Refine Search

New Search

Results in Journal JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH: 38

(searched for: journal_id:(4300136))
Page of 1
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 2, pp 14-28; https://doi.org/10.26618/j-hes.v2i1.1353

Abstract:
AbstrakTulisan ini menggunakan metode diskripsi kualitatif, mencoba untuk mendiskripsikan tujuan umum dari muamalah yaitu untuk mencapai banyak kemashlahatan dan meminimalkan kemudharatan, dengan menggunakan prinsip prinsip tauhid, khilafah, keadilan. Dengan dasar setiap muamalah adalah boleh kecuali ada dalil yang mengharamkannya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua prinsip atau asas dalam muamalah yakni prinsip umum dan prinsip khusus. Dalam prinsip umum terdapat empat hal yang utama, yakni; 1) setiap muamalah pada dasarnya adalah mubah kecuali ada dalil yang mengharamkannya; 2) mendatangkan kemaslahatan dan menolak kemudharatan; 3) keseimbangan antara yang transendent dan immanent; 4) keadilan dengan mengenyampingkan kezaliman. Sementara itu prinsip khusus memiliki dua turunan yakni yang diperintahkan dan yang dilarang. Adapun yang diperintahkan terdapat tiga prinsip, yakni; 1) objek transaksi haruslah yang halal; 2) adanya kerihdaan semua pihak terkait; 3) pengelolaan asset yang amanah dan jujur. Sedangkan yang dilarang terdapat beberapa prinsip juga: 1) riba 2) gharar; 3) tadlis; 4) berakad dengan orang-orang yang tidak cakap hukum seperti orang gila, anak kecil, terpaksa, dan lain sebagainya. Kata Kunci: Mashlahah, Mudharat, Prinsip, dan Ekonomi Islam AbstractThis paper uses a qualitative description method, trying to describe the general purpose of muamalah that is to achieve many kemashlahatan and minimize kemudharatan, using principles of monotheism, khilafah, justice. On the basis of every muamalah is allowed unless there is a proposition that forbid it.The results showed that there are two principles or principles in muamalah namely general principles and special principles. In the general principle there are four main things, namely; 1) every muamalah is essentially a mubah unless there is a proposition that forbids it; 2) to bring benefit and to reject kemudharatan; 3) the balance between the transcendent and the immanent; 4) justice to the exclusion of injustice. In the meantime the special principle has two derivatives of which are commanded and which are forbidden. As for what is ordered there are three principles, namely; 1) the transaction object must be lawful; 2) the existence of kerihdaan all related parties; 3) safe and honest asset management. While the prohibited there are several principles as well: 1) usury 2) Gharar; 3) tadlis; 4) commit with people who are not lawful like crazy, child, forced, and so forth.Keywords: Mashlahah, Mudharat, Principles, and Islamic Economics
Massiare Massiare
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 210-222; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i2.1654

Abstract:
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di Pengadilan Tinggi Agama Makassar. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui Bagamana Putusan Pengadilan Terhadap Warisan. Dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel, yaitu X1 Putusan Pengadilan Agama, Y1 Penbagian Warisan dan Y2 kesejahteraan keluarga.Total sampling dalam penelitian ini berjumlah 66 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner atau angket. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah jumlah yang perna banding di Pengadilan Tinggi Agama sebanyak 200 orang, dengan menggunakan rumus Slovin maka menghasilkan sampel sebanyak 66 sampel. Selanjutnya, data yang diperoleh melalui instrument tersebut kemudian diolah melalui analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Partial Least Square (PLS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa margin Putusan Pengadilan Agama, Pembagian Warisan dan kesejahteraan keluarga berpegaruh positif dan signifikan dari hasil analisis inferensial yang menggunakan uji t dengan rumus regresi linear berganda menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari pada nilai t tabel.Kata kunci: Putusan Pengadilan Agama, Pembagian Warisan dan Kesejahteraan Keluarga
Herawati Herawati, Agussalim Harrang
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 2, pp 55-68; https://doi.org/10.26618/j-hes.v2i1.1388

Abstract:
AbstrakJenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di. Pegadaian (Persero) syariah cabang syariah hasanuddin makassar Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui PT. Pegadaian syariah terhadap peningkatan kinerja sudah sesuai dengan aturan islam atau tidak di Pegadaian (persero) syariah cabang syariah hasanuddin makassar Dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel, yaitu X1 pegadaian syariah, X2 peningkatan kinerja, dan X3 pendapatanPengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner atau angket. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah jumlah para karyawan pegadaian syariah cabang hasanuddin Makassar sebanyak 75 orang, dengan menggunakan rumus Sloving maka menghasilkan sampel sebanyak 75 sampel. Selanjutnya, data yang diperoleh melalui instrument tersebut kemudian diolah melalui analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Partial Least Square (PLS Smart Least ).Hasil penelitian menunjukkan bahwa margin pegadaian syariah, peningkatan kinerja, pendapatan berpegaruh positif dan signifikan dari hasil analisis inferensial yang menggunakan uji t dengan rumus regresi linear berganda menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari pada nilai t tabel.Kata Kunci: Pegadaian syariah, Kinerja karyawan, pendapatan. AbstractThis type of research is a quantitative research conducted in. Pegadaian (Persero) syariah sharia branch hasanuddin makassar This research includes quantitative research that aims to find out PT. Sharia pawnshops on performance improvement is in accordance with Islamic rules or not in Pegadaian (persero) syariah sharia branch hasanuddin makassar In this study consists of three variables, namely X1 pawnshare, X2 performance improvement, and X3 revenueData collection is done by distributing questionnaires or questionnaires. As for the population in this study is the number of employees pawnshare Makassar branch hasanuddin as many as 75 people, using the formula of Sloving then produce a sample of 75 samples. Furthermore, the data obtained through the instrument is then processed through multiple linear regression analysis with the help of Partial Least Square (PLS Smart Least) application.The results showed that margin pawnshare, performance improvement, earnings positively and significantly from the results of inferential analysis using t test with multiple linear regression formula shows that the value of t arithmetic greater than the value of t table.Keywords: Sharia pawnshops, Employee performance, income.
, Siradjuddin Siradjuddin, Syahruddin Syahruddin
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 2, pp 29-42; https://doi.org/10.26618/j-hes.v2i1.1390

