Refine Search

New Search

Results: 98

(searched for: doi:(10.31294*) AND (eissn:("25500139") OR issn:("25500139")))
Save to Scifeed
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Guruh Marhaenis Handoko Putro, Mega Barokatul Fajri, Irma Indira
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 180-189; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i2.13746

Abstract:
Studi ini menjawab pertanyaan tentang pajak, sumber pendapatan terbesar di Indonesia. Penelitian ini menguji pengaruh leverage dan profitabilitas terhadap agresivitas pajak yang dimoderasi oleh tanggung jawab sosial perusahaan. Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui apakah ada perusahaan yang melakukan penghindaran pajak. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Populasinya mencakup seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI antara tahun 2018 hingga 2020. Analisis data dilakukan berdasarkan SmartPLS, dan ditemukan sebanyak 147 sampel penelitian. Implikasi teoritis dari penelitian ini gagal membuktikan teori stakeholder, legitimacy, dan agency dalam menjelaskan agresivitas pajak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa leverage dan tanggung jawab sosial perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap agresivitas pajak. Tanggung jawab sosial perusahaan kemudian tidak mampu memperkuat leverage dan profitabilitas pada agresivitas pajak.
Natalis Christian, Serly Angelica, Rachel Tanwijaya
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 99-108; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i2.12749

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapatnya perbedaan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi pada salah satu negara di Eropa dan di Asia. Penelitian ini akan mengambil negara Indonesia dan Italia sebagai sampel penelitian. Faktor-faktor yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi 3 segi, yaitu sosial dan kependudukan, ekonomi dan perdagangan, dan pemerintahan dan politik. Sumber penelitian ini diambil dari situs resmi pemerintahan masing-masing negara, situs organisasi internasional, dan juga jurnal serta berita yang terpercaya. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa Indonesia dan Italia memiliki potensi perekonomian yang berbeda tetapi sama-sama kuat untuk meningkatkan perekonomian negaranya. Peneliti berharap bahwa adanya perluasan pangsa pasar masing-masing negara dalam mendukung perekonomian negara tersebut.
Rahayu Ningsih, Carmel Meiden
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 109-116; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i2.12676

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan informasi yang bersifat materialitas dalam pelaporan di Indonesia, khususnya informasi materialitas pada industri dasar dan kimia di Indonesia. Pengungkapan informasi yang materialitas sangat membantu pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan. Keterlibatan pemangku kepentingan yang sistematis, akan memperoleh pembelajaran untuk organisasi dan akuntabilitas yang tinggi, sehingga memperkuat kepercayaan antara organisasi dan para pemangku kepentingan. Hal tersebut akan meyakinkan laporan. Metode penelitian menggunakan pendekatan pendekatan dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan pendefinisian materialitas pada laporan yang dihasilkan oleh 14 perusahaan, terdapat 3 perusahaan yang tidak mengungkapkan definisi materialitas dalam laporannya. Pemangku kepentingan yang berbeda terlibat dalam proses penilaian materialitas. Dari berbagai proses tidak semua perusahaan melibatkan keterlibatan para pemangku kepentingannya pada hal-hal materialitas. Tahap pelibatan pemangku kepentingan yang paling banyak diterapkan yaitu mengetahui materi topik dan proses kedatangan topik/prioritas topik. Perusahaan telah menyajikan berbagai masalah sebagai topik materi dalam analisis materialitas. sebagian besar perusahaan telah mengelompokkan isu-isu yang diidentifikasi di bawah tema yang berbeda seperti sosial, lingkungan, ekonomi. Terdapat 6 dari 14 perusahaan yang menyampaikan materi yang utama dengan membagi pada tingkat materialitas yaitu “Tinggi”, “Sedang”, “Rendah”.
Gusi Putu Lestara Permana, Made Adika Pradnya Paramita Astawan, Kadek Wulandari Laksmi P
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 84-91; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i2.13195

Abstract:
IRevolusi Industri 4.0 mengisyaratkan meningkatnya teknologi yang diimpelmentasikan pada aktivitas-aktivitas pembayaran, banyak aplikasi e-wallet maupun e-money yang bermunculan dalam rangka mewujudkan less cash society, eksistensi marketplace merubah kebiasaan masyarakat dalam berbelanja secara daring, marketplace menawarkan kemudahan-kemudahan yang membuat masyarakat semakin nyaman dalam melakukan transaksi. Konsep aplikasi paylater hampir sama dengan kartu kredit, penggunanya akan diberikan sejumlah dana oleh suatu pihak dengan batasan tertentu untuk transaksi digitalnya namun yang membedakannya adalah tidak terdapat bentuk fisiknya. Penelitian ini dilakukan di Kota Denpasar dengan responden sebanyak 80 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling, data yang terkumpul dianalisis dengan bantuan SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan performance expectancy, hedonic motivation, trust yang merupakan konstruk Unified Theory of Acceptance and Use of The Technology (UTAUT) 2 dapat menjelaskan penggunaan kembali teknologi paylater di masa depan
Wiliam Santoso
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 117-122; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i2.13512

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kinerja keuangan perusahaan dan kinerja pasar sebelum, saat, dan setelah melakukan aksi korporasi pembelian kembali saham. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 50 perusahaan publik berdasarkan metode purposive sampling dengan beberapa kriteria selama tahun 2008-2021. Metode pengujian hipotesis menggunakan analisis varians multivariat (manova) dan analisis varians (anova) dengan tiga kelompok periode, yaitu sebelum, pada saat dan setelah perusahaan melakukan aksi korporasi pembelian kembali saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara current ratio, asset turnover ratio, debt to equity ratio, return on equity ratio, dan earning per share sebelum, pada, dan setelah dilakukan aksi korporasi buyback saham. Hasil uji kinerja pasar menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara abnormal return perusahaan sebelum, saat, dan setelah melakukan aksi korporasi pembelian kembali saham
Kartika Yuliantari, Nurhidayati Nurhidayati, Sugiyah Sugiyah
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 58-65; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i1.12673

Abstract:
Peranan brand equity pada perusahaan berguna karena dengan brand equty yang tinggi, akan memiliki market share yang tinggi pula. Dengan demikian, perusahaan mobil Toyota perlu untuk mengetahui kondisi brand equity produknya melalui riset terhadap elemen-elemen brand equity Tujuan penulisan melalui elemen ekuitas merek memudahkan perusahaan mobil Toyota untuk menentukan langkah strategis dalam meningkatkan eksistensi merek. Metode penelitian yang digunakan pada analisis brand awareness adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, Analisis Brand association metode penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Untuk kesan kualitas dilakukan dengan analisis diskriptif dan untuk Brand Loyalty menggunakan deskriptif kualitatif. Sumber data primer berupa kuesioner sejumlah 100 orang pemakai mobil Toyota melalui google form. Hasil dari penelitian adalah dilihat dari Brand Awareness maka mobil Toyota merupakan brand mobil yang berhasil meraih puncak top of mind, berdasarkan brand association mobil Toyota adalah produk mobil dengan inovasi desain dan teknologi yang tinggi; merupakan merek mobil terkenal; mobil yang diproduksi oleh perusahaan yang memiliki kredebilitasnya tinggi; memiliki popularitas yang lebih baik dibandingkan merek lain; memiliki performa yang sangat tinggi; memiliki kualitas kecepatan yang sangat tinggi; memiliki karakteristik yang lebih baik dibandingkan dengan mobil merek lain. Hasil analisis perceived quality mobil Toyota dengan metode performence-importance secara individu untuk perceived quality sudah dinilai baik karena tingkat importance lebih tinggi nilainya daripada tingkat performancenya, menunjukkan perceived quality harapan responden terhadap minuman mobil Toyota telah melebihi tingkat kepentingan atribut itu sendiri, Brand Loyalty mobil Toyota cukup baik, meskipun pada tingkat liking the brand terlihat mengecil, hal ini merupakan masalah yang harus dipecahkan melalui peningkatan loyalitas merek.
Margaretha Lionardi, Sugi Suhartono
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 29-38; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i1.12496

