Jurnal Medik Veteriner

Journal Information
ISSN / EISSN : 26157497 / 2581012X
Current Publisher: universitas airlangga (10.20473)
Total articles ≅ 71
Filter:

Latest articles in this journal

Rahayu Carlis Savitri, Vivi Oktaviana, Faisal Fikri
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 127-131; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.127-131

Abstract:
Studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai kasus infeksi penyakit helminthiasis dan siklus hidup parasit pada anjing lokal. Pemeriksaan dilakukan pada feses yang masih segar secara makroskopis dan mikroskopis. Pemeriksaan secara makroskopis dengan mengamati warna, bau, dan konsistensi feses. Pemeriksaan mikroskopis menggunakan uji natif, uji sedimen, dan uji apung. Berdasarkan gejala klinis dan hasil pemeriksaan feses didapatkan hasil bahwa anjing lokal posistif terinfeksi Toxocara canis.
Dinda Dwi Prastika, Boedi Setiawan, Amung Logam Saputro, Ira Sari Yudaniayanti, Prima Ayu Wibawati, Faisal Fikri
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 101-107; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.101-107

Abstract:
Luka eksisi adalah luka yang permukaan kulit dan lapisan bawahnya akan terpotong sampai kedalaman yang bervariasi dapat terjadi secara sengaja atau tidak sengaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh chitosan kulit udang terhadap kepadatan kolagen dalam proses penyembuhan luka eksisi pada tikus putih. Sebanyak dua puluh ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan yaitu K- luka eksisi dengan pemberian basis salep, K+ (luka eksisi+10% povidone iodine), P1 (luka eksisi+salep chitosan kulit udang 1.5%), P2 (luka eksisi+udang salep kulit kitosan 2.5%), dan P3 (luka eksisi+kitosan kulit udang 5%). Hasil perhitungan persentase kepadatan kolagen dianalisis oleh Kruskal-Wallis yang menunjukkan perbedaan signifikan (p
Ayu Riza Umama, Tjuk Imam Restiadi, Ragil Angga Prastiya, Erma Safitri, Amung Logam Saputro, Aditya Yudhana, Wiyanto Haditanojo
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 17-24; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.17-24

Abstract:
Penelitian ini bertujuan mengetahui persentase keberhasilan penetasan telur penyu lekang (Lepidoehelys olivacea) pada sarang semi alami Banyuwangi sea Turtle Foundation (BSTF) di Pantai Boom Banyuwangi. Data diperoleh dari observasi dan rekap data milik BSTF. Persentase keberhasilan penetasan diperoleh dari total telur penyu lekang selama periode bertelur tahun 2018. Persentase penetasan telur penyu lekang pada sarang semi alami BSTF periode tahun 2018 adalah 75%. Total telur penyu yang diinkubasikan adalah 4495 butir, total telur yang menetas adalah 3392 butir, dan jumlah telur yang gagal menetas adalah 1103 butir.
Nida’ Fahima Amatullah, Nurmawati Fatimah, Bambang Herwanto
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 89-94; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.89-94

Abstract:
Studi ini bertujuan menguji perbedaan efek dari ekstrak tanaman gendola terhadap tikus putih yang telah mengalami hyperlipidemia akibat injeksi alloxan. Tikus dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan, yakni perlakuan kontrol injeksi alloxan tanpa terapi, tiga perlakuan ekstrak daun gondola, dan satu perlakuan terapi menggunakan Simvastatin. Sampel darah diambil dan kemudian diproses melalui BS-300 Analyzer yang selanjutnya di uji dengan Uji Anova. Dari studi ini, didapatkan hasil bahwa kelima variabel tidak menunjukkan perbedaan hasil penurunan kolesterol yang signifikan. Dapat disimpulkan terapi ekstrak daun gendola tidak memberikan efek penurunan kadar kolesterol.
Widya Ayu Kusuma, Aditya Yudhana, Anita Andriyani, Vivi Oktaviana, Nadya Amanda Chaerunisa
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 123-126; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.123-126

Abstract:
Albino rats (Rattus norvegicus) is one animal that is often used by researchers in the laboratory. Albino laboratory rats were found to have symptoms of hair loss, the hair is dirty, and itching at the base of the tail and found ectoparasites. Department of Parasitology in Banyuwangi PSDKU Airlangga University have observed and identified ectoparasites as the cause of the symptoms of these rats. Albino rats infested Polyplax spinulosa.
Nena Ristra Dewinta, Indri Safitri Mukono, Arifa Mustika
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 76-81; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.76-81

Abstract:
Diabetes Melitus adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia karena sekresi insulin yang sedikit, aksi insulin kurang poten, atau disebabkan keduanya. Daun dandang gendis (Clinacanthus nutans)diketahui mengandung antioksidan yang dilaporkan mampu menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun dandang gendis terhadap kadar glukosa darah pada tikus Wistar model diabetes. Tikus sebanyak 30 ekoryang sesuai kriteria dibagi dalam 5 kelompok yang kemudian diinduksi hiperglikemia menggunakan streptozotocin 50 mg/kgBB. Setelah 2 hari pasca induksi, tikus diberi ekstrak daun dandang gendis sesuai dosis yaitu K1 (75 mg/kgBB), K2 (150 mg/kgBB), dan K3 (300 mg/kgBB) lalu dibandingkan dengan K0 (CMC-Na sebagai kontrol) dan K4 (metformin sebagai obat standar) selama 14 hari. Penurunan kadar glukosa darah yang paling signifikan terjadi pada kelompok K1 dengan pemberian ekstrak dandang gendis 75 mg/kgBB dibandingkan dengan kelompok K0, K2, K3, dan K4.
Fachrur Rozi, Jola Rahmahani, Muhammad Thohawi Elziyad Purnama, Iwan Sahrial Hamid, Aditya Yudhana, Ratih Novita Praja
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 108-113; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.108-113

