Refine Search

New Search

Advanced search

Results in Journal TESLA: Jurnal Teknik Elektro: 63

(searched for: journal_id:(4323824))
Page of 7
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Andrew Jussac Jusran, Chairul G. Irianto, Henry Candra
TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Volume 22, pp 69-79; doi:10.24912/tesla.v22i1.7114

Abstract:
Photovoltaic (PV) modules are devices that convert sunlight to electricity. The usages of PV modules become more popular from time to time. In a certain condition, PV modules can have multiple problems. One of many problems found in usages of PV modules is shading. Shading is a condition where sunlight is blocked by objects that makes shadow around the surface of PV modules which lead to a decreasing of productivity and efficiency in power generation. Shading issue can occurs to a single cell or group of cells in PV module which not only can cause a drastic decreasing in power generation but also can cause structure failure and fire. Equation modeling is needed to represent power, current, and voltage characteristic of PV module when shading occurs. Method that used in this research is a synthesis of several method which is detailed equation modeling of PV module and varying shading amount of a PV module using Simulink MATLAB program. The results shows that current and voltage characteristic and power and voltage characteristic are representing PV module behaviour in shading condition which can be analysed and lead to further research and development of PV devices and systems.ABSTRAK:Modul Photovoltaic (PV) adalah perangkat yang mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Penggunaan modul PV menjadi semakin populer dari waktu ke waktu. Pada kondisis tertentu, modul PV dapat mengalami gangguan. Salah satu gangguan dalam penggunaan modul PV adalah shading. Shading adalah kondisi di mana sinar matahari terhalangi oleh suatu objek, di mana objek tersebut menghasilkan bayangan pada permukaan modul PV yang mengakibatkan berkurangnya produktifitas dan efisiensi dari pembangkitan listrik. Gangguan shading dapat terjadi pada satu sel PV atau beberapa sel PV yang tidak hanya mengakibatkan berkurangnya pembangkitan listrik secara drastis tetapi juga kerusakan struktur dan kebakaran. Pemodelan persamaan diperlukan untuk merepresentasi karakteristik daya, arus dan tegangan pada saat terjadinya gangguan shading. Metode yang digunakan pada penelitian tersebut adalah sintesa dari beberapa metode yaitu pemodelan detail persamaan modul PV dan memvariasikan besaran gangguan shading pada modul PV menggunakan program Simulink MATLAB. Hasil dari penilitan memperlihatkan karakteristik arus dan tegangan dan karakteristik daya dan tegangan merepresentasikan modul PV pada saat mengalami shading di mana hasil tersebut dapat dianalisis dan digunakan untuk penelitian yang lebih lanjut dan pengembangan dari perangkat PV dan sistem PV
Juara Mangapul Tambunan, Anggi Pindo Winata
TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Volume 22, pp 80-92; doi:10.24912/tesla.v22i1.7406

Abstract:
In a system of gas and steam power plants, there are several factility, equipment reliability, security systems, loading conditions a has a total power of 909 MW requires a reliable, safe, selective, of interference so that the fulfillment of electricity needs continue generator transformer that works based on the current balance surement and protection component to compare the secondary cT must be zero , so that if a disturbance occurs on the relay trelay time for other relays to work. For this reason,it is necess the ideal CT ratio selection obtained from the calculation of the 00/1 HV with erroneis match obtained at 0.826% for LV side andith a maximum erroneism of 5% based on PLN standards. Afterrent are obtained, the values of which are 0.1788 A and 1.332 A.ABSTRAK:Pada suatu