Jurnal Rekayasa Mesin

Journal Information
ISSN / EISSN : 1411-6863 / 2540-7678
Published by: Politeknik Negeri Semarang (10.32497)
Total articles ≅ 80
Filter:

Latest articles in this journal

Annafiyah Annafiyah, Soffatul Anam, Misbakhul Fatah
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 16, pp 90-99; doi:10.32497/jrm.v16i1.2195

Abstract:
Tanaman padi merupakan komoditi utama pertanian di Indonesia. Salah satu proses perawatan tanaman padi adalah penyemprotan pestisida sehingga tanaman padi terhindar dari hama. Proses penyemprotan pestisida yang dilakukan para petani pada umumnya harus berjalan mengikuti alur tanaman padi sambil menggendong penyemprot dan bahan pestisida (sprayer knapsack). Tentu saja hal tersebut dapat membuat petani cepat lelah dan membutuhkan waktu yang lama. Berdasarkan masalah tersebut tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efektifitas kerja penyemprotan pestisida pada tanaman padi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian rancang bangun sprayer dorong yang memiliki cakupan penyemprotan yang lebih luas. Sprayer ini didesain dengan menambahkan konstruksi rangka sebagai penggerak dan penopang sprayer, serta memiliki lengan dengan panjang 6 meter dan nozzle sejumlah 12 buah. Hasil dari rancang bangun sprayer Pestisida Menggunakan Pompa Air DC 12 V dan Panjang Batang Penyemprot 6 Meter adalah alat ini mampu melakukan penyemprotan secara luas dengan Kapasitas Lapang Efektif sebesar 0,73 ha/jam. Alat ini mudah digunakan karena dirancang dengan menggunakan roda yang mudah dipindahkan.
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 16; doi:10.32497/jrm.v16i1.2010

Trio Setiyawan, Ragil Tri Indrawati
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 16, pp 84-89; doi:10.32497/jrm.v16i1.2497

Abstract:
Mobil listrik Gentayu UNDIP sumber utama penggeraknya adalah baterai maka dari itu untuk membuat efesiensi penggunaan daya baterainya dibutuhkan analisa konsumsi daya pada perangkat kelistrikan pendukung mobil listrik gentayu UNDIP. Pada saat penggunaan malam konsumsi daya akan bertambah karena pengunaan sistem penerangan terlebih lagi ketika kondisi hujan ada sistem pendukung lain yaitu system wiper yang harus bekerja oleh karena itu dengan kondisi tersebut dibutuhkan penelitian untuk mencari efesiensi penggunaan daya baterai dimana penilitian ini belum pernah dilakukan pada mobil Listrik Gentayu UNDIP. kami akan mencoba untuk menganalisa jenis lampu yang tempat untuk sistem penerangan pada mobil listrik Gentayu UNDIP, untuk mendapatkan jenis lampu yang Efesiensi daya dan memiliki intensitas cahaya yang tinggi ujicoba yang dilakukan adalah dengan cara melakukan perhitungan langsung konsumsi daya jenis lampu filament dan lampu LED dengan tambahan system wiper bekerja atau tidak bekerja. Perhitungan konsumsi baterai dan intensitas cahaya pada jarak antara tinggi 100cm dari 67.9 cm pada dua jenis penerangan, yaitu lampu jenis LED dan lampu jenis fillamen pada tegangan maksimum baterai 12,30 volt menggunakan baterai 12 Volt 35 Ah. Hasil penelitian menunjukkan lampu filament dengan kodisi wiper hidup memiliki intensitas cahaya sekitar 850 Lux pada tegangan awal 12,30 Volt dan turun menjadi 720 Lux dengan tegangan menjadi 11,86 Volt setelah dinyalakan selama 60 menit. Sedangkan lampu LED memiliki intensitas cahaya sekitar 1690 Lux pada tegangan awal 12,30 Volt dan setelah menyala selama 60 menit intensitas cahaya menjadi 160 Lux dengan tegangan 12,10 Volt. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan lampu LED dalam kondisi kondisi hujan dengan hidupnya wiper lebih memiliki efisiensi daya lebih ketimbang lampu Fillamen dalam kondisi yang sama dan lampu LED memiliki Lument cahaya yang lebih tinggi. Penurunan tegangan untuk konsumsi lampu LED dengan kondisi hujan atau wiper bekerja cenderung lebih lambat yaitu 0,20 Volt untuk pemakaian 1 jam, dibandingkan dengan lampu halogen 0,46 Volt untuk pemakaian 60 Menit.
Avicenna An Nizhami, Elfrida Rizky Riadini
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 16, pp 32-38; doi:10.32497/jrm.v16i1.2472

