Refine Search

New Search

Results in Journal Performa: Media Ilmiah Teknik Industri: 142

(searched for: journal_id:(1797797))
Page of 3
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Rini Alfatiyah, Sofian Bastuti
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 1-12; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.50455

Abstract:
Grha Permata Ibu Hospital is one of the major hospitals in Depok with adequate facilities in its services. One of the main factor in hospital services is drug serviceat the pharmacy. Often the problema in drug service is the long waiting time from drug provision, therefore this research was conducted to identify the waste that occurs in drug services in outpatient pharmacies using the Lean Hospital method by making Value Stream Mapping (VSM) and Process Activity Mapping (PAM). This research was also conducted using quantitative research method to see the optimization in the queuing system in drug services in outpatient pharmacies. Meanwhile the resulto f the observation and calculation of the queuing system in drug services at the pharmacy are that the speed of prescription arrival is 0.297 minutes, for the calculation of the speed of prscription sevice is 3.366 minute per patient, the expected waiting time in the system is 0.32 minutes per patient waiting on the queue is 0.029 minutes per patient. Base on the result of the percentage of Process Cycle Efficiency (PCE), it is known that the efficiency of activity time in drug services in outpatient pharmacies has increased 10.8% from the eclusive system. The resulto f these observations made proposal for improvement in drug services in outpatient pharmacies
Aldo Almayda Abidin, Wahyudin Wahyudin, Risma Fitriani, Fidiyya Astuti
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 52-63; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.53700

Abstract:
UMKM Anni Bakery and Cake merupakan perusahaan mikro yang bergerak di bidang industri makanan dengan memproduksi roti seperti roti tawar dan roti manis. Tentunya pada setiap tahapan proses produksi tidak menutup kemungkinan terjadi ketidaksesuaian produk yang dapat menurunkan kualitas dari produksi roti tersebut.Tujuan penelitian ini yaitu untuk meminimalisir kecacatan produk roti tawar original kupas yang dihasilkan pada UMKM Anni Bakery and Cake dengan cara melakukan analisis menggunakan metode Seven quality tools pada proses produksinya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi selama bulan Maret 2021. Hasil analisis menunjukan bahwa jenis kecacatan yang terjadi pada produk roti tawar original kupas adalah bentuk roti tidak sesuai standar, kulit roti keriput, pengupasan tidak sesuai standar, dan kulit roti berlubang. Berdasarkan keempat jenis kecacatan tersebut bahwa jenis kecacatan yang paling dominan adalah kulit roti keriput sebanyak 25 unit. Terjadinya kecacatan produk roti tawar original kupas disebabkan oleh faktor manusia, faktor metode dan faktor mesin. Upaya perbaikan yang dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya kecacatan roti tawar original kupas yaitu perekrutan tenaga kerja baru, pemberian job description sesuai dengan keahlian, pengawasan secara intens terhadap para pekerja, penambahan mesin pengovenan serta melakukan perawatan dan perbaikan pada mesin.
Lugina Lestari, Wahyudin Wahyudin
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 86-95; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.58401

Abstract:
The processing of chair products has dominated demand in Indonesia, requiring manufacturers to always be able to develop product innovations. Multifunctional chairs that can be a product renewal can be an opportunity for the market. To find out what consumers want and the feasibility of this business, a study was conducted on the design and development of multifunctional chair products based on consumer needs and the feasibility of a business that will be run in 2021-2023 in Subang district. This study aims to design and develop products in a structured manner according to the needs and expectations of consumers and to analyze the business feasibility of multifunctional chair products. The method used is quantitative, namely by using Quality Function Deployment (QFD) and business feasibility aspects with a multifunctional chair product analysis unit. The results of the approach using QFD show that there are 6 product characteristics along with 3 product dimensions for designing a multifunctional chair product with the highest absolute and relative weight owned by the dimensions of the beauty of the product. While the results obtained based on the feasibility study obtained NPV > 0, Rp. 323,684,304.9, IRR value > deposit interest of 99.4%, Net B/C value > 1 of 1.19, payback period of less than 2 years, namely 23 months and BEP of 7 units. Based on this, it is stated that the business of making multifunctional chair products is feasible, so that the business can be run.
Immaculata Diana Saraswati, Yosephine Suharyanti, Yosef Daryanto
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 74-85; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.54954

Abstract:
The survival and resilience of food sellers in Indonesia during the Covid-19 pandemic is important to be discussed. This study proposes new strategies for food sellers in Indonesia based on customer reviews before and during the pandemic, and food sellers' competition profile. Customer reviews are scraped from 20 food sellers in Java, Indonesia. A text mining is then applied, and the texts collected are classified into 11 attributes. The next process is sentiment analysis to separate the positive and the negative reviews, to be analyzed further in two types of gap analyses. The first is gap analysis between positive and negative reviews to portray the food sellers’ strengths and weaknesses. The second gap analysis identifies the gap of customer reviews before and during the pandemic to predict the change of customers’ needs. The results show that product, place, and services are always the customer’s top-of-mind attributes, no matter in normal or pandemic situations, so that food seller should always maintain those aspects. This study also identifies several new strategies related to the health protocols. Regarding to online business competition, this study observes the food sellers’ growth in online marketplace. The result shows that the growth score of food sellers increases significantly from 2 to 9 per month because of the pandemic. Thus, food sellers need to consider the opportunity for online business, while maintaining their strengths. Compared to similar studies in other countries, the findings of this study differ in terms of the dominant attributes, related to different cultures.
Fajriah Ningrum, Nora Azmi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 64-73; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.54562

Abstract:
PT. ABC merupakan perusahaan manufaktur di Tangerang dan memiliki tipe produksi make to order. Produk Bracket B6H-F194X-00 merupakan salah satu produk dengan jumlah permintaan tertinggi dan selalu diproduksi setiap bulannya. Permasalahan yang terjadi yakni target produksi tidak tercapai pada bulan September 2020 – Febuari 2021 yang disebabkan adanya waste, dampaknya perusahaan hanya dapat mengirimkan produknya sebesar 653 pcs/hari dari rata – rata target produksi sebesar 1100 pcs/hari. Tujuan penelitian ini untuk meminimasi waste pada proses produksi Bracket B6H-F194X-00 menggunakan Lean Manufacturing untuk mencapai target produksi di PT. ABC. Penelitian diawali dengan pemetaan Current State Mapping dan waste yang teridentifikasi yaitu waste waiting, unnecessary motion, transportation, overprocessing, dan defect. Pembobotan waste dilakukan menggunakan Fuzzy Analytic Hierarchy Process (Fuzzy AHP) dan didapatkan bahwa waste transportation merupakan waste dominan dengan bobot 0.3059. Bobot masing – masing waste digunakan untuk pemilihan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) dan diperoleh tools Process Activity Mapping (PAM) dengan bobot skor 7.527. Usulan perbaikan menggunakan metode 5W+1H yakni penggunaan work bench, penggabungan aktivitas transportasi dan penambahan tempat pembuang skrap piercing sementara. Hasil perbaikan kemudian digambarkan dengan PAM setelah perbaikan serta dipetakan melalui Future State Mapping diperoleh bahwa total produksi menjadi 1103 pcs/hari dan target produksi dapat tercapai.
Fidiyya Astuti, Wahyudin Wahyudin, Fahriza Nurul Azizah
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 20-31; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.52313

Abstract:
UMKM Bintang Jaya Gypsum adalah perusahaan mikro yang memproduksi furniture gypsum yang menerapkan sistem produksi make to order. Penelitian di UMKM ini bertujuan untuk menganalisis waktu dan jarak aliran proses produksi, serta pola aliran proses produksi yang dihubungkan dengan tata letak area kerja perusahaan. Analisis terhadap aliran proses produksi dilakukan dengan menggunakan peta aliran proses dan diagram aliran sehingga waktu, jarak, dan pola aliran proses produksi perusahaan dapaat diketahui. Hasil analisis menunjukkan bahwa waktu dan jarak aliran proses produksi bernilai 20.75 meter dan 103.75 detik dengan pola aliran proses yang kurang baik karena tidak searah. Usulan perbaikan terhadap tata letak dilakukan oleh peneliti terhadap perusahaan dan menghasilkan perbaikan jarak dan waktu aliran proses produksi sebesar 7.25 meter dan 33.25 detik, serta perbaikan pola aliran proses proses menjadi lebih efisien dan searah sehingga memudahkan pekerja dalam melakukan proses transportasi dalam kegiatan produksi gypsum.
Heldy Sardianto, Kiki Yulianto, Khotibul Umam
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 96-104; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.58610

