Competitive

Journal Information
ISSN / EISSN : 02162539 / 26564157
Current Publisher: Politeknik Pos Indonesia (10.36618)
Total articles ≅ 26
Filter:

Latest articles in this journal

Eva Dwi Astuti, Sari Armiati
Published: 20 July 2020
Competitive, Volume 15, pp 86-98; doi:10.36618/competitive.v15i1.730

Abstract:
Meningkatnya permintaan client untuk pengadaan perangkat lunak menyebabkan mobilitas tinggi dalam pengembangan dan pemeliharaan perangkat lunak. Ini memiliki efek langsung pada manajemen proyek perangkat lunak dan pentingnya komunikasi tim antara anggota tim pengembangan perangkat lunak, sehingga perlu diatur dalam sistem pemantauan proyek dan komunikasi tim pengembangan perangkat lunak. Pemantauan proyek perangkat lunak diperlukan karena masalah yang sering muncul dalam proyek perangkat lunak. Masalah yang terjadi di WIT.Indonesia adalah terbatasnya pemantauan terhadap pekerjaan proyek perangkat lunak yang dilakukan oleh manajer proyek terhadap pemrogram proyek yang terlibat. Demikian juga client proyek harus selalu mengkonfirmasi kepada manajer proyek tentang pencapaian proyek. Untuk alasan ini, sistem informasi diperlukan untuk memantau pengerjaan proyek-proyek. Sebelum masuk ke dalam pengembangan sistem informasi, dalam artikel ini akan dibahas fase awal pengembangan yaitu fase analisis sistem dan rekomendasi perbaikan selanjutnya. Pemodelan proses bisnis yang saat ini berjalan menggunakan notasi Business Process Management Notation (BPMN), kemudian akan dianalisis menggunakan metode five whys untuk menemukan solusi pengembangan sistem.
Indra Encep Firmansyah, Prima Destiani Rahmawati
Published: 20 July 2020
Competitive, Volume 15; doi:10.36618/competitive.v15i1.678

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Somadi Somadi
Published: 20 July 2020
Competitive, Volume 15; doi:10.36618/competitive.v15i1.674

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Rukmi Juwita
Published: 20 July 2020
Competitive, Volume 15, pp 48-59; doi:10.36618/competitive.v15i1.676

Abstract:
Organisasi yang baik diukur dengan menilai keaktifan kinerja manajerial. Kinerja manajerial yang baik pasti dapat menghasilkan aktivitas kerja yang baik dan berdaya guna lebih. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari Akuntansi Pertanggungjawaban dan partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial. Penelitian ini dilakukan di Lingkungan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif dan verifikatif dengan hubungan kausal. Dalam penelitian ini digunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Dari hasil uji menggunakan alat statistik yang diolah menggunakan SPSS Versi 22.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Akuntansi Pertanggungjawaban berpengaruh terhadap kinerja manajerial. partisipasi penyusunan anggaran tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial, dan Secara simultan akuntansi pertanggungjawaban dan Partisipasi Penyusunan Anggaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial.
Darfial Guslan, Yahya Amri Nasrullah
Published: 17 July 2020
Competitive, Volume 15, pp 20-25; doi:10.36618/competitive.v15i1.660

Abstract:
Peningkatkan pelayanan yang diberikan demi terciptanya kepuasan pelanggan secara maksimal, PT Yusen Logistics Indonesia harus mampu menentukan dan memilih mitra kerja terbaik yang memiliki kualitas kinerja sesuai dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan, khususnya dalam memilih vendor. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perbandingan dari metode Standardized Unitless Rating (SUR) dan metode Linear Programming. Metode Standardized Unitless Rating (SUR) merupakan suatu metode yang digunakan untuk menilai kinerja vendor serta memperhitungkan tingkat kepuasan dan tingkat keragu-raguan dalam mengukur kinerja vendor tersebut. Linear Programming adalah suatu metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah optimasi suatu model linear dengan keterbatasan-keterbatasan sumber daya yang tersedia Hasil urutan kriteria performansi berdasarkan kuesioner pembobotan yang telah ditentukan perusahaan yaitu Quality, Price, Delivery, Responsiveness, dan Flexibility. Dari hasil perhitungan dengan metode SUR diperoleh urutan sebagai berikut PT Pancaran Darat Trans (0,407), PT Gelang Trans (0,134), PT Orient Future Trans (0,078), PT Pro-XT (0,063), dan PT KMN Trans (-0,537). Sedangkan untuk metode Linear Programming didapat hasil urutan sebagai berikut PT Pro-XT (375000.0), PT Gelang Trans (375000.0), PT Pancaran Darat Trans (421875.0), PT Orient Future Trans (468750.0), and PT KMN Trans (468750.0)
Dewi Selviani Yulientinah, Rukmi Juwita, Widia Resdiana
Published: 17 July 2020
Competitive, Volume 15, pp 1-11; doi:10.36618/competitive.v15i1.625

