New Search

Export article
Open Access

PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MELAKSANAKAN PENDEKATAN SERU MELALUI TINDAKAN TINDAK LANJUT SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS OLEH KEPALA SEKOLAH

Sugiarti Sugiarti
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) , Volume 5, pp 18-23; doi:10.26737/jpdi.v5i1.1786

Abstract: Penelitian kegiatan supervisi ini dilakukan oleh Kepala Sekolah agar dapat memperbaiki atau meningkatkan kualitas dari pembelajaran SERU yang telah diterapkan oleh guru-guru SDN 84 Singkawang. Prosedur penelitian dilaksanakan dengan menggunakan siklus-siklus tindakan (daur ulang) yang meliputi perencanaan (Planning), tindakan (Action), mengobservasi (Observation), dan melakukan refleksi (Reflection). Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini dilakukan di SD Negeri 84 Singkawang, Kecamatan Singkawang Utara Kota Singkawang pada semester II Tahun pelajaran 2016-2017. Hasil supervisi keterampilan guru dalam penerapan pendekatan pembelajaran SERUsiklus 1 masih kurang dan mengalami peningkatan pada siklus 2. Data hasil penilaian RPP juga mengalami peningkatan. Dilihat dari dari segi siswa terlihat adanya peningkatan parrtisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Data hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam kelas 1mencapai rata-rata skor 5,79 (cukup), dalam kelas 2 mencapai (cukup). Kelas 3 mencapai skor rata-rata 7,12 (baik), kelas 4 mencapai 7,30 (baik), dan kelas 5 mencapai 7,44 (Baik). Hal tersebut menunjukkan bahwa aktivitas siswa telah mengalami peningkatan namun belum mencapai katagori baik sehingga perlu ditingkatkan.
Keywords: pembelajaran / RATA / pendekatan / baik / kegiatan / Mencapai / Guru Dalam / ini dilakukan / mengalami peningkatan

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)" .
Back to Top Top