Refine Search

New Search

Results in Journal ELECTRA : Electrical Engineering Articles: 24

(searched for: journal_id:(6051904))
Page of 1
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Bayu Fandidarma, Ina Sunaryantiningsih, Abdi Pratama
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 2, pp 01-11; https://doi.org/10.25273/electra.v2i2.12246

Abstract:
Ditandai dengan munculnya PLC (Programmable Logic Controller) sebagai pengganti sistem kendali konvensional. Selanjutnya lahirlah sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acqusition) yang memungkinkan manusia untuk mengendalikan dan memonitor kerja PLC secara real time dan remote dengan menggunakan protocol Modbus TCP/IP.Arsitektur dasar SCADA terdiri dari lima komponen penting yaitu plant berupa mesin yang diamati, RTU (Remote Terminal Unit), MTU (Master Terminal Unit), HMI (Human Machine Interface), dan database server.Dalam penelitian SCADA yang dirancang, RTU menggunakan sebuah PLC Twido TWDLCAE40DRF untuk mengendalikan sebuah plant berupa modul Temperatur Controlled System – Leybold 734 12 yang dapat dikendalikan dengan pengendalian PID. Sedangkan MTU menggunakan PLC Modicon M340 BMX P4 2030. Kemudian HMI dirancang menggunakan perangkat lunak Wonderware Intouch 10.1 versi demo. HMI menampilkan proses pengendalian dan trend pengendalian. Data pengendalian kemudian dicatat pada suatu database. Sistem SCADA ini berhasil memiliki fungsi untuk memantau dan mengendalikan plant lalu mencatat hasilnya pada sebuah database.
Iman Risky Juliana, Prabakti Endramawan
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 2, pp 36-41; https://doi.org/10.25273/electra.v2i2.12251

Abstract:
Pada dasarnya peternakan masih menggunakan alat konvensional untuk mengatur suhu dan kelembaban. Masalah lain yang dialami peternak adalah Ketika kandang jauh dari rumah, peternak harus bolak-balik untuk memantau suhu dan kelembaban kandang. Penelitian ini bertujuan untuk pembuatan alat kendali suhu dan kelembaban ini digunakan untuk membantu para pelaku usaha peternakan ayam agar mudah untuk memantau suhu dan kelembaban kandang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini observasi untuk mengamati suhu dan kelembaban pada prototype. Pada pengujian hari pertama didapat nilai rata-rata suhu 1,4°C dan nilai rata-rata kelembaban 9,7%. Pada hari kedua nilai rata-rata suhu yang didapat 1,6°C dan nilai rata-rata kelembaban 6,8%. Dari hasil yang didapat pada saat pengujian alat prototype dapat mempertahankan suhu dan kelembaban kandang dari suhu dan kelembaban luar kandang. Kesimpulan yang diambil Arduino Uno sebagai mikrokontroler, sensor DHT11 sebagai pendeteksi suhu dan kelembaban, kipas,lampu sebagai output dari mikrokontroler, relay sebagai saklar otomatis dapat bekerja dengan baik. Saat terjadi kenaikan suhu atau kelembaban maka output dari mikrokontroler akan bekerja dengan baik.
Dody Susilo, Ridam Dwi Laksono, Yovie Eri Ardiansyah
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 2, pp 12-22; https://doi.org/10.25273/electra.v2i2.12232

Abstract:
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah sangat pesat ini, sudah hampir banyak memakai dan menggunakan peralatan secara otomatis untuk membantu kerja manusia menjadi lebih efisien. Saat ini sistem penggunaan bel sekolah masih dilakukan secara manual, yaitu dengan menekan bel setiap jam masuk atau jam pertukaran pelajaran. Fungsi bel sekolah adalah untuk memberi tanda kepada siswa secara berkala. Oleh sebab itu dibuat rancang bangun sistem bel sekolah otomatis berbasis Mikrokontroller menggunakan ISD4003 yaitu bel sekolah otomatis. Alat ini terdiri dari bagian RTC yang digunakan untuk mengirim data berupa waktu yang akurat ke mikrokontroller. Waktu bel sekolah akan ditampilkan pada LCD 16x2. Pada jadwal tertentu suara bel juga diikuti oleh rekaman suara yang telah diatur pada IC Perekam suara. Dari hasil pengujian alat diketahui bahwa mikrokontroler dapat melakukan pembacaan waktu yang dihasilkan oleh RTC dengan tepat, sehingga secara aplikatif dapat digunakan untuk penunjukan tanggal dan waktu pada aplikasi bel sekolah otomatis. Pengujian sistem secara keseluruhan dengan memasukan jadwal hari senin sampai sabtu menghasilkan tingkat keberhasilan mencapai 100%, artinya sistem berjalan sesuai dengan jadwal.
Yudha Didit Ardianata Putra, Churnia Sari
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 2, pp 42-48; https://doi.org/10.25273/electra.v2i2.12254