sistem Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap, terdapat beberapa faktor yang mendukung pola pengoperasiannya seperti ketersediaan bahan bakar, keandalan peralatan, keandalan sistem pengamanan, pembebanan dan cuaca. PLTGU PT.PJB Unit Muara Karang yang mempunyai total daya sebesar 909 MW membutuhkan sistem proteksi yang andal, aman, selektif, sensitif dan cepat untuk mengisolir kemungkinan terjadinya gangguan agar pemenuhan kebutuhan listrik tetap terpenuhi. Komponen Relai Differensial merupakan proteksi utama generator transformator berkapasitas 322,1 MVA yang bekerja berdasarkan keseimbangan arus dimana dihubungkan dengan current transformator (CT) sebagai komponen pengukuran dan proteksi untuk membandingkan arus sekunder yang masuk dari CT sisi low voltage ke CT sisi high voltage harus sama dengan nol, sehingga jika terjadi gangguan pada transformator relai ini akan bekerja secara cepat dan tepat tanpa ada waktu delay untuk relay lain bekerja. Untuk itu telah dilakukan setting Relay Differential dengan perhitungan rasio CT ideal didapat dari perhitungan sebesar 15000/5A untuk sisi 16,5 kV dan 1500/5A sisi 157,5 kV dan error mismatch yang didapat sebesar 0,826% untuk sisi 16,5 kV dan 0,866% untuk sisi 157,5 kV dimana hasil ini masih dapat ditolerir dengan maksimal error mismatch sebesar 5% berdasarkan standar PLN. Setelah melakukan perhitungan tersebut maka didapatkanlah arus diferensial dan arus setting yang nilainya masing-masing sebesar 0,1788 A dan 1,332 A. Kemudian dilakukan simulasi trip dengan software 87T.
Sudimanto Sudimanto, Kevin Kevin
TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Volume 22, pp 1-11; doi:10.24912/tesla.v22i1.7807

Abstract:
The development of technology for warehousing is more advanced, either is the process of moving goods that canbe done automatically without intervention from people which make business processes more precise, fast and accurate. With theprocess that can run automatically make the process work more efficient, flexible and run continuously. Controlling and automationcan be done easily, efficiently and quickly. Design goods moving robot is intended to facilitate the process of moving items especiallyin the warehouse section. The goods moving robot can move goods from the place of taking goods to the place of storage of goods incontinuously and over and over again, so makes the process of moving goods can go on. The control of the goods moving robot isuse Arduino UNO as the control center on the robot, as well as the LDR (Light Dependent Resistor) sensor which supports to checkson what is available. The motion system in the robot uses 1 motor driver, servo motor to raise and lower the Fork which is necessaryto lift and unload goods and 2 DC motors that aim to move the robot from one place to another. The goods moving robot does themoving of goods which is in progress continuously taking the goods that are in the place of taking the goods and will stop if at theplace of taking the goods in an empty conditionABSTRAK:Perkembangan teknologi dalam bidang pergudangan mengalami banyak kemajuan, salah satunya adalah prosespemindahan barang dapat berjalan secara otomatis tanpa adanya gangguan atau campur tangan manusia sehingga membuat prosesbisnis menjadi lebih tepat, cepat dan akurat. Dengan adanya sebuah proses yang dapat berjalan secara otomatis dapat membuat prosesyang ada di dalam pekerjaan menjadi lebih efisien, fleksibel dan berjalan terus menerus. Pengendalian dan otomatisasi dapatdilakukan dengan mudah, efisien dan cepat. Perancangan robot pemindahan barang bertujuan agar mempermudah proses pemindahanbarang khususnya yang ada pada bagian pergudangan. Robot pemindah barang dapat memindahkan barang dari tempat pengambilanbarang ke tempat penyimpanan barang secara terus menerus dan berulang, sehingga membuat proses pemindahan barang dapatberjalan terus. Pengontrolan