Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar

Journal Information
ISSN / EISSN : 23551925 / 25808915
Total articles ≅ 30
Filter:

Latest articles in this journal

Rachmat Dody Ariesna
Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Volume 6, pp 64-70; doi:10.24042/terampil.v6i1.3867

Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lari cepat dengan mengembangkan model pembelajaran lari cepat melalui permainan pada siswa SD kelas V. Penelitian dan pengembangan dalam pembelajaran ini menggunakan model pengembangan Research & Development (R & D) dari Borg dan Gall. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 8 Gedung Air Kota Bandar Lampung, dengan sasaran klien (Target Clientele) adalah siswa kelas V yang berjumlah 30 orang dan guru sekolah dasar sebagai acuan dalam mengajar. Hasil penelitian ini adalah bentuk model pembelajaran lari cepat antara lain (1) permainan bentuk M, (2) permainan tiarap, (3) permainan jongkok, (4) permainan tepuk tangan, (5) permainan tangga tepuk. Analisis hasil nilai psikomotorik didapat siswa yang memperoleh nilai ≥ 80% (sangat baik) adalah 18 orang dan nilai 60-79 (baik) adalah 12 orang dan semua dinyatakan lulus.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran lari cepat melalui permainan telah berhasil dikuasai dan dapat meningkatkan hasil belajar lari cepat pada siswa sekolah dasar kelas V.
Nihlatul Ilahiyah, Indhira Asih Vivi Yandari, Aan Subhan Pamungkas
Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Volume 6, pp 49-63; doi:10.24042/terampil.v6i1.4127

Abstract:Modul merupakan salah satu bahan bahan ajar yang mempunyai peran besar dalam kegiatan belajar mengajar. Pengembangan modul yang sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan yaitu modul yang menyajikan pembelajaran mandiri, interatif, menyenangkan dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan modul matematika berbasis Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM), pada materi bilangan pecahan di kelas III Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D). Hasil validasi menunjukkan bahwa modul matematika berbasis PAKEM pada materi bilangan pecahan di kelas III Sekolah Dasar dinilai sangat layak, hal ini terlihat dari nilai rata-rata sebesar 87,75%. Modul ini juga mendapatkan respon sangat baik dari peserta didik, hal ini terlihat dari nilai presentase sebesar 97%. Dapat disimpulkan bahwa modul ini menarik bagi siswa dan dapat menjadi sumber belajar alternatif yang digunakan siswa untuk mempelajari bilangan pecahan.
Muhamad Afandi
Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Volume 6, pp 1-13; doi:10.24042/terampil.v6i1.3875

Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus persentase dan rumus N-Gain. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa, aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III. Aktivitas belajar siswa yang diperoleh pada siklus I sebesar 54,33%, pada siklus II sebesar 65,66%, dan pada siklus III mencapai 82%. Mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 11,33%, dari siklus II ke siklus III sebesar 16,33%, dan dari siklus I ke siklus III mencapai 27,66%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III. Dari perhitungan rumus N-Gain diperoleh peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 0,27 dengan kriteria rendah, pada siklus II sebesar 0,36 dengan kriteria sedang, dan pada siklus III mencapai 0,47 dengan kriteria sedang. Hal tersebut juga diikuti dengan peningkatan perolehan N-Gain yang mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 0,9, siklus II ke siklus III sebesar 0,11, dan dari siklus I ke siklus III mencapai 0,20. Demikian halnya dengan ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan setiap siklusnya. Ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 55%, pada siklus II sebesar 65%, dan pada siklus III mencapai 80%. Mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 10%, dari siklus II ke siklus III sebesar 15%, dan dari siklus I ke siklus III mencapai 25%. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan, model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pendidikan kewarganegaraan secara signifikan.
Eka Tusyana
Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Volume 6, pp 23-33; doi:10.24042/terampil.v6i1.3840

Abstract:Proses pembelajaran selama ini guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional sehingga sehingga proses pembelajaran terkesan monoton dan hasil belajar peserta didik banyak yang tidak mencapai nilai KKM.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe practice rehearsal pairs terhadap hasil belajar Fiqih kelas III MI Ismaria Al-Qur’aniyyah Rajabasa Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016/2017.Jenis Penelitian ini yaitu eksperimen dan bersifat quasi eksperimental Design dengan desain penelitian the matching only pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas III C sebagai kelas eksperimen dan kelas III B sebagai kelas kontrol yang masing-masing kelas berjumlah 30 peserta didik. Sampel yang diambil menggunakan teknik cara simple random sampling, yaitu cara pengambilan sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Alat pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis perhitungan uji t dengan program SPSS v.20 menggunakan uji t independent dengan taraf signifikan α : 0,05 (5%) sedangkan sig.2 tailed sebesar 0,000 dengan demikian Sig < α (H0 Ditolak dan H1 Diterima). Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh penggunaan Model Pembelajaran tipe practice rehearsal pairs terhadap hasil belajar Fiqih Kelas III MI Ismaria Al-Qur’aniyyah Rajabasa Bandar Lampung.
Komarudin Komarudin, Prisma Teja Permana
Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Volume 6, pp 79-91; doi:10.24042/terampil.v6i1.4385

