Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan

Journal Information
ISSN / EISSN : 2460-3961 / 2580-6335
Published by: Universitas Subang (10.35569)
Total articles ≅ 80
Filter:

Latest articles in this journal

Risna Dwi Lestari, Kiki Nia Sania Effendi
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Volume 8, pp 63-73; https://doi.org/10.35569/biormatika.v8i1.1221

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa ditingkat SMP dalam menyelesaikan soal pada materi bangun datar yaitu Segitiga dan Segiempat. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII di MTS Al-Hikmah Johar Karawang dengan subjek penelitian sebanyak 15 siswa. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes literasi matematis yang berupa soal uraian dengan materi segitiga dan segiempat. Terdapat indikator kemampuan literasi matematis yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: 1) Memformulasikan situasi nyata secara matematis, 2) Menerapkan konsep matematika, serta 3) Mengevaluasi hasil matematika. Hasil penelitian menunjukkan dari 4 soal literasi matematis yang diberikan, diperoleh bahwa pada soal nomor satu terdapat 1 siswa yang mampu memenuhi indikator literasi matematis, serta pada soal nomor 2, 3 dan 4 tidak ada siswa yang mampu memenuhi indikator literasi matematis. Hal ini disebabkan karena siswa kesulitan dalam mengkomunikasikan jawabannya secara tertulis. Selain itu, siswa tidak mengevaluasi jawabannya terlebih dahulu, hal ini dikarenakan siswa ingin cepat selesai dalam mengerjakan soal.
Dhia Rahadatul 'Aisy Syafira, Rafiq Zulkarnaen
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Volume 8, pp 84-92; https://doi.org/10.35569/biormatika.v8i1.1225

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan jawaban siswa berdasarkan teori Kastolan pada materi himpunan ditinjau dari kemampuan komunikasi matematis. Studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian ini adalah 8 siswa kelas VII pada satu SMP Negeri di Kabupaten Bekasi. Instrumen tes digunakan dalam penelitian ini yang terdiri lima soal uraian, memuat: indikator mengemukakan simbol dan bahasa matematika dari kejadian sehari-hari, menjelaskan situasi dan hubungan suatu ide matematika ke dalam bentuk gambar atau diagram, menjelaskan matematika dalam segi bahasa matematika dari kejadian sehari-hari, dan mengubah satu bentuk representasi ke dalam representasi lainnya. Instrumen tes yang digunakan diuji coba terlebih dahulu dengan hasil uji validitasnya sebesar 0,334 dan hasil uji reliabilitasnya sebesar 0,712. Teknik analisis data yang digunakan adalah mengumpulkan data, eksplorasi, menganalisis, dan meninjau data. Pada tahap awal, siswa diberikan soal uraian mengenai materi himpunan sebanyak lima soal untuk diselesaikan. Kemudian, dilakukan analisis data pada hasil pengerjaan soal yang telah diselesaikan untuk melihat kesalahan-kesalahan jawaban siswa. Berdasarkan data hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa masih tergolong rendah, karena siswa melakukan kesalahan konsep, kesalahan prosedur, dan kesalahan teknik, dimana masing-masing siswa melakukan kesalahan dengan indikator yang berbeda. Ketiga kesalahan tersebut berhubungan dengan komunikasi matematis yakni mengungkapkan gagasan dalam bentuk tulisan. Ketika siswa melakukan kesalahan tersebut, artinya berpengaruh juga terhadap kemampuan komunikasi matematisnya. Penyebab kesalahan yang dilakukan siswa yaitu karena tidak memahami konsep-konsep sederhana mengenai materi himpunan, tidak mengetahui apa makna soal yang dimaksud, dan tidak mampu menyelesaikan kalimat-kalimat matematika
Marlina Retno Wulandari, Karunia Eka Lestari
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Volume 8, pp 74-83; https://doi.org/10.35569/biormatika.v8i1.1222