Abstract:
Alat penetas telur yang masih menggunakan sistem kontrol manual dipasaran relative mahal dan jumlah kapasitas telur yang ditetaskan sangat terbatas. Oleh karena itulah pada penelitian ini dibuat sebuah prototipe penetas telur ayam kampung sebagai penstabil suhu dan kelembaban secara otomatis dengan jumlah kapasitas telur yang bisa digunakan dalam beberapa ruang penetas sekaligus. Metode pada penelitian ini menggunakan uji sampel pada prototipe pengendali suhu dan kelembaban otomatis ini untuk mendapatkan hasil pengujian. Pengambilan data dilakukan selama dua hari secara langsung setiap 6 jam. Mikrokontroller akan menerima sinyal input dari sensor DHT22 sebagai pendeteksi suhu dan kelembaban. Kemudian mikrokontroller akan memberi sinyal output untuk relay jika suhu atau kelembaban pada ruangan prototipe melebihi atau kurang dari suhu yang sudah diatur maka pemanas, pendingin dan mist maker akan menyala. Bisa disimpulkan hasil dari penelitian prototipe pengendali suhu dan kelembaban bekerja sesuai fungsi yang diharapkan. Prototipe berhasil menjaga suhu dan kelembaban pada ruangan secara stabil tanpa terpengaruh kondisi luar. Serta didapatkan hasil selisih dari perhitungan dari thermohygrometer dengan sensor DHT22, kesalahan suhu 2 dan kelembaban 5% yang berarti sensor DHT22 layak digunakan sebagai pendeteksi suhu dan kelembaban.
Muhammad Yusuf Anshori, Ina Sunaryantiningsih, Prabakti Endramawan
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 2, pp 29-35; https://doi.org/10.25273/electra.v2i2.12260

Abstract:
Banyaknya Pengguna Kendaraan Bermotor para pengendara banyak yang belum mencukupi umur untuk berkendara khusunya pada sepeda motor. masalah lainnya kebanyakan kehilangan kendaraan yang disebabkan kejahatan untuk itu pemasangan Gps tracker sebagai pengontrol lokasi kendaraan agar lebih mudah. Penelitian pembuatan alat E-KTP Sebagai kunci Kontak Sepeda Motor Berbasis Arduino ini untuk membantu pengguna sepeda motor agar lebih terkontrol untuk penggunakannya. penelitian ini dilaksanakan di labolatorium Teknik Elektro Universitas PGRI Madiun selama 5 bulan yang bertujuan untuk mengetahui perancangan dan cara kerja alat E-KTP Sebagai Kunci Kontak Sepeda Motor Berbasis Arduino. pengujian alat ini dapat bekerja dengan baik bagi pengguna yang sudah cukup umur (E-KTP) dan juga alat ini dilengkapi Gps tracker untuk mengetahui lokasi kendaraan bermotor.
Ahmad Zaki, Irna Tri Yuniahastuti, Ina Sunaryantiningsih
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 2, pp 23-28; https://doi.org/10.25273/electra.v2i2.12253

Abstract:
Sistem distribusi memiliki peran yang sangat besar dalam memberikan jaminan serta kualitas penyaluran energi listrik, sehingga dapat memenuhi standart baik secara teknis maupun non teknis pada konsumen. Untuk melakukan perhitungan keandalan sistem pembangkit listrik salah satunya dengan menggunakan metode SAIDI dan SAIFI. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai SAIDI pada masing – masing penyulang di ULP Maospati dengan nilai 2,018480854 jam/pelanggan/tahun. Nilai SAIFI pada masing – masing penyulang di ULP dengan nilai 5,233709981 kali/pelanggan/tahun. Perhitungan nilai CAIDI, nilai tertinggi pada penyulang Tegalarum dengan nilai 0,914285714 jam/tahun serta nilai terendah pada penyulang Karas dengan nilai 0 jam/tahun
Reza Aditya Putra, Irna Tri Yuniahastuti, Ridam Dwi Laksono
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 2, pp 16-22; https://doi.org/10.25273/electra.v2i1.10500

