Jurnal Ilmiah Didaktika

Journal Information
ISSN / EISSN : 1411-612X / 2355-6129
Current Publisher: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (10.22373)
Total articles ≅ 151
Current Coverage
DOAJ
Archived in
SHERPA/ROMEO
Filter:

Latest articles in this journal

Asyraf Muzaffar, Ade Irfan, Tabrani Za Tabrani
Jurnal Ilmiah Didaktika, Volume 21, pp 41-60; doi:10.22373/jid.v21i1.7129

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pedagogical content knowledge alumni Prodi Pendidikan Bahasa Arab di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Jenis penelitian deskriptif naturalistik dengan pendekatan kualitatif. Data pedagogical content knowledge diperoleh dari alumni melalui wawancara dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pedagogical content knowledge alumni Pendidikan Bahasa Arab sudah baik. Dimana dari empat komponen pedagogical content knowledge, tiga diantaranya sudah terpenuhi dengan maksimal dan baik yaitu pengetahuan tentang materi, representatif dan strategi pengajaran, serta tujuan dan konteks pembelajaran. Meskipun alumni masih memiliki kemampuan yang rendah dalam mempersiapkan interaksi dan suasana belajar yang baik bagi siswa. Sementara komponen pengetahuan tentang pemahaman siswa masih rendah. Alumni tidak mengetahui kemampuan awal siswa sebelum memasuki kelas, tidak mengidentifikasi kesulitan belajar siswa sebelum memasuki kelas, tidak menggunakan metode penilaian untuk mengevaluasi pemahaman siswa mengenai pelajaran, serta tes yang diberikan belum membantu siswa menyadari situasi belajarnya. Meskipun demikian alumni telah mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui pemahaman siswa tentang topik yang diajarkan selama pembelajaran di kelas, menggunakan pendekatan berbeda dengan diskusi dan tanya jawab untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan, dan memfasilitasi siswa memahami materi pelajaran melalui scaffolding walaupun belum maksimal.
Ismuhul Fadhil Azam, Moh. Agung Rokhimawan
Jurnal Ilmiah Didaktika, Volume 21, pp 100-110; doi:10.22373/jid.v21i1.5970

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis materi IPA kelas IV tema indahnya kebersamaan dengan HOTS. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi pustaka (library research). Data primer yang digunakan adalah buku tematik (buku guru dan buku siswa) pada halaman 1-168, kelas IV tema indahnya kebersamaan dengan 3 subtema, kompetensi inti, kompetensi dasar. Kemudian merumuskan indikator sesuai taksonomi bloom (C4-C6). sedangkan data sekundernya adalah teori-teori maupun gagasan dari buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan dengan analisis isi (content analysis). Teknik analisis data yang terkumpul berupa tulisan yang menjadi dasar analisis mengacu pda instrumen buku Tematik. Hasil penilitan menunjukkan bahwa terdapat 26 indikator yang memuat HOTS, yaitu 9 indikator di subtema 1, 8 indikator di subtema 2, dan 9 indikator di subtema 3. Materi IPA yang terdapat dalam buku tematik kelas IV edisi revisi 2017 terbitan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut sudah relevan dengan HOTS.
Lukmanul Hakim, Irhamsyah Irhamsyah
Jurnal Ilmiah Didaktika, Volume 21, pp 10-20; doi:10.22373/jid.v21i1.4120

Abstract:
This study was designed to find out whether or not the English test made by the teacher called a teacher-made test was valid at state senior high school (SMAN) 1 Kutacane. The research design of this study was a qualitative descriptive research. The description is based on the test made by the teacher or the final test question sheet applied by the teacher for the second year students of senior high school 1 Kutacane. To make it easy to analyse, rubric (the points about the syllabus and lesson plan) and interview were applied. In analyzing the data, the technique applied was a documentary analysis technique ( the final question sheet of English test made by the teacher) and was based on the curriculum as a benchmark to find out the validity of test questions made by the English teacher. Based on the results of research, it was foud out that 92% of questions made by teachers was valid and 8% was invalid. These results indicated that the questions made by the English teacher of state senior high school 1 Kutacane were mostly valid and were in accordance with the curriculum. So, the English teacher of senior high school 1 Kutacane had made valid questions and the level of validity made by the teacher demonstrates the ability of teachers to design questions in English.
Muchammad Arif Muchlisin
Jurnal Ilmiah Didaktika, Volume 21, pp 21-40; doi:10.22373/jid.v21i1.6550

Abstract:
Improving gross motor skill in early childhood education is very important. However, few qualitative studies have investigated teachers’ experience of teaching gross motor skill with obese children. The purpose of this present study is to explore the early childhood educators’ experiences of teaching gross motor skill children with obesity from six kindergartens in the Yogyakarta district. Nine teachers participated in this study. Data were gathered through semi-structured interviews. Data also were qualitatively analyzed using the phenomenological study with the Moustakas model. Four thematic categories emerged: positive perception; flexibility; diverse role, and barriers. Teachers described the feeling when teaching gross motor for obese children, the flexibility of gross motor teaching. Teachers also expressed how the role was used for obese children and having barriers faced by teachers. Implications of these findings are discussed and recommendations are made for future research.
Rauda Rauda, Arif Didik Kurniawan, Anandita Eka Setiadi
Jurnal Ilmiah Didaktika, Volume 21; doi:10.22373/jid.v21i1.5955

