ABDIMAS UNWAHAS

Journal Information
ISSN / EISSN : 2541-1608 / 2579-7123
Current Publisher: Universitas Wahid Hasyim Semerang (10.31942)
Total articles ≅ 21
Filter:

Latest articles in this journal

, Laeli Kurniasari, Eka Dewi Nurjayanti
Published: 21 November 2019
ABDIMAS UNWAHAS, Volume 4; doi:10.31942/abd.v4i2.3040

Abstract:
Abstrak Desa Beringin merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Godong Purwodadi. Mitra kegiatan ini merupakan salah satu warga Desa Beringin yang mempunyai usaha produksi keripik pisang. Usaha ini telah cukup lama ditekuni dengan kapasitas produksi 6-7 tandan pisang untuk setiap prosesnya. Usaha keripik pisang mitra selama ini mmepunyai beberapa kendala, diantaranya adalah (i). proses pengirisan pisang yang membutukan waktu lama karena penggunaan pisau manual, (ii). waktu penggorengan yang lama karena tungku yang digunakan adalah tungku tradisional, serta potensi debu dan kotoran dari abu kayu bakar dan (iii). kapasitas penggorengan yang terbatas karena ukuran alat penggoreng yang kecil. Dengan melihat kendala ini, maka kegiatan yang dilakukan meliputi (i). perancangan dan pabrikasi alat pengiris pisang serta (ii). penggantian tungku dan wajan/alat menggoreng. Kata kunci : keripik pisang, alat pengiris, tungku, wajan penggoreng
, St. Dwiarso Utomo, Dedi Kurniadi
Published: 21 November 2019
ABDIMAS UNWAHAS, Volume 4; doi:10.31942/abd.v4i2.3013

Abstract:
Pada anggota Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) adalah kurangnya kompetensi, pengetahuan dan ketrampilan dasar yang dimiliki oleh anggota HIMPAUDI di bidang pengelolaan keuangan berbasis IT. Selain itu, belum tersedianya sistem yang membantu pengelolaan keuangan anggota HIMPAUDI juga dijadikan masalah mendasar dalam membuat laporan pertanggungjawaban keuangan untuk para stakeholder. Oleh karena itu, pentingnya dilakukan program kemitraan masyarakat untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada anggota HIMPAUDI. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan dan ketrampilan dasar dari anggota HIMPAUDI dalam mengelola keuangan lembaganya, serta meningkatnya penggunaan sistem pengelolaan keuangan berbasis web sehingga laporan keuangan yang akuntabel dapat terwujud. Program kemitraan masyarakat ini dilaksanakan dalam jangka waktu delapan bulan, dengan agenda kegiatan diawali dengan pelaksanaan sosialisasi program untuk anggota HIMPAUDI, dilanjutkan dengan kegiatan uji coba sistem dan pelaksanaan kegiatan pelatihan penggunaan sistem, serta diakhiri dengan kegiatan evaluasi. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk anggota HIMPAUDI dewan perwakilan kota Semarang dalam mengelola keuangan lembaga dan membuat laporan pertanggungjawaban bantuan operasional PAUD. Kata kunci: sistem pengelolaan keuangan berbasis web, laporan keuangan, akuntabel.
Sarno Sarno
Published: 21 November 2019
ABDIMAS UNWAHAS, Volume 4; doi:10.31942/abd.v4i2.3007

Abstract:
Abstrak Tanaman obat atau dikenal biofarmaka merupakan tanaman yang memiliki khasiat atau kegunaan sebagai tanaman obat terutama bagi keluarga masyarakat Desa Depok Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan tanaman biofarmaka sebagai obat yang berguna bagi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Depok dengan sasaran utamanya adalah masyarakat yang tergabung dalam kelompok wanita tani Sida Jodho. Bentuk dan metode kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan pendidikan masyarakat melalui penyuluhan, ceramah, dan diskusi langsung tentang pemanfaatan biofarmaka. Selain itu juga dilakukan kegiatan difusi ipteks melalui kegiatan pelatihan pemanfaatan tanaman biofarmaka dan kegiatan advokasi melalui pendampingan secara berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan mulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan setelah pengabdian kepada masyarakat, menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pemanfaatan tanaman biofarmaka sebagai produk unggulan meningkat daripada kondisi sebelum kegiatan. Kata Kunci: Biofarmaka, Produk unggulan, Masyarakat, Desa, Banjarnegara
Cover Cover
Published: 21 November 2019
ABDIMAS UNWAHAS, Volume 4; doi:10.31942/abd.v4i2.3041

