POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi

Journal Information
ISSN / EISSN : 2620-3227 / 2460-9552
Published by: P3M Politeknik Negeri Banjarmasin (10.31961)
Total articles ≅ 47
Filter:

Latest articles in this journal

Ghanis Alnashit Satoya, Danang Haryo Sulaksono
Positif : Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, Volume 7, pp 127-132; https://doi.org/10.31961/positif.v7i2.1067

Abstract:
Pencurian adalah salah satu kejahatan yang merupakan suatu perbuatan mengambil barang milik orang lain dengan cara tidak sah. Hal ini termuat dalam Bab XXII Pasal 362-367 KUH Pidana. Sebuah tindakan pencurian ada karena disebabkan faktor kemiskinan, kebodohan, dan desakan ekonomi yang cenderung membuat orang berbuat menyimpang (pencurian). Maka dari itu ada sebuah pengembangan alat dengan sensor magnetic ini yang akan di pasang di sebuah toko yang nantinya bisa membantu penjual untuk bisa memberikan suatu keamanan yang ada di toko mereka. Peneliti membuat sebuah alat yang berbasis IoT untuk sistem keamanan sebuah tempat penyimpanan menggunakan sensor magnetic door swicth. Sensor ini akan berguna bagi pemilik toko sehingga membuat sensor ini akan dipasang di laci untuk penyimpanan uang ataupun barang berharga pemilik toko. Jadi ketika seseorang tidak di kenal membuka laci yang sudah di pasang menggunakan magnetic switch otomatis alarm berbunyi dan memberikan pesan notif ke aplikasi yang sudah di sambungkan ke alat tersebut
Zulius Akbar Amin, Widya Cholil, M. Izman Herdiansyah, Edi Surya Negara
Positif : Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, Volume 7, pp 127-132; https://doi.org/10.31961/positif.v7i2.1140

Abstract:
Berdasarkan observasi di alur proses bisnis pada rumah sakit RSUD Siti Fatimah, Maka yang melatarbelakangi penelitian ini adalah dokumen rekam medis dan kode ICD-10 yang dilakukan diagnosis manual sehingga menyulitkan bagian rekam medis dalam menetapkan BAB kode ICD-10 yang tepat dan cepat. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD) dapat digunakan dalam menghitung atau membuat catatan riwayat perawatan pasien yang valid di rumah sakit. Metode Cross-Industry Standard Process For Data Mining (CRISP-DM) digunakan dalam penelitian ini menjadi strategi menguraikan masalah secara umum dari domain atau unit penelitian. Sedangkan algoritma machine learning untuk pengklasifikasian multiclass menggunakan algoritma Naïve Bayes, Support Vector Machine, Logistic Regression untuk membuat model diagnosa tindakan medis. Penelitian ini memprediksi kategori bab ICD-10 dari catatan tindakan medis dari rekam medis elektronik. Dengan adanya penelitian ini diharapkan machine learning dapat mempermudah bagian rekam medis dalam memprediksi kategori bab ICD-10 dengan menganalisa data rekam medis elektronik menggunakan sistem informasi Chapter ICD-10 Decision Support System.
Muhammad Teguh Nuryadin, Padli Padli, Hairul Anwar
Positif : Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, Volume 7, pp 102-107; https://doi.org/10.31961/positif.v7i2.975

Abstract:
This study aims to determine and analyze whether Customer and Cash Back Experiencehave a simultaneous and partial effect on consumer decisions to transact through E'Commerce Tokopediaduring the Lockdown Pandemic Covid-19 in Banjarmasin. This type of research is quantitative descriptive with multiple linear regression analysis with the help of software. SPSS analyzed from primary data totaling 100 respondents who were taken using themethod stratified judgment sampling to the people of Banjarmasin who actively transact through the marketplace. The results of this study indicate that there is a simultaneous significant influence of Customer Experience and Cash Back on consumer decisions to transact via E-Commerce Tokopediaduring thePeriod Lockdown Pandemic Covids 19 in Banjarmasin City. While partially, only the Customer Experience variable has a significant influence on consumer decisions to transact via E-Commerce Tokopediaduring thePeriod Lockdown Pandemic Covids 19 in Banjarmasin City
Inggar Tri Agustin Mawarni, Azzan Syahrul
Positif : Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, Volume 7, pp 120-126; https://doi.org/10.31961/positif.v7i2.913