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak kecemasan matematis siswa tehadap kemampuan sintesis matematika. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengambilan subjek dilakukan secara purposive yang melibatkan 15 siswa kelas VIII di salah satu SMP di Karawang. Hasil tes kemampuan sintesis matematis menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (66,6%) memiliki kemampuan sintesis matematis pada kategori tinggi, sebagian kecil siswa (33,3%) berada pada kategori sedang, dan tidak ada seorang pun siswa yang berada pada kategori rendah. Sementara itu, hasil analisis data angket menunjukkan bahwa sebagian besar besar siswa (68, 83%) mengalami gangguan kecerdasan seperti daya ingat yang menurun, 67,80% siswa mengalami perasaan cemas seperti takut pada pikiran sendiri, 60,57% siswa mengalami ketegangan seperti perasan gelisah. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kecemasan matematis memiliki dampak negatif terhadap kemampuan sintesis matematis.
Nur'aeni Nur'Aeni, Adhie Surachman, Ine Anggraini
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Volume 8, pp 102-109; https://doi.org/10.35569/biormatika.v8i1.1161

Abstract:
Penelitian ini dilakukan untuk mengukur tingkat kompetensi literasi digital orang tua murid satuan pendidikan PAUD di Kabupaten Subang. Pendekatan dan metode pelaksanaan penelitian adalah mixed-method, Sekaligus melakukan benchmark terhadap penelitan sejenis sebelumnya mengenai literasi digital orang tua dan pembelajaran daring di tingkat PAUD pada masa normal baru. Hasil penelitian mengungkapkan informasi dari 30 PAUD yang menjadi responden dan mewakili 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Subang. Berdasarkan hasil survei diketahui proses pembelajaran daring untuk tingkat PAUD mayoritas belum dilaksanakan menggunakan platform pembelajaran digital, tapi masih menggunakan komunikasi berbasiskan pesan menggunakan media SMS/ WA. Pembelajaran menggunakan platform digital seperti Zoom sudah dicoba oleh beberapa sekolah PAUD namun terkendala rendahnya literasi digital dan sedikitnya waktu yang dimiliki oleh orang tua murid untuk mendampingi anaknya. Hal ini menunjukkan fakta bahwa meskipun hampir semua orang tua sudah biasa menggunakan dan berkomunikasi secara digital menggunakan telefon genggam atau gadget, tapi tidak paham dalam pemanfaatannya untuk pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka kebijakan dan panduan literasi digital yang akan direkomendasikan harus menitikberatkan pada peningkatan pengetahuan dan kemampuan orang tua dalam mengakses sistem pembelajaran digital, guna mendukung keberhasilan program dan kegiatan pembelajaran, khususnya yang dilaksanakan secara daring akibat masih merebaknya pandemi Covid-19
Ridha Mardiani, Bela Sonia Leviani
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Volume 8, pp 137-147; https://doi.org/10.35569/biormatika.v8i1.1169

Abstract:
This study intends to analyze speech act used in Pride and Prejudice novel uttered by the main character. The objectives of this research are: 1) to know the most dominant type of speech act uttered by the main character found in the novel, 2) to know the contribution of the analysis to the EFL learners when learning English grammar. This research used the conversational analysis. The steps of collecting data were reading the Pride and Prejudice novel focusing on Elizabeth Bennet’s utterances in each chapter, selecting data containing speech act based on Searle’s classification, classifying the data, transferring data into a table, analyzing and interpreting the data. The result of the data analysis showed that there were only four types of speech acts; 1) 253 utterances of representatives, 2) 96 utterances of directives, 3) 4 utterances of commissives, and 4) 122 utterances of expressives. From the data can be concluded that the most dominant type is representatives speech act. We indirectly learned grammar in a way we found the speech acts from each sentence.
Chairul Umam Ramadhan, Debi Krisna Irawan, Rafdlal Saeful Bakhri, Faiz Faozi, Irpan Abdurahman, Mochammad Latif
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Volume 8, pp 120-127; https://doi.org/10.35569/biormatika.v8i1.1178