Abstract:
Balai Kemasan Produk Daerah (BKPD) has implemented ISO 9001: 2015 since 2019 and received the certificate in 2020. This study aims to determine the extent to which the ISO 9001:2015 standard has been implemented at Balai Kemasan Produk Daerah  in order to improve service to consumers. The method used is a descriptive qualitative method using a gap analysis technique, which is to calculate the gap between the 10 clauses contained in ISO 9001: 2015 and the reality at Balai Kemasan. Collecting data is assisted by a checklist compiled based on 10 clauses in ISO 9001: 2015 and adapted to the quality guidelines of Balai Kemasan. Based on the results of the analysis using gap analysis, it was found that the implementation of ISO 9001: 2015 in Balai Kemasan was only 57.35%. So it can be concluded that the implementation is not as expected, improvements must be made to improve the performance of Balai Kemasan.
Muhammad Raihan Syaifudin, Fakhrina Fahma
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 40-43; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.52537

Abstract:
Label halal memiliki dampak yang positif terhadap peningkatan profit dari perusahaan dikarenakan tingkat kepercayaan konsumen yang meningkat akibat pencantuman label halal pada produk.Sebagian besar pelaku UMKM saat ini masih banyak menganggap sertifikasi Halal hanya untuk pemenuhan kewajiban dalam agama Islam, belum melihat dari peluang untuk meningatkan omzet usaha. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi manfaat dari penerapan sertifikasi halal yang dirasakan oleh UMKM Mendoan Ngapak yang bergerak di bidang industri pangan setelah memiliki sertifikasi Halal MUI dengan menggunakan porter’s value chain. Data yang dikumpulkan berupa value chain, gambaran umumUMKM, kendala, serta manfaat setelah memiliki sertifikasi Halal menggunakan kuesioner. Manfaat dari penerapan standar pada UMKM Mendoan Ngapak dapat meningkatkanpendapatan.Hal ini dikarenakan kepemilikan sertifikat halal dapat meningkatkan kepercayaan dan minat beli konsumen, kemampuan untuk memasuki pasar yang lebih luas serta mengikuti berbagai program yang telah disediakan oleh pemerintah untuk mempromosikan produk. Sebelum memiliki sertifikat halal, omzet rata-rata per bulan yang didapatkan sebanyak Rp 4.500.000,00, sedangkan setelah memiliki sertifikat halal sebanyak Rp 9.500.000,00. Dengan manfaat ekonomi yang diperoleh dapat dikatakan kepemilikan sertifikat Halal berpengaruh pada peningkatan pendapatan usaha.
Dimaz Harits, Yogi Wahyu Praswoto, Wahyu Ismail Kurnia
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 13-19; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.50955

Abstract:
PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang rekayasa teknik yang memiliki divisi produksi alat-alat kesehatan. Berdasarkan observasi dan wawancara ditemukan keluhan manjemen terhadap kinerja produksi supramak bed (tempat tidur pasien) yang tidak sesuai ekspektasi, sehingga kualitas produk sulit ditingkatkan. Setelah menganalisis proses produk menggunakan pendekatan dengan pola DMAIC, teridentifikasi 4 CTQ potensial yaitu bolong (38,17%), belang (31,30%), las jelek (19,08%) dan percikan (11,45%). Sigma pada proses pengelasan adalah 3,45 dan sigma pada proses pengecatan adalah 3,53. Untuk memudahkan pemilihan prioritas perbaikan, diagram ishikawa dan FMEA diterapkan. Diperoleh nilai RPN elemen Material sebesar 100, elemen Mesin sebesar 108, dan elemen Manusia sebesar 180. Dengan demikian elemen Manusia menjadi prioritas perbaikan. Dalam tahap perbaikan, analisis Kaizen memberikan 5 usulan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk Supramak bed.
Arissa Dwi Pangestu, Fakhrina Fahma
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 32-39; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.52487

Abstract:
Batik merupakan suatu warisan budaya Indonesia yang diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia. Seiring dengan perkembangan zaman, kehadiran batik – batik tiruan semakin banyak di pasaran. Permasalahan lain yaitu adanya klaim batik dari negara lain. Sehingga, hal ini mendorong kepada penggiat IKM batik untuk melakukan perlindungan ekstra, salah satunya yaitu dengan adanya sertifikasi Batik pada produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan komparasi sertifikasi antara sertifikasi SNI dengan pelabelan batik mark. Komparasi ini dilakukan guna mempermudah IKM batik dalam menentukan sertifikasi yang sesuai dengan keadaan IKM saat ini dan dapat memberikan hasil yang optimal sebagai upaya perlindungan IKM Batik Pandono. Penelitian ini menggunakan métode observasi langsung dan wawancara yang diolah menggunakan checklist. Sehingga, diperoleh hasil bahwa pada masing – masing sertifikasi memiliki tujuan yang berbeda, namun pelabelan batik mark dinilai lebih mudah diterapkan oleh IKM Batik Pandono dalam waktu dekat ini sesuai dengan kondisi IKM saat ini. Batik is an Indonesian cultural heritage that is recognized by UNESCO as a world heritage. Along with the times, the presence of artificial batik is increasingly on the market. Another problema is the existence of batik claims from other countries. Thus, this encourages for IKM Batik to take extra protection, one of which is the existence of Batik’s certification. This study aims to provide a certification comparison between SNI certification and batik mark labeling. This comparison is carried out to make it easier for IKM Batik to determine certifications that are in accordance with the current state of IKM and can provide optimal results as an effort to protect IKM Batik Pandono. This study used direct observation and interviews which were processed using a checklist. Thus, the result is that each certification has a different purpose, but batik mark labeling is considered easier to apply by IKM Batik Pandono in the near future in accordance with the current conditions of IKM.
Dwi Puji Astuti, Bambang Suhardi, I Wayan Suletra
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 44-51; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.53470

Abstract:
Home Industry Tahu Mas Widodo merupakan salah satu industri pengolahan tahu yang berada di kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Dalam proses produksinya, terdapat beberapa proses yang memiliki peluang merugikan pihak home industry maupun lingkungan sekitar. Dampak pencemaran yang saat ini sudah dirasakan oleh masyarakat sekitar adalah munculnya bau yang tidak sedap akibat dari limbah tahu yang membusuk.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif perbaikan pada proses produksi tahu dengan prinsip produksi bersih sekaligus perhitungan aspek ekonomi dari usulan yang diberikan. Metode yang digunakan adalah metode quick scan. Berdasarkan perhitungan B/C Ratio dan Payback Period, usulan perbaikan yang layak diterapkan adalah modifikasi bak perebusan, instalasi daur ulang limbah cair, pemanfaatan ampas tahu menjadi tempe gembus, dan pemanfaatan ampas tahu menjadi pupuk organik cair. Jika usulan perbaikan dapat diterapkan, maka pihak home industry akan diuntungkan dengan tambahan pendapatan dan penghematan sumber daya yang dibutuhkan.
Haryono Setiadi, Noor Azizah Mosaik Suni, Dewi Wisnu Wardani
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 105-112; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.60307

Abstract:
The selection of elective courses is often confusing for students as indicated by the initial survey of class 2015 -2018 students in the Informatics Department of Sebelas Maret University which showed that 88,9% needed a system to assist in selecting elective courses. This study was conducted to accommodate students’ requirements by designing the decision support system to recommend elective courses by combining AHP and PROMETHEE methods. AHP was used to weight the criteria, after which they were then ranked using the PROMETHEE such that the elective courses were sorted partially using PROMETHEE I as scenario 1 and completely through PROMETHEE II as scenario 2. The accuracy test showed that scenarios 1 and 2 were 67.4% and 60.4%, respectively, accurate.
Setiawan San
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 97-108; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.50087