robot pemindah barang ini menggunakan Arduino UNO sebagai pusat kendali pada robot, serta sensorLDR (Light Dependent Resistor) yang bertujuan untuk melakukan pemeriksaan terhadap muatan yang tersedia. Sistem gerak padarobot menggunakan 1 buah motor driver, motor servo untuk menaikan dan menurunkan Fork yang mana berfungsi untuk melakukanpengangkatan dan penurunan barang dan 2 buah motor DC yang bertujuan untuk menggerakan robot dari satu tempat ke tempatlainnya. Robot pemindah barang melakukan pemindahan barang secara terus menerus mengikuti ketersediaan barang yang ada ditempat pengambilan barang dan akan berhenti bila di tempat pengambilan barang dalam kondisi kosong
Nurwijayanti Kusumaningrum, Fitriah Fitriah
TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Volume 22, pp 12-22; doi:10.24912/tesla.v22i1.7810

Abstract:
Cotton candy is one of Indonesia's traditional foods which was quite popular in its time. Cotton candy is made from sugar that is given food coloring, cotton candy is made using a special tool that rotates and produces refined sugar fibers. Most cotton candy consists of air cotton candy feels sweet and sticky. Even though it looks like wool yarn ... The design of this cotton candy maker uses an arduino uno microcontroller, equipped with a temperature sensor, 3 push buttons and a heating stove as a heating container for the sugar container design of this tool. All Arduino Uno microcontroller working systems have been programmed using the C program language on the Arduino Uno microcontroller. Using a dose of 1/2 spoonful sugar, the average initial temperature (54.5 ° C) and the average final temperature (64.8 ° C) were obtained. Measuring one (1) spoonful of sugar, the initial heating temperature with an average (68.8oC) average final temperature (74.2oC). The dose of sugar 1 1/2 spoon, the initial temperature of the heater with an average (70.4 ° C) the average temperature of the final heater (77.4). This tool takes time to heat the heating stove in approximately 2 minutes to reach ambient temperature (54oC). Testing to find out the exact time of each dose of sugar. as in the dose of half a sugar (1/2) a spoon an average of about 120 seconds is obtained, a dose of sugar (one) spoon is obtained an average time of about 150 seconds and in a sugar one and a half (1½) spoon an average time is obtained about 180 seconds. ABSTRAK:Permen kapas adalah salah satu makanan tradisional khas Indonesia yang cukup populer pada masanya. Permen kapas dibuat dari gula yang diberi pewarna makanan, permen kapas dibuat menggunakan sebuah alat khusus yang berputar dan menghasilkan serat – serat gula yang halus. Sebagian besar permen kapas terdiri dari udara permen kapas terasa manis dan lengket. Meskipun terlihat seperti benang wol..Perancangan pembuat permen kapas ini menggunakan mikrokontroler arduino uno, dilengkapi sensor suhu, 3 buah push button dan kompor pemanas sebagai pemanas wadah penampung gula perancangan alat ini. Semua sistem kerja mikrokontroller arduino uno sudah diprogram menggunakan bahasa program C pada mikrokontroler Arduino Uno.Menggunakan takaran gula 1/2 sendok, didapatkan suhu awal rata-rata (54,5oC) dan suhu akhir rata-rata (64,8oC). Takaran gula satu (1) sendok, suhu awal pemanas dengan rata-rata (68,8oC) suhu akhir rata-rata (74,2oC). Takaran gula 1 1/2 sendok, suhu awal pemanas dengan rata-rata (70,4oC) suhu akhir pemanas rata-rata (77,4). Alat ini membutuhkan waktu untuk memanaskan kompor pemanas dalam waktu kurang lebih 2 menit untuk mencapai suhu sekitar (54oC). Pengujian untuk mengetahui waktu yang tepat dari setiap takaran gula. seperti pada takaran gula setengah (1/2) sendok diperoleh rata-rata waktu sekitar120 detik, takaran gula satu (1) sendok diperoleh rata-rata waktu sekitar150 detik dan pada takarang gula satu setengah (1 ½) sendok diperoleh rata-rata waktusekitar 180 detik.
