Refine Search

New Search

Advanced search

Results: 687

(searched for: doi:(10.26737/*))
Save to Scifeed
Page of 69
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Mertika Mertika, Frahasini Frahasini
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 49-53; doi:10.26737/jpipsi.v5i2.1980

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis dampak sosial system one day school bagi siswa sekolah dasar. Artikel ini merupakan hasil analisis berdasarkan literatur yang berkaitan dengan topik pembahasan. Model yang digunakan adalah studi pustaka atau literature review. Hasil penelaahan menunjukkan bahwa adanya dampak positif dan negatif dari diterapkannya system full day school bagi siswa sekolah dasar.
Nur Meily Adlika
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 45-48; doi:10.26737/jpipsi.v5i2.1979

Abstract:
Penelitian yang dilaksanakan pada tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap peduli lingkungan pada siswa kelas XI IPS di SMA Kota Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS di SMA N 3 dan MAN 2 Kota Pontianak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket serta studi literatur dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengolahan data dan penyajian data dengan perhitungan persentase. Teknik uji persyaratan analisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap peduli lingkungan siswa kelas XI IPS di SMA N 3 termasuk kategori baik sebesar 71,50% sedangkan sikap peduli lingkungan siswa kelas XI IPS di MAN 2 termasuk kategori baik sebesar 71,34%.
Rini Setyowati
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 42-44; doi:10.26737/jpipsi.v5i2.1955

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui upaya strategi pembelajaran berbasis blended learning dalam mata kuliah Pengembangan Pembelajaran IPS di SD di STKIP Singkawang. Model blended learning yang dikembangan dalam mata kuliah Pengembangan Pembelajaran IPS di Prodi PGSD STKIP Singkawang dilakukan dengan perpaduan tatap muka yang dapat memfasilitasi mahasiswa dengan kehadiran dosen untuk mengembangan rasa kehadiran dan kenyamanan sosial, dalam tatap muka dilakukan untuk membahas kesulitan- kesulitan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran menggunakan modul offline mengenai konsep- konsep dasar IPS di SD sehingga mahasiswa diharapkan mampu menggunakan teknologi secara offline. Pembelajaran di kelas juga dilaksanakan dengan model online dengan memanfaatkan edmodo sebagai sarana berinteraksi ketika mahasiswa tidak di kampus. Edmodo dapat digunakan sebagai sarana mahasiswa bertanya, mengirimkan tugas, dan dosen dapat juga mengirimkan bahan dan tugas melalui edmodo. Dalam pengembangan blended learning yaitu pembuatan modul offline menggunakan software Ncesoft Flip Bookstrategi, pembelajaran, blended learning
Budiman Tampubolon
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 34-41; doi:10.26737/jpipsi.v5i2.1920

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi dan keterampilan belajar mandiri mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah mahasiswa program studi geografi semester dua dan empat yang memiliki IPK ≤ 3,00. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara dengan alat pengumpulan data lembar angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian mahasiswa semester II berdasarkan perhitungan diperoleh R_ (y.x_1 x_2) sebesar 0,216. Setelah dilakukan pengujian signifikansi koefisien korelasi berganda dengan uji F diperoleh harga Fh sebesar 0,493. Jika dibandingkan dengan harga Ftabel dengan dk pembilang = k = 2 dan dk penyebut = 13 dengan tingkat kesalahan 5% maka nilai Ftabel adalah 3,80. Ternyata harga Fhitung lebih kecil dari Ftabel (0,493 3.49) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya adalah ada hubungan positif antara motivasi belajar dan kemandirian belajar secara bersama-sama dengan prestasi belajar mahasiswa semester IV.
Rambu Ririnsia Harra Hau, Paulina Nelce Mole, Agustina Elizabeth, Yohanes Sudarmo Dua, Maria Yani Leonarda
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), Volume 5, pp 187-192; doi:10.26737/jipf.v5i3.1893

Abstract:
This study aims to describe students' multi-representation ability in solving physics evaluation questions carried out by the qualitative description method in class X MIA 1 SMA Katolik St. Gabriel Maumere for the 2019/2020 school year. The data were obtained from the matter of physics evaluation on Newton's law material about the force of gravity. Data analysis is based on student work steps in solving evaluation questions. Data analysis results show that the ability of multi-representation in solving physics problems on Newton's law material about the force of gravity in the high category. The number of mathematical representations of 100%, image representation of 10%, then in the medium type only uses a mathematical description of 100% and in the low category using a mathematical representation of 100% and a verbal representation of 40%.
Yohana Yosiphanungkas Bahari Mandayu
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), Volume 5, pp 31-33; doi:10.26737/jpipsi.v5i2.1598

