Refine Search

New Search

Results in Journal Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI): 35

(searched for: journal_id:(4367720))
Page of 1
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Gerlan Apriandy Manu
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 4, pp 17-26; https://doi.org/10.37792/jukanti.v4i1.232

Abstract:
Perkembangan teknologi yang berkembang saat ini sangat mendukung dalam proses pengawasan (monitoring) mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Monitoring Program PPL pada Universitas Citra Bangsa dilakukan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dilaksanakan masih dalam bentuk konvensional. Mahasiswa belum terkontrol secara langsung oleh Dosen Pembimbingnya. Sebagian besar mahasiswa yang ditempatkan di sekolah mitra dikontrol dan diawasi oleh Guru Pamong secara rutin. Dosen Pembimbing hanya sewaktu-waktu melakukan pengontrolan ke sekolah mitra. Oleh karena itu peneliti merasa perlu untuk mengembangkan sistem informasi yang dapat mengontrol dan mengawasi proses bisnis Praktek Pengalaman Lapangan yang disebut Student Intership Monitoring Application (SIMA). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan metode pengumpulan data dengan teknik observasi dan wawancara. Metode pengembangan sistem menggunakan metode prototype. Desain perancangan sistem menggunakan Unified Modelling Language (UML) berupa Use Case Diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMA dapat melakukan pengontrolan dan pengawasan proses bisnis Praktek Pengalaman Lapangan di FKIP Universitas Citra Bangsa. Dengan SIMA dapat membagi Dosen Pembimbing dan Guru Pamong per mahasiswa PPL. Mahasiswa PPL dapat melaporkan kegiatan rutin ke sistem untuk diawasi dan dikontrol oleh para Dosen Pembimbing maupun Guru Pamong. Manajemen PPL dapat berlangsung dengan baik yang melibat interaksi antara mahasiswa, guru pamong, dosen pembimbing, bag keuangan, pimpinan program studi dan pimpinan fakultas.
Lidya Lexeltri Dias, Jhon Enstein, Gerlan Apriandy Manu
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 4, pp 27-34; https://doi.org/10.37792/jukanti.v4i1.233

Abstract:
Perkembangan teknologi informasi pada saat ini meningkat dengan pesat. Pemanfaatan teknologi informasi tidak hanya pada sektor bisnis saja, tetapi juga pada sektor publik. Salah satu instansi sektor publik yang memanfaatkan teknologi informasi adalah Lembaga Pendidikan Sekolah Dasar. Dalam dunia pendidikan sudah terdapat banyak aplikasi multimedia pembelajaran baik dalam bentuk aplikasi maupun game edukasi yang dapat membantu daya ingat atau daya tangkap yang baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Pada penelitian ini dibahas mengenai pembuatan Media Pembelajaran berupa Game Edukasi Sejarah Kemerdekaan Indonesia berbasis Android menggunakan Aplikasi Construct 2. Penerapan Media Pembelajaran berbasis game edukasi ini diterapkan di Sekolah Dasar GMIT Kuanino 3 - Kota Kupang. Pengembangan perangkat lunak menggunakan Metode MDLC - Multimedia Development Life Cycle. Media sebelum digunakan diuji oleh Ahli Media dan memperoleh hasil 89,67% Sangat Baik. Dan hasil uji penggunaan oleh siswa SD memperoleh hasil 88.04% Sangat Baik.
Agung Alan
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 4, pp 1-9; https://doi.org/10.37792/jukanti.v4i1.228

Abstract:
Kabupaten sukabumi memiliki berbagai perusahaan industri atau garment yang tersebar di beberapa wilayah. Salah satunya adalah PT. Yongjin Javasuka Garment yang terletak di kecamatan cicurug dapat menopang laju perekonomian warga sekitar dengan membuka lapangan pekerjaan sebagai karyawan buruh. Dalam dunia garment ternyata banyak organisasi yang aktif di setiap bidangnya. Adapun CAD merupakan divisi yang bekerja sebagai peran pendukung untuk melancarkan proses produksi dari awal sampai akhir. Untuk pekerjaanya CAD memiliki beberapa bagian yang berbeda-beda yaitu seorang pattern maker, marker, plot pattern dan plot marker. Ketika bekerja semuanya saling berinteraksi dan berhubungan. Dengan melalui jaringan internet semua komputer dapat mengakses data satu sama lain. Namun pada praktek lapangannya kini masih terdapat kendala yang seharusnya di evaluasi. Data yang diberikan dari pihak karyawan satu ke karyawan yang lain masih ada yang bersifat manual. Hal ini menyebabkan pekerjaan menjadi lambat sehingga tidak maksimal. Pada kasus diatas maka dibutuhkan suatu sistem yang dapat menampung sebuah data dengan layanan internet untuk memaksimalkan fasilitas perusahaan tersebut. Oleh karena itu pada penelitian ini digunakan metode waterfall untuk memberikan kemudahan bagi karyawan dalam mengakses data.
Rizqiyatul Khoiriyah
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 4, pp 10-16; https://doi.org/10.37792/jukanti.v4i1.230

Abstract:
PT. Pos Indonesia has a postal payment service (postpay) or System Online Payment Point (SOPP). Postpay services that are already running must be continuously improved so that they can develop properly. This makes it important to analyze the business processes that run on the postpay service at PT. Pos Indonesia Malang City Area so that later it can be known and identified opportunities for better business process improvement. The purpose of this study is to analyze the business processes that run on payment services (postpay) and identify opportunities to improve the payment service business process (postpay) at PT. Pos Indonesia Malang City. Based on the analysis of ongoing business processes, it was found that the payment service business process (postpay) of PT. Pos Indonesia in the Malang City area has been running according to existing procedures but has limitations on the queuing system, namely customers who will send goods and postpay payments still use a one-way queue. From these weaknesses and limitations, a business process with a two-lane queuing system was proposed, but it could also run flexibly with the previous one-line queuing system. The proposed two-lane queuing system, it can save time and increase the number of customers that can be served by PT. Pos Indonesia in Malang City area.
Jhon Enstein, Yonly Adrianus Benufinit
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 4, pp 35-44; https://doi.org/10.37792/jukanti.v4i1.236