Abstract:
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguraikan konsep CSR dalam perspektif ekonomi Islam dan kedudukannya pada perbankbankan syariah serta mengetahui kendala dan upaya dalam pelaksanaanya.Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan jenis field research dengan menggunakan pendekatan teologi normatif dan sosial ekonomi.CSR dalam ekonomi Islam aberpegang pada beberapa prinsip yaitu prinsip Tauhid, Khalifah, Keadilan, Ukhuwah dan Mewujudkan maslahah. Berangkat dari prinsip-prinsip tersebut maka kemudian muncul beberapa kriteria yang dapat dijadikan indikator bagi bank syariah dalam pelaksanaan CSR-nya. Kriteria tersebut adalah kriteria kepatuhan syariah, keadilan dan kesetaraan, bertanggung jawab dalam bekerja, jaminan kesejahteraan, jaminan kelestarian alam dan bantuan sosial.Berdasarkan hasil analisa laporan tahunan serta laporan keberlanjutan, penulis menemukan bahwa tidak semua kriteria CSR bank syraiah diungkapkan oleh ketiga bank yang diteliti. Ada beberapa poin kriteria CSR bank syariah yang belum disajikan seperti kurangnya program yang berkaitan dengan pelestarian alam, penggunaan pendapatan non halal untuk CSR, distribusi program yang belum merata, penentuan sasaran kegiatan CSR, kurangnya kemitraan, sosialisasi kegiatan dan pemahaman mengenai pelaksanaan, evaluasi di lapangan serta keberlanjutan program. Kriteria CSR pada bank Syariah merupakan suatu tawaran kepada bank-bank syariah dalam melaksanakan program-program CSR-nya agar bersesuaian dengan prinsip-prinsip dalam ekonomi Islam.Kata kunci: CSR, Ekonomi Islam, Bank SyariahAbstractThis study aims to describe the concept of CSR in the perspective of Islamic economics and its position on Islamic banking and know the constraints and efforts in the implementation. This research uses a qualitative paradigm with field research type using the normative and socio-economic theology approach.CSR in Islamic economics aberpegang on some principles that is the principle of Tawheed, Caliph, Justice, Ukhuwah and realize maslahah. Departing from these principles then then appears some criteria that can be used as an indicator for sharia banks in the implementation of its CSR. These criteria are the criteria of Shariah compliance, justice and equality, responsible for work, welfare, sustainability and social assistance.Based on the results of annual report analysis and sustainability report, the authors found that not all CSR bank syraiah criteria were disclosed by the three banks studied. There are several criteria of CSR syariah banks that have not been presented such as lack of programs related to nature conservation, non-halal income usage for CSR, uneven distribution of programs, targeting of CSR activities, lack of partnerships, socialization of activities and understanding of implementation, on-site evaluation as well as program sustainability. The CSR criteria on Sharia banks is an offer to sharia banks in implementing their CSR programs to conform to principles in Islamic economics.Keywords: CSR, Syariah Banking, Islamic Economics.
Ahmad Abdullah
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 3, pp 40-52; https://doi.org/10.26618/j-hes.v3i1.2122

Abstract:
Tujuan penulisan ini untuk mengungkap sistem perkreditan yang ada dan berlaku saat ini. Metode yang digunakan yaitu pengkajian terhadap Al-Qur’an dan Hadis tentang riba beserta teori-teori pelarangannya. Melalui pengkajian tersebut, praktik perekonomian yang sesuai syari’at secara konsep dapat dirumuskan, khusunya dalam pembiayaan dengan sistem jual-beli. Hasil dari pembahasan ini menunjukkan bahwa hukum dasar dari jual-beli secara kredit dibolehkan. Syaikh Ibnu Utsaimin Berkata: Menjual dengan kredit artinya bahwa sesorang Menjual sesuatu (barang) dengan harga tangguh yang di lunasi secara berjangka hukum aslinya adalah di bolehkan berdasarkan firman Allah QS. Al-Baqarah: 282. Demikian pula Nabi Muhammad Saw. membolehkan jual beli as-Salam, yaitu membeli secara kredit terhadap barang yang dijual.
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 2, pp 135-144; https://doi.org/10.26618/j-hes.v2i2.1621

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang memengaruhi biaya usahatani padi di Kelurahan Wala Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini terdiri dari satu variabel terikat yaitu biaya (Y) dengan variabel bebas yaitu biaya pupuk (X1), upah tenaga kerja (X2), biaya bibit, (X3), biaya pestisida (X4) dan produksi padi (X5). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani padi yang ada di Kelurahan Wala Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang yang berjumlah 600 orang kemudian dari jumlah tersebut ditarik sampel 10 % sehingga diperoleh 60 orang responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, wawancara dan angket. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis fungsi biaya coob- douglas, pengujian hipotesis dengan uji f dan uji t, dan pengukuran ketetapan model. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Faktor- faktor yang berpengaruh signifikan secara positif terhadap biaya ushatani padi di Kelurahan Wala Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang yaitu biaya pupuk, upah tenaga kerja, biaya bibit dan biaya pestisida. Sedangkan faktor yang berpengaruh signifikan secara negatif terhadap biaya usahatani padi di Kelurahan Wala Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang yaitu produksi padi.Kata Kunci : Biaya, upah tenaga kerja, biaya bibit, biaya pestisida, dan produksi padi.
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 2, pp 1-13; https://doi.org/10.26618/j-hes.v2i1.1392

Abstract:
AbstrakJenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di PT. Bank Sulselbar Syariah. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelayanan pembiayaan Murabahah terhadap tingkat kepuasan nasabah pada PT. Bank Sulselbar Syriah Cabang Makassar. Dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel, yaitu PT. Bank Sulselbar sebagai X1, pelayanan pembiayaan Murabahah sebagai X2, dan tingkat kepuasan nasabah sebagai Y.Total Sampling dalam penelitian ini berjumlah 75 orang. Untuk gambaran pemgaruh pelayanan pembiayaan Murabahah, peneliti menggunakan lembar observasi dan wawancara bebas dan angket pada nasabah dan karyawan PT. Bank Sulselbar Cabang Makassar. Selanjutnya, data yang diperoleh melalui instrument tersebut kemudian diolah dengan bantuan aplikasi Partial Least Square (PLS) 2.0Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis yang menggunakan uji t menunjukkan bahwa nilai thitung lebih kecil dari pada nilai ttable sehingga Ho diterima dan Ha diterima. Artinya pelayanan pembiayaan murabahah berpengaruh terhadap tingkat kepuasan nasabah pada PT. Bank Sulselbar Syariah Makassar.Kata Kunci: Kebijakan, Pelayanan, Pembiayaan Murabahah, Kepuasan NasabahAbstractThis type of research is a quantitative research conducted at Bank Sulselbar Ltd.Company Makassar Sharia Branch. This research includes quantitative research that aims to determine the effect of Murabahah financing services on the level of customer satisfaction at Bank Sulselbar Ltd.Company Makassar Sharia Branch Office. In this study consists of three variables, namely Ltd.Company Bank Sulselbar as X1, Murabahah financing service as X2, and customer satisfaction level as Y.Total Sampling in this research amounted to 75 people. To illustrate the influence of Murabahah financing service, the researcher uses observation sheets and free interviews and questionnaires to customers and employees of Bank Sulselbar Ltd.Company Makassar Sharia Branch Office. Furthermore, the data obtained through the instrument is then processed with the help of Partial Least Square (PLS) 2.0 applicationThe results showed that the results of analysis using t test showed that the value of tarithmetic smaller than the value of ttable so H0 accepted and Ha accepted. It means service murabahah financing affects the level of customer satisfaction at Ltd.Company Bank Sulselbar Makassar.Keywords: Murabaha service, customer satisfaction
Muhammad Ardian
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 135-146; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i2.1655

