RESEARCH : Journal of Computer, Information System & Technology Management

Journal Information
ISSN / EISSN : 2615-7233 / 2615-7357
Published by: Universitas PGRI Madiun (10.25273)
Total articles ≅ 48
Filter:

Latest articles in this journal

Ichsan Wasiso, Kusrini Kusrini, Mei Parwanto Kurniawan
RESEARCH : Journal of Computer, Information System & Technology Management, Volume 4, pp 37-44; https://doi.org/10.25273/research.v4i1.7003

Abstract:
Pembangunan sistem informasi di UPPKB (Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor), Terminal Bus, dan PKB (Pengujian Kendaraan Bermotor) dari berbagai penyedia ini telah menghasilkan permasalahan tersendiri. Belum adanya hubungan antara sistem informasi pada data kendaraan yang sangat mungkin dilakukan mengakibatkan terjadinya double entri data kendaraan sehingga mengurangi kemudahan dan kecepatan pengguna dalam melakukan operasional sistem informasi tersebut. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menggunakan teknologi web service yang terintegrasi. Arsitektur yang digunakan dalam teknologi web service menggunakan metode REST yang mampu menjembatani integrasi data pada masing-masing sistem informasi dari berbagai penyedia yang ada tanpa harus membangun dari awal sebuah sistem baru. Pertukaran data dilakukan dengan menggunakan JSON. Petugas dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk memperoleh data kendaraan secara cepat dan mudah dari sumber data yang telah ditentukan oleh pemerintah. Sebuah server dibutuhkan sebagai tempat pertukaran data kendaraan dari berbagai sistem yang ada. Dengan demikian masing-masing sistem yang sudah ada hanya berhubungan dengan satu server tersebut untuk mendapatkan integrasi data dari berbagai sistem antar daerah. Dengan integrasi sistem ini maka double entri data kendaraan dari beberapa unit dapat dipangkas. Selain menghemat hardisk penyimpanan, integrasi sistem ini dapat mempermudah dan mempercepat proses entri data kendaraan. Pencarian informasi kendaraan menjadi lebih cepat dan lebih mudah
Putu Moni Lestari, I Made Ardwi Pradnyana, Gede Aditra Pradnyana
RESEARCH : Journal of Computer, Information System & Technology Management, Volume 4, pp 53-65; https://doi.org/10.25273/research.v4i1.7070

Abstract:
Aplikasi Tabanan Dalam Genggaman adalah aplikasi mobile milik Pemerintah Kabupaten Tabanan. Aplikasi ini memuat beragam data dan informasi tentang Kabupaten Tabanan. Sebagai aplikasi yang bersifat public penting untuk melakukan uji guna mengetahui tingkat usability sehingga dapat memaksimalkan kebergunaan aplikasi. Pengujian usability testing menggunakan model PACMAD (People At The Center Of Mobile Application Depelovment) dengan 7 atribut pengukuran serta melibatkan 12 responden pada rentang usia 15-41 tahun. Dari hasil pengujian usability testing yang dilakukan dengan teknik performance measurement, RTA, Kuesioner SUS dan NASA-TLX diketahui bahwa aplikasi tabanan dalam gengaman dapat dikategorikan telah memenuhi tingkat usability yang baik untuk sebuah aplikasi mobile. Hal ini berdasarkan pada terpenuhinya 7 atribut usability pada model PACMAD yaitu efficiency sebesar 0,0380050295 goals/second, effectiveness 97%, learnability 92%, memorability 98%, error 0,090278, satisfaction 59,375 dan cognitive load 43,4444. Sebagai upaya meningkatkan usability pada aplikasi Tabanan Dalam Genggaman maka dirancangan rekomendasi perbaikan dalam bentuk wireframe/mockup yang didasarkan pada teori 8 golden rules dari Benn Sneidermann dan 10 prinsip user interface aplikasi mobile dari Jonathan Stark. Hasil analisis data performance measurement dan data hasil RTA dijadikan sebagai acuan dan pertimbangan untuk memutuskan bagian, halaman dan fitur dalam aplikasi Tabnanan Dalam Genggaman yang akan diberikan rekomendasi perbaikan.
Hannie Hannie, Dini Sri Istiningdias, Ultach Enri
RESEARCH : Journal of Computer, Information System & Technology Management, Volume 4, pp 1-10; https://doi.org/10.25273/research.v4i1.7826

