Open Access

Keragaan dan Potensi Produksi Kelapa Dalam Babasal; Performance of Babasal Tall and It’s Potential Production

Elsje Tineke Tenda
Published: 15 February 2018
Buletin Palma , Volume 18, pp 73-81; doi:10.21082/bp.v18n2.2017.73-81

Abstract: ABSTRAKRendahnya produksi merupakan masalah dalam perkelapaan di Indonesia, sehingga perlu dicari kelapa-kelapa unggul lokal yang sudah beradaptasi pada suatu daerah untuk digunakan sebagai sumber benih dalam pengembangan kelapa di daerah tersebut. Kabupaten Banggai, adalah salah satu daerah penghasil utama kelapa di Sulawesi Tengah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaaan dan potensi produksi kelapa Dalam Babasal, dan potensi produksi benih sebagai materi pengembangan kelapa di Indonesia. Penelitian dilakukan sejak tahun 2014 sampai 2017 di desa Taima, kecamatan Boalemo, Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah dengan metode observasi. Pengamatan dilakukan terhadap karakter morfologi meliputi karakter vegetatif, generatif, komponen buah, dan produksi. Selain itu dilakukan penilaian populasi blok pertanaman, seleksi dan evaluasi pohon induk sebagai sumber benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelapa Dalam Babasal memiliki potensi produksi tinggi 3,2 ton kopra/ha/tahun, kadar minyak kopra 61, 09%, kadar protein 8, 13% dan memiliki ciri spesifik, yaitu jumlah buah per tandan > 10 butir, kadar minyak dan protein daging buah tinggi. Hasil penilaian populasi/blok pertanaman diperoleh bahwa populasi kelapa Dalam Babasal memenuhi syarat sebagai Blok Penghasil Tinggi (BPT). Seleksi pohon induk kelapa pada BPT di desa Taima diperoleh sebanyak 1.000 pohon induk terpilih. Potensi benih dari pohon induk terpilih (PIT) tersebut sebanyak 106.000 butir benih/tahun dapat digunakan untuk pengembangan kelapa di lahan seluas 481 ha. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka populasi kelapa Dalam Babasal telah dilepas sebagai varietas kelapa unggul, dengan nama Kelapa Babasal. Pohon-pohon induk terpilih dari populasi kelapa Dalam Babasal akan menjadi materi pemuliaan untuk perakitan varietas unggul dan sebagai sumber benih untuk pengembangan kelapa di provinsi Sulawesi Tengah dan daerah-daerah yang memiliki iklim yang sama seperti di kabupaten Banggai.ABSTRACTLow of production is the problem in coconut plantation in Indonesia, therefore it needs to be found local superior coconut which already adapted at certain area. Banggai District, is one of the main coconut producing region in Central Sulawesi . The study was conducted from 2014 to 2017 in the Taima village, Boalemo sub district, Banggai district, by using observation method. Data were collected for morphological characters include vegetative characters, generative characters, fruit components, and nutrient content. In addition, an assessment of population/block planting, selection and evaluation of the mother plant a source of seed. The objectives of this research is to find out the performance and production potency of Babasal Tall coconut as development seeds resources of coconut development. The result of research indicated that Babasal Tall variety has a high production potential as much as 3,00 tons of copra/ha/year, copra oil content of 61,09 %, protein 8,13 % and has a...
Keywords: fruit / BREEDING / protein content / coconut / pit / Performance and Production / dalam / Babasal / produksi kelapa

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "Buletin Palma" .

New Search

Advanced search