, Lalu Mustiadi, Rahmadi Setiawan
Published: 21 November 2019
ABDIMAS UNWAHAS, Volume 4; doi:10.31942/abd.v4i2.3015

Abstract:
Dibina melalui pelatihan yang terus menerus secara periodik dengan pola pelaksanaan yang telah ditentukan oleh pemerintah berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat. Bagi industri kecil dan menengah di bidang permesinan dan konstruksi baja ringan, lingkup pekerjaannya tidak bisa lepas dari bahan logam (terutama baja). Hasil produk yang dihasilkan selalu berkaitan dengan penyambungan antar komponen logam, penyambungan antar komponen yang paling umum bisa dilakukan adalah dengan mur baut, keling maupun las.Dalam pengabdian masyarakat melalui pelatihan ini dapat memberikan informasi tentang tugas dan kewenangan pemeriksa pengelasan. Memberikan pemahaman tentang dasar perhitungan kekuatan sambungan las, yang kemudian dipusatkan pada pembacaan tabel. Memahami fenomena penyimpangan setelah proses pengelasan. Memberikan pemahaman tentang cara memperbaiki cacat pengelasan. Juga dalam pelatihan ini bisa mendapatkan proses pengelasan dengan menggunakan prosedur pengelasan, sehingga manajemen proses pengelasan bisa berjalan dengan baik. Mereduksi tingkat kegagalan pengelasan, sehingga penggunaan bahan lebih efektif. Meningkatkan mutu sambungan las. Adapun tujuan khusus dengan sudah dilakukannya penelitian tentang proses pengelasan ini, kita melakukan pengabdian masyarkat dengan memberikan ketrampilan adik-adik karang taruna kelurahan Tanjungrejo kecamatan Sukun kota Malang, dengan membuat beberapa produk yang dari proses pengelasan. Kata kunci: pelatihan, pengelasan, meningkatkan kualitas proses pengelasan.
Daftar Isi
Published: 21 November 2019
ABDIMAS UNWAHAS, Volume 4; doi:10.31942/abd.v4i2.3026

Published: 21 November 2019
ABDIMAS UNWAHAS, Volume 4; doi:10.31942/abd.v4i2.3010

Abstract:
Abstrak Bunga telang merupakan tanaman mudah sekali untuk ditumbuhkan dan dapat dijadikan tanaman obat keluarga (TOGA). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengenalkan kepada masyarakat khususnya anak panti asuhan yatim putra mengenai manfaat bunga Telang melalui penyuluhan. Penyuluhan ini menyampaikan mengenai langkah-langkah dalam pengeringan bunga telang dan pembuatan seduhannya.Metode pengeringan yang dilakukan dengan dua cara yaitu pengeringan dengan sinar matahari langsung dan oven simplisia. Dari dua pengeringan tersebut tetap dapat dihasilkan seduhan yang berwarna biru, namun waktu pengeringan dengan sinar matahari cukup lama yaitu 2 hari. Bunga Telang kering dari dua metode pengeringan dapat diseduh dengan air hangat dan dapat dinikmati seperti meminum teh, lebih nikmat ketika diberi madu dan perasan jeruk nipis. Penyuluhan ini berlangsung lancar dan baik. Kata kunci: penyuluhan, bunga Telang, kering, seduhan
Fransiska Novita Eleanora, Andang Sari
Published: 21 November 2019
ABDIMAS UNWAHAS, Volume 4; doi:10.31942/abd.v4i2.3009

Abstract:
Abstrak Pengakuan dan perlindungan akan hak hak manusia sudah ada sejak dilahirkan ke dunia, termasuk juga haknya sebagai tersangka dan secara cuma-cuma untuk mendapatkan akan bantuan terhadap hukum dan pendampingan terhadap kejahatan yang dilakukan. Terkait bantuan hukum seperti pengaturan dalam pidana dan ketentuan akan hukum acaranya dalam suatu kitab bahwa ternyata masih banyak masyarakat ataupun tersangka yang sama sekali tidak mengetahuinya, bagaimana prosedur dan cara yang ditempuh untuk memperolehnya. Penyuluhan hukum di rumah tahanan wanita yang berlokasi di pondok bambu wilayah jakarta timur ini bertujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan dari tersangka kaum wanita mengenai hak haknya sebagai warganegara dan diperlakukan secara adil, didapatkan juga secara berkeadilan terhadap hukum yang mempunyai kepastian dan adanya juga suatu yang yang memang sama yakni perlakuan akan adanya hukum tanpa adanya pengecualian baik bagi masyarakat mampu atau tidak mampu (miskin). Kata kunci : bantuan hukum, hak, keadilan
Ristu Saptono, Wiharto Wiharto, Esti Suryani, Sarngadi Palgunadi
Published: 21 November 2019
ABDIMAS UNWAHAS, Volume 4; doi:10.31942/abd.v4i2.3019