Abstract:
Saat ini banyak mahasiswa melakukan usaha bisnis pada masa perkuliahan. Masa kuliah adalah masa yang tepat bagi mahasiswa untuk memulai usaha bisnis karena mahasiswa dapat belajar langsung menghadapi tantangan dunia kerja. Berbekal kreativitas, peluang dan keberanian dalam mengambil resiko maka mahasiswa dapat melakukan usaha bisnis online untuk memasarkan produknya lebih luas. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini bertujuan untuk mengukur perkembangan bisnis online di kalangan mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang. Atribut pelayanan jasa dapat dijadikan masukkan dalam meningkatkan bisnis online mahasiswa dengan menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI). Penelitian dilakukan di Universitas Singaperbangsa Karawang. Data penelitian diperoleh dari kuesioner yang dibagikan secara online menggunakan Google Form. Metode pengambilan sample yang digunakan yaitu metode nonprobability sampling dengan jenis purposive sampling, dimana teknik penentuan sampel berdasarkan kriteria yaitu mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang dan mempunyai usaha bisnis. Uji pengolahan data menggunakan Uji Validitas dan Uji Realibilitas. Perhitungan Customer Satisfaction Index menunjukkan hasil sebesar 74,49 %. Hasil tingkat kepuasan diantara 66 % - 80 % menunjukkan bahwa mahasiswa puas dengan perkembangan bisnis online.
Alvhinia Meinda Amitaba, Ema Utami, Hanif Al Fatta
RESEARCH : Journal of Computer, Information System & Technology Management, Volume 4, pp 66-74; https://doi.org/10.25273/research.v4i1.7156

Abstract:
Dalam dunia nyata, untuk menjamin keaslian serta legalitas suatu dokumen digunakan tanda tangan. Tanda tangan ini merupakan suatu tanda yang bersifat unik milik seseorang dan digunakan untuk memberi pengesahan bahwa orang tersebut setuju dan mengakui isi dari dokumen yang ditandatangani. Untuk dokumen-dokumen elektronik pun dibutuhkan hal semacam ini. Oleh karena itu, diciptakan suatu sistem otentikasi yang disebut tanda tangan digital. Tanda tangan digital merupakan teknik yang sangat tepat digunakan untuk menjamin keaslian suatu dokumen serta menghindari adanya penyangkalan bahwa seseorang telah menandatangani suatu dokumen. Teknik ini jauh lebih canggih dan lebih efisien daripada tanda tangan yang dilakukan secara manual. Keamanan dan kerahasiaan data merupakan hal penting untuk mencegah penyalahgunaan data. Sebuah data dapat diamankan dengan cara melakukan penyandian terhadap isi data yang telah terverifikasi oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik. Sistem verifikasi tanda tangan disediakan berdasarkan informasi sertifikasi tanda tangan yang dimiliki oleh seorang penandatangan untuk memverifikasi integritas dokumen elektronik. Pada penelitian ini dilakukan penentuan kriteria pada dokumen elektronik yang terbukti otentikasinya berdasarkan verifikasi dokumen elektronik yang telah dilakukan menggunakan kriteria yang telah ditentukan yaitu, confidentiality, integrity, authentication, non repudiation, lama verifikasi, validity sertifikat, termasuk keberhasilan verifikasi dokumen elektronik dengan metode Weighted Product. Dataset didapatkan dari olah data manual dengan beberapa macam skenario dokumen elektronik
Ridho Pamungkas, Ferdinand Wahyu Zulaiman Zaney
RESEARCH : Journal of Computer, Information System & Technology Management, Volume 4, pp 84-89; https://doi.org/10.25273/research.v4i1.9099

Abstract:
Penggunaan teknologi informasi dalam memperoleh data di era society 5.0 merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Hampir semua data yang kita gunakan tersimpan dalam database pada sebuah sistem informasi yang dapat di akses secara online dan dapat dipergunakan oleh sembarang pengguna. Sistem Informasi menjadi sangat rentan apabila data yang kita miliki dipergunakan atau diakses oleh orang lain dan mempergunakan data tersebut untuk hal yang merugikan bagi pemilik data. Melihat hal tersebut, keamanan data dalam sebuah sistem informasi menjadi sangatlah penting. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah keamanan data pada database sistem informasi dengan penerapan Hasing SHA1 dan Algoritma Asimetris RSA. Algoritma Asimetris RSA digunakan untuk mengacak suatu kata dari sebuah data yang digunakan oleh user dan fungsi Hashing SHA1 mengenskripsi data yang telah di acak sebelumnya. setelah melalui proses enskripsi data, barulah hasil enskripsi data tersebut selanjutnya disimpan dalam database. Data yang tersimpan dalam database tidak dapat terbaca secara langsung oleh pengguna lain karena data tersebut menjadi kode – kode yang acak. Dengan penerapan Hasing SHA1 dan Algoritma Asimetris RSA data yang tersimpan akan terlindungi dari pihak – pihak yang ingin menyalahgunakan data tersebut.
Donny Yulianto, Ema Utami, Asro Nasiri
RESEARCH : Journal of Computer, Information System & Technology Management, Volume 4, pp 11-20; https://doi.org/10.25273/research.v4i1.7019

