New Search

Export article
Open Access

Dialog Kemanusiaan

Fiktor Banoet
Published: 24 February 2021

Abstract: Apakah ada peluang bagi diskursus tentang dialog kemanusiaan antara kekristenan dan ateisme dalam tatanan diskursif, praktis dan lebih menukik pada relasi antarspiritualitas? Dalam tulisan ini saya akan mencoba mengupayakan peluang tersebut secara imajinatif. Saya berpendapat bahwa usaha menjembatani dialog kemanusiaan antara kekristenan dan ateisme dapat dilangsung dengan menerima posisi keduanya sebagai zona “spiritual” yang dapat diperbandingkan (commensurability) sekaligus tidak dapat diperbandingkan (incommensurability). Tesis tulisan ini dilahirkan dari usaha saya memantau perkembangan relasi keduanya, dengan menengok usaha André Comte-Sponville, yang memang sedang mengembangkan diskursus “spiritualitas tanpa Tuhan.” Dengan pendekatan kritis, spiritualitas tanpa Tuhan akan dibingkai sebagai diskursus bersama dengan spiritualitas trinitaris kosmis dalam rangka mengonstruksi perspektif dialog kemanusiaan. Arah dan manfaat konstruksi ini adalah untuk mengalami spiritualitas trinitaris setelah mempertimbangkan pesan kritis (dialog) dari spiritualitas ateisme sebagai usaha berteologi di tengah krisis kemanusiaan (dan juga ekologi), sebagai perkara historis masa kini dalam konteks Indonesia yang cukup diwarnai kekerasan dan disfungsi sosial agama.
Keywords: Relasi / dalam / dari / sebagai / akan / Spiritualitas / dialog kemanusiaan / ateisme

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "Indonesian Journal of Theology" .
Back to Top Top