Jurnal Pendidikan Olahraga

Journal Information
ISSN / EISSN : 20892829 / 24071528
Current Publisher: LPPM IKIP PGRI Pontianak (10.31571)
Total articles ≅ 30
Filter:

Latest articles in this journal

Fakihani Berrezokhy, Uray Gustian, Isti Dwi Puspitawati
Jurnal Pendidikan Olahraga, Volume 9; doi:10.31571/jpo.v9i1.1753

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan fisik atlet tinju amatir Kalimantan Barat yang dipersiapkan untuk menghadapi ajang prakualifikasi Pon 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik pengumpulan data mengunakan tes dan pengukuran terhadap komponen biomotor dominan. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah seluruh atlet tinju amatir Kalimatan Barat yang dipersiapkan untuk menghadapi praPon tinju amatir dengan jumlah sebanyak 10 atlet. Analisis data dalam penelitian ini munggunakan statistik deskriptik kuantitatif dan uji beda (uji T). Hasil penelitian menunjukan komponen biomotor dominan antara sebelum dan setelah melakukan (TC) training center tidak ada perbedaan yang significant atau dengan kata lain tidak ada perubahan yang artinya tidak terjadi peningkatan kemampuan komponen biomotor dominan. Kesimpulannya tidak terjadi peningkatan kemampuan fisik atlet tinju amatir Kalimantan Barat selama mengikuti persiapan prakualifikasi Pon 2019
Mochamad Zakky Mubarok, Dicky Oktora Mudzakir
Jurnal Pendidikan Olahraga, Volume 9, pp 28-40; doi:10.31571/jpo.v9i1.1381

Abstract:
Tujuan dalam penelitian ini adalah penerapan latihan small sided games melalui metode latihan interval dan repetisi dalam meningkatkan keterampilan dribbling pemain sepakbola. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian menggunakan nonequivalent control group design. Subyek dalam penelitian ini adalah Unit Kegiatan Mahasiswa Sepakbola di STKIP Nahdlatul Ulama Indramayu yang berjumlah 22 pemain yang dipersiapkan dalam mengikuti Liga Mahasiswa Jawa Barat. Hasil penelitian menyatakan bahwa: (1) Latihan small sided games dengan metode interval memberikan pengaruh terhadap peningkatan keterampilan dribbling pemain sepakbola. (2) Latihan small sided games dengan metode repetisi memberikan pengaruh terhadap peningkatan keterampilan dribbling pemain sepakbola. (3) Latihan small sided games dengan metode interval memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan latihan small sided games dengan metode repetisi terhadap peningkatan dribbling pemain sepakbola. Kesimpulannya bahwa latihan small sided games dapat meningkatkan keterampilan dribbling
Dicky Oktora Mudzakir, Mochamad Zakky Mubarok
Jurnal Pendidikan Olahraga, Volume 9, pp 15-27; doi:10.31571/jpo.v9i1.1337

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan pengaruh sebelum dan sesudah diberikan outdoor education terhadap kepercayaan diri siswa SMK. Metode penelitian menggunakan pre eksperimen dengan one-group pretest-posttest design. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 20 siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dengan menggunakan sampling sistematis. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket kepercayaan diri. Analisis data dengan menggunakan paired samples t-test. Hasil penelitian membuktikan terdapat perbedaan pengaruh sebelum dan sesudah diberikan outdoor education terhadap kepercayaan diri siswa SMK
Ahmad Yani, Restu Gayuh Subekti, Suryadi Suryadi
Jurnal Pendidikan Olahraga, Volume 9; doi:10.31571/jpo.v9i1.1705