Abstract:
Indeks keandalan sistem tenaga listrik dikatakan baik atau handal yaitu ketika sistem tenaga listrik dapat menjamin ketersedian energi listrik bagi konsumen. Faktor yang menentukan tingkat keandalan sistem tenaga listrik salah satunya adalah nilai dari forced outage rate (FOR). Tingkat keandalan suatu sistem pembangkit energi listrik dapat diketahui dengan cara perhitungan LOLP (Loss of Load Probability). Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid (PLTH) Pantai Baru Pandansimo di ketahui dengan perhitungan (Loss of Load Probability) memiliki nilai LOLP sebesar 51,3627 hari/tahun. Hal ini menunjukan sistem PLTH Pantai Baru Pandansimo tidak sesuai dengan standart PLN yaitu 1 hari/tahun. Dengan permasalahan tersebut maka dibuatlah skenario perbaikan 1 dan 2 nilai keandalan LOLP. Didalam perhitungan LOLP skenario 1 yaitu menganti grup KKP dengan unit pembangkit baru dan didapatkan lah nilai LOLP sebesar 9,6908 hari/tahun. Pada skenario 2 yaitu menambah unit pembangkit baru jadi skenario di PLTH Pantai Baru Pandansimo memiliki 4 pembangkit dan di dapatkan nilai LOLP sebesar 6,8186 hari/tahun. Pada skenario 1 dan 2 nilai nya sudah lebih baik dari pada sebelumnya tetapi belum memenuhi standart PT.PLN yaitu sebesar 1 hari/tahun
Bambang Supriyadi, Rindy Clarita, Yudhi Yudhi, Oscirendi Oscirendi, Sidhiq Andriyanto
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 2, pp 1-8; https://doi.org/10.25273/electra.v2i1.9801

Abstract:
Pasang surut air laut merupakan fenomena alam yang disebabkan oleh perubahan ketinggian air laut di waktu tertentu setiap harinya dan memberikan pengaruh besar dalam melihat karakteristik perairan laut Indonesia. Informasi mengenai pasang surut sangat berguna bagi kegiatan manusia yang berhubungan dengan kelautan seperti menangkap ikan maupun kegiatan lainnya. Maka dari itu diperlukan alat yang dapat memonitoring aliran arus pasang surut air laut. Tujuan pembuatan alat ini adalah untuk membuat alat yang dapat mengukur kecepatan arus dan ketinggian air laut menggunakan basis Arduino. Metode pengukuran kecepatan arus berdasarkan prinsip putaran turbin air dengan pembacaan oleh sensor optocoupler sedangkan pengukuaran ketinggian air laut berdasarkan prinsip konstanta dengan pembacaan sensor ultrasonik. Alat ini dapat merekam hasil pengukuran ke dalam media penyimpanan data SD card dan ditampilkan di LCD. Dari hasil pengujian sensor optocoupler dengan perbandingan alat dan tachometer didapatkan persentase kesalahan 1,17%. Untuk pengujian sensor ultrasonik dalam pembacaan jarak untuk menentukan ketinggian air laut dengan membandingkan nilai sensor terhadap penggaris didapatkan rata-rata error 1,01%. Alat monitoring aliran arus pasang surut air laut melakukan pengujian sebanyak 3 kali pengujian dengan hasil pengukuran kecepatan arus sebesar 0,78% kesalahan alat dan akurasi 99.22% sedangkan pengukuran ketinggian air laut sebesar 0,38% kesalahan alat dan akurasi alat 99.62% yang didapat dari membandingkan alat monitoring dengan alat ukur tachometer dan meteran.
Ridam Dwi Laksono, Irna Tri Yuniahastuti, Asdi Putra Prigas Prakoso
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 2, pp 39-45; https://doi.org/10.25273/electra.v2i1.10525

