Jambura Journal of Mathematics

Journal Information
ISSN / EISSN : 26545616 / 26561344
Current Publisher: Universitas Negeri Gorontalo (10.34312)
Total articles ≅ 20
Filter:

Latest articles in this journal

Isran K Hasan, Ismail Djakaria, Demas Novaleda Abdul Karim
Jambura Journal of Mathematics, Volume 2, pp 97-107; doi:10.34312/jjom.v2i2.4642

Abstract:
Tulisan ini membahas tentang perbandingan model ARCH (1) dan GARCH (1,1) dengan melihat perilaku kurtosis dan fungsi autokorelasi baik secara analitik maupun menggunakan simulasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa secara analitik kedua model memiliki kurtosis lebih dari tiga yang berarti model tersebut merupakan model dengan distribusi ekor tebal serta kedua model tersebut mempunyai fungsi autokorelasi return kuadrat yang turun secara perlahan. Hasil simulasi numerik perbandingan MSE nilai kurtosis data dan kurtosis model menunjukkan bahwa model GARCH (1,1) memiliki MSE terkecil dengan nilai 3,702. Selanjutnya, hasil numerik perbandingan MSE untuk fungsi autokorelasi diperoleh GARCH (1,1) memiliki MSE terkecil pada dua data yaitu SMGR.JK dan JMSR.JK masing masing memiliki nilai 0,0025 dan 0,0015, sedangkan untuk data MNCN.JK MSE terkecilnya adalah model ARCH (1) dengan distribusi dengan nilai 0,0048.
Hasan S. Panigoro, Emli Rahmi, Novianita Achmad, Sri Lestari Mahmud
Jambura Journal of Mathematics, Volume 2, pp 87-96; doi:10.34312/jjom.v2i2.4566

Abstract:
In this paper, the influence of additive Allee effect in prey and periodic harvesting in predator to the dynamics of the Leslie-Gower predator-prey model is proposed. We first simplify the model to the non-dimensional system by scaling the variable and transform the model into an autonomous system. If the effect Allee is weak, we have at most two equilibrium points, else if the Allee effect is strong, at most four equilibrium points may exist. Furthermore, the behavior of the system around equilibrium points is investigated. In the end, we give numerical simulations to support theoretical results.
Khoirul Umam, Rahmat Sagara
Jambura Journal of Mathematics, Volume 2, pp 73-86; doi:10.34312/jjom.v2i2.4320

Abstract:
Salah satu metode untuk menganalisis barisan DNA adalah menggunaan N-mers Frequency. N-mers Frequency termasuk metode data mining pada barisan DNA, dimana barisan DNA yang merupakan data string “ACGT” akan diubah menjadi data numerik. N-mers Frequency pada tulisan ini menggunakan N = 3. Hal ini disebabkan karena pada proses sintesis protein, tRNA akan membawa tiga basa nekleotida (anti kodon) yang akan dipasangkan dengan tiga basa nekleotida (kodon) pada pita mRNA. Dalam hal ini mRNA dibentuk dari duplikasi barisan DNA. Studi ini dilakukan untuk mengetahui akurasi dari penggunaan N-mers Frequency. Untuk menghitung Akurasi penggunaan N-mers Frequency, dilakukan tahapan seperti berikut: (1) pengumpulan data barisan DNA, (2) N-mers Frequency, (3) matriks jarak, (4) pengelompokan menggunakan algoritma K-means++, PAM, AGNES, dan DIANA, (5) menghitung akurasi, dan (6) kesimpulan. Akurasi dari Penggunaan N-mers Frequency pada penelitian ini adalah 100%, dengan menggunakan data 100 barisan DNA yang telah diketahui jenisnya, yaitu: virus HPV, virus Ebola, virus Marburg, dan virus Zika.
D I Purnama, Oki Prasetia Hendarsin
Jambura Journal of Mathematics, Volume 2, pp 49-59; doi:10.34312/jjom.v2i2.4458