Abstract:
Prestasi belajar merupakan penentu hasil akhir rangkaian pembelajaran di sekolah dalam periode waktu tertentu. Setiap sekolah menerapkan penentuan prestasi belajar dengan berbagai cara dan kriterianya masing-masing. Penentuan prestasi belajar di SMA Kristen Citra Bangsa Mandiri Mandiri menggunakan multi kriteria seperti nilai raport, yaitu nilai pengetahuan, nilai keterampilan dan nilai sikap (spiritual dan sosial), namun nilai sikap (spiritual dan sosial), absensi, ekstarakurikuler, dan prestasi lomba tidak dimasukkan dalam penghitungan nilai akhir. Dengan adanya Pandemi Covid-19 membuat perubahan drastis serta terjadi anomali yang cukup besar pada sistem pembelajaran di Sekolah, Adapun anomali yang terjadi membuat perubahan/ketimpangan pada hasil akhir pembelajaran/prestasi belajar Siswa. Berdasarkan hasil survey pada sekolah SMA Kristen Citra Bangsa Mandiri, beberapa siswa berprestasi mendapatkan hasil yang kurang maksimal dikarenakan gagal dalam pemebelajaran daring. Berdasarkan permasalahan diatas maka diperlukan formula baru untuk menghitung prestasi belajar siswa, sehingga Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem pendukung keputusan pemilihan siswa berprestasi menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan sistem penentuan siswa berprestasi berdasarkan perankingan dapat ditentukan berdasarkan penetapan nilai kriteria yang dapat berubah pada periode waktu tertentu. Hasil perankingan ini dapat membantu guru dalam pengambilan keputusan siswa berprestasi.
Gerlan Apriandy Manu, Yonly Adrianus Benufinit
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 3, pp 9-16; https://doi.org/10.37792/jukanti.v3i2.216

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini untuk membuat rancang bangun sistem absensi online dengan menggunakan Maps Javascripts API yang dapat menampilkan laporan absensi dalam bentuk peta. Aplikasi Absensi digunakan untuk mendata karyawan, mencatat kehadiran karyawan, mencari data karyawan, dan membuat pelaporan presensi kehadiran karyawan pada rentang waktu tertentu. Terdapat beberapa mesin fingerprint yang dapat digunakan dengan mudah dan telah dilengkapi dengan aplikasi manajemen absensi. Kelemahan penggunaan mesin fingerprint ini adalah absensi hanya bisa dilakukan pada lokasi mesin fingerprint tersebut berada. Dengan adanya Work Form Home (WFH) absensi dengan menggunakan mesin fingerprint menjadi tidak efektif untuk digunakan. Absensi Online menjadi solusi terbaik untuk dapat mencatat kehadiran karyawan pada lokasi dimana saja. Pada penelitian ini dikembangkan suatu Sistem Absensi Online berbasis Web dengan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Penggunaan Maps Javascripts API pada Sistem Absensi Online dapat berfungsi merekam data latitude dan longitude dari perangkat yang digunakan karyawan saat melakukan absensi online.
Jesuino Jhesz Guterres
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 3, pp 33-38; https://doi.org/10.37792/jukanti.v3i2.223

Abstract:
Penelitian ini bertujuan membangun sistem informasi perpustakaan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan DBMS MySQL untuk: menciptakan sebuah sistem informasi perpustakan berbasis web. Yang dapat memberikan informasi perpustakaan yang cepat, tepat, dan akurat untuk guru, siswa, petugas perpustakaan, dan pimpinan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian R&D (Research and Development). Pengembangan sistem infromasi perpustakaan berbasis web pada penelitian ini, menggunakan model pengembangan waterfall atau air terjun yang meliputi tahap Analisis, Design, Coding, Testing, dan Maintenance. Hasil pengujian untuk aspek functionality dengan nilai X lebih dari 0,5 atau mendekati 1. Maka pengujian sistem pada aspek functionality dikatakan baik karena nilai mendekati 1. Sedangkan untuk aspek usability dari hasil presentase pengujian dengan nilai 81,4% masuk dalam kategori “Layak” dan memenuhi aspek usability. Berdasarkan hasil tersebut maka sistem informasi yang di hasilkan dapat mengurangi kesalahan manajemen perpustakaan dengan cara konvensional sebelumnya.
Lusy Angelina
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 3, pp 27-32; https://doi.org/10.37792/jukanti.v3i2.219

Abstract:
Ditengah mewabahnya virus corona COVID-19 diseluruh dunia telah memaksa kegiatan atau pekerjaan manusia dari rumah menggunakan virtual meeting. Yang dimaksud vitual meeting disini adalah Softwere zoom. Tujuan penelitian untuk memberi informasi kepada pengguna bagaimana strategi mengelola zoom meeting dalam proses pembelajaran dan bekerja dari rumah di masa pandemi. Metode penelitian ini dilaksanakan melalui metode deskriptif kualitatif dan observasi. Penelitian kualitatif adalah bentuk penelitian lain yang masuk ke dalam penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyajikan fakta dan peristiwa yang terjadi. Selama berlangsungnya penelitian dengan menyajikan fakta tersebut. Penelitian ini menginterpretasikan dan mendeskripsikan data tentang kondisi dan situasi, dan saat ini. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan strategi oengguanaan sofwere zoom untuk pembelajaraan saat pandemi.
Khairun Nisa Samosir
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 3, pp 1-8; https://doi.org/10.37792/jukanti.v3i2.119