Abstract:
Skenario perhitungan keandalan pembangkit listrik ini bertujuan untuk menentukan keandalan sistem pembangkit tenaga listrik pada wilayah Bali dengan kehilangan beban sesuai standart dari PT. PLN dalam satu tahun dengan menggunakan metode perhitungan LOLP (Loss Of Load Probability). Analisa data dilakukan melalui pengambilan data primer dan sekunder dengan menggunakan perhitungan LOLP. Hasil analisa dan pembahasan diperoleh bahwa nilai keandalan dengan peritungan LOLP dari sistem 150kV di wilayah Bali yaitu sebesar 6.184 hari/tahun. Skenario yang telah dilakukan dengan penambahan 1 pembangkit sebesar 380 MW yaitu PLTU Celukan Bawang sebesar 380MW dapat memperkecil nilai LOLP hingga menjadi 1.78 hari/tahun. Nilai LOLP tersebut telah hampir memenuhi standar nasional PT PLN yaitu 1 hari/tahun.
Dody Susilo, Churnia Sari, Galas Widya Krisna
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 2, pp 23-30; https://doi.org/10.25273/electra.v2i1.10504

Abstract:
Penggunaan internet di dunia sudah meluas dan telah banyak menghasilkan sebuah konsep terbaru yang bernama Internet Of Things konsep ini berdasarkan dengan meluasnya pengguna internet dan keuntungan dari konsep ini bisa mengembangkan mikrokontroler dan sensor oleh karena itu hadir sebuat perancangan sistem kendali Lampu pada Smart Home berbasis Iot (Internet of Things) dengan menggunakan Web Browser yang dapat mengendalikan dengan mudah peralatan elektronik khusunya pada lampu pada perancangan ini menggunakan Iot yaitu Node MCU yang tersambung dengan relay metode yang dipakai yaitu dengan menekan status pengaturan On/Off pada halaman web dan sistem kendali akan merepon permintaan halaman web dengan mengubah nya menjadi sebuah reaksi pada sistem kendali On/Off pada lampu .untuk mengakses nya ke web halaman browser sistem kendali lampu dengan mengunakan IP Addres yang terhubung dengan wifi kita sambungan kan sehingga sistem kendali dapat diguanakan melalui internet.hasil yang didapat dari sistem kendali lampu dengan web browser berhasil dan sesuai dengan keinginan peneliti dan jarak yang dapat di tempuh bisa sampai 50 meter dan jika jarak yang di tempuh terdapat penghalang makan sistem akan mengalamin gangguan atau ketidak stabilan sinyal.
Bayu Fandidarma, Ridam Dwi Laksono, Krisna Warih Bintang Pamungkas
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 2, pp 31-38; https://doi.org/10.25273/electra.v2i1.10522

Abstract:
Mobil Remote Control (RC) ini dirancang guna untuk membantu tim relawan dalam mencari korban bencana alam gempa bumi dan juga mengurangi resiko tim relawan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Mobil RC ini dikendalikan oleh IoT dari ESP 32 Cam yang menjadi otak dari sebuah mobil RC ini dari analisis yang di dapatkan mobil bergerak dengan lancar dan tidak ada masalah dan semua fungsi nya berjalan dengan lancar. Driver L298N sebagai penggerak motor dc untuk dapat berjalan maju, mundur, kanan, kiri.
Banang Mufti Harnansyah, Ina Sunaryantiningsih, Bayu Fandidarma
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 2, pp 9-15; https://doi.org/10.25273/electra.v2i1.10499

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan petani atau seseorang mengendalikan pompa air sawah sesuai kebutuhan yang diinginkan cukup mengendalikan dengan smartphone dari manapun dan kapanpun. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memberi solusi petani yang terkendala jarak sawah dan rumah pemilik yang jauh, pemilik sawah harus menyeberang sungai menggunakan perahu, pemilik sawah sudah memiliki pekerjaan tetap sehingga jarang ke sawahnya dan memperkenalkan kepada petani tentang manfaat menggunakan Internet of Things (IoT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prototype Pengontrol Dan Monitoring Pompa Air Otomatis Untuk Pengairan Sawah Berbasis Internet of Things (IoT) berhasil dijalankan. Bahasa pemrograman yang digunakan yaitu bahasa C. Hasil dari pengujian prototype ini dapat berjalan dengan cukup baik tetapi masih memiliki kekurangan antara lain saat menggunakan prototype ini harus menunggu delay kurang lebih 5 detik, sensor kelembaban tanah dan ketinggian air bila digunakan terus - menerus kurang akurat, dan sambungan internet yang digunakan harus stabil supaya memperoleh data secara real time dan berjalan dengan baik.
Iman Rizky Juliana, Ina Sunaryantiningsih
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 1, pp 27-33; https://doi.org/10.25273/electra.v1i2.8963