Abstract:
Attempts to achieve optimization of machine and equipment maintenance at manufacturing companies over the years have encountered a multitude of problems. Due to equipment losses such as setup and adjustment, minor stops and delays, defective products due to equipment, reduced engine speed, and reduced output has influenced their desire to reach world class manufacturing levels. This paper discusses a large part of the TPM approach in manufacturing companies and provides an overview of the various TPM implementation practices demonstrated by manufacturing companies in the world.. Based on review results of the 50 journals about TPM in industries It was found that most of the TPM implementations used the OEE parameter to see the success rate of implementing this TPM. This paper also highlights the variable approach that is most widely used by various practitioners and researchers and evaluates in detail the success factors of implementing TPM and the reasons behind the failure of implementing TPM are also discussed so as to ensure the implementation of TPM can run smoothly and effectively in manufacturing companies
Puput Nidaul Choiriyah, Denny Sukma Eka Atmaja, Widia Juliani
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 149-166; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.53211

Abstract:
PT Dirgantara Indonesiamerupakan salah satu perusahaan milik Negara yang bergerak dalam bidang kedirgantaraan. Saat ini perusahaan sedang mengalami permasalahan pada keterlambatan dalam pengiriman Tailboom. Tailboom merupakan ekor dari helicopter. Permasalahan ini disebabkan karena keterlambatan pada salah satu komponen Tailboom yaitu Junction. Komponen Junction mengalami keterlambatan pada proses assembly dikarenakan kekurangan part di assembly line. Kekurangan part disebabkan karena tidak lengkapnya work package yang dikirimkan dari fabrikasi. Untuk mengatasi keterlambatan pada assembly Junction dibutuhkan sistem kontrol produksi yang berupa Kanban. Kanban merupakan tools dari Just In Time untuk sistem produksi tarik atau pull system. Dengan menggunakan kanban dapat mengontrol aliran produksi sesuai quantity yang dibutuhkan dan waktu yang tepat. Hasil dari penelitian ini adalah perancangan sistem Electronic Kanban menggunakan metode constant quantity withdrawal system yang diimplementasikan di area fabrikasi, assembly store dan assembly line. Hasil simulasi dengan menggunakan electronic kanban pada assembly Junction mampu mengurangi keterlambatan sebesar 56% yang disebabkan karena factor part. Hal ini disebabkan karena level stock di departemen assembly store dapat terjaga, kemudian material dan kapasitas pada fabrikasi memenuhi.Selain itu, electronic kanban memberikan informasi antar departemen saling terintegrasi sehingga mudah diketahui kesalahan yang terjadi secara realtime. Dengan demikian production control dapat mengambil kebijakan terkait permasalahan yang dideteksi. Electronic kanban dapat menginformasikan apa, berapa, dan kapan harus memproduksi part atau komponen.
Calvin William Santosa, Fakhrina Fahma
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 139-148; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.52453

Abstract:
Perkembangan perdagangan internasional pada saat ini telah mengarah pada bentuk perdagangan bebas yang memiliki tujuan untuk terciptanya perdagangan bebas hambatan. Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menjadi salah satu pilar perekonomian Indonesia berperan dan berpengaruh dalam perdagangan global. Peningkatan daya saing produk menjadi salah satu faktor penting untuk berkompetisi dalam perdagangan global dan dapat dilakukan melalui penerapan standar. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi manfaat ekonomi dari penerapan standar yang dirasakan oleh UD. Deva Elektronik yang bergerak di bidang perakitan elektronik setelah menerapkan SNI 04-6253-2003 dengan menggunakan pendekatan ISO Methodology – Economic Benefits Standard. Pendekatan ISO Methodology meliputi penentuan value chain, analisa value drivers, identifikasi dampak dari standar, serta penilaian dan konsolidasi hasil. Manfaat dari penerapan standar pada UD. Deva Elektronik dapat dikatakan sudah cukup maksimal. Hal ini dapat terlihat dari hasil yang diperoleh dengan memiliki lima fungsi bisnis (value chain) yaitu inbound logistic, operations, outbond logistic, service, dan procurement yang memberikan dampak dari penerapan standar. Total keseluruhan manfaat ekonomi yang diperoleh UD. Deva Elektronik menjadi sebesar Rp. 249.920.000. Dengan total manfaat ekonomi yang diperoleh dapat dikatakan keuntungan yang diperoleh telah sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh SNI dan biaya lainnya terkait resertifikasi SNI setiap tahunnya.
Khalid Jundi Rabbani, Syamsyudin Kameswara, Fernando Alexander Fermi Sitohang, Nadya Farah Maghdalena, Anggriani Profita, Deasy Kartika Rahayu Kuncoro
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 109-120; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.51129

Abstract:
Mebel Abi Rodim merupakan usaha yang bergerak di bidang pembuatan perabotan rumah tangga seperti kursi, jendela, dan pintu. Manajemen risiko pada penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan faktor risiko pada kecelakaan kerja yang terjadi di Mebel Abi Rodim. Metode yang digunakan adalah FMEA dan TOPSIS. Berdasarkan hasil identifikasi terdapat enam kegiatan dengan 29 risiko kecelakaan yang kemudian ditentukan nilai kriteria severity, occurrence, dan detection. Hasil pengolahan data dengan diagram pareto didapatkan 20% risiko kecelakaan prioritas, yaitu jari terjepit kayu, tangan terkilir saat memotong bahan, kelilipan serbuk material, tangan terkena alat pemotong, tangan terkena permukaan bahan yang kasar saat mengambil bahan, dan tangan terkena permukaan bahan yang kasar saat memotong bahan. Akar-akar masalah tersebut diidentifikasi menggunakan diagram Ishikawa. Dari diagram Ishikawa, diperoleh opsi mitigasi risiko, kemudian digunakan metode TOPSIS untuk menentukan mitigasi risiko terbaik dan diperoleh alternatif solusi terbaik untuk risiko kecelakaan adalah memberikan Standar Operasional Prosedur penggunaan Alat Pelindung Diri dengan nilai RPI tertinggi, yaitu sebesar 0,853.
Wuri Isdianto, Utaminingsih Linarti
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 121-132; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.52176

Abstract:
Abstrak Penyiraman tanaman merupakan salah satu aktivitas yang harus dilakukan oleh DLH Kota Yogyakarta untuk menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan hidup. Pemilihan rute penyiraman harus optimal, agar menghemat biaya operasional kendaraan. Tujuan penelitian ini yaitu menyelesaikan permasalahn rute penyiraman tanaman Kota Yogyakarta menggunakan Genetic Algorithm (GA). Fungsi tujuan pada penelitian ini untuk meminimalkan total jarak dan total waktu tertempuh. Penelitian ini berhasil menyelesaian permasalahan rute penyiraman tanaman Kota Yogyakarta di Sektor 3 dengan menggunakan GA dan mampu memberikan solusi rute dengan dengan hasil yang lebih baik daripada rute saat ini. Dengan menggunakan rute usulan, diperoleh total jarak tertempuh sejauh 80.220 meter dan total waktu penyelesaian sebesar 1.056 menit. Terjadi penurunan total jarak tempuh sebesar 11,94 % dan penurunan total waktu tertempuh sebesar 2,88 % terhadap rute saat ini. Kata kunci: Genetic Algorithm, DLH, Penyiraman Tanaman Abstract Watering plants is one of the activities that must be carried out by DLH Yogyakarta City to protect and preserve the environment. The selection of the watering route must be optimal, in order to save vehicle operating costs. The purpose of this research is to solve the problem of watering route for plants in Yogyakarta City using Genetic Algorithm (GA). The objective function in this study is to minimize the total distance and total time traveled. This study succeeded in solving the problem of the Yogyakarta City watering route in Sector 3 using GA and was able to provide route solutions with better results tan the current route. By using the proposed route, the total distance covered is 80,220 meters and the total completion time is 1,056 minutes. There is a decrease in the total distance traveled by 11.94 % and a decrease in the total time traveled by 2.88% to the current route. Keywords: Genetic Algorithm, DLH, Watering Plants
, Wahyudin Wahyudin, Fahriza Nurul Azizah
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 69-76; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.47950

