Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Journal Information
ISSN / EISSN : 2477-6076 / 2685-8169
Current Publisher: Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (10.33084)
Total articles ≅ 48
Filter:

Latest articles in this journal

Ade S. Permadi, Arna Purtina, Muhammad Jailani
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Volume 6, pp 16-21; doi:10.33084/tunas.v6i1.2071

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kembali bagaimana pengaruh pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi terhadap motivasi belajar siswa di SMA Muhammadiyah 1 Palangkaraya. Penelitian ini terdiri dari 2 variabel yaitu satu variable dependen dan satu variable independen. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, sedangkan variable dependen dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi dan dokumentasi yang dilakukan peneliti pada studi awal penelitian, dapat diketahui bahwa populasi dalam penelitian adalah sebanyak 316 orang siswa di SMA Muhammadiyah 1 Palangkaraya. Penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik simple random sampling. Penarikan jumlah sampel dihitung dengan menggunakan tabel penentuan jumlah sampel dari populasi yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael dengan derajat kesalahan yaitu 5%. Pendekatan dalam penelitian kuantitatif dengan model penelitian yang bersifat expost facto. Disebut penelitian expost facto karena peneliti berhubungan dengan variabel yang telah terjadi dan tidak perlu memberikan perlakuan terhadap variabel yang diteliti. Hasil hipotesis tentang pemanfaatan teknologi dan informasi (X) terhadap motivasi belajar siswa (Y) melalui uji statistic dengan menggunakan program SPSS dalam penelitian ini memperoleh nilai sig. 0,01 < 0,05 yang berarti bahwa pemnafaatan teknologi dan informasi (X) berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa (Y), sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima.
Saiffullah Darlan, Seth Miko, Wahidin Wahidin
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Volume 6, pp 36-45; doi:10.33084/tunas.v6i1.2073

Abstract:
Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimanapengaruh layanan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Ransel Buku dimasa pendemi Covid-19 dalam meningkatkan minat pengunjung. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode kuantitatif dengan populasi seluruh komponen yang terlibat aktif pada aktivitas keseharian TBM Ransel Buku, terutama dengan aktivitas keterampilan dan keberaksaraan masyarakat. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah sampling bertujuan (purposive sampling) terdiri 20 orang pengunjung. Instrumen pengumpulan data disesuaikan dengan variabel penelitian, untuk mengukur layanan pada TBM Ransel Buku, berupa observasi langsung, serta untuk mengukur variabel terhadap minat pengunjung menggunakan angket dan studi dokumentasi. Analisis penelitian dilakukan pada α = 0,05 syarat bahwa butir soal dikatakan valid adalah rhitung> rtabel. Namun,jika rhitung
Essy Susanti, Imam Qalyubi
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Volume 6, pp 52-57; doi:10.33084/tunas.v6i1.2074

Abstract:
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana peerilaku konsumsi pangan mahasiswa PGSD UMPR pada saat pandemi Covid-19. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian yang didapatkan adalah mahasiswa lebih memilih untuk memasak atau mengolah makanan sendiri dibandingkan membeli makanan dari luar karena lebih menjaga kesehatan. Perilaku konsumsi pangan mahasiswa mengalami peningkatan pada saat pandemi Covid-19, mahasiswa lebih selektif dalam memilih makanan.
Akhmad Darliansyah
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Volume 6, pp 30-35; doi:10.33084/tunas.v6i1.1518

Abstract:
E-rapor merupakan program pemerintah dalam pengembangan penilaian berbasis komputer yang dilaksanakan oleh guru. Menurut beberapa peneliti, e-Rapor bermanfaat dalam membantu guru dan wali kelas dalam mengelola nilai rapor dan lebih memudahkan dalam menyiratkan kemampuan siswa yang tidak hanya dalam bentuk angka tetapi juga dalam bentuk deskripsi. Penulisan best practise ini betujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam menggunakan aplikasi komputer pengisian e-Rapor di SDN 1 Sungai Besar Kota Banjarbaru. Subjek yang digunakan dalam best practise ini adalah guru di SDN 1 Sungai Besar sebanyak enam belas orang. Sebelum diadakannya pelatihan program e-Rapor, hanya empat orang guru yang mampu mengaplikasikan e-Rapor. Setelah diadakannya pelatihan, jumlah guru yang kompeten dalam menggunakan aplikasi e-Rapor bertambah delapan orang sehingga total guru yang sudah mampu menguasai e-Rapor menjadi dua belas orang.
Erniwatie Erniwatie
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Volume 6, pp 8-15; doi:10.33084/tunas.v6i1.2070

Abstract:
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Melalui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif model STAD memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman dan penguasaan siswa terhadap materi yang telah disampaikan guru selama ini (ketuntasan belajar meningkat dari pra siklus, siklus I, dan II) yaitu masing-masing 57,69%, 73,08%, dan 88,46%. Pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai. Berdasarkan analisis data, diperoleh aktivitas siswa dalam proses pembelajaran kooperatif model STAD dalam setiap siklus mengalami peningkatan. Hal ini berdampak positif terhadap peningkatan prestasi belajar siswa dan penguasaan materi pelajaran yang telah diterima selama ini, yaitu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata siswa pada setiap siklus yang terus mengalami peningkatan.
Lili Agustina, Noor Indah Wulandari
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Volume 6, pp 22-29; doi:10.33084/tunas.v6i1.2072