Albert Gifson Hutajulu, Masbah Rt Siregar, Mohammad Priyo Pambudi
TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Volume 22, pp 23-33; doi:10.24912/tesla.v22i1.7333

Abstract:
Indonesia is a tropical area that has a very large amount of sunlight which is a potential renewable energy with an average daily irradiation of 4.5 - 4.8 kWh / m2.As a renewable energy, sunlight is not pollutant, will not run out, but is free or free.Therefore this energy source can be utilized for electricity through the Solar Power Plant (PLTS) system. This research will discuss the design of On Grid Solar Power Generation (PLTS) systems by generating 60% of the load capacity in the Learning Farm area.The power generated is 68.17 kWp using 100 solar cell modules. This PLTSis designed to reduce electricity consumption from PLN in Ancol Ecopark.This location is considered to have good solar radiation potential and a largeavailability of land. The results of this design are expected to be a referencefor the Ancol ecopark learning farm in order to obtain a good match between energy needs, price, and quality.ABSTRAK:Indonesia merupakan daerah tropis yang mempunyai sinar matahari yang sangat besar menjadi potensi energi terbarukan dengan iradiasi harian rata-rata 4,5 – 4,8 kWh/m2. Sebagai energi terbarukan, sinar matahari tidak bersifat polutif, tidak akan habis, namun bersifat gratis atau cuma-cuma. Maka dari itu sumber energi ini dapat dimanfaatkan untuk kelistrikan melalui sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pada penelitian ini akan dibahas perancangan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On Grid dengan membangkitkan 60 % dari kapasitas beban di area Learning Farm. Besar daya yang dibangkitkan sebesar 68,17 kWp dengan menggunakan 100 modul sel surya. PLTS ini dirancang untuk mengurangi pemakaian listrik dari PLN di Ecopark Ancol. Lokasi ini dinilai memiliki potensi radiasi matahari yang cukup baik dan ketersediaan lahan yang luas. Hasil dari perancangan ini diharapkan menjadi acuan bagi pihak ecopark learning farm Ancol agar diperoleh kesesuaian antara kebutuhan energi, harga, dan kualitas yang baik
Mochammad Aziz, Yosua Marcellino, Intan Agnita Rizki, Sri Anwar Ikhwanuddin, Joni Welman Simatupang
TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Volume 22, pp 45-55; doi:10.24912/tesla.v22i1.7898

Abstract:
: Indonesia's population growth is still ongoing and energy demand for transportation continues to increase from year to year. Moreover, the use of fossil fueled-based motor vehicle is increasing and filling the city main roads and highways. Petroleum which is used as conventional vehicle fuel today is a non-renewable energy. Electric vehicle is one of the means of transportation that can meet the needs of the society mobility, but still environmentally friendly because it does not have exhaust gas or emissions. There are so many negative effects from exhaust gas or emissions resulting from combustion of conventional car engines. Among other negative impacts are on health and human well-being and also the environment. The Indonesian government plans seriously in realizing the conversion of electric-based vehicles (EV). However, many people do not know the technology used in the electric vehicle yet. In this descriptive-explanatory paper, we will discuss this technology development and types of electric vehicle in general, and also a bit of autonomous vehicle. In addition, it was also discussed regarding the support of the Indonesian government for public concerns about the lack of facilities for electric vehicle such as public charging facilities. In addition, support for policies and other incentive will also be elaborated in this paper. This policies and incentive are expected to have a significant impact in-line with the increasing of consumer awareness to switch from conventional cars to electric vehicles.ABSTRAK:Pertumbuhan penduduk Indonesia masih terus berlangsung dan kebutuhan energi untuk transportasi terus meningkat dari tahun ke tahun. Terlebih penggunaan kendaraan bermotor berbahan bakar fosil (fossil fueled-based motor vehicle) semakin meningkat dan memenuhi jalan-jalan raya perkotaan dan tol. Minyak bumi yang digunakan sebagai bahan bakar mobil konvensional saat ini merupakan energi yang tidak terbarukan. Mobil listrik merupakan salah satu sarana transportasi yang bisa memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat namun tetap ramah lingkungan karena tidak memiliki