Abstract:
Sistem Pendukung Keputusan merupakan sebuah alat bantu yang dapat membantu si pembuat keputusan dalam menetapkan sebuah keputusan. Perlu ditekankan bahwa Sistem Pendukung Keputusan hanyalah ditujukan untuk membantu bukan untuk membuat keputusan. Keputusan yang diambil merupakan tanggung jawab dari si pembuat keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai sistem pendukung keputusan (Decision support System). Namun kali ini peneliti ingin lebih fokus mengkaji di negara Eropa. Dikarenakan peneliti ingin mengetahui bagaimana peran kemajuan decision support system di Eropa pada tahun 1990 sampai saat ini. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode diskriptif kualitatif, yaitu menggunakan studi pustaka atau literatur. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur pada jurnal, buku, majalah, atau web yang relevan dengan penelitian. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dari mile dan Hubermen dengan 4 alur tahapan diantaranya yaitu melakukan pengumpulan data, mencoba merumuskan data atau reduksi data, setelah itu penyajian data serta melakukan penarikan kesimpulan. Dari data peneliti menemukan data sebanyak 50 artikel yang membahas tentang decision support system di Eropa pada tahun 1990-2020. Perkembangan sistem pendukung keputusan (Decision support System) di Eropa mengalami kenaikan atau penurunan disetiap dekadenya
Heru Kartika Candra, Muhammad Bahit, Billy Sabella
Positif : Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, Volume 7, pp 108-119; https://doi.org/10.31961/positif.v7i2.1106

Abstract:
Penentuan jurusan untuk siswa sesuai dengan kondisi bobot pengetahuan atau biasa disebut dengan penentuan jurusan siswa di lingkungan SMA ditentukan oleh pemahaman pembelajaran dalam memahami pengetahuan yang didukung oleh unsur-unsur peminatan, karena karakter keilmuan sebanding dengan sifat yang sama dari obyek yang menekuni keilmuan tersebut. Dengan asumsi tersebut seseorang yang mendalami suatu keilmuan akan dapat mendalaminya apabila mempunyai kesenangan terhadap apa yang sedang dipelajarinya. Rasa senang akan sesuatu yang dipelajari dapat mempengaruhi mutu capaian hasil belajar siswa dalam keilmuan bidang studi tertentu. Hal ini dapat dikatakan bahwa fokus terhadap suatu materi yang dipelajari, siswa akan belajar lebih nyaman dan mencapai pemahaman yang lebih baik sehingga akan tercapai bobot keilmuan yang dipelajari [1]. Proses penentuan jurusan diadakan untuk memilih dan mengklasifikasikan kemampuan siswa yang sama dalam satu jurusan Pendidikan sesuai bidang yang ditempuh. Hal ini dilakukan agar adanya penyesuaian terhadap peminatan dan kemampuan siswa dalam bidang jurusan yang diinginkan, sehingga diharapkan dapat memberikan kenyamanan dalam belajar dan berpengaruh dalam pencapaian pemahaman dan prestasi siswa belajar. Pembentukan pengelompokan data merupakan salah satu metode atau cara yang dipakai dalam mengurai pola yang seragam dalam suatu data. Analisa pengelompokan merupakan proses memilah-milah data dalam suatu kelompok ke dalam beberapa kelompok yang kemiripan datanya dalam suatu kelompok lebih besar daripada kemiripan data tersebut dengan data dalam kelompok lain[4]. Suatu cara yang sering dipakai dalam pengelompokan data set yaitu dengan pemakaian algoritma Clustering [5]. Terdapat banyak algoritma klastering data, salah satu yang sering dipakai yaitu Fuzzy C-Means. Metode klastering K-Means kurang tepat digunakan untuk mengelompokkan siswa berdasarkan kesamaan kemampuan akademisi dalam proses penentuan jurusan menurut ketentuan Departemen Pendidikan Nasional. Dari 42 contoh sebagian data 10 Sekolah Menengah Atas Negeri 13 Banjarmasin yang akan dikelompokkan dalam 3 kelompok berdasarkan kesamaan nilai 10 mata pelajaran inti penjurusan. Perbedaan hasil pengklasteran data siswa secara manual (berdasarkan ketentuan yang di gunakan di SMA 13 Banjarmasin) dengan hasil pengklasteran algoritma K-Means disebabkan karena (a) Algoritma K-Means melakukan pengklasteran data siswa berdasarkan kemiripan pola data (nilai) dalam kelompok-kelompok yang yang telah ditetapkan, dan tidak terikat pada suatu aturan atau nilai-nilai variabel tertentu. (b) Metode pengklasteran siswa yang digunakan di SMA 13 Banjarmasin dalam penentuan jurusan yaitu mengelompokkan siswa berdasarkan kesamaan nilai dalam kelompok-kelompok yang telah ditetapkan, tetapi terikat pada suatu aturan atau nilai variabel tertentu, yaitu nilai standar minimum (nilai Kriteria Ketuntasan Minimum / KKM) untuk masuk pada kelompok tertentu.
Mufidatul Islamiyah, Samsul Arifin, Rofiul Anam
Positif : Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, Volume 7, pp 127-134; https://doi.org/10.31961/positif.v7i2.1238