Abstract:
Energi terbarukan yang bersumber dari gelombang air laut menjadi dasar penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Wave Energy Converter (WEC) tipe bottom hinge menggunakan metode numerik Smoothed Particle Hydrodynamics (SPH). Dinamika gerak dari WEC didekati dengan persaman getaran torsional dengan memodelkan generator sebagai spring dan damper. Pada metode SPH domain penelitian didiskritkan menjadi partikel yang merepresentasikan partikel fluida dan partikel solid. Persamaan atur yang digunakan adalah konservasi massa dan momentum. Validasi menunjukkan bahwa metode SPH dapat dengan akurat meprediksi dinamika gelombang air laut. Gaya hidrodinamis dan energi yang dihasilkan oleh WEC mempunyai nilai yang fluktuatif namun dengan pola yang periodik.
Eni Safriana, Rofarsyam Rofarsyam, Ragil Tri Indrawati
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 16, pp 69-75; doi:10.32497/jrm.v16i1.2551

Abstract:
Seiring perkembangan pembuatan mesin begel tidak serta merta menghasilkan begel dengan sudut bending sesuai dengan SNI. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan rancang bangun mesin begel secara otomatis dengan menggunakan sistem pneumatik yang mampu membuat begel berbahan BJTP 24 dengan hasil bending sudut sebesar 90⁰. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dimulai melalui proses perancangan desain mesin begel dengan menggunakan software Solidwork, dilanjutkan dengan pembuatan prototipe mesin begel dengan sistem pneumatik yang memiliki dimensi 1000 mm x 875 mm x 1032 mm dengan penggerak motor DC 300 watt, dan melakukan perhitungan kapasitas mesin guna mengetahui kinerja mesin. Hasil menunjukkan bahwa mesin ini mampu membuat begel dengan ukuran 9x9 cm dan sudut bending yang dihasilkan sebesar 90⁰ dengan toleransi ± 1°, rata-rata ketidakakuratan sudut terjadi pada titik bending C. Untuk menghasilkan satu buah begel waktu yang dibutuhkan mesin adalah 10 detik, sehingga dalam satu jam mesin mampu menghasilkan 360 buah begel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sudut bending yang dihasilkan memenuhi standar yang berlaku yaitu SNI.
Fany Laamena, Abdul Hadi, Frits Noya, Mario Letsoin
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 16, pp 116-122; doi:10.32497/jrm.v16i1.2524

Abstract:
Abstrak Supercharger dan resonator merupakan salah satu komponen penting menyangkut tekanan udara pada langkah pembakaran dalam motor diesel 4 tak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diameter tabung Ear Resonator terhadap tekanan aliran udara Supercharging pada Inlet Manifold. Metode eksperimental digunakan dalam penelitian dengan memvariasikan diameter tabung sebanyak 5 buah Ear Resonator yaitu ½”, ¾”, 1”, 11/4”, dan 1½” yang dipasang secara horizontal. Hasil olahan selisih rata-rata tekanan input dan output menyatakan bahwa variasi diameter tabung Ear Resonator berpengaruh terhadap tekanan yaitu: Variasi ke-2 merupakan tekanan output tertinggi dengan nilai sebesar 101359.90 N/m2 atau dengan beda tekanan output dan input dengan nilai sebesar -64.92 N/m2 atau sebesar -0.06 %. Variasi ke-5 merupakan salah satu tekanan output terendah dengan nilai sebesar 101325.04 N/m2 atau dengan beda tekanan output dan input tertinggi dengan nilai sebesar 23.31 N/m2 atau sebesar 0.02 %.
Didit Setyo Pamuji, Harry Laksono Nugroho, Daru Sugati
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 16, pp 48-55; doi:10.32497/jrm.v16i1.2057

Abstract:
The interaction of turbine blades with vortex flow in micro-hydro power plants based on gravity vortex is still not clearly clarified, therefore numerical simulation is a tool to produce flow visualization that helps analyze the performance of experimental results. This study aims to compare the performance of a gravity vortex flow power generator using a conical basin with a inclined backward and inclined forward blade design using a numerical simulation approach. The simulation begins by validating the results of torque performance and visualizing the flow of experimental research conducted by previous researchers, then the simulation settings are used to compare the performance of the inclined backward and inclined forward blade turbine designs with variations in turbine rotation speed of 80, 120, 160 and 180 rpm. The simulation results show that the curved backward blade performance is better than the forward curved blade which is supported by visualizing the free surface flow and static pressure contours on the blade surface.
Diana Shofa, Deandra Tavania Dewi, Ikhwan Muhammad Faris, Ihda Fuad Baharudin, Herlina Mitasari, Aryo Satito
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 16, pp 109-115; doi:10.32497/jrm.v16i1.2062

