Jurnal Gantang

Journal Information
ISSN / EISSN : 2503-0671 / 2548-5547
Published by: Jurnal Akuatiklestari (10.31629)
Total articles ≅ 95
Current Coverage
DOAJ
Archived in
SHERPA/ROMEO
Filter:

Latest articles in this journal

Al Jupri, Elah Nurlaelah, Jarnawi Afgani Dahlan
Published: 30 September 2021
Jurnal Gantang, Volume 6, pp 141-149; https://doi.org/10.31629/jg.v6i2.3539

Abstract:
Kemampuan pemecahan masalah, termasuk dalam topik geometri, merupakan kemampuan yang perlu dimiliki para mahasiswa calon guru matematika sebagai bekal karir mereka di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi kemampuan pemecahan masalah mahasiswa calon guru matematika dalam menyelesaikan soal-soal geometri. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini menggunakan metode kualitatif, desain studi kasus, dalam bentuk tes tertulis individu melibatkan 31 mahasiswa calon guru matematika di salah satu universitas negeri di kota Bandung, Indonesia. Dalam studi ini strategi pemecahan masalah hasil prediksi yang dibuat peneliti dibandingkan dengan strategi pemecahan masalah yang digunakan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian strategi pemecahan masalah yang digunakan mahasiswa sesuai prediksi, di mana proses dan hasil pemecahan masalah yang mereka lakukan sudah benar, namun sebagian besar mahasiswa masih kurang komprehensif dalam memberikan argumentasi terhadap langkah penyelesaian masalah yang mereka gunakan. Selain itu, beberapa kesulitan yang mahasiswa hadapi dalam proses pemecahan masalah diidentifikasi dan didiskusikan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara strategi pemecahan masalah yang diprediksi dan strategi pemecahan masalah yang digunakan mahasiswa dalam proses pemecahan masalah.
Dafid Slamet Setiana, Nuryadi Nuryadi
Published: 30 September 2021
Jurnal Gantang, Volume 6, pp 113-123; https://doi.org/10.31629/jg.v6i2.3566

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas e-LKPD berbasis etnomatematika terhadap hasil belajar matematika yang ditinjau dari kemampuan awal siswa, serta untuk mengetahui pengaruh interaksi antara jenis e-LKPD dan tingkat kemampuan awal siswa terhadap hasil belajar matematika. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen semu. Subjek uji coba penelitian adalah siswa kelas IV SDN Sukodono 1 dan SDN Sukodono 2 Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan dengan masing-masing kelas diambil sampel secara acak sebanyak 15 siswa. Adapun objek penelitian ini adalah kemampuan awal dan hasil belajar matematika siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dan teknik dokumentasi. Data dianalisis dengan anava dua faktor, dimana faktor pertama adalah jenis e-LKPD dan faktor kedua adalah tingkat kemampuan awal siswa. Hasil analisis anava dua faktor pada taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa: 1) e-LKPD berbasis etnomatematika lebih efektif daripada e-LKPD konvensional. (2) Hasil belajar siswa dengan tingkat kemampuan awal tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki kemampuan awal sedang dan rendah, dan (3) tidak ada interaksi antara jenis e-LKPD dan tingkat kemampuan awal siswa berdasarkan hasil belajar matematika siswa.
Jeri Araiku, Risa Rahmatia Firsta, Mochammad Syahrul Azhar, Fita Khoirunnisa, Ratu Ilma Indra Putri, Novita Sari
Published: 30 September 2021
Jurnal Gantang, Volume 6, pp 169-176; https://doi.org/10.31629/jg.v6i2.3954

Abstract:
Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian quasi eksperimen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh perbedaan gaya belajar dan model pembelajaran terhadap hasil belajar kelas VII SMP Negeri 3 Gelumbang. Siswa kelas 8 SMP Negeri 3 Gelumbang merupakan sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian ini berjumlah 53 siswa. Penelitian ini menggunakan uji Anova 2 jalur berbantuan aplikasi SPSS. Uji Prasyarat yang digunakan adalah Uji Shapiro Wilk dan uji Leven Statistic. Nilai Sig. yang didapat untuk uji anova 2 jalurnya adalah 0,517 > 0,05 sehingga hasil yang kita peroleh adalah : (1) tidak terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran terhadap hasil belajar siswa; (2) tidak terdapat pengaruh yang signifikan gaya belajar yang digunakan siswa terhadap hasil belajar yang mereka dapatkan; (3) tidak ada interaksi antara gaya belajar dan model pembelajaran terhadap hasil belajar. Hasil yang kta dapat ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti : (1) Intrumen yang diujikan tidak mencakup tujuan pembelajaran & (2) Instrumen yang diberikan bersifat abstrak. Penggunaan instrument yang tepat dan sesuai dapat membantu untuk penelitian lainnya.
Febrian Febrian, Riski Arta Ananda, Linda Rosmery Tambunan
Published: 30 September 2021
Jurnal Gantang, Volume 6, pp 163-168; https://doi.org/10.31629/jg.v6i2.1931

