Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer)

Journal Information
ISSN / EISSN : 23017988 / 25810588
Current Publisher: LPPM STMIK Atma Luhur (10.32736)
Total articles ≅ 154
Filter:

Latest articles in this journal

Mely Mailasari
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), Volume 8, pp 207-214; doi:10.32736/sisfokom.v8i2.657

Abstract:Kegiatan menghidupkan perpustakaan, tentunya akan mendorong pengadaan pustaka yang lebih banyak guna memperkaya koleksi perpustakaan, dan meningkatkan aktivitas peminjaman dan pengembalian pustaka. Tetapi, sistem pendataan yang saat ini digunakan oleh SMP Negeri 3 Kota Bekasi masih menggunakan media buku dan Microsoft Excel sebagai aplikasi (software) pembuat serta pencetak laporan bulanan dan tahunan. Hal ini, mengakibatkan berkurangnya efektivitas dan efisiensi terhadap layanan perpustakaan. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang terkomputerisasi dengan menggunakan metode pengembangan perangkat lunak model waterfall berbasis web.
Andi Yuni Lusfiani, Rinto Priambodo
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), Volume 8, pp 199-206; doi:10.32736/sisfokom.v8i2.626

Abstract:Sistem Informasi Jabatan Pimpinan Tinggi (SIJAPTI) adalah: Suatu sistem teknologi informasi komunikasi yang memproses dan mengintegrasikan seluruh alur proses pengisian JPT di lingkungan instansi pemerintah, mulai dari konsultasi, penyampaian dokumen rencana seleksi dan laporan hasil seleksi serta dokumentasi database JPT. Tujuan Implementasi SIJAPTI adalah untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, profesionalisme, kinerja serta akses dalam penyampaikan dokumen rencana seleksi dan laporan hasil seleksi serta pengawasan pelaksanaan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Setiap pengguna dapat melakukan 3 fungsi utama dalam SIJAPTI yaitu: Input database JPT (Nomenklatur dan Pejabat), Konsultasi, Pengisian Seleksi JPT
Rendy Rian Chrisna Putra
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), Volume 8, pp 191-198; doi:10.32736/sisfokom.v8i2.688

Abstract:The loan of meeting room in the office of Bangka Belitung Province governor is currently still through the manual process that is lending must meet the manager who is in the office of the governor to obtain approval on lending The required room. Lending room that is still manual will be changed to Android based. The built-in system that will be built using the Java programming language with the helper platform is Android Studio, PHP, and MySQL database. The system's analytical techniques used in this research are object-oriented and use a Unified Modelling Language (UML) modeling tool to illustrate built-in applications. This research result shows that this room loan application can be used by the user well and can borrow room with this application. With this application is expected to help users to more easily borrow the room.
Arief Amarullah, Tarimantan Sanberto Saragih
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), Volume 8, pp 184-190; doi:10.32736/sisfokom.v8i2.640

Abstract:Geliat persaingan bisnis di era industri 4.0 kini semakin ketat, setiap perusahaan dituntut untuk bisa bergerak lebih dinamis dan efektif dalam melakukan kegiatan bisnisnya. Perusahaan juga dipacu untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan strategis dan terukur untuk keberlangsungan bisnis. Namun dalam perjalanan bisnis perusahaan dari tahun ke tahun khusus untuk bisnis layanan jasa belum mencapai target yang maksimal setiap tahun. Sehingga perusahaan harus memberikan perhatian lebih terhadapat kondisi ini. Berdasarkan data pencapaian target dari beberapa tahun terakhir belum mencapai hasil maksimal yang diharapkan oleh perusahaan. Mengukur produktifitas proyek yang dikerjakan dapat menjadi salah satu solusi untuk menentukan sejauh mana sebuah proyek dapat memberikan hasil positif bagi perusahaan. Agar perhitungan tingkat produktifitas proyek lebih akurat maka dibutuhkan sistem pendukung keputusan dengan menggunakan salah satu metodenya yaitu metode Simple Additive Weighting (SAW). Luaran dari penelitian ini diharapkan dapat berguna dan memudahkan perusahaan dalam menentukan produktiftias proyek yang telah dikerjakan dan kelayakan untuk menentukan kelanjutan suatu proyek .
Nikko Putra Riyanto
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), Volume 8, pp 172-183; doi:10.32736/sisfokom.v8i2.634