Abstract:
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi physique rating dan body fat pada atlet Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) futsal STKIP Bina Mutiara Sukabumi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif yang menjabarkan bagaimana kondisi atlet UKM futsal STKIP Bina Mutiara Sukabumi. Sampel penelitian sebanyak 15 Orang yang termasuk dalam tim inti. Instrument dalam penelitian ini yaitu menggunakan timbangan Tanita model BC 541, lalu dilakukan tes dengan mengukur physique rating dan body fat satu persatu untuk mengambil data sehingga dapat dilihat hasil dari kondisi Atlet Futsal STKIP Bina Mutiara Sukabumi. Hasil penelitian ini setelah data dikumpulkan dan di olah dengan menggunakan Microsoft Excel melalui penyajian data dalam bentuk tabel dan diagram dinyatakan bahwa kondisi Body Composition pada Atlet UKM Futsal STKIP Bina Mutiara Sukabumi setelah di analisis berdasarkan physique rating dan Body Fat belum semuanya memiliki kondisi Body Composition yang ideal, dimana ada ketidak sesuaian antara sampel yang memiliki physique rating yang baik tetapi memiliki Body fat yang jelek. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa kondisi Body Composition pada Atlet UKM Futsal STKIP Bina Mutiara Sukabumi untuk physique rating dan Body Fat tidak semua pemain inti memiliki kondisi yang baik atau ideal hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, terutama untuk kondisi Body Fat dimana beberapa sampel yang memiliki physique rating yang baik, tetapi tidak memiliki Body Fat yang baik pula.
Mochamad Zakky Mubarok, Yudhi Kharisma
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Volume 8, pp 128-136; https://doi.org/10.35569/biormatika.v8i1.1152

Abstract:
Tujuan dalam penelitian ini adalah penerapan metode latihan interval ekstensif dan metode latihan interval intensif dalam meningkatkan daya tahan aerobik (VO2Max). Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian menggunakan nonequivalent control grup design. Subjek yang dijadikan partisipan dalam penelitian ini adalah 30 mahasiswa dari program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi di STKIP Nahdlatul Ulama Indramayu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) Metode latihan interval ekstensif memberikan pengaruh terhadap peningkatan daya tahan aerobik (VO2Max). (2) Metode latihan interval intensif memberikan pengaruh terhadap peningkatan daya tahan aerobik (VO2Max). (3) Metode Latihan interval intensif memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan metode latihan interval ekstensif terhadap peningkatan daya tahan aerobik (VO2Max). Kesimpulannya bahwa metode latihan interval intensif lebih baik dalam meningkatan daya tahan aerobik (VO2Max) dibandingkan metode latihan interval ekstensif.
Gina Nurpalah, Muhammad Anjar Nugraha, Lusiana Suciati Dewi
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Volume 8, pp 157-161; https://doi.org/10.35569/biormatika.v8i1.1218

Abstract:
Research conducted in SMAN 1 Ciasem. This research used a quantitative and qualitative method. The data was served numerically and tested by non-parametric statistic Mann-Whitney. The design of the study was quasi-experimental. An oral test was used as the research instrument to get the data, consisting of pre-test and post-test questionnaires and observation to know the students’ attitude in Speaking Skills. Based on the explanation above the purpose of this research is to find out the influence of Online board Game (Rhetoric) towards Students’ Speaking skill. The result of the research in experiment class and control class in post-test data the significance Asymp. Sig (2-tailed) in the pre-test is 0.127, and the score is more than the significant (?) = 0.05. and the Asymp. Sig (2-tailed) in post-test is 0.319 it shows that the value is more than the significant hypothesis criteria 0.05 the result is H0 is accepted. It shows that the Correlation (R) value is 0.193a and R Square is 0.37, and the significant value from the Anovaa 402b >0.05 the result H0 Accepted. It concluded that the correlation between online board games on speaking skills affects the amount of 3,7% and other variables influence 96,3%. It means that there is no significant influence of Online Board Game (Rhetoric) towards students’ speaking skills in the other words tells that the variable X (questionnaire) then declines variable Y (post-test). However, although there is no achievement in a significant value, the results showed that the use of Online Board Game (Rhetoric) positively affected student engagement and motivation. The way the teacher manages two classes has similarities in behavior, attitude, and values. But there are deficiencies in delivering material and direct communication with students because of online learning and can affect students’ actively responding when learning begins.
Ani Yanti Ginanjar, Fajar Nugraha, Nurhasanah Nurhasanah
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Volume 8, pp 1-8; https://doi.org/10.35569/biormatika.v8i1.1147