Abstract:Penelitian inibertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) matematika berbasis scientific approach yang layak dan menarik. Pengembangan LKPD dalam penelitian ini sesuai menggunakan prosedur development research yang melalui tiga tahapan yaitu self evaluation, expert review dan one-to-one, dan small group. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket dan tes. Analisis data dilakukan dengan (1) deskriptif, data yang diperoleh dari teknik angket, seperti: data validasi dan respon peserta didik dan (2) jawaban peserta didik dianalisis secara deskriptif. Adapun hasil pengembangan ini adalah (1) Penilaian ahli materi mencapai kriteria interpretasi tinggi, dengan persentase rataan mencapai 70%, penilaian ahli media mencapai kriteria interpretasi sangat tinggi, dengan persentase rataan mencapai 80%, dan validasi oleh praktisi mencapai kriteria interpretasi tinggi, dengan persentase rataan 79%; (2) Respon peserta didik SD terhadap LKPD berbasis scientific approach pada uji kelompok kecil terhadap 10 peserta didik maupun uji kelompok besar dengan melibatkan 32 peserta didik mencapai kriteria sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan sangat menarik bagi peserta didik dan dapat digunakan sebagai salah satu media penunjang dalam pembelajaran.
Ponidi Ponidi
Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Volume 6, pp 92-99; doi:10.24042/terampil.v6i1.3841

Abstract:Pelaksanaan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar pada mata pelajaran PKn melalui model pembelajaran STAD pada siswa kelas II SDN. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), dengan subjek penelitian yang berjumlah 22 siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang diperoleh dari penerapan model STAD.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran melalui model STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SDN. Peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran STAD dari pra siklus siswa yang tuntas mencapai 8 siswa dengan persentase 36%, pada siklus I meningkat menjadi 14 siswa yang tuntas dengan persentase 64%, dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 19 siswa yang tuntas dengan persentase mencapai 86%. Terkait dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa ini peneliti bersama kolaborator menyampaikan pendapat bahwasannya model pembelajaran STAD ini sangat cocok diterapkan dalam proses pembelajaran, hal ini sebabkan banyaknya perubahan peningkatan hasil belajar di setiap tahapan yang dilaksanakan oleh peneliti.
Iseu Synthia Permatasari, Nana Hendracipta, Aan Subhan Pamungkas
Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Volume 6, pp 34-48; doi:10.24042/terampil.v6i1.4100

Abstract:AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi hands move dengan menggunakan aplikasi videoscribe dan camtasia studio 8 pada materi kegiatan ekonomi berdasarkan potensi alam, untuk mengetahui tingkat validitas media pembelajaran video animasi hands move yang dikembangkan, untuk mengetahui respon pengguna, serta mengukur pemahaman peserta didik. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN Kaligandu Kota Serang yang berjumlah 20 peserta didik Tahun Pelajaran 2018/2019. Hasil penelitian adalah (1) didapatkan skor rata-rata dari validasi ahli dengan presentase sebesar 86,19% yang termasuk dalam kategori “sangat layak” (2) skor rata-rata respon peserta didik dengan presentase sebesar 93,18% yang termasuk dalam kategori “sangat baik” (3) skor rata-rata respon guru dengan presentase sebesar 100% yang termasuk dalam kategori “sangat baik” (4) skor rata-rata pre-test 39,25 dengan kategori “kurang” sebelum menggunakan media video animasi hands move dan post-test sebesar 83 dengan kategori “sangat baik” setelah menggunakan media video animasi hands move yang telah mengalami peningkatan sehingga dapat disimpulkan media pembelajaran video animasi hands move dengan konteks lingkungan layak digunakan serta dapat memberikan pemahaman kepada peserta didik kelas IV pada materi kegiatan ekonomi berdasarkan potensi alam. Kata kunci : Media Pembelajaran, Video Animasi, Videoscribe, Camtasia Studio 8, Ilmu Pengetahuan Sosial AbstractThis study aims to develop learning media in the form of video animation hands move using applications videoscribe and camtasia studio 8 on economic activity material based on natural potential, to determine the validity level ofanimation video learning media hands move developed, to determine user response, and measure learners' understanding. The subjects of this study were the fourth grade students of Kaligandu Elementary School in Serang City, which numbered 20 students in the 2018/2019 Academic Year. The results of the study are (1) obtained an average score from expert validation with a percentage of 86.19% which is included in the category of "very feasible" (2) the average score of students' responses with a percentage of 93.18% which is included in the category "Very good" (3) the average score of the teacher's response with a percentage of 100% which is included in the "very good" category (4) the average score of pre-test 39.25 with the category "less" before using video animation media hands move and post-test amounting to 83 with the "very good" category after usingvideo animation media hands move that has improved so that it can be concluded that learning media animation videos hands move with an environmental context feasible to use and can provide understanding to class IV students on material economic activities based on natural potential. Keywords: Learning Media, Video Animation, Videoscribe, Camtasia Studio 8, Social Sciences
Ida Fiteriani, Nur Asiah, Baharudin Baharudin, Shyintia Fitri Dewi
Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Volume 6, pp 71-78; doi:10.24042/terampil.v6i1.3865