Abstract:
Sekolah Menengah Atas Negeri 08 Pontianak telah menerapkan prinsip-prinsip kecakapan hidup dalam proses pembelajaran biologi, namun dalam penerapannya belum mendapatkan hasil yang maksimal. Diperlukan suatu metode agar kecakapan hidup dapat dikembangkan, salah satunya melalui model problem based learning. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan kecakapan hidup general siswa pada pembelajaran sistem gerak di kelas XI dengan model Problem Based Learning. Penelitian menggunakan metode deskriptif dan jenis pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh dari angket, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan kecakapan hidup general di kelas XI Lina (Lintas Minat) terkategori Baik dengan rata-rata sebesar 70%. Kecakapan hidup general yang muncul saat pembelajaran PBL adalah Kecakapan spiritual berupa penghayatan diri sebagai makhluk tuhan sebesar 82%, kecakapan potensi berupa menyadari kelebihan yang dimiliki dan percaya diri sebesar 68%, kecakapan berfikir yaitu menggali informasi, menemukan, mengelola, dan mengambil keputusan sebesar 69%, kecakapan komunikasi berupa mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis sebesar 69%, kecakapan bekerjasama berupa tanggung jawab sebesar 73%. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa kecakapan hidup general siswa setelah diajarkan dengan menggunakan PBL yaitu siswa merasa bersyukur atas nikmat yang telah diberikan, siswa menyadari kelebihan dan kekurangan fisik yang dimiliki, kemudian siswa berfikir untuk menyelesaikan kasus permasalahan yang diberikan, berkomunikasi dan bekerjasama ketika berinteraksi antar sesama dalam satu kelompok.
Nida Jarmita, Adek Elfera Chandrawati, Zulfiati Zulfiati
Jurnal Ilmiah Didaktika, Volume 21, pp 111-126; doi:10.22373/jid.v21i1.6317

Abstract:
Salah satu bentuk inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru adalah dengan merancang media seven in one. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dirancang dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang terbuat dari kotak catur yaitu seven in one. Data diperoleh dari lembar validasi dan angket diolah dengan menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan penggunaan media seven in one. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian dari ahli media baik dari aspek bahan dan aspek pemanfaatan yaitu dengan persentase masing-masing 100% dan 96,9%. Demikian juga penilaian dari ahli materi yaitu dengan persentase 100% yang menunjukkan kriteria sangat valid. Pengembangan media seven in one ditinjau dari uji kepraktisan dinyatakan praktis untuk diterapkan pada siswa kelas V MI/SD berdasarkan beberapa indikator yaitu: Indikator kemudahan, kejelasan, kesesuian, tampilan, dan kemenarikan. Masing-masing memperoleh persentasenya 87,1%, 87,1%, 89,2%, 90,8%, dan 90,85%. Demikian juga halnya respon guru terhadap indikator kemudahan, kejelasan, kesesuian, tampilan, dan kemenarikan. Masing-masing memperoleh persentasenya 97,5%, 92,5%, 97,5 %, 77,5%, dan 96,2%.
, Muhammad Ichsan M. Nasir, Irma Nova Asriyanti
Jurnal Ilmiah Didaktika, Volume 21, pp 1-9; doi:10.22373/jid.v21i1.6271

Abstract:
Education is a conscious effort to create a learning process atmosphere which students actively develop their potential. Religious value education is very closely with humans’ character. The aim of the study was to assess the implementation of religious practice in the SMKN 2 Peurelak. The design of the study is kind of Pre-Experimental design with qualitative approach. The experiment class used was an Electrical Motor Installation Department, class X, XI, and XII. However, for the interview needed, the participants involved were four students from different classes and two teachers. The instrument used in the study was a set of the interview protocol. This qualitative method would be analyzed by encoding the respondents’ initials and their transcripts. The transcript will be analyzed by identifying emerging themes. The finding result showed that the students sensed their spirit and motivation were increased after the implementation of religious activities in their school. They asserted feeling calm in heart, more concentrated on studying and well-disciplined between learning and play.
Sri Agustina, Arifin Muslim, Sony Irianto
Jurnal Ilmiah Didaktika, Volume 21, pp 79-99; doi:10.22373/jid.v21i1.4850

Abstract:
Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran kooperative tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantu media gambar pada materi penyajian data. Penelitian ini terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 4 Teluk yang terdiri dari 35 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Alat pengumpulan data yaitu tes, lembar aktivitas guru, lembar aktivitas siswa, lembar observasi hasil belajar ranah afektif siswa serta lembar obervasi hasil belajar ranah psikomotor siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantun media gambar dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dari ranah kognitif, afektif dan psikomotor pada materi penyajian data kelas V B SDN 4 Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas.
Syamsul Rizal, Birrul Walidain
Jurnal Ilmiah Didaktika, Volume 19, pp 178-192; doi:10.22373/jid.v19i2.5032

Abstract:
The article provides a general description of the Learning Application of Moodle-based e-learning and its feasibility to students of the PGSD FKIP at Serambi Mekkah University in the Introduction to Computer Applications subject. Data collection was done through examining questionnaire and interviewing students. There were various problems faced by students based for example students complaint that the access were a little slow when retrieved simultaneously. However, the content, design and technical feasibility analysis were good and it can be used in the Introduction to Application Computer subject for PGSD students at the Serambi Mekkah University.
Toni Pransiska
Jurnal Ilmiah Didaktika, Volume 18, pp 172-188; doi:10.22373/jid.v18i2.3241

Abstract:
This article tries to explore the new paradigms of Islamic education. Islamic education transformative on Syekh Nawawi’s perspektive can be an alternative solution to the problems of the state and education in particular. In fact, Islamic educational transformative is the accumulation of the process of transfer of knowledge, transfer of values, transfer of methodology and transformation. Integration of religion sciences (‘ulumuddin) and natural sciences or humanities sciences is a priority in Islamic education transformative. There is no dichotomy and scientific specialization. Ultimately, through this transformative Islamic education can produce output which has a religious personality and competence of science as well. The expectation is the realization of the scientific-religious generation. Become a religionist-scientific and a saintists-religionist.
Back to Top Top