Open Access

ANALISIS DAMPAK REKLAMASI TERHADAP LINGKUNGAN DAN PERIKANAN DI TELUK JAKARTA

Reny Puspasari, Sri Turni Hartati, Regi Fiji Anggawangsa
Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia , Volume 9, pp 85-94; doi:10.15578/jkpi.9.2.2017.85-94

Abstract: Reklamasi pantai Teluk Jakarta merupakan rencana pemerintah yang ditujukan untuk mengenadalikan banjir di Kota Jakarta dan pengembangan area bisnis yang tumbuh semakin pesat. Reklamasi akan dilaksanakan dengan membangun tanggul raksasa sepanjang 60 km di Teluk Jakarta dan pembangunan 18 pulau kecil di depan pantai. Reklamasi pantai dapat memberikan dampak terhadap lingkungan perairan dan perikanan. Dalam rangka pelaksanaan pengelolaan perikanan berkelanjutan, maka perlu dilakukan analisis dampak reklamasi terhadap kondisi kualitas air dan perikanan di teluk Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak reklamasi terhadap kondisi kualitas air dan perikanan melalui analisis data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan Teluk Jakarta mempunyai fungsi ekologis sebagai daerah asuhan beberapa biota laut seperti ikan dan udang, hal ini terkait dengan terdapatnya ekosistem mangrove di bagian wilayah timur Teluk Jakarta. Kualitas air dan perikanan di teluk Jakarta sudah mengalami penurunan kualitas akibat adanya tekanan antropogenik. Reklamasi pantai berdampak terhadap perubahan kondisi lingkungan perairan dan perikanan yang diindikasikan oleh penurunan kecerahan perairan, salinitas dan nilai indeks keanekaragaman fitoplankton dan makrozoobenthos. Terjadi penurunan nilai laju tangkap yang signifikan dari alat tangkap sero yang terdampak oleh pembangunan Pulau C dan D, hal ini menjadi indikasi bahwa reklamasi berdampak pada penurunan stok ikan. Terdapat potensi penurunan produksi perikanan teluk Jakarta sebesar 82,2 ton/tahun akibat hilangnya daerah penangkapan sero, bagan tancap dan karamba kerang hijau.Coastal reclamation in Jakarta Bay is one of government planning as flood disaster management and to develop business area that has been grow very fast. A 60 km of giant sea wall and 18 small reclamation islands in Jakarta Bay will be developed. Coastal reclamation could give any impact to environment and fisheries. In order to sustainable fisheries management, there should be an impact analysis of coastal reclamation to water quality and fisheries. Research objectives are to analyze the coastal reclamation impact to water quality and fisheries in Jakarta Bay, through primary and secondary data analysis. Results showed that Jakarta Bay has an ecological function as nursery ground for many marine biotas such as fish and shrimp, and it related to the mangroves ecosystem which is distributed in eastern part of Jakarta bay. Water quality and fish resources have been degraded due to anthropogenic pressure. Coastal reclamation has impacted the changing of water quality indicated by decreasing the water clarity, salinity and the value of diversity index of phytoplankton and makrozoobenthos. Coastal Impact to fisheries are indicating There were a significant decreased of fish catch rate from sero (set net) which is a passive gear operated near the coastal area and impacted by development of C and D islands, indicating that reclamation impacted to fish stock decreased. There is a potential decrease of fish production in Jakarta Bay about 82,2 ton/yr due to loss of fishing ground area of sero (set net), stationary lift net and green mussels trap.
Keywords: Analisis Dampak / Analisis Dampak / fisheries / fisheries / Perikanan / Perikanan / phytoplankton / phytoplankton / Reklamasi / Teluk Jakarta / terhadap lingkungan / water quality / water quality / water quality

Share this article

Click here to see the statistics on "Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia" .
Cited by 1 articles

    New Search

    Advanced search