Abstract:Pendidikan merupakan faktor utama yang perlu ditingkatkan kualitasnya dan parameter sederhananya terlihat dari hasil belajar peserta didik. Berdasarkan pra penelitian menunjukan bahwa hasil belajar IPA peserta didik di MI masih rendah. Hal ini dikarenakan dalam proses pembelajaran sangat jarang mengkondisikan peserta didik untuk bisa belajar dengan memaksimalkan potensi kelompok. Peserta didik lebih diarahkan belajar secara individual dan menanamkan kompetisi yang tinggi, sehingga dengan pola ini kelebihan belajar kelompok dengan prinsip belajar kooperatif tidak terbentuk dalam belajar siswa. Aktifitas ini kemudian lebih diperparah, ketika proses peningkatan retensi dan motivasi belajar siswa tidak didukung dengan penggunaan media bantu pembelajaran yang sesuai karakteristik siswa, sementara fungsinya diketahui sangat besar dalam membantu pembentukan pemahaman konsep, membuat semangat dan gairah belajar, serta menjadikan kelas menjadi lebih hidup. Berdasarkan alasan logis itu, dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Berbantu Animasi Multimedia terhadap peningkatan hasil belajar IPA siswa di Kelas IV MIN 11 Bandar Lampung. Jenis penelitian menggunakan Quasi Exsperiment dengan teknik pengumpulan data berupa observasi intensif, wawancara mendalam, pengujian dengan tes, dan analisis terhadap dokumentasi sekolah. Analisis data berikutnya diuji menggunakan uji t, dengan sebelumnya asumsi uji normalitas dan uji homogenitas telah terpenuhi. Hasil perhitungan menunjukkan thitung = 5,621 lebih besar dari ttabel = 2,002, karenanya dapat ditarik kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang sangat signifikan penggunaan model pembelajaran koopertaif tipe Numbered Head Together (NHT) berbantu animasi multimedia terhadap peningkatan hasil belajar IPA siswa di kelas IV MIN 11 Bandar Lampung.
Deviyanti Pangestu
Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Volume 6, pp 14-22; doi:10.24042/terampil.v6i1.3827

Abstract:The purpose of this study (1) to find out the relevance of the curriculum model development of Elementary School Teacher Education with the Elementary School curriculum, (2) to produce a level of improvement in courses that have relevance to the Elementary School curriculum, 3) produce textbooks. the method used in this study is Research and Development. Data collection used questionnaire. The results of the study showed that the average score of elementary school teacher's pedagogical competence was included in the excellent category as well as teacher professionalism. The average score was included in the excellent category. The pedagogical abilities and professional abilities of teachers in relation to the relevance of the Elementary School Teacher Education curriculum with the curriculum in Elementary Schools are related in the excellent categories.
Ahmad Yusuf Prasetiawan
Terampil : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, Volume 6, pp 100-114; doi:10.24042/terampil.v6i1.3829

Abstract:Child development, symbols and duties has not been widely understood, even though education is based on the child's developmental level will be quickly brought to success.This study aims to unravel the concept of a golden age, urgency and handling in Islamic educational perspective. The method used in this paper is the study of literature (theoretical studies), equipped with field observations.The results showed that the golden age in the perspective of Islamic education is the future of nature, where the child has not been contaminated by lust, pre puberty, and age under 13 years, as the hadith of the Prophet, who ordered the hit children when not working on prayer. Good handling is in line with the rights and obligations of the child. Learning methods that stimulate kekiuatan tep is analytical, systematic and rationality.