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan shooting terhadap hasil tinggi loncatan siswa peserta ekstrakurikuler bola voli di MA Raudlatul Ulum Anyer. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain one group pretest and posttest design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 15 siswa. Instrumen penelitian menggunakan vertical jump, dengan reliabilitas sebesar 0,93 dan validitas sebesar 0,78 (Sargent, 1924). Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh latihan shooting terhadap peningkatan tinggi loncatan siswa peserta ekstrakurikuler, dengan t hitung 5,303 > t tabel 2,13, Dari data pre-test memiliki rerata 37,53 cm, selanjutnya pada saat posttest rerata mencapai 41,00 cm. Besarnya perubahan tinggi loncatan tersebut dapat dilihat dari perbedaan nilai rata-rata yaitu sebesar 3,47 cm dan dengan kenaikan presentase sebesar 9,24%. Dari hasil ini dapat disimpulkan latihan shooting berpengaruh untuk meningkatkan tinggi loncatan siswa peserta ekstrakurikuler bola voli di MA Raudlatul Ulum Anyer
Fauzan Effendy, Yudhi Kharisma, Riki Ramadhan
Jurnal Pendidikan Olahraga, Volume 9; doi:10.31571/jpo.v9i1.1333

Abstract:
Penelitian ini bertujuan sebagai upaya meningkatkan kemampuan passing bawah melalui media modifikasi permainan 3 on 3 untuk permainan bolavoli. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan McTaggart. Subyek penelitian yang digunakan adalah peserta didik kelas X yang berjumlah 25 peserta didik di SMA NU Kaplongan Indramayu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes passing bawah bolavoli. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif yang mengacu pada Penilaian Acuan Patokan (PAP) dan mengambil persentase tingkat ketuntasan belajar peserta didik. Pada prasiklus persentase tingkat ketuntasan sebesar 36% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 68,6, pada siklus 1 tingkat ketuntasan sebesar 56% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 76,4, serta siklus 2 menunjukkan tingkat ketuntasan sebesar 86% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 82,2. Hasil diatas menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan belajar pada materi passing bawah dengan menggunakan media modifikasi permainan 3 on 3 sejak pelaksanaan prasiklus sampai pada tahap siklus 2 sebesar 50%
Sendy Hera Saputra, Indra Jati Kusuma, Rifqi Festiawan
Jurnal Pendidikan Olahraga, Volume 9; doi:10.31571/jpo.v9i1.1744

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tinggi badan, panjang lengan dan daya tahan otot lengan dengan keterampilan bermain bulutangkis. Metode penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel sebanyak 20 mahasiswa. Instrumen penelitian antara lain meteran, tes push up dan tes keterampilan bermain bulutangkis. Analisis data menggunakan uji pearson product moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) terdapat hubungan signifikan antara tinggi badan dan keterampilan bermain dengan koefisien korelasi rx1.y = 0,650 > rtabel = 0,468, (2) terdapat hubungan signifikan antara panjang lengan dan keterampilan bermain dengan koefisien korelasi rx2.y = 0,641 > rtabel = 0,468, (3) terdapat hubungan signifikan antara daya tahan otot lengan dan keterampilan bermain dengan koefisien korelasi rx2.y = 0,611 > rtabel = 0,468, dan (4) terdapat hubungan ketiga variabel dengan keterampilan bermain bulutangkis dengan nilai rx1,x2,.x3,y = 0,498 > rtabel = 0,468, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara ketiga variabel dengan keterampilan bermain bulutangkis
Ilham Surya Fallo, Ardimansyah Ardimansyah, Netta Hidayati
Jurnal Pendidikan Olahraga, Volume 9; doi:10.31571/jpo.v9i1.1399

Abstract:
Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran serta edukasi kepada guru PJOK dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani olahraga kesehatan. Dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani siswa sekolah dasar guru banyak menghadapi berbagai masalah pada kegiatan pembelajaran seperti fasilitas, keadaan sosial dan kebijakan pemerintah serta kebijakan sekolah yang kurang memberikan perhatian terhadap pendidikan jasmani siswa sekolah dasar. Pendidikan jasmani pada siswa di sekolah dasar sangat dibutuhkan untuk perkembangan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor anak dalam mempersiapkan menuju jenjang sekolah menengah pertama dan atas. Dengan demikian guru harus pandai dalam melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu. Adapun beberapa domain yang terjadi sebagai hasil belajar yaitu; 1) keterampilan intelektual, 2) informasi verbal, 3) strategi kognitif, 4) sikap dan emosional, 5) keterampilan motorik, 6) kognitif, 7) afektif, dan 8) psikomotor. Dengan perkembangan motorik siswa tersebut akan mendukung peningkatan keterampilan gerak yang akan menjadi permanen. Salah satu materi pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan motorik anak yaitu permainan kasti. Gaya mengajar komando (command) merupakan cara mengerjakan tugas dengan benar dan dalam waktu yang singkat, mengikuti semua keputusan yang dibuat oleh guru. Dengan gaya mengajar komando guru bisa membuat aktivitas dari yang sederhana ke yang sulit dari individu ke kelompok semua dilakukan dengan intruksi riang gembira dalam bentuk permainan sederhana.
U.Z. Mikdar, Roso Sugiyanto
Jurnal Pendidikan Olahraga, Volume 9; doi:10.31571/jpo.v9i1.1762