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Studi Pengelolaan Zakat Profesi Pada Badan Amil Zakat Makassar. Penelitian ini merupakan upaya untuk mengetahui tentang Studi Pengelolaan Zakat Profesi Pada Badan Amil Zakat Makassar.. Fokus penelitian yang ingin dijawab melalui penelitian ini adalah (1) Bagaimana sistem pengelolaan zakat profesi di Badan Amil Zakat Makassar?, (2)Bagaimana Hukum Zakat Profesi?,(3) Bagaimana Pemenafaatan dana zakat ?. Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan teknik data melalui observasi, wawancara, kusioner dan dokumentasi. Metode analisis datanya menggunakan teknik analisis Kuantitatif dengan menggunakan Program Smart PLS.Kesimpulan yang dihasilkan pada penelitian ini adalah pengambilan zakat profesi di Badan Amil Zakat Makassar dari UPZ di setiap bulannya. Kemudian dana yang diserahkan kepada BAZ dan didistribusikan sesuai dengan program-program yang sudah ada. Program diantaranya, Pembinaan Agama,Pelatiahan sholat jenazah, bantuan kepada guru TK/TPA, bantuan muallaf, pelayanan pendidikan/ Beasiswa, bantuan kesehatan, dan bantuan sosial. bantuan tersebut yang masuk tujuannya untuk peningkatan mutu.Kata Kunci: Pengelolaan, Zakat Profesi
Kartini Muslimin
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 40-49; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i1.1634

Abstract:
Kapitalisme berarti penggunaan kekayaan untuk menciptakan kekayaan yang lebih besar. Konsep kapitalisme melebar ke dalam berbagai varian, dari kapitalisme murni pasar bebas hingga kapitalisme yang di dalamnya melibatkan campur tangan negara. Secara umum, dalam sebuah sistem ekonomi kapitalis akan menuntun manusia pada sistem hukum rimba: karena kapitalisme sangat menekankan kekuatan rmdal dan alat produksi dalam upayanya survive. Realitas tersebut akan membuat masyarakat proletar akan "survive' pula dengan status sosialnya yang tidak akan pernah naik kelas, karena untuk selamanya akan berperan sebagai "babu" ataupun pelaku ekonomi kelas kacangan.Dampaknya di era pasar bebas akan semakin memberikan peran yang cukup besar kepada kelompok kapitalis dengan ekspansi pasarnya pada semua level masyarakat, bahkan kehadiran Alfa mart, Alfa Midi dan Indomaret sudah "merampok pangsa pasar atau lahan masyarakat bavah dengan segala fasilitas yang diberikan oleh kekuatan kapitalis, dan hampir semua produk home industri di Indonesia sudah tergeser oleh mainan yang murah dengan ragam mtif yang semakin memperkokoh eksistensinya.Kata Kunci: Kapitalisme, pasar bebas dan ekonomi
Kristianto Dwi Estijayandono
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 3, pp 53-68; https://doi.org/10.26618/j-hes.v3i1.2125

Abstract:
Pokok masalah penelitian ini adalah bagaimana pelaku jual beli online menerapkan etika bisnis dalam bertransaksi jual beli di Tokopedia.com. Adapun narasumber penelitian ini adalah 2 orang penjual di Tokopedia.com memiliki rating/penilaian toko sebanyak 4,5 bintang. Sedangkan narasumber selaku pembeli adalah 2 orang yang melakukan pembelian di Tokopedia.com lebih dari 2 kali sebulan. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dan hasil observasi. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis dalam Tokopedia.com sejalan dengan etika bisnis Islam. Implikasi dari penelitan ini memberikan masukan dalam upaya meningkatkan penerapan etika bisnis.
Mulyani Toyo
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 3, pp 69-83; https://doi.org/10.26618/j-hes.v3i1.2117

Abstract:
Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui Baggaimana Tanggapan tentang Labelisasi Halal di benak masyarakat dan dan memilih produk Makanan syar’ih dalam keputusan Pembelian. Penelitian ini terdiri dari tiga variabel, yaitu Labelisasi Halal, Perilaku Konsumen, dan Produk Makanan Syar’ih.Pengambilan sample dalam penelitian ini berjumlah 66 orang, peneliti menggunakan skala kepribadian, lembar observasi berupa Pengisian angket oleh konsumen. Selanjutnya, data yang diperoleh melalui instrument tersebut kemudian diolah melalui analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Partial Least Square (PLS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis inferensial yang menggunakan uji t dengan rumus regresi linear berganda menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari pada nilai t table sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya Pengaruh Labelisasi Halal terhadap perilaku konsumen memilih produk makanan Syar’ih sangat berpengaruh pada Masyarakat diKec. Tamalate Makassar (studi kasus kelurahan Mangasa). Berdasarkan uraian kesimpulan tersebut, sebagai bentuk implikasi dari penelitian ini diharapkan agar Masyarakat lebih memperhatikan lagi label halal pada produk makanan pada saat keputusan pembelian.Kata Kunci: Labelisasi Halal, Produk Makanan Syar’ih, Keputusan Pembelian
Nurhayati Nurhayati
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 3, pp 01-11; https://doi.org/10.26618/j-hes.v3i1.2118

Abstract:
Penelitian ini membahas tentang hukum Islam ekonomi yang mana sekarang ini pertumbuhan ekonomi sudah sangat berkembang sesuai dengan era sekarang ini, sehingga masyarakat pun merasa kesulitan dalam penyelesaian permasalahan antara ekonomi Islam klasik dengan ekonomi konvensional. Dalam penulisan ini penulis membatasi dua pokok masalah pertama: Bagaimanakah cara penyelesaian masalah ekonomi tradisi Islam klasik?, dan kedua bagaimana penyelesain ekonomi syariah dalam hukum positif Indonesia?. Tujuan penulisan ini untuk dapat membedakan cara penyelesaian masalah ekonomi dengan menggunkan tradisi klasik dan hukum positif Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah library reasearch dengan menggunkan dua pendekatan yaitu pendekatan normatif dan yuridis. Dan hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) Bahwa dalam menyelesaikan permasalah Sengketa Ekonomi Syari’ah Berdasarkan Tradisi Islam Klasik dapat ditempuh dengan cara yaitu Al Sulh (Perdamaian),Tahkim (artbitrase) dan Wilayat al Qadha (Kekuasaan Kehakiman) (2) Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Berdasarkan Tradisi Hukum Positif Indonesia dapat di tempuh dengan cara: Perdamaian dan Alternatif Penyelesaian Sengketa (ADR) dan Arbitrase (Tahkim)
Utia Khasanah
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 3, pp 12-26; https://doi.org/10.26618/j-hes.v3i1.2119

Abstract:
Kebutuhan hidup manusia semakin meningkat seiring dengan semakin modernnya jaman. Hal tersebut menjadi permasalahan bagi sebagian masyarakat nelayan dengan penghasilan yang tak menentu. Sehingga keluarlah ide menjalankan usaha lain sebagai pedagang eceran. Namun terkendala tidak adanya modal yang kemudian menjadi peluang bagi rentenir untuk menjalankan bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak praktik rentenir terhadap kesejahteraan pedagang eceran ditinjau menurut prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan paradigma kritis. Sumber data penelitian ialah hasil wawancara terhadap rentenir dan pedagang eceran, serta data tertulis dari kantor Kelurahan Barrang Caddi Kecamatan Sangkarrang Kota Makassar dan studi kepustakaan yang relevan. Pengujian keabsahan data menggunakan uji kredibilitas data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik rentenir telah ada sejak tahun 2013 dikarenakan kebutuhan modal dan tidak adanya lembaga keuangan formal dengan proses utang piutang yang mudah dan pembayarannya menggunakan sistem cicil per hari. Praktik rentenir tidak mampu mensejahterakan pedagang eceran, hal ini dikarenakan pinjaman modal dari rentenir hanya mampu membantu pedagang eceran dalam memenuhi kebutuhan materialnya, namun tidak pada kebutuhan spiritual. Selain itu praktik riba yang dilakukan rentenir tidak sesuai dengan prinsip ekonomi Islam yaitu prinsip keadilan, prinsip ta’awun dan prinsip maslahat.
Erty Rospyana Rufaida
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 3, pp 27-39; https://doi.org/10.26618/j-hes.v3i1.2121

