Journal of Livestock and Animal Health

Journal Information
ISSN / EISSN : 26554828 / 26552159
Current Publisher: Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (10.32530)
Total articles ≅ 21
Filter:

Latest articles in this journal

Judo Laksono, Wasir Ibrahim
Journal of Livestock and Animal Health, Volume 3, pp 23-26; doi:10.32530/jlah.v3i1.220

Abstract:
Penelitian yang dilakukan bertujuan mengetahui pengaruh jenis dan dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan vegetatif rumput raja. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan, Fakultas Pertanian, Universitas Musi Rawas pada April 2018. Metode yang dipergunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental Rancangan Acak Kelompok dengan faktorial (3x3). Faktor pertama dengan jenis pupuk kandang (P1): pupuk kotoran sapi, (P2): pupuk kotoran ayam (P3): pupuk kotoran kambing. Faktor kedua dengan dosis (D) terdiri dari, (D1): 7,5 ton/ha, (D2): 10 ton/ha (D3) 12,5 ton/ha. Penelitian ini menggunakan ulangan sebanyak 27 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan mengunakan ANOVA kemudian dilanjutkan dengan Uji Duncan. dari hasil analisis ragam pertumbuhan vegetatif rumput raja terhadap jenis dan dosis pupuk kandang, berpengaruh sangat nyata (P
Nursholeh Nursholeh, Firmansyah Firmansyah, Fachroerrozi Hoesni
Journal of Livestock and Animal Health, Volume 3, pp 18-22; doi:10.32530/jlah.v3i1.215

Abstract:
Jumlah populasi ternak sapi di Provinsi Jambi selama dua dekade lebih mengalami naik turun, meskipun menunjukkan adanya tren kenaikan. Tidak stabilnya populasi sapi di Provinsi Jambi disebabkan pertumbuhan dinamika populasi yang selalu turun naik setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika pertumbuhan gross dan net populasi ternak sapi di Provinsi Jambi dan perbedaan antara kabupaten/kota di Provinsi Jambi, serta faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode analisis data sekunder dalam bentuk data tahunan/berkala (time series). Analisis data yang digunakan adalah analisis trend dan analisis uji beda serta analisis regresi linear berganda. Hasil analisis trend menunjukkan bahwa ada trend peningkatan gross populasi ternak sapi sebesar 2,96 % per tahun dan net populasi sebesar 3,70 % per tahun selama periode 2010-2017. Hasil uji beda (significant = ? ? = 0,05) menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan gross dan net populasi ternak sapi pada kelompok populasi banyak, sedang dan sedikit antara kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Tidak terdapat pengaruh kelahiran (X1), pemasukan (X2) terhadap gross populasi ternak sapi di Provinsi Jambi. Tidak terdapat pengaruh pengeluaran (X1), pemotongan (X2), dan kematian (X3) terhadap net populasi ternak sapi di Provinsi Jambi.
Daniyal Hanafi, Deni Novia, Aronal Arief Putra
Journal of Livestock and Animal Health, Volume 3, pp 27-31; doi:10.32530/jlah.v3i1.195

Abstract:
Penggunaan tepung talas sebagai bahan pengikat pada pembuatan patty burger yang dibuat dari daging itik telah dilakukan. Persentase tepung talas berbeda (0, 5, 10, dan 15%) digunakan sebagai perlakuan. Patty yang dihasilkan dianalisis untuk sifat fisik (kadar air, susut masak, penyusutan diameter, peningkatan ketebalan, tekstur) dan profil sensori (warna, aroma, rasa, tekstur, dan daya terima keseluruhan). Kadar air, susut masak, dan penyusutan diameter dari sampel menurun secara signifikan dengan peningkatan penggunaan tepung talas, tetapi peningkatan ketebalannya meningkat (P
Rikardo Silaban, Sutan Pulungan, Muhammad Muhaidi Sihombing
Journal of Livestock and Animal Health, Volume 3, pp 5-11; doi:10.32530/jlah.v3i1.209

Abstract:
Produksi limbah tanaman salak Sidempuan dapat mencapai 31-43% per tahun atau setara dengan 260-310 ton per tahun. Produksi biomassa limbah tersebut dapat berpotensi dijadikan sebagai sumber pakan alternatif untuk ternak rumiansia seiring dengan ketersediaan lahan untuk penyediaan hijauan makanan ternak yang semakin minim. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan lama simpan dan jenis pengemas terhadap kualitas fisik wafer ransum komplit. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Industri Makanan Ternak, Fakultas Pertanian Universitas Graha Nusantara Padang Sidempuan dan Kelompok Tani Desa Satahisaoloan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial 4x3 dengan 2 faktor (bahan pengemas dan lama penyimpanan) dan 3 ulangan. Parameter penelitian meliputi kualitas fisik wafer yakni bobot wafer, kadar air, kerapatan wafer dan daya serap air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan pengemas berbeda mempengaruhi kualitas fisik pakan wafer. Sedangkan, faktor penyimpanan tidak mempengaruhi performa fisik wafer. Dapat disimpulkan bahwa interaksi bahan pengemas kantong plastik dengan umur simpan 7 hari memberi performa fisik wafer yang lebih baik.
Hera Dwi Triani, Riza Andesca Putra, Rini Elisia
Journal of Livestock and Animal Health, Volume 3, pp 12-17; doi:10.32530/jlah.v3i1.213