Abstract:
Sistem informasi penerimaan mahasiswa baru merupakan sistem yang sangat mendasar dan dibutuhkan bagi perguruan tinggi serta merupakan ujung tombak pemasaran untuk mendapatkan jumlah mahasiswa yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan besarnya nilai antar variabel pada sistem informasi penerimaan mahasiswa baru (PMB) yang ada di STKIP Widya Yuwana. Serta untuk mengetahui variabel mana yang paling berpengaruh terhadap tingkat kesuksesan sistem informasi. Metode yang digunakan adalah metode Hot-Fit dan SEM PLS sebagai alat uji statistik. Metode Hot-Fit mengevaluasi sistem dengan menggunakan variabel penggunaan sistem, kepuasan pengguna, struktur, lingkungan, kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, dan net benefit. Pengujian akan dilakukan terhadap 16 hipotesis. Dari hasil penelitian 10 hipotesis dinyatakan diterima dan 6 dinyatakan hipotesis tidak diterima. Variabel yang berpengaruh kuat pada kesuksesan sistem informasi penerimaan mahasiswa baru di STKIP Widya Yuwana adalah variabel kualitas informasi dengan nilai 0,907, kualitas sistem dengan nilai 0,886 dan penggunaan sistem dengan nilai 0,882. Variabel yang berpengaruh lemah adalah variabel net benefit dengan nilai 0,572, struktur dengan nilai 0,804, dan kualitas layanan dengan nilai 0,807.
Yusuf Eka Yana, Nur Nafi'Iyah
RESEARCH : Journal of Computer, Information System & Technology Management, Volume 4, pp 28-36; https://doi.org/10.25273/research.v4i1.6687

Abstract:
Di Indonesia mempunyai beragam jenis tanaman, buah yang dapat ditanam di berbagai daerah Indonesia. Contohnya buah Pisang mempunyai beragam jenis Pisang, dan beberapa masyarakat kurang memahami jenis-jenis Pisang yang ada di Indonesia. Dengan kondisi itu maka kami akan melakukan suatu penelitian terkait mengklasifikasikan jenis Pisang berbasis komputer. Tujuan penelitian ini, yaitu mengidentifikasi atau mengklasifikasi jenis Pisang berdasarkan fitur citra (warna, tekstur, bentuk) dengan algoritma SVM dan KNN. Data yang digunakan adalah citra Pisang total 399, yang diklasifikasi menjadi 7 jenis, Pisang ambon, Pisang kepok, Pisang susu, Pisang raja, Pisang mas, Pisang raja nangka, Pisang cavendish. Dari citra Pisang diambil fitur warna nilai rata-rata RGB, standar deviasi RGB, skewness RGB, entropy RGB. Fitur tekstur nilai rata-rata citra grayscale, standar deviasi grayscale, dan gray level co-occurance matrix (kontras, energi, korelasi, homogeneity). Serta fitur bentuk dari citra biner nilai area, perimeter, metric, major axis, minor axis, eccentricity. Hasil ujicoba menunjukkan algoritma SVM nilai akurasi mengklasifikasi jenis Pisang secara berturut-turut dari fitur warna, tekstur, bentuk adalah 41,67%, 33,3%, 8,3%. Dan hasil klasifikasi jenis Pisang dengan algoritma KNN, nilai K terbaik adalah 2 pada fitur warna 55,95%, fitur tekstur 58,33%, dan fitur bentuk 45,24%.
Rafika Akhsani, M Mujiono
RESEARCH : Journal of Computer, Information System & Technology Management, Volume 4, pp 75-83; https://doi.org/10.25273/research.v4i1.7383