polusi atau emisi gas buang. Banyak sekali dampak negatif dari polusi atau emisi gas buang yang dihasilkan dari pembakaran mesin mobil konvensional. Antara lain dampak negatif terhadap kesehatan dan kesejahteraan manusia serta lingkungan hidup. Pemerintah Indonesia berencana serius dalam mewujudkan konversi kendaraan berbasis listrik (KBL). Namun masyarakat belum mengetahui teknologi yang digunakan pada mobil listrik. Dalam tulisan yang bersifat descriptive- explanatory ini akan dibahas mengenai perkembangan teknologi mobil listrik ditambah sedikit tentang kendaraan otomatis (autonomous vehicle). Selain itu juga akan membahas dukungan pemerintah Indonesia terhadap mobil listrik sebagai solusi bagi kekuatiran masyarakat mengingat fasilitas pengisian umum yang masih minim atas kendaraan mobil listrik. Selain itu dukungan terhadap kebijakan dan insentif lainnya pun juga akan dibahas dalam artikel ini. Kebijakan dan insentif ini diharapkan bisa berdampak signifikan sejalan dengan meningkatnya kesadaran konsumen untuk beralih dari mobil konvensional menjadi mobil listrik
Rizki Priya Pratama
TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Volume 22, pp 56-68; doi:10.24912/tesla.v22i1.7862

Abstract:
The smart home is a system that provides comfort, safety, and energy savings, automatically. This system can be used to control electrical equipment such as lights, water pumps, air conditioners, etc. By replacing any conventional switch into a wireless switch, users can control this device from inside and outside the home automatically. The design of this lamp controller uses the ESP8266 module, relay driver, Tenstar Robot SMPS power supply, and TTP223 touch sensor. This control device is made as small as possible so that it can fit into inbow dus switch. The ESP8266 programming platform is Arduino by implementing the PubSubClient library for communication on the MQTT protocol. With the MQTT protocol, the system is created by giving orders via the topic "/order/(ruang)" and see the status of the lights with the topic "/ status/(ruang)". The command and status method is also applied to the Android application "Kontrol Rumah MQTT" so users can more easily. Besides, this control device is equipped with a schedule that can be set through the Android application. Based on the test results, the system has worked according to plan and can control all lights with the Android application, Kontrol Rumah MQTT. Messages "/order/(ruang)" from the Android application to the lamp controller can be received and sent back via "/status/(ruang)" properly. By using the MQTT broker address: broker.hivemq.com, the publish-subscribe process has 100% success. Meanwhile, testing the lamp schedule on the lamp control device can work correctly according to the schedule given.ABSTRAK: Rumah pintar adalah sebuah sistem yang memberikan kenyamanan, keamanan dan penghematan energi, secara otomatis pada sebuah rumah. Sistem ini dapat digunakan untuk mengendalikan peralatan-peralatan listrik seperti lampu, pompa air, pendingin ruangan dll. Dengan mengganti setiap saklar konvensional menjadi saklar wireless, pengguna dapat mengontrol perangkat ini dari dalam maupun dari luar rumah secara otomatis. Perancangan pengendali lampu ini menggunakan modul ESP8266, driver relay, power supply SMPS Tenstar Robot dan sensor sentuh TTP223. Perangkat pengendali ini dibuat sekecil mungkin sehingga dapat masuk pada inbow dus saklar. Platform pemrograman ESP8266 adalah Arduino dengan menerapkan library PubSubClient untuk komunikasi pada protokol MQTT. Dengan protokol MQTT, sistem dibuat dengan memberikan perintah melalui topik “/order/(ruang)” dan melihat status lampu dengan topik “/status/(ruang)”. Metode perintah dan status tersebut juga diterapkan pada aplikasi Android “Kontrol Rumah MQTT” sehingga pengguna dapat lebih mudah. Selain itu, perangkat pengendali ini dilengkapi dengan jadwal yang dapat diatur melalui aplikasi Android. Berdasarkan hasil pengujian, sistem telah bekerja sesuai dengan perencanaan dan mampu mengendalikan lampu seluruhnya dengan aplikasi Android, Kontrol Rumah MQTT. Pesan “/order/(ruang)” dari aplikasi Android ke pengendali lampu ESP8266 dapat diterima dan dikirim kembali melalui “/status/(ruang)” dengan baik. Dengan menggunakan alamat MQTT broker : broker.hivemq.com, proses publish - subscribe mempunyai keberhasilan 100%. Sedangkan, pengujian jadwal lampu pada perangkat pengendali lampu dapat bekerja dengan benar sesuai jadwal yang diberikan.
