Jurnal Rekayasa Mesin

Journal Information
ISSN / EISSN : 14116863 / 25407678
Current Publisher: Politeknik Negeri Semarang (10.32497)
Total articles ≅ 21
Filter:

Latest articles in this journal

M.Pd. Parno Raharjo
Published: 31 December 2019
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 14, pp 128-134; doi:10.32497/jrm.v14i3.1642

Abstract:
Blower ring adalah mesin yang berfungsi untuk penyedia udara yang digunakan di berbagai industri. Mesin ini merupakan mesin pembantu utama produksi, sehingga apabila terjadi gangguan akan mengakibatkan berhentinya produksi dan dapat menimbulkan kerugian besar. Agar mesin tersebut tidak terjadi gangguan secara tiba tiba diperlukan pemeliharaan prediktif. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk menentukan kondisi mesin agar tidak terjadi gangguan tiba tiba adalah inspeksi noise. Noise pada mesin yang tidak biasanya menunjukkan adanya gangguan pada mesin tersebut. Inspeksi noise untuk maksud keselamatan kerja sudah lama diaplikasikan, sedangkan informasi mengenai inspeksi noise untuk menentukan kondisi mesin masih minim, sehingga diperlukan kajian yang lebih jauh. Obyek penelitian adalah blower ring. Pengukuran dan pengambilan data dilakukan dengan menggunakan mikropon yang dilengkapi dengan sistem data akuisisi. Analisa amplitude, time domain, frequency domain dengan menggunakan MathlabTM digunakan untuk mengetahui karakteristik noise pada blower ring karena perubahan beban. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terjadi impuls pada blower ring. Terdapat korelasi positif antara perubahan beban dan amplitudo noise RMS dan Peak. Pada spektrum menunjukkan terjadinya noise random. Amplitudo yang konsisten meningkat karena perubahan beban terjadi pada frekuensi 102 Hz (3ff) dan 315 Hz (10 ff)
Syarifudin Syarifudin
Published: 31 December 2019
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 14, pp 142-145; doi:10.32497/jrm.v14i3.1503

Abstract:
Peningkatan jumlah kendaraan bermotor membuat kebutuhan bahan bakar fosil dan emisi gas buang meningkat. Jatropa banyak diteliti untuk mengganti bahan bakar karena memiliki karakteritik yang mendekati solar. Selain jatropa, kandungan oksigen yang tinggi dan viskositas yang rendah dalam energi terbarukan butanol dianggap mampu menurunkan permasalahan mesin diesel. Penelitian ini mengobservasi penggunaan bahan bakar campuran solar-jatropa-butanol terhadap daya dan smoke opacity mesin diesel 4JB1. Pengujian dilakukan pada putaran konstant 2500 rpm. Persentase campuran bahan bakar sebesar 85/10/5, 80/10/10, 75/10/15, 75/20/5, 70/20/10, 65/20/15, 65/30/5, 60/30/10, 55/30/15 berbasis volume. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa penggunaan bahan bakar campuran solar-jatropa-butanol menghasilkan daya dan smoke opacity yang lebih rendah dibandingkan solar.
Abdul Syukur Alfauzy
Published: 31 December 2019
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 14, pp 121-127; doi:10.32497/jrm.v14i3.1641

Abstract:
AbstrakRoda gigi adalah bagian dari mesin yang berputar dan berguna untuk mentransmisikan daya. Pembuatan roda gigi pada umumnya dibuat dengan proses pemesinan. Tujuan penelitian ini membuat roda gigi dengan proses metalurgi serbuk. Metalurgi serbuk adalah proses penekanan terhadap serbuk agar serbuk dapat menempel satu dengan lainnya sebelum ditingkatkan ikatannya dengan proses sintering. Proses ini dilakukan dengan menggunakan bahan baku dari serbuk tembaga dan aluminium sebagai bahan bakunya. Proses kompaksi menggunakan mesin cetak hidrolik yang berkemampuan tekan 6 ton, hasil cetak roda gigi yang dilakukan dari bahan serbuk tembaga, selanjutnya dilakukan proses sintering dengan temperatur 8680C dan waktu penahanan 1 jam sebelum dilakukan uji kekerasan. Pengujian kekerasan dilakukan dengan metode Brinell dengan beban 6,25 (kg) dan diameter indentor sebesar 2,5 (mm) dengan menggunakan mesin uji kekerasan GNEHM HORGEN beserta perlengkapannya. Hasil pembuatan roda gigi terbaik menggunakan komposisi bahan tembaga 100%, sedangkan produk paduan terbaik dengan komposisi bahan tembaga 75% dan 25% aluminium. Kata kunci : Roda Gigi, Metalurgi Serbuk, Sintering, Mesin Cetak Hidrolik
Gotsa Khusnun Naufal
Published: 31 December 2019
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 14, pp 87-96; doi:10.32497/jrm.v14i3.1637