Abstract:
Penelitian ini membahas sistem untuk mengatasi masalah yang terjadi saat ini yaitu kurangnya kedisiplinan dalam mencuci tangan dan cek suhu tubuh sebelum memasuki gedung/bangunan yang menjadi salah satu hal penting dalam penerapan protokol kesehatan dimasa pandemi covid-19 ini. Kedua hal tersebut saat ini masih sering dilanggar dan menjadi hal yang sering disepelekan oleh pengunjung dan kurangnya ketegasan yang dilakukan petugas dalam menanggapi pelanggaran tersebut. Dalam penelitian kali ini dirancang alat yang digunakan untuk cek suhu dan cuci tangan secara otomatis yang mana nantinya kedua hal tersebut akan menjadi indikator untuk membuka sebuah gate atau portal otomatis sebagai jalur atau pintu masuk gedung/bangunan yang diharapkan akan mampu membantu kerja petugas untuk lebih mendisiplinkan pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan dan juga mampu meminimalisir kontak fisik secara langsung yang akan ditimbulkan oleh sistem konvensional saat ini sehingga memperkecil resiko penularan covid 19. Alat ini menggunakan sensor suhu gy906/mlx 90614 sebagai sensor suhu non kontak dan menggunakan ultrasonik sebagai deteksi jarak obyek, dan juga menggunakan aktuator motor dc sebagai penggerak untuk membuka atau menutup gate. Pada pengujian alat yang telah dilakukan maka memperoleh hasil sistem gate otomatis ini mampu berjalan dengan baik dengan dikontrol oleh kedua indikator yaitu sensor suhu dan wastafel otomatis sebagai input utama dalam keseluruhan sistem.
I Kadek Budi Sandika, Hamid Hamid
Positif : Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, Volume 7, pp 92-101; https://doi.org/10.31961/positif.v7i2.900

Abstract:
Sistem informasi yang telah dikembangkan dan digunakan perlu dievaluasi kualitasnya. Pengukuran keberhasilan penerapan sebuah sistem informasi minimal harus memperhatikan empat parameter, yaitu individu yang menggunakan, organisasi tempat individu saling berinteraksi, informasi yang disajikan sistem, dan sistem/teknologi informasi itu sendiri. Pada kajian ini juga diuji apakah terdapat korelasi langsung antara pengalaman pengguna dan dukungan organisasi terhadap keuntungan bersih. Penelitian ini dilaksanakan dengan tiga tahap, yaitu mulai dari tahap persiapan, pengumpulan data, sampai pada analisis data dan pelaporan. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis penelitian, hanya satu hipotesa yang diterima (signifikan), yaitu hubungan kualitas sistem informasi, penggunaan sistem informasi, kepuasan pengguna dan keuntungan bersih. Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan, penerapan sitasi masih belum sukses sepenuhnya. Terdapat beberapa kendala yang ditemukan dalam operasionalnya, baik dari aspek kualitas sistem, kualitas informasi, maupun kualitas layanan sitasi.
Indri Endang Lestari, Widya Cholil, Darius Antoni, Dedy Syamsuar, Muhammad Akbar
Positif : Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, Volume 7, pp 83-91; https://doi.org/10.31961/positif.v7i2.1137