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk mendeteksi titer antibodi ND pada itik di Desa Temuasri Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi. Deteksi antibodi ND diperiksa dengan uji Hemaglutinasi (HA) dan Hambatan Hemaglutinasi (HI). Penelitian menggunakan desain penelitian non-eksperimental dengan metode survei deskriptif. Kegiatan penelitian ini mengambil 72 sampel darah itik di Desa Temuasri Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi dengan metode cross-sectional. Serum dipisahkan dari bekuan darah, kemudian serum dipindahkan ke dalam microtube. Sebelum melakukan uji HA dan uji HI, sampel harus diberi perlakuan dengan menggunakan Red Blood Cell (RBC) 100% dan diinaktifasi ke dalam waterbath pada 56oC selama 30 menit, tujuannya untuk menghilangkan aglutinin non-spesifik dan menonaktifkan reaksi non-spesifik serum. Uji HI positif ketika menunjukkan pengendapan eritrosit berbentuk titik pada dasar sumuran micoplate. Hasil penelitian ini menunjukkan 20 (27.77%) dari 72 sampel positif ND.
Nurmitasari Rahmadhani, Ira Sari Yudaniayanti, Amung Logam Saputro, Nusdianto Triakoso, Prima Ayu Wibawati, Aditya Yudhana
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 65-75; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.65-75

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas krim ekstrak buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dalam meningkatkan jumlah sel fibroblas luka bakar derajat II pada tikus putih (Rattus novegicus). Dua puluh ekor tikus putih (Rattus novegicus) jantan dibagi menjadi lima kelompok perlakuan dengan jumlah empat ulangan setiap kelompok. Semua tikus tersebut diinduksi dengan luka bakar derajat II. Kelompok kontrol negatif (K-) diterapi dengan basis krim minyak dalam air, Kelompok kontrol positif (K+) diterapi dengan Bioplacenton®, kelompok perlakuan diterapi dengan krim ekstrak buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dengan konsentrasi P1 7.5%, P2 15%, dan P3 30%. Terapi diberikan dua kali dalam sehari selama 10 hari. Hasil uji Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data terdistribusi normal (p>0.05) dilanjutkan dengan uji Oneway ANOVA yang menunjukkan adanya perbedaan nyata dari tiap kelompok perlakuan (p
Rangga Yulianto, Nusdianto Triakoso, Amung Logam Saputro, Boedi Setiawan, Aditya Yudhana, Bodhi Agustono
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 82-88; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.82-88

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak metanol daun ketapang (Terminalia catappa L.) untuk meningkatkan kepadatan serabut kolagen dalam penyembuhan luka bakar derajat II pada tikus putih (Rattus norvegicus). Sebanyak dua puluh ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan yaitu K- luka dengan pemberian basis salep, K+ luka dengan pemberian Bioplacenton®, P1 luka bakar dengan pemberian salep ekstrak daun ketapang 25%, P2 luka bakar dengan pemberian salep ekstrak daun ketapang 50% dan P3 luka bakar dengan pemberian salep ekstrak daun ketapang 100%. Terapi diberikan sehari sekali selama tujuh hari. Hasil data rata-rata jumlah kepadatan serabut kolagen menunjukkan K- 83.57%, K+ 84.52%, P1 90.32%, P2 86.77% dan P3 83.36%. Kelompok P1 dan P2 tidak memiliki perbedaan yang nyata, tetapi berbeda nyata dengan kelompok K+, K- dan P3. Kesimpulan dari penelitian ini ekstrak metanol daun ketapang berpengaruh dalam meningkatkan kepadatan serabut kolagen pada proses penyembuhan luka bakar derajat II.
Yusuf Ridwan, Fadjar Satrija, Ekowati Handharyani
Published: 28 March 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 31-37; doi:10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.31-37

Abstract:
Penelitian ini untuk mengetahui golongan senyawa metabolit sekunder dari ekstrak daun miana (Coleus blumei. Benth) yang memiliki aktivitas anticestoda. Daun miana kering diekstraksi dengan metode yang sesuai untuk mendapatkan golongan senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid. Aktivitas anticestoda diukur dengan menghitung waktu kematian cacing Hymenolepis microstoma pada setiap golongan metabolit sekunder konsentrasi 10%. Hasil penelitian menunjukkan tanin memiliki aktivitas anticestoda yang kuat yang tidak berbeda dengan praziquatel sebagai anthelmintik komersial. Akivitas anticestoda flavonoid mirip dengan tanin akan tetapi aktivitasnya masih dibawah praziquatel. Alkaloid dan steroid memiliki aktivitas anticestoda yang lebih rendah dibandingkan dengan tanin dan flavonoid. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa tanin sebagai senyawa metabolit sekunder yang paling aktif sebagai anticestoda dibandingkan flavonoid, alkaloid, dan steroid.
Back to Top Top