Abstract:Monitoring proyek merupakan suatu prosedur yang diperlukan untuk memastikan proyek yang sedang dikerjakan dapat dikelola dengan efektif dan dapat diselesaikan tepat waktu. Permasalahan yang ada saat ini, terdapat beberapa proyek yang sedang dikerjakan kerap mengalami keterlambatan serta proses pelaporan pekerjaan proyek yang tidak terintegrasi dengan data pengembangan proyek pada sistem berjalan menyebabkan pencarian informasi historical aktivitas proyek sulit untuk dilakukan. Selain itu perhitungan penilaian kinerja karyawan masih dilakukan dengan cara konvensional menggunakan Microsoft Excel, sehingga memakan waktu cukup lama dalam pembuatannya. Oleh karena itu, pada penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem reminder dan monitoring aktivitas pengembangan proyek yang juga dapat digunakan untuk penilaian kinerja karyawan berbasis web, sehingga diharapkan dapat mempermudah proses monitoring dan pelaporan aktifitas proyek serta mempercepat proses penilaian kinerja karyawan. Metode penelitian yang dilakukan merupakan studi kasus dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall dan menggunakan perancangan diagram UML
Fatoni Fatoni, Dedi Irawan
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), Volume 8, pp 159-164; doi:10.32736/sisfokom.v8i2.679

Abstract:Banyaknya produk makanan yang beredar baik yang diproduksi oleh perusahaan skala nasional maupun lokal serta produk makanan yang diproduksi secara illegal menimbulkan permasalahan tersendiri. Salah satu permasalahan yang muncul yaitu kemampuan masyarakat dalam memilih produk makanan yang baik atau berizin untuk diedarkan sebagai pemenuhan kebutuhan. Untuk itu didalam peneltian ini dilakukan pengembangan sistem informasi izin produk makanan yang dapat digunakan masyarakat dalam mencari informasi sebuah produk makanan. Didalam proses pengembangan sistem informasi digunakan extreme programming sebagai metode pengembangan dengan tahapaneksplorasi, perencanaan, iterasi pengembangan, produksi, dan pemeliharaan. Dari hasil penelitian menujukkan bawah metode extreme programming mampu menghasilkan sistem infomrasi yang dapat berfungsi secara baik yang ditunjukkan dari hasil pengujian
Vivi Sahfitri
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), Volume 8, pp 165-171; doi:10.32736/sisfokom.v8i2.665

Abstract:Pepustakaan dapat diartikan sebagai kumpulan informasi yang berkaitan dengan Ilmu Pengetahuan, Hiburan, Rekreasi dan Ibadah yang merupakan salah satu kebutuhan hidup manusia agar tidak tertinggal dalam memperoleh informasi sehingga dapat berinteraksi secara aktif dengan manusia lain sebagai mahkluk sosial. Penelitian ini bertujuan untuk membangun prototype Katalog dan peminjaman buku perpustakaan berbasis mobile yang mampu memberikan informasi tentang katalog buku yang ada diperpustakaan, informasi ketersediaan buku tersebut diperpustakaan dan mendaftarkan diri untuk meminjam buku yang diinginkan yang dilakukan secara mobile. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Development Research yaitu suatu kegiatan penelitian yang bertujuan dan berusaha mengembangkan atau melengkapi pengetahuan yang sudah ada atau diketahui. Penelitian ini menghasilkan Permodelan Sistem secara visual menggunakan Unified Modeling Language (UML), Rancangan Basis Data, serta Prototipe yang menghasilkan gambaran lengkap siste, yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalah yang terjadi.
Akhmad Syarifudin
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), Volume 8, pp 149-158; doi:10.32736/sisfokom.v8i2.641