Abstract:
Banyak perusahaan yang menutupi kondisi yang sebenarnya yang kurang baik dengan melakukan manipulasi laporan keuangan. Harus ada upaya preventif untuk menanggulangi permasalahan fraud dengan menggunakan metode pendeteksian fraud. Maka dari itu dibuatnya model baru untuk mendeteksi fraud yaitu S.C.C.O.R.E atau biasa disebut dengan fraud hexagon. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh komponen fraud hexagon dalam pendeteksian kemungkinan terjadinya fraudulent financial statement. Teori dasar yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori agensi dan fraud hexagon. Metode pengambilan sampel adalah metode purposive sampling dan hipotesis diuji dengan pengujian asumsi klasik, dan uji persamaan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa change in director berpengaruh positif terhadap kemungkinan terjadinya fraudulent financial statement. Sedangkan nature of industry berpengaruh negatif terhadap kemungkinan terjadinya fraudulent financial statement. Namun financial stability, state-owned enterprises, change in auditor, jumlah foto CEO pada laporan tahunan perusahaan tidak terbukti berpengaruh terhadap kemungkinan terjadinya fraudulent financial statement.
Wahyu Ningsih, Ermalina Ermalina
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 16-22; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i1.11448

Abstract:
Kajian ini berpusat pada organisasi sub area food and refreshment yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2016-2020. Populasi dalam tinjauan ini adalah 26 organisasi dan 10 organisasi yang dicicipi dengan menggunakan pengujian purposive berdasarkan standar tertentu. Dalam ulasan ini, pencipta menggunakan teknik asosiatif dengan metodologi kuantitatif. Informasi dalam tinjauan ini menggunakan informasi tambahan dari ringkasan fiskal tahunan setiap organisasi dan informasi stok yang dicatat setiap bulan. Penyelidikan informasi dengan uji t dan Moderated Regression Analysis menggunakan program Eviews 10. Hasil uji t menunjukkan bahwa faktor Debt to Equity Ratio, Price Earning Ratio dan Beta pada tingkat tertentu berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap return saham. Nilai Tambah Ekonomi memiliki konsekuensi merugikan yang tidak signifikan terhadap pengembalian saham, sementara Pengembalian Aset memiliki hasil konstruktif yang kritis terhadap pengembalian saham. Dilihat dari uji Moderated Regression Analysis, menunjukkan bahwa adanya Economic Value Added melemahkan hubungan atau tidak mengarahkan faktor Debt to Equity Ratio, Price Earning Ratio, Return on Asset dan Beta terhadap return saham  
Ifan Ryana Putra, Dito Rinaldo
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 66-74; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i1.12292

Abstract:
- Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan perbandingan saham-saham efisien pada sektor industri barang konsumsi pada saat sebelum dan sesudah pandemi Covid-19. Tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan namun Covid-19 juga berdampak pada kegiatan perekonomian. Salah satunya yaitu tren penurunan harga saham yang tentu dapat mempengaruhi tingkat pengembalian pada investasi. Pada penelitian ini variabel yang digunakan yaitu nilai excess return menggunakan metode CAPM, data yang diolah merupakan data sekunder berupa historis harga penutupan (closing price) mingguan. Alat analisis dibantu menggunakan program SPSS berupa statistik deskriptif dan uji wilcoxon signed test rank. Hasil dari penelitian mendapatkan tiga saham yang masih termasuk ke dalam saham efisien yaitu TBLA, WIIM, dan INAF. Sedangkan hasil dari uji hipotesis menggunakan wilcoxon signed test rank memperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan excess return yang signifikan kearah positif pada kondisi setelah pandemi Covid-19.
Hartanti Hartanti, Ratiyah Ratiyah, Eka Dyah Setyaningsih, Dilla Rizky Amelia
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 23-28; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i1.12596

Abstract:
Kendaraan Bermotor merupakan objek Pajak Kendaraan (PKB) dimana pajak tersebut yang wajib dibayar oleh tiap owner kendaraan bermotor yang mengoperasikan kendaraannya di jalur universal. Dari banyaknya pengguna kendaraan bermotor ada banyak kendaraan yang tidak melaksanakan catatan ulang( KTMDU). Tujuan riset ini adalah mengukur besarnya Pengaruh variabel Sosialisasi Perpajakan serta Pemahaman WP dengan Kepatuhan WP dari Pajak Kendaran Bermotor (PKB). Tata cara penelitian yang dpergunakan merupakan tata cara deskriptif kuantitatif dengan informasi data primer yang didapatkan dari hasil kuisioner yang dibagikan. Populasi dalam riset ini merupakan pemilik yang menjadi WP Kendaraan Bermotor diarea Kabupaten Bandung Barat. Analisis ilustrasi yang digunakan ialah random sampling sederhana dengan hasil sebanyak 100 orang. Metode analisis informasi yang digunakan merupakan analisis regresi yang regresi berganda dengan perlengkapan bantu perhitungan memakai aplikasi SPSS v.22. Bersumber pada dari hasil riset membuktikan kalau Sosialisasi Perpajakan serta Pemahaman WP mempengaruhi secara individu serta bersama-sama (simultan) terhadap Kepatuhan WP Kendaraan Bermotor di area Kabupaten Bandung Barat. Nilai koefisien determinasi 31,9% yang berarti Sosialisasi Perpajakan serta Pemahaman WP terhadap Kepatuhan WP Kendaraan Bermotor mempengaruhi sebesar 31,9%, sedangkan 68,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti
Christania Sutanto, Mas Intan Purba, Angel Lica, Jesslyn Jesslyn, Venny Gunawan
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 8, pp 135-146; https://doi.org/10.31294/moneter.v8i2.10983

Abstract:
Perusahaan adalah organisasi yang dibentuk individu atau kelompok yang menjual barang atau jasa pada pembeli untuk memperoleh laba. Perusahaan yang tercatat di BEI yaitu perusahaan yang terbuka untuk umum. Dengan kata lain, saham perusahaan dapat dimiliki atau dibeli oleh publik. Pada dasarnya perusahaan dengan potensi modal yang besar akan mudah untuk mendaftar. Kinerja keuangan suatu perusahaan merupakan faktor dasar perhitungan bagi investor untuk mengambil keputusan investasi. yang menjadi pertimbangan calon investor dalam memilih investasi. Penelitian ini mempunyai capaian agar diketahui serta dilakukannya analisis Pengaruh ROA, DER, NPM, DAR, serta DPR pada PBV Ratio di perusahaan manufaktur bagian industri barang konsumsi yang tercatat di BEI tahun 2016–2019. Pendekatan penelitian yang dipakai yaitu pendekatan kuantitatif serta menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling, 26 sampel perusahaan manufaktur bagian industri barang konsumsi yang tercatat di BEI tahun 2016–2019. Jenis data yang dipakai pada yaitu data sekunder. Data sekunder yaitu laporan keuangan perusahaan manufaktur bagian industri barang konsumsi yang tercatat di BEI tahun 2016–2019 pada web www.idx.co.id. Hasilnya ROA, DER, NPM, DAR, serta DPR memiliki pengaruh secara simultan pada PBV Ratio di perusahaan manufaktur bagian industri barang konsumsi yang tercatat di BEI tahun 2016–2019. Secara parsial ROA, NPM, DAR memiliki pengaruh serta signifikan pada PBV Ratio di perusahaan manufaktur bagian industri barang konsumsi yang tercatat di BEI tahun 2016 – 2019. Secara parsial DER dan DPR tidak berpengaruh signifikan pada PBV Ratio di perusahaan manufaktur bagian industri barang konsumsi yang tercatat di BEI tahun 2016–2019.
Hanif Artafani Biasmara, Pande Made Rahayu Srijayanti
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 8, pp 70-78; https://doi.org/10.31294/moneter.v8i1.9977