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan peneliti, bahwa masih banyak siswa yang menganggap matematika merupakan pelajaran yang sulit sehingga siswa tidak dapat menerima pembelajaran dengan baik, Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika, terutama soal berbentuk cerita. Dalam menyelesaikan soal cerita siswa dibutuhan kemampuan berpikir reflektif matematis. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil analisis kesulitan yang dialami siswa kelas VII SMP dalam menyelesaikan soal operasi hitung bilangan pecahan campuran ditinjau dari kemampuan berpikir reflektif matematis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 14 Satu Atap Tanjungpinang tahun pelajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini adalah: 1) siswa kemampuan berpikir reflektif matematis tinggi tidak mengalami kesulitan; 2) siswa kemampuan berpikir reflektif sedang mengalami kesulitan menghubungkan konsep dan menerapkan prinsip untuk membuktikan kebenaran solusi; 3) siswa kemampuan reflektif matematis rendah mengalami kesulitan mengingat dan menerapkan konsep, kesulitan memahami maksud soal serta kesulitan menyelesaikan masalah nyata.
Firsta Adilaturrahmah
Published: 30 September 2021
Jurnal Gantang, Volume 6, pp 125-132; https://doi.org/10.31629/jg.v6i2.3503

Abstract:
Pembelajaran matematika realistik menghubungkan materi pelajaran dengan situasi nyata melalui proses konstruksi pengetahuan yang membuat pembelajaran matematika menjadi lebih bermakna. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan pembelajaran matematika dengan pendekatan matematika realistik bebasis kebudayaan Kampung Kuta pada materi geometri pokok bahasan bangun datar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa MTs AL-Amin Cikaso yang berjumlah 10 siswa. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis melalui beberapa tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan matematika realistik melalui kebudayaan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu memahami masalah kontekstual mengungkapkan ulang gagasan berpikir siswa, menyatakan gagasan tersebut ke dalam suatu gambar, mempresentasikan hasil kerja dan berdiskusi, serta meyimpulkan hasil diskusi mengenai konsep matematika. Model pembelajaran realistik dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa, menumbuhkan minat dan motivasi siswa, menciptakan pembelajaran yang interaktif, mampu meningkatkan pemahaman siswa melalui permasalahan yang berkaitan dengan kebudayaan Kampung Kuta, serta menumbuhkan sikap cinta dan melestarikan kebudayaan yang ada di Kampung Kuta.
Sukma Adi Perdana, Rezky Ramadhona
Published: 30 September 2021
Jurnal Gantang, Volume 6, pp 185-193; https://doi.org/10.31629/jg.v6i2.4114

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Buku Ajar atau Bahan Ajar untuk mata kuliah Statistika Pendidikan berbasis inkuiri yang valid dan praktis. Ini dilakukan untuk membantu agar proses pembelajaran di masa new normal menjadi lebih baik dan efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan tahap pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis untuk validasi dan praktikalitas Buku Ajar berbasis inkuiri. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan Lembar Validasi, dan Angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buku Ajar berbasis Inkuiri valid dari segi didaktik, isi, bahasa, dan keterbacaan. Selain itu hasil uji praktikalitas buku ajar berbasis inkuiri yang dikembangkan juga praktis dari segi sikap, pengetahuan, dan kemandirian.
Diski Novianda
Published: 30 September 2021
Jurnal Gantang, Volume 6, pp 133-139; https://doi.org/10.31629/jg.v6i2.2866