Abstract:Salah satu upaya untuk dapat meningkatkan good governance di lingkungan instansi pemerintah adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi. Kementerian Keuangan sebagai instansi pemerintah yang memiliki kantor vertikal tersebar di seluruh wilayah Indonesia sangat membutuhkan teknologi informasi dalam mengumpulkan data dan mengolah laporan sehingga diperoleh informasi yang akurat dan dapat diandalkan. Pembayaran tunjangan kinerja merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap bulan dengan melibatkan 800-an kantor/satker di seluruh wilayah Indonesia. Proses pengajuan dan pelaporan pembayaran tunjangan kinerja dilakukan secara semi manual dan berjenjang dari satker melalui kanwil dan unit eselon I sebelum sampai kepada Biro Perencanaan dan Keuangan. Masalah yang sering terjadi adalah adanya kesalahan input karena redundansi penginputan data dan kesalahan penjumlahan pada saat rekapitulasi. Selain itu data pengajuan dan pelaporan tidak dapat diperoleh secara cepat dan tidak dapat dimonitor secara real time karena harus menunggu rekapitulasi semua unit eselon I selesai. Oleh sebab itu, dirancanglah sistem informasi pengajuan dan pelaporan pembayaran tunjangan kinerja Kementerian Keuangan dengan menggunakan metode prototype. Sehingga diharapkan kantor pusat kementerian akan memperoleh informasi kebutuhan dana dan pelaksanaan pembayaran tunjangan kinerja dari satker lebih cepat dan akurat.
Molavi Arman
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), Volume 8; doi:10.32736/sisfokom.v8i2.668

Abstract:— The more the development of the era then the more advanced technology, where this technology is very helpful human in carrying out daily activities, in connection with it with the development of technology a person can use an internet, which the internet is very helpful to the user in obtaining information and can also be used as communication media. the web can also be said as a medium that is used as to access information through the internet, if more and more internet users to access the web it will cause the slow performance of the web server. Therefore in this paper the authors make a study on Comparison Performance Single Web Server And Multi Web Server With Different Test Using Paired Sample T Test. To see the performance between single and multi web server can be seen in terms of components Throughput, Response Time, CPU Utilization by using httpref application then to see test different between single web server and multi web server by using paired sample t test. The application of paired sample t test to see the difference test using the predefined hypothesis which to support the decision can be seen that the sig value obtained between the single server web server test and the multi server web server is 0,000 and the value is below 0.05, then based on the hypothesis it can be concluded that between single web server and multi web server there is significant difference from the test result..Keywords: Performansi, Server, Httperf, Web, Paired sample t test
Putri - Kusriyanti
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), Volume 8; doi:10.32736/sisfokom.v8i2.639

Abstract:Pelaporan adalah salah satu fungsi manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian keterangan mengenai segala hal yang bertalian dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pejabat yang lebih tinggi. Permasalahan yang ada pada tim RAN (Radio Access Network) di Indosat Ooredoo ini adalah pelaporan yang belum terpusat dalam satu sistem sehingga seringkali mengalami keterlambatan dalam penyajian informasi yang berkaitan dengan pelaporan hasil kerja karyawan. Oleh sebab itu peneliti mencoba melakukan analisa pada bisnis proses berjalan di tim RAN untuk menemukan pokok permasalahan dan melakukan perancangan sistem informasi pengolahan data pelaporan hasil kerja, dengan tujuan efisiensi biaya dan waktu dapat dicapai. Adapun hasil yang ingin didapat dari perancangan sistem usulan ini adalah agar mempermudah dalam pengolahan data pelaporan, pembuatan weekly report, pencarian data hasil eksekusi, serta pemberian reminder berupa notifikasi yang diterima lewat email oleh karyawan yang sedang melakukan eksekusi data proyek. Metode yang digunakan pada pengolahan data pelaporan ini menggunakan konsep UML, metode System Development Life Cycle (SDLC) model agile dan pengelolaan data dengan MySQL.