Abstract:
Sulawesi Tengah memiliki tujuh bandara sebagai akses transportasi udara keluar atau masuk. Jumlah penumpang berangkat menggunakan transportasi udara melalui ketujuh bandara tersebut mengalami fluktuasi setiap bulannya. Oleh karena itu, dibutuhkan teknik peramalan yang tepat untuk melihat fluktuasi dan meramalkan jumlah penumpang di masa depan. Hasil pengujian data jumlah penumpang berangkat melalui transportasi udara di Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa data memiliki pola nonlinear sehingga diperlukan metode peramalan yang dapat mengatasi permasalahan pola data nonlinear. Dalam artikel ini digunakan model SVR. Hasil peramalan data jumlah penumpang berangkat melalui transportasi udara di Sulawesi Tengah menggunakan SVR menunjukkan akurasi peramalan yang baik dengan nilai MAPE 7,28 persen untuk data training dan 18,67 persen untuk data testing.
Hanna Arini Parhusip
Jambura Journal of Mathematics, Volume 2, pp 60-72; doi:10.34312/jjom.v2i2.4385

Abstract:
Tulisan ini membahas tentang pembuatan Curve Stitching berdasarkan efek diskritisasi kurva Hypocycloid yang dimodifikasi. Kurva yang dihasilkan dinamakan Connected Pseudo Polygon (CPP) karena berupa segibanyak yang berbentuk berdasarkan urutan cara menggambar serta diskritisasi titik yang digunakan. Yang dimaksud Curve Stitching disini adalah pembuatan ornamen dengan papan dan benang. Desain ini digunakan sebagai media bermain dalam kegiatan pelajaran atau kuliah matematika. Selain dengan benang, CPP juga dibentuk dengan kawat dan sedotan agar Desain yang sama dapat dibentuk dengan beberapa material yang cocok untuk penyusunan CPP. CPP ini digunakan sebagai media untuk mengilustrasikan inovasi matematika atau ornamen matematika.
Tuti Adawiyah, Muhamad Nizam Muhaijir
Jambura Journal of Mathematics, Volume 2, pp 39-48; doi:10.34312/jjom.v2i1.2407

Abstract:
Varian metode Abbasbandy tanpa turunan kedua merupakan salah satu metode iterasi yang memiliki orde konvergensi empat yang digunakan untuk menyelesaikan persamaan nonlinear. Penelitian ini memodifikasi varian Abbasbandy menjadi metode iterasi tiga langkah. Turunan yang terdapat pada metode iterasi tersebut diaproksimasi menggunakan interpolasi polinomial, interpolasi Hermit orde dua dan interpolasi Lagrange orde tiga. Secara analitik, metode baru ini mempunyai konvergensi orde tujuh dengan melibatkan empat evaluasi fungsi sehingga indeks efisiensi . Simulasi numerik dilakukan menggunakan beberapa fungsi untuk membandingkan metode ini dengan beberapa metode lain seperti metode Newton, metode Abbasbandy, metode Halley, metode Arif-Muhaijir, dan metode Wartono-Rosela untuk menunjukkan performa metode iterasi yang ditemukan.
Caicy Magelo, Evi Hulukati, Ismail Djakaria
Jambura Journal of Mathematics, Volume 2, pp 15-21; doi:10.34312/jjom.v2i1.2593

Abstract:
Artikel ini membahas tentang perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematik peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran open-ended dan model pembelajaran langsung ditinjau dari motivasi belajar matematika. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain treatment by level 2 x 2. Penelitian ini dilaksanakan pada peserta didik kelas VII MTs Negeri 1 Banggai Kab. Banggai semester genap Tahun Pelajaran 2018-2019. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kreatif matematik dan instrumen motivasi belajar. Analisis data berpikir kemampuan berpikir kreatif matematik yang pengelompokannya didasarkan pada skor instrumen motivasi belajar yang menjadi variabel atribut mencakup motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah. Data penelitian dianalisis dalam dua bagian yakni analisis deskripsi dan analisis inferensial yaitu analisis dua jalur (anava 2 x 2) dan uji lanjut Tukey untuk pengujian hipotesis. Berdasarkan analisis data penelitian, diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran open-ended dan pembelajaran langsung pada motivasi belajar dan kemampuan berpikir kreatif matematik. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa model pembelajaran open-ended lebih berpengaruh positif terhadap terhadap kemampuan berpikir kreatif matematik peserta didik ditinjau dari tingkat motivasi belajar.
Nosva Adam Yunus, Evi Hulukati, Ismail Djakaria
Jambura Journal of Mathematics, Volume 2, pp 30-38; doi:10.34312/jjom.v2i1.2591