Abstract:
Research on human resource development have been carried out. With the aim of can be used as parameters to create the development of quality human resources. This research aims to know the influence of opportunities on the assessment of the performance of employees. Opportunities under study is divided into three indicators, namely the environment, the rules and colleagues. Sampling technique in this study using a sampling of saturated. The technique of data analysis was conducted gradually, starting from the editing, coding, scoring and tabulation. In addition, using a likert scale developed by Ransis Likert. While for the development of research using statistical methods, it is necessary to qualify the classical assumption test before the test is conducted multiple linear regression. It aims to determine how much significance of significance testing. The results from the hypothesis t, there is on the value tcount for the partial (sequential) starting from X1 = 2,639, X2 = 3,379 and X3 = 2,210. In addition, the results of the hypothesis F, contained in the value of Fcount simultaneously (together) was 12,597. While the value of R Square (R2) of 0,282, if then the result of 28.2%. It can be concluded from the three independent variables affect the dependent variable by 28,2%.
Meta Prilelia Miasur, Bambang Suhardi, I Wayan Suletra
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 189-198; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.53448

Abstract:
Pabrik Tahu Karya Mukti adalah Industri Rumah Tangga yang terletak di Desa Bandungan, kebersihan adalah hal yang kurang diperhatikan oleh pabrik. Observasi yang telah dilakukan menemukan bahwa dinding pabrik berdebu, langit-langit pabrik dipenuhi sarang laba-laba, lantai pabrik kotor, lubang angin berdebu dan dipenuhi sarang laba-laba, serta sampah yang dibuang sembarangan di gudang sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pemenuhan stándar GMP dan WISE pada Pabrik Tahu Karya Mukti serta memberikan usulan perbaikan pada elemen yang tidak sesuai sehingga diharapkan dapat membantu IRTP untuk mendapatkan SPP-IRT, menghasilkan produk yang aman dikonsumsi masyarakat serta mewujudkan kondisi kerja yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah ditemukan 12 kriteria yang tidak memenuhi standar GMP dan 3 kriteria yang mendapat usulan tindakan prioritas pada WISE. Usulan perbaikan diberikan kepada 12 kriteria GMP yang mendapat ketidaksesuaian kritis dan serius serta 3 kriteria WISE yang mendapat kategori usulan tindakan prioritas.
Aviska Nuravianti, Risma Fitriani
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 85-96; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.48370

Abstract:
Lemari pakaian merupakan kebutuhan yang penting untuk menyimpan pakaian agar bersih dan rapih. Perkembangan produk lemari pakaian terbatas pada fungsinya yaitu hanya digunakan untuk menyimpan pakaian. Lemari pakaian kayu dapat dikembangkan menjadi lemari pakaian dan hijab yang dapat digunakan untuk menyimpan pakaian dan hijab. Produk inovasi yang dibuat dapat menjadi solusi dan variasi baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan konsumen dan kelayakan bisnis lemari pakaian dan hijab. Produk lemari pakaian dan hijab yang diproduksi disesuaikan dengan kebutuhan konsumen menggunakan Quality Function Deployment (QFD) serta dilakukan analisis evaluasi peluang usaha lemari pakaian dan hijab. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan konsumen terhadap lemari pakaian dan hijab yaitu kuat, awet, aman, bahan berkualitas, warna menarik, bentuk unik, multifungsi, praktis, dapat dibongkar, ringan, modern, penyimpanan banyak, tidak mengahabiskan tempat, nyaman, harga terjangkau, dan mudah didapatkan. Evaluasi peluang usaha dilakukan dengan menganalisis tujuh aspek yaitu aspek yuridis, teknis dan teknologi, pasar dan pemasaran, finansial, organisasional, persaingan dan kajian SKB (Amdal). Berdasarkan tujuh aspek analisis evaluasi peluang usaha maka usaha lemari pakian dan hijab layak dijalankan.
Koko Hermanto
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 77-84; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.48349

Abstract:
Many universities at the national and local levels have resulted in the emergence of competition between universities in obtaining prospective students. Therefore, universities have to show all their potential and advantages in every aspect, including the Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), even though it is ranked in the top five universities in West Nusa Tenggara. This study aims to analyze the factors of service quality, customer satisfaction, and experiential marketing that UTS has implemented has influenced the marketing of word-of-mouth techniques optimally or not in attracting prospective students to study at UTS. This study's results can provide an overview for UTS in providing services to students with administrative services carried out by staff and lecturers in teaching. This study's population was UTS students who were still actively studying with a research sample of 165 students. In order to achieve the objectives of this study, questionnaire data from respondents were tested by using the Structural Equation Model (SEM) method using LISREL 8.8 software. The research results obtained a structural equation: word of mouth = -21 × service quality + 0.3 × customer satisfaction + 0.71 × experiential marketing with R2 = 71%. The hypothesis testing results show that of the three variables, only experiential marketing variables have a positive and significant effect on UTS students' word of mouth decision.
Dimas Ari Nuryanto, Widya Setiafindari
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 167-176; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.53404

Abstract:
Pada proses produksi kulit pada UMKM Paris Leather masih terdapat kecacattan saat proses pewarnaan kulit dan proses pembuatan produk kulit, dimana proses produksi kulit tidak sesuai dengan standar kecacatan produk yang telah ditentukan oleh UMKM Paris Leather. Dari data produksi produk kulit pada bulan Januari s.d Februari 2021 mencapai 933 produk lembaran kulit, 173 produk tas dan 155 produk jaket, masih terdapat produk cacat pada produksi dengan jumlah rata-rata cacat produk kulit lembaran 5 % per hari, produk tas 4 % per hari dan produk jaket 3 % per hari dengan jumlah produk cacat yang terjadi perlu dilakukan usulan perbaikan kualitas untuk mengurangi cacat pada produk kulit, maka dalam meyelesaikan masalah tersebut perlu menganalisis apa saja jenis cacat dominan yang terjadi pada produksi kulit, kemudian mencari penyebab cacat pada produk dan pewarnaan yang terjadi di UMKM Paris Leather. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Statistical Quality Control, Check Sheet, Stratifikasi, Peta Kontrol, Diagram Pareto, Diagram Sebab-Akibat, Diagram Pencar, dan Histogram. Hasil dari penelitian ini menunjukan jenis kerusakan yang paling banyak terjadi pada proses produksi kulit adalah cacat jahit tidak rapi sebesar 50 % produk tas, 40 % produk jaket, dan proses perwarnaan kulit cacat lubang sebesar 50 %. Usulan perbaikan sebaiknya dilakukan adalah mengkaji ulang proses pengoperasian mesin, menggunakan check sheet, melaksanakan training, memberlakukan sistem reward and punishment, pengecekan material dan mesin, dan bekerja sesuai SOP.Kata kunci: Statistical Quality Control1, Produk Kulit2, UMKM Paris Leather3
Hery Hamdi Azwir, Thomas Christian
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 177-188; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.53439

Abstract:
Low productivity can be affected by several conditions like machine downtime, operator performance, inefficient capacity planning, etc. The most effective way to find out the solution to this problem is to calculate machine utilization. The purpose of this research is to optimize Rapid Granulator machines in the injection molding area by using Day in the Life Of (DILO) observation, Overall Equipment Effectiveness (OEE), and capacity measurement. The research will analyze the suitable calculation metric to measure Rapid Granulator machines utilization by comparing machine capacity, planned run time, planned preventive maintenance, and the number of machines needed. In the last two years, the expected efficiency rate is always increasing up to 95% with the average of PT. MT Indonesia utilization rate of 85%. However, there are no standards or unified way to measure a machine’s utilization rate and due to the huge variety of machinery not all of them have the calculation metrics. Further observation shows that Rapid Granulator machines that located in the Injection Molding area of PT. MT Indonesia has never been calculated and the low utilization rate can be seen after a quick time study. A sample of 16 machines is measured with only 23% of utilization rate in one shift operation time. The result then shows that the improvement activities to reduce the number of machines from 105 to 24 will increase the utilization rate up to 87% with the OEE score increasing from 1.8% to 39%. Thus, PT. MT Indonesia can minimize cost as expected in the cost calculation and optimize Rapid Granulator machines usage.
Eko Kurniawan, Hari Purnomo
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 61-68; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.44245