Abstract:
Layanan IT adalah salah satu faktor penting dalam operasional bisnis yang ada pada divisi teknikal dokumen kontrol. Divisi teknikal dokumen kontrol adalah salah satu divisi yang memiliki peran vital dalam mendukung proses construction, production dan maintenance. Penelitian ini bertujuan untuk merancang service catalogue management dengan menggunakan framework ITILV3. Tahapan dalam perancangan katalog ini berupa identifikasi masalah, pengumpulan data, analisa data, pemetaan domain berdasarkan framework ITIL versi 3, penetapan domain, dan perancangan e-catalog manajemen. Dan penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi manajemen e-catalog manajemen yang berisi informasi tentang deskripsi layanan yang ada di divisi teknikal dokumen kontrol serta manajemen pengelolaan insiden yang terjadi
Said Muhammad, Riswan Yunida, Agus Irwandi, Rahma Indera, Eko Sabar Prihatin
Positif : Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, Volume 7, pp 77-82; https://doi.org/10.31961/positif.v7i2.1054

Abstract:
Perkembangan teknologi informasi saat ini telah berkembang pesat, salah satunya adalah dalam hal pengelolaan informasi. Dengan memanfaatkan dukungan teknologi informasi maka pemrosesan informasi saat ini dapat dilakukan dengan cepat, serta dapat disajikan secara global dengan memanfaatkan jaringan internet. Website merupakan sebuah media yang saat ini banyak dipergunakan sebagai alat untuk memberikan pelayanan dan informasi [1]. Dalam aktivitasnya proses pendataan dan laporan inventaris alat, Laboratorium Jurusan Administrasi Bisnis belum maksimal. Hal ini ditunjukkan dalam proses menghasilkan laporan yang akurat dan tepat masih membutuhkan waktu yang relatif lama dan kurang lengkapnya laporan yang dihasilkan. Sistem Informasi Inventaris dapat Meningkatkan efisiensi dan efektivitas data secara akurat Dengan demikian diperlukan pengujian terhadap sistem aplikasi tersebut bertujuan mendapatkan kepastian kebenaran fungsional sistem dan kebutuhan dari pengguna berdasarkan literatur yang mendukungnya. Pada penelitian ini pengujian perangkat lunak menggunakan pengujian white box dan pengujian black box testing
Rahimi Fitri, Syamsudin Noor, Ida Hastuti
Positif : Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, Volume 7, pp 51-59; https://doi.org/10.31961/positif.v7i1.1016

Abstract:
Implementation of online learning requires adequate preparation and support of resources, first is the software or tools used in online lectures, where Poliban has e-learning that can be used or can use other tools. Both hardware or computer equipment with the required specifications, one of which is a camera used for video conferencing, and what is very important is a stable internet network connection. Therefore, if at least these three things can be fulfilled, then online lectures can be carried out well. However, in reality, there are several problems faced by both lecturers and students, especially related to the unstable internet network signal, so that the implementation of online lectures cannot run optimally. To find out the problems faced by users, a measurement instrument for the implementation of E-learning on user satisfaction is needed. In making a good instrument model, a test is needed to ensure that the indicators used in the instrument used are valid and reliable and have a good level of reliability. Based on the problems mentioned above, this research will conduct instrument testing using validity tests and reliability tests where in the analysis process a Partial Least Square (PLS) application framework is used in SEM which is a statistical model that provides an approximate calculation of strength. hypothetical relationships among variables in a theoretical model The results of the research that have been carried out show that the results of the validity test of the instrument for measuring the implementation of e-learning on user satisfaction at the Banjarmasin state polytechnic get a loading factor value above 0.5 on the intended construct, these results indicate that the indicators used in this study are valid. or has met convergent validity, then based on the reliability test it shows that the composite reliability value for all constructs is above 0.7 which indicates that all constructs in the estimated model meet the criteria for discriminant validity. The lowest composite reliability value is 0.837 in the System Quality construct, this shows that the test instrument shows a good level of reliability, or in other words, the questionnaire results can be trusted.
Back to Top Top