Abstract:
Pengembangan peternakan berbasis ternak lokal merupakan salah satu strategi pembangunan daerah yang potensial. Ternak ayam buras merupakan salah satu ternak lokal yang berpotensi untuk dikembangkan, di negara berkembang. Berkembangknya wisata Geopark Ranah minang di Nagari Silokek dibutuhkan sumberdaya manusia yang sehat, cerdas dan berpendidikan. Pengembangan ayam buras sebagai ternak lokal dapat mempunyai peran untuk hal tersebut. Pada pengembagan ayam buras di Nagari Silolek perlu dikaji potensi pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode survey, dengan mengumpulkan informasi dari sebagian sampel untuk mewakili populasi. Pengambilan data menggunakan metode purposive sampling. Data yang dipakai adalah data primer dan sekunder. Data sekunder diperoleh dari BPS Kabupaten Sijunjung, Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung, BPP Kecamatan Sijunjung, Kantor Wali Nagari Silokek. Data primer diperoleh dengan melakukan survey dan wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternak ayam buras mempunyai potensi untuk dikembangkan di Nagari Silokek sebagai kawasan Geopark Ranah Minang beberapa potensi yang ada meliputi bibit yang ada, bahan pakan lokal, pengalaman yang ada, manajemen pemeliharaan yang tidak sulit, meningkatkan kesejateran dan ketahanan pangan masyarakat, ayam, lebih tahan penyakit, warisan budaya serta adanya kelembagaan atau pasar sebagai faktor pendukung. Potensi pengembangan ayam buras di Nagari Silokek melalui perbaikan genetik, peningkatan jumlah populasi, perbaikan manajemen pemeliharaan dan pemanfaatan secara efektif sarana dan prasarana.
Solehudin Solehudin, Muhammad Syawal Hasibuan
Journal of Livestock and Animal Health, Volume 3, pp 1-4; doi:10.32530/jlah.v3i1.191

Abstract:
Kabupaten Batubara merupakan salah satu daerah di Sumatera Utara yang mendapat sasaran program pengembangan bibit sapi unggul yaitu Brahman cross. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja reproduksi sapi Brahman cross di Kabupaten Batubara. Metode yang digunakan adalah survey dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Materi penelitian adalah 100 ekor sapi induk Brahman cross yang diambil masing-masing 25 ekor dari 4 kelompok tani di 3 kecamatan yaitu Kelompok Sentosa (Kecamatan Sei Balai), Kelompok Anugerah (Kecamatan Sei Suka), Kelompok Karya Mandiri dan Tunas Muda (Kecamatan Limapuluh). Parameter yang diukur adalah umur pertama kawin, service per conception (s/c), post partum mating (ppm) dan calving interval (ci). Data dialisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan umur pertama kawin adalah 36 bulan, nilai s/c adalah 3,15, post partum mating adalah 9 bulan dan lama calving interval adalah 18 bulan. Dapat disimpulkan bahwa kinerja reproduksi sapi Brahman cross di Kabupaten Batubara masih jelek. Penyebabnya adalah manajemen pemberian pakan yang buruk dan sistem perkawinan yang belum tepat. Walaupun demikian, kelompok Anugerah dapat dijadikan model pengembangan bibit sapi Brahman cross di Kabupaten Batubara karena sudah mengembangkan manajemen pemeliharaan dengan baik.
Hera Dwi Triani, Rini Elisia, Ibnu Qorma Siddiq
Journal of Livestock and Animal Health, Volume 2, pp 46-50; doi:10.32530/jlah.v2i2.132

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Riza Andesca Putra, Vivi Hendrita
Journal of Livestock and Animal Health, Volume 2, pp 34-39; doi:10.32530/jlah.v2i2.186

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Rahmadanisa Rahmadanisa, Aronal Arief Putra, Deni Novia
Journal of Livestock and Animal Health, Volume 2, pp 51-55; doi:10.32530/jlah.v2i2.171

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Fahri Husaini Nasution, Yunilas Yunilas, Tri Hesti Wahyuni
Journal of Livestock and Animal Health, Volume 2, pp 25-33; doi:10.32530/jlah.v2i2.50

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Back to Top Top