Abstract:
Kesehatan anak menjadi faktor penting dalam perkembangan anak. Dengan Adanya SOP menjadi salah satu penilaian mutu pelayanan kesehatan baik rumah sakit pemerintah maupun swasta. Tujuan penelitian ini adalah untuk seberapa manfaat SOP yang disusun dokter untuk memberikan pelayanan yang diterima pasien. Metode yang digunakan adalah Metode Forward Chaining merupakan salah satu dapat dapat mendeteksi penyakit dengan cara mengetahui gejala terlebih dahulu . Hasil yang diperoleh dari pengujian sistem dengan menggunakan aplikasi PHP MySQl menunjukkan bahwa hasil diagnosa dan penyakit anak pada rumah sakit umum tanjung balai, memiliki sebanyak 10 data pasien yang telah diteliti oleh pakar dan telah melakukan pengujian kesistem mencapai akurasi 80%.
Gerlan Apriandy Manu, Petrus Laga Masan
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 3, pp 17-26; https://doi.org/10.37792/jukanti.v3i2.217

Abstract:
Kondisi berkelainan merupakan hidup dengan keterbatasan fisik, mental, emosi-sosial, dan psikologi abnormal. Kondisi berkelainan tersebut dapat berupa tuli atau bisu, buta, IQ rendah, lambat berbicara, emosional sosial, berlainan sendi dan lain sebagainya. Anak-anak yang termasuk dalam kondisi ini disebut anak berkebutuhan khusus/ disabilitas. Menurut data BPS dari tahun 2005 sampai 2007 jumlah anak berkebutuhan khusus meningkat dari 4,2 juta sampai 8,3 juta di Indonesia. SLB Asuhan Kasih Kupang merupakan sekolah yang menyelenggarakan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Di sekolah ini ditemukan masalah siswa kelas Vll dan Vlll rendah pemahaman terhadap mata pelajaran bahasa inggris. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peningkatan pemahaman belajar dengan penerapan media audio software Text to Speech pada mata pelajaran bahasa inggris untuk siswa disabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi. Untuk mengetahui pengaruh dua variabel atau lebih. Dengan jenis penelitian adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian hipotesis dengan analisis regresi meningkat secara positif dengan persamaan Y ̂= 27,99243+0,706053X. Dengan hasil tes pemahaman bahasa inggris meningkat 74,3% serta tingkat hubungan korelasi atau R-Square linearitas ialah 0,485 cukup kuat. Kesimpulan penerapan solusi penggunaan Text to Speech terhadap peningkatan pemahaman belajar bahasa inggris berpengaruh positif serta menunjukkan peningkatan.
Isnai Yunus
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 3, pp 39-47; https://doi.org/10.37792/jukanti.v3i2.224

Abstract:
Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran e-leaflet berbasis android sebagai media interaktif terhadap materi hardware.Berdasarkan Hasil daya beda soal kriteria jelek 3 soal, kriteria cukup 14 soal, kriteria baik 3 soal,sedangkan hasil tingkat kesukaran diperoleh 17 soal dengan kriteria mudah, dan 3 soal kriteria sedang, dan distraktor 125% atau 13 responden, baik 75% atau 14 responden, kurang baik 175% atau 6 responden.Persentase indikator kelas eksperimen post-test C1 (mengingat) sebesar 75% > kelas kontrol hanya memiliki nilai C1 (mengingat) sebesar 59% , dengan uji deskriptif kelas eksperimen post-test dengan nilai rata-rata sebesar 78 > kelas kontrol mempunyai nilai rata-rata sebesar 70, dengan uji prasyarat analisis untuk uji normalitas nilai sig. 2 tailed > 0,05 maka dapat diperoleh bahwa semua data berdistribusi normal, dengan uji linieritas nilai > sig.0,05 data keseluruhan berasal dari data yang linear,maka dengan uji homogenitas maka nilai sig. > 0,05 secara keseluruhan berasal dari data yang sama (homogen). Sedangkan Uji t independent dengan menggunakan menunjukan bahwa dilihat dari sig.(2-tailed) < α (0,05) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil angket diperoleh menunjukan nilai sebesar 120% (sangat setuju) jika media pembelajaran e-leaflet berbasis android sebagai media interaktif terhadap materi hardware dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Disimpulkan bahwa dengan menggunakan media pembelajaran e-leaflet berbasis android dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Ellen Tantrisna, Gerlan Manu
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 3, pp 48-55; https://doi.org/10.37792/jukanti.v3i2.225

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah sistem yang dapat memanajemen kegiatan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Lingkup Internal Perguruan Tinggi dengan studi kasus pada Universitas Citra Bangsa. Untuk menjamin tercapainya target penelitian dan pengabdian masyarakat pada suatu Perguruan Tinggi perlu dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkesinambungan oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) atau sejenisnya. Kegiatan monitoring perlu ditunjang dengan adanya aplikasi atau sistem manajemen pada setiap Perguruan Tinggi. Penelitian ini membahas tentang perancangan arsitektur sistem, rancangan basis data, rancangan sistem, serta proses bisnis penggunaan sistem.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 3, pp 1-7; https://doi.org/10.37792/jukanti.v3i1.95

Abstract:
Lokasi penelitian pada Dispora Provinsi NTT yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat No. 1 Gedung E Lt. 3 Kota Kupang NTT. Tujuan dari penelitian adalah gambaran umum dari kinerja pengelolaan keuangan berbasis IT, partisipasi anggaran dan peran kuasa pengguna anggaran. Metode pengumpulan data menggunakan angket. Penelitian melibatkan semua komponen dalam proses penganggaran, mendorong dan memberikan pelatihan menyangkut tata cara pengelolaan keuangan yang efektif, efisien dan transparan berbasis IT serta meningkatkan kulitas para pejabat pengelola keuangan.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 3, pp 21-28; https://doi.org/10.37792/jukanti.v3i1.94