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembentukan karakter toleransi melalui habituasi di sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Tempat penelitian adalah SD Bruder Melati, Pontianak, Kalimantan Barat. Berdasarkan penelitian yang peneliti lakukan, habituasi sekolah di SD Bruder Melati dilakukan melalui pembauran tempat duduk siswa dan perayaan dua hari besar agama/etnis mayoritas di sekolah, yaitu Perayaan Natal dan Tahun Baru Imlek. Hal ini cukup unik mengingat SD Bruder Melati berlindung di Yayasan Pendidikan Katolik dengan mayoritas siswa beragama Budha. Adapun perayaan dua hari besar tersebut merupakan upaya pembiasaan sekolah dalam pembentukan karakter toleransi siswa di SD Bruder Melati sehingga siswa dihimbau menggunakan pakaian atau aksesoris St. Claus pada perayaan Natal dan Congsam (Cheongsam) pada perayaan Tahun Baru Imlek. Selain daripada itu, habituasi sekolah lainnya adalah melalui pembiasaan: (1) Mengenakan pakaian nasional (Kebaya) dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional; (2) Mengenakan pakaian tradisional pada Hari Kartini, mewakili berbagai etnis di Kalimantan Barat; (3) Memfasilitasi siswa penyandang disabilitas sebagai bentuk toleransi dan keberpihakan sekolah terhadap kaum miskin, lemah, dan sakit. Habituasi sekolah tersebut merupakan upaya sekolah untuk menjaga iklim keberagaman dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.Keywords: Pembentukan Karakter, Toleransi, Habituasi Sekolah
Sciprofile linkDarmaji Darmaji, Sciprofile linkAstalini Astalini, Dwi Agus Kurniawan, Aziza Putri Ningsi, Dinda Desma Romadona, Retno Wulan Dari
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), Volume 5, pp 177-186; doi:10.26737/jipf.v5i3.1788

Abstract:
This study aims to look at the effect of science process skills on Jambi City Junior High School students' critical thinking ability on the density and reflection of the material in the mirror. This research method used was mixed method, while the design used was sequential explanatory. The study was conducted at Adhyaksa 1 Junior High School in Jambi City and Al-Jauharen Islamic junior high school in Jambi. The sampling technique used was cluster sampling, so that the sample of this study amounted to 58 students. The data collection instrument consisted of an observation sheet of science process skills, a test of critical thinking skills, and an interview. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. Based on the results of the linear regression test that has been carried out, the t value is greater than the t table, it can be said that there is a significant influence between science process skills and critical thinking skills on the density material and the reflection on the mirror. Students who have low process skills will tend to have low critical thinking skills. Low science process skills and students' thinking abilities lead to low student learning outcomes.
Ruth Novi Kornalia Mellu, Doni T. Baok
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), Volume 5, pp 132-140; doi:10.26737/jipf.v5i3.1694

Abstract:
Misconception is a concept contradicts with scientific definitions or definitions approved by experts of particular field. Learners’ misconception cannot be eliminated but minimized so they do not grasp incorrect concept which can be identified through diagnostic tests. A research had been conducted to identify physics student teacher misconception. The research was undertaken using qualitative method with survey design. The population covered whole physics major students with 30 students of 6th semester as samples. Data collection was done by giving three tier multiple choice model of diagnostic test developed by Ambarwati on electricity, magnetism, and solar system materials. Data source of this study was primary data source since data was taken directly from research subjects. Data was analyzed using descriptive qualitative data analysis technique. The result showed that 18% students experienced misconception, 40% partially understood, 12% fully understood, and 30% did not understand concept. 20% misconception identification of electricity comprised static electric, determining physical quantity on circuit, defining electrical energy and power in daily life; 18 % magnetism material on how to make magnet or determining poles that affected electromagnetic induction; and 17% solar system material about characteristics of astronomical objects and emerging phenomena due to climate changing on earth surface. the identifications result implied a demand of developing and applying innovative, creative, and appealing learning in remediating and fixing misconception.
Adrianus Nasar, Melkyanus Bili Umbu Kaleka
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), Volume 5, pp 159-168; doi:10.26737/jipf.v5i3.1834

Abstract:
The purpose of this study is to find the effect of distance learning through learner center micro teaching model on students’ teaching confidence and teaching skills. The research design uses quasi-experimental research and pretest-posttest non controlled group design. The population is physics education students on sixth semester who was programming micro teaching courses. Purposes sampling technic used to get research sample and 31 students take part on this course. Data collected by using questionnaire on variables of teaching confidence and assessment rubric on variables of teaching skills. Teaching confidence and teaching skills are analyzed through normalized-gain and pair sample t-test. Data calculated use SPSS and the result is: 1) teaching confidence has normalized-gain <g> = 0,535 (moderate) and t = 12,336 (sig.=0,000); 2) teaching skills has normalized-gain <g> = 0,566 (moderate) dan t = 9,690 (sig.=0,000). The result shows the effect of distance learning through learner center micro teaching (LCMT) model can improve teaching confidence and teaching skills of physics education students on FKIP Universitas Flores.
Amin Mustajab, Samsul Bahri, Ya Julyanto
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), Volume 5, pp 169-176; doi:10.26737/jipf.v5i3.1838

Abstract:
The purpose of this study was to determine the level of problem solving skills of students in the 7-Step PBL material work and energy materials. The method used in this research is descriptive method. The number of samples used in this study were 62 students. The data analysis technique used is descriptive analysis technique. There are three main findings in this study, the first amounted to 69.35% the average level of problem solving abilities of students is still at level 2 (moderate). Second, even after participating in learning using the 7-Step PBL method, the average problem solving ability of students has not yet reached level 4(high). Third, in indicator problem number 2 "relationship work and kinetic energy" there are no students who have problem-solving skills at level 4(high).
Page of 69
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top