Abstract:
Proses pemerolehan bahasa setiap anak tidaklah seragam. Hal ini terlihat ada anak yang sangat aktif berbicara yang memiliki banyak pembendaharaan kata dan sebaliknya juga ada anak yang masih pasif pada usia tertentu yang mengakibatkan kurangnya kosakata yang diucapkan oleh anak. Salah satu akuisisi atau pemerolehan bahasa pada anak adalah sintaksis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini mendeskripsikan data yang dikumpulkan berupa pemerolehan sintaksis yang dibagi menjadi dua tahap, yaitu dua kata dan tiga kata atau lebih. Data penelitian ini adalah kalimat yang diucapkan oleh Zahra yang berusia 2 tahun. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik rekam dan catat. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kalimat yang paling banyak ditemukan adalah kalimat imperatif dibandingkan kalimat deklaratif maupun interogatif. Kalimat imperatif yang diucapkan oleh Zahra mengisyaratkan bahwa anak pada usia ini lebih banyak meminta kepada orang di sekitarnya. Kalimat imperatif yang dituturkan jenisnya beragam. Hal ini terlihat pada makna kalimat yang diucapkan berdasarkan konteksnya. Kalimat imperatif yang diucapkan bersifat meminta, mengajak dan memohon secara halus. Hal ini ditandai dengan penggunaan kata mau, ayo, tolong dan menyuruh secara langsung.
Suwardi Suwardi
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Volume 6, pp 46-51; doi:10.33084/tunas.v6i1.1517

Abstract:
Era Revolusi Industri 4.0 menuntut dunia pendidikan untuk meningkatkan budaya literasi data, teknologi, dan manusia bagi pengembangan segala jenis pekerjaan di era ini. Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru terdapat 4 kompetensi yang harus dikuasai guru salah satunya adalah kompetensi pedagogik, seorang guru harus mampu menggunakan serta memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk kepentingan pembelajaran. Oleh karenanya, guru dituntut harus bisa menggunakan dan memanfaatkan TIK sebagai media dalam proses pembelajaran. Penulisan Best Practise ini bertujuan untuk Meningkatkan Kompetensi guru SDN 1 Landasan Ulin Utara dalam penggunaan media TIK berbasis android melalui tutor sebaya Tahun 2019. Subjek yang digunakan dalam best practise ini adalah guru di SDN 1 Landasan Ulin Utara yang berjumlah 31 orang, dari jumlah tersebut hanya 6 orang yang memanfaatkan media pembelajaran berbasis android dalam pembelajaran, setelah pelaksanaan evaluasi dilakukan dengan mengamati peningkatan kompetensi guru setelah mengajar menggunakan IT. Hasil yang dicapai, ada 20 guru yang mampu menggunakan android dalam pembelajaran
Dagan Dagan
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Volume 6, pp 1-7; doi:10.33084/tunas.v6i1.2059

Abstract:
Prosedur penelitian tindakan sekolah ini terdiri atas dua tahapan (siklus). Tiap siklus dilaksanakan sesuai dengan perubahan yang ingin dicapai. Penelitian ini difokuskan pada Meningkatkan disiplin guru melalui pemberian reward dan funisment guna terciptanya efektivitas proses belajar mengajar di SD Negeri Tumbang Kalemei. Pada siklus II menunjukan bahwa disiplin waktu guru sudah mengalami peningkatkan yang signifikan pada akhir siklus I hanya sekitar 77,78% meningkat menjadi 88,89%, demikian halnya dalam disiplin dalam mengadakan persiapan perangkat pembelajaran yang tadinya hanya 66,67% dari jumlah guru pada siklus ini sudah dapat mencapai 81,82%. Hal ini ternyata memiliki dampak terhadap kegiatan proses pembelajaran di kelas tercermin dari ketercapaian target kurikulum yang menstandarkan pada KKM tiap mata pelajaran masing-masing. Pada akhir siklus I rata-rata ketercapaian target kurikulum mencapai 55,56% saja, sedangkan pada siklus ini mencapai 88,89%. Ini menunjukkan kenaikan yang cukup memuaskan sesuai dengan target yang diinginkan yakni sekurang-kurangnya mencapai 85%.
Rita Rahmaniati, Mitranita Mitranita
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Volume 5, pp 17-23; doi:10.33084/tunas.v5i2.1465

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar peserta didik kelas IV-D MIN 2 Kota Palangka Raya pada saat pembelajaran matematika menggunakan Model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan media grafis. (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas IV-D MIN 2 Kota Palangka Raya pada saat pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dan media grafis. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV-D MIN 2 Kota Palangka Raya yang berjumlah sebanyak 34 orang peserta didik. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan media grafis. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Meningkatnya aktivitas belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan media grafis, (2) Meningkatnya hasil belajar matematika peserta didik sehingga memperoleh nilai rata-rata 81,17 dengan ketuntasan klasikal 97,05%.
Prihatin Sulistyowati, Dheatri Fathanah, Dwi Agus Setiawan
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Volume 5, pp 29-36; doi:10.33084/tunas.v5i2.1438

Abstract:
Media pembelajaran yang menarik menjadi kebutuhan untuk mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskirpisikan proses pengembangan, tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media scrapbook in box. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE dengan lima tahapan yaitu: tahap analis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media scrapbook in box layak, praktis, dan efektif untuk digunakan. Penilian oleh ahli media mendapatkan presentase 92,5%, penilaian oleh ahli bahasa mendapatkan presentase 80%, penilaian oleh ahli materi mendapatkan presentase 93,1%, penilaian oleh guru mendapatakan presentase 93,1%. Penilian oleh siswa mendapatkan presentase 93%, dan untuk keefektifan mendapatkan rata-rata peningkatan kemampuan membaca pemahaman sebesar 26%. Berdasarkan paparan hasil penilaian maka media pembelajaran scrapbook in box “Layak”, “Praktis”, dan “Sangat Baik” digunakan di lapangan.
Back to Top Top