Abstract:
Kegiatan memindahkan benda berat secara manual menggunakan alat bantu dimaksudkan untuk memudahkan dan meringankan beban kerja tubuh manusia. Unit Produksi Pertenunan di Bengkel Teknik Pembuatan Kain SMK Negeri 3 Kota Pekalongan saat ini menggunakan kereta lalatan (Beam trolley) sebagai alat transportasi gulungan benang lusi (warp beam). Beam trolley yang ada sulit dikendalikan ketika didorong dan kurang nyaman saat digunakan bahkan dapat menyebabkan permukaan gulungan benang rusak atau kotor. Tujuan penelitian ini menghasilkan rancangan Beam trolley untuk pemindahan warp beam yang ergonomis, aman dan tidak menyebabkan turunnya kualitas gulungan benang. Metode perancangan menggunakan Ergonomic Function Deployment (EFD). Hasil penelitian menggunakan metode EFD berupa prototype Beam trolley dengan spesifikasi sebagai berikut: (1) dimensi Beam trolley 190 cm x 60 cm yang disesuaikan dengan antropometri pengguna; (2) pegangan dengan jarak 155 cm, lebar 34 cm, diameter 4 cm dan tinggi 100 cm. Pegangan berfungsi sebagai penarik atau pendorong. Prototype Beam trolley dilengkapi empat roda dinamis untuk fleksibilitas arah gerakan yang dilengkapi pengunci roda dan memiliki alat untuk mengangkat dan menurunkan beban.
Raynaldhi Yudha Prasetya, Suhermanto Suhermanto, Muryanto Muryanto
Published: 14 November 2021
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 133-138; https://doi.org/10.20961/performa.20.2.52219

Abstract:
Pengendalian kualitas merupakan hal yang penting untuk mempertahankan posisi perusahaan di mata konsumen. Pada saat ini permasalahan yang terjadi pada perusahaan masih ada yang di luar dari ketentuan batas. Diketahui di atas angka persentase yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Sehingga perusahaan segera melakukan perbaikan agar tidak terjadi waste/yang merugikan perusahaan. Dengan adanya pengendalian kualitas secara baik dan benar, maka akan diperoleh produk yang dapat memenuhi keinginan konsumen. Salah satu tools yang digunakan untuk membantu pengendalian kualitas adalah menggunakan metode Failure Modes and Effects Analysis (FMEA). Penggunaan FMEA mampu mengidentifikasi risiko kegagalan yang terjadi selama proses produksi di TL - 5. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis moda kegagalan yang menyebabkan terjadi permasalahan dengan menggunakan metode FMEA. Dengan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Selanjutnya emberikan usulan perbaikan untuk produksi selanjutnya. Berdasarkan pengolahan dengan metode FMEA dapat mengidentifikasi moda kegagalan yang terjadi. Dapat diketahui hasil dari penelitian, terdapat 7 moda kegagalan yang perlu diberikan usulan/tindakan.
Salman Noor Fauzan
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 45-55; https://doi.org/10.20961/performa.20.1.47580

Abstract:
Population growth increase the demand rate on the market, along with increasing family needs, fro examplesuch as wardrobe furniture. Lekas Wardrobe are here to satisfy the needs of customers by paying attention to consumer needs through several studies, namely using HOQ/QFD and Business Feasibility Analysis. This study aims to determine wether the Lekas Wardrobe as a furniture manufacturer is feasible or not to run. By using primary data throught data interviews in the form of questionnaire, HOQ/QFD found tha customer desires are wardrobe that have the adventages of multifunction, quality materials, low prices, beauty, resistance to termites, size and safety. The the product quality that needs the considered is the type of material, the product model, the production cost, the completeness of the product, and the beauty of the shape. In terms of Business Feasibility Analysis, as a product that wants to satisfy customer, tests are carried out from the several aspects that must have a certain the standard of value, but the assessment of the product is not only through an assessment of one aspect. The analytical method used in the Business Feasibility Analysis includes juridical aspects, technical and technological aspects, marketand marketing aspects, financial aspects, organizational aspects, and SKB Assessment (AMDAL) aspects. The result showed that the Lekas Wardrobe is quite feasible to run and has good opportunities and prospects.
Iksan Adiasa, Yunan Fachri, Ryan Suarantalla, Ismi Mashabai
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 29-34; https://doi.org/10.20961/performa.20.1.44826

Abstract:
Perawatan berkala adalah suatu kegiatan service yang dilakukan secara berkala dan sudah ter-jadwal-kan dalam suatu kurun waktu yang relatif cukup lama atau setelah melewati beberapa kali melakukan service rutin. Hasil dari Perawatan berkala ini digunakan untuk meningkatkan performa kerja dari suatu unit mesin produksi untuk memudahkan pemakaian, menunjang keamanan dan kenyamanan dari suatu pekerjaan. PT Lawang Sampar Dodo merupakan spesialisasi dalam penyediaan, manajemen dan pengembangan tenaga kerja untuk sektor pertambangan, manufaktur, teknik, konstruksi dan infrastruktur. Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preventive maintenance pada unit Haul truck tipe CAT 777E sekaligus menganalisa permasalahan preventive maintenance pada unit Haul truck tipe CAT 777E. Analisa dilakukan dengan menggunakan siklus Plan, Do, Check, action (PDCA). Hasil dan kesimpulan yang diperoleh adalah unit hull truck tipe CAT 777E adalah salah satu jenis haul truck yang rutin dilakukan preventive maintenance dan permasalahan pada preventive maintenance haull truck tipe CAT 777E salah satunya terjadi karena operator kurang mendapatkan training dari departemen OTD yang mengakibatkan operator jarang melakukan Pelaksanaan Perawatan Harian (P2H).
Mokh Afifuddin, Sugiyarto, Isna Rusdiana
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 1-5; https://doi.org/10.20961/performa.20.1.44832

Abstract:
Industri tekstil merupakan salah satu komoditi andalan industi manufaktur sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi nasional. PT XYZ merupakan salah satu industri tekstil terbesar yang yang memproduksi benang. Pengendalian mutu harus dilakukan untuk mencapai sasaran atau target yang telah ditetapkan perusahaan. Dari beberapa kualitas yang harus diuji hairiness menjadi perhatian tersendiri, karena di PT XYZ terdeteksi adanya angka hairiness yang tinggi melebihi standar dan toleransi. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penyebab utama atas tingginya hairiness dalam proses produksi benang CD 40’s di mesin ring spinning, serta dilakukan upaya penyelesaian dari masalah tersebut. Metode menganalisa permasalahan dengan menggunakan pendekatan diagram fishbone untuk mencari akar masalah dari permasalahan yang dihadapi. Ditemukan penyebab tingginya hairiness (bulu benang) pada benang CD 40’s karena snail wire yang cacat. Sehingga perlu dilakukan action plan untuk menangani masalah tersebut. Setelah dilakukan perbaikan, terjadi penurunan angka hairiness (bulu benang) sebesar 22% dan peningkatan strength (kekuatan) sebesar 10%..
Agustina Citrawati, Bambang Suhardi, Irwan Iftadi, Eko Liquiddanu, Meiyanto Eko Sulistyo
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 35-50; https://doi.org/10.20961/performa.20.1.45581