Abstract:
Artikel ini disusun berdasarkan pembelajaran berbasis proyek pada mata kuliah Energi terbarukan yang diaplikasikan pada Lampu Penerangan Solar Cell pada kawasan Lab.terpadu UNIPMA. Pembelajaran berbasis proyek selaian sebagai cara belajar memcahkan masalah yang timbul juga merupakan cara memotivasi mahasiswa untuk meningkatkan rasa percaya diri, berkolaborasi dengan tim serta dapat bertanggung jawab untuk menyelesaikan suatu proyek secara kelompok atau tim. Pemanfaatan lampu jalan solar cell sebagai penerangan kawasan Lab.terpadu dengan menggunakan komponen lampu dc 40 watt input dengan tegangan Vdc, dengan viewing engle 120o dengan panel surya Monocrystalline 60 watt. Dengan sistem penerangan otomatis menggunakan sensor microwave dan dimer.
Reza Aditya Putra, Irna Tri Yuniahastuti
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 1, pp 13-19; https://doi.org/10.25273/electra.v1i2.8960

Abstract:
Perhitungan keandalan sistem tenaga listrik dapat dianalisis dari seberapa sering suatu sistem mengalami gangguan/seberapa sering listrik padam. Data hasil gangguan suatu sistem dapat dihitung menggunakan rumus LOLP (Loss of Load Probability). Semakin kecil nilai LOLP berarti suatu sistem semakin sedikit peluang mengalami gangguan dan investasi yang diperlukan untuk mendukung juga akan semakin besar. PLN mematok nilai risk level LOLP satu hari per tahun. Untuk perhitungan LOLP dapat dihitung dengan cara manual ataupun dengan program bantuan. Pada penelitian ini akan diusulkan program perhitungan menggunakan Matlab, dan dilakukan perbandingan hasil perhitungan dan waktu operasi sistem dengan menggunakan Mic Excell dan program Matlab. Hasil perhitungan LOLP dengan Excell dan Matlab mempuyai deviasi dibawah 1%. Sehingga program yang diusulkan dinyatakan valid. Sedangkan waktu untuk memproses dengan Mic Excell dan Matlab didapatkan hasil yang sangat kontras. Hal ini disebabkan karena dengan penambahan unit pembangkit Mic Excell harus menghitung nilai LDC setiap penambahan pembangkit hal ini menyebabkan proses di excell membuat waktu lebih lama. Sedangkan waktu proses perhitungan dengan menggunakan Matlab didapatkan waktu yang lebih singkat dan input yang lebih sederhana.
Dwiki Fitrianto, Ridam Dwi Laksono
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 1, pp 1-6; https://doi.org/10.25273/electra.v1i2.8958

Abstract:
Peran teknologi untuk menunjang pertumbuhan dan budidaya tanaman dapat dilakukan dengan memanipulasi kondisi lingkungan tanaman. Proses manipulasi kondisi lingkungan tanaman dapat dilakukan dengan teknologi dimmer berbasis mikrokontroller arduino. Teknologi dimmer menggunakan sensor suhu maupun sensor cahaya untuk mengatur suhu dan pencahayaan ruangan tempat budidaya tanaman. Sehingga tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik tanpa ada pengaruh perubahan iklim maupun cuaca. Dalam hal ini, teknologi dimmer akan diterapkan untuk budidaya tanaman bunga krisan. Tanaman bunga krisan termasuk jenis tanaman hias dengan waktu pendek yang membutuhkan suhu dan pencahayaan tertentu. Dengan penerapan teknologi dimmer, diharapkan bunga krisan dapat tumbuh segar dan indah sepanjang waktu serta dapat dikembangbiakkan dalam jumlah yang banyak.
Tedy Ardiansyah, Churnia Sari
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 1, pp 20-26; https://doi.org/10.25273/electra.v1i2.8961