Abstract:
Pemupukan menjadi proses penting dalam budidaya tanaman organik. Proses pemupukan yang tidak merata, tidak terjadwal, dan kurang terukur berpeluang menurunkan hasil panen. Rancang bangun alat pemberi pupuk cair otomatis untuk budidaya tanaman organik diperlukan agar proses pemupukan menjadi lebih efektif dan efisien, sehingga mampu memperbesar peluang peningkatan hasil panen. Penelitian ini dilakukan untuk membuat rancang bangun mesin pemberi pupuk cair otomatis hemat daya berbasis IoT untuk budidaya tanaman organik. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan sistem alat yang dapat mengintegrasikan fungsi Arduino, sistem IoT dan panel surya untuk lebih hemat daya. Kebutuhan pembuatan alat meliputi dosis pupuk cair, jumlah water sprinkler, kebutuhan pipa, alat ukur kelembaban tanah dan kapasitas solar cell. Hasil penelitian ini menghasilkan keluaran debit air 600 L/hektar dengan jangkauan keluaran pupuk cair yang disemprotkan 50 m2 tiap water springkler membentuk lingkaran. Waktu penyemprotan yang lebih singkat, jangkauan yang lebih luas, kemudahan mengontrol alat, dan hemat daya menjadikan alat ini menarik untuk diterapkan dalam budidaya tanaman organik agar mampu menghasilkan panen yang lebih baik. Hasil ini dapat digunakan sebagai referensi dalam merancang mesin pemberi pupuk cair otomatis hemat daya berbasis IoT untuk budidaya tanaman organik.
Kasda Kasda, Susanto Susanto, Ari Aji Bekti
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 16, pp 76-83; doi:10.32497/jrm.v16i1.2109

Abstract:
Pemberian pakan dengan cara ditabur secara manual oleh orang sambil berjalan mengelilingi kolam untuk mendekati gerombolan ikan, menjadi tidak efektif karena dapat menguras waktu dan tenaga terutama bagi pembudidaya yang memiliki banyak kolam. Perancangan prototipe kapal remote control pemberi pakan dilakukann untuk memberikan solusi dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pemberian pakan pada benih ikan usia 11-18 hari. Sebagai tahap awal penelitian, proses perancangan dilakukan untuk menentukan ukuran utama prototipe kapal yang dapat mambawa muatan maksimum pakan sebear 2 kg dan kecepatan operasi sebesar 0,81 m/s . Dari hasil perancangan dengan metoda perbandingan (skala 1:25) dan beberapa langkah modifikasi didapat ukuran utama kapal yaitu L=0,7m, B=0,22m, H=0,1m dan T=0,05, Cb=0,66 dengan displacement sebesar 5,67 kg. Hambatan kapal dihitung menggunakan metode holtrop. Pada kecepatan operasi kapal sebesar 0,81 m/s didapat hambatan sebesar 0,337 N. Dengan demikian efektif daya (EHP) dapat ditentukan sebesar 0,237 watt.
Febrian Arif Budiman, Angga Septiyanto, Sudiyono Sudiyono, Ari Dwi Nur Indriawan Musyono, Rizki Setiadi
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 16, pp 100-108; doi:10.32497/jrm.v16i1.1997

Abstract:
Transportasi merupakan kebutuhan setiap manusia untuk menunjang pekerjaannya. Saat ini kendaraan ramah lingkungan yang banyak dikembangkan adalah kendaraan listrik. Kendaraan listrik dianggap bebas emisi dan dapat mempengaruhi kondisi lingkungan. Salah satu komponen penting pada kendaraan listrik adalah chassis. Untuk itu, diperlukan desain chassis yang tepat agar keamanan dan kenyamanan kendaraan terjamin. Dalam perkembangan kendaraan listrik, model penggerak motor listrik langsung ditempatkan pada roda atau yang sering disebut dengan in-wheel. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendesain chassis pada kendaraan listrik tipe in-wheel, (2) Menganalisis tegangan von mises dari desain chassis kendaraan listrik tipe in-wheel, (3) Menganalisis safety factor pada kendaraan listrik ramah lingkungan tipe in-wheel. Metode penelitian menggunakan simulasi. Simulasi dilakukan dengan menggunakan software Autodesk Inventor. Material yang digunakan yaitu baja AISI 1018 HR. Hasil Penelitian menunjukkan telah dihasilkan desain chassis untuk kendaraan listrik 6 orang penumpang. Tegangan von mises pada chassis minimum sebesar 0 dan maksimal 20,33 MPa, displacement minimum sebesar 0 dan maksimum sebesar 0,22, serta nilai safety factor minimum sebesar 12,3 dan maksimum sebesar 15. Berdasarkan hasil penelitian desain chassis yang telah dibuat dikategorikan aman secara teknis.
Back to Top Top