Abstract:
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Tengah tugasnya adalah membina olahraga prestasi, salah satunya adalah cabang olahraga dayung yang bermedali di setiap Pekan Olahraga Nasional (PON), dan penyumbang atlet dan pelatih nasional. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan sosial ekonomi mantan atlet dayung nasional Kalimantan Tengah. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif dengan subyek/informannya adalah mantan atlet dayung nasional asal Kalimantan Tengah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) alasan menjadi atlet karena: (a) sejak kecil, sudah terbiasa berolahrga, tinggal di lingkungan dan budaya sungai; (b) bersekolah di lembaga keolahragaan; dan (c) terinspirasi oleh atlet nasional. Dampak lainnya, selama menjadi atlet nasional terkadang sekolah atau pekerjaan dan keluarga terganggu bila ada event nasional maupun internasional; (2) Pencapaian prestasi yang diraih, yaitu pada tingkat nasional, Asia Tenggara, Asia, juga internasional; dan (3) nilai sosial ekonomi yang didapatkan: (a) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN); (b) mendapatkan bonus uang; (c) nendapatkan hibah kavling tanah; (d) mendapatkan hadiah rumah; (e) kemudahan memilih sekolah; (f) bisa beribadah haji; dan (g) bisa jalan-jalan ke luar negeri
Harry Wibowo Sampurno, Suryadi Suryadi
Jurnal Pendidikan Olahraga, Volume 9; doi:10.31571/jpo.v9i1.1643

Abstract:
Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran shooting. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan desain penelitian menggunakan posttest only control group design. Sampel penelitian sebanyak 40 orang siswa puteri, yang secara random dan proposional dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok A dan Kelompok B. Hasil penelitian dibuktikan dengan distribusi t tabel pada taraf signifikansi α = 0,05 dengan (n1 + n2 -2) = 38, harga t (0,95) = 1,68, sedangkan t hitung hasil pengujian = 2,8. Maka dengan demikian t hitung > t tabel maka Ho ditolak. Hal ini dapat ditafsirkan bahwa gaya mengajar diskoveri (x ̅ = 10,05, s= 6,19) memberikan pengaruh lebih besar dibandingkan dengan gaya mengajar komando (x ̅ = 7,9, s = 4,87) terhadap hasil belajar shooting bolabasket. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa dengan mengajar gaya diskoveri meningkatkan hasil belajar shooting dalam pembelajaran bolabasket daripada mengajar dengan gaya komando
Zainal Arifin, Awang Roni Effendi
Jurnal Pendidikan Olahraga, Volume 9; doi:10.31571/jpo.v9i1.1459

Abstract:
Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda-nunda mengerjakan ataupun menyelesaikan tugas-tugas akademik. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai prokrastinasi akademik yang dialami oleh mahasiswa bidikmisi program studi pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi IKIP PGRI Pontianak yakni sejumlah 26 orang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development yakni melakukan pengembangan assesment prokastinasi akademik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan alat pengumpul data berupa angket validasi kelayakan para ahli serta angket prokastinasi akademik mahasiswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik persentase. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini berupa validasi assessment prokrastinasi akademik mahasiswa dengan kategori layak serta menggambarkan kondisi prokrastinasi akademik mahasiswa pada kategori sangat tinggi terjadi pada aspek kemalasan dengan kontribusi sebesar 46,12% sebanyak 12 orang mahasiswa. Dalam penelitian ini prokrastinasi akademik yang dialami oleh mahasiswa dikategorikan dalam beberapa aspek antara lain keyakinan akan kemampuan, gangguan perhatian, faktor sosial, manajemen waktu, inisiatif, pribadi, dan kemalasan.
Back to Top Top