Abstract:
Industri Gamelan Wirun Palu Gongso merupakan industri informal yang hingga saat ini belum memperhatikan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan baik. Berdasarkan hasil observasi ditemukan perilaku dan kondisi yang tidak aman serta keluhan kesehatan maupun kecelakaan kerja yang pernah dialami oleh pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai potensi bahaya di tempat kerja dan menentukan prioritas potensi bahaya untuk diperbaiki serta memberikan usulan perbaikan pada potensi bahaya dengan prioritas tertinggi. Pendekatan ergonomi partisipatori digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pada penelitian ini. ILO-PATRIS Checksheet digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja. Metode delphi digunakan untuk menentukan potensi bahaya yang memiliki prioritas tertinggi untuk diperbaiki. Hasil ILO-PATRIS Checksheet menunjukkan terdapat 19 sub-aspek di tempat kerja yang memerlukan perbaikan. Berdasarkan hasil metode delphi prioritas perbaikan terdapat pada sub-aspek kebisingan. Usulan perbaikan dengan tahapan eliminasi, substitusi, engineering control, administrative control dan penggunaan APD difokuskan untuk mengendalikan kebisingan di tempat kerja.
Muhammad Hasan, Rahmaniyah Dwi Astuti, Irwan Iftadi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 41-44; https://doi.org/10.20961/performa.20.1.47475

Abstract:
Industri tekstil merupakan salah satu usaha yang cukup banyak diminati oleh masyarakat dan menyerap banyak tenaga kerja di Indonesia. Hasil produk dari industri tekstil sudah tersebar luas di seluruh daerah di Indonesia.Tingginya permintaan tekstil memicu peningkatan perkembangan industri tekstil baik dalam skala kecil hingga skala besar, salah satunya di Industri Cap Jempol.Pada penelitian ini menggunakan analisis kesehatan dan keselamatan kerja. Untuk Penilain Resiko Kecelakaan kerja dengan pada stasiun pengeringan menggunakan metode SWIFT . Dan untuk usulan perbaikan fasilitas dengan menggunakan metode NIDA.
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 15-19; https://doi.org/10.20961/performa.20.1.44302

Abstract:
This research addressed the job-shop scheduling problem in a manufacturing company. The objective is to minimize the makespan. Constraint programming approach is developed to solve the problem. The result obtained from constraint programming is better than that of currently applied by the company. The constraint programming approach is also tested on several randomly generated instances.
Nico, Wahyudin,
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 57-64; https://doi.org/10.20961/performa.20.1.47693

Abstract:
Every customer wish to go to a workshop always consider in selecting the official workshop or the public. The high level of the intensity of the queue and the service provided make the customer consider in determining service for the owned vehicle. The purpose of this study is to determine the market share of the authorised and general. In addition the right strategy to attract customers so it remains to choose the workshop. Then the method that will be used gradually, starting from the markov chain, quene problem and the decision support system. To quene problem using the model multiple channel query system and decision support sytem using simple additipe weighting method. The results obtained gradually, starting from the market share for a period of 1 to 3 by 60% and 40% as a result of markov chain. While the results of the quene problem obtained the average arrival rate of 4 customers with a level of service of 1.02/h and waiting time for 30 minutes. As for the decision support system with a total labor cost to 5 mechanical man Rp.20.800/h and obtained the cost of waiting for customer Rp.79,000/day
Sukirman Sukirman, Ismi Mashabai, Iksan Adiasa
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 21-28; https://doi.org/10.20961/performa.20.1.44825

Abstract:
Perkembangan industri saat ini semakin pesat baik dalam bidang manufaktur maupun jasa. Berkembangnya perindustrian ini sangat memberikan dampak yang positif bagi negara maupun perusahaan sendiri. Baik secara langsung maupun tidak langsung. PT Sunthi Sepuri (PT. SS) merupakan perusahan nasional yang memproduksi dan memasarakan produk farmasi. PT Sunthi Sepuri (PT. SS) berkomitmen tinggi terhadap standar kualitas yang baik sehingga dapat menghasilkan produk yang dipercaya dan memuaskan pelanggan. Kualitas produk farmasi harus dijaga kualitasnya karena menyangkut kesehatan masyarakat, oleh karena itu operator yang bekerja diperusahaan tersebut harus bekerja secara profesional. Agar operator bekerja dengan profesional beban kerja harus dibagikan sesuai dengan beban yang distandarkan pemerintah. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam menganalisi beban kerja adalah metode FTE (full time equivalen). Metode ini digunakan oleh peneliti karena sesuai dengan kondisi yang ada diperusahaan. Area yang diteliti adalah departemen produksi PT. Sunthi Sepuri (PT. SS). Hal ini dilakukan karena keterbatasan departemen yang diberikan izin masuk oleh perusahaan. Selain itu, proses produksi diambil peneliti karena sesuai dengan konsentrasi keahlian penelitian yakni manufaktur. Hasil didapatkan dari penelitian yang telah dilakukan adalah bahwa dari lima operator, operator mesin blistering dan operator mesin compressing 4 memiliki beban kerja yang overload (berlebih), sehingga perlu dilakukan penambahan masing-masing satu orang operator di kedua stasiun kerja tersebut.
Albertus Daru Dewantoro, Aschensio Saogo
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 20, pp 7-13; https://doi.org/10.20961/performa.20.1.43617

Abstract:
AbstractUD Darmaji is one of the SMEs that accepts orders for making sandals and shoes. In the last few years, UD Darmaji has experienced a decline in production, there are several causes for the decline in production from UD Darmaji, including the lack of demand and inaccurate formulation of marketing strategies in marketing strategies. There are several methods and analyzes used, namely SWOT analysis (Strength, Weaknesses, Opportunities, Threats), IFE matrix (Internal Factor Evaluation Matrix) and EFE (External Factor Evaluation Matrix) and AHP (Analytical hierarchy process) which is used for weighting and QSPM ( Quantitative Strategic Planning Matrix) to determine what strategies to choose. The results of the analysis show that the strategy of selling online using both social media and online buying and selling sites has the highest TAS (Total Attractive Score) value of 5,614, the strategy to improve the quality of the packaging is better and more attractive, with a TAS value of 5,336, and a strategy to make the workplace more comfortable by rearranging the factory so that it looks tidier and cleaner and implementing the 5R TAS value of 5.242, which will be used as a suggestion for UD Darmaji.
Gisya Amanda Yudhistira, Melinska Ayu Febrianti, Mohammad Arsyad Fathurrohman
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.46426

Abstract:
The human resources for companies engaged in production are very important. One of the production companies that continues to experience increased demand is XYZ Convection Yogyakarta. Many demands have an impact on worker conditions, especially with regard to mental workload. This can lead to a decrease in productivity at a time. The study aims to provide an evaluation of workers mental workload based on experimental calculations in experiments. In this study, subjective measurements were made with nasa-TLX method against tailors. There are six indicators to be compared and rated. Calculations from the study showed that the average employee mental workload was 54.08 and was in the high category. Then, analyze the factors that cause high mental load using fishbone diagrams and obtain several affecting factors such as lack of rest time, high demand, number of workers, maintenance of machinery, and environmental circumstances. This indicates that the high workload at XYZ convection is higher than the capacity of its workers.
Maresta Andriani, Ida Giyanti, Anita Indrasari
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.46415

Abstract:
Siska Bakery merupakan salah satu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di bidang makanan terutama produk roti dan kue. Siska Bakery memiliki sertifikat PIRT dengan nomor 206337201122419 dan sudah pernah memiliki Sertifikat Halal MUI pada tahun 2017-2019. Selama ini Siska Bakery telah menjalankan proses bisnis sesuai dengan pedoman Sistem Jaminan Halal (SJH). Namun demikian, Standard Operating Procedure (SOP) tertulis yang sudah ada pada Siska Bakery masih terdapat kekurangan. SOP saat ini hanya berupa tulisan tangan di kertas yang ditempel di dinding. SOP tertulis juga tidak secara spesifik mengikuti pedoman SJH. Dengan terbatasnya ketersediaan SOP mengakibatkan karyawan Siska Bakery bekerja kurang optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang SOP yang meliputi proses pembelian bahan baku, proses produksi dan proses distribusi produk dalam memenuhi standar halal sebagaimana tercantum dalam dokumen HAS 23000. Metode yang digunakan penelitian ini adalah observasi lapangan dengan cara wawancara dan studi SOP yang sudah ada pada Siska Bakery. Hasil penelitian ini adalah rancangan SOP yang sesuai dengan standar halal sehingga dapat digunakan untuk memperbaiki SOP yang sudah ada. SOP dirancang dalam bentuk diagram alir untuk memudahkan karyawan dalam mengikuti setiap tahapan proses.
Bernadhetta Vivi Kristiana, Anita Indrasari, Idha Giyanti
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.46379

