Refine Search

New Search

Results in Journal Bakti Cendana: 80

(searched for: journal_id:(4368356))
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Muhroji Muhroji, Hengki Hermawan, Frendy Sulistyo, Farida Kurniawati Utami, Muhamad Taufik Hidayat, Lina Wahyu Fatmasari
Published: 31 August 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 27-33; https://doi.org/10.32938/bc.4.2.2021.27-33

Abstract:
The aims of this community service was to provide knowledge and skills on how to make a good and interesting PowerPoint (PPT) slide. In addition, this community service also aims to provide a skill to make an educational game, and to make a teaching material from PPT by including audio and viisual. The community service at Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Parakan (MIM Parakan) Karanganyar, Central Java was attended by the principal and twenty seven teachers. Before doing this community service, there are various preparations such as; ask for permission from the faculty to carry out activities, then give service permits to partner schools, prepare various needs and carry out activities that have been coordinated between the team and the partner schools. This activity was very enthusiastically followed by teachers at MIM Parakan..
Andriyani Afliyanti Dua Lehan
Published: 31 August 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 49-52; https://doi.org/10.32938/bc.4.2.2021.49-52

Abstract:
Abstrak Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk menyelengarakan kegiatan Pelatihan Penyegaran Keterampilan Dasar Mengajar bagi guru-guru SD di Kota Kupang, selain itu juga peserta pelatihan mampu menguasai konsep keterampilan dasar mengajar guru sebagai prasyarat terlaksananya program merdeka belajar di kelas, dan peserta mampu merubah pandangan dan sikap guru yang berkarkter feodalis ke karakter guru humanisme. Adapun metede yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan praktik/simulasi langsung. hasil/temuan yang diperoleh guru belum menguasai keterampilan dasar mengajar oleh karena itu produk yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini guru-guru dapat menguasai kembali keterampilan dasar mengajar. Kata Kunci : Keterampilan dasar, Mengajar
Grandianus Seda Mada, Dicky Frengky Hanas, Lukas Pardosi, Welsiliana Welsiliana, Didi Prasetyo Benu, Marselina Theresia Djue Tea, Dira Asri Pramita, Desta Gloria Siahaan
Published: 31 August 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 1-7; https://doi.org/10.32938/bc.4.2.2021.1-7

Abstract:
Salah satu alasan sekolah masih belum dibuka secara penuh hingga kini adalah potensi terjadinya penularan melalui siswa-siswa yang berkumpul dalam waktu lama di ruang tertutup. Beberapa penelitian menunjukan bahwa menutup sekolah akan memperlambat perkembangan infeksi. Namun, langkah-langkah yang lebih luas seperti social distancing, terbukti memiliki efek pengendalian yang lebih besar. Risiko dari pembukaan sekolah akan bergantung pada seberapa baik sekolah mengendalikan penularan, misalnya dengan penggunaan masker dan membatasi okupansi. Oleh karena itu, perlu dilakukan kembali penguatan perilaku untuk mencegah penularan penyakit Covid-19 kepada siswa dan guru. Bentuk Kegiatan Pengabdian yang dilakukan adalah pembagian masker dan edukasi mengenai dampak penyakit Covid-19 kepada siswa dan guru SDK Seoam 1 Eban, Kefamenanu. Hasil dari kegiatan ini adalah para siswa dan guru dapat melakukan protokol kesehatan secara sadar dan benar yaitu melalui 3M: memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun. Kata Kunci:Covid-19, Protokol Kesehatan, Guru dan Siswa
Nursaima Harahap
Published: 31 August 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 14-21; https://doi.org/10.32938/bc.4.2.2021.14-21

Abstract:
Story telling is a way of learning that has been used since ancient times and has become a very important learning tool. The teacher tells a story or literary work through story telling and the students do too. Morrow explained that story telling is an activity is fun and stimulates the imagination of students. The reason of teams took this theme was very well known in the North Sumatera region, especially the Mandailing Natal community and story telling was a way of learning that has been used since ancient times and has become a very important learning tool. The teacher conveys a story or literacy work through storytelling and the students do likewise. In addition to make this learning not monotonous, the teacher making groping into several groups then teacher shares English text which contains the story of Sampuraga to each group and tells the students to underline what they know the meaning of as many as 20 words in a period of 15 minutes and the teacher monitors students’ activities. After that, each group wrote down the vocabulary and meanings on the whiteboard in turn so that the students could understand the contents of the story about sampuraga.
Vera Rosalina Bulu, Silvester P. Taneo, Treesly Y Adoe, Sarah Nurhabibah, Maxel Koro
Published: 31 August 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 22-26; https://doi.org/10.32938/bc.4.2.2021.22-26

Abstract:
Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu Memberikan sosialisasi nilai – nilai karakter dan implementasi bagi anak – anak LPKA Kota Kupang dan memberikan motivasi kepada anak–anak di LPKA Kelas I Kupang untuk terus mengimplementasikan nilai – nilai karakter dalam rangka penguatan karakter dalam diri mereka. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada dua tempat yaitu kampus B PGSD Universitas Nusa Cendana dan LPKA Kelas I Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penyampaian materi nilai – nilai karakter dan implementasinya yaitu metode ceramah, tanya jawab dan bermain peran. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dimana pada hari pertama dan kedua, peserta diberikan materi mengenai nilai – nilai karakter dan implementasinya sedangkan pada hari ketiga peserta diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan materi yang didapatkan pada hari pertama dan kedua dengan cara bermain peran. Berdasarkan penilaian pada hari pertama sampai dengan hari ketiga didaptkan hasil bahwa anak – anak binaan LPKA Kota Kupang mengalami peningkatan pemahaman mengenai nilai karakter dan implementasinya dalam kehidupan sehari – hari.
Metropoly Merlin J. Liubana, Hesni Neno
Published: 31 August 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 124-131; https://doi.org/10.32938/bc.3.2.2020.124-131

Abstract:
Kreativitas dalam pembelajaran menulis dan mengapresiasi puisi ditunjang dengan pengetahuan dan latihan secara praktik, intens, dan bervariasi. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk memenuhi hal tersebut adalah dengan cara melakukan tindakan sebagai pengabdi pada siswa SMP Negeri Maubeli. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, penugasan, praktik latihan menulis dengan teknik mengamati objek secara langsung, dan mengapresiasi puisi dengan cara membaca. Hasil yang diperoleh berupa penilaian menulis puisi dari 38 siswa mencapai nilai 72%, dengan jumlah skor keseluruhan 2728, dan termasuk dalam kategori baik. Hasil dari penilaian membaca puisi mencapai nilai 74 %, dengan jumlah skor keseluruhan 2830, dan termasuk dalam kategori baik. Sedangkan hasil menulis dan membaca puisi tersebut diakumulasi menjadi rerata skor 71.5% dari jumlah keseluruhan yakni 2713.5. Tingkat penguasaan siswa kelas VIII SMP Negeri Maubeli dalam menulis dan membaca puisi berinterval 80-100, dengan kategori baik sekali sebanyak 16 siswa sehingga persentase tingkat penguasaan hanya mencapai 42.10%; berinterval 70-79 dengan kategori baik sebanyak 11 siswa dengan persentase tingkat penguasaan mencapai 28.94%; berinterval 60-69 berkategori cukup baik sebanyak 5 siswa, dengan persentase tingkat penguasaan mencapai 13.15%; dan berinterval 0-59 berkategori kurang baik sebanyak 6 siswa, sehingga persentase tingkat penguasaan mencapai 15.78%.
Paulus K. Tahuk, Gerson Frans Bira
Published: 13 September 2019
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 2, pp 30-37; https://doi.org/10.32938/bc.2.1.2019.30-37

Abstract:
Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok tani Nek’Mese Desa Usapinonot, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara tentang teknologi silase komplit. Metode yang digunakan adalah FGD (focus disscussion group) dan praktek secara langsung tentang pembuatan silase komplit. Sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan, anggota kelompok diberikan beberapa pertanyaan terkait silase komplit lewat kuesioner. Kegiatan berlangsung selama ± 45 hari dimulai dari persiapan alat dan bahan sampai pada penilaian kualitas (fisik dan kimia) serta penilaian tingkat palatabilitas ternak sapi potong terhadap silase komplit yang dibuat. Bahan pembuatan silase adalah gamal (40%), lamtoro (30%), dedak padi (15%), tepung jagung (10%) dan gula (5%). Silase komplit yang didapat diuji kualitas fisik berupa warna, tekstur, aroma dan pH, kualitas fisik dilakukan dengan analisis proksimat dan palatabilitas ternak dilihat dengan memberikan beberapa pilihan pakan pada sapi penggemukan. Hasil yang didapat adalah warna silase hijau kekuningan, wangi asam laktat, bertekstur padat pH 3,50. Sedangkan kandungan silase komplit, BK (92%), BO (82,2%), PK (10,8%), LK (7,28%), BETN (49,12%) serta EM (2713,87 Kkal/kg) serta memiliki nilai palatabilitas yang tergolong tinggi. Tingkat pengetahuan dan pemahaman anggota kelompok tani meningkat 98%. Tingkat capaian dari kegiatan pengabdian ini adalah 100%.
Yakobus Kolne, Dian Festianto
Published: 29 August 2018
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 1, pp 19-24; https://doi.org/10.32938/bc.1.1.2018.19-24

