MULTINETICS

Journal Information
ISSN / EISSN : 2443-2245 / 2443-2334
Published by: Politeknik Negeri Jakarta (10.32722)
Total articles ≅ 269
Filter:

Latest articles in this journal

Dewi Ratna Wati, Walidatush Sholihah
Published: 15 March 2021
MULTINETICS, Volume 7, pp 12-20; https://doi.org/10.32722/multinetics.v7i1.3504

Abstract:
Metode yang digunakan sistem hidroponik di BBP2TP sebagai tempat edukasi serta pembelajaran mengenai pengkajian dan pengembangan teknologi pertanian masih manual. Hal tersebut dapat dilihat saat petugas melakukan pengecekan nilai pH dan nutrisi, dimana petugas harus mendatangi tempat instalasi hidroponik untuk mengukur nilai pH dan nutrisi ke dalam tandon air dengan menggunakan alat berupa pH meter dan TDS meter. Jika nilai pH dan nutrisi belum sesuai maka dilakukan penambahan cairan pH atau nutrisi ke dalam tandon air hingga nilai pH dan nutrisi sesuai dengan yang diinginkan. Teknologi Smart Farming memungkinkan suatu alat yang dapat mengukur dan melihat nilai pH dan nutrisi sistem hidroponik. Arduino yang dapat membuat sistem menjadi otomatis, Sensor pH berfungsi sebagai pengukuran pH, Sensor TDS sebagai alat mengukur nilai nutrisi dan LCD 20x4 digunakan utuk melihat nilai pH dan nutrisi. Sehingga ketika nilai pH dan nutrisi berkurang, secara otomatis arduino akan menjalan sensor pH atau TDS untuk menyalakan pompa pH atau nutrisi. Saat nilai pH dan nutrisi telah sesuai maka pompa pH dan nutrisi akan terhenti. Dengan adanya sistem ini maka perkerjaan petugas lebih efisienMetode yang digunakan sistem hidroponik di BBP2TP sebagai tempat edukasi serta pembelajaran mengenai pengkajian dan pengembangan teknologi pertanian masih manual. Hal tersebut dapat dilihat saat petugas melakukan pengecekan nilai pH dan nutrisi, dimana petugas harus mendatangi tempat instalasi hidroponik untuk mengukur nilai pH dan nutrisi ke dalam tandon air dengan menggunakan alat berupa pH meter dan TDS meter. Jika nilai pH dan nutrisi belum sesuai maka dilakukan penambahan cairan pH atau nutrisi ke dalam tandon air hingga nilai pH dan nutrisi sesuai dengan yang diinginkan. Teknologi Smart Farming memungkinkan suatu alat yang dapat mengukur dan melihat nilai pH dan nutrisi sistem hidroponik. Arduino yang dapat membuat sistem menjadi otomatis, Sensor pH berfungsi sebagai pengukuran pH, Sensor TDS sebagai alat mengukur nilai nutrisi dan LCD 20x4 digunakan utuk melihat nilai pH dan nutrisi. Sehingga ketika nilai pH dan nutrisi berkurang, secara otomatis arduino akan menjalan sensor pH atau TDS untuk menyalakan pompa pH atau nutrisi. Saat nilai pH dan nutrisi telah sesuai maka pompa pH dan nutrisi akan terhenti. Dengan adanya sistem ini maka perkerjaan petugas lebih efisien
Athiyyah Fudlla 'Aini
Published: 15 March 2021
MULTINETICS, Volume 7, pp 1-11; https://doi.org/10.32722/multinetics.v7i1.3477

Abstract:
Abstrak - Indonesia merupakan sebuah negara dengan mayoritas penduduk muslim, sehingga ilmu agama perlu diajarkan sejak dini contohnya Ilmu Tajwid. Saat ini perkembangan teknologi di Indonesia sangatlah pesat, namun pembelajaran ilmu agama yang interaktif menggunakan media-media elektronik saat ini masih sedikit ditemui khususnya media pebelajaran interaktif yang bertemakan pembelajaran ilmu tajwid. Untuk itu penulis bertujuan mengembangkan sabuah aplikasi media pembelajaran hukum tajwid untuk memudahkan anak-anak dan orang tua untuk belajar (hukum tajwid) dimanapun dan kapanpun. Pada media pembelajaran ini, upaya pendistribusian dilakukan dengan cara dijadikan sebuah aplikasi yang bisa di install pada smartphone android sehingga lebih mudah di akses dan digunakan oleh masyarakat. Selain itu juga dilakukan penelitian terhadap keberhasilan media pembelajaran ini melalui 2 aspek, yaitu aspek daya tarik dan kualitas media pembelajaran yang dinilai oleh para ahli bidang animasi/media pembelajaran, serta aspek kualitas isi materi media pembelajaran yang dinilai oleh masyarakat. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan teknik kuesioner. Responden dalam penelitian ini berjumlah 4 orang responden ahli dan 40 orang masyarakat, yang didapatkan dari penyebaran kuesioner online. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa sikap 4 orang responden ahli mengenai Media Pembelajaran ini sebesar 81% dan berada di kategori “Sangat Baik” dan sikap 40 orang responden masyarakat umum sebesar 93,7% dan berada di kategori “Sangat Baik”.
Titus Kristanto, Walid Maulana Hadiansyah, Muhammad Nasrullah, Amanda Amalia, Erlin Yuli Anggraini, Ainurrohman Firmansyah
Published: 3 October 2020
MULTINETICS, Volume 6, pp 128-133; https://doi.org/10.32722/multinetics.v6i2.3415

Aliffia Novsiyanti Ashari, Mohamad Jajuli, Budi Arif Dermawan
Published: 3 October 2020
MULTINETICS, Volume 6, pp 99-109; https://doi.org/10.32722/multinetics.v6i2.2817

Back to Top Top