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode pengakuan pendapatan bagi hasil yang dilakukan pada PT. Bank Sulselbar Syariah Cabang Makassar telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Syariah dengan cara membandingkan pengakuan pendapatan bagi hasil transaksi mudharabah yang dilakukan oleh PT. Bank Sulselbar Syariah Cabang makassar dengan standar akuntansi keuangan syariah No 105 Tahun 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancaradan dokumentasi, dan metode analisis yang digunakan adalah deskriptif.Berdasarkan hasil analisis mengenai metode pengakuan pendapatan bagi hasil untuk transaksi mudhararabah yang dilakukan oleh PT. Bank Sulselbar Syariah Cabang Makassar menunjukkan bahwa metode pengakuan pendapatan bagi hasil berdasarkan gross profit atau revenue sharing. Dari hasil analisis mengenai pengakuan pendapatan bagi hasil yang dilakukan oleh PT. Bank Sulselbar Syariah Cabang Makassar menunjukkan bahwa metode pengakuan pendapatan bagi hasil yang dilakukan telah sesuai dengan standar akuntansi keuangan syariah. Alasannya karena PT. Bank Sulselbar Syariah Cabang Makassar telah menerapkan salah satu metode pengakuan yang telah diatur dalam standar akuntansi keuangan syariah No 105 Tahun 2017.
Musfira Akbar
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 2, pp 110-123; https://doi.org/10.26618/j-hes.v2i2.1619

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan zakat profesi Aparat Sipil Negara pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan pendekatan normatif dan pendekatan sosial keagamaan. Sumber data penelitian adalah baznas kabupaten dan wawancara dengan mustahik dan muzakki, dan pengelola/amil zakat. Hasil Penelitian ini menemukan bahwa pengelolaan zakat di Badan Amil Zakat Kabupaten Maros belum berjalan secara maksimal disebabkan masih banyak muzakki khususnya para Aparat Sipil Negara Kabupaten Maros belum melaksankan kewajibannya membayar zakat. Zakat profesi ASN di Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Maros belum efektif. Hal ini disebabkan karna minimnya kesadaran dan pengetahuan para Aparat Sipil Negara tentang sistem pengeluaran zakat profesi. Meskipun setiap tahunnya muzakki mengalami peningkatan tetapi belum maksimal. Pemerintah dapat berperan aktif dengan menyempurnakan peraturan daerah dan perundang-undangan yang ada dan ASN sadar akan kewajiban zakat profesi. Lembaga pengelola wajib bersifat transparan, profesional, dan ankuntabel demi mewujudkan maros sejahtera.Kata Kunci : Pengelolaan, zakat profesi
Nurhayati Nurhayati
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 2, pp 124-134; https://doi.org/10.26618/j-hes.v2i2.1620

Abstract:
Penelitian ini membahas tentang memahami konsep syariah, fikih, hukum, dan ushul fikih karena sekarang masyarakat sulit membedakan kata syariah, hukum, fikih dan ushul fikih,Penelitian ini dibatasi dua pokok permasalahan, yaitu: Sejauh mana pengertian dari syari’ah, fikih, hukum, dan ushul fikih bagi? dan bagaimana perbedaan antara syari’ah dengan fikih? Tujuan penelitian ini untuk membedakan arti syariah, fikih, hukum, dan ushul fikih. Jenis penelitian yang digunakan adalah hukum normatif dan pendekatan syar’i yang bercorak kepustakaan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) yang dimaksud dengan syariat, adalah merupakan jalan hidup muslim, ketetapan-ketetapan Allah dan ketentuan Rasul-Nya. Hukum adalah peraturan-peraturan yang mengatur tingkah laku manusia dalam suatu masyarakat, peraturan atau norma itu berupa kenyataan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Ushul fiqh berarti asal-usul Fiqh. Fiqh ialah, suatu ilmu yang membicarakan berbagai ketentuan dan kaidah yang dapat digunakan dalam menggali dan merumuskan hukum syari'at Islam dari sumbernya. 2) Perbedaan syari’ah dengan fiqih .Syariah itu berasal dari Al-Qur'an dan As-sunah, Bersifat fundamental, Hukumnya bersifat Qath'i , Hukum Syariatnya hanya Satu ,Langsung dari Allah yang kini terdapat dalam Al-Qur'an. Sedangkan Fiqih itu karya manusia yang bisa berubah, bersifat fundamental, hukumnya dapat berubah, banyak ragam, berasal dari Ijtihad ahli hukum sebagai hasil pemahaman manusia yang dirumuskan oleh Mujtahid. Kata Kunci: Konsep Syariah, Fikih, Hukum
Syarifah Febriana, Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 2, pp 145-156; https://doi.org/10.26618/j-hes.v2i2.1622

Abstract:
Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat bunga berpengaruh terhadap kinerja Bank BNI Syariah Cabang Makassar dan telah sesuai dengan nilai larangan dalam Al Quran. Dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel, yaitu X1 Tingkat Bunga, X2 Nilai Larangan dalam Al Quran, dan Y Kinerja BNI Syariah.Total sampling dalam penelitian ini berjumlah 100 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner atau angket. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah jumlah nasabah dan karyawan Bank BNI Syariah Cabang Makassar sebanyak 18,250 orang, dengan menggunakan rumus Sloving maka menghasilkan sampel sebanyak 100 sampel. Selanjutnya, data yang diperoleh melalui instrumenttersebut kemudian diolah melalui analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Partial Least Square (PLS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa margin syariah, penjualan hasil pertanian, agen dan kesejahteraan keluarga petani berpegaruh positif dan signifikan dari hasil analisis inferensial yang menggunakan uji t dengan rumus regresi linear berganda menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari pada nilai t tabel.Kata Kunci: Tingkat Bunga, Nilai Larangan, Kinerja
Muchlis Mappangaja
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 111-122; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i2.2292

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara untuk meningkatkan produksi dan pendapatan petani melalui pengelolaan dan pengelohan lahan sawah irigasi sederhana di Kabupaten Gowa Sulawesi selatan. Jenis penelitian yaitu variabel kuantitatif yang digabung dengan variabel kualitatif, dengan pendekatan model PLS(Partial Least Squares),yaitu dengan peran etos kerja petani berbasis Islami(petani muslim) dapat meningkatkan produktivitas kerja petani dan akan meningkatkan produksi lahan.Hasil yang akan dicapai: Diduga produksi padi pada lahan non produktif saat sekarang(2016-2017) antara 0-3 ton/Ha/MT, dengan hasil peneltian melalui etos kerja petani diduga akan meningkatkan produksi menjadi 5 ton/ ha /musim.Hal yang sifatnya dugaan awal dianalisis dengan pendekatan hipotesis serta melakukan pengujian statistik. Kekuatan pokok yang menjadi sasaran penelitian adalah membentuk kelompok tani di lokasi sawah yang statusnya irigasi sederhana dan pada sisi lain dukungan teknik irigasi sangat menentukan, penelitian tersebut dapat diyakini akan mendorong peningkatan produksi tanaman pangan. Beberapa potensi untuk memacu kinerja petani dalam mengusahakan lahannya yang tidak produktif menjadi produktif adalah adanya, niat, akhlaq, ilmu dan pengamalan ke empat komponen dasar tersebut , merupakan kekuatan yang sangat kuat untuk melakukan perubahan khususnya pengelolaan lahan irigasi sederhana menjadi lebih produktif, dan dari empatnya yang sangat dominan adalah perilaku akhlaq yang mulia pada para petani, karena itu sasaran utama adalah melakukan perubahan karakter melalui motivasi religi. dan budaya.Kata Kunci: Etos Kerja, Petani Muslim, Produksi Padi
St. Salehah Madjid
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 10-19; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i1.1632

Abstract:
Adanya bahvasahnya bank syariah hanya nmjadi label untuk menarik simpatik zakat muslim dibidang perbankan, dan salah satu produknya yang diklaim mendomnasi dari produk lainnya,yaitu murabaha, menyebabkan kajian konsep dan implementasi akad murabahah pada perbankkan syari'ah menjadi menarik, yang mana sistem yang dipakai murabahah dalam perbankkan syari'ah polemik, yaitu murâbahah li al-âmr bi al-syżâ', yaitu transaksi jual beli di mana seorang nasabah datang kepada pihak bank untuk membelikan sebuah komoditas dengan kriteria tertentu,dan ia berjanji akan membeli kormditas/barang tersebut secara murabahah yakni sesuai harga pokok penoelian ditambah dengan tingkat keuntungan yang disepakati kedua pihak, dan nasabah akan melakukan pembayaran secara installment (cicilan berkala) sesuai dengan kemampuan finansial yang dimlikiJenis penelitiannya adalah Kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode library research, yang sering juga disebut studi pustaka, yang merupakan rangkaian kegiabn yang berkenaan dengan metode pengumputan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian.Keywords: Akad, Murabahah, Aplikasi, Bank Syari'ah.
Muh. Ishak Agus, Syahruddin Yasen
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 2, pp 69-79; https://doi.org/10.26618/j-hes.v2i1.1387

Abstract:
AbstrakMenurut kitab Undang-undang Hukum Perdata Pasal 1150, gadai adalah hak yang diperoleh seseorang yang mempunyai piutang atas suatu barang bergerak. Barang bergerak tersebut diserahkan kepada orang yang berpiutang oleh seorang yang mempunyai utang atau oleh seorang lain atas nama orang yang mempunyai utang. Dan masyarakat masih menganggap perusahaan syariah dan konvensional sama. Padahal jika dilihat dari segi operasional dan landasan hukumnya jelas berbeda yang dimana pegadaian syariah berpedoman pada Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 278 tentang larangan riba. Hal ini menunjukkan bahwa produk Ar-Rahn menjadi pilihan terbaik untuk nasabah dalam mengambil keputusan memilih produk gadai syariah atau ar-Rahn. Kata kunci : Nasabah, Produk Pegadaian syariah, Gadai Konvensional AbstractAccording to the Book of the Civil Code Article 1150, pledge is the right earned by a person who has receivables on a moving good. The moving goods are handed over to the person who is indebted by a person who has a debt or by another person on behalf of the person having the debt. And society still considers sharia and conventional companies alike. Whereas when viewed from the operational point of view and the legal basis is clearly different where the shariah pawn is guided by Al-Qur'an surah Al-Baqarah verse 278 about the prohibition of usury. This shows that the product of Ar-Rahn becomes the best choice for the customer in making decision to choose the product of pawn of shariah or ar-Rahn.Keywords: Customer, Sharia Pawn Products, Conventional Pawn
St. Salehah Madjid
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 2, pp 95-109; https://doi.org/10.26618/j-hes.v2i2.1618

Abstract:
Tujuan daripada penulisan ini untuk memahami pembiyaan bermasalah pada perbankkan syariah, beserta bagaimana cara menanganinya. Metode penulisannya yaitu kualitatif literatur, dengan mengumpulkan referensi dari literatur serta undang –undang dan peraturan pemerintah mengenai perbankkan. Dari penelusuran yang diadakan ditemukan kesimpulan. Adanya pembiayaan bermasalah pada bank syariah akan berakibat pada berkurang atau menurunnya pendapatan bank. Dari sisi nasional dapat mengurangi kontribusi bank dalam melakukan fungsi intermediarinya sehingganya tidak dapat memberikan kontribusi pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.Penanggulangan pembiayaan bermasalah dapat dilakukan melalui penyelesaian oleh bank sendiri secara bertahap dengan pendekatan persuasif. Bila tahap pertama tersebut telah dilakukan, maka dapat digunakan langkah dan tahapan berikutnya antara lain penyelesaian melalui debt collector, penyelesaian melalui Kantor Lelang, penyelesaian melalui badan peradilan (al-qadha), penyelesaian melalui badan arbitrase (tahkim) dan Penyelesaian melalui Direktorat Jenderal Piutang dan Lelang Negara (DJPLN) untuk bank-bank BUMN.Kata Kunci: Pembiayaan Bermasalahah, Bank Syariah
Siti Walidah Mustamin
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 30-39; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i1.1635

Abstract:
Kemiskinan merupakan salah satu masalah yang sangat penting untuk diberikan solusi dalam ekonomi, sehingga harus dihilangkan atau paling tidak dikurangi. Penelitian ini bertüjuan mengetahüi pengaruh belanja pemerintah, inflasi, dan investasi terhadap kemiskinan (baik secara langsung maupun tidak langsung) melalui pertumbuhan ekonomi, dan pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap terhadap kemiskinan (baik secara langsung dan tidak langsung) melalui tingkat pengangguran terbuka dan pendapatan perkapita di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, mulai 1999-2013. Peneliüan ini menggunakan data sekunder. Model analisis yang digunakan, yaitu analisis Path dengan alasan untuk menjelaskan akihat langsung dan tidak langsung seperangkat variabel sebagai variabel independen terhadap variabel lainnya yang merupakan variabel dependen yang terdapat persamaan struktural. Hasil penelitian ini menunjukan bahvva: (1) Belanja pemerintah secara langsung berpengaruh negatif terhadap kemiskinan, sedangkan pengaruh belanja pemerintah secara tidak langsung berpengaruh positif terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi; (2) Inflasi secara langsung berpengaruh negatif terhadap kemiskinan, sedangkan pengaruh inflasi secara tidak langsung berpengaruh positif terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi; (3) Investasi secara langsung tidak berpengaruh terhadap kemiskinan, sedangkan pengaruh investasi secara tidak langsung tidak berpengaruh terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi; dan (4) Pertumbuhan ekonomi secara langsung tidak berpengaruh terhadap kemiskinan, sedangkan pengaruh pertumbuhan ekonomi secara tidak langsung berpengaruh negatif terhadap kemiskinan melalui pengangguran dan pengaruh pertumbuhan ekonomi secara tidak langsung tidak berpengaruh terhadap kemiskinan melalui pendapatan perkapita.Kata Kunci: Belanja Pemerintah, Inflasi, Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan
Nurmi Nurmi
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 87-95; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i1.1639

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembiayaan Mudharabah dan Murabahah terhadap peningkatan pendapatan. Sampel yang digunakan dari data laporan laba/rugi PT. Bank Sulselbar Cabang Syariah Makassar tahun 2009 sampai dengan tahun 2013. Metode yang digunakan adalah metode Regresi Linear Berganda. Hasil stajstik menunjukkan bahwa Pembiayaan Mudharabah dan Murabahah mempengaruhi tingkat pendapatan secara sigrifikan.Kata kunci: Pembiayaan Mudharabah, Murabahah, Peningkatan Pendapatan
Jamilah Iriany Nur
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 172-184; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i2.2302

Abstract:
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di PT. Bank Sulselbar.Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bauran pemasaran jasa terhadap keputusan nasabah memilih produk Bank Syariah pada PT. Bank Sulselbar Kantor Cabang Syariah Makassar. Dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel, yaitu Bauran Pemasaran(β), PT. Bank Sulselbar Syariah(γ), dan Keputusan Nasabah (δ).Total Sampling dalam penelitian ini berjumlah 65 nasabah. Untuk gambaran Pengaruh Bauran Pemasaran Jasa Terhadap Keputusan Nasabah Memilih Produk Bank Syariah peneliti menggunakan skala kepribadian, lembar observasi dan wawancara bebas pada nasabah PT. Bank Sulselbar Kantor Cabang Syariah Makassar. Selanjutnya, data yang diperoleh melalui instrument tersebut kemudian diolah melalui analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi XLSTAT (PLS- PM) .Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis inferensial yang menggunakan uji t dengan rumus regresi linear berganda menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari pada nilai t table. Artinya bauran pemasaran jasa kurang mempengaruhi keputusan nasabah pada PT. Bank Sulselbar Kantor Cabang Syariah Makassar.Kata Kunci: Keputusan Nasabah.
Lya Noviana A. Tonra
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 74-86; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i1.1638

Abstract:
Penelitian Ini benujuan untuk menganalisis pengaruh dari variabel pendidikan dan penempatan terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Sulselbar Cab. Syariah Makassar. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sejurnlah 19 orang responden yang semuanya adalah karyawan PT. Bank Sulselbar Cab. Syariah Makassar. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda pada program SPSS versi 20. Hasil dari analisis data rænunjukkan bahwa semua hipotesis dapat dibuktikan sehingga dapat disimpulkan bahwa efektifitas kjnerja karyawan dtpengaruhl oleh pendldlkan dan penempatan. Keterbatasan penelitjan dan agenda penelitian mendatang dapat dijadikan acuan bagi para peneliti berikumya.Kata Kunci: Pendidikan, Penempatan, Kinerja Karyavan
Muhammad Ridwan
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 01-09; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i1.1631

Abstract:
Tulisan ini mengangkat wacana tentang ekonomi syariah di Indonesia dengan tiga pokok pembahasan yaitu: Pertama: Undang-undang perbankan syariah, Kedua: kewenangan peradilan mengadili sengketa ekonomi syariah, Ketiga: status non muslim berinvestasi atau nasabah di perbanakan syariah.Salah satu pioner dari berjalannya system ekonomi Islam dinegara ini dapat dilihat dari perkembangan perbankan syariah sebagai bagian dari sistem ekonomi Islam sejak tahun 1998 sampai dengan sekarang. Walaupun dibandingkan dengan negara lainnya kemunculan perbankan syariah di Indonesia agak teriambat namun perkernbangan yang didapat oleh perbankan syariah begitu signifikan.Terhadap fenomena tersebut dapat dipahami bahwa minat konsumen pada perbankan syariah belum tersosialisasi secara efektjf, termasuk produk-produk. Perbankan Syariah lahir Undang-Undang Nomor 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah yang dalam salah satu bab dan pasalnya yaitu Bab IX Pasal 55 memunculkan mekanisme penyelesaian sengketa apabila terjadi sengketa (dispute) antara pihak bank syariah dengan nasabah.Maka Pengadilan Agama berwenang mengadili,bahkan termasuk jka terjadi opsional (choiceof forum) pada peradilan mana akan menyelesaikan sengketa itu. Maka diberikan kedua belah pihak dalam menyelesaikan sengketa, sampai mahkamah konstitusi memutuskan kepada peradilan mana yang berwenang mengadili sengketa ekoruri syariah.Kebijakan perbankan syariah membuka ruang kepada nasabah nonmusüm diduga akan rtenimbulkan masalah baru dalam perbankan syariah. Perrnasalahan tersebut dapat rænjadi pintu persengketaan dalam ekonomi syariah.Hal tersebut diduga awal bahwa bagaimana mungkin seorang non muslim bertransaksi syariah sementara ræreka tidak merniliki keyakinan yang sarna kepada siapa dan dengan apa yang rnereka bertransaksi. Maka pada posisi tersebut mereka berada pada posisi kegelapan atau has being closed realitas itu tidak transparan dengan demikian satu syarat syariah tjdak terpenuhi.Kata kunci: Syariah, Peradilan Agama, Kewenangan dan Sengketa
Fakhruddin Mansyur
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 123-134; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i2.2293

Abstract:
Tujuan peneitian ini adalah untuk menggambarkan atau menjelaskan bagaimana pandangan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah tentang penerapan hukum bunga bank di sulawesi selatan. metode penelitian yang dimalai dari 1) Rancangan Penelitian, 2) Data Dan Sumber Data, 3) Teknik Pengumpulan Data, 4) Teknis Analisis Data hasil penelitian bahwa NU sulawesi selatan menggunkan bank syariah itu belum sepenuhnya dan belum ada intruksi khusus dari pusat untuk menggunakan bank syariah, hal ini berbeda dari hasil muktamar NU yang sudah jelas-jelas mengharamkan bunga bank itu artinya ini merupakan intruksi khusus kepada kader NU untuk menggunkan bank syariah. sedangkan Muhammadiyah wilayah sulawesi selatan maka disimpulkan bahwa Muhammadiyah sangat memegan teguh putusan yang telah ditetapkan dan setiap amal usaha dan orton harus mengikuti keputusan pimpinan Pusat Muhammadiyah.Kata Kunci: Bunga Bank­, NU, Muhammadiyah
Ari Kartini
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 147-160; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i2.2298

Abstract:
Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Bagaimana Studi Hukum Islam Terhadap Kontrak Perjanjian Banking card (Kasua Hasanah card Bank BNI Syariah) dengan mengetahui pelaksanaan akad sesuai dengan prinsip syariah, bagimana bentuk/mekanisme kontrak perjanjian, bagaimana persepsi nasabah terhadap hasanah card.Jenis Penelitian Yang Digunakan Penulis Adalah Kualitatif. Kualitatif yaitu menjelaskan dan menguraikan data-data yang telah dikumpulkan, Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara di lakukan pada marketing banking card khusus hasanah card, coustumer sevics, dan nasabah bank BNI Syariah cabang Makassar. Untuk menguji Keabsahan data dengan menggunakan teknik uji trianggulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kartu kredit hasanah card BNI syariah hukumnya boleh, karena dalam akad hasanah card sudah memenuhi rukun dan syarat terjadinya akad dalam Islam serta sesuai dengan prinsip syariah. Kontrak perjanjian hasanah card ada beberapa tahapan antara lain Al-Ariyah (perjanjian kredit), Al-Wakalah (perjanjian pemberian kuasa), dan Al-Kafalah (perjanjian penanggungan). Persepsi nasabah terhadapa banking card dilihat dari berbagai sisi dari pengetahuan nasabah kurang mengetahui akad-akad yang di gunakan dalam hasanah card, dari sisi Diskon dan promo kurang hal ini mengakibatkan minat nasabah terhadap produk ini tidak mengalami kenaikan signifikan, akan tetapi tidak mengurangi kenyamanan dan tingkat harga pricing yang di miliki bank BNI Syariah masih tetap kompetitif sekalipun diskon ada atau kurang, kemudian untuk pelayanan terhadap nasabah sangat baik dan tidak ada komplain nasabah terhadap fasilitas yang ada di bank BNI syariah.Kata kunci: hukum islam, kotrak perjanjian(akad), hasanah card.
Siradjuddin Siradjuddin
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 199-209; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i2.2300

Abstract:
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang di-peroleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dianalisis dengan menggunakan pola pikir deduktif. Data yang menjadi rujukan penulis adalah Data Demografi dan Monografi Kelurahan Bontomanai 2015 serta jawaban dari 10 Narasumber dari hasil wawancaralangsung dengan para pelaku Tradisi tesang tersebut yang meliputi ketua Rukun Warga, ketua Rukun Tetangga dan para Masyarakat petani lainnya yang pengambilannya di-lakukan secara acak di Kelurahan Bontomanai Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa.Hasil penelitian menunjukkan Penerapan tradisi tesang jika ditinjau dari perspektif Islam sudah sesuai dengan hokum Islam dimana ter-penuhinya Prinsip dan Asas-asas ekonomi Islam, namun belum sesuai dengan syarat-syarat ekonomi Islam dimana akad harus dilakukan secara tertulis. Faktor yang menyebabkan terjadinya tradisi tesang bagi pemilik lahan yaitu adanya pekerjaan lain, usia yang sudah tua, janda, menolong sesama (Qs. Al-Maidah ayat 2 : Dan tolong menolonglah kamu dalam me-ngerjakan kebajikan dan takwa). Sedangkan bagi petani yaitu mencari peng-hasil antam bahan dan tidak mempunyai lahan untuk digarap. Pengetahuan masyarakat petani padi di Kelurahan Bontomanai akan ekonomi Islam khususnya dibidang kerjasama lahan pertanian sangatlah minim, terlihat dari jawaban para narasumber akan kebenaran dan kondisi sebenarnya ketika penulis bertanya tentang ekonomi Islam.Kata Kunci: Bagi Hasil, Tradisi Tesang, Petani Padi
Nurmansyah Nurmansyah
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 161-171; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i2.2299

Abstract:
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di Desa Bontolempangan Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh etos kerja kelompok tani muslim terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Desa Bontolempangan Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa.Total sampling dalam penelitian ini berjumlah 130 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner atau angket. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah jumlah para petani yang tergolong dalam kelompok tani di Desa Bontolempangan Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa sebanyak 200 orang, dengan menggunakan rumus Slovin maka menghasilkan sampel sebanyak 130 sampel. Selanjutnya, data yang diperoleh melalui instrument tersebut kemudian diolah melalui analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Partial Least Square (PLS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa margin etos kerja kelompok tani muslim, peningkatan produksi dan kesejahteraan berpengaruh positif dan signifikan dari hasil analisis inferensial yang menggunakan uji t dengan rumus regresi linear berganda menunjukkan bahwa nilai thitunglebih besar dari pada nilai ttabel. Kata Kunci : Etos Kerja Kelompok Tani Muslim, Peningkatan Produksi dan Kesejahteraan
Hurriah Ali Hasan
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 50-63; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i1.1641

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan potensi keuangan mikro syariah sebagai alat dalam pengentasan kemiskinan. Bagaimanapun, kemiskinan adalah masalah umum yang dihadapi oleh semua negara di dunia. Namun upaya yang telah dilaksanakarli belum mencapai tujuan yang diharapkan; di mana angka kemiskinan masih sangat tinggi. Hal ini memerlukan perhatian lebih dari berbagai pihak, baik pemerintah dan organisasi yang berorientasi pada pembangunan untuk pengurangan kemiskinan melalui pendekatan yang efektif dan menyeluruh. Dalam perspektif Islam, kemiskinan tidak hanya dilihat dari aspek material tapi juga moral dan spiritual. Oleh karena itu, strategi pengentasan kemiskinan harus merefleksikan kedua aspek tersebut. Dapat dikatakan bahwa pendekatan syariah teîah menerapkan pendekatan moral dan spiritual terhadap masalah kemiskinan, melalui keuangan mikro syariah. Sistem keuangan mikro syariah memiliki keunggulan dibandingkan dengan keuangan mikro konvensional yang menawarkan solusi potensial untuk mengurangi kemiskinan. Prinsip dasar keuangan mikro syariah adalah penerapan nilai-nilai Islam untuk dengan pendekatan keadilan sosial bagi semua orang untuk mencapai pembangunan ekonomi melalui pembangunan kemampuan manusia pada sisi moral dan spiritual. Kedua aspek ini menekankan sisi tanggung jawab masyarakat secara komprehensif dalam pengentasan kemiskinan.Kata kunci: Islam, keuangan mikro syarilah, pengentasan kemiskinan
Jasri Jasri
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 64-73; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i1.1637

Abstract:
Studi ini bermaksud untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendapatan mergin jual beli murabahah terhadap tingkat profitabilitas dan seberapa besar pengaruh pendapatan margin jual beli murabahah tersebut terhadap profitabilitas perbankan yang menjadi objek penelitian. Sehingga dalam penelitian ini bersifat perbandingan antara profotabilitas dan sumbangsi keuntungan dari pendapatan margin jual beli murabahah. Variabel yang diteliti dibagi kedalam dua kelompok yang berkaitan, yaitu independent variables dan dependent variables. Penelitian ini nenyatakan margin keuntungan sebagai independent variables. Sedangakan dependent variables dalam penelitian ini menyataka profitabilitas sebagai dependent variables.Seluruh data primer yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui beberapa instrument berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memenuhi data yang dibutuhkan. Seluruh data yang terkumpul selanjutnya diolah dan dianalisis rnenggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini merrbuktikan bahwa margin bay al-murabahah nernberikan pengaruh terhadap tingkat profitabilitas PT. Bank Sulselbar Cabang Syariah Maksassar. Dengan tingkat persentase keuntungan yang signifikan.Kata kunci: Margin Bay al-Murabahah dan Profitabilibs
Hasanuddin Hasanuddin, Fakhruddin Mansyur, Ulil Amri, Siti Walidah Mustamin
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 2, pp 43-54; https://doi.org/10.26618/j-hes.v2i1.1391

Abstract:
AbstrakPenelitian ini mengemukakan tentang analisis kualitatif Penyaluran Kredit/Pembiayaan Bank. Dengan fokus masalah yaitu bagaimana penyaluran pembiayaan Tujuan penelitian ini adalah memperoleh data tentang bagaimana penyaluran pembiayaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan proses penyimpulan hasil penelitian dengan cara berfikir induktif, metode yang digunakan ialah metode kualitatif yaitu strategi meneliti yang lebih banyak memanfaatkan dan mengumpulkan informasi secara mendalam ter­hadap fenomena yang diteliti. Analisis ini dilakukan dengan cara menelaah dan mengkaji secara mendalam terhadap data yang didapat, sehingga diperoleh kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan dalam kajian ilmiah. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan penyaluran pembiayaan yang dilakukan sudah sesuai dengan prosuder yang ada yaitu berdasarkan peraturan dan ketentuan yang sudah di tetapkan oleh Bank yaitu setiap nasabah yang datang ke bank untuk meminta pembiayaan harus memenuhi semua persyaratan dari Bank.Kata Kunci: Penyaluran, Pembiayaa, Ekonomi Lemah AbstractThis research proposes about qualitative analysis of Credit Distributi / Bank Financing. With the focus of the problem is how the distribution of financing The purpose of this study is to obtain data on how financing disbursement. The type of this research is field research which is case study by using descriptive qualitative approach and the process of conclusion of research result with inductive way of thinking, the method used is qualitative method that is research strategy which more use and collect information deeply to phenomenon investigated. This analysis is done by reviewing and examining deeply to the data obtained, so that obtained conclusions that can be accounted for in scientific studies. Based on the results of research in the field of financing disbursement is done in accordance with the existing prosuder is based on the rules and provisions that have been set by the Bank that every customer who comes to the bank to ask for financing must meet all the requirements of the Bank.Keywords: Distribution, Financing, Weak Economic
Mutmainna Mutmainna
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 223-234; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i2.2301

Abstract:
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di Desa Buttu Batu Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui :Pengaruh Terapan Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Menumbuhkembangkan Ekonomi Keluarga Di Tinjau Dari Hukum Islam Studi Kasus Perempuan Pelaku Kegiatan Usaha Rumahan. Dalam penelitian ini terdiri dari tiga variable yaitu, Ɛ Peran Ibu, £ Hukum Islam, βEkonomi Keluarga.Total sampling dalam penelitian ini berjumlah 62 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner atau angket. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah jumlah para pekerja rumahan di Desa Buttu Batu Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang sebanyak 200 orang, dengan menggunakan rumus Sloving maka menghasilkan sampel sebanyak 62 sampel. Selanjutnya, data yang diperoleh melalui instrument tersebut kemudian diolah melalui analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Partial Least Square (PLS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa margin peran ibu rumah tangga dalam mendorong kesejahteraan keluarga, berpengaruh positif dan signifikan dari hasil analisis inferensial yang menggunakan uji t dengan rumus regresi linear berganda menunjukkan bahwa nilai thitunglebih besar dari pada nilai ttabel. Kata Kunci : Peran ibu rumah tangga dalam mendorong ekonomi keluarga
Sri Handayani
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 185-198; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i2.2304

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari variabel strategi people (karyawan bank), process (proses pelayanan), serta physical evidence (bukti fisik) terhadap peningkatan jumlah nasabah.Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 100 orang responden yang berdomisili di wilayah Makassar. Alat analisis yang dipergunakan adalah regresi linear berganda pada program SPSS.Hasil Analisis data menunjukkan bahwa semua hipotesis dapat dibuktikan sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan jumlah nasabah dipengaruhi oleh variabel strategi people(karyawan bank), process(proses), serta physical evidence(bukti fisik). Penelitian ini juga menghubungkan hasil penelitian dengan implikasi teoritis dan implikasi kebijakan bagi manajemen yang diuraikan pada bagian kesimpulan. Keterbatasan penelitian dan agenda penelitian mendatang dapat dijadikan acuan bagi para peneliti berikutnya.Kata Kunci: Customer In Service Delivery, Nasabah
Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 20-29; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i1.1633

Abstract:
Praktik muamalah pada pengelolaan lahan pertanian secara umum merupakan bentuk tolong menolong yang dianjurkan dalam agama selama kerja sama itu tidak dalam bentuk dosa maupun permusuhan dengan didasari rasa persaudaraan antara kedua belah pinak. Tujuan penelitian untuk mengetahui praktik kerja sama pengelolaan lahan pertanian di Desa Tellulimpoe sesuai dengan akad Muzara'ah dan Mukhabarah. Hasil penelitian Menurut kebiasaan warga setempat bahwa selama ini tidak ada perjanjian tertulis dalam melaksanakan praktik Massanrrai Galung yang ada hanya kesepakatan kedua belah pihak yang dilakukan secara kekeluargaanKata Kunci: Sistem Pengolahan Pertanian, Praktik Muzara'ah Dan Mukhabarah, Dan Pendapatan Masyarakat
Salvia Salvia
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 1, pp 96-109; https://doi.org/10.26618/j-hes.v1i1.1640

Abstract:
Masalah utama dalam penelitian ini yaitu membandingkan antara pendapat nahdatul ulama dan muhammadiyah dalam menentukan bunga bank Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pandangan nahdatul ulama dan muhamrrødiyah mengenai hukum bunga bank.Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kajian pustaka dan menggunakan n-etode komparasi antara nahdatul ulama dan muhammadiyah. Prosedur penelitian ini yaitu dengan mengumpulkan karya-karya dari kedua organisasi tersebut. Adapun data primernya dari Nahdatul Ulama yaitu: bahsul masa'il Nahdatul Ulama dan himpunan keputusan majlis tarjih Muhammadiyah. Data primernya diambil dari buku-buku yang dikarang oleh kedua organisasi tersebut dan juga buku-buku Iain yang dapat nendukung pendalaman dan ketajaman dalam analisin penelitianHasil penelitian ini menunjukan bahwa hukum bunga bank yaitu haram, subhat, boieh, sesuai dengan fungsi dari bank yang beroperasi. Berdasarkan hasii peneiitian diatas dapat disimpulkan bunga bank hukumnya haram, boleh,dan subhat.Kata kunci: Bunga Bank, Nahdhatul Ulama, Muhammadiyah
Syahruddin Yasen
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Volume 2, pp 80-94; https://doi.org/10.26618/j-hes.v2i2.1617

Abstract:
Indonesian Muslims in stages since the 1950s have made important changes in the economy that contains usury and has begun to change in the Islamic economy. The flow of capital and financial circulation which has been driven by conventional banking which is used to enrich one party and another party, is always faced with the flow of religious awareness of the Muslim community. The economic system used is a monopolistic economy that is involved materialistically and freedom of taste.The purpose of this study is to provide an understanding of the sharia economic economic phenomena and the freedom of people associated with sharia principles in economics and finance in Indonesia.By analyzing Islamic theories originating from the Qur'an and hadith and the opinions of experts, this paper aims to produce the internalization of values and balance in economic distribution. Basically, the basic values and balance in the economic system have not yet been implemented by islam, even though there are already laws on sharia banking, the law on zakat and the National Sharia Council. Efforts to literate the principles of Islamic economics have not yet tied the lowest level of society, have never been well thought out by Islamic religion.Keywords: al Adl, al Qisth, equality, justice, maximum satisfaction.
Page of 1
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top