Abstract:
Website Toko Karunia Bukittinggi dirancang untuk sebuah sistem pemesanan on-line. Tujuan dari perancangan sistem ini adalah untuk memberikan pelayanan pemesanan secara on-line dan informasi yang lengkap tentang produk yang ditawarkan perusahaan kepada masyarakat luas. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa metode yaitu Metode Pegumpulan Data, diantaranya Penelitian Lapangan, Penelitian Perpustakaan dan Penelitian Laboratorium. Metode Analisa dan Desain untuk menganalisa dan mendesain data-data yang tersedia dengan menggunakan UML (Unified Modelling Language) dengan jenis-jenis diagramnya adalah Use Case Diagram, Class Diagram, Sequency Diagram, Activity Diagram dan didukung dengan penggunaan alat bantu software dan hardware yang berguna untuk pengolahan data yang ada. Dari penelitian tersebut dihasilkanlah sebuah Sistem Informasi Pengolahan data yang interaktif dan dinamis serta lengkap mengenai pemasaran produk lewat transaksi secara on-line.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 3, pp 8-13; https://doi.org/10.37792/jukanti.v3i1.88

Abstract:
Toko Souvenir Mitra Agung Utama merupakan sebuah usaha yang bergerak dalam bidang penjualan souvenir khas Nusa Tenggara Timur. Peminat produk dari toko ini berasal dari berbagai macam kalangan bahkan orang asing yang meminati produk-produk dari toko ini. Masalah yang dihadapi oleh pemilik usaha adalah belum adanya sistem yang terkomputerisasi dalam merekap data penjualan, belum adanya pencatatan informasi pelanggan sehingga pihak Toko kesulitan dalam memberikan layanan khusus untuk pelanggan, Pengelolaan komplain juga masih belum sepenuhnya ditangani dengan tepat, target pemasaran masih terbatas karena pemasaran masih dilakukan secara langsung dengan pelanggan datang ke toko. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menerapkan sistem berbasis website dengan konsep customer relationship management (CRM) untuk mempertahankan loyalitas pelanggan melalui hubungan yang erat dan terbuka agar adanya komunikasi dua arah antara Toko Mitra Agung Utama dan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, observasi dan wawancara untuk mendapatkan data-data dan informasi terkait. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem berbasis website dengan penerapan customer relationship management dengan Fungsi-fungsi sistem meliputi pengelolaan data barang, perekapan data penjualan, pendataan informasi pelanggan, promosi barang dengan menggunakan data dan informasi pelanggan, pemesanan barang dan pemberian saran oleh pelanggan terhadap produk dan pelayanan dari Toko Mitra Agung Utama.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 3, pp 14-20; https://doi.org/10.37792/jukanti.v3i1.91

Abstract:
Sistem Informasi Manajemen Ekstrakurikuler berbasis Web pada Sekolah Menengah Pertama Swasta Muhammadiyah Kupang belum menggunakan sistem informasi berbasis web. Sistem informasi ini merupakan sistem informasi yang digunakan untuk membantu memanajemen pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Sehingga pengelolaan kegiatan dapat terkontrol dan terdata dengan baik. Dalam pengembangan sistem informasi manajemen ekstrakurikuler pada Sekolah Menengah Pertama Swasta Muhammadiyah Kupang menggunakan metode waterfall, metode studi lapangan dan studi pustaka digunakan untuk pengumpulan data. Sistem informasi ini dibuat menggunakan bahasa pemograman PHP dan database server MySQL. Metode pengujian menggunakan pengujian black box dan usability. Hasil penelitian ini adalah sebuah sistem informasi berbasis website yang dapat memudahkan pengajar, anggota dan kepala sekolah dalam melaksanakan pendataan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sehingga dapat terkontrol dengan baik. Hasil pengujian perangkat lunak yang dikembangkan memperoleh hasil nilai functionality sebesar 1 (Baik), pengujian aspek usability memperoleh hasi dengan persentase 94,66% (Sangat Layak).
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 3, pp 29-37; https://doi.org/10.37792/jukanti.v3i1.108

Abstract:
Perkembangan Teknologi saat ini berkembang begitu pesat, hampir semua aspek kehidupan manusia semua menggunakan teknologi. Kebutuhan akan satu konsep dan mekanisme belajar mengajar (pendidikan) berbasis TI semakin lebih maju yang kemudian dikenal dengan sebutam E-learning ini membawa pengaruh terjadinya transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (contens) dan sistemnya. E-learning merupakan model pembelajaran yang memanfaatkan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi. Dengan teknologi informasi ini dapat berperan sebagai yang menyediakan informasi antara siswa dan pelajar, sumber belajar dan sarana untuk mengefektifkan evaluasi pembelajaran. SMP Negeri 2 Busalangga sebagai salah satu sekolah negeri yang proses kegiatan belajar mengajarnya masih menggunakan cara konvensional. Untuk mendidik para siswa atau anak didiknya dalam menghadapi ujian nasional maka para guru atau pihak sekolah selalu mengadakan bimbingan belajar atau try out, pra ujian nasional di luar jam sekolah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif, Hasil yang didapat berupa rancangan media website e-learning yang akan dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar berbasis IT
Laberto Kelen
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 1, pp 10-16; https://doi.org/10.37792/jukanti.v1i1.5