Arsyad Ramadhan Darlis, Dean Adrian
TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Volume 22, pp 34-44; doi:10.24912/tesla.v22i1.7770

Abstract:
The people with visual impairment have problems in mobility and orientation, especially in the outdoor environment. Recently, traffic lights systems, which is a facility where someone crosses do not support visually implaired people so they still need help from others in crossing the road. In this study, a system that integrates traffic lights is implemented using Visible Light Communication (VLC) technology, where the VLC transmitter is mounted on a traffic light, and the VLC receiver is installed as a wearable device that can be used with the audio information signal. The measurement is done by considering the use of color filters. The measurement results show that the transmitter system has been able to send signals with audio frequencies from 300 Hz to 4000 Hz. Besides that, receiving an information signal consisting of a audio signal from a transmitter mounted on a traffic light with a red, yellow and green color filter can be received by a VLC receiver that is placed on a visually impaired person of good quality with the signal voltage received above 4 Vpp, where the use of a yellow filter shows the best signal reception results with a voltage output of 5.00 Vpp at a frequency of 2400 Hz compared to other color filters.ABSTRAK: Penyandang tuna netra memiliki masalah dalam hal mobilitas dan orientasi, khususnya di lingkungan luar (outdoor). Pada sistem yang terdapat pada lampu lalu lintas (traffic light) yang merupakan fasilitas dimana seseorang menyebrang saat ini belum mendukung penyandang tuna netra, sehingga sampai saat ini masih membutuhkan bantuan orang lain dalam menyebrang jalan. Pada penelitian ini, sebuah sistem yang diintegrasikan pada lampu lalu lintas diimplementasikan menggunakan teknologi Visible Light Communication (VLC), dimana VLC transmitter dipasang pada lampu lalu lintas dan VLC receiver dipasang sebagai wearable device dengan sinyal informasi suara digunakan oleh penyandang tunanetra sehingga dapat menerima informasi mengenai kondisi lampu lalu lintas pada saat itu. Pengujian sistem dilakukan dengan mempertimbangkan penggunaan filter berwarna. Hasil pengukuran menunjukan bahwa sistem transmitter telah dapat mengirimkan sinyal dengan frekuensi suara dari 300 Hz sampai 4000 Hz. Disamping itu, penerimaan sinyal informasi berupa sinyal suara dari transmitter yang terpasang pada lampu lalu lintas dengan filter warna Merah, Kuning dan Hijau telah dapat diterima oleh receiver yang ditempatkan pada penyandang tuna netra dengan kualitas baik dengan tegangan sinyal yang diterima diatas 4 Vpp, dimana penggunaan filter warna kuning menunjukan hasil penerimaan sinyal yang paling baik dengan tegangan output 5,00 Vpp pada frekuensi 2400 Hz dibandingkan dibandingkan penggunaan filter warna lainnya
Bobby Demeianto, Boby Wisely Ziliwu
TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Volume 21, pp 183-192; doi:10.24912/tesla.v21i2.7227

Abstract:
Water Treatment Plant called IPA 1 located on Jl. Penjernihan II No.1 Pejompongan is one of the water installations owned by a water treatment company in DKI Jakarta that operates 24 hours non-stop to produce clean water with a capacity of 2500 liters per second (2500 lps). In a Water Treatment Installation (IPA) there is a process of processing and distributing water, to distribute water needs needed auxiliary equipment that is able to supply clean water as needed. In water supply applications at water treatment plants (IPA), the need for clean water, especially in the capital city of DKI Jakarta, is increasingly increasing, making the pump's performance even greater in its distribution so that it often ignores the amount of energy used in producing and distributing clean water. Testing a distribution pump is needed to determine the working characteristics of a pump. One of the variables tested to determine the pump's working characteristics