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Drill di kelas II SDN 01 Cintarasa, kemampuan membaca siswa di SDN 01 Cintarasa dan peningkatan kemampuan membaca siswa kelas II dengan penerapan metode Drill. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Pre-Experimental Design jenis One Group Pretest Posttest Design, yaitu dengan mengadakan pretest-posttest, sehingga hasil pembelajaran dapat diketahui dengan membandingkan keadaan sebelum diberi perlakuan. Variabel dalam penelitian ini adalah Penerapan Metode Drill (X) dan Peningkatan Kemampuan Membaca (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SDN 01 Cintarasa kelas II yang berjumlah 30 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes (Pretest dan Posttest) dan Lembar observasi siswa. Teknis analisis data yang digunakan adalah teknik analisis Kuantitatif Eksperimen. Hasil analisis statistika eksperimen menunjukan: (1) rata-rata keterlaksanaan pembelajaran dengan menerapkan metode Drill dari hasil observasi menunjukan angka rata-rata 83,63% dengan kategori baik sekali, (2) rata -rata hasil kemampuan awal siswa (pretest) yaitu 63,11. Rata-rata hasil belajar siswa (postest yaitu 82,00. (3) peningkatan kemampuan membaca dengan menerapkan metode Drill dari hasil perhitungan diperoleh thitung sebesar 25,43 dan ttabel yang di uji dengan uji dua pihak dengan db = 58,00 ? = 0,01 sebesar 2,66 maka thitung berada di luar daerah penerimaan H0. Sehingga dapat dinyatakan bahwa kemampuan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan penerapan metode Drill lebih baik dari pada sebelum menerapkan metode Drill.
Pinton Setya Mustafa, Ndaru Kukuh Masgumelar
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Volume 8, pp 31-49; https://doi.org/10.35569/biormatika.v8i1.1093

Abstract:
Penilaian adalah pengumpulan informasi dari hasil belajar peserta didik. Secara umum penilaian hasil belajar dibagi menjadi tiga aspek, yaitu: sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Instrumen penilaian yang digunakan guru sangat beragam sesuai kondisi lapangan yang dirasakan oleh guru tersebut. Tujuan dari artikel ini adalah membahas tentang pengembangan penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam pendidikan jasmani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian kepustakaan, dengan analisis data melalui pendekatan kualitatif menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penilaian sikap adalah nilai dari budi pekerti peserta didik baik secara individu maupun sosial selama mengikuti pelajaran di sekolah. Penilaian Pengetahuan merupakan hasil nilai kompetensi peserta didik dalam menggunakan akal pikiran mereka dalam menyerap materi yang diajarkan oleh guru. Penilaian keterampilan didefinisikan nilai yang diperoleh dari unjuk kerja, baik berbasis proses maupun produk, dalam pendidikan jasmani biasanya hasil kemampuan gerakan olahraga. Dalam mengembangkan instrumen penilaian dalam pembelajaran, syarat utamanya minimal adalah valid, reliabel, dan objektif. Dengan instrumen yang baik, maka nilai yang diperoleh peserta didik mencerminkan kemampuan mereka yang sesungguhnya, sehingga mudah untuk memberikan tindak lanjut maupun umpan baik setelah pembelajaran.
Back to Top Top