Refine Search

New Search

Results in Journal Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP): 90

(searched for: journal_id:(54083))
Page of 10
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Rifai Rifai, Suwandi Suwandi, Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), Volume 5; doi:10.26877/jmp.v5i2.1933

Abstract:
The background of this research are: 1) student achievement under Criteria Complete Minimal, 2) The results of test scores of children is low, so it does not match the expectations of parents 3) School achievement is low in the academic race, 4) Not achieving the quality of schools maximum as in the vision, mission and objectives of the school that has been set.The objectives of this study are to know the complete learning management and quality management in schools, so that an upgrading in the quality of teaching and learning activities for teachers and school quality improvement of services for parents met.The results showed that: 1) Planning study completed jointly planned at the beginning of the school year at a school meeting. Extra hours of lessons, teacher consultation with headmaster and teachers plan learning activities prepared for mastery learning successfully. 2) Organizing the responsibility of headmaster with the assignment of guiding low grade and high grade guidance. 3) Learning thoroughly carried out in a systematic and planned starting from the preparation of lesson plans, learning activities, assessment, repairment and enrichment. Student involvement in the implementation of high mastery learning, and specifically the sixth grade required for implementation of the study completed two years using the zero hour of learning. 4) Monitoring by the headmaster include oversight of program implementation and supervision of organizing programs consistently. 5) The quality of school graduates performed with competence development, content standards, process standards, educators and education personnel, school facilities and infrastructure, management standards, and implementation of the assessment system.Based on the research results suggested: 1) The headmaster is able to draw up a work program of the school and the ability to provide service quality to parents, 2) Teachers can improve the quality of teaching and learning activities in the classroom and improve the quality of the use of school infrastructure
Marjoko Marjoko, Soegito Soegito, Retnaningdyastuti Retnaningdyastuti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), Volume 5; doi:10.26877/jmp.v5i2.1930

Abstract:
Mutu pendidikan adalah suatu proses dari hasil pendidikan yang diukur berdasarkan relevansi, keefektifan dan dampak dari program, proses atau tindakan dalam rangka mencapai tujuan pendidikan yang memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Standar Nasional Pendidikan (SNP).Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam hal ini, peneliti akan mendeskripsikan Strategi Peningkatan Budaya Mutu di MAN 01 Kota Semarang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) MAN 1 Semarang sudah mengimplementasikan budaya mutu melalui a) Budaya akademik, b) kultur sosial budaya, dan c). kutur demokrasi 2). MAN 1 Semarang sudah menerapkan strategi peningkatan budaya mutu dengan cukup baik menggunakan tiga tahapan, yaitu : a) strategi formulasi budaya mutu, meliputi perumusan visi organisasi, perumusan misi organisasi, perumusan profil organisasi, analisis eksternal berorientasi budaya mutu, analisis internal melalui Evaluasi Diri Sekolah, analisis internal dan eksternal melalui analisi SWOT, analisis dan pilihan strategi, penetapan sasaran jangka panjang, serta penentuan strategi induk. b) strategi implementasi budaya mutu, meliputi penentuan strategi operasional, penentuan sasaran jangka pendek, seperti sasaran tahunan, perumusan kebijaksanaan, dan pelembagaan strategi. c) strategi evaluasi budaya mutu, meliputi penciptaan sistem pengawas, penciptaan sistem nilai, dan penciptaan umpan balik. Strategi operasional peningkatan budaya mutu di MAN 1 Semarang melalui pembiasaan peningkatan keimanan dan ketaqwaan, kegotongroyongan, saling menghargai, kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, kritis, analisis, obyektif dan kreatif keilmuan. Dampak strategi operasional peningkatan budaya mutu di MAN 1 Semarang adalah capaian prestasi siswa meningkat baik bidang akademik maupun non kademik.
Indah Eko Cahyani, Sunandar Sunandar, Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), Volume 6; doi:10.26877/jmp.v6i3.2007