in terms of electricity is to test the relationship between the motor rotation speed used (RPM) and the flow rate of water generated from the pump (liters / second). It can be seen that if the electric motor used to rotate the pump works in a low rotation, then the electric power used will be low and vice versa. One obstacle that may be faced when we are going to do a test to find out the motor rotation characteristics with the flow rate of water, especially in a water treatment plant in Jakarta is that the distribution of water to the public should not be interrupted when we do the testing, so the data obtained will be difficult to obtain completely, especially when the motor rotates at low speed. One approach that can be taken to look for values that are not measurable is to use polynomial regression. The purpose of this study is to look for variables that cannot be measured at the time of the test, especially the water speed rate variable at each motor rotation change which is regulated by Variable Speed Drive (VSD) on motor pumps number two, three, and four using formula obtained from the coefficients of the polynomial regression method. One formula produced by this polynomial regression is Q = 0.0005 N2 - 0.2231 N - 14.101, with an R2 value of 99.79%, where Q is the water flow rate (liters / second) and N is the motor rotation speed (RPM) ).ABSTRAKInstalasi Pengolahan Air IPA 1 yang berlokasi di Jl. Penjernihan II No.1 Pejompongan merupakan salah satu instalasi air yang dimiliki sebuah perusahaan pengolahan air di DKI Jakarta yang beroperasi selama 24 jam non stop untuk menghasilkan air bersih dengan kapasitas 2500 liter per detik (2500 lps). Pada suatu Instalasi Pengolahan Air ( IPA ) terdapat proses pengolahan dan pendistribusian air, untuk mendistribusikan kebutuhan air dibutuhkan peralatan bantu yang mampu menyuplai air bersih sesuai dengan yang dibutuhkan. Dalam aplikasi penyuplaian air pada instalasi pengolahan air (IPA), kebutuhan air bersih khususnya di daerah ibu kota DKI Jakarta semakin lama semakin meningkat membuat kinerja pompa semakin besar dalam pendistribusiannya sehingga sering mengabaikan besarnya energi yang di pakai dalam menghasilkan dan mendistribusikan air bersih. Pengujian suatu pompa distribusi diperlukan untuk mengetahui karakteristik kerja dari suatu pompa tersebut. Salah satu variable yang diuji untuk mengetahui karakteristik kerja pompa tersebut dalam hal kelistrikannya adalah dengan menguji karakteristik hubungan kecepatan putaran motor yang digunakan ( RPM ) dengan laju aliran air yang dihasilkan dari pompa tersebut ( liter / detik ). Dapat diketahui bahwa apabila motor listrik yang dipakai untuk memutar pompa bekerja dalam putaran yang rendah, maka daya listrik yang dipakai pun akan rendah begitu pula sebaliknya. Salah satu kendala yang mungkin dihadapi pada saat kita akan melakukan pengujian untuk mengetahui karakteristik putaran motor dengan laju aliran air khususnya pada suatu instalasi pengolahan air di Jakarta adalah distribusi air kepada masyarakat tidak boleh terganggu pada saat kita melakukan pengujian, sehingga data yang diperoleh akan sulit didapatkan secara lengkap khususnya pada saat motor berputar pada putaran rendah. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk mencari nilai-nilai yang tidak terukur tersebut adalah dengan menggunakan regresi polynomial. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari variable-variabel yang tidak dapat terukur pada saat dilakukannya pengujian, khususnya variabel laju kecepatan air pada setiap perubahan putaran motor yang diatur oleh Variable Speed Drive ( VSD ) pada motor-pompa nomor dua, tiga, dan empat dengan menggunakan rumus yang didapatkan dari koefisien-koefisien metode regresi polynomial. Salah satu rumus yang dihasilkan dengan regresi polynomial ini adalah Q = 0.0005 N2 – 0.2231 N – 14.101, dengan nilai R2 sebesar 99,79 %, dimana variable Q merupakan laju aliran air ( liter / detik ) dan variable N merupakan kecepatan putaran motor ( RPM ).
