Jurnal Medik Veteriner

Journal Information
ISSN / EISSN : 26157497 / 2581012X
Current Publisher: universitas airlangga (10.20473)
Total articles ≅ 71
Filter:

Latest articles in this journal

Nida’ Fahima Amatullah, Nurmawati Fatimah, Bambang Herwanto
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 89-94; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.89-94

Abstract:
Studi ini bertujuan menguji perbedaan efek dari ekstrak tanaman gendola terhadap tikus putih yang telah mengalami hyperlipidemia akibat injeksi alloxan. Tikus dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan, yakni perlakuan kontrol injeksi alloxan tanpa terapi, tiga perlakuan ekstrak daun gondola, dan satu perlakuan terapi menggunakan Simvastatin. Sampel darah diambil dan kemudian diproses melalui BS-300 Analyzer yang selanjutnya di uji dengan Uji Anova. Dari studi ini, didapatkan hasil bahwa kelima variabel tidak menunjukkan perbedaan hasil penurunan kolesterol yang signifikan. Dapat disimpulkan terapi ekstrak daun gendola tidak memberikan efek penurunan kadar kolesterol.
Widya Ayu Kusuma, Aditya Yudhana, Anita Andriyani, Vivi Oktaviana, Nadya Amanda Chaerunisa
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 123-126; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.123-126

Abstract:
Albino rats (Rattus norvegicus) is one animal that is often used by researchers in the laboratory. Albino laboratory rats were found to have symptoms of hair loss, the hair is dirty, and itching at the base of the tail and found ectoparasites. Department of Parasitology in Banyuwangi PSDKU Airlangga University have observed and identified ectoparasites as the cause of the symptoms of these rats. Albino rats infested Polyplax spinulosa.
Karina Ayu Nilamsari, Nurmawati Fatimah, Gwenny Ichsan Prabowo
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 9-16; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.9-16

Abstract:
Retinopati diabetik adalah komplikasi vaskular yang paling spesifik dari kedua tipe diabetes. Penyebab retinopati diabetik adalah adanya angiogenesis. Angiogenesis diinduksi oleh aktivasi Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF). Kandungan Quercetin, salah satu flavonoid yang ada dalam daun Dewandaru (Eugenia uniflora L.) dapat menghambat VEGF. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akativitas angiogenesis ekstrak Eugenia uniflora L. pada retina tikus yang diinduksi Streptozotocin (STZ). Penelitian ini menggunakan True Experimental Laboratory melalui metode Randomized Posttest Only Controlled Group Design dengan tikus wistar jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (K-) yang hanya diberikan diet standar tikus, pemberian STZ yaitu dengan dosis 40 mg/kgBB secara injeksi di intraperitoneal diberikan pada kelompok kontrol positif (K+), dan kelompok perlakuan (P1, P2, P3) dan dosis pemberian ekstrak Eugenia uniflora L. yaitu P1=50mg/kgBB, P2=100mg/kgBB, dan P3=200mg/kgBB secara peroral sehari sekali. Selama 1 bulan perlakuan, hasil glukosa darah 1 dan 2, kelompok K (-), K (+), dan P3 menunjukkan peningkatan kadar glukosa, sedangkan P1 dan P2 menunjukkan penurunan kadar glukosa. Selama penelitian K (-), K (+), P1, P2, P3 menunjukkan peningkatan berat badan. Hasil pewarnaan HE didapatkan penurunan jumlah pembuluh darah pada kelompok perlakuan dengan perbedaan signifikan antara kelompok penelitian (p
Rahayu Carlis Savitri, Vivi Oktaviana, Faisal Fikri
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 127-131; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.127-131

Abstract:
Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai kasus infeksi penyakit helminthiasis dan siklus hidup parasit pada anjing lokal. Pemeriksaan dilakukan pada feses yang masih segar secara makroskopis dan mikroskopis. Pemeriksaan secara makroskopis dengan mengamati warna, bau, dan konsistensi feses. Pemeriksaan mikroskopis menggunakan uji natif, uji sedimen, dan uji apung. Berdasarkan gejala klinis dan hasil pemeriksaan feses didapatkan hasil bahwa anjing lokal posistif terinfeksi Toxocara canis.
Anita Dwi Andriani, Widya Paramita Lokapirnasari, Balqis Karimah, Sri Hidanah, M. Anam Al-Arif, Soeharsono Soeharsono, Nenny Harijani
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 114-122; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.114-122

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas probiotik Lactobacillus casei dan Lactobacillus rhamnosus sebagai pengganti Antibiotic Growth Promoter (AGP) terhadap total kolesterol, Low Density Lipoprotein (LDL) dan High Density Lipoprotein (HDL) pada ayam pedaging. Ayam broiler sebanyak 18 ekor day old chick diacak kedalam enam perlakuan (P0, P1, P2, P3, P4 dan P5) setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan, yakni (P0) 100% pakan basal, (P1) pakan basal+0.01 gram AGP/kg pakan, (P2) pakan basal+probiotik 0.05 gram/kg pakan, (P3) pakan basal+probiotik 0.1 gram/kg pakan, (P4) pakan basal+probiotik 0.025 gram/liter air minum, (P5) pakan basal+probiotik 0.05 gram/liter air minum. Data di analisis menggunakan uji Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) dilanjutkan uji Duncan. Hasil menunjukkan bahwa pemberian probiotik berbeda nyata (p
Dinda Dwi Prastika, Boedi Setiawan, Amung Logam Saputro, Ira Sari Yudaniayanti, Prima Ayu Wibawati, Faisal Fikri
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 101-107; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.101-107