Abstract:
Pendidikan termasuk salah satu bidang yang turut mengalami peningkatan dalam konteks penyelenggaraan ujian. Ujian konvensional yang masih menggunakan kertas perlahan-lahan mulai ditinggalkan. Penyelenggaraan ujian yang terkomputerisasi pun menjadi terobosan yang bukan lagi baru di zaman ini.Model, view, controller (MVC) merupakan sebuah arsitektur pengembangan aplikasi yang menekankan kepada 3 komponen penting. Ketiga komponen tersebut masing-masing memiliki fokus perhatian, tanggung jawab dan logika sehingga mempercepat kinerjanya. Framework codeigniter merupakan salah satu framework terkenal yang sudah mendukung MVC. Dengan framework codeigniter, pengembangan aplikasi web dapat dilakukan dengan cepat. Sekolah Menengah Kejuruan Informatika Uyelindo Kupang pun merupakan salah satu sekolah dengan basis kejuruan informatika komputer. Sekolah ini dapat menerapkan ujian yang terkomputerisasi dengan sebuah sistem yang dinamakan sistem ujian online. Sistem ini dibangun dengan framework codeigniter.Hasil implementasinya adalah sebuah sistem ujian yang berbasis web dengan framework codeigniter yang dapat mempermudah guru dan siswa dalam melaksanakan ujian yang fleksibel. Ujian ini dapat dilaksanakan dimana saja dengan waktu yang sudah ditetapkan oleh guru dan tidak lagi menggunakan kertas sebagai media pelaksanaan ujian. Harapan dengan adanya sistem ujian seperti ini, proses tatap muka di kelas menjadi lebih efektif dan guru dapat mengetahui kemampuan siswa dengan kuis yang bisa dikerjakan dari rumah.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 2, pp 15-19; https://doi.org/10.37792/jukanti.v2i1.19

Abstract:
QR Codes merupakan pengembangan atau perubahan bentuk kode batang atau barcode dari satu dimensi menjadi dua dimensi, dengan kemampuan menyimpan data lebih besar dibanding kode batang atau barcode. QR Code dapat menyimpan data dalam bentuk angka, huruf, dan symbol. Sehingga QR Code dapat digunakan untuk menyimpan URL laman suatu situs. Situs tersebut dapat berisi informasi tentang bahan ajar yang dapat digunakan guru dalam proses pembelajaran di kelas. QR Code dapat digunakan sebagai media pembelajaran di kelas pada sekolah-sekolah. Umumnya informasi tentang benda-benda bersejarah di Museum akan dapat diakses oleh pengunjung atau siswa sekolah jika melakukan perkunjungan langsung ke Museum. Siswa dapat mengakses informasi tentang benda-benda bersejarah tersebut saat sekolahnya berkunjung ke Museum. Setelah itu saat kembali ke sekolah akses informasi dapat dilakukan dengan melihat katalog atau artikel lainnya yang diperoleh saat kunjungan ke museum tersebut. Dengan QR Code, informasi tentang benda-benda bersejarah tersebut dapat langsung diakses oleh siswa dengan cara melakukan pindai (scan) QR Code. Maka secara langsung siswa akan diantarkan pada URL laman situs yang berisi tentang benda bersejarah tersebut. Penelitian ini menghasilkan prototype sistem yang menjelaskan tentang alur penggunaan QR Code untuk mengenal benda – benda bersejarah di Museum.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 1, pp 47-51; https://doi.org/10.37792/jukanti.v1i2.11

Abstract:
Penelitian ini menggunakan metode Naïve Bayes untuk memprediksi penggunaan listrik setiap rumah tangga di Kota Kupang. Metode ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySql database. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian terhadap 50 data di Wilayah Kota Kupang. Penggunaan listrik dengan jumlah daya 1300 VA dan 900 VA sebagai berikut : pada keluarga yang berpenghasilan kisaran 2 juta sampai 3 juta serta memiliki tanggungan keluarga 4-7 orang, dengan jumlah peralatan listrik cukup dan jumlah pemakaian bola lampu tinggi, maka keluarga-keluarga tersebut tidak perlu melakukan penambahan daya (cukup). Sedangkan, jumlah daya 450 VA pada kepala keluarga dengan penghasilan lebih dari 3 juta, serta memiliki tanggungan keluarga 4-7 orang, dengan jumlah peralatan listrik banyak (tinggi), dan jumlah pemakaian bola lampu tinggi maka keluarga-keluarga tersebut perlu melakukan penambahan daya (tambah daya). Hasil pengujian menemukan bahwa sebanyak 22 rumah tangga perlu melakukan penambahan daya (tambah daya). Sedangkan, 28 rumah tangga tidak perlu melakukan penambahan daya (cukup).
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 1, pp 17-19; https://doi.org/10.37792/jukanti.v1i1.6

Abstract:
Arsip merupakan kumpulan dokumen yang disimpan secara teratur, terencana dan mempunyai suatu kegunaan pada setiap kali diperlukan dapat cepat ditemukan kembali. Pengelolaan Arsip di Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, menjadi tanggung jawab Kasubag Tata Usaha BWS NTII. Kondisi pengarsipan saat ini di Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II yaitu arsip masih dikumpulkan secara fisik pada ruang arsip yang terbatas dengan lemari arsip yang juga terbatas, sehingga arsip belum tertata dan terdata dengan baik, dan juga belum optimalnya pengamanan arsip, terdapat arsip dinamis maupun arsip inaktif yang tercecer dan hilang. Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II memandang perlu untuk mengoptimalkan penataan dan pengamanan arsip dengan Sistem E-Filling (Penyimpanan Elektronik). Pada penelitian ini, Sistem E-Filling (Penyimpanan Elektronik) dirancang untuk mampu menyimpan seluruh arsip Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, disamping itu sistem pun dapat mengamankan arsip sesuai dengan hak akses pada arsip tersebut, dan memudahkan pencarian arsip saat diperlukan.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 2, pp 32-37; https://doi.org/10.37792/jukanti.v2i2.72