Abstract:
Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Napan Kecamatan Bikomi Utara ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari yakni tanggal 26-27 Juli 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sumbangan pemikiran dan penyuluhan tentang pembentukan Badan Usaha Milik Desa BUMDes. Pembentukan BUMDes merupakan perwujudan amanat UU NO. 6 tahun 2014 tentang Desa, dimana pemerintah desa dituntut untuk melaksanakan pengelolaan keuangan desa dan pengelolaan kekayaan desa. Desa sebagai kesatuan masyarakat yang otonom, memiliki sumber-sumber kekayaan dan pendapatan yang harus dikelola secara baik dan profesional demi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. BUM Desa merupakan suatu badan usaha alternatif yang perlu dikembangkan untuk mendorong perekonomian desa, dengan harapan dapat menciptakan sumber daya ekonomi baru untuk memanfaatkan keterbatasan-keterbatasan sumber daya yang dimiliki desa. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini mendapat sambutan yang sangat baik dan antusiasme dalam merespons materi yang disampaikan sangat baik yakni: Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang isi, maksud dan tujuan dari pada pentingnya pembentukan BUMDes, meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang kerja pengurus dalam mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan BUMDes dan selanjutnya bersama Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta badan pengurusnya dapat merumuskan Peraturan Desa/Keputusan Kepala Desa tentang Penetapan Badan Pengurus BUMDes Napan Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten TTU.
Claria Fransiska Agatha Berek, Siprianus Septian Manek
Published: 9 October 2019
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 2, pp 45-48; https://doi.org/10.32938/bc.2.2.2019.45-48

Abstract:
Teknologi informasi dan komunikasi saat ini telah berkembang sangat pesat di masyarakat, terutama di kalangan para pelajar. Akan tetapi masih banyak yang belum bisa memanfaatkan Teknologi informasi dan komunikasi dengan baik seperti masalah yang terjadi pada SMA N 1 Kefamenanu. Pemanfaatan Teknologi informasi dan komunikasi pada sekolah tersebut belum maksimal dikarenakan sarana dan prasarana pada laboratorium komputer yang ada pada SMA N 1 Kefamenanu masih ada beberapa komputer yang rusak maupun belum terinstall sistem operasi. Dari permasalah di atas, maka dilakukan kegiatan pengabdian dengan judul Instalasi Komputer Dan Penggunaan E-Info Pada SMA N 1 Kefamenanu. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu: penggunaan laboratorium komputer menjadi lebih maksimal dan dengan pengenalan pemanfaatan e-info pada siswa , sehingga siswa dapat menerapkan pengunaan teknologi informasi dan komunikasi pada proses belajar mengajar di SMA N 1 Kefamenanu.
Eka Nada Shofa Alkhajar, Agusniar Rizka Luthfia
Published: 31 August 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 62-67; https://doi.org/10.32938/bc.3.2.2020.62-67

Abstract:
Pengabdian kepada masyarakat berbentuk workshop ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai cara mendiseminasikan dan mempublikasikan karya tulis fiksi dari mitra kegiatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan berdasarkan analisis situasi yang dilakukan tim pengabdian di mana mitra kegiatan memerlukan workshop berkaitan dengan hal tersebut. Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan dalam dua sesi. Sesi pertama dikonsentrasi untuk pemaparan materi mengenai diseminasi dan publikasi. Sementara, sesi kedua difokuskan kepada pembuatan weblog. Kedua sesi tersebut diselenggarakan dengan metode ceramah, diskusi dan pendampingan. Mitra kegiatan mengikuti workshop dengan ketertarikan yang besar. Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mitra kegiatan memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mendiseminasikan dan mempublikasikan karya tulis fiksinya dengan cara yang tepat.
Vinsensia Ulia Rita Sila, Hermina Manlea, Sefrinus M. D. Kolo
Published: 29 August 2018
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 1, pp 11-18; https://doi.org/10.32938/bc.1.1.2018.11-18

Abstract:
Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk menciptakan, menimbulkan kesukaan, dan ketertarikan siswa terhadap pelajaran sains, mengenalkan beberapa macam alat sederhana dan penggunaannya, mengetahui dan melaksanakan praktikum fisika, kimia dan biologi sederhana yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan alat dan bahan yang tersedia di SDK Tes. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDK Tes pada hari Rabu tanggal 16 Agustus 2017. Materi pengabdian berupa materi permainan sains, antara lain perbedaan tekanan udara, uangku terbakar uangku utuh, mengapung atau tidak mengapung, membuat magnet sederhana, memahami prinsip kayu (dayung), posisi air pada gelas besar terbalik, cangkang telur jauh lebih kuat dari yang terlihat, telur ajaib, kekuatan air, pembiasan cahaya, udara dan pembakaran, tes kerapatan. Pelaksanaan demonstrasi tersebut dilakukan dengan menggunakan interaksi yang baik antara siswa dengan guru. Siswa tidak malu untuk bertanya dengan guru. Hal ini memudahkan siswa memecahkan masalah yang dihadapinya. Selain itu, guru tidak menggerutu atau memarahi siswa yang mengalami kegagalan dalam melakukan percobaan atau demonstrasi. Para siswa SDK Tes sangat antusias, aktif, interaktif dan tidak kaku dalam belajar IPA. Para guru SDK Tes mengenal praktikum sains (Fisika, Kimia dan Biologi) sederhana yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan alat dan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Oktovianus R Nahak, Maria Magdalena Kolo, Hilarius Y Sikone
Published: 13 September 2019
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 2, pp 23-29; https://doi.org/10.32938/bc.2.1.2019.23-29

Abstract:
Kelompok Tani Nek’To Noapala terletak di Desa Kiuola Kecamatan Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara. Desa ini memiliki beberapa potensi pertanian dan peternakan yang dapat dikembangkan oleh petani, salah satunya tanaman padi (Oriza sativa L.) dan hasil ikutan dari tanaman padi tersebut dimanfaatkan untuk produktivitas ternak sapi. Jerami padi merupakan limbah dari tanaman padi sebagai pakan ternak memiliki kadar protein rendah, berserat tinggi dan berdaya cerna rendah sehingga diperlukan adanya suatu perlakuan yaitu dengan teknologi fermentasi. Metode yang dipakai dalam kegiatan pengabdian ini berupa FGD( Foccus Discussion Group) dan praktek secara langsung. Proses fermentasi dilakukan dengan dua tahap yaitu tahap fermentasi dan pengeringan. Proses fermentasi berlangsung selama 21 hari secara anaerob. Hasil yang diperoleh yaitu jerami padi hasil fermentasi yang memiliki kualitas fisik cukup baik diantaranya memiliki tekstur yang lembut, warna kuning kecoklatan dan aroma seperti tapeserta hasilnya langsung diaplikasikan ke ternak sapi. Disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkhususnya anggota kelompok tani Nek’To Noapala Desa Kiuola tentang pemanfaatan jerami padi secara fermentasi sebagai pakan alternatif bagi ternak sapi
Christine Krisnandari Ekowati, Ofirenty Elyada Nubatonis, Magdalena Wangge
Published: 31 August 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 78-84; https://doi.org/10.32938/bc.3.2.2020.78-84

Abstract:
Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru-guru SD Bertingkat Naikoten membuat dan menggunakan media pembelajaran matematika bangun datar untuk mengatasi keterbatasan jumlah dan penggunaan media di kelas. Metode yang digunakan dalam mengatasi masalah yang dihadapi mitra adalah seminar, workshop, pendampingan, diskusi dan tanya jawab. Target khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini yaitu menghasilkan 13 paket media bangun datar untuk siswa sekolah dasar, menghasilkan modul petunjuk pembuatan media pembelajaran matematika dan modul petunjuk penggunaan media pembelajaran matematika.
Handrianus Vianey Melin Wula, Elpius Kalembang, Melkianus Suni
Published: 31 August 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 112-117; https://doi.org/10.32938/bc.3.2.2020.112-117

Abstract:
This Community Service aims to increase the capacity of village officials and communities regarding village government administration and encourage orderly village service administration in Nansean Village, Insana District, North Central Timor Regency. The service method used is to convey material about village government administration, show and guide village officials in making village government administration books according to the guidelines. The result of this service activity is that the Nansean village apparatus can find out about the procedures for managing village government administration properly and most accurately which will produce accurate and complete data and information.Keywords: Village Government Administration, Capacity Building
Endah Wulantina, Zahwa Eza Soeseno, Farida Arsita, Selvi Loviana, Annisa Ayu Ulil Amri, Pika Merliza
Published: 28 February 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 50-61; https://doi.org/10.32938/bc.3.1.2020.50-61