Abstract:
Abstrak - Pada tahun 2020, telah ditetapkan pelaksanaan merger antara tiga Bank Umum Syariah yang merupakan anak perusahaan dari Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dimana ketiga bank tersebut adalah PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BRIsyariah, Tbk, dan PT Bank BNI Syariah. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur kinerja keuangan ketiga bank tersebut sebelum dilakukannya merger dan pengaruhnya terhadap Return on Asset (ROA). Dalam penelitian ini, kinerja keuangan akan diukur dengan variabel Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Non Performing Financing (NPF), Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO), dan persentase pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK). Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh melalui laporan keuangan tahunan dari masing-masing bank dengan periode tahun 2015-2019. Dimana data diolah dan dianalisis dengan menggunakan Regresi Linear Data Panel melalui perangkat lunak Stata 16. Kinerja ketiga Bank Umum Syariah sebelum dimerger menunjukkan hasil yang baik. Selama lima tahun terakhir CAR dan NPF memiliki kinerja yang memuaskan. FDR dan BOPO berada sedikit melenceng dari batas minimum ataupun maksimum. Berikutnya, pertumbuhan DPK rata-rata sebesar 15, 89333%. Seluruh variabel kinerja bank tersebut setelah dilakukan pengolahan data, menunjukkan bahwa variabel CAR, FDR, NPF, BOPO, dan pertumbuhan DPK bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA. Sedangkan secara parsial, CAR, NPF, dan pertumbuhan DPK tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA. Tetapi FDR dan BOPO memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA. Dimana melalui penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi PT Bank Syariah Indonesia Tbk dalam upaya memperoleh kinerja yang baik dan pertumbuhan profitabilitas yang tinggiKata Kunci: CAR, FDR, NPF, BOPO, Pertumbuhan DPK, ROA, Bank Umum Syariah Abstract - In 2020, the implementation of a merger between three Islamic Commercial Banks which are subsidiaries of the State-Owned Enterprise (BUMN) Bank has been determined. Where the three banks are PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BRIsyariah, Tbk, and PT Bank BNI Syariah. This research was conducted to measure the financial performance of the three banks before the merger, and their effect on Return on Assets (ROA). In this study, financial performance will be measured by the variable Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Non-Performing Financing (NPF), Operational Costs and Operating Income (OEOI), and the percentage growth in Third Party Funds (TPF).The data used in this study is secondary data obtained through the annual financial reports of each bank for the period 2015-2019. Where the data is processed and analyzed using Linear Data Panel regression through Stata 16. The performance of the three Islamic Commercial Banks before the merger showed good results. Over the last five years, CAR and NPF have performed satisfactorily. FDR and BOPO have slightly deviated from the minimum or maximum limits. Next, the growth in deposits was an average of 15.89333%. All of these bank performance variables, after data processing, show that the variables CAR, FDR, NPF, OEOI, and TPF growth together have a significant effect on ROA. Meanwhile, partially, CAR, NPF, and TPF growth have not a significant effect on ROA. However, FDR and BOPO have a significant effect on ROA. Where through this research it is hoped that in the future it can be a consideration for PT Bank Syariah Indonesia, Tbk to obtain good performance and high profitability growth.Keywords: CAR, FDR, NPF, OEOI, TPF Growth, ROA, Islamic Commercial Banks
Mira Kristy Simatupang
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 8, pp 14-24; https://doi.org/10.31294/moneter.v8i1.8974

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perputaran piutang dan perputaran kas terhadap profitabilitas. Penelitian ini dilakukan pada lima periode dan 10 perusahaan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan tiga variabel yaitu perputaran piutang, perputaran kas dan profitabilitas. Metode analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dan verifikatif. Analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi. Uji asumsi klasik; uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi. Pengujian Hipotetesis; pengujian secara parsial dan pengujian secara silmutan dengan menggunakan SPPSS statistics 20. Hasil menunjukkan secara parsial perputaran piutang berpengaruh positif terhadap profitabilitas (ROA) dan perputaran kas berpengaruh negatif terhadap profitabilitas (ROA). Dan secara silmutan menunjukkan bahwa perputaran piutang dan perputaran kas berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROA)
Arya Putra Supriyadi, Fandi Ahmad
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 8, pp 39-43; https://doi.org/10.31294/moneter.v8i1.9423

Abstract:
- Currently, every organization seeks to maintain performance in order to win the competition, and find out the progress of the organization can be seen by paying attention to financial performance, this study tries to examine and assess the financial performance of the Jakarta City Government for the 2015-2019 budget period by utilizing the results of the review of the Original Income ratio. Regions (PAD), as well as the effectiveness ratio of PAD in the report regarding the realization contained in the Regional Budget (APBD) of the Regional Government of the City of Jakarta. By utilizing a data source in the form of a Budget Realization Report for the 2015-2019 budget period which is based on the Regional Government Financial Report (LKPD) of the Jakarta City Government. This study uses a mixed-method approach technique, namely the researcher tries to analyze financial data to further attempt to describe the existing findings. From the research results, it is known that the calculation of the effectiveness ratio is by dividing the amount of realization of PAD compared to the target PAD set based on the real potential in the region, or in other words, the effectiveness ratio of PAD is obtained by making a comparison between real revenue in PAD to achieve PAD ). From data processing, it is known that the percentage of effectiveness of PAD in the City of Jakarta for the 2015-2019 budget year has reached an average level of achievement of 95.4% of the determined amount or it can be said that it has reached the category of effective criteria.
Diana Tambunan, Sugeng Wahyudi, Harjum Muharam
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 8, pp 90-94; https://doi.org/10.31294/moneter.v8i1.10344

Abstract:
An organization will conduct a merger strategy with companies that have strong technology to overcome the challenges of industrial transformation 4.0. In 2018 Bank BTPN merged with SMBCI with the hope of strengthening banking technology so that it could serve customers of various segments with various services throughout Indonesia.This research is a case study conducted at Bank BTPN which contributes to prove whether with merger, Bank BTPN's financial performance has improved. The method used is ratio analysis by comparing the financial performance of Bank BTPN before merger and after merger and the data obtained from the 2019 Annual Report and published financial statement 2020. The results showed that the merger strategy made Bank BTPN able to use assets, funding, and technology owned by SCMBI in innovating the digital banking business of Jenius banking products, BTPN Wow! and other banking products so that the post merger of Bank BTPN's financial performance has increased rapidly both in terms of assets to be the ninth largest in Indonesia, as well as 41% increase in net profit to Rp 2.9 trillion in 2019. This research proposes the concept of business model where merged bank should take five actions: 1) Innovation Business Digital Bangking, (2) Expansion of Customer Segmentation, (3) Diversification of Products/Market, (4) Quality of Human Resources, (5)Corporate Governance.
Eka Dyah Setyaningsih, Mugi Harsono
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 8, pp 51-55; https://doi.org/10.31294/moneter.v8i1.9882