Abstract:
Robot merupakan salah satu bidang sedang banyak mendapatkan perhatian, tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Di Indonesia sendiri terdapat kontes robot yang sangat bergengsi dan diikuti oleh hampir seluruh mahasiswa di Indonesia dengan keahlian rekayasa robot dalam berbagai tipe. Kontes Robot ini sangat bergengsi bahkan pemenang dari Kontes Robot ini akan menjadi kandidat untuk mengikuti kontes Robot Internasional. Salah satu tipe robot yang dilombakan dalam KRI adalah robot beroda, dimana robot ini merupakan cikal bakal hampir seluruh robot yang ada di dunia. Beberapa robot dirancang otomatis untuk mampu mengenali jalurnya sendiri, namun juga ada beberapa robot yang dibuat kendali otomatis jarak jauh menggunakan berbagai metode. Dalam penelitian ini akan dirancang sebuah Robot beroda dengan mikrokontroler Arduino Uno, dilengkapi dengan komponen Bluetooth HC-05 sebagai media komunikasi antara robot dengan sistem Android pada Smartphone. Selain harus ada Modul Bluetooth pada robot beroda, juga dibutuhkan aplikasi Arduino Bluetooth RC car pada Smartphone yang digunakan. Hasil dari penelitian ini modul Bluetooth bekerja dengan baik, sehingga komunikasi antara Robot dengan Android dapat dilakukan, dan kendali Robot juga menjadi mudah melalui sistem android pada Smartphone.
Krisna Warih Bintang Pamungkas, Bayu Fandidarma
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 1, pp 34-40; https://doi.org/10.25273/electra.v1i2.8964

Abstract:
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengajarkan kepada mahasiswa supaya dapat melakukan pengaturan pada suatu sistem mass-spring-damper (MSD) nonlinier dengan cara yang lebih mudah yaitu menggunakan metode linierisasi pada sistem tersebut. Sistem MSD yang telah dilinierisasi untuk selanjutnya akan disimulasikan pada Simulink MatLab dengan menggunakan kontroler PI dan Fuzzy untuk mengatur posisi benda m pada sistem supaya sesuai dengan set-point yang diinginkan. Pengujian dilakukan berdasarkan dua kontroler yang dipakai. Selanjutnya kedua hasil pengujian dibandingkan dan dianalisa. Kontroler PI berhasil menghasilkan respon yang lebih baik dibandingkan respon dari kontroler Fuzzy. Hal ini dikarenakan kontroler PI yang cocok dipakai pada sistem yang simpel dan linier. Sedangkan kontroler Fuzzy lebih cocok untuk sistem yang lebih kompleks dan nonlinier.
Beto Olanda, Dody Susilo
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 1, pp 7-12; https://doi.org/10.25273/electra.v1i2.8959

Abstract:
Listrik adalah salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi manusia dan sebagai sumber daya ekonomis yang paling utama bagi manusia. Dalam waktu yang akan datang kebutuhan listrik akan semakin meningkat sesuai dengan perkambangan teknologi, penggunaan listrik merupakan suatu hal yang penting dalam kehidupan baik itu dalam sektor rumah tangga, penerangan, komunikasi, industri dan lain sebagainya. Pada bidang kelistrikan, instalasi listrik merupakan suatu rangkaian dari perlatan listrik yang berhubungan antara satu dengan yang lainnya dalam satu lingkup tenaga listrik. Instalasi yang baik adalah instalasi yang aman bagi manusia, bahwa listrik juga dapat membahayakan dan berdampak negatif bagi manusia. Maka dari itu agar tidak terjadi hal yang dapat membahayakan manusia seorang teknisi listrik dapat memahami tentang instalasi listrik sesuai dengan peraturan dan teknis pemasangan yang sesuai dengan PUIL. Metode penelitian yang digunakan yaitu merancang instalasi listrik sederhana yang sesuai dengan PUIL. Dari hasil pengujian oleh alat ukur Avo meter digital didapatkan setelah rangakain di aliri listrik, dan di ukur oleh multi meter pada stop kontak Frekuensi 50,00 Hertz dan Tegangan 222,1 Volt.
Churnia Sari, Ahmad Zaki, Iman Rizky Juliana
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 1, pp 1-9; https://doi.org/10.25273/electra.v1i1.7739