Abstract:
Tujuan dari pengabdian ini adalah diharapkan masyarakat belajar jenjang kelas 4 sekolah dasar (SD) di sekitar kawasan tersebut tidak merasa kesulitan lagi dalam memahami pelajaran matematika setelah dikenalkannya pembelajaran yang mengaitkan matematika dengan kehidupan sehari-hari (Matematika Realistik). Pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode desrkiptif. Alat peraga yang digunakan dalam pengabdian ini adalah jajanan tradisional berbentuk segitiga dan tempe. Pengabdian dilakukan selama 4 kali pertemuan dengan 20 orang siswa. Hasil evaluasi pelaksanaan dari pengabdian masyarakat : 1) Masyarakat belajar pada jenjang sekolah dasar (SD) mendapatkan pengetahuan baru dan pengalaman belajar matematika dengan menggunakan Matematika Realistik (MR). 2) Pembelajaran menggunakan Matematika Realistik (MR) meningkatkan minat dan keingintahuan siswa terhadap matematika. 3) Dengan digunakannya pembelajaran Matematika Realistik (MR), pemahaman siswa tentang matematika menjadi lebih mudah, sehingga matematika tidak lagi dianggap sulit. 4) Proses pembelajaran menjadi lebih berwarna dan berarti dengan digunakannya pembelajaran Matematika Realistik (MR). 5) Masyarakat belajar merasa matematika adalah pelajaran yang menyenangkan dilihat dari keantusiasan mereka saat proses pembelajaran sedang berlangsung.
Sefrinus M.D. Kolo, Yohana Ivana Kedang, Maria M Kolo, Jefry Presson, Elisabeth Korbafo, Eduardus Edi, Noviana M Oebenu, Regina Seran
Published: 13 September 2019
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 2, pp 13-22; https://doi.org/10.32938/bc.2.1.2019.13-22

Abstract:
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 17 Nopember 2018 di SMP Swasta Gita Surya dan SMA Negeri 1 Eban. Materi pengabdian permainan sains berupa Listrik buah, Larutan elektrolit, karamelisasi gula, uang ajaib, magnet listrik, perbedaan tekanan udara, peristiwa melayang tenggelam dan terapung, gunung meletus, kapur barus bergerak dalam air, indicator asam-basa alami. Kegiatan demonstrasi sains dilaksanakan dengan metode pertunjukkan, ceramah dan diskusi. Siswa – siswi berinteraksi secara aktif, tidak kaku, penuh semangat ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang muncul, dan siswa sangat antusias dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim pengabdi serta tingginya minat siswa untuk terlibat di dalam praktik demonstrasi sains.
Ludgardis Ledheng, Maria Yustiningsih
Published: 29 August 2018
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 1, pp 25-31; https://doi.org/10.32938/bc.1.1.2018.25-31

Abstract:
Hutan mangrove Pantai Tanjung Bastian memiliki luas lebih kurang 37 ha. Jumlah tersebut mengalami penurunan dari tahun ke tahun (Anonimous, 2005). Hal ini disebabkan karena banyaknya pemanfaatan hutan mangrove untuk berbagai keperluan diantaranya areal pertambakan, keperluan pemenuhan kayu bakar dan bahan bangunan untuk kepentingan sendiri dan komersial, infrastruktur pantai termasuk pelabuhan, pembangunan tempat perdagangan dan perumahan, pengembangan pariwisata yaitu wisata alam serta pertanian. Berbagai aktivitas yang terjadi pada hutan mangrove Tanjung Bastian memberikan dampak kurang baik terhadap vegetasi, di antaranya terjadi perubahan komposisi dan struktur vegetasi pada berbagai tingkat pertumbuhan seperti anakan, pancang, tiang, dan pohon. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah: 1) Pemberdayaan masyarakat untuk selayaknya menjaga populasi mangrove yang ada di pesisir pantai tanjung Bastian. 2) Menumbuhkan kesadaran dan motivasi bagi masyarakat pesisir untuk menanam kembali mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesisir. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pendampingan penanaman mangrove. Hasil kegiatan yang didapat bahwa setelah dilakukan penyuluhan tentang potensi dan bahaya kerusakan ekosistim mangrove, masyarakat merasa sangat antusias melakukan penanaman bersama. Dampak dari kegiatan ini adalah mulai ditanamnya manggrove khusunya pada areal tambak.
Nikolaus Uskono, Anita Lassa
Published: 31 August 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 118-123; https://doi.org/10.32938/bc.3.2.2020.118-123

Abstract:
Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Microsoft PowerPoint 2007 sebagai alat presentasi bagi mahasiswa. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Timor. Yang menjadi sasaran kegiatan adalah mahasiswa semester VI sebanyak 40 orang. Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, metode demonstrasi, metode praktik, dan metode diskusi. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Timor mampu menggunakan aplikasi Microsoft PowerPoint 2007 untuk membuat bahan presentasi. Kata Kunci: Alat Presentasi, Ms PowerPoint 2007, Mahasiswa, Pelatihan
Michael Fernandez, Kristoforus Djawa Djong, Wilfridus B. N. Dosinaeng, Irmina V Uskono, Aloysius Joakim Fernandez, Meryani Lakapu
Published: 31 August 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 68-77; https://doi.org/10.32938/bc.3.2.2020.68-77

Abstract:
Etnomatematika mengacu pada bentuk-bentuk matematika yang bervariasi sebagai konsekuensi yang tertanam dalam kegiatan budaya. Etnomatematika juga mengacu pada konsep-konsep matematika tertanam dalam praktek-praktek budaya. Etnomatematika mengacu pada bentuk-bentuk matematika yang bervariasi sebagai konsekuensi yang tertanam dalam kegiatan budaya. Geometri sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan di tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah menengah. Pembelajaran geometri berbasis etnis budaya Timor. Siswa dapat mengamati dan menghitung banyaknya bentuk geometri dalam LOPO. Implementasi bentuk-bentuk Geometri (bidang datar dan ruang) dalam pelaksanaan pembelajaran Geometri berbasis etnis budaya Timor menjadi suatu metode yang tepat. Siswa dapat mengamati dan mengkaji Geometri dalam rumah adat LOPO. Kelompok sasaran dalam kegiatan Pengabdian ini yaitu sekolah-sekolah yang siswanya kebanyakan berasal dari suku dawan (TTU dan TTS serta Kabupaten Kupang). Kelompok sasarannya adalah siswa-siswi SMPN 10. Agar dapat mengimplementasi bentuk-bentuk geometri dalam pelaksanaan pembelajaran Geometri berbasis etnis budaya Timor, maka dapat dilakukan dengan cara membuat miniatur LOPO yang dibawa ke depan kelas saat kegiatan pembelajaran Geometri. Namun demikian disarankan agar sekolah itu dapat membuat LOPO yang sebenarnya, sehingga LOPO itu menjadi sumber belajar bagi siswa yang belajar tentang geometri bidang datar dan geometri ruang.
Lilis Harianti Hasibuan, Darvi Mailisa Putri, Miftahul Jannah
Published: 6 February 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 1-9; https://doi.org/10.32938/bc.3.1.2020.1-9

Abstract:
Penyuluhan yang berjudul Penerapan Pendidikan Matematika Dasar Menggunakan Pendekatan Realistik untuk Anak Usia Dini di Kelurahan Kampung Lapai mengajukan masalah bagaimana penerapan Pendidikan Matematika Dasar pada anak usia dini. Untuk mengatasi masalah di atas penulis mengajukan konsep agar anak usia dini bisa memahami pelajaran matematika dengan mudah dan menyenangkan. Pada anak usia dini perkembangan kemampuan matematis dimulai sejak kecil, dan berlanjut saat anak-anak berkembang secara mental, fisik, dan sosial, yang berpengaruh secara langsung terhadap perkembangan dan kemampuan mereka . Pendidikan matematika dapat diberikan kepada anak sejak usia 0-6 tahun. Anak pada usia 0-6 tahun perlu mendapaat perhatian khusus karena pada usis inilah kesiapan mental dan emosional anak mulai dibentuk. Pendidikan anak usia dini (PAUD) ikut serta dalam menjamin mutu pendidikan dan kebrhasilan akademis secara signifikan dipengaruhi oleh kualitas masukan pendidikan yaitu kesiapan mental dan emosional anak memasuki sekolah dasar. Metode dari penelitian ini adalah penelitian deskriptif.. Adapun sampel yang akan menjadi responden pada pengabdian ini adalah siswa PAUD Amanah dengan menggunakan analisis inferensial produc moment. Berdasarkan perhitungan diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (5,231 > 1,694). Artinya terdapat hubungan positif yang tinggi atau kuat antara pendekatan realistik dan pemahaman matematika dasar pada anak usia dini
Ida Ketut Mudhita, Saprudin Saprudin
Published: 24 February 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 34-42; https://doi.org/10.32938/bc.3.1.2020.34-42