Abstract:
- The implementation of MSME tax collection with the Self Assessment System is a tax collection system by calculating, paying and reporting by yourself by giving confidence to taxpayers based on applicable laws and regulations. This study aims to 1) determine the implementation of the implementation of the self-assessment system in Makasar District, East Jakarta; 2) analyzing the understanding of the taxation knowledge of the UMKM taxpayers, 3) analyzing the implementation of the MSME taxpayer obligations 4) analyzing the tax awareness of taxpayers' sensitivity. This type of research is qualitative descriptive by means of direct primary data collection through interviews with 10 taxpayer informants of MSME actors. The results of his research indicate that the implementation of the self-assessment system has not been going well and more intensive assistance is needed. This is due to the lack of public awareness of taxation and lack of understanding of taxation knowledge. There are 4 informants who run the self-assessment system, 2 of which are assisted by tax consultant services and 6 other informants have not implemented the self assetment system properly
Wiwik Widiyanti, Vina Islami, Rani , Syahrir , Rosento
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 237-241; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i2.9542

Abstract:
Nowadays, payment systems in the digital era use more electronic money than physical money; one of the famous ones is OVO e-wallet. OVO has supported in some various merchandises, so that people can easily download and use it. Moreover, the trust of the community is very important that OVO continues to be used in every online transaction in almost every places and vendors. The purpose of this study is to study the factors that influence the use of OVO by its consumers. The location of the research in Depok, West Java, Indonesia. The number of respondents is 123 persons; who were surveyed by online using the convenience sampling methods. This type of research is a quantitative research with explanatory analysis. The analysis technique uses validity, reliability, and hypothesis testing by using the AMOS application as a data processing tool. The results of this study indicate that the perceived ease of use, trust, and benefits significantly influence the combination of OVO use. Based on the results of the research, the research proves that OVO can convince the users of the data in the OVO application that confidentiality is guaranteed so that OVO can be trusted.
Intan Fitriyani, Aris Munandar
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 192-197; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i2.7966

Abstract:
Biaya modal merupakan faktor utama dalam kegiatan operasional perusahaan, termasuk kegiatan investasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh biaya modal terhadap tingkat pengembalian investasi pada PT. Mitra Adiprakasa, Tbk. Metode yang digunakan adalah berupa data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu mulai dari tahun 2004 sejak listing di (BEI) sampai tahun 2018, dengan sampel penelitian sebanyak 5 tahun. Sample diambil secara purposive sampling dengan metode pengumpulan data berupa studi pustaka. Tehnik analisa data adalah regresi linear sederhana dengan menggunakan software IBM SPSS 20 sebagai alat tabulasi data. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang didapat dari PT. Mitra Adiprakasa, Tbk. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara biaya modal dengan tingkat pengembalian investasinya.
Andreas Rudiwantoro
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 205-213; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i2.8721

Abstract:
Pengukuran kinerja keuangan suatu perusahaan dapat dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan perusahaan tersebut. Analisis rasio merupakan alat untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan. Beberapa ratio tersebut adalah rasio profitabilitas (Operating Revenues to Total Asset, Return on Asset, Return on Equity dan Net Profit Margin), rasio solvabilitas (Total Debt to Total Total Asset dan Total Debt to Total equity), rasio pertumbuhan pendapatan usaha, laba bersih dan pertumbuhan terhadap asset perusahaan. Objek penelitian adalah PT. Pegadaian (Persero). Fokus penelitian adalah laporan keuangan perusahan yang terdiri dari neraca dan laporan laba-rugi periode tahun 2015-2019. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitin deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diunduh di situs http://www.pegadaian.co.id. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan analisis rasio keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan PT. Pegadaian (Persero) ditinjau dari analisis rasio keuangan. Hasil pengukuran dengan menggunakan analasis ratio menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT. Pegadaian (Persero) selama 5 tahun cukup bagus
Sutrio Yulyanto, Kiswanto Kiswanto
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 156-164; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i2.7761

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia dan efektivitas system pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah dengan penerapan standar akuntansi pemerintahan sebagai variabel intervening. Populasi dalam penelitian ini adalah Aparatur Sipil Negara bagian keuangan di Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes. Pemilihan sampel menggunakan teknik sampel jenuh (sensus). Sumber data adalah data primer yang diperoleh dengan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis Structural Equation Model (SEM) dengan menggunakan software SmartPLS 3.0. Hasil menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia dan efektivitas sistem pengendalian internal berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan pemeritah daerah dengan penerapan standar akuntansi pemerintahan sebagai variabel intervening. Simpulan dari penelitian ini yaitu kompetensi sumber daya manusia dan efektivitas sistem pengendalian internal mempunyai hubungan positif terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah.
Lela Nurlaela Wati, Heri Isprihayadi, Khoirun Nisa, Mohamad Lutfi, Imam Suprapta
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 232-236; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i2.9583

Abstract:
This study aims to examine the role of financial technology in increasing financial inclusion in Micro, Small, and Medium Enterprises. This research uses mixed-method research with sequential mixed methods especially sequential explanatory strategy. In the first phase, 116 questionnaires were given to respondents as many as 116 MSMEs then conducted interviews with respondents and related parties in depth. Empirical evidence shows that the role of Financial Technology has a positive and significant effect on Financial Inclusion. These results indicate that fintech can increase financial inclusion. Based on interviews, fintech products that are often used by MSMEs are third-party payment systems and Peer-to-Peer (P2P) type of payment systems. Examples of platforms that are often used by MSMEs are Go food, Gopay, Grab food, OVO, JakOne, M-Banking, and SMS Banking. For the Crowdfunding fintech type, it has not been implemented by many MSMEs. The large number of MSME entrepreneurs who have used fintech products in their businesses shows that MSME entrepreneurs have used financial services in the form of savings accounts so that it has an impact on increasing financial inclusion. Suggestions from the results of this study are the Government needs to conduct regular training on the use of financial technology to MSME actors, there are strong synergy and cooperation in developing a fintech system to improve the digital economic system at MSMEs. Regulations need to be updated with the development of innovations.
Novia Handayani, Srihadi Winarningsih
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 198-204; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i2.8701

Abstract:
- Profit Growth is one thing that is very important in many ways. Both for the benefit of the country and for the benefit of a company. To see the financial condition of a company, we can see it from the profit generated by the company. For this reason, this research was conduted to determine a relation between NPM and ROE toward Profit Growth on Food and Beverage company listed on Indonesia Stock Exchange period 2016-2019. The population in this study were 26 Food and Beverage company listed on Indonesia Stock Exchange in the 2016-2019 period while the sample was 16 Food and Beverage company listed on IDX. Based on the result, the test of simultaneously result with the statistical test show that the variable NPM and ROE simultaneously affect the Profit Growth. Partially, NPM has an influence toward Profit Growth and ROE has an influence toward Profit Growth. The magnitude of the effect of the predictor variable using the coefficient of determination as much as 41,3% while the remainig 58,7% is influenced by other variables outside this research model. Keywords: Net Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE), Profit Growth
Muhammad Faizun Ulurrosyad, Prabowo Yudo Jayanto
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 105-112; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i1.7634

Abstract:
- This study aims to examine the effect of e-registration, e-filing, e-billing, service quality, understanding of taxation regulations, and tax penalties on the level of taxpayer compliance. The population in this study is 16.356 people in the area of Tax Service Office of Pratama in the city of Semarang Selatan. The sample in this study were 50 respondents obtained by the accidental sampling method. The Data were analyzed by using Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Square (PLS) Path Modeling using SmartPLS 3.0 software. The results showed that e-registration, e-filing, and service quality partially affected the taxpayer compliance while e-billing, understanding of taxation regulations, and tax penalties did not affect the taxpayer compliance. The conclusion of this research is e-registration, e-filing, and service quality have a positive and significantly influence to taxpayer compliance, while e-billing, understanding of taxation regulations, and tax penalties have no influence on the level of taxpayer compliance. Keywords: Taxpayer Compliance, E-system, Understanding of Taxation Regulations
M.L.Dian Ela Revita,
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 98-104; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i1.7719

