frames are analyzed using Finite Element Analysis to determine the safety of the planned design.
Muhammad Budi Haryono, Wikan Budi Utami, Fikri Aulia
Published: 1 September 2020
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 15, pp 137-143; doi:10.32497/jrm.v15i2.1842

Abstract:
Diketahu secara luas bahwa performa special dari komposit dengan penguat skala nano ditentukan oleh morfologi dan distribusi dari partikel penguat. Titanium karbida (TiC) memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan, dan telah menarik perhatian dari banyak peneliti untuk dikembangkan. Morfologi partikel TiC dibagi menjadi tiga morfologi: one-dimensional nanostructure, two-dimensional nanosheets, dan three-dimensional nanopartikel. Selain morfologi, model distribusi dari TiC partikel patut dipertimbangkan sebagai sarana meningkatkan performa dari komposit. Model distribusi dari partikel TiC sebagai berikut: Isolated, laminated, network dengan partikel terisolasi, network dengan interconnected particles, nacre-like structure, dan distribusi seragam
Samuel Febriary Khristyson, Sulaiman Sulaiman, Riend Prahasti
Published: 1 September 2020
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 15, pp 154-162; doi:10.32497/jrm.v15i2.1764

Abstract:
Negara kepulauan dapat memanfaatkan laut sebagai media transportasi dan termasuk dalam sarana transportasi dengan kriteria ekonomis dan terjangkau. Sehingga armada pelabuhan di kota-kota pesisir sangat membantu dalam proses loading dan shifting kapal-kapal dengan ukuran besar untuk berlabuh ke sebuah dermaga. Bagian dari kapal tunda yang memiliki peran untuk mengatur dan menarik tali tambang adalah bagian konstruksi towing beam .Konstruksi ini berbahan plat dapat mengalami deformasi akibat beban statis ketika menerima tegangan dari tali tambat yang di hubungkan kepada kapal tongkang. Salah satu upaya untuk memberikan pembaharuan adalah dengan bahan cor, dengan modern investment casting. Sebelum dilakukan pembuatan model castingnya maka perlu dilakukan analisa pada bagian towing beam yang menjadi bagian kekuatan agar menciptakan desain yang optimal dengan metode elemen hingga. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan penerapan investment casting pada reparasi towing beam kapal tunda dapat menjadi peluang usaha baru bagi industri manufaktur serta faktor-faktor yang perlu diperhatikan pada saat proses investment casting. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam produksi dengan sistem Investment Casting :konsep desain dari model lilin, penggunaan material, akurasi dimensi, jenis densitas materialnya, lapisan ketebalan dari cetakan, serta model support untuk menahan selama proses pengecoran. Dari hasil analisa tegangan maksimum untuk membuat desain yang optimal dari casting pada daerah pengamatan luar adalah 180.12 N/mm2 dan pada daerah pengamatan dalam adalah 143.34 N/mm2 .Sedangkan untuk penerapan investment casting pada produksi towing beam kapal tunda dapat menjadi peluang usaha baru bagi industri manufaktur karena dapat mempersingkat waktu dengan man power yang sama sebesar 52% atau selisih estimasi waktu 15 jam setara dengan 2,5 hari kerja. dan memperingan biaya fabrikasi bagi industri galangan kapal sehingga mereduksi biaya reparasi 41 % yaitu mengurangi biaya fabrikasi dan quality repair cost
Adhan Efendi
Published: 1 September 2020
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 15, pp 107-117; doi:10.32497/jrm.v15i2.1843

Abstract:
Mobil listrik merupakan salah satu teknologi terbaru dalam dunia otomotif yang digerakan dengan energi yang bersumber dari baterai atau tempat penyimpanan energi lainnya. Pembuatan mobil listrik ini adalah salah satu langkah yang diambil untuk membantu mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang menyebabkan terjadinya globalisasi, sehingga akan menghemat energi. Pembuatan mobil listrik sendiri harus memiliki efesiensi tinggi sehingga dapat menghemat penggunaan baterai. Salah satunya adalah dengan cara membuat desain rangka yang kuat dan ringan yang nantinya akan mengurangi beban dan hambatan udara pada saat dijalankan. Hasil penelitian menunjukan proses pembuatan desain rangka mobil listrik ini dimulai dari melakukan studi literatur dan pengumpulan data, dilanjutkan melakukan observasi lapangan, setelah itu membuat desain rangka mobil menggunakan perangkat lunak komputer berupa CAD (Computer Aided Design).
Ali Alhamidi
Published: 1 September 2020
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 15, pp 118-125; doi:10.32497/jrm.v15i2.1869

Abstract:
Baja WRM 1045 adalah baja karbon sedang yang menawarkan sifat mekanik yang baik dan diterapkan untuk industri otomotif seperti poros engkol. Menurut JIS G4051 bahwa sifat mekanik untuk poros engkol diharapkan memiliki kekuatan luluh ~ 490 MPa, kekuatan tarik minimum, dan perpanjangan 686 MPa dan 17%. Dalam penelitian ini, baja WRM 1045 diproses melalui proses Quenching and Partitioning (Q&P). Itu dilakukan dengan variasi waktu penahanan 30 dan 60 menit selama austenitisasi dan suhu partisi 225, 250, 275, dan 300 ℃. Pengujian tarik, uji kekerasan dan metalografi dilakukan untuk menentukan sifat mekanik dan struktur mikro baja WRM KS1045. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat mekanik menurun dengan meningkatnya suhu partisi dan waktu penahanan austenit. Semakin tinggi sifat mekanik dicapai setelah waktu tahan austenit 60 menit dan suhu partisi 275 ℃ dengan kekuatan luluh 520,70 MPa, kekuatan tarik 784,63 MPa, perpanjangan 15%, dan kekerasan 93,33 HRB. Analisis struktur mikro optik terdiri dari martensit dan retensi austenit setelah proses Q&P.
Back to Top Top