Abstract:
The objectives of this study are: (1) to analyze the influence of the principal's leadership on teacher professionalism, (2) to analyze the influence of the principal's influence on the professionalism of the teacher, (3) to analyze the influence of the work climate on professionalism, compensation and work climate together towards the professionalism of teachers.The study was conducted in thirty-seven elementary schools in Slawi sub-district with a population of 439 people and a sample of 82 people. Samples were taken randomly proportionately. Data collection in this study used the questionnaire as an instrument. Test of validity and reliability, test of normality and linearity, test of simple linear regression and multiple regression used facility program SPSS for Windows 21.0.The result of the research shows that: (1) there is influence of principal leadership toward teacher professionalism is 67,9% (2) there is influence of compensation to teacher professionalism equal to 61,8% (3) the working climate on professionalism of teachers is 71.8% (4) there is influence of principal leadership, compensation, and work climate together toward professionalism of teachers in SD Negeri in Slawi District of Tegal Regency is 69,3%.Suggested suggestions for improving teacher professionalism through continuous learning. In addition, for certified teachers to always improve their professionalism by following up to higher education, training, training, workshops, seminars or active in MGMP activities.
Hariyanto Hariyanto, Muhdi Muhdi, Ghufron Adbdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), Volume 6; doi:10.26877/jmp.v6i3.2002

Abstract:
Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan guru dalam pengelolaan pembelajaran peserta didik. Permasalahan dalam penelitian ini motivasi berprestasi, supervisi kepala sekolah dan kompetensi pedagogik guru. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui adakah pengaruh motivasi berprestasi guru terhadap kompetensi pedagogik guru, 2) mengetahui adakah pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap kompetensi pedagogik guru, 3) mengetahui adakah pengaruh motivasi berprestasi dan supervisi kepala sekolah secara bersama-sama terhadap kompetensi pedagogik guru.Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru MTs di Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara sebanyak 198 responden. Pengambilan sampel mengacu pada rumus Slovin sebanyak 66 responden dengan teknik sampling menggunakan teknik proporsional random sampling.Hasil penelitian diperoleh (1) motivasi berprestasi berpengaruh terhadap kompetensi pedagogik guru di MTs sebesar 0,782 atau 78,2 %. (2) Besarnya pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap kompetensi pedagogik guru adalah 0,595 atau 59,5 %. Dan (3) Besarnya pengaruh Motivasi berprestasi dan supervisi kepala sekolah secara bersama-sama terhadap kompetensi pedagogik adalah 0,865 atau 86,5%. Kepala Sekolah MTs di Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara hendaknya terus lebih meningkatkan kegiatan supervisi akademik agar dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru.
Noor Miyono, Nur Makhsun
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), Volume 6; doi:10.26877/jmp.v6i3.2009

Abstract:
Permasalahan utama penelitian ini adalah tentang kompetensi, budaya kerja dan profesionalisme guru yang masih kurang memuaskan dimata masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui besarnya pengaruh kompetensi guru terhadap profesionalisme guru, (2) mengetahui besarnya pengaruh budaya kerja terhadap profesionalisme guru dan (3) mengetahui besarnya pengaruh kompetensi guru dan budaya kerja secara bersama-sama terhadap profesionalisme guruPopulasi penelitian ini 106 Kepala Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Temanggung, sSampel ditetapkan sebannyak 80 dengan teknik random sampling.. Uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas dan linearitas data, uji regresi tunggal dan regresi ganda menggunakan SPSS for windows 16.Hasil penelitian menunjukkan (1) korelasi antara variabel kompetensi guru dengan profesionalisme guru cukup kuat dengan nilai 0,625. Pengaruh kompetensi guru terhadap profesionalisme guru sebesar 39,1% dan sisanya 60,9% profesionlisme guru dipengaruhi oleh variabel lain diluar kompetensi guru. (2) Korelasi antara variabel budaya kerja dengan variabel profesionalisme guru cukup kuat dengan nilai 0,700. Pengaruh budaya kerja guru terhadap profesionalisme guru sebesar 49% dan sisanya 51% profesionalisme guru dipengaruhi oleh variabel lain diluar budaya kerja. (3) Pengaruh kompetensi guru dan dan budaya kerja secara bersama-sama terhadap profesionalisme guru Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten temanggung sebesar 52,2% dan sisanya 47,8% profesionalisme guru dipengaruhi oleh variabel selain kompetensi guru dan gudaya kerja.Kepala Madrasah terus mengevaluasi dan mengembangkan budaya kerja yang telah dicanangkan oleh kantor Kemenag secara sistematis dan periodic, sehingga lima nilai budaya kerja dapat dipraktekkan dengan baik dan memberikan dampak yang lebih baik terhadap masayarakat khususnya peserta didik.
Ulfah Husnul K, Yovitha Yuliejantiningsih, Rasiman Rasiman
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), Volume 5; doi:10.26877/jmp.v5i1.1920

Abstract:
Tujuan penelitian yaitu: (1) mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai, (2) mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, (3) mengetahui pengaruh lingkungan kinerja terhadap kinerja pegawai, (4) mengetahui pengaruh kecerdasan emosional, motivasi kerja, dan lingkungan kerja secara bersama – sama terhadap kinerja pegawai.Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai kantor Dinas Pendidikan kota Semarang berjumlah 120 orang, dan sampel yang dipilih menggunakan teknik random sampling sebanyak 89 orang. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, analisis korelasi produk moment dan analisis regresi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata–rata kinerja pegawai adalah 122,25 termasuk kategori sedang; rata–rata skor kecerdasan emosional 118,08 termasuk kategori tinggi; rata–rata skor motivasi kerja 115,97 termasuk kategori sedang; dan rata–rata skor lingkungan kerja 114,03 termasuk kategori sedang.Hasil uji hipotesis menynjukkan bahwa: (1) kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 50,2%. (2) motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 70,1%. (3) lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 78,2%. (4) kecerdasan emosional, motivasi kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan secara bersama – sama terhadap kinerja pegawai dengan nilai F sebesar 32,927 dengan kontribusi sebesar 70,1%. Dan dapat disinpulkan pula, dari ketiga variabel independen tersebut yang pengaruhnya paling signifikan adalah lingkungan kerja.Berdasarkan temuan penelitian, disarankan : (1) untuk meningkatkan kinerja pegawai perlu diadakan kegiatan – kegiatan pelatihan, (2) adanya reward bagi pegawai yang berprestasi, (3) dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.
Peny Pratiwi, Sunandar Sunandar, Ghufron Adbdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), Volume 5; doi:10.26877/jmp.v5i1.1925

Abstract:
The purpose of this researh (1) Know and analyze the effect of work motivation on the teachers performance (2) Determine and analyze the impact of school leadership on the teachers performance (3) Know and analyze the influence of discipline on the teachers performance and (4) Determine and analyze the effect of work motivation, school leadership and discipline on the teachers performance.The population in this study were all elementary school teachers in the area of State Sarwas I UPP Petarukan Pemalang of as much as 128 teachers, obtained a sample of 97 people by using proportional random sampling technique. The data collection method used was a questionnaire. Analysis of the data used is descriptive analysis, test validity and test hypotheses that include multiple linear regression analysis. Analyzing data using SPSS for windows Release 21.Based on the results of this research is that (1) There is significant influence teachers' motivation to work on the performance of elementary school teachers in the District Sarwas I Petarukan Pemalang, with a contribution of 40.1%; (2) There was a significant effect of school leadership on the performance of elementary school teachers in the District Sarwas I Petarukan Pemalang, with a contribution of 68.00%; (3) There is significant influence of discipline on the performance of elementary school teachers in the District Sarwas I Petarukan Pemalang, with a contribution of 48.8%; (4) There is significant influence work motivation of teachers, school leadership and discipline on the performance of elementary school teachers in the District Sarwas I Petarukan Pemalang, with a contribution of 83.3%.
Akhmad Zaeni, Ghufron Abdullah, Ngasbun Egar
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), Volume 5; doi:10.26877/jmp.v5i2.1928

Abstract:
The purpose of this study are: (1) to determine the significance of the influence of pedagogical competence of teachers on the performance of teachers of SD/MI in the UPP District of Petarukan Pemalang, (2) to determine whether there is influence of teacher certification on teacher performance SD/MI in the region UPP District of Petarukan Pemalang, (3) to determine whether there is the influence of pedagogical competence of teachers and certified teachers on teacher performance SD/MI in the territory of the District UPP Petarukan Pemalang.The population in this study were all teachers SD/MI in District Petarukan Pemalang already qualified certification as 313 people. After the calculated obtained sample of 175 people by using proportional random sampling technique. Data collection methods used were questionnaires / questionnaire. Analysis of the data used is descriptive analysis, test requirements and test hypotheses include simple linear regression analysis and multiple regression analysis and test of determination (R2).Hypothesis test results show that: 1) there is a significant and positive influence Pedagogic Competence (X1) on the Performance of Teachers (Y) SD/ MI in the territory of the District UPP Petarukan Pemalang. This is evident from the test results of t test partial values obtained tcount amounted to 4.635 greater than ttable 1.974 (4.635 > 1.974), 2) there is a positive influence and significant Teacher Certification (X2) on Teacher Performance SD/MI in the UPP District of Petarukan Pemalang. This is evident from the test results of t test partial obtained tcount amounted to 4.617 greater than ttable 1.974 (4.617> 1.974), and 3) there is a positive influence and significant Competence Pedagogy (X1) and the Teacher Certification (X2) the performance of teachers (Y) SD / MI in the territory of the District UPP Petarukan Pemalang. This is evident from the results of hypothesis testing simultaneous F test values obtained Fhitung 10.720 3.0485 greater than F table (10.720> 3.0485).
Rhisty Frida Utami, Soegito Soegito, Muhdi Muhdi
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), Volume 5; doi:10.26877/jmp.v5i2.1932

Abstract:
The focus of this research is how the implementation of the Strategic Plan for Character Development in Students Primary Islam School (SDIT) Buah Hati Pemalang based plan strategy through planning, organizing, implementation and evaluation of character building program. The approach used in this research is descriptive qualitative. This research was conducted in SDIT Buah Hati Pemalang. Source of data derived from the principal, classroom teachers, subject teachers, school committee, Tsamrotul Fuad Foundation, students, and parents.The results showed the program in SDIT Buah Hati Pemalang in character building of students based on the Quran and hadith outlined in the flagship program of the Islamic and 10 competencies Muslim personality of children that have Aqidah clean, worship properly, have good morals, to have independence, broad-minded, has a strong physical, spirited opportunities, regular in all matters, to appreciate the time, beneficial for others. SDIT Buah Hati Pemalang has had a strategic plan in the program character building of students by implementing a strategy of SBM include the bases of school management based on the principle promote transparency and accountability, for enhancing the character of students is done in an open, transparent, systematic, consistent, and sustainable decision-making according to ability, the condition of the school.Based on the findings above, it is recommended that school principals supported the teachers there are synergistic cooperation to related institutions/ organizations in order to expedite and facilitate the performance especially in the procurement of character building program. Suggested classroom teachers, subject teachers and classroom teachers collaborate and work together in providing educational services to students in the form of learning and mentoring students in learning.
T Endang Ekowati, Sunandar Sunandar, Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), Volume 9; doi:10.26877/jmp.v9i1.6836

Abstract:
Dalam penyelenggaraan pendidikan, pembiayaan merupakan potensi yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia dan merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dalam manajemen administrasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perencanaan anggaran untuk meningkatkan mutu pendidikan; (2) pengorganisasian SDM untuk manajemen pembiayaan pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan; (3) pelaksanaan manajemen pembiayaan pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan; (4) sistem pengawasan pembiayaan pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di SD Islam Ar Rahmah Suruh.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif analitis. Metode pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang mencakup empat komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabasahan data menggunakan Kredibilitas, Transferbility, Dependebilitas, dan Konfirmabilitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) perencanaan anggaran pendidikan SD Islam Ar RAhmah disusun dan dituangkan dalam bentuk RAPBPT yang diadakan pada tiap akhir tahun dengan menetapkan semua program beserta anggaran masing-masing program. Melibatkan stakholders sekolah, melalui rapat serta keputusan rapat yang sudah di sepakati diputuskan lagi oleh ketua yayasan; 2) Mekanisme pengorganisasian pembiayaan pendidikan dimulai dari sumber dana itu sendiri. Kedua pengorganisasian sumber daya manusia yang mengelola dana tersebut. Di lihat dari struktur organisasi yang bertanggung jawab mengelola keuangan di SD Islam Ar Rahmah adalah kepala sekolah; 3) Pelaksanaan Anggaran di SD Islam Ar Rahmah Suruh digunakan untuk pembiayaan program sekolah serta belanja barang dan jasa dan pengembangan; 4) Pengawasan pembiayaan pendidikan di SD Islam Ar Rahmah dilakukan oleh yayasan Ar Rahmah Suruh dan dinas kependidikan. Kemudian, pertanggungjawaban pembiayaan sekolah diserahkan kepada Komite Sekolah, Yayasan Ar Rahmah, dan dinas pendidikan.
Page of 10
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top