Abstract:
Abstack Decision making is the most important thing in managing a company. Errors in decision making can result in losses, which in turn the company will suffer losses. Loss prevention is to conduct an analysis of financial statements in accordance with accounting principles. By analyzing the financial statements, management is expected to be able to assess the company's financial condition, so that it is easy to understand, so that the financial decisions made can be in accordance with the company's financial weaknesses and strengths. In microeconomics, one of the goals of a company is maximizing corporate profits. The use of Zahir Accounting Program version 5.1 can help the management of the Salsabila Mart Bekasi trading company in analyzing financial statements as a benchmark for decision making. The liquidity analysis obtained from the Zahir Accounting application calculation shows that Salsabila Mart Bekasi in June 2019 was able to settle short-term debt from current assets owned by the company. From all aspects of calculated liquidity, this shows that Salsabila Mart Bekasi is a highly liquid company, with an average liquidity yield Current Ratio: 36,639.41%; Qucik Ratio: 23,351.44% and Cash Ratio: 22,551.44%. Current assets are still far more than current liabilities that must be fulfilled during June. In this research the Zahir Accounting Version 5.1 application can help the company's internal and external parties obtain financial reports and analysis of financial statements as information used in making managerial decisions. Keywords: Liquidity Analysis, Financial Statements, Zahir Accounting
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 15-23; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i1.6838

Abstract:
The purposes of this study are to examine the effect of non-financial assets revaluation, goodwill and goodwill-impairment on audit fees family ownership as moderating variables. This research uses sample of Indonesia Stock Exchange non-financial companies from the years 2011-2015. Regression results show that revaluation of non-financial assets, goodwill and goodwill-impairment have no effect on audit fees. However, companies that family-owned, the audit fee is higher if the companies revalue its nonfinancial assets. The results of this study can be considered by regulators to set auditing standards related to audit of fair value that require complex accounting estimates, so that auditors are more aware abaout the reliability of fair values that are difficult to observe.Keywords: Non-financial assets revaluation; goodwill, goodwill-impairment; audit fees; family ownership
Andi Martias
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 6, pp 121-134; https://doi.org/10.31294/moneter.v6i2.5719

Abstract:
Internal audit can be interpreted as an audit and assessment activity in a company as a whole, which aims to help all levels of management in carrying out their responsibilities effectively through the provision of useful advice to improve performance at each level of management. The method of this research is a qualitative approach. To ensure the independence, objectivity and quality of the process, an internal auditor is needed as a facilitator in the process which will also independently report the results to the company's management and also as a basis for control. As a logistics company, companies often receive orders to ship items for project needs such as heavy equipment, spare parts, etc., to ensure that there are no disturbances on the road, the company usually requests police escort services. From the police there is no official tariff to be paid because of its assistance. Because there is no official tariff, it causes irregularities in practice. This study analyzes the weaknesses that occur due to a lack of internal controls. . From the description and analysis discussed earlier, conclusions can be taken that must be considered to avoid the occurrence of fraud cases again is the nature of prudence (overconfidence in colleagues, communication systems that have not been effective, low honesty, integrity and loyalty of employees). Keywords: Internal Control.Internal Auditing,Fraud
Dede Suleman
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 6, pp 7-12; https://doi.org/10.31294/moneter.v6i1.4703

Abstract:
One of the local taxes is restaurant tax. in this research, it will give a big picture of contributing restaurant tax to Jakarta Timuel's original revenue. Regional taxes are divided into three types, taxes levied by local governments, taxes collected based on national regulations, but income tariffs made by local governments. Restaurant tax is a service provided by payment, a service provided by a restaurant called service includes the sale of food and / or drinks consumed by the buyer, whether consumed at the service place or elsewhere. The subject of restaurant tax is an individual or entity that makes payments to restaurants or restaurants, cafes, bars and the like, while taxpayers are individuals or entities that run restaurants. The restaurant tax rate set is 10%. restaurant tax revenue increases every year and can exceed the target set only in 2014 restaurant tax revenue is only 82%. restaurant tax contribution increases every year for East Jakarta administrative city tax revenues, which has a significant influence in 2014 amounting to 46.78% and 2015 at 50.19% and 2016 at 55.69%
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 6, pp 69-80; https://doi.org/10.31294/moneter.v6i1.5332

Abstract:
This research use 3 variable that is change of working capital and working capital turn as independent variable, Net Profit Margin (NPM) as dependent variable. The purpose of this study is to determine whether or not the influence of changes in working capital and working capital turnover to Net Profit Margin (NPM) at PT. Paper Factory Tjiwi Kimia Tbk. partially or simultaneously. To support the success of this study, collected secondary data in the form of balance sheet and income statement / loss PT. Paper Factory Tjiwi Kimia Tbk. from 2010 to 2016 and company documents relating to the research undertaken. Based on the results of research partially obtained the value of correlation (r) of 0.78 (strong) and 0.49 (enough) with t test results obtained value t arithmetic (t0) is smaller than t table (t0.11,612 and t0.2 0.799
Muhammad Akbar Fiali, Menik Indrati
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 137-144; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i2.13825

Abstract:
Penelitian ini bermaksud menganalisa pengaruh Laba Akuntansi, Total Arus Kas dan Earning Per Share pada Harga Saham sebagai variable independenya, dengan variable dependen Harga Saham. Pada penelitian ini memuat data 108 perusahaan sektor manufaktur terdaftar BEI periode 2018 – 2020 dengan analisis memakai Statistical Package For Social Science (SPSS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan, Laba Akuntansi, Total Arus Kas dan Earning Per Share mempengaruhi Harga Saham. Variabel Laba Akuntansi secara positif mempengaruhi Harga Saham, variabel Total Arus Kas secara positif mempengaruhi Harga Saham, dan juga. Variabel EPS secara positif mempengaruhi Harga Saham. Penelitian ini dapat pula dijadikan bahan pertimbangan bagi para calon investor dan pemegang saham agar lebih cermat dalam menerima informasi laporan keuangan yang diberikan oleh perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi yang cepat. dan untuk perusahaan agar dapat menjaga kinerjanya dengan meningkatkan pendapatan sehingga perusahaan bisa memaksimalkan kinerjanya serta menghasilkan peningkatan pada total arus kas. Perusahaan juga tetap harus mempertahankan dalam peningkatan laba akuntansi dan EPS supaya jumlah investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya meningkat.
Awalia Syafitri, Irawati Junaeni
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 75-83; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i2.12666

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh besarnya likuiditas, leverage, pertumbuhan penjualan, dan perputaran modal kerja terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Variabel independent yang digunakan dalam penelitian ini adalah Liabilitas, Leverage, Pertumbuhan Penjualan dan Perputaran Modal Kerja. Lalu dengan variabel dependen Profitabilitas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel dan menggunakan aplikasi Eviews 9. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dan situs resmi perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan mendapatkan 190 data selama periode 2016-2020 pada 38 perusahaan manufaktur sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil pengujian menunjukan bahwa variabel pertumbuhan penjualan secara parsial memiliki pengaruh terhadap profitabilitas, sebaliknya variabel liabilitas, leverage dan perputaran modal kerja secara parsial tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Secara simultan liabilitas, leverage, pertumbuhan penjualan dan perputaran modal kerja memiliki pengaruh sebesar 88.28% terdahap profitabilitas perusahaan manufaktur sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian dan sisanya 11.72% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian.
Almaripah Almaripah, Amin Setio Lestiningsih, Lukman Hakim, Sabil Sabil, Dwiyatmoko Puji Widodo
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 123-128; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i2.13497