Abstract:
Abstrak Perumahan Fajar Indah, RT 6 RW XII, Baturan Colomadu dan Wilayah Kebakan RT 02 RW VI Sapen Mojolaban Sukoharjo yang menjadi mitra pengabdian kepada masyarakat mempunyai karakteristik yang hampir sama yaitu warganya kebanyakan bekerja pada siang hari. Hal tersebut memberikan masalah keamanan pada siang hari terutama pada rumah yang kosong ditinggalkan pemiliknya. Permasalahan keamanan yang paling sering terjadi adalah pencurian pada siang hari yang terjadi antara jam 10-12 WIB, terutama pada rumah yang kosong. Sebaliknya pada malam hari tidak pernah terjadi kasus pencurian, karena aktifnya masyarakat setempat melaksanakan ronda (SISKAMLING). Luasnya wilayah yang diawasi dan banyaknya jalan akses masuk serta kedekatan dengan pusat keramaian seperti pabrik dan gudang menyebabkan sangat tidak efisien jika menggunakan jasa pengaman pada siang hari. Oleh karena itu, i-SISKAMLING yang menggunakan IP Camera Outdoor yang menggunakan akses internet bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah keamanan tersebut. IP Camera tidak dipasang pada seluruh rumah, tetapi hanya pada tempat-tempat yang strategis saja. Permasalahan yang muncul selanjutnya adalah faktor penyimpanan, oleh karena itu digunakan penyimpanan awan (cloud storage) untuk menjadi backup apabila terjadi perusakan terhadap peralatan atau terjadi gagal simpan pada media penyimpanan lokal. Metode yang dipakai adalah prototyping, dengan standar IEEE 830 untuk dokumen spesifikasi yang digunakan. Hasilnya pada lokasi Mitra 1 Perumahan Fajar Indah RT 6 RW XII, Baturan, Colomadu terdapat tiga titik pemasangan kamera CCTV dengan satu computer desktop. Serta wilayah Kebakan RT 02 RW VI Sapen Mojolaban Sukoharjo juga terdapat tiga titik pemasangan kamera CCTV dengan satu server, dan masyarakat dapat memonitor kamera CCTV dengan menggunakan smartphone android. Kata Kunci : i-siskamling, CCTV, IP Camera, Cloud storage.
, Suwardiyono Suwardiyono
Published: 21 November 2019
ABDIMAS UNWAHAS, Volume 4; doi:10.31942/abd.v4i2.3011

Abstract:
Daerah penghasil susu sapi yang menopang kebutuhan susu sapi di wilayah Jawa Tengah. Perkembangan industry susu ternyata tidak berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat kabupaten Boyolali yang kesehariannnya bekerja sebagai peternak atau pemerah susu. Harga susu segar yang murah tidak dapat menutup kebutuhan pangan sapi. Untuk itu diperlukan solusi diversifikasi susu sgar menjadi produk yoghurt agar harga susu segar yang awalnya murah dapat lebih tinggi. Inovasi yang digunakan adalah teknologi fermentasi yang dapat dilakukan di rumah dan dengan cara sederhana tapi tetap kualitas terjaga dengan baik tidak kalah dengan produk yoghurt yang ada di pasaran. Metode yang dilakukan berupa observasi mitra, persiapan, pelatihan motivasi kewirausahaan, dan pelatihan pembuatan yoghurt. Hasil Pelaksanaan kegiatan antara lain, peserta yang hadir sejumlah 20 orang yang berasal dari dua kelompok usaha pengolah susu sapi. Yoghurt yang dihasilkan disesuaikan dengan permintaan pasar dan disukai oleh anak-anak sampai orang dewasa dengan berbagai variasi rasa. Rasa yang terdapat pada yoghurt antara lain rasa strawberry, rasa anggur dan rasa lecy serta ada plan yoghurt (tanpa rasa). Kata kunci: boyolali, susu sapi, yoghurt
Back to Top Top