Abstract:
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada Kelompok Tani Subur Makmur di Desa Natai Raya Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah terkait pemeliharaan sapi Bali dan pengolahan pakan ternak. Metode yang digunakan yaitupolaintegrasisapisawit. Teknik pengolahan pakan ternak menggunakan mikroba dekomposisi serat. Proses pengolahan produksi pakan ternak dengan memanfaatkan potensiperkebunan sawitdengan memfermentasipelepahsawitmenggunakanmikrobadekomposisi serat agar ikatan seratnya menjadi lunak dan mudah tercerna kemudian dicampur dengan hijauan legum penutup tanah dan bungkil sawit dijadikan pakan berbentuk pellet dengan formula yang tepat dan diolah menggunakan mesinpelleting. Produk telah di ujicoba pada induksapi dananaksapimilikanggota mitra pengabdian.Hasil akhir pengabdian mayarakat ini berupa ilmu pengetahuan dan meningkatkankemampuan mitra dalam mempraktekkan teknologi pelleting sehingga mampu memproduksi pakan ternak sapi berbentuk pellet yang efisien dan tahan lama.
Muhammad Nur, Marisa S. B. Seran
Published: 31 August 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 105-111; https://doi.org/10.32938/bc.3.2.2020.105-111

Abstract:
Peran pemuda tidak dapat dipisahkan dalam proses pembangunan desa. Permasalahan pemuda pada mitra di desa Seo Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur salah satunya yakni belum adanya organisasi kepemudaan di tingkat desa yakni Organisasi Pemuda Karang Taruna. Peran pemuda dalam berkontribusi terhadap kegiatan di tingkat desa sangat kurang dikarenakan hal yang mendasar belum adanya organisasi yang menggerakan kepemudaan di Desa Seo Kab.TTU. Kegiatan ini dilakukan dengan terlebih dahulu mengadakan sosialisasi peraturan pembentukan organisasi Karang Taruna hingga sampai pada pendampingan organisasi Karang Taruna Desa Seo. Hasil dari kegiatan ini yakni: 1) Adanya pemahaman oleh pemuda desa Seo tentang peran organisasi Karang Taruna terhadap peningkatan kualitas masyarakat dan potensi desa. 2) Terbentuknya organisasi pemuda Karang Taruna di Desa Seo Kab. TTU. Kata kunci: Karang Taruna; Pendampingan, Desa Seo.
Stanislaus Amsikan, Yohanis Ndapa Deda
Published: 29 August 2018
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 1, pp 32-40; https://doi.org/10.32938/bc.1.1.2018.32-40

Abstract:
The purpose of this study is to creative teachers in making worksheets students (LKS) using local potential in Kefamenanu, North Central Timor Regency (TTU). Local potential that we meanin this research is local traditional food laku tobe, guava local in timor region, traditional house ume kbubu, and sotis woven traditional motives . The methods used is discourse, workshop, and practice. This method used to convey an overall picture and example using local potential in learning math, then followed by analysis of main competence and basic competence in wich coresponding to the potential local, the final phase is practice, where teachers as participants workshop follow in the classroom using LKS based potential local.The result shows that laku tobe local potential, guava , ume kbubu , and motif woven in kefamenanu has been proven creative teachers.
Joni Soleman Nalenan
Published: 31 August 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 92-98; https://doi.org/10.32938/bc.3.2.2020.92-98

Abstract:
The dedication entitled “The Training of Poetry Writing using picture to Grade Seven of SMPN Kota Baru Kefamenanu”. This activity aimed to provide knowledge and explaination to students in SMPN Kota Baru Kefamenanu about the procedure to create a poetry using picture; improve students' creativity in writing poetry using picture; and motivate students regarding the importance of the writing, and develop literature like poetry. The targets of this dedication activity were 30 students in SMPN Kota Baru Kefamenanu. This training was implemented through two methods, there are communicative method and action method. Communicative method was used to explain the topics like essence of poetry, and how to create poetry. Action method was used to practice writing a poetry based on observation results of the provided picture. The anthusiasm from the participants, the supports from the head masters and co-teachers, and the financial support from LPPM are helpful in accomplishing this dedication. As a result, the ability of students of grade VII in SMPN Kota Baru Kefamenanu in creating a poetry especialy using picture is at medium category with average score 67.
Hermina Disnawati, Farly Oktriany Haning
Published: 9 October 2019
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 2, pp 38-44; https://doi.org/10.32938/bc.2.2.2019.38-44

Abstract:
Permasalahan pokok di Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) TTU-Kefamenanu yang menjadi mitra pengabdian ini adalah: (i) belum tersedianya alat peraga matematika di sekolah mitra; (ii) belum pernah diselenggarakan kegiatan workshop tentang penggunaan alat peraga matematika di sekolah mitra. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah ceramah, demonstrasi, praktek langsung, diskusi dan penugasan. Adapun alat peraga yang digunakan antara lain: Mistar Bilangan, Kartu Positif Negatif, Puzzle FPB dan KPK, Magic Square, Perkalian Kanada, Congklak Penjumlahan, Tabel Cayley, Ular Tangga Aljabar, Menara Hanoi dan Tangram. Alat peraga matematika ini terbuat dari sampah dan barang bekas. Pelaksanaan pengabdian selama 3 hari dengan rincian satu hari workshop dengan peserta para guru dan dua hari praktek penggunaan alat peraga dengan peserta siswa kelas IV, V dan VI. Hasil evaluasi pengabdian menunjukkan bahwa i) 33,33% peserta sangat setuju dan 66,67% peserta workshop setuju bahwa materi workshop terorganisasi dengan baik dan alat peraga yang digunakan sesuai dengan materi pembelajaran di sekolah dasar, alat peraga menarik dan membantu siswa dalam belajar sambil bermain; ii) 80% peserta setuju dan 20% sangat setuju bahwa panduan praktik penggunaan alat peraga dengan LKS yang disediakan dapat dimengerti dengan baik.
Agnita Siska Pramasdyahsari, Sutrisno Sutrisno, Rina Dwi Setyawati, Noviana Dini Rahmawati, Dhian Endawuri
Published: 24 February 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 43-49; https://doi.org/10.32938/bc.3.1.2020.43-49

Abstract:
Permasalahan utama yg dialami oleh pihak mitra pengabdian SMP Negeri 34 Semarang adalah (1) belum memiliki sumber daya manusia yang mampu menerapkan blended learning, terutama dengan menggunakan google form dan google classroom; (2) guru belum memanfaatkan teknologi informasi secara optimal; (3) guru belum optimal secara teknis dalam mempublikasikan bahan ajar dan media pembelajaran menggunakan teknologi. Sehingga, untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyediakan media pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan diberikan workshop blended learning pembuatan google form dan google classroom. Metode pelaksanaan dalam program kemitraan ini adalah ceramah, praktik, tanya jawab dan penugasan. Pelaksanaan program berlangsung selama dua hari dengan rincian workshop hari pertama tentang google form beserta praktik dan penugasan. Sedangkan, workshop hari kedua tentang google classroom beserta praktik dan penugasan. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah peserta workshop mampu membuat akun, merancang bahan ajar dan alat evaluasi dalam bentuk google form dan google classroom. Selain itu, guru lebih optimal secara teknis dalam mempublikasikan bahan ajar dan media pembelajaran menggunakan teknologi.
Viola Syukrina E Janrosl, Kiki Futich Rosida, Annisa Anugrah Maulidina
Published: 13 September 2019
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 2, pp 1-7; https://doi.org/10.32938/bc.2.1.2019.1-7

Abstract:
Financial management is one of the important aspects for the progress of the company. Financial management can be educated through accounting. Accounting is a systematic process to produce financial information that can be used for decision making for its users. Can help the development of MSMEs Mainly in financial matters. Phenomenon in carrying out business activities MSME managers feel difficulty in recording what happened in the operations of their business. The difficulty is the result of and results achieved by each business. Used to conduct and measure activities that occur in business activities and non-business activities. This phenomenon attracted the interest of the service proponent team to hold service activities carried out to provide guidance to 3 MSMEs in the Flamboyan Plot. There are krispy banana businessmen, grilled meatballs and onion cakes. Community Service is carried out so that it can be a structured bookkeeping in financial statements that is well in accordance with EMKM standards and able to provide financial services, for which neglect provides a way to make financial reports based on the EMKM GAAP. Add insight to the coaching participants, namely the krispy banana businessmen, grilled meatballs and cakes in the Flamboyan Plot.  
Agusniar Rizka Luthfia, Eka Nada Shofa Alkhajar, Sonhaji Sonhaji, Desiderius Priyo Sudiyo
Published: 9 October 2019
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 2, pp 66-70; https://doi.org/10.32938/bc.2.2.2019.66-70