Abstract:
Media pembelajaran diperlukan bagi keberhasilan proses pembelajaran, khususnya bagi siswa yang masih duduk di Sekolah Dasar. Kerjasama antara guru dan orang tua merupakan kunci dari keberhasilan pembelajaran, khususnya pada musim pandemi Covid-19 yang mewajibkan siswa belajar dirumah. Berakibat pola pembelajaran yang biasanya tatap muka menjadi pembelajaran yang difasilitasi teknologi, salah satunya adalah dengan menggunakan smartphone. Salah satu teknologi yang dapat menjadi pendukung pembelajaran adalah dengan menggunakan teknologi Augmented Reality yang akan di integtasikan dengan smarthphone. Media yang akan dibuat memanfaatkan materi pada Lembar kerja siswa kelas tiga sekolah dasar yang dikemas dalam marker yang didesain dengan ukuran 4 x 4 cm kemudian dimasukkan ke dalam image target di Unity 3D dan diberi nama AReP. Pengujian AReP menggunakan tiga cara yaitu oklusi, akurasi dan usabilitas. Dalam pengujian oklusi yang menggunakan kamera realme 5i menghasilkan kesimpulan AreP dapat mendeteksi marker sampai 70%, tetapi pada marker yang tertutup lebih dari 80% animasi tidak muncul. Pengujian akurasi digunakan untuk melihat akurasi pendeteksian kamera augmented reality berdasarkan pada sudut dan jarak tertentu, yang menghasilkan jarak kesimpulan bahwa AReP bekerja dengan baik dengan maksimal jarak 30cm dan ketika jarak lebih dari 40cm maka animasi tidak muncul. Pengujian usabilitas digunakan untuk mengetahui umpan balik dari pengguna media pembelajaran, hasil dari uji usabilitas menunjukkan bahwa 93% responden menyetujui bahwa AReP dapat membantu anak dalam pembelajaran
Muhammad Zuhdi Sasongko,
RESEARCH : Journal of Computer, Information System & Technology Management, Volume 4, pp 21-27; https://doi.org/10.25273/research.v4i1.7420

Abstract:
Menjaga kestabilan energi nasional melalui program penghematan energi harus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Perilaku penghematan energe salah satunya yaitu energy listrik. Penguna listrik rumah tangga terutama pada perumahan cenderung kurang dalam pengelolaan listrik, misalnya dalam alat-alat eletronik rumah tangga seperti lampu. Penghuni perumahan X seringkali membiarkan lamp uterus menyala sepanjang hari. Hal tesebut dapat menyebabkan pemborosan energi listrik. Penelitian ini menekankan penghematan energy listrik dengan IoT (Internet of Thing). Desain prototype yang digunakan membantu pengguna untuk mengelola aliran listrik terhadap barang elekronik terutama lampu dapat bekerja sesuai dengan waktu dan dapat dikontrol secara dinamis dengan bahasa natural menggunakan bantuan Bot Telegram berbasis Text Recognition. Perangkat IoT dihubungkan dengan server Cloud sehingga dapat diakses dimanapun dan memberikan notifikasi melalui pesan chat kepada penghuni perumahan. Desain Asisten perangkat IoT dibuat dengan bahasa natural sehingga pengguna dapat berkomunikasi layaknya dengan manusia. Adanya penelitian ini diharapkan dapat mengurangi tagihan listrik bulanan akibat pemakaian listrik yang tidak perlu.
Nugroho Setio Wibowo, Ema Utami, Hanif Al Fatta
RESEARCH : Journal of Computer, Information System & Technology Management, Volume 4, pp 45-52; https://doi.org/10.25273/research.v4i1.7049

Abstract:
Sesuai Peraturan Presiden no 39 tahun 2019 tentang Satu Data, untuk memperoleh Data yang akurat, mutakhir, terpadu,, mudah diakses, dan dibagipakaikan, diperlukan perbaikan tata kelola Data yang dihasilkan oleh pemerintah. Studi kasus penelitian ini di Pemerintah Kabupaten Trenggalek Jawa Timur di 35 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan metode kuisioner dan wawancara untuk penggalian permasalahan data. Perumusan pengolahan data menggunakan pedoman Data Management Body Of Knowledge (DMBOK. Data Management Body Of Knowledge (DMBOK) merupakan salah satu framework tata kelola data yang memberikan pendekatan model tata kelola data secara fungsional, lengkap dan menyeluruh dalam membangun tata kelola data di organisasi. Penelitian ini merumuskan struktur tatakelola data, peran tata kelola data dalam struktur organisasi pemerintahan Kabupaten Trenggalek, peran aktivitas tata kelola data dan pemetaan solusi 18 masalah data di Pemerintah Kabupaten Trenggalek berdasarkan pedoman DMBOK. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tata kelola data dengan pedoman DMBOK dapat digunakan sebagai solusi untuk masalah data yang terjadi. Struktur tata kelola data yang telah dirancang diharapkan dapat membantu Kabupaten Trenggalek dalam mengimplementasikan tata kelola data di pemerintah daerah secara efektif
Back to Top Top