Michael Albertus, Muliady Muliady
TESLA: Jurnal Teknik Elektro, Volume 21, pp 170-182; doi:10.24912/tesla.v21i2.7189

Abstract:
Air conditioner control using speech recognition is made to help people with disabilities that unable to operate remote control physically but have verbal abilities. Verbal control allows disabled people adjust temperatures and fan speed. Speech received by Respeaker 2-mics Pi HAT module, converted into wav, processed by Google Assistant API with Natural Language Processing algorithm by categorizing words into their types, subject, predicate, object, and description to facilitate Google Assistant API. Words matched with command in command text database Raspberry Pi 3 to enable local commands modulates signal in form of space-coded signal on GPIO, transmitted through infrared transmitter to control the Air Conditioner. Infrared database obtained by receiving infrared signal through infrared receiver that have been coded by LIRC into pulse space, calling function is created, compared in command text database.The infrared light distance from the infrared transmitter can be sent to air conditioner up to 600 cm with β NPN 2N2222A transistor worth 257, Resistor base value is 1500 Ohm, and Resistor collector value is 6.2 Ohm. Speech to text experiments with background sound intensity 35-40 dB, respondent’s sound intensity 50-70dB, and the respondent’s distance to the microphone 40-50 cm. System can recognize respondent’s speeches with success rate above 50%. The word “High” in fan speed speech experiments cannot be detected by the system, so it is necessary to add other word to be recognized. The system can receive Google Translate speech and only got one failure.ABSTRAK:Perangkat elektronik air conditioner dengan pengendalian pengenalan ucapan untuk membantu penyandang tunadaksa yang tidak mampu mengendalikan remote secara fisik tetapi memiliki kemampuan verbal. Pengendalian dengan cara verbal memungkinkan penyandang tunadaksa untuk mengubah suhu dan mengatur fan speed air conditioner. Ucapan diterima modul Respeaker 2-mics Pi HAT dikonversi menjadi format wav kemudian diolah oleh Google Assistant API dengan algoritma Natural Language Processing yaitu mengategorikan kata menjadi jenisnya, subjek, predikat, objek, dan keterangannya untuk mempermudah pencarian pada kamus Google Assistant API. Kata tersebut dibandingkan dengan perintah ucapan pada commandtextdatabaseRaspberry Pi 3 yang mengaktifkan local command dan memodulasi sinyal space-coded signal pada GPIO, ditransmisikan melalui infrared transmitter untuk mengatur air conditioner. Infrareddatabase diperoleh melalui penerimaan cahaya infrared dan dikodekan menjadi pulse space oleh software LIRC menjadi fungsi pemanggilan, dipasangkan dengan perintah ucapan commandtextdatabase. Jarak cahaya infrared dari infrared transmitter dapat dikirimkan ke air conditioner hingga sejauh 600 cm dengan transistor NPN 2N2222A bernilai 257, nilai Resistor base sebesar 1500 Ohm, dan nilai Resistor collector sebesar 6,2 Ohm. Uji cobaspeech to text dengan kondisi intensitas background sound 35-40 dB, intensitas suara responden 50-70 dB, dan jarak responden ke microphone 40-50 cm. Sistem yang direalisasi mampu mengenali ucapan yang diberikan responden dengan keberhasilan di atas 50%. Ucapan “High” pada pengujian ucapan fan speed tidak dapat dideteksi oleh sistem, oleh karena itu perlu ditambahkan ucapan suhu agar ucapan dikenal. Sistem mampu menerima ucapan Google Translate dan hanya mendapatkan satu kali kegagalan deteksi ucapan
Page of 7
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top