Abstract:
Tren yang berkembang saat ini adalah asi ekslusif yang diberikan kepada bayi sampai dengan bayi tersebut mempunyai usia yang cukup. Hal ini tentunya tidak terlalu bermasalah pada ibu rumah tangga yang sebagian besar waktunya berada di rumah, sehingga dapat menyusi bayi tersebut tanpa gangguan. Tetapi hal ini berbeda dengan wanita karir yang memiliki bayi dan ingin memberikan asi eksklusif, jarak yang jauh antara rumah dan tempat kerja serta keterbatasan waktu menjadi faktor penghalang yang membuat asi eksklusif menjadi sangat sulit diberikan oleh wanita karir kepada anaknya. Cooler box dapat menjaga agar suhu asi tetap dalam kondisi dingin mencegah kerusakan kandungan asi. Didalam cooler box dimasukkan ice gel yang membuat suhu tetap dingin. Ice gel tersebut dapat menjaga suhu tetap dingin selama 3-4 jam. Permasalahan lain adalah kehigienisan dari cooler box serta wadah penyimpan dari asi. Tidak jarang cooler box menjadi sumber bakteri yang dapat menyebar ke asi yang terdapat pada cooler box, hal ini bisa diakibatkan kelembapan ataupun dari tangan yang tidak steril. Hal ini dikarenakan dalam proses pumping serta pemindahan ke dalam cooler box masih menggunakan cara manual dengan tangan. Peneliti akan merancang bangun cooler box dengan menggunakan termoelektrik sebagai pendingin dari cooler box serta memiliki air sterilizer, yang berguna menurunkan jumlah bakteri dengan menggunakan uv light. Kadar bakteri yang rendah akan membuat cooler box menjadi lebih higienis sebagai tempat penyimpanan asi ketika akan dikirimkan.
Wahyu Djalmono
Published: 31 December 2019
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 14, pp 146-156; doi:10.32497/jrm.v14i3.1655

Abstract:
PT. Chemco Harapan Nusantara plan 1 Cikarang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur automotive brake system dan aluminium casting parts. Pada proses pembuatan casting part diperlukan sistem pendinginan, salah satunya pada lemari box panel kontrol mesin die casting 650T yang berisi komponen elektrik. Latar belakang permasalahan yang ditemukan terjadi pada sistem pendingin AC Konvensional yang digunakan. Kondisi temperatur ruang panel kontrol mesin yang tinggi. Penyebab permasalahan yakni kompresor yang mengalami overheat karena temperatur lingkungan factory II (casting) yang tinggi. Dampaknya mengakibatkan berkurangnya lifetime hingga berujung rusaknya komponen elektrik tersebut. Solusinya adalah dengan pemanfaatan sistem pendingin thermalelectric yang digerakkan oleh arus DC yang masuk ke modul. Tujuan penelitian ini adalah pemanfaatan alternatif sistem pendinginan dan menguji performa sistem pendingin Thermalelectric. Komponen utama pendingin ini meliputi kerangka pendingin, Adaptor, Modul Thermalelectric, thermostat, heatsink dan fan. Metode ini meliputi identifikasi masalah, studi pustaka, menguji performa pada satu buah modul thermalelectric, pengumpulan data pengujian, dan pengolahan data. Parameter pengujian yaitu waktu pada saat pengoperasian dengan mengamati beda temperature yang dihasilkan oleh satu buah modul thermalelectric pada kedua sisi modul guna menggetahui berapa arus yang masuk, panas yang diserap maupun panas yang dipindahkan pada saat pengoperasian pendingin thermalelectric. Hasil dari pengaplikasian pendingin panel dengan data pengujian yang telah diolah pada perhitungan performa untuk satu buah modul thermalelectric dalam penyerap panas yang telah dirata-rata adalah sebesar 44.89 Watt dengan beban pendinginan yang telah dikaji sebesar 1061.06 Watt. Serta arus dan tegangan pada saat pengoperasian sebesar 4.48 A dan 9.29 V.
Dwi Basuki Wibowo
Published: 31 December 2019
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 14, pp 104-112; doi:10.32497/jrm.v14i3.1639