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dan mengidentifikasi hambatan belajar yang sering terjadi di SMP pada beberapa materi geometri selama lima tahun terakhir. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan menganalisis hasil penelitian sebelumnya yang identik. Dengan tahapan yaitu (1) mengidentifikasi artikel-artikel yang mengkaji hambatan belajar pada materi geometri, (2) menganalisis hambatan belajar yang ditemukan dalam mempelajari geometri, (3) mengidentifikasi kesamaan hambatan belajar dari beberapa materi geometri. Berdasarkan enam artikel utama yang di analisis dalam penelitian ini ditemukan beberapa hambatan belajar yang sering muncul pada materi di geometri yaitu: (1) hambatan ontogenik, yaitu kurangnya kemampuan dasar geometri yang dimiliki siswa dan materi yang yang diajarkan tidak disesuaikan dengan kemampuan yang telah dimiliki oleh siswa, (2) hambatan didaktik meliputi (a) materi pada bahan ajar yang tidak di susun dengan benar dan terdapat kesalahan konsep pada bahan ajar yang di gunakan, (b) guru mengajarkan konsep yang tidak sesuai dengan konsep yang seharusnya, (3) hambatan epistemologis yaitu (a) kurangnya materi prasyarat yang telah dimiliki siswa untuk mempelajari materi yang sedang berlangsung, (b) materi yang di ajarkan hanya dari satu konteks, dan tidak dikaitkan dengan beberapa konteks yang berbeda.
Bayu Irwandi, Yenita Roza, Maimunah Maimunah
Published: 30 September 2021
Jurnal Gantang, Volume 6, pp 177-183; https://doi.org/10.31629/jg.v6i2.3961

Abstract:
Kemampuan literasi statistis merupakan salah satu aspek penting yang perlu dimiliki oleh peserta AKM. Pembelajaran statistika menjadi Salah satu usaha yang dapat dilakukan guru dalam membangun kemampuan literasi statistis siswa. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi statistis peserta AKM, serta mengetahui gambaran kesulitan yang dialami oleh peserta didik dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan konsep statistika. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah sebanyak 45 siswa peserta AKM di SMK Abdurrab Pekanbaru tahun 2021. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument tes kemampuan literasi statistis dengan cakupan materi tes yaitu materi statistika. Penelitian ini menghasilkan perolehan persentase kemampuan literasi statistis peserta didik yang masih rendah disetiap indikatornya. Kemampuan peserta didik pada indikator menginterpretasikan data memiliki persentase terbesar, yaitu 57,78%. Dan pada indikator menyajikan data memperoleh persentase paling rendah, yaitu 35,56 %. Sebagian peserta didik masih belum dapat memahami konsep statistika dengan baik sehingga tidak mampu menyajikan data dan memberikan kesimpulan statistic dengan tepat.
Ocy Dwi Rismi, Wardani Rahayu, Makmuri Makmuri
Published: 30 September 2021
Jurnal Gantang, Volume 6, pp 103-111; https://doi.org/10.31629/jg.v6i2.3600

Abstract:
Higher-order Thinking Skills (HOTS) are essential for students, and teachers must properly train and handle them. This study aims to explain mathematic teachers' learning preparation and experiences, evaluate mathematic teachers' perception of HOTS, investigate mathematic teachers' efforts to improve HOTS for senior high school students in Riau Islands Province, Indonesia and to find out students’ HOTS ability. One hundred and twelve senior senior high school mathematic teachers in the Province of Riau Islands were the sample of this survey. Experts validated the research instrument, which is in the form of an updated questionnaire. A descriptive statistic was used to evaluate the results (in percentage). The Riau Islands Province senior senior high school mathematic teachers did a good job of planning the class, but it was not done consistently. Some teachers did not completely plan the lessons according to the educational standards that were recommended. Teachers' most difficult challenge in raising student HOTS during the mathematics learning process was deciding on an engaging stimulus that was suitable for the nature of the material to be taught. The teachers' understanding of HOTS is sufficiently broad, and they believe that HOTS should be taught to students.
Lutfiyana Lutfiyana, Ida Dwijayanti, Agnita Siska Pramasdyahsari
Published: 30 September 2021
Jurnal Gantang, Volume 6, pp 151-162; https://doi.org/10.31629/jg.v6i2.3783

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal materi aturan sinus dan kosinus. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang diambil yakni 6 siswa di kelas X-Mipa 2 MAN 1 Grobogan berdasarkan hasil tes pemahaman konsep yang berkemampuan tinggi, sedang dan rendah. Pengumpulan data yang digunakan yakni tes dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa siswa dengan kemampuan matematika rendah belum sepenuhnya memenuhi indikator, Siswa dengan kemampuan sedang memenuhi sebagian besar indikator literasi matematika Siswa berkemampuan tinggi memenuhi indikator yakni dapat melaksanakan prosedur dengan jelas, mampu memecahkan masalah dan menerapkan strategi yang sederhana.
Back to Top Top