Abstract:
Pemanfaatan program komputer untuk menyampaikan materi pelajaran dan memantau kemajuan belajar siswa dikenal dengan istilah Computer Based Instruction (CBI) atau Pembelajaran Berbasis Komputer (PBK). Implementasi PBK dalam kegiatan pembelajaran dapat berupa media pembelajaran, alat peraga dan bahan ajar tetapi dapat juga berupa model pembelajaran. Pemanfaatan PBK sangatlah bagus untuk meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran di setiap Sekolah, khususnya di Nusa Tenggara timur. Beberapa sekolah di Nusa Tenggara Timur belum menerapkan PBK disebabkan oleh kurangnya tenaga pengajar berlatar belakang Pendidikan Informatika. Penelitian ini diterapkan pada sekolah SMK Kristen Elpida Informatika, Kabupaten Kupang yang dilatarbelakngi oleh kurangnya fasilitas yang belum mendukung pembelajaran Sistem Komputer di Kelas XI. Dengan keterbatasan yang ada maka guru dituntut sekreatif mungkin untuk membuat media pembelajaran sehingga siswa dapat memahami materi pelajaran yang dimaksud. Penelitian ini bertujuan untuk:(1) Mengembangkan media pembelajaran berbasis game edukatif di SMK Kristen Elpida Informatika dan (2)Mengetahui kelayakan dari game edukasi sebagai media pembelajaran alternatif pada mata pelajaran Sistem Komputer pengenalan jenis perangkat keras (hardware). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengembangan sistem model prototype. Hasil penelitian dinyatakan layak sebagai media pembelajaran berdasakan penyebaran kuesioner yang diberikan kepada 10 responden dengan perolehan skor total 784 dengan rata-rata 78,4 %.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 2, pp 1-7; https://doi.org/10.37792/jukanti.v2i2.26

Abstract:
SMK Muhammadiyah Cangkringan merupakan sekolah menengah kejuruan swasta yang berada di Timur Laut dari ibukota Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. SMK Muhammadiyah Cangkringan memiliki sistem informasi yaitu sistem informasi penjualan barang yang terbatas pada offline. Tujuan penelitian ini adalah mengembangan aplikasi penjualan barang berbasis website. Aplikasi penjualan barang ini dibuat mengunakan CSS Framework Bootstrap dan Framework Codeigniter, serta dengan bahasa pemrograman PHP dan database MYSQL.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 2, pp 16-22; https://doi.org/10.37792/jukanti.v2i2.67

Abstract:
Perkembangan dalam dunia game sangat pesat dimulai dari visualisasi gambar sampai dengan pergerakan objek gambar dari game tersebut. Terdapat 3 (tiga) jenis tampilan visualisasi game yang sekarang marak didunia hiburan terutama permainan game yaitu, 1 dimensi, 2, dimensi dan 3. Dengan memiliki jenis gambar sampai warna yang menarik untuk dimainkan. Dalam studi kasus berikut penulis akan membuat sebuah game dengan berbasis animasi 2 dimensi yang membutuhkan daya pikir, kecermatan, sampai imajinasi seorang pemain.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan daya imajinasi pemain, merancang dan membangun sebuah pembangunan kota dengan material-material object yang telah ada sebelumnya, dengan penambahan bonus biaya pada saat bangunan kota telah dibangun yang bertujuan agar user dapat membeli material-material objek yang ada sesuai harga dan jumlah uang yang dikumpulkan oleh user dalam permainan game pembangunan kota berbasis animasi 2 dimensi.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 2, pp 23-31; https://doi.org/10.37792/jukanti.v2i2.70

Abstract:
Salah satu tuntutan era globalisasi dalam dunia pendidikan adalah adanya sebuah pengelolaan sekolah yang terintegrasi dengan sebuah sistem informasi dan teknologi berbasis Komputer. Oleh karena itu, Website merupakan salah satu media penyimpanan informasi dan publikasi yang mudah diakses dari mana saja, kapan saja tanpa terbatas oleh wilayah geografis yang dapat diamanfaatkan oleh sekolah. Content Management System (CMS) adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs, Wordpress dan Drupal adalah salah satu CMS yang sering digunakan untuk membuat situs sekolah. Subyek dalam penelitian ini adalah para pengembang situs sekolah menggunakan CMS. Penelitian ini menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk membandingkan penggunaan CMS Wordpress dan Drupal dalam membuat situs sekolah. Hasil dari penelitian ini diperoleh pembandingan CMS Drupal dan WordPress dengan nilai terbesar 0,65 untuk Drupal dan 0,52 untuk Wordpress. Sehingga dapat disimpulkan bahwa CMS Drupal lebih efisien dan efektif untuk digunakan sebagai alternatif dalam perancangan Situs Sekolah.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 2, pp 8-15; https://doi.org/10.37792/jukanti.v2i2.69

Abstract:
Sektor pariwisata di Indonesia menjadi salah satu keunggulan ekonomi Indonesia. Berdasarkan Laporan Kinerja Kementerian Pariwisata Tahun 2016, salah satu masalah utama dalam pertumbuhan kepariwisataan di Indonesia adalah belum optimalnya pemanfaatan kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam mempromosikan destinasi pariwisata secara nasional maupun internasional. Kota Kupang adalah Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang memiliki beragam potensi wisata baik itu wisata alam, wisata kuliner, wisata budaya dan wisata rohani. Dengan pemanfaatan TIK maka kegiatan promosi pariwisata di Kota Kupang dapat dilakukan dengan efektif dan efisien. Informasi pariwisata di Kota Kupang menggunakan website resmi pemerintah daerah, dinilai tidak terstuktur, tidak terperinci dan tidak terbaharui. Pemanfaatan TIK dalam pengembangan promosi pariwisata di Kota Kupang dan sekitarnya dapat menggunakan Google My Business (GMB). GMB merupakan sebuah platform bisnis yang disediakan oleh Perusahaan Google secara online, bersifat gratis, cepat, dan mudah digunakan oleh suatu organisasi atau perusahaan dalam mempromosikan tempat bisnis, brand atau produk. GMB terintegrasi secara langsung dengan Google Map, sehingga mempermudah wisatawan untuk menemukan suatu objek wisata. Selain itu GMB menyediakan interaksi antara pengelola bisnis (pengelola objek wisata) dan pelanggan (pengunjung wisata). Sehingga dari penelitian ini selain untuk mengetahui implementasi GMB dalam hal mempromosikan tempat wisata di Kota Kupang dan sekitarnya, juga dalam jangka panjang dapat meningkatkan promosi dan pelayanan wisata di Kota Kupang dan sekitarnya.
Gerlan Apriandy Manu
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 2, pp 8-14; https://doi.org/10.37792/jukanti.v2i1.18