Abstract:
Adolescence is known as a critical and dynamic period. At this period, adolescents also have abundant energy. This energy certainly needs to be channeled to the right way or otherwise it potentially turned into the wrong way. The community devotion in the form of fiction writing training is one of the ways to channel the adolescent energy. It carried out with lectures, discussions, accompaniments and practices methods. The target of community devotion joined the training with great enthusiasm. The result achieved from this community devotion is that the target of community devotion became able to write uptheir ideas and creativities in the form of fiction.
Jefry Presson, Gebhardus D Gelyaman, Yohana Ivana Kedang, Sefrinus Maria D. Kolo, Regina Seran, Eduardus Edi, Maria Magdalena Kolo
Published: 9 October 2019
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 2, pp 71-75; https://doi.org/10.32938/bc.2.2.2019.71-75

Abstract:
Pengabdian dengan judul potensi ekstrak tanaman sebagai pestisida alami di desa Salu kecamatan Miomafo Barat kabupaten TTU telah dilaksanakan pada Bulan November 2018. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan tentang cara meningkatkan produksi pangan melalui pemberantasan hama, memberikan pengetahuan tentang keunggulan pestisida alami dibandingkan pestisida sintetis, dan membuat ekstrak daun sirsak sebagai pestisida alami. Target utama dari kegiatan ini adalah para petani yang dilakukan melalui ceramah, distribusi brosur, dan pelatihan pembuatan produk. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam 3 sesi. Sesi pertama merupakan sosialisasi cara meningkatkan produksi pangan melalui pemberantasan hama. Sesi kedua merupakan sosialisasi keunggulan pestisida alami dibandingkan pestisida sintetis. Pembuatan ekstrak sirsak sebagai pestisida alami menjadi sesi ketiga yang menutup semua rangkaian kegiatan pengabdian. Selain memberikan pertanyaan, para petani juga memberikan pengalaman pribadi yang berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Adanya koordinasi pada pembuatan ekstrak sirsak mengindikasikan tingginya antusiasme para petani di Desa Salu terhadap kegiatan pengabdian ini. Produk akhir pada kegiatan ini adalah ekstrak daun sirsak yang siap diaplikasikan pada tanaman.
Risgiyanti Risgiyanti, Ana Shohibul
Published: 9 October 2019
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 2, pp 58-65; https://doi.org/10.32938/bc.2.2.2019.58-65

Abstract:
Syifa’ul Qolbi Orphanage holds supporting facility in the form of confection. In addition to a business, this confection functions as a place to train the orphans’ sewing skill. Yet the development of this business faces a number of obstacles such as traditional business management, sub-optimal marketing strategy, inefficient production tools and the training participants’ lack of motivation and entrepreneurship. This community service attempted to realize the orphanage management’s goal of developing their fashion business and developing entrepreneurship among the orphans so that they can optimize their potential in the future. Some of the programs have been held through community service. The programs were entrepreneurship workshop, pattern and design training, business management training, e-marketing training, branding and marketing concept, and business accompaniment. This community service results in the improvement of participant's motivation and entrepreneurship character, bussiness management knowledge,and skill in making pattern and design. The other results are  fashion brand creation,  digital marketing facility, and quality product improvement.This program also give several production equipments to help the improvement of eficiency and e
Vinsensia Ulia Rita Sila, Martinus Lafu Salu, Oktovianus Mamoh
Published: 13 September 2019
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 2, pp 8-12; https://doi.org/10.32938/bc.2.1.2019.8-12

Abstract:
Pengabdian dilaksanakan di SDK Eban I, Kecamatan Miomaffo Barat pada tanggal 09 Agustus 2018 sampai dengan tanggal 11 Agustus 2018 dengan jumlah peserta 33 orang. Metode yang digunakan adalah a) metode survey dan observasi, digunakan untuk memperoleh gambaran kebutuhan guru-guru SD Se-kecamatan Miomaffo Barat akan penulisan karya ilmiah PTK, peserta dan lokasi pelaksanaan kegiatan, b) metode ceramah dan tanya jawab, digunakan pada saat menyampaikan materi PTK yang sifatnya teoritis dan c) metode diskusi dan latihan, digunakan pada saat tahap diskusi setelah penyampaian materi, latihan penulisan proposal PTK dan penulisan laporan PTK. Data awal menunjukkan bahwa guru-guru sangat membutuhkan bimbingan teknis karya tulis ilmiah dengan memberikan respon positif sebesar 87,88%. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru-guru sudah mampu mengidentifikasi masalah, merumuskan judul dan menulis proposal PTK. Para guru memberikan respon positif sebesar 81,82% terhadap materi yang disampaikan dan berusaha menulis proposal dan laporan hasil PTK. Hal ini menunjukkan bahwa guru-guru sangat antusias dengan materi karya tulis ilmiah PTK sebagai pengembangan profesionalisme guru. Dapat disimpulkan bahwa guru-guru SD-sekecamatan Miomaffo Barat sangat membutuhkan materi penulisan karya tulis ilmiah PTK demi pengembangan profesionalisme guru. Dengan kegiatan ini juga para guru telah mampu mengidentifikasi masalah, merumuskan judul dan menulis proposal PTK.
Anna Tefa
Published: 29 August 2018
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 1, pp 1-10; https://doi.org/10.32938/bc.1.1.2018.1-10

Abstract:
Abstrak Penyimpanan benih dapat mengakibatkan turunnya kemampuan benih untuk menjadi bibit yang vigor. Salah satu cara yang dapat dilakukan sebelum tanam untuk memperbaiki performa benih adalah perlakuan invigorasi dengan matriconditioning (conditioning dengan menggunakan media padat lembab) pada benih. Tujuan pengabdian ini adalah petani mitra menguasai vigor dan viabilitas benih yang digunakan untuk pembibitan, mitra dapat mengetahui dan mampu melakukan invigorasi pada benih padi untuk meningkatkan daya berkecambah, kecepatan pertumbuhan, keserempakan tumbuh dan mengurangi benih yang tumbuh abnormal pada saat persemaian. Penelitian ini dilaksanakan di kelompok Tani Pelita Desa Noepesu Kabupaten Timor Tengah Utara dengan metode pelatihan dan praktek langsung di Lahan sawah petani. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa animo masyarakat untuk mengikuti pelatihan ini sangat besar. Benih padi yang digunakan untuk persemaian tumbuh lebih cepat yaitu 5 hari setelah semai sudah tumbuh normal, pertumbuhannya seragam dan memiliki daya berkecambah yang tinggi.
Oktovianus Mamoh, Hendrika Bete
Published: 9 October 2019
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 2, pp 49-57; https://doi.org/10.32938/bc.2.2.2019.49-57

Abstract:
Abstrak Tujuan pengabdian ini agar dapat membantu guru-guru matematika se-kabupaten Timor Tengah Utara dalam mengembangkan diri melalui kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Penulisan Proposal dan Artikel Ilmiah terutama Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sesuai tuntutan profesionalisme guru, maka PTK merupakan suatu kewajiban sehingga mutu pembelajaran pada kelas dan sekolah dapat terangkat serta masalah- masalah yang terdapat dalam pembelajaran dapat teratasi. Pengabdian ini dilaksanakan di SDN Sasi pada 14-16 Agustus 2018. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 40 orang dengan pesertanya adalah guru – guru SD, guru-guru sekolah SMP bahkan ada guru TK. Kegiatan BIMTEK ini diawali dengan pemberian materi konsep umum PTK dan dilanjutkan dengan penulisan proposal PTK serta pendampingan penulisan proposal PTK. Kemudian dilanjutkan dengan teknik penulisan laporan PTK dan teknik penulisan artikel ilmiah. Pada sesi tanya jawab umpan balik, banyak peserta yang memberikan respon dan mengakui kesempatan kali ini banyak hal teknis penulisan ilmiah yang cukup mendalam dan tajam yang kami dapatkan dibandingkan dengan kegiatan-kegiatan terdahulu yang pernah kami ikuti. Kami berharap dan usahakan agar konsep rancangan penelitian yang telah dikonsepkan akan berlanjut hingga menjadi artikel ilmiah.
Gebhardus Djugian Gelyaman, Yolanda Getrudis Naisumu, Aloysius Rusae
Published: 28 February 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 10-25; https://doi.org/10.32938/bc.3.1.2020.10-25