Abstract:
Penelitian ini membahas tentang pengaruh dana pihak ketiga terhadap pembiayaan pada PT. Bank BRISyariah. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh antara antara dana pihak ketiga terhadap pembiayaan pada PT Bank BRISyariah. Sampel pada penelitian ini adalah laporan keuangan PT Bank BRISyariah periode 2010-2019 yang berasal dari laporan keuangan PT Bank BRISyariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik analisa data uji koefesien determinasi serta persamaan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel dependen total pembiayaan yang terdiri dari pembiayaan mudharabah dan pembiayan musyarakah dapat dijelaskan oleh variabel independen yaitu dana pihak ketiga berdampak positif dan dominan. Hal ini sejalan dengan hasil-hasil penelitian sebelumnya. Saran yang bisa disampaikan bagi bank sudah semestinya lebih menggalakan produk dana pihak ketiga ini sebagai produk unggulan untuk mengajak nasabah untuk memakai produk dengan berbagai keunggulan yang berbeda serta bagi peneliti yang lain dapat mengambil subjek penelitian yang berbeda dan periode pelaporan keuangan yang berbeda pula
Saifur Rohman, Nina Sabrina, M. Orba Kurniawan
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 1-9; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i1.11347

Abstract:
Rumusan dalam peneliian ini adalah bagaimana pengaruh perencanaan pajak dan beban pajak tangguhan terhadap manajemen laba. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh pengaruh perencanaan pajak dan beban pajak tangguhan terhadap manajemen laba. penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 80 perusahaan manufaktur sektor industry dasar dan kimia yang terdaftar di BEI periode 2017-2020. Metode penentuan sampel yaitu puposive sampling. Metode pengumpulan datayang digunakan dalam penelitian adalah analisis dokumen. Uji hipotesis yang digunakan adalah Uji Regresi Linier Berganda pada SPSS 25. Hasil Penelitian ini menunjukan perncanaan pajak dan beban pajak tangguhan berpengaruh secara simultan terhadap manajemen laba. Secara persial perencanaan pajak berpengaruh terhadap manajemen laba, dan beban pajak tangguhan berpengaruh terhadap manajemen laba.
Sahala Purba, Tri Dharma Sipayung, Abed Nego Sempana Saragih
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 51-57; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i1.12428

Abstract:
Riset ini sangat berguna buat mengkaji mutu laporan keuangan ditinjau dari kompetensi pegawai, sistem pengendalian intern, pemanfaatan teknologi informasi serta pelaksanaan sistem akuntansi keuangan daerah. Tata cara analisis data yang dilakukan dalam riset ini adalah menggunakan linier berganda. Riset ini dilakukan pada pemerintahan Kabupaten Asahan tepatnya pada Badan Pengelola Keuangan serta Kekayaan Daerah. Adapun yang menjadi sampel dalam riset ini adalah berjumlah 45 orang dan waktu riset ini dilakukan pada bulan Oktober sampai Nopember 2021. Adapun hasil riset ini menyatakan bahwa kompetensi sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif serta signifikan terhadap mutu laporan keuangan daerah yang artinya jika kompentensi sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi informasi semakin bagus akan diikuti oleh mutu laporan keuangan yang semakin bagus, tetapi tidak sejalan dengan sistem pengendalian intern dan penerapan akuntansi keuangan daerah yang tidak berpengaruh terhadap mutu laporan keuangan, itu berarti semakin baik sistem pengendalian intern dan penerapan akuntansi keuangan daerah tetapi tidak diikuti oleh kualitas mutu laporan keuangan.
Faustina Ignes Anastasia,
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 9, pp 10-15; https://doi.org/10.31294/moneter.v9i1.11877

Abstract:
Industri farmasi di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh faktor makroekonomi dan mikroekonomi. Salah satu hal yang perlu mendapat perhatian investor adalah struktur modal yang terdapat pada perusahaan-perusahaan farmasi di BEI. Struktur modal berbagai perusahaan farmasi di BEI diduga dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu yang terdapat pada kinerja perusahaan maupun makroekonomi. Sejumlah variabel yang diteliti sebagai proxy dari faktor-faktor tersebut adalah current ratio, total asset turnover, return on equity, tingkat inflasi, tingkat suku bunga SBI, nilai kurs IDR-USD, dan debt equity ratio. Pengambilan data sekunder menggunakan systematic random sampling dengan interval waktu tahunan karena laporan keuangan perusahaan yang sudah diaudit terdapat dalam periode waktu tahunan. Temuan yang menarik pada penelitian ini adalah peningkatan laba akan meningkatkan pula utang perusahaan, dan ketika inflasi meningkat perusahaan akan memilih menjual saham ketimbang berutang. Hal lainnya adalah semua variabel kinerja perusahaan dan makroekonomi yang diuji dalam penelitian ini memiliki pengaruh secara simultan terhadap struktur modal perusahaan farmasi yang tergabung di BEI.
Ratnawaty Marginingsih
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 8, pp 110-116; https://doi.org/10.31294/moneter.v8i2.10997

Abstract:
Abstrak Berbagai permasalahan yang terjadi pada UMKM terdampak pandemi cukup dirasakan oleh para pelaku usaha tersebut. Hal ini tentu saja berakibat pada penurunan keuntungan secara signifikan dikarenanakan tingkat produktivitas yang rendah. Langkah terkait pemulihan ekonomi, dalam hal ini pemerintah melalui kementrian keuangan membuat kebijakan luar biasa untuk memitigasi dampak covid-19 dan perlambatan ekonomi dengan membuat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menujukkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) memiliki dampak positif bagi sektor UMKM pada masa pandemi covid-19 sebagai langkah kebijakan yang diambil oleh pemerintah untuk mendukung pemulihan perekonomian nasional khususnya sektor UMKM yang memiliki kontribusi cukup besar. Rekomendasi kebijkan penguatan UMKM tidak hanya pada masa pandemi tetapi juga pada masa pemulihan dan pasca pandemi sehingga percepatan pemulihan ekonomi nasional dapat mencapai kestabilannya. Kata Kunci: Program PEN, Kebijkan Pandemi, UMKM Abstract - The various problems that occur in SMEs affected by the pandemic are quite felt by these business actors. This of course results in a significant reduction in profits due to low productivity levels. Steps related to economic recovery, in this case, the government through the ministry of finance, make extraordinary policies to mitigate the impact of covid-19 and the economic slowdown by creating the National Economic Recovery Program (PEN). The research method used in this paper is a qualitative descriptive analysis technique. The results of the study show that the National Economic Recovery Program (PEN) has a positive impact on the MSME sector during the COVID-19 pandemic as a policy step taken by the government to support the recovery of the national economy, especially the MSME sector which has a significant contribution. Recommendations for strengthening MSME policies are not only during the pandemic but also during the recovery and post-pandemic period so that the acceleration of national economic recovery can achieve stability. Keywords: PEN Program, Pandemic Policy, MSME
Farma Andiansyah, Slamet Haryono
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 8, pp 44-50; https://doi.org/10.31294/moneter.v8i1.9794

Abstract:
-The presence of information asymmetry increases transaction costs and reduces liquidity, and reduces the quality of investment decisions taken by investors. So that in turn it weakens the overall function of the market. Accounting disclosure plays a role in mobilizing information from management and investors so as to reduce information asymmetry. In addition, it is hoped that the presence of a concentration of investor ownership can carry out internal monitoring of the company so as to reduce information asymmetry. On the other hand, institutional investors have many incentives to access company information for their trading purposes due to the conflict of interest between outside investors and the board of directors. This study aims to determine the effect of disclosure quality and ownership structure on information asymmetry in companies listed on the Jakrta Islamic Index (JII) during the 2015-2019 period. Based on the results of panel data analysis of the Fixed Effect Model (FEM), it was found that institutional ownership had a significant positive effect on information asymmetry, while the quality of disclosure and ownership concentration did not have a statistical effect on information asymmetry.
Dwi Shahfira, Nanu Hasanuh
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 8, pp 9-13; https://doi.org/10.31294/moneter.v8i1.8807