Abstract:
Halal Small and Medium Enterprises (SMEs) give quite a substantial contribution to the country's economic growth. Halal certification is given to guarantee the halalness of the product and it’s expected to increase the profit of SMEs. However, in reality, there is no significant difference between the profits of SMEs with halal-certified and without one. This study aims to formulate how to optimize halal certification in order to increase the profits of halal SMEs by analyzing halal supply chain management. The qualitative method by literature reviews is used in this research. This research result is a formulation to optimize the SMEs halal certification, which consists of top management commitment in implementing halal policies, continuity of raw material fulfillment, building network with raw material suppliers, training for employees, procurement of SOPs and clear financial records, also building a good network structure for the parties involved.
Maulana Ichwan Anshory, Yusuf Priyandari, Yuniaristanto Yuniaristanto
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.45962

Abstract:
Peramalan data penjualan berperan penting dalam optimisasi persediaan produk pada bisnis retail. Apotek adalah satu bentuk bisnis retail yang menjual sediaan farmasi (obat, bahan obat, obat tradisional dan kosmetika), alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai. Apotek Suganda yang berlokasi di Kabupaten Sragen, melakukan penentuan rencana pengisian kembali (pembelian) sediaan farmasi dengan manual berbasis kebiasaan semata. Mekanisme tersebut terkadang menyebabkan terjadinya kekurangan persediaan obat. Oleh karena itu, untuk memperbaiki perencanaan pembelian, perlu dilakukan peramalan permintaan sediaan farmasi. Beberapa metode dujikan untuk melakukan peramalan permintaan, salah satunya menggunakan metode Long Short-term Memory (LSTM), yakni suatu metode berbasis machine learning. Bersama dengan métode-metode lainya yakni Least Square, Single exponential Smoothing, Double exponential Smoothing, Triple Exponential Smoothing, Winter Exponential Smoothing, Weight Moving Average, dan ARIMA, peramalan penjualan sediaan farmasi dilakukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peramalan penjualan sediaan farmasi secara mingguan yang menggunakan LSTM memiliki Mean Absolute Percentage Error (MAPE) yang paling rendah dibanding metode lainnya. Dengan demikian, implementasi peramalan penjualan berbasis machine learning perlu dimanfaatkan, salah satunya dengan membuat modul peramalan untuk diintegrasikan dengan aplikasi penjualan yang dimiliki oleh apotek tersebut.
Ryan Suarantalla, Yandri Sudodo, Koko Hermanto
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.44682

Abstract:
Currently, in the sub-district of Sumbawa, West Nusa Tenggara province, there are many modern retail shops that have become competitors to the existence of traditional retailers that have existed before. Therefore, the aim of this research is to analyze the factors that influence the existence of traditional retailers with the existence of modern retailers in Sumbawa sub-district. This study uses a quantitative approach to statistical analysis using path analysis. The data used in this study is primary data, which is obtained through distributing questionnaires. It is known that the total population of the Sumbawa sub - district based on population data in 2019 is 61,518 people, so using the Slovin formula the number of samples for this study is at least 100 people (with an error rate of 10%). From the analysis using SEM and LISREL software obtained a mathematical model for the existence of traditional retails: existence = 0.59 decisions + 0.5 products - 0.078 price - 0.085 place + 0.49 with a value of R2 = 0.51 means the existence of traditional retail in the sub-district Sumbawa is influenced by decision, product, Price, and place varies by 51%, the remaining 49% is influenced by other variables. Meanwhile, from the results of the hypothesis analysis, it is found that the purchasing decisions of Sumbawa sub-district residents at traditional retail are influenced by price and place, while their existence is influenced by product variables and purchasing decisions. The factors that have a direct influence on the existence of traditional retail in the Sumbawa sub - district are product factors and buyer decision factors, while the factors that have an indirect effect are product factors through buyer's decision factors.
Salma Eka Ramadhany, Hery Hamdi Azwir
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.43965

Abstract:
PT. X Indonesia provides medical insurance for their employee from BPJS Kesehatan and other private company insurance. Currently, the data management of medical insurance members is not efficient and effective because the data regarding medical insurance are managed manually using MS Excel. The manual process leads to incorrect data input and causes a delay in the process of getting treatment and reimbursement claim process. The company will reimburse the payment but the process is long and complicated because the company should check the limitation for reimbursement claim per year. To solve the problem, database systems are constructed using System Development Life Cycle (SDLC) methodology which consists of five phases; systems planning, systems analysis, systems design, systems implementation, and system test, and deployment. The business process flow diagram of the current and proposed system is analyzed. After that, user requirements are determined. The data flow diagram and entity-relationship diagram (ERD) is constructed. And the system is developed using MS Access. Finally, the system is deployed. The result is an application running in MS Access that can manage medical insurance claim with more efficient and effective, compare to previous MS Excel.
Danang Aditya Pradana, Sukanta Sukanta, Rizki Ahmad Darajatun
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.43687

Abstract:
Companies engaged in the production of vehicle tires. In the production process, an assessment of the effectiveness of the machine is carried out, especially on the Steel VMI machine, which is carried out by the Industrial Engineering Department. The purpose of this research is to identify the cause of the problem with the low overall Equipment Effectiveness (OEE) value on the Steel VMI machine. In measuring the OEE value on the Steel VMI machine, suggestions are made to increase the low OEE value. Research methods for solving problems by calculating and analyzing the value of availability, value of performance and quality value and determination of six big losses. The results show that the availability value is 84%, the performance value is 71%, the quality value is 100%. Then, the cause of the low OEE value is the Human Error variable. Thus, the results of the measurement of the low OEE value are influenced by the performance value of 71%, while the largest six big loss value in the Equipment Failure losses variable is 1.88%, then the Chokotei / Idling Minor Stoppage variable is 9.1%
Hermanto Hermanto, Widiyarini Widiyarini
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.46467

Abstract:
Human resources is one of the important elements in the implementation of a project because of its considerable influence on costs and time. The workload borne by the workforce is closely related to the efficiency and effectiveness of a project. There are many ways that can be done in the efficiency of human resources, among others, by optimizing the number of workers. PT Jaya Teknik Indonesia, as one of the companies engaged in the contractor of Mechanics, Electrical, Electronics and Information Technology. also can not be separated from the problem of this workload, work that doubles with other jobs is one of the causes. By using the Workload Analysis (WLA) method to determine workload. From the results of the WLA analysis, it was found that the Quality control Tower 1 workload was 119%, Supervisor Tower 2 was 135% and Supervisor Tower 3 was 124% besides that, after calculation the optimal number of employees was obtained by adding 1 labor in Tower 1, Tower 2 and Tower 3.
Juniardo Akmal Hadi, Melinska Ayu Febrianti, Gisya Amanda Yudhistira, Qurtubi Qurtubi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.46388

Abstract:
Modern era has an impact on the manufacturing industry. Relate to technology to turn raw goods into finished goods. Look at competitive in competition between companies that are required to customer demand. PT XYZ is a textile company. The dynamic demand for fabrics has the impact of abundant inventory and uncertain raw material delivery waiting times make it difficult for the company to meet all demand. Risk identification using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method, assessing the importance of the effectiveness business processes in the risk implications that occur. Then, the House of Risk (HOR) approach can be analyzed against potential risks in the company when conducting production and look at the degree of probability risk as well as the impact that occurs and impacts decision making so as not to be detrimental. The results of this study show that there are 5 risk events and 28 risk agents that become supply chain risks as well as recommendations to the priority risk agents
Iksan Adiasa, Shinta Esabella, Anna Sayuni
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.44830

