Jurnal Saintek Lahan Kering

Journal Information
EISSN: 26221020
Published by: Universitas Timor
Total articles ≅ 35

Latest articles in this journal

Landerius Maro, Orpa Herlovina Yoplib
Published: 30 December 2021
Jurnal Saintek Lahan Kering, Volume 4, pp 16-18; https://doi.org/10.32938/slk.v4i2.1481

Abstract:
Pengembangan wilayah merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh PDAM. Pengembangan wilayah yang dimaksud adalah pengembangan jaringan distribusi pipa air. Semakin banyak penduduk maka semakin banyak juga warga yang sulit mendapatkan air minum yang optimal karena mereka membocorkan tanpa memikirkan warga lain. Sebagai contoh masalah pengembangan wilayah tersebut ada beberapa daerah yang belum teraliri air dari PDAM, hal ini menunjukkan bahwa pendistribusian air bersih masih belum optimal. Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu tindakan untuk mengoptimalkan kebocoran pipa tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminumkan kebocoran pipa primer dengan menggunakan konsep penerapan hiimpunan dominasi pada teori graf. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan oleh peneliti meliputi pengambilan data, menentukan himpunan dominasi, dan pembagian jalur perpipaan air minum. Perbandingan total titik kebocoran pipa primer awal yaitu 80 titik yang mendominasi 117 titik rumah dan dengan meminimumkan kebocoran pipa primer tersebut dengan menerapkan konsep himpunan dominasi menjadi 44 titik yang mendominasi 117 titik rumah terdapat pengurangan 36 titk kebocoran pipa primer yang akan di tutup. Data tersebut menyimpulkan bahwa konsep himpunan dominasi pada graf dapat digunakan untuk mencari jaringan optimal pada jaringan distribusi air PDAM.
Grandianus Seda Mada, Ernestina Lalian, Faustianus Luan, Eva Binsasi
Published: 30 December 2021
Jurnal Saintek Lahan Kering, Volume 4, pp 22-24; https://doi.org/10.32938/slk.v4i2.1535

Abstract:
Program linear merupakan salah satu metode penentuan nilai optimum dari suatu persoalan. Persoalan-persoalan program linear yang dihadapi para pengambil keputusan mengalami berbagai variasi dari waktu ke waktu. Berbagai masalah yang ada dapat dipandang sebagai program linear multi-objektif fuzzy, program linear muli-objektif stokastik, ataupun kombinasi keduanya. Penelitian ini berfokus pada Program Linear Multi-Objektif Fuzzy Stokastik (PLMOFS) dengan setiap fungsi tujuan memiliki tingkat kepentingan yang sama bagi pengambil keputusan atau disebut dengan model simetris. Fungsi tujuan dari PLMOFS ini mengandung parameter fuzzy dan variabel random berdistribusi normal sedangkan fungsi kendalanya mengandung parameter fuzzy. Tujuan dari penelitian ini yaitu memformulasikan PLMOFS dan menyusun algoritma untuk mentransformasi PLMOFS menjadi Program Linear Single-Objektif Deterministik (PLSOD) yang kemudian dapat diselesaikan menggunakan metode simpleks. Dalam mentransformasi PLMOFS menjadi PLSOD digunakan teknik chance constrained. Pada akhirnya diberikan contoh numerik untuk mengilustrasikan cara penyelesaian dari algoritma yang telah disusun. Model dan algoritma yang telah dibentuk diharapkan dapat membantu pengambil keputusan dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
Elinora Naikteas Bano, Sulasri Suddin, Leonardus Frengky Obe, Desi Marida Babis
Published: 30 December 2021
Jurnal Saintek Lahan Kering, Volume 4, pp 25-27; https://doi.org/10.32938/slk.v4i2.1541

Abstract:
Merokok merupakan aktivitas membakar tembakau kemudian menghisap asapnya dan mengeluarkannya kembali lewat mulut. Peringatan bahaya merokok sudah sering disampaikan, namun perilaku merokok masih sulit untuk dