Refine Search

New Search

Advanced search

Results in Journal Jurnal Medik Veteriner: 94

(searched for: journal_id:(4256058))
Page of 10
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Nofan Rickyawan, Syavira Ekhdiasmara, Yulinar Risky Karaman, Ricky Kartika, Ulvi Hudriyah
Published: 1 October 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 263-270; doi:10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.263-270

Abstract:
Seekor kura-kura Pardalis jantan, berumur sekitar 2 tahun dengan berat badan 1.65 kg memiliki gejala penurunan aktivitas, anoreksia dan tidak defekasi sejak 7 hari sebelumnya. Diagnosa yang diperoleh dari hasil anamnesa, pemeriksaan fisik dan radiografi adalah obstruksi saluran gastrointestinal karena benda asing. Coelio-plastronotomi merupakan tindakan pembedahan untuk mengakses organ di rongga coelomic dengan cara melakukan ostetomi pada plastron. Induksi anestesi menggunakan ketamine 10 mg/kg BB, medetomidine 0.3 mg/kg BB dan dilanjutkan dengan isoflurane 2% untuk tetap mempertahankan dalam kondisi teranestesi. Pemotongan plastron menggunakan gergaji besi sirkuler dengan sudut kemiringan 45o dan disertai irigasi NaCl 0.9%. Membran coelomic diinsisi dengan menghindari vena abdominalis untuk mengaskes rongga coelomic. Enterotomi dilakukan untuk mengambil benda asing yang berada di lumen kolon. Fiksasi plastron menggunakan lem epoksi dengan sebelumnya menutup fisura antar fragmen dengan selotip. Esofagostomi pemasangan selang pakan dilakukan untuk tetap dapat memberikan nutrisi, terapi cairan dan obat ketika kondisi kritis. Penggunaan penghangat selama proses anestesi, operasi dan pemulihan untuk mencegah hipotermia, mengoptimalkan kerja obat dan memaksimalkan kesembuhan luka. Enrofloxacin 5 mg/kg BB/hari, ketoprofen 2 mg/kg BB/hari, terapi cairan dan nutrisi diberikan untuk membantu pemulihan pasca operasi.
Indah Amalia Amri, Muhamad Ferian Hendrasmara, Dahliatul Qosimah, Ajeng Aeka, Nofan Rickyawan, Wawid Purwatiningsih, Fidi Nur Aini Eka Puji Dameanti
Published: 1 October 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 251-257; doi:10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.251-257

Abstract:
Perak Nitrat (AgNO3) sering dimanfaatkan di bidang kesehatan sebagai bahan antimikroba. Efek pada organisme yang terpapar perak nitrat dapat mengakibatkan adanya akumulasi toksik pada hepar. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak toksisitas perak nitrat terhadap kadar SGPT dan SGOT pada mencit Balb-c. Hewan coba yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 20 ekor mencit Balb-c dengan berat badan 25-30 gram dan umur 2-3 bulan serta masa pemberian perlakuan selama 14 hari. Perlakuan yang diberikan terdiri dari kelompok K- (tanpa induksi), P1 (100 µg/ml), P2 (200 µg/ml), P3 (300 µg/ml), P4 (400 µg/ml). Kadar SGPT dan SGOT diamati dengan menggunakan metode spektrofotometri. Data dianalisa menggunakan uji One Way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil dan kesimpulan menunjukkan induksi larutan perak nitrat pada mencit Balb-c dengan dosis P4 (400 µg/ml) dan volume induksi 0.5 ml dapat menyebabkan toksisitas pada mencit yang ditandai dengan peningkatan kadar SGPT dan SGOT.
Eunike Melanda Fransiska, Iwan Sahrial Hamid, Aditya Yudhana, Nusdianto Triakoso, Ratih Novita Praja, Faisal Fikri
Published: 26 September 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3; doi:10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.258-262

Abstract:
Ular Ptyas korros atau ular jali merupakan salah jenis ular yang ada di Indonesia.. Berbagai penyebab kepunahan adalah salah satunya masalah kesehatan seperti penyakit yang disebabkan parasit. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasi cacing yang ditemukan pada ular P. korros yang telah mati, metode identifikasi menggunaka pewarnaan carmine dan diamati dibawah mikroskop dengan perbesaran 40x dan 100x. Hasil identifikasi ditemukan cacing pita Spirometra sp. sebanyak 18 ekor di daerah subkutan dan muskulus sepanjang tubuh ular. Cacing Spirometra sp. menyebabkan penyakit spargonosis yang bersifat zoonosis atau dapat menular pada manusia.
Novia Nur Iskandari, Sri Pantja Madyawati, Prima Ayu Wibawati, Tri Wahyu Suprayogi, Ragil Angga Prastiya, Bodhi Agustono
Published: 26 September 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 196-202; doi:10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.196-202

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengencer tris kuning telur dan susu skim kuning telur terhadap persentase motilitas, viabilitas dan integritas membran plasma spermatozoa kambing Sapera. Metode penelitian dengan mengumpulkan semen, pemeriksaan kelayakan semen segar, pengenceran semen, penyimpanan suhu 5˚C dan pemeriksaan setiap 24 jam. Data diolah menggunakan anova faktorial dengan membandingkan antara dua bahan pengencer terhadap waktu pemeriksaan. Data menunjukkan tris kuning telur signifikan (p0.05) terhadap waktu pemeriksaan viabilitas dan integritas membran plasma. Disimpulkan pengencer tris kuning telur dan susu skim kuning telur berpengaruh pada persentase motilitas, viabilitas dan integritas membran plasma spermatozoa.
Khasmawati Mas'ad, Widya Paramita Lokapirnasari, Moh. Anam Al Arif, Soeharsono Soeharsono, Rochmah Kurnijasanti, Nenny Harijani
Published: 26 September 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 203-207; doi:10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.203-207

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan probiotik yang mengandung Enterobacter sp., Cellulomonas sp., Actinomyces sp., Bacillus sp., dan Lactobacillus sp. terhadap feed efficiency dan egg mass pada Ayam Petelur. Sebanyak 36 ekor ayam petelur umur 30 minggu yang terdiri dari 3 perlakuan. Perlakuan terdiri dari P0 (tanpa probiotik), P1 (probiotik 1 ml/liter), P2 (probiotik 2 ml/liter). Hasil penelitian pemberian probiotik berpengaruh (p
Rini Fajarwati, Sarmanu Sarmanu, Chairul Anwar Nidom, Sri Pantja Madyawati, Imam Mustofa, Mirni Lamid, Sri Hidanah, Widya Paramita Lokapirnasari, Tarzan Purnomo, Mohammad Sukmanadi
Published: 26 September 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 246-250; doi:10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.246-250

Abstract:
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan 20 itik Alabio betina siap bertelur dengan rentang usia 6 bulan dan untuk pemeriksaan kualitas telur untuk masing-masing kelompok 10 sampel. Pengamatan tingkat produksi telur dilakukan selama tiga bulan dengan 10 pengulangan, kualitas telur (ketebalan kulit telur, persentase kulit telur, persentase kulit telur, persentase albumin, persentase kuning telur, huagh unit, warna kuning telur, kadar protein dan lemak kandungan). Data produksi telur dan kualitas telur diuji menggunakan uji Anova. Hasil pengamatan rata-rata produksi harian telur 15.45 ± 0.12, 14.72 ± 0.10, 14.91 ± 0.09; produksi berat harian (kg/hari) 925.27 ± 7.50, 875.40 ± 6.32, 884 ± 5.03; hasil dari ketebalan kulit telur kualitas 0.33 ± 0.01, 0.33 ± 0.12, 0.33 ± 0.12; persentase kulit telur 11.32 ± 0.93, 11.28 ± 0.10, 11.36 ± 0.05; persentase albumin 55.70 ± 1.08, 56.66 ± 1.22, 56.12 ± 1.00; persen kuning telur 32.07 ± 1.24, 31.55 ± 1.48, 31.64 ± 1.20; Haugh unit 88.70 ± 6.21, 91.41 ± 6.70, 94.51 ± 5.06. Warna kuning masing-masing memiliki skor 15. Dapat disimpulkan bahwa produksi dan kualitas telur itik Alabio baik.
Alfiyan Syah, Chaerul Basri, Ardilasunu Wicaksono
Published: 26 September 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 145-153; doi:10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.145-153

Abstract:
Trypanosomiasis (Surra) merupakan salah satu penyakit yang menjadi kendala dalam pengembangan sapi potong di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Penyakit Surra menyebabkan kematian dan kerugian ekonomi yang sangat besar bagi peternak. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis data kejadian penyakit Surra dengan mengukur kecepatan distribusi, mengamati distribusi kasus dan memetakan area yang berisiko terkena penyakit Surra. Data kasus Surra digunakan pada studi ini berasal dari Dinas Peternakan Kabupaten Barru pada tahun 2015-2017. Informasi yang berkaitan dengan manajemen ternak dan cara-cara untuk mendiagnosis penyakit diperoleh dengan angket menggunakan kuesioner yang dikirim ke Dinas Peternakan Kabupaten Barru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka tertinggi penyebaran penyakit Surra adalah di Kecamatan Mallusetasi dengan rata-rata 7 kasus per 10.000 ekor per tahun. Tingginya angka kejadian ini menunjukkan perlu lebih banyak perhatian dari pemerintah daerah, seperti mengoptimalkan pengawasan lalu lintas ternak, membangun sistem pelaporan penyakit Surra untuk meningkatkan partisipasi publik dan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara teratur.
Elga Rastika Virya Nanda, Nenny Harijani, Prima Ayu Wibawati
Published: 26 September 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3; doi:10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.224-229

Abstract:
Penelitian bertujuan untuk mengetahui total bakteri susu segar kambing Jawa Randu di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi. Sampel susu segar diambil dari botol penampung susu menggunakan 10 ml pipet. Pengujian Total Plate Count dilakukan secara duplo. Hasil perhitungan menunjukkan rata-rata cemaran bakteri pada masing-masing peternakan adalah 2.5 x 105 CFU/ml, 2.2 x 105 CFU/ml, 8.3 x 105 CFU/ml dan 8.5 x 105 CFU/ml. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa total bakteri susu segar kambing Jawa Randu di Siliragung, Banyuwangi masih belum sesuai standar.
Tutik Rosita Idayati, Koesnoto Supranianondo, Sarmanu Sarmanu, Raden Tatang Santanu Adikara, Wiwik Misaco Yuniarti, Suharsono Suharsono
Published: 26 September 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 173-181; doi:10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.173-181

Abstract:
Elektroakupunktur merupakan metode modern dalam bidang akupunktur veteriner. Penerapan pada hewan dinilai efektif, ekonomis, tidak menimbulkan efek samping sehingga klien merasa puas. Kepuasan klien berdasarkan persepsi terhadap kualitas pelayanan yaitu kesesuaian antara harapan dan kenyataan yang diterima klien. Tangibel, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy merupakan lima unsur dimensi kualitas pelayanan. Jumlah responden yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu sebanyak 30 responden menggunakan layanan elektroakupunktur hewan sebanyak dua kali di klinik La Femur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan indeks kepuasan klien dan importance performance analysis. Hasil analisis data lima dimensi kualitas pelayanan elektroakupunktur hewan klinik La Femur menunjukkan nilai tangibel 0.91%, reliability 0.97%, responsiveness 0.99%, assurance 0.99% dan empathy 0.98%. Lima dimensi pelayanan elektroakupunktur hewan klinik La Femur menunjukkan nilai diatas standart.
Neneng Ismi Megawati, Yeni Dhamayanti, Muhammad Thohawi Elziyad Purnama, Soeharsono Soeharsono, Aditya Yudhana, Maya Nurwartanti Yunita
Published: 26 September 2020
Jurnal Medik Veteriner, Volume 3, pp 216-223; doi:10.20473/jmv.vol3.iss2.2020.216-223

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pertumbuhan dan osteometri serta untuk mengetahui titik osteometri tulang sayap ayam broiler strain Lohmann. Pengukuran tulang sayap dilakukan dengan mengukur panjang, lebar, keliling dan barat tulang dengan menggunakan jangka sorong dengan ketelitian 0,05 mm. Hasil penelitian pola pertumbuhan ayam broiler strain Lohmann tulang sayap pada umur 7, 21 dan 35 hari, diperoleh hasil yang signifikan (p
Page of 10
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top