Abstract:
Telah dilakukan pengabdian pada masyarakat di kelompok tani Nek’amnaut Desa Kiusili kabupaten Timor Tengah Utara. Pengabdian berupa penggunaan herbisida ramah lingkungan yang terbuat dari garam, cuka, air dan sabun cair. Metode pengabdian berupa sosialisasi dan demo pembuatan serta penyermprotan larutan tersebut pada gulma. Pengisian quisioner pra pengabdian dan pasca pengabdian dilakukan guna mengetahui pengetahuan terkait herbisida pada umumnya dan kemampuan masyarakat membuat herbisida ramah lingkungan. Hasil menunjukkan bahwa larutan herbisida ramah lingkungan berhasil membunuh gulma. Pengetahuan masyarakat berubah dari kategori tidak tahu menjadi berpengetahuan baik, ditandai peningkatan skor pengetahuan (SP) dari 24 menjadi 76. Presentase jumlah warga yang mengalami perubahan kategori ini adalah 0 menjadi 83%. Kemampuan masyarakat berubah dari tidak mampu membuat menjadi sangat mampu membuat herbisida tersebut, ditandai skor kemampuan (SK) meningkat dari 0 menjadi 83. Presentase jumlah masyarakat yang mengalami perubahan kategori kemampuan adalah dari 0 menjadi 89%. Penurunan intensitas penggunaan herbisida sintetik terjadi dalam tiga tahun terakhir. Sebanyak 5 liter larutan herbisida ramah lingkungan mampu membunuh gulma seluas 48 m2.
Ludgardis Ledheng, Yolanda Getrudis Naisumu
Published: 24 February 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 26-33; https://doi.org/10.32938/bc.3.1.2020.26-33

Abstract:
Lontar (Borassus sundaicus,Beck) adalah jenis palma yang tumbuh di daerah kering. Di Indonesia, lontar banyak ditemukan di Nusa Tenggara Timur. Produk utama lontar adalah nira dari sadapan bunga, dapat diminum langsung atau diolah jadi gula. Nira yang dijadikan sumberdaya unggulan daerah ini perlu dikembangkan, sebab memberi nilai tambah terhadap pendapatan perkapita dan kesejahteraan.Pemanfaatan nira lontar sebagai gula merah cetak di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) masih dominan dilakukan oleh warga etnis Sabu dan Rote. Sedangkan masyarakat lokal, suku Dawan dominan memanfaatkan nira lontar untuk minuman beralkohol (sopi). Di Kabupaten TTU, Kota Kefamenanu Kelurahan Maubeli terdapat pohon lontar yang belum dimanfaatkan. Terutama yang memproduksi nira lontar menjadi gula merah cetak. Alat, bahan seadanya dengan proses pembuatan tanpa melalui tahapan penyaringan secara baik. Sehingga penampilan gula merahnya kurang menarik. Dampaknya harga pasaran gula di bawah harga pasaran gula merah dari daerah lain yang sudah olah secara higienis.Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah pemanfaatan nira lontar sebagai gula merah cetak melalui pelatihan dan pendampingan serta perbaikan tahapan pengolahan secara higienis, dengan perlakuan media kemasan yang menarik untuk peningkatan harga dan pendapatan petani. Hasil gula merah cetak petani mulai diterima dipasaran toko maupun mini market di kota Kefamenanu. Dampak yang dirasakan petani yakni pendapatan meningkat.
Rince Jalla Wabang, Maria Rosalinda Talan
Published: 31 August 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 99-104; https://doi.org/10.32938/bc.3.2.2020.99-104

Abstract:
Abstrak Media gambar berseri merupakan salah satu media yang efektif dalam pembelajaran keterampilan berbahasa di sekolah dasar dengan fokus berbicara. Media ini menyajikan gambar yang berurutan sehingga dapat menyajikan informasi yang nyata dan lengkap. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatan keterampilan berbicara menggunakan media gambar berseri pada anak-anak yang merupakan peserta didik kelas IV dan V SD yang tersebar di RT 9 Kelurahan Benpasi. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, tanya jawab, dan praktik. Prosedur pelatihan keterampilan berbicara dilakukan dengan tahap 1) menjelaskan pentingnya berbicara yang baik dan benar, 2) melakukan tanya jawab, 3) memberikan waktu kepada anak-anak untuk berbicara mengenai pandemik virus corona tanpa adanya rangsangan gambar berseri, 4) menampilkan beberapa gambar berseri, 5) memberikan contoh berbicara menggunakan rangsangan gambar berseri, 6) memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berbicara menggunakan rangsangan gambar berseri; dan 7) melakukan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa media gambar dapat meningkatkan motivasi dan keterampilan berbicara anak. Anak-anak lebih antusias atau semangat dalam berlatih berbicara jika diberikan media gambar berseri dibandingkan dengan tanpa menggunakan media. Keterampilan berbicara anak juga meningkat dengan adanya penggunaan media gambar berseri. Dengan demikian, media gambar berseri sangat direkomendasikan kepada guru di sekolah dasar agar digunakan dalam proses pembelajaran di kelas.
Maria Rosalinda Talan, Adeline Lelo Lein, Kristofel Bere Nahak
Published: 30 July 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 85-91; https://doi.org/10.32938/bc.3.2.2020.85-91

Abstract:
Berdasarkan observasi awal, pelaksanaan gerakan literasi sekolah (GLS) belum melibatkan media teknologi informasi. Padahal, era revolusi industri 4.0 menuntut masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan segala pekembangan, salah satunya melalui penggunaan media digital. Oleh karena itu, tim pengabdi bertujuan melakukan pengabdian pendampingan pemanfaatan infografis dalam kegiatan literasi membaca sebagai jawaban tuntutan zaman tersebut. Pengabdian ini dilaksanakan di SMK Katolik Kefamenanu. Kegiatan ini meliputi tiga tahapan besar yakni 1) memperkenalkan, menjelaskan, dan mempraktikan desain infografis; 2) meminta peserta didik untuk membaca keunggulan objek Indonesia di Wikipedia, dan 3) melaporkan hasil baca melalui desain infografis. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan infografis dapat meningkatkan motivasi dan kreativitas peserta didik dalam kegiatan literasi membaca. Motivasi dan kreativitas peserta didik dapat diidentifikasi dari tingkat aktivitas peserta didik yang tinggi dan kemampuan berkreasi memilih fitur-fitur menarik dalam templat infografis yang sesuai keinginan peserta didik. Dengan demikian infografis ini dapat direkomendasikan untuk diterapkan dalam literasi membaca sebagai bagian dari GLS.
Wara Sabon Dominikus, Juliana M.H. Nenohai, Damianus Dao Samo, Patrisius A Udil
Published: 28 February 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 37-43; https://doi.org/10.32938/bc.4.1.2021.37-43

Abstract:
Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan pengembangan alat peraga bangun datar bagi guru-guru SDK St. Arnoldus Penfui Kupang ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam: (1) membuat dan mengembangkan alat peraga matematika khususnya alat peraga bangun datar untuk pembelajaran matematika SD; (2) menggunakan alat peraga matematika khususnya alat peraga bangun datar dalam pembelajaran matematika SD; (3) mendesain dan melaksanakan pembelajaran matematika yang konkret dan relevan bagi siswa SD. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk workshop. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini antara lain seminar, presentasi materi, tanya jawab, diskusi, pelatihan, dan demonstrasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua tahapan tahapan yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Masing-masing tahap mencakup beberapa aktivitas. Kegiatan ini berjalan dan terlaksana dengan baik dan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan. Hasil kegiatan ini menunjukkan keterlibatan dan partisipasi aktif guru-guru SDK St. Arnoldus Penfui Kupang. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kemampuan guru-guru SDK St. Arnoldus Penfui Kupang untuk membuat, mengembangkan, dan menggunakan alat peraga bangun datar. Lebih lanjut, kegiatan ini juga menghasilkan beberapa jenis alat peraga bangun datar yang dibuat dan dikembangkan oleh guru-guru SDK St. Arnoldus Penfui Kupang.
Charles Venirius Lisnahan, Agustinus Agung Dethan, Polikarpia Wilhelmina Bani
Published: 28 February 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 1-12; https://doi.org/10.32938/bc.4.1.2021.1-12

Abstract:
Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan melalui budidaya ayam kampung ramah lingkungan pada kelompok ibu rumah tangga Sion Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur sebagai kelompok mitra. Dalam pengabdian ini digunakan metode participatory action research, kelompok mitra dan Tim pelaksana secara bersama dilibatkan dalam penentuan jenis kegiatan dan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Tahapan-tahapan kegiatan dan solusi mengatasi permasalahan kelompok mitra meliputi kegiatan persiapan yaitu tim pengabdian dengan kelompok mitra menetapkan jenis kegiatan berdasarkan hasil analisis situasi awal dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi aktual. Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan dan pelatihan/pendampingan oleh dosen dan tim pendamping untuk meningkatkan kemampuan peternak/kelompok. Tahapan kegiatan meliputi manajemen penetasan, pembuatan pakan komplit, pemeliharaan fase starter dalam brooding, penataan kandang fase grower, pembuatan pupuk bokasi, penjualan ayam dan perhitungan ekonominya serta evaluasi kegiatan sesuai tahapan pelaksanaan. Hasil yang dicapai adalah ketrampilan kelompok peternak meningkat dengan memanfaatkan penggunaan mesin tetas, pemeliharaan dengan brooding dan pemeliharaan fase grower serta manajemen pemeliharaan lainnya seperti pencegahan penyakit dan vaksinasi dan pencampuran pakan dapat dilakukan dengan mudah oleh kelompok peternak sehingga populasi maupun produktivitas ternak ayam kampung bertambah. Terjadi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan kelompok peternak dengan keuntungan Rp. 3.250.000 dengan volume pemeliharaan 100 ekor ayam kampung sejak DOC sampai umur 3-5 bulan.
Syaharuddin Syaharuddin, Vera Mandailina, Saddam Saddam, Habib Ratu Perwira Negara, Rody Satriawan, Malik Ibrahim
Published: 28 February 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 62-67; https://doi.org/10.32938/bc.4.1.2021.62-67

Abstract:
Salah satu upaya untuk minimalisasi tingkat plagiat di kalangan mahasiswa dalam menyusun tugas akhir adalah optimalisasi studi literatur dan melakukan pengecekan tingkat plagiat menggunakan aplikasi standar seperti Plagiarism CheckerX. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun tugas akhir dengan tingkat plagiasi tidak lebih dari 30%. Oleh sebab itu, sebanyak 83 mahasiswa telah mengikuti kegiatan workshop penggunaan software Plagiarism CheckerX serta dijelaskan teknik memperbaiki hasil plagiat jika lebih dari 30%. Angket merupakan alat evaluasi yang digunakan dalam kegiatan ini. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa sebesar 89% mahasiswa memahami materi yang disampaikan dan memahami teknik mengecek plagiat serta memperbaiki hasil plagiat tersebut.
Muhammad Ridlo Yuwono, Tasari Tasari, Septiana Wijayanti, I Wayan Angga Wijaya Kusuma, Doni Setyawan, Syams Kurniawan Hidayat
Published: 28 February 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 13-19; https://doi.org/10.32938/bc.4.1.2021.13-19

Abstract:
Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melatih guru-guru matematika SMP di Kabupaten Klaten supaya dapat membuat dan mengembangkan video pembelajaran matematika yang interaktif dan konstruktif. Tim pengabdian mengajak kerja sama MGMP Matematika Kabupaten Klaten untuk melaksanakan kegiatan ini. Berdasarkan hasil suvei awal diperoleh bahwa masih sedikit guru matematika yang belum memanfaatkan dan mengembangkan video pembelajaran sebagai media pembelajaran yang interaktif dan konstruktif. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan yang dilaksanakan secara tatap muka dan secara online melalui aplikasi Google Meet. Pertemuan I dilaksanakan secara tatap muka pada tanggal 5 Agustus 2020 di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Widya Dharma Klaten. Pertemuan II, III dan IV dilaksanakan secara online pada 12, 19 dan 26 Agustus 2020. Kesimpulan dari kegiatan pelatihan ini adalah peserta dapat membuat dan mengembangkan video pembelajaran matematika yang interaktif dan konstruktif.
Desty Rakhmawati, Cahya Giwangkara Yuliawan, Rizki Nur Armanda
Published: 28 February 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 52-61; https://doi.org/10.32938/bc.4.1.2021.52-61

Abstract:
Pada akhir tahun 2019, di Indonesia mulai muncul wabah virus corona. Virus corona adalah virus yang dapat menular ke manusia, baik bayi, anak- anak, orang dewasa, lansia, bahkan ibu hamil dan menyesui dapat terinfeksi virus corona. Ada beberapa aturan yang harus di patuhi dalam pencegahan virus corona. Salah satunya adalah wajib menggunakan masker ketika keluar dari rumah. Akan tetapi ada beberapa warga di Desa Kutasari Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas, ketika keluar rumah tidak menggunakan masker. Sehingga tujuan dari pengabdian ini, adalah memberikan edukasi terkait virus corona dan cara membuat masker tanpa menggunakan mesin jahit. Sasaran pengabdian ini adalah Ibu Dasa Wisma di Desa Kutasari Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah memberikan edukasi dan juga memberikan pelatihan membuat masker tanpa menggunakan mesin jahit. Edukasi ini disampaikan melalui media online, yaitu dengan membuatkan video pembuatan masker tanpa mesin jahit yang kemudian di bagikan ke grup WhatsApp Dasa Wisma. Hal ini dikarenakan ketika ada wabah virus corona, ada larangan untuk melakukan kerumunan. Sehingga pengabdian ini dilakukan secara online. Hasil dari program pengabdian ini diantaranya adalah ibu- ibu dapat membuat masker sendiri tanpa menggunakan mesin jahit dan ketika keluar rumah mematuhi protokol kesehatan melalui penggunaan masker.
Wilda Lumban Tobing
Published: 28 February 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 68-75; https://doi.org/10.32938/bc.4.1.2021.68-75

Abstract:
Tujuan dari pengabdian adalah menjadikan vertikultur sebagai alternatif keterbatasan lahan yang dimiliki oleh masyarakat dan persediaan air yang sedikit dalam budidaya sayuran. Kegiatan pengabdian dilakukan di lahan pekarangan rumah anggota kelompok tani Sinar Manumuti Desa Upfaon, Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) bulan (Oktober-Desember 2020). Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah penyuluhan dan pelatihan oleh tim pengabdian sampai kelompok tani terampil dan mandiri yang terdiri dari beberapa kegiatan antara lain : 1) sosialisasi dan pelatihan pembuatan vertikultur; 2) sosialisasi dan pelatihan penggunaan media tanam; 3) sosialisasi dan pelatihan penyemaian benih; 4) sosialisasi dan pelatihan penanaman pada vertikultur; dan 5) sosialisasi dan pelatihan perawatan tanaman. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian di kelompok tani Sinar Manumuti di Desa Upfaon dapat disumpukan bahwa memanfaatkan lahan pekarangan melalui sistem tanam vertikultur pada budidaya sayuran memberikan solusi bagi lahan dan ketersediaan air yang terbatas, pengabdian telah memberi pengetahuan baru kepada masyarakat mengenai vertikultur dengan banyak kelebihannya, dan anggota Kelompok Tani Sinar Manumuti dapat menghemat pengeluaran belanja kebutuhan pangan keluarga tanpa harus membeli.
Gerson Frans Bira, Paulus Klau Tahuk
Published: 28 February 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 44-51; https://doi.org/10.32938/bc.4.1.2021.44-51

Abstract:
Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah membantu kelompok tani dalam menyediakan pakan ternak ruminansia pada musim kemarau melalui teknologi pembuatan silase. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Kuaken Kecamatan Noemuti Timur Kabupaten TTU selama 3 bulan. Alat dan bahan yang digunakan adalah kuesioner, drum plastik (kapasitas 150 kg), alat potong (parang), terpal, kamera dan alat tulis, hijauan gamal, lamtoro, dedak padi dan gula pasir. Metode yang digunakan adalah workshop. Serta pengisisan kuisioner yang berisi pertanyaan untuk dijawab sebelum dan sesudah diberikan ceramah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi dan memberikan respon yang positif terhadap praktik pembuatan silase, dengan dengan tingkat pemahaman mencapai 82,5%. Secara fisik, silase yang dihasilkan memenuhi kriteria silase yang baik yakni memiliki bau khas silase (asam), warna hijau kecoklatan dan bertekstur padat, pH 3,48 dengan tidak adanya jamur. Kandungan nutrisi silase yang tergolong tinggi dengan kandungan PK 10,83% dan EM mencapai 3244,56 Kkal/kg.BK; serta palatabilitas ternak terhadap silase yang tergolong tinggi. Disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan pembuatan pakan ternak berbahan dasar gamal dengan pendekatan teknologi pembuatan silase dalam mengatasi kekurangan pakan di Desa Kuaken Kecamatan Noemuti Timur Kabupaten TTU, telah dilaksanakan dengan baik dan berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan petani/peternak
Stormy Vertygo, Fainmarinat S. Inabuy2, Alfredo Kono, Ermi Ndoen, Dominggus Elcid Li
Published: 28 February 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 20-36; https://doi.org/10.32938/bc.4.1.2021.20-36

Abstract:
Dengan semakin meningkatnya kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), suatu metode pemeriksaan diagnostik yang dapat menganalisa sampel dalam jumlah banyak dengan waktu singkat menjadi sangat imperatif untuk dilakukan. Menyikapi hal ini, sejumlah putra-putri NTT yang tergabung dalam organisasi Forum Academia NTT (FAN) memprakarsai penerapan metode pooled-test untuk analisa diagnostik sampel COVID-19 yang diharapkan dapat mengoptimalkan program pemerintah dalam mempercepat penanganan penyakit ini di wilayah NTT. Pada Maret 2020 lalu, sebanyak 13 teknisi laboratorium (laboran) telah berhasil diseleksi yang akan ditempatkan pada Laboratorium Biomolekuler Kesehatan Masyarakat Provinsi NTT, khususnya untuk menjalankan prosedur analisis sampel menggunakan metode tersebut di atas. Akan tetapi, sebelum para laboran ini siap beraktivitas, diperlukan suatu pelatihan khusus yang dapat membekali mereka dengan kompetensi dan keterampilan dasar yang diperlukan. Pada Juni 2020, pelatihan Biomolekuler tahap I telah dilaksanakan yang memiliki maksud dan tujuan tersebut. Topik pelatihan yang diajarkan berupa: Pengenalan Biosafety Lab dan Biosafety Cabinet, Teknik Penggunaan Mikropipet, Teknik Analisis DNA/RNA menggunakan metode Elektroforesis, Nano-Spektrofotometer, PCR dan qPCR, serta Pengenalan metode Pooled-test. Berdasarkan hasil observasi, para peserta dianggap telah cukup menguasai berbagai teknik Biomolekuler Dasar yang diajarkan yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap hasil penanganan analisis sampel yang lebih akurat, terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan.
Desty Rakhmawati, Cahya Giwangkara Yuliawan, Rizki Nur Armanda
Published: 28 February 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 52-61; https://doi.org/10.32938/bc.v4i1.896

Abstract:
Pada akhir tahun 2019, di Indonesia mulai muncul wabah virus corona. Virus corona adalah virus yang dapat menular ke manusia, baik bayi, anak- anak, orang dewasa, lansia, bahkan ibu hamil dan menyesui dapat terinfeksi virus corona. Ada beberapa aturan yang harus di patuhi dalam pencegahan virus corona. Salah satunya adalah wajib menggunakan masker ketika keluar dari rumah. Akan tetapi ada beberapa warga di Desa Kutasari Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas, ketika keluar rumah tidak menggunakan masker. Sehingga tujuan dari pengabdian ini, adalah memberikan edukasi terkait virus corona dan cara membuat masker tanpa menggunakan mesin jahit. Sasaran pengabdian ini adalah Ibu Dasa Wisma di Desa Kutasari Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah memberikan edukasi dan juga memberikan pelatihan membuat masker tanpa menggunakan mesin jahit. Edukasi ini disampaikan melalui media online, yaitu dengan membuatkan video pembuatan masker tanpa mesin jahit yang kemudian di bagikan ke grup WhatsApp Dasa Wisma. Hal ini dikarenakan ketika ada wabah virus corona, ada larangan untuk melakukan kerumunan. Sehingga pengabdian ini dilakukan secara online. Hasil dari program pengabdian ini diantaranya adalah ibu- ibu dapat membuat masker sendiri tanpa menggunakan mesin jahit dan ketika keluar rumah mematuhi protokol kesehatan melalui penggunaan masker.
Syaharuddin Syaharuddin, Vera Mandailina, Saddam Saddam, Habib Ratu Perwira Negara, Rody Satriawan, Malik Ibrahim
Published: 28 February 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 62-67; https://doi.org/10.32938/bc.v4i1.902

Abstract:
Salah satu upaya untuk minimalisasi tingkat plagiat di kalangan mahasiswa dalam menyusun tugas akhir adalah optimalisasi studi literatur dan melakukan pengecekan tingkat plagiat menggunakan aplikasi standar seperti Plagiarism CheckerX. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun tugas akhir dengan tingkat plagiasi tidak lebih dari 30%. Oleh sebab itu, sebanyak 83 mahasiswa telah mengikuti kegiatan workshop penggunaan software Plagiarism CheckerX serta dijelaskan teknik memperbaiki hasil plagiat jika lebih dari 30%. Angket merupakan alat evaluasi yang digunakan dalam kegiatan ini. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa sebesar 89% mahasiswa memahami materi yang disampaikan dan memahami teknik mengecek plagiat serta memperbaiki hasil plagiat tersebut.
Michael Fernandez, Kristoforus Djawa Djong, Wilfridus B. N. Dosinaeng, Irmina V Uskono, Aloysius Joakim Fernandez, Meryani Lakapu
Published: 31 August 2020
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 3, pp 68-77; https://doi.org/10.32938/bc.v3i2.616

Abstract:
Etnomatematika mengacu pada bentuk-bentuk matematika yang bervariasi sebagai konsekuensi yang tertanam dalam kegiatan budaya. Etnomatematika juga mengacu pada konsep-konsep matematika tertanam dalam praktek-praktek budaya. Etnomatematika mengacu pada bentuk-bentuk matematika yang bervariasi sebagai konsekuensi yang tertanam dalam kegiatan budaya. Geometri sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan di tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah menengah. Pembelajaran geometri berbasis etnis budaya Timor. Siswa dapat mengamati dan menghitung banyaknya bentuk geometri dalam LOPO. Implementasi bentuk-bentuk Geometri (bidang datar dan ruang) dalam pelaksanaan pembelajaran Geometri berbasis etnis budaya Timor menjadi suatu metode yang tepat. Siswa dapat mengamati dan mengkaji Geometri dalam rumah adat LOPO. Kelompok sasaran dalam kegiatan Pengabdian ini yaitu sekolah-sekolah yang siswanya kebanyakan berasal dari suku dawan (TTU dan TTS serta Kabupaten Kupang). Kelompok sasarannya adalah siswa-siswi SMPN 10. Agar dapat mengimplementasi bentuk-bentuk geometri dalam pelaksanaan pembelajaran Geometri berbasis etnis budaya Timor, maka dapat dilakukan dengan cara membuat miniatur LOPO yang dibawa ke depan kelas saat kegiatan pembelajaran Geometri. Namun demikian disarankan agar sekolah itu dapat membuat LOPO yang sebenarnya, sehingga LOPO itu menjadi sumber belajar bagi siswa yang belajar tentang geometri bidang datar dan geometri ruang.
Charles Venirius Lisnahan, Agustinus Agung Dethan, Polikarpia Wilhelmina Bani
Published: 28 February 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 1-12; https://doi.org/10.32938/bc.v4i1.770

Abstract:
Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan melalui budidaya ayam kampung ramah lingkungan pada kelompok ibu rumah tangga Sion Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur sebagai kelompok mitra. Dalam pengabdian ini digunakan metode participatory action research, kelompok mitra dan Tim pelaksana secara bersama dilibatkan dalam penentuan jenis kegiatan dan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Tahapan-tahapan kegiatan dan solusi mengatasi permasalahan kelompok mitra meliputi kegiatan persiapan yaitu tim pengabdian dengan kelompok mitra menetapkan jenis kegiatan berdasarkan hasil analisis situasi awal dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi aktual. Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan dan pelatihan/pendampingan oleh dosen dan tim pendamping untuk meningkatkan kemampuan peternak/kelompok. Tahapan kegiatan meliputi manajemen penetasan, pembuatan pakan komplit, pemeliharaan fase starter dalam brooding, penataan kandang fase grower, pembuatan pupuk bokasi, penjualan ayam dan perhitungan ekonominya serta evaluasi kegiatan sesuai tahapan pelaksanaan. Hasil yang dicapai adalah ketrampilan kelompok peternak meningkat dengan memanfaatkan penggunaan mesin tetas, pemeliharaan dengan brooding dan pemeliharaan fase grower serta manajemen pemeliharaan lainnya seperti pencegahan penyakit dan vaksinasi dan pencampuran pakan dapat dilakukan dengan mudah oleh kelompok peternak sehingga populasi maupun produktivitas ternak ayam kampung bertambah. Terjadi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan kelompok peternak dengan keuntungan Rp. 3.250.000 dengan volume pemeliharaan 100 ekor ayam kampung sejak DOC sampai umur 3-5 bulan.
Wilda Lumban Tobing
Published: 28 February 2021
Journal: Bakti Cendana
Bakti Cendana, Volume 4, pp 68-75; https://doi.org/10.32938/bc.v4i1.850

Abstract:
Tujuan dari pengabdian adalah menjadikan vertikultur sebagai alternatif keterbatasan lahan yang dimiliki oleh masyarakat dan persediaan air yang sedikit dalam budidaya sayuran. Kegiatan pengabdian dilakukan di lahan pekarangan rumah anggota kelompok tani Sinar Manumuti Desa Upfaon, Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) bulan (Oktober-Desember 2020). Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah penyuluhan dan pelatihan oleh tim pengabdian sampai kelompok tani terampil dan mandiri yang terdiri dari beberapa kegiatan antara lain : 1) sosialisasi dan pelatihan pembuatan vertikultur; 2) sosialisasi dan pelatihan penggunaan media tanam; 3) sosialisasi dan pelatihan penyemaian benih; 4) sosialisasi dan pelatihan penanaman pada vertikultur; dan 5) sosialisasi dan pelatihan perawatan tanaman. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian di kelompok tani Sinar Manumuti di Desa Upfaon dapat disumpukan bahwa memanfaatkan lahan pekarangan melalui sistem tanam vertikultur pada budidaya sayuran memberikan solusi bagi lahan dan ketersediaan air yang terbatas, pengabdian telah memberi pengetahuan baru kepada masyarakat mengenai vertikultur dengan banyak kelebihannya, dan anggota Kelompok Tani Sinar Manumuti dapat menghemat pengeluaran belanja kebutuhan pangan keluarga tanpa harus membeli.
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top