Abstract:
Luka eksisi adalah luka yang permukaan kulit dan lapisan bawahnya akan terpotong sampai kedalaman yang bervariasi dapat terjadi secara sengaja atau tidak sengaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh chitosan kulit udang terhadap kepadatan kolagen dalam proses penyembuhan luka eksisi pada tikus putih. Sebanyak dua puluh ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan yaitu K- luka eksisi dengan pemberian basis salep, K+ (luka eksisi+10% povidone iodine), P1 (luka eksisi+salep chitosan kulit udang 1.5%), P2 (luka eksisi+udang salep kulit kitosan 2.5%), dan P3 (luka eksisi+kitosan kulit udang 5%). Hasil perhitungan persentase kepadatan kolagen dianalisis oleh Kruskal-Wallis yang menunjukkan perbedaan signifikan (p
Abdul Latif Muhammad, Jola Rahmahani, Muhammad Thohawi Elziyad Purnama, Iwan Sahrial Hamid, Faisal Fikri, Ratih Novita Praja
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 1-8; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.1-8

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi adanya jamur pada sarang semi alami penyu lekang di Taman Nasional Meru Betiri Banyuwangi. Sebanyak 1 gram pasir pada 22 sarang penyu hijau digunakan sebagai sampel. Isolasi dan identifikasi dilakukan dengan pengamatan karakteristik makroskopis dari pertumbuhan koloni dan karakteristik mikroskopis dengan pewarnaan lactophenol cotton blue. Berdasarkan hasil penelitian sebanyak 3 sampel (13.6%) negatif dan 19 sampel (83.4%) positif terhadap pertumbuhan jamur. Beberapa jenis jamur yang telah ditemukan antara lain Aspergillus sp., Cunninghamella sp., Fusarium sp. dan Trichoderma sp.
Ayu Riza Umama, Tjuk Imam Restiadi, Ragil Angga Prastiya, Erma Safitri, Amung Logam Saputro, Aditya Yudhana, Wiyanto Haditanojo
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 17-24; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.17-24

Abstract:
Penelitian ini bertujuan mengetahui persentase keberhasilan penetasan telur penyu lekang (Lepidoehelys olivacea) pada sarang semi alami Banyuwangi sea Turtle Foundation (BSTF) di Pantai Boom Banyuwangi. Data diperoleh dari observasi dan rekap data milik BSTF. Persentase keberhasilan penetasan diperoleh dari total telur penyu lekang selama periode bertelur tahun 2018. Persentase penetasan telur penyu lekang pada sarang semi alami BSTF periode tahun 2018 adalah 75%. Total telur penyu yang diinkubasikan adalah 4495 butir, total telur yang menetas adalah 3392 butir, dan jumlah telur yang gagal menetas adalah 1103 butir.
Carolina Ardy, Iwan Sahrial Hamid, Aditya Yudhana, Widjiati Widjiati, Muhammad Thohawi Elziyad Purnama, Faisal Fikri
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 38-44; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.38-44

Abstract:
Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh paparan uap rokok elektrik terhadap gambaran histopatologi organ pulmo. Tikus putih yang digunakan sebanyak 20 ekor yang terbagi menjadi 5 kelompok, kontrol (K) adalah yang tidak diberikan paparan uap rokok elektrik dan kelompok perlakuan yang diberikan paparan uap dengan dosis yang berbeda, kelompok Perlakuan I (0,3 mg/ml), P2 (3 mg/ml), P3 (12 mg/ml), P4 (36 mg/ml). Setelah 14 hari perlakuan, tikus putih dieuthanasia dan dinekropsi serta organ pulmo diawetkan untuk dilakukan pembuatan preparat histopatologi dengan menggunakan pewarnaan Hematoxilin-Eosin. Hasil menunjukkan terdapat kerusakan pada gambaran histopatologi pulmo yang diamati pada perbesaran 400x. analisis data menggunakan Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan (p
Nena Ristra Dewinta, Indri Safitri Mukono, Arifa Mustika
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 76-81; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.76-81

Abstract:
Diabetes Melitus adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia karena sekresi insulin yang sedikit, aksi insulin kurang poten, atau disebabkan keduanya. Daun dandang gendis (Clinacanthus nutans)diketahui mengandung antioksidan yang dilaporkan mampu menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun dandang gendis terhadap kadar glukosa darah pada tikus Wistar model diabetes. Tikus sebanyak 30 ekoryang sesuai kriteria dibagi dalam 5 kelompok yang kemudian diinduksi hiperglikemia menggunakan streptozotocin 50 mg/kgBB. Setelah 2 hari pasca induksi, tikus diberi ekstrak daun dandang gendis sesuai dosis yaitu K1 (75 mg/kgBB), K2 (150 mg/kgBB), dan K3 (300 mg/kgBB) lalu dibandingkan dengan K0 (CMC-Na sebagai kontrol) dan K4 (metformin sebagai obat standar) selama 14 hari. Penurunan kadar glukosa darah yang paling signifikan terjadi pada kelompok K1 dengan pemberian ekstrak dandang gendis 75 mg/kgBB dibandingkan dengan kelompok K0, K2, K3, dan K4.
Back to Top Top