Abstract:
Silabus mata kuliah Bahasa Inggris Khusus (English for Specific Purposes) harus dibuat berdasarkan analisis kebutuhan (needs analysis) agar pembelajaran Bahasa Inggris yang dilaksanakan relevan dengan bidang keilmuan mahasiswa. Silabus mata kuliah Bahasa Inggris Khusus (English for Specific Purposes) untuk mahasiswa program studi D4 Akuntansi Keuangan belum didasarkan pada analisis kebutuhan tersebut. Selama ini pembuatan silabus Bahasa Inggris yang ada hanya didasarkan pada diskusi informal antara dosen Bahasa Inggris dan Ketua program studi sehingga silabus yang ada tidak secara khusus mengakomodir kebutuhan Bahasa Inggris untuk program studinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk analisis kebutuhan (needs analysis) dalam pembelajaran Bahasa Inggris Khusus (English for Specific Purposes) untuk program studi D4 Akuntansi Keuangan. Analisis kebutuhan yang dilakukan meliputi meliputi kebutuhan (necessities), kekurangan (lacks), dan keinginan (wants) pembelajar dalam mata kuliah Bahasa Inggris Khusus (ESP). Partisipanpenelitian terdiri dari 100 partisipan yang terdiri dari 88 mahasiswa tingkat 1 dan tingkat 2 mahasiswa serta 12 alumni program studi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah melalui kuesioner. Penelitian menunjukkan bahwa ketrampilan bahasa Inggris yang paling dibutuhkan adalah ketrampilan berbicara/ speaking, ketrampilan yang menjadi kelemahan adalah ketrampilan berbicara/ speaking, dan ketrampilan yang ingin dikuasai adalah ketrampilan berbicara/ speaking. Kesimpulannya adalah ketrampilan bahasa yang menjadi kebutuhan dan keinginan pembelajarlah bukanlah ketrampilan yang spesifik mengacu pada bidang mereka, namun mengacu pada ketrampilan bahasa yang lebih umum digunakan di dunia kerja dan ketrampilan berbicara masih lemah karena kurangnya kesempatan untuk melakukan praktek.
Aditia Sovia Pramudita
Published: 17 July 2020
Competitive, Volume 15; doi:10.36618/competitive.v15i1.673

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Achmad Andriyanto, Amri Yanuar
Published: 17 July 2020
Competitive, Volume 15, pp 12-19; doi:10.36618/competitive.v15i1.627

Abstract:
Industri pangan menjadi salah satu faktor yang dapat menciptakan stabilitas ekonomi daerah, terkhusus di Jawa Barat. Tanaman pangan menjadi salah satu subsektor pertanian yang dominan di Jawa Barat. Tanaman pangan ini didominasi oleh produksi padi, jagung dan kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model distribusi dari industri pangan yang ada di Jawa Barat terkhusus untuk komoditas padi, jagung dan kedelai. Metode yang digunakan untuk menganalisis model distribusinya adalah metode Sistem Dinamik. Dengan Sistem Dinamik diharapkan dapat mengetahui titik lemah proses distribusi yang dilakukan selama ini, sehingga proses distribusinya bisa berjalan dengan baik. Dari model yang dibuat dan dikembangkan dengan metode sistem dinamik, dapat teridentifikasi variabel-variabel apa saja yang berpengaruh terhadap pendistribusian komoditas pangan tersebut. Variabel yang mempengaruhi model distribusi komoditas beras di Jawa Barat yaitu disparitas harga beras yang tinggi dan rantai distribusi beras yang panjang. Variabel yang mempengaruhi model distribusi komoditas jagung pipilan dan kedelai di Jawa Barat yaitu karakteristik pelaku perdagangan yang berbeda antara produsen/petani, pedagang besar dan pengecer; kualitas, disparitas harga, marjin usaha, dan peran sentra produksi dalam memasok pasar; sistem saluran pemasaran yang berkembang.
Riani Tanjung
Published: 19 January 2020
Competitive, Volume 14, pp 96-103; doi:10.36618/competitive.v14i2.623

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Dwi Anggraeni Saputri, Ela Sulistia
Published: 19 January 2020
Competitive, Volume 14, pp 60-71; doi:10.36618/competitive.v14i2.620

Abstract:
Kepatuhan wajib pajak salah satunya dapat dilihat dari jumlah wajib pajak dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT), beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak yaitu pengetahuan peraturan perpajakan yang dimiliki oleh wajib pajak serta kualitas pelayanan yang diberikan oleh aparat pajak.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengetahuan peraturan perpajakan dan kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif verifikatif bersifat kausalitas. Penelitian ini dilakukan di KPP Pratama Bandung Karees. Teknik sampel dilakukan adalah conveniance sampling dengan total sampel terdiri dari 100 orang wajib pajak orang pribadi, 22 orang dari Account Representative (AR), dan 11 orang dari pemeriksa pajak. Pengujian statistik yang digunakan adalah perhitungan korelasi pearson, uji asumsi klasik, koefisien determinasi, analisis regresi berganda, uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi SPSS 17,0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan peraturan perpajakan dan kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan tingkat koefisien determinasi 19,3%. Secara parsialpengetahuan peraturan perpajakanberpengaruh signifikan dengan arah negatif, sedangkan kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap kepatuhan wajib pajak.
Back to Top Top