Abstract:
This research purposed to identify the effect of Company Size (SIZE) and Debt to Asset Ratio (DAR) on Return On Asset (ROA). The dependent variable was Return On Assets (ROA) and the independent variable was Company Size (SIZE) and Debt to Asset Ratio (DAR). Data were obtained from the financial statement of 12 manufacturing companies in sub-sector of automotive registered on Indonesia Stock Exchange in the period 2014-2018. The study used Multiple Linear Regression Test as the data analysis method. The results show that Company Size partially had a significant positive effect on Return On Assets (ROA). Also, Debt to Asset Ratio (DAR) partially had a significant negative effect on Return On Assets (ROA). Simultaneously, Company Size (SIZE) and Debt to Asset Ratio (DAR) had effect on Return On Assets (ROA). So, the company should keep the stability of the company size and expect to perform debt management properly to optimize increasing the level of Return On Assets (ROA) and remain stable.
Melia Trie Utami, Gusganda Suria Manda
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 8, pp 1-8; https://doi.org/10.31294/moneter.v8i1.8798

Abstract:
The purpose of this study was to examine and analyze the effect of Working Capital Turnover (WCT), Current Ratio (CR), and Total Assets Turnover (TATO) on Profitability with the Return On Assets (ROA) proxy on cigarette sub sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) quarterly in 2014-2019, both partially and simultaneously. The research method used is descriptive verification with quantitative approaches. The sample in this study used purposive sampling. The statistical method used is the method of multiple linear regression analysis. The results showed that the Working Capital Turnover (WCT), Current Ratio (CR), and Total Assets Turnover (TATO) simultaneously had a significant effect on the Return on Assets (ROA) profitability. Partially Working Capital Turnover (WCT) has a significant negative effect on Return on Assets (ROA) profitability, Current Ratio (CR) has no effect on Return on Assets (ROA) Profitability, and Total Assets Turnover (TATO) has a significant positive effect on Return on Profitability Assets (ROA). The coefficient of determination obtained by 0.429 means that only 42.9% Profitability Return on Assets (ROA) is influenced by Working Capital Turnover (WCT), Current Ratio (CR), and Total Assets Turnover (TATO) and the rest 57.1 % is influenced by other variables.
Neni Nur'Aeni, Gusganda Suria Manda
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 8, pp 32-38; https://doi.org/10.31294/moneter.v8i1.9151

Abstract:
This research was conducted at manufacturing companies in the consumer goods industry sector. This research focus is on the pharmaceutical company sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2014-2018. The population in this study was 11 companies. This study used a purposive sampling method, and then, based on the predetermined CRiteria, obtained eight samples of companies that will be tested in this study. The type of data in this research is quantitative data. The data source used is secondary data sourced from the official website of the IDX, BI, and their respective companies. This study's results indicate that only the Current Ratio and Return On Assets partially have a significant effect on stock prices. However, simultaneously Current Ratio, Return On Assets, and Rupiah Exchange Rate have a significant influence on stock prices.
Desy Tri Anggarini, Ani Rakhmanita
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 140-146; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i2.8548

Abstract:
WHO establishes coronavirus (coronavirus disease, COVID-19), as the Public Health Anxiety of the World on January 30, 2020. The increase in countries affected by the Covid-19 virus is widespread throughout the world such as America, Spain and Italy making the world economic situation even more get worse. Some institutions predict the weakening of the world economy. The contraction of the global economy is still ongoing, uncertainty in the global financial markets has declined as the sluggish spread of COVID-19. The limitation of economic activity as a step for handling COVID-19 risks reducing global economic growth in 2020. Research on Government Policy for Economic Recovery and handling COVID-19 Virus in Indonesia, taking stimulus from fiscal and monetary policies undertaken by the Bank Indonesian , Ministry of Finance and Regulations Government 2020, with descriptive qualitative research methods using secondary data such as literature books, review studies from the internet and policies from the government and related ministries. The results of this study have carried out monetary policy through Bank Indonesia, and fiscal policy through the Ministry of finance and supported by Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 23 of 2020 concerning the Implementation of the National Economic Recovery Program in the Context of Supporting State Financial Policies for Handling the Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) and / or Facing Threats That Harm National Economy and / or Financial System Stability and Save the National Economy. Keywords: Fiscal Policy, Monetary Policy, Covid -19, Corona Virus
Muhammad Rizal Satria
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 165-169; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i2.8515

Abstract:
Maraknya fenomena permasalahan hukum terutama berkaitan dengan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dengan segala praktik kecurangan lainnya. Salah satu ladang terjadinya kecurangan adalah pada proses pengadaan barang dan jasa merupakan bagian yang paling sering terlibat dalam beberapa kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh lingkungan pengendalian dan penilaian risiko terhadap pencegahan kecurangan (fraud) pada PSTNT BATAN. Analisis ini menggunakan variabel independen yaitu lingkungan pengendalian dan penilaian risiko. Variabel dependennya adalah pencegahan kecurangan (fraud). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sumber data primer berupa kuesioner yang dibagikan kepada karyawan di PSTNT BATAN sebagai sampel dalam penelitian ini, adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis korelasi Spearman Rank, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Lingkungan Pengendalian dan Penilaian Risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pencegahan Kecurangan (Fraud) baik secara parsial maupun secara simultan.
Popon Rabia Adawia, Alfatih S. Manggabarano
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 123-130; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i2.7876

Abstract:
- This study was conducted to examine the influence of fundamental factors (NPL, and LDR) on stock returns Banks listed in the Indonesia Stock Exchange for the period 2005-2014. The sampling technique used in this research is purposive sampling with criteria as follows, 1) Listed in Indonesia Stock Exchange in 2005-2014, 2) Always report the annual financial statements during the period from 2005 to 2014, 3) is engaged in the same relative industry. Data required in this study were taken from Indonesian Capital Market Directory (ICMD), during 2005-2014 has listings for 42 companies banking and samples taken 10 Bank. Multiple regression analysis of data by the method of ordinary least squares (OLS). Hypothesis test used t-statistic and f-statistics at 5% significance level. The results showed Non perfoming loan (NPL) and loan to deposit ratio (LDR) significantly affects stock returns. The results of this study indicate that the performance factors fundamental Non perfoming loan (NPL) and loan to deposit ratio (LDR) should be considered to increase the Return Stocks, because by keeping the balance between the funds raised to be channeled into loans and for NPL small or well then will produce maximum profit. Keywords: Non perfoming Loan, Loan to Deposit Ratio and Stock Return
Raden A Harianto, Pratiwi Nila Sari
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 131-139; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i2.8328

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Orientasi Pasar dan Inovasi Produk terhadap Kinerja Bisnis Perbankan, di Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode survei kausal dengan pendekatan kuantitatif. Populasi target dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 Bank (N = 50) di DKI Jakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik simple random sampling dan jumlah sampel dari penelitian ini adalah n = 99 responden. Pengumpulan data primer menggunakan metode kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis Jalur (path analysis) lewat Software Lisrel 8.54. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa (1) Terdapat pengaruh langsung positif signifikan orientasi pasar terhadap inovasi produk dengan koefisien jalur sebesar p = 0,46 pada α = 0,05; (2) Tidak cukup bukti terdapat pengaruh langsung signifikan orientasi pasar terhadap Kinerja bisnis perbankan dengan koefisien jalur sebesar p = 0,09. (3) Terdapat pengaruh langsung positif signifikan Inovasi Produk terhadap kinerja bisnis perbankan dengan koefisien jalur sebesar p = 0,44 pada α = 0,05 dan (4) Terdapat pengaruh tidak langsung positif signifikan orientasi pasar terhadap kinerja bisnis perbankan melalui inovasi produk dengan koefisien jalur sebesar p = 0,28 pada α = 0,05.
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 54-68; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i1.7567