Abstract:
Pada masa pandemi kebersihan dan kesahatan menjadi kunci utama kehidupan. Untuk menunjang kehidupan yang bersih dan sehat, tempat sampah menjadi salah satu hal yang sangat dibutuhkan keberadaannya. Klasifikasi tempat sampah yang ada, sudah cukup bagus untuk memudahkan teknologi daur ulang sebagai penunjang perbaikan lingkungan. Dengan adanya klasifikasi, sampah yang basah dan kering tidak akan tercampur. Sampah daur ulang juga langsung bisa ditangani tanpa harus memililah-milah terlebih dahulu. Selain klasifikasi sampah, Model sampah saat ini juga harus menjadi perhatian. Model sampah yang tidak efektif menjadi cukup beresiko untuk menularkan penyakit, terlebih virus covid-19 yang menjadi pandemi saat ini mampu bertahan pada permukaan plastik dalam jangka waktu yang cukup lama. Untuk mengatasi masalah tersebut, sekaligus menunjang kebersihan agar semakin terjaga maka dirancang sebuah penelitian terkait dengan Prototype Sederhana sampah Otomatis yang ramah lingkungan. Dari hasil penelitian didaptkan bahwa prototype sampah ini dapat menunjang kebersihan sekaligus kesehatan masyarakat secara efektif. Karena masyarakat tidak harus lagi membuka dan menutup sampah ketika hendak mebuang sampah, sehingga diharapkan masyarkat tidak malas untuk membuang sampah pada tempatnya.
Bayu Fandidarma, Yuda Ragil Praditya, Yan Gusti Kurniawan
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 1, pp 10-15; https://doi.org/10.25273/electra.v1i1.7390

Abstract:
Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah membangun prototipe mesin penggerak Robot Medical Assistant yang memiliki fungsi Obstacle Avoidance dengan gerak otonom. Penelitian yang sudah dilaksanakan sebelumnya masih menggunakan joystik untuk menggerakkan robot atau dengan kata lain robot masih secara manual disetir manusia. Karena sangat tidak reliable dan terlalu bergantung pada manusia, maka metode setir manual ini perlu ditingkatkan performanya dengan pengaplikasian metode otonom pada robot. Maka dalam penelitian ini disuguhkan suatu metode yang lebih baik supaya robot dapat bergerak secara otonom dan memiliki fungsi Obstacle Avoidance supaya robot dapat menghindari halangan dengan baik. Jadi user menentukan titik tujuan dimana saja dan tugasnya apa lalu menekan tombol ‘START’ ketika robot siap berangkat. Pengujian dilakukan dengan memberikan perintah untuk robot bergerak dari satu lokasi ke lokasi lainnya dengan dipasang beberapa halangan pada jalur yang tersedia. Dari pengujian ini mendapatkan hasil bahwa robot lumayan berhasil menghindari hambatan dan pergi ke tujuan dengan rerata kesalahan pengukuran sensor sebesar 1.25%.
Ina Sunaryantiningsih, Irna Tri Yuniahastuti, Habi Angga Tristian
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 1, pp 16-21; https://doi.org/10.25273/electra.v1i1.7655

Abstract:
Kebiasaan baru di era pandemi membuat kita harus hati-hati untuk menyentuh semua benda, tidak terkecuali adanya pembatasan access pada lab terpadpun juga diterapkan. Untuk mempermudah pengidentifikasian dosen, mahasiswa dan karyawan yang akan berkegiatan dilab terpadu maka dibuatlah door system dengan menggunakan QR Code sebagai switching pintu otomati. QR code sendiri berisi data pribadi yang diambil dan terhubung dengan SIM (Sistem Informasi Manajemen) UNIPMA. Setiap dosen, mahasiswa dan karyawan dapat mengaccess QR Code dari SIM masing-masing. QR Code bersifat unik sehingga setiap orang akan mendapatkan QR Code yang berbeda. Penggunaan QR Code sebagai switching Door system yang dipindai menggunakan wabcame dengan cover akrilik tembus cahaya dan dengan spesifikasi Door System yang dapat dioperasikan pada beban 100kg, panjang lintasan 180 cm, dengan opening/closing speed door atau forward/backward pada motor rata rata 10/45 cm/s, dan dengan hold-open time 0,5-30s
Churnia Sari
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 1; https://doi.org/10.25273/electra.v1i1.7611