Abstract:
Penelitian ini didasari oleh model Lesson Study yang mengkaji pembelajaran Multimedia pada materi Objek-Objek Multimedia dan Perangkat Keras Multimedia yang bersifat materi teoristis. Peneliti menggunakan pembelajaran dengan audiotori, visualisasi dan praktik sebagai upaya untuk memahami materi teoristik pada materi dasar Multimedia. Pada umumnya materi teoristik atau materi pemahaman konsep suatu mata kuliah diajarkan dengan metode ceramah, contoh, dan penugasan. Hasil dari penelitian ini diperoleh materi teroristik dapat dipahami dengan baik oleh mahasiswa, karena terdapat penyajian materi yang bersifat audiotori, visual, dan praktik. Pada pembelajaran materi dasar multimedia ini, mahasiswa diminta untuk mendengarkan audio, menebak suara dari file audio tersebut, menonton video dan melakukan praktik untuk memahami konsep dasar dari objek-objek multimedia dan memahami penggunaan dari perangkat keras multimedia.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 2, pp 1-7; https://doi.org/10.37792/jukanti.v2i1.17

Abstract:
The development of the village government are now either in the presence of village funds from the central government that aim to advance, village the current rural development related to information technology support, almost luminance village need to improve information technology services to the.One example from the village, about the internet the internet is not currently only enjoyed by urban residents but comes to. village communityThe difficulty of access to information that is keen to develop research make village based information system website for the purpose of improving public services, village access to information can be obtained easily, for the villagers, promotion , potential of the village , population area and forth with, literature in a interview observation, field and drafting, system the website based information system able to improve services to the community so that information to the public can be accessed easily and accurately.
Laberto Kelen
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 1, pp 56-60; https://doi.org/10.37792/jukanti.v1i2.13

Abstract:
Perpustakaan merupakan basis infomasi untuk memenuhi kebutuhan intelektualitas. Derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi saat ini, mengharuskan perpustakaan meningkatan mutu dan kemudahan akses informasi. Digitalisasi perpustakaan merupakan kunci jawaban atas masalah fasilitas dan sarana. Perpustakaan terpadu STIKes Citra Husada Mandiri Kupang dalam perkembangannya sudah memulai penerapan digitalisasi. Untuk karya mahasiswa berupa karya tulis ilmiah belum secara keseluruhan di kelola secara digital, sehingga terjadi penumpukan berkas pada perpustakaan. Alokasi tempat yang dibutuhkan untuk menyimpan berkas karya tulis ilmiah mahasiswa menjadi lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk meranrancang bangun sistem informasi repository karya ilmiah. Sistem ini diciptakan berbasis web dengan framework codeigniter. Penerapan siRepo akan sangat membantu jika digunakan secara baik. Efek jangka panjang adalah pengarsipan digital dan bank data karya tulis ilmiah STIKes Citra Husada Mandiri Kupang.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 1, pp 52-55; https://doi.org/10.37792/jukanti.v1i2.12

Abstract:
Dupliksai sering terjadi pada barang seni karena bernilai jual tinggi. Duplikasi ini juga terjadi pada kerajinan gerabah. Untuk mengatasi duplikasi salah satu caranya yaitu menggunakan watermark. Pada gerabah yang rentan pecah waktu proses pembakaran mengharuskan material watermark yang digunakan tidak mempengaruhi keadaan gerabah saat dibakar. Oleh karena itu perlunya kajian tentang luas pola watermark pada gerabah, karena luasan ini mempengaruhi deformasi gerabah itu sendiri. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan luas pola watermark gerabah sebelum dan sesudah dibakar berbasis pengolahan citra digital. Penelitian ini menggunakan seperangkat radiografi digital untuk memperoleh citra watermark di dalam gerabah. Pengolahan citra berupa proses treshold yang menghasilkan citra biner. Citra biner yang diperoleh dihitung luasan daerah watermark. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa persentase luasan gerabah sebelum dibakar 16,52% dan gerabah sesudah dibakar 11,96%. Ada perubahan luasan watermark sebelum dan sesudah di bakar. Hal ini berarti bahwa ruang watermark mengalami penyusutan sesudah dibakar sehingga material watermark yang digunakan tidak mempengaruhi kualitas gerabah.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 1, pp 1-9; https://doi.org/10.37792/jukanti.v1i1.4

Abstract:
Sistem informasi manajemen merupakan suatu sistem berbasis komputer yang mengolah data menjadi informasi yang berguna bagi para pengguna yang memiliki kebutuhan yang serupa. Yayasan Citra Bina Insan Mandiri (CBIM) memiliki sebuah asrama putri yang dihuni oleh mahasiswa dari STIKES CHMK dan STKIP CBN. Kedua Sekolah Tinggi ini berada di bawah naungan Yayasan CBIM. Dengan daya tampung asrama yang cukup besar sebanyak 200-250 orang, maka dalam pengelolaan asrama Yayasan CBIM memerlukan manajemen asrama yang baik. Saat ini pencatatan pembayaran Uang Asrama oleh penghuni Asrama/mahasiswa ditulis atau dicatat di sebuah buku jurnal umum oleh manajer asrama kemudian diserahkan ke bendahara setiap Sekolah Tinggi (STIKES CHMK & STKIP CBN) pada setiap akhir semester. Dengan pencatat yang bersifat manual seperti ini menyebabkan terdapat beberapa masalah seperti adanya Penghuni Asrama/mahasiswa yang tidak membayar uang Asrama selama berbulan-bulan. Juga terdapat beberapa masalah lainnya seperti tidak terdata dengan baik jumlah mahasiswa yang tinggal di Asrama dan juga tidak terkontrol pembayaran Uang Asrama oleh Orang Tua Penghuni Asrama/Mahasiswa. Oleh karena itu maka Yayasan CBIM memerlukan suatu Sistem Informasi Manajemen Asrama untuk dapat membantu Yayasan dan juga manajer Asrama dalam mengelola Asrama CBIM ini. Maka peneliti membuat rancangan desain Sistem Informasi Manajemen Asrama CBIM, merancang basis data (database), merancang arsitektur jaringan dan juga membuat Sistem Informasi Manajemen Asrama CBIM dengan Bahasa Pemrogram PHP yang akan dibahas dalam laporan penelitian ini.
Gede Arya Wiguna
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 1, pp 40-46; https://doi.org/10.37792/jukanti.v1i2.10