Abstract:
Artikel ini membahas tentang pengaruh pendekatan kontekstual terhadap kemampuan penalaran ditinjau dari gaya kognitif peserta didik. Jenis penelitian Quasi Experiment dengan desain Faktorial menggunakan uji analisis dua jalur dan uji Tukey. Metode pengumpulan data melalui pemberian tes kemampuan penalaran dan Group Embedded Figures Test (GEFT). Temuan penelitian menunjukkan bahwa pada pembelajaran kontekstual subjek bergaya kognitif Field Independent menguasi lebih tiga dari empat indikator pemampuan penalaran matematis dengan nilai . Sementara pada pembelajaran langsung, subjek bergaya kognitif Field Independent hanya menguasi kurang tiga dari empat indikator kemampuan penalaran matematis dengan nilai nilai . Dengan demikian, terdapat pengaruh pendekatan kontekstual terhadap kemampuan penalaran peserta didik yang mempunyai gaya kognitif Field Independent.
Rima Erfianti, Muhamad Nizam Muhaijir
Jambura Journal of Mathematics, Volume 2, pp 22-29; doi:10.34312/jjom.v2i1.2406

Abstract:
Beberapa penelitian tentang optimalisasi produksi sudah dilakukan, salah satu metode yang sering digunakan adalah metode simpleks. Namun, metode ini memiliki keterbatasan, diantaranya hanya dapat digunakan pada kasus yang memiliki satu fungsi tujuan. Metode yang dapat digunakan untuk kasus-kasus yang memiliki lebih dari satu fungsi tujuan adalah program linier multi objective fuzzy. Metode ini digunakan untuk mengoptimalisasi produksi hijab di Toko Latifah Hijab dengan menentukan jumlah yang tepat untuk setiap model dan memperoleh keuntungan yang maksimum. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil perhitungan optimasi diantaranya jumlah hijab segi empat rimpel batik yang harus diproduksi sebanyak 320 buah, hijab pashmina instan sebanyak 6 buah, nilai variabel Lambda sebesar 0,58 yang menunjukkan derajat keanggotaan untuk setiap fungsi tujuan, keuntungan maksimum sebesar Rp 9.840.000 serta waktu pengerjaan minimum adalah 6.500 menit.
Dwi Agoes Setiawan, Sri Wahyuningsih, Rito Goejantoro
Jambura Journal of Mathematics, Volume 2, pp 1-14; doi:10.34312/jjom.v2i1.2320

Abstract:
Analisis data time series menggunakan metode Winter’s exponential smoothing dan Pegel’s exponential smoothing merupakan analisis data yang dipengaruhi oleh pola data musiman. Winter’s exponential smoothing merupakan metode peramalan yang mengasumsikan pola data bersifat trend aditif sedangkan Pegel’s exponential smoothing menyajikan sembilan model klasifikasi yang memisahkan faktor trend dan musiman. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model yang tepat dan hasil peramalan dari data produksi kelapa sawit Provinsi Kalimantan Timur periode Januari 2014 sampai Desember 2017. Hasil peramalan diverifikasi menggunakan metode tracking signal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model musiman multiplikatif tanpa trend pada metode Pegel’s exponential smoothing dengan nilai MAPE sebesar 7,04% memiliki akurasi peramalan yang lebih baik daripada metode yang lainnya. Berdasarkan pemantauan menggunakan tracking signal diperoleh satu hasil peramalan yang bersifat bias. Model musiman multiplikatif tanpa trend dapat digunakan untuk meramalkan 3 bulan ke depan yaitu Januari, Februari dan Maret Tahun 2018. Hasil peramalan 3 bulan ke depan mengalami penurunan secara berturut-turut.
Back to Top Top