Abstract:
Pada masa pandemi kebersihan dan kesahatan menjadi kunci utama kehidupan. Untuk menunjang kehidupan yang bersih dan sehat, tempat sampah menjadi salah satu hal yang sangat dibutuhkan keberadaannya. Klasifikasi tempat sampah yang ada, sudah cukup bagus untuk memudahkan teknologi daur ulang sebagai penunjang perbaikan lingkungan. Dengan adanya klasifikasi, sampah yang basah dan kering tidak akan tercampur. Sampah daur ulang juga langsung bisa ditangani tanpa harus memililah-milah terlebih dahulu. Selain klasifikasi sampah, Model sampah saat ini juga harus menjadi perhatian. Model sampah yang tidak efektif menjadi cukup beresiko untuk menularkan penyakit, terlebih virus covid-19 yang menjadi pandemi saat ini mampu bertahan pada permukaan plastik dalam jangka waktu yang cukup lama. Untuk mengatasi permsalah tersebut, sekaligus menunjang kebersihan agar semakin terjaga maka dirancang sebuah penelitian terkait dengan Prototype Sederhana sampah Otomatis yang ramah lingkungan. Dari hasil penelitian didaptkan bahwa prototype sampah ini dapat menunjang kebersihan sekaligus kesehatan masyarakat secara efektif. Karena masyarakat tidak harus lagi membuka dan menutup sampah ketika hendak mebuang sampah, sehingga diharapkan masyarkat tidak malas untuk membuang sampah pada tempatnya.
Dody Susilo, Lintank Dewi Prameswari, Very Andika Putra
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 1, pp 22-27; https://doi.org/10.25273/electra.v1i1.7608

Abstract:
Penyakit virus Corona 2019 (Coronavirus Disease/Covid-19) merupakan nama baru yang diberikan oleh Wolrd Health Organization (WHO) bagi pasien dengan infeksi virus Covid-19 yang pertama kali dilaporkan dari kota Wuhan, Cina pada akhir 2019. Informasi mengenai Covid-19 dan penyebarannya dapat diketahui secara cepat dan akurat dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. IMU (Inertial Measurement Unit) sangat berguna pada sistem navigasi dan kendali. IMU yang terdiri dari enam derajat kebebasan tersusun dari tiga sensor Accelerometer dan tiga sensor Gyroscope yang masing - masing ditempatkan pada tiga sumbu (x, y, dan z) dan saling tegak lurus. Penelitian ini memberikan solusi lain yaitu informasi dalam bentuk aplikasi perangkat bergerak berbasis android. Pada aplikasi ini terdapat fitur untuk memonitoring informasi mengenai penyebaran pasien coronavirus. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Sensor IMU dapat bekerja dengan baik dan dapat menampilkan hasil Accelerometer dan Gyroscope.
Irna Tri Yuniahastuti, Ina Sunaryantiningsih, Beto Olanda
ELECTRA : Electrical Engineering Articles, Volume 1, pp 28-34; https://doi.org/10.25273/electra.v1i1.7597

Abstract:
Virus korona (Covid-19) menyerang hampir seluruh dunia termasuk Indonesia. Diperlukan suatu cara/ metode untuk mengendalikan dan menghentikan virus ini. Pemerintah RI memberikan instruksi untuk melakukan social distancing (pembatasan jarak), cuci tangan serta menggunakan masker. Beberapa tempat umum harus memenuhi protokol kesehatan salah satunya adalah pengecekan suhu tubuh manusia. Sehingga pada penelitan ini dilakukan perancangan alat ukur suhu tubuh tanpa sentuhan (thermometer contactless) sebagai upaya siaga Covid-19 dimana alat ini ditempatkan di depan pintu masuk laboratorium terpadu Universitas PGRI Madiun (UNIPMA). Hal ini dilakukan sebagai upaya pengendalian dan pemutusan rantai virus korona di lingkungan kampus. Diharapkan alat ini dapat memudahkan petugas/ satpam dalam melakukan pengecekan suhu tubuh dibandingkan dengan menggunakan alat konvensional yaitu termometer infrared yang ditembakkan di area wajah/dahi. Perancangan alat ini menggunakan mikrokontroller Arduino Uno, sensor suhu tubuh GY-906 serta LED ukuran 16x2.
Page of 1
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top