Abstract:
- More online transactions are increasing, causing some new technology in the financial sector, one of which is e-wallet. There are 38 recorded e-wallets in Indonesia that have been licensed by Bank Indonesia, one of which is OVO. As the second most popular e-wallet in Indonesia OVO continues to innovate to increase the use of OVO. This study discusses the great benefits, benefits of using and promoting the decision to use OVO e-wallet by the people in Depok. This research method is quantitative descriptive, with 100 respondents using convenience sampling method. Data processing uses multiple linear analysis. This study produced significant and significant conclusions both partially and simultaneously between the variables of expediency, ease of use and promotion of the decision to use the OVO e-wallet. Keywords : expediency, ease of use, promotion, decision on use, e-wallet
Fitri Rahmiyatun, Eka Dyah Setyaningsih, Nurul Hidayah
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 88-97; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i1.7878

Abstract:
- Motor vehicles in Indonesia, especially Jakarta, are experiencing an increase every year. This is supported because of the convenience provided by dealers in the purchase of motor vehicles which results in the transfer of ownership of a motorized vehicle and triggers the imposition of transfer fees. Transfer of Motor Vehicle Title Fee is the surrender of a motorized vehicle because of the agreement of two parties or one party to a sale or inheritance. The data collection method uses the method of observation, interviews, and documentation studies with the method of analysis in the form of secondary quantitative methods. Based on the data that is processed that the Transfer of Motor Vehicle Title Fee as a variable X and the Regional Tax Revenue of the Province of DKI Jakarta as a variable Y there is a strong significant relationship of 0.615. There is a significant influence between Revenue Transfer Fees for Motorized Vehicles Against Regional Taxes of DKI Jakarta Province by 38% and 62% due to other factors, as well as the simple linear regression equation between Revenue Transfer Fees for Motorized Vehicles to Regional Taxes of DKI Jakarta Province, namely Y = 20,939 + 0.285 X Keywords: Acceptance of Transfer Fees for Motorized Vehicles
Mas Intan Purba, Juliana Lorent, Aditya Angga, Cynthia Cynthia, Juli Juli
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 80-87; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i1.7685

Abstract:
PAbstract - The purpose of this study is to examine and analyze the effect of Profitability, Company Growth, Debt Policy, and Liquidity towards Dividend Policy on manufacturing companies listed on the IDX in 2014-2017, both partially and simultaneously. This study's method is quantitative descriptive study. These population are manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2014-2017, amounting to 156 companies. The sample in this study are 43 companies selected with certain criteria. The statistical method used was multiple linear regression analysis. The results showed that profitability, company growth and debt policy significantly influence the dividend policy. Whereas Liquidity has no effect and insignificant on Dividend Policy. And simultaneously Profitability, Company Growth, Debt Policy, and Liquidity have a significant effect on Dividend Policy. The magnitude of the determination coefficient of 0.161 means that only 16.1% of the Dividend Policy can be explained Profitability, Company Growth, Debt Policy, and Liquidity, while the remaining 83.9% was explained by other variables not examined in this study such as company size and ownership structure. The conclusion of this study is that partially only Profitability, Company Growth and Debt Policy, significantly influence towards Dividend Policy on manufacturing companies listed on the IDX in 2014-2017. Keywords: Company Growth, Debt Policy, and Liquidity towards Dividend Policy
Arbani Rusdi, Prabowo Yudo Jayanto
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, pp 69-70; https://doi.org/10.31294/moneter.v7i1.7632

Abstract:
- This study aims to examine the effect of e-registration, e-filing, e-billing, service quality, understanding of taxation regulations, and tax penalties on the level of taxpayer compliance. The population in this study is 16.356 people in the area of Tax Service Office of Pratama in the city of Semarang Selatan. The sample in this study were 50 respondents obtained by the accidental sampling method. The Data were analyzed by using Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Square (PLS) Path Modeling using SmartPLS 3.0 software. The results showed that e-registration, e-filing, and service quality partially affected the taxpayer compliance while e-billing, understanding of taxation regulations, and tax penalties did not affect the taxpayer compliance. The conclusion of this research is e-registration, e-filing, and service quality have a positive and significantly influence to taxpayer compliance, while e-billing, understanding of taxation regulations, and tax penalties have no influence on the level of taxpayer compliance. Keywords: Taxpayer Compliance, E-system, Understanding of Taxation Regulations
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 6, pp 179-188; https://doi.org/10.31294/moneter.v6i2.6494

Abstract:
This study aims to determine the financial performance of the Siak Regency Government for the 2012-2016 fiscal year measured by financial ratio analysis. This research method is quantitative descriptive. The data are secondary data in the form of Budget Realization Report (LRA) for the 2012-2016 fiscal year. The analysis shows that the financial performance of the Siak Regency Government measured by ratio of regional financial independence shows very low with an average ratio of 9.83%. Furthermore, if measured by ratio of regional financial efficiency shows efficient with an average ratio of 67.51%. Then when measured by ratio of the effectiveness of Own-Source Revenue (PAD) shows effective with an average ratio of 112.51%. When observed by growth ratio shows fluctuation conditition. The Last, measured from the equivalent ratio, especially the ratio of operating expenditure show average ration 64.95% and capital expenditure 31.53%. We conclude that the financial performance of the Siak Regency Government is efficient in terms of spending expenses to obtain revenue with the realization revenue received by government and effective in order to increase revenue of Own-Source Revenue (PAD) to self-financing for government program due to society tend to pay tax and retribution. Beside that the government should maintan success from year to year and focus more on capital expenditure budgeting than operating expenditure budgeting.
Helti Nur Aisyiah
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 6, pp 107-112; https://doi.org/10.31294/moneter.v6i2.5772

Abstract:
This study aims to find out how the internal auditor (SPI) in Islamic College (PTKIN) A works. This research chose SPI PTKIN A due to the achievement of SPI PTKIN A which succeeded in obtaining zero findings on examination object in 2016 previously audited by SPI. Based on the research result, SPI PTKIN A has initiated the concept of pre-audit, current-audit, and post-audit on every activity contained in the working plan and budget of the ministry and institution (RKAKL) of fiscal year 2016. With these three concepts make SPI successfully suppress fraud and minimize the findings.Keywords: audit, internal control unit, fraud, findings
, Ayu Azizah
Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 6, pp 167-172; https://doi.org/10.31294/moneter.v6i2.6235

Abstract:
This study examines the effect of inventory levels on economic rentability at PT Sepatu Bata Tbk. Referring to two variables, namely economic rentability as the dependent variable / dependent variable (x) and inventory level as independent variables / independent variables (y). The purpose of this research is to find out whether or not there is a positive and significant influence between inventory level rotation, economic profitability at PT Sepatu Bata Tbk, and to find out how much influence the inventory level has on economic rentability. The research method used in carrying out this research is an associative research method which aims to determine the influence of the two variables studied. This study uses simple linear regression data analysis techniques, while for the hypothesis test statistical tests are carried out with the T test. For the regression equation obtained is Y = 18.72 - 0.23X. This study concludes that the inventory does not significantly influence the economic rentability of PT Sepatu Bata Tbk. These results can be seen from tcount of -1.585 and ttable of 2.015, which means that tcount is smaller than ttable. While the influence of inventory variables on economic rentability is 33.4% while the remaining 66.6% is influenced by other variables outside of this study. Keywords: Inventory, economic rentability, profitability.
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top