Abstract:
Harmony Fitness Center Sumbawa merupakan salah satu tempat fitness yang berdiri pada tahun 2019. Usaha ini bergerak di bidang olahraga untuk kesehatan dan kebugaran. Namun dalam melakukan pengelolaan data pada Harmony Fitness Center Sumbawa sendiri masih dilakukan secara manual yaitu dengan mencatat semua data menggunakan buku. Hal ini menjadikan pengelola fitness kesulitan dalam mengelola data yang setiap waktunya data tersebut selalu bertambah. Solusi dari permasalahan yang sedang terjadi adalah membangun sistem yang memudahkan pengelola dalam melakukan proses pengelolaan data yang ada. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun Manajemen Pengelolaan Data Pada Harmony Fitness Center Sumbawa Berbasis Web. Sistem ini dikembangkan menggunakan penelitian kualitatif dan dibangun menggunakan bahasa pemrogramman PHP dengan menggunakan MySql sebagai database. Metode yang digunakan dalam membangun aplikasi ini adalah menggunakan metode Prototype. Sistem atau aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat proses pengelolaan data pada Harmony Fitness Center Sumbawa.
, Chatarina Adjeng Apriliasari, Gregorius Michael Suryajaya, Marcelinus Christian Adi Pramudita
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.46281

Abstract:
Penelitian ini bertujuan melakukan evaluasi pencahayaan dan pengkondisi udara pada ruang laboratorium komputer di Politeknik ATMI Surakarta dengan latar belakang adanya keluhan dari mahasiswa terkait kenyamanan visual dan termal saat beraktivitas di dalam ruangan. Metode evaluasi pencahayaan berdasar SNI 6197: 2011 sedangkan evaluasi pengkondisi udara dilakukan dengan metode perhitungan beban pendinginan CLTD/CLF/SCL. Tingkat pencahayaan yang diperlukan sesuai standar adalah 500 lux dan beban pendinginan ideal sebesar 45.554 BTU/jam. Hasil evaluasi menyatakan bahwa tingkat pencahayaan ruangan masih belum memenuhi standar yaitu hanya sebesar 120 lux dan kapasitas unit pendingin udara yang terpasang lebih kecil dari beban pendinginan yang diperlukan yaitu hanya sebesar 36.600 BTU/jam. Penelitian ini merekomendasikan untuk mengganti tipe lampu dengan spesifikasi 2500 lumen dan menambah jumlahnya menjadi 34 lampu. Penelitian ini juga merekomendasikan untuk mengganti unit pendingin udara terpasang yang berkapasitas 12.000 BTU/jam dengan unit pendingin udara lain yang berkapasitas 24.600 BTU/jam.
Iksan Adiasa, Ryan Suarantalla, Muhammad Sayyid Rafi, Koko Hermanto
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.43467

Abstract:
Di dalam dunia industri, masalah tata letak pabrik maupun tata letak fasilitas dan peralatan produksi merupakan salah satu yang berperan penting dalam peningkatan produktivitas perusahaan. Tata letak yang tidak tepat dapat menyebabkan waktu pemindahan bahan menjadi tidak efektif karena jarak antar stasiun yang jauh. CV. Apindo Brother Sukses adalah perusahaan yang berfokuskan pada bidang jasa yang melakukan berbagai perlakuan terhadap suatu produk atau barang. Perlakuan yang dilakukan salah satunya yaitu pelapisan menggunakan listrik atau electroplating. Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses produksi pelapisan Nikel chrome dan Gold Plating dan membuat tata letak fasilitas baru proses produksi pelapisan Nikel chrome dan Gold yang lebih efektif pada CV. Apindo Brother Sukses. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP). Hasil studi lapangan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pada proses pelapisan nikel chrome dan gold masih mengalami panjangnya proses produksi oleh karena itu peneliti membuat rancangan layout proses produksi baru dengan panjang yang lebih pendek dan efektif. Hasil pembuatan layout usulan didapatkan improvement pengurangan jarak tempuh produksi sebesar 62,5% untuk nikel chrome dan 73,5% untuk gold.
Wilma Latuny, Daniel Bunga Paillin, Samrotul Yaniah
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.46324

Abstract:
Penelitian ini membahas tentang pemilihan supplier bahan baku kayu pada UD. Jepara Putra Mebel dengan integrasi AHP dan DEA. Hasil pengolahan data dengan metode AHP diperoleh nilai bobot prioritas tertinggi adalah supplier A (0.504), supplier B(0.371), supplier C(0.125). Hasil perhitungan dengan metode AHP-DEA untuk mengevaluasi setiap Decision Making Unit (DMU) atau Supplier, diperoleh nilai tingkat efisiensi untuk Supplier A, C memiliki tingkat nilai efisienasi 1, dan supplier B tidak efisien. Hasil AHP-DEA super efisiensi menunjukan supplier C memiliki nilai tertinggi sebesar 2. 095 hasil ini menunjukan bahwa setiap Supplier C dikatakan lebih effisien dari supplier A, sehingga pendekatan AHP-DEA merekomendasikan kepada perusahan untuk Supplier yang harus di utamakan pertama yaitu Supplier C, kemudian kedua Supplier A dan ketiga yaitu Supplier B tentunya melalui pertimbangan kriteria Harga, Kualitas, Pelayanan, Pengiriman, Ketetapan jumlah dan evaluasi tingkat efisiensi setiap DMU yang telah dilakukan.
Bramantiyo Eko Putro, Moch Yusup A Aziz
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.45381

Abstract:
PT. Sama Al-Tanmiah is a company engaged in the semi-finished plywood production industry. Semi-finished raw materials are further processed according to the needs of the buyer, the cause of damage is due to poor maintenance and deteriorating component quality. This research was conducted to determine the origin of the causes of damage to the production machine at PT. Same Al-Tanmiah. Retrieval of data obtained by means of interviews, observation and requesting secondary data for 6 months of production, for data processing using Fault Tree Analysis and Failure Mode and Effect Analysis. The data obtained from the company enters into data management. The next stage will be a fault tree image analysis using Microsoft Visio and weighting to the three production machines using Microsoft Excel. The results of the researchers obtained the root of the fault tree and the value of the RPN with weighted machine damage. Improvement of management and standard operating procedures (SOP).
M Abid Hamami, Satriardi Satriardi, Ari Andriyas Puji
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.2.44217

Abstract:
The use of stoves that are not ergonomic becomes an obstacles for food seller because it can interfere with physical comfort while working due to inflexsible stove conditions for use. Therefore, this research will identify the data nedeed, provide suggestions for an ergonomic stove design in form of 3 dimensions and be directly applied in tangible form using the value engineering method. The stages used are information stage, creaativity stage, analysis stage (creative analysis, raw material costs, anthropometry, and raw material analysis). Anthropometry data was obtained from 135 of pecel lele seller in Pekanbaru in form of dimensions of elbow span in standing position (D33), upper arm length dimensions in sitting position (D23), and height dimensions of vertebrae in standing position (D6). The next stage is development and reccomendations stages.and the last stage is analysis stage ofrom result of design. The result obtained that the elbow in the standing position (2x D33) = 2x 66.6 cm = 133.2cm, the length of the upper arm in the sitting position (D23) = 40.0 cm, and the height of the vertebrae in the standing position (D6) = 75.2cm
Nuraida Wahyuni, Daenulhay Kamsin, Evi Febianti, Gusti Imam Bimantara
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 19; https://doi.org/10.20961/performa.19.1.40996

Abstract:
Besarnya permintaan air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia, mendorong produksi air minum dalam kemasan yang beraneka ragam. Selain merek yang sudah terbiasa ditemui oleh masyarakat, di beberapa daerah mempunyai produk air minum dalam kemasan sendiri, seperti produk air minum Baros, yang terdapat di Serang, Banten. Agar dapat bersaing dengan para kompetitor, produk Baros harus menetapkan suatu strategi pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan strategi pemasaran yang efektif. Untuk menentukan strategi mana yang dipilih, penulis menggunakan QSPM dan AHP. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari kombinasi 6 kesempatan, 6 ancaman, 10 kekuatan dan 5 kelemahan, didapatkan 5 strategi taktis. Hasil dari QSPM dan AHP menyatakan strategi kedua yaitu meningkatkan akses penjualan melalui media sosial yang paling efektif dilakukan sebagai prioritas.
Page of 3
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top