Abstract:
Di banyak rumah sakit di dunia dalam mengidentifikasi telapak kaki rata (flat foot) masih menggunakan wet foot test. Metode ini tidak akurat karena disamping sulitnya mengetahui penderita benar-benar berdiri tegak saat mencetak telapak kakinya di kertas grafik serta kemungkinan tidak tercetaknya beberapa bagian telapak kaki karena pengecatan awal yang tidak merata. Hasil yang diharapkan diperoleh dari penelitian ini adalah rancang bangun alat pemindai telapak kaki (foot scanner) berbiaya murah menggunakan pemindai dokumen (document scanner) dan perangkat lunak untuk mendefinisikan dan mengkategorikan kaki rata (flat foot) menggunakan metode Cavanagh’s arch index (AI). Jejak telapak kaki (footprint) yang dihasilkan alat ini, yang berformat digital, memudahkan dalam mengolah gambar dan menghitung nilai AI-nya dengan perangkat lunak MATLAB.
Suyanto Suyanto
Published: 31 December 2019
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 14, pp 97-103; doi:10.32497/jrm.v14i3.1638

Abstract:
Aluminium A356 sebagai bahan pengecoran propeler masih mempunyai kekuatan yang rendah dan bersifat getas. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh natural aging pada temperatur ruang terhadap kekerasan dan kekuatan aluminium paduan A356. Waktu aging pada temperatur ruang divariasikan mulai 1 hingga 20 hari. Pengujian yang dilakukan adalah uji komposisi, uji tarik, dan uji kekerasan. Nilai kekuatan tarik optimum dicapai setelah natural aging 10 hari, dengan nilai 183,6 MP. Nilai keuletan material turun seiring dengan bertambahnya waktu natural aging. Nilai kekerasan meningkat seiring dengan bertambahnya waktu aging, dan mencapai kekerasan optimum setelah aging 6 hari dengan nilai kekerasan 94 BHN.
Adhan Efendi
Published: 31 December 2019
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 14, pp 79-86; doi:10.32497/jrm.v14i3.1591

Abstract:
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuat rencana pemeliharaan mesin mobil listrik sula dengan metode inspeksi, small repair, medium repair, overhaul (ISMO). Waktu pemeliharaan dengan jenis perawatan mesin secara bulanan. Metode pelaksaan pemeliharaan mesin mobil sula meliputi studi literatus, pembuatan jadwal, dan validasi ahli. Komponen yang dilakukan pemeliharaan pada sistem mekanik yang meliputi casis, sistem pengereman dan sistem kelistrikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemeliharaan mesin mobil sula dimaksudkan untuk menjaga kondisi mesin mobil tetap pada performa terbaik.
Roberth Marshal Ratlalan
Published: 31 December 2019
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 14, pp 113-120; doi:10.32497/jrm.v14i3.1640

Abstract:
Penelitian ini dianalisis untuk mengetahui setiap gaya pemotongan pada mesin permesinan konvensional mesin bubut GEDEE WEILER LZ 330 G dimana tiap kondisi putaran, kedalaman potong yang bervariasi untuk setiap gerak pemakan yang selalu konstan. Setiap pengujian terjadi perubahan tiap variasi putaran menunjukkan apabila semakin besar putaran, maka gaya pemotongan yang terjadi akan mengalami penurunan. Sedangkan apabila kedalaman potong relatif kecil maka akan berpengaruh terhadap putaran gaya potong. Hasil pengujian putaran gaya pemotongan untuk rata – rata putaran gaya pemotongan putaran (rpm) 450 = 928,43 N Untuk putaran gaya pemotongan untuk putaran (rpm) 900 = 1846,83 N dan putaran (rpm) untuk gaya pemotongan 1800 = 3621,83 N. Rata – rata kedalaman pemotongan 0,25 = 1881 mm. Untuk kedalaman pemotongan untuk kedalaman potong 0,50 = 1832 mm, dan untuk kedalaman pemotongan 1,00 = 1856 mm.
Mochamad Denny Surindra
Published: 31 December 2019
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 14, pp 135-141; doi:10.32497/jrm.v14i3.1646

Abstract:
Energi panas yang terbuang dari industri dan sumber energi terbarukan di seluruh dunia dapat digunakan untuk menghasilkan tenaga sehingga mengurangi konsumsi bahan bakar fosil. Salah satu teknologinya adalah Organic Rankine Cycle (ORC) dengan fluida kerja R245fa. Refrigerant R245fa dengan laju aliran massa 0,2 kg/s menghasilkan perpindahan energy panas di kondensor 43,35 kJ/s sedangkan di evaporator sebesar 50,094 kJ/s. Daya poros pompa maksimum sebesar 0,204 kJ/s dan lebih kecil jika dibandingkan dengan daya output sroll expander yang mencapai 5,022 kJ/s. Sehingga daya yang dihasilkan lebih besar daripada daya yang dibutuhkan dan effisiensi thermal ORC system yang tertinggi terjadi pada saat laju aliran massa 0,2 kg/s sebesar 12,3%.