Abstract:
Mata merupakan bagian dari organ manusia yang berfungsi untuk melihat. Meningkatnya usia dapat menyebabkan menurunnya kejernihan lensa dan terjadinya katarak. Penyakit katarak tidak dapat dicegah, namun dapat disembuhkan melalui operasi. Di Indonesia, khususnya pada provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) prevalensi katarak sebesar 2,3% dengan tiga alasan utama penderita katarak belum dioperasi adalah karena ketidaktahuan (41,4%), ketidakmampuan (14,1%), dan ketidakberanian (5,7%). Hal ini akan membuat kebutaan akibat katarak cukup tinggi karena banyak penderita katarak tidak mengetahui dirinya mempunyai penyaki katarak, Oleh karena itu perlunya sistem deteksi katarak sehingga bisa dilakukan tindak lanjut lebih cepat. Tujuan penelitian ini merancang sistem deteksi katarak menggunakan metode ekstraksi indeks warna RGB dengan klasifikasi jarak Euclidean. Peralatan yang digunakan untuk menghasilkan citra digital adalah kamera Nikon D90 12,3 Megapixel dengan lensa AFD Nikon 50 mm F1.8. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa metode jarak Euklidean ini mampu untuk membedakan citra mata katarak matur, imatur dan mata normal dengan akurasi 89,47%. Sistem ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk deteksi penyakit katarak berbasis pengolahan citra digital.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 1, pp 28-32; https://doi.org/10.37792/jukanti.v1i1.8

Abstract:
Ant Colony Optimization (ACO) merupakan algoritma heuristic yang telah terbukti diterapkan ke sejumlah masalah Travelling Salesman Problem (TSP) dan mampu menemukan jalur terpendek dengan baik. Dari hasil uji coba yang dilakukan di temukan bahwa hasil jalur terpendek menggunakan ACO di temukan total waktu tempuh lebih cepat. ACO bekerja dengan sangat cepat dalam menemukan rute terpendek karena ACO tidak tergantung pada iterasi yang diberikan. Jika hasil nya telah di ketahui maka secara otomatis akan di tampilkan hasilnya.
Gede Arya Wiguna
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 1, pp 20-27; https://doi.org/10.37792/jukanti.v1i1.7

Abstract:
Teknik radiografi didasarkan pada perbedaan koefisien atenuasi antara jaringan biologis yang membentuk tubuh atau organ tertentu. Pengetahuan yang akurat tentang sifat atenuasi tersebut sangat penting untuk mengoptimalkan kualitas gambar, dan pada saat yang sama meminimalkan dosis yang diserap pada pasien. Oleh karenanya maka penting untuk mengetahui bagaimana perubahan tekstur citra terhadap perubahan tegangan (kV) dan arus filamen (mA) tabung sinar-X. Metode yang digunakan untuk menentukan tekstur citra adalah Gray Level Cooccurrence Matrix (GLCM) yang merupakan metode yang paling populer dan banyak digunakan untuk ekstraksi fitur tekstur gambar dalam berbagai jenis aplikasi. Hasil menunjukkan bahwa perubahan tekstur citra terlihat jelas pada perubahan tegangan (kV) sedangkan pada perubahan arus filmaen (mA) perubahan nilai matrik GLCM hanya terjadi pada tegangan 25 kV. Dari hasil juga diketahui bahwa terdapat perubahan tekstur citra pada perubahan tegangan (kV) dan arus filamen (mA) walaupun perubahannya tidak terlalu signifikan.
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), Volume 1, pp 33-39; https://doi.org/10.37792/jukanti.v1i2.9

Abstract:
Tersedianya sarana dan prasarana dalam menunjang kegiatan pendidikan di Perguruan Tinggi diatur dalam UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 45 ayat 1. Salah satu dari sarana dan prasarana di Perguruan Tinggi adalah ruangan kelas. Dengan meningkatnya jumlah mahasiswa di suatu Perguruan Tinggi maka perlu ketersediaan ruangan kelas yang cukup atau perlu adanya penambahan jumlah ruangan kelas di Perguruan Tinggi tersebut. Namun terkadang ruangan kelas yang tersedia di Perguruan Tinggi belum efektif digunakan. Oleh karena itu perlu adanya suatu manajemen ruangan kelas yang baik. Dalam penelitian ini dibuat Rancang Bangun System Booking Class Online yang kemudian diimplementasikan di Yayasan Citra Bina Nusantara pada tahun ajaran 2017/2018 semester genap. Yayasan Citra Bina Nusantara memiliki dua Sekolah Tinggi yaitu STIKES CHMK dan STKIP CBN, dan menghadapi permasalahan dalam manajemen ruangan kelas. Dari kedua Sekolah Tinggi tersebut meminta untuk adanya penambahan ruangan kelas baru, namun kenyataan di lapangan penggunaan kelas masih belum efektif. Terdapat beberapa kelas yang kosong namun terjadwalkan. Berdasarkan implementasi sistem pada semester genap tahun ajaran 2017/2018 diperoleh manajemen ruangan kelas dapat dilaksanakan secara efektif dan diperoleh data penggunaan kelas oleh masing-masing program studi. Dengan data tersebut Yayasan dapat mengambil kebijakan untuk melakukan penambahan sejumlah ruangan kelas yang dibutuhkan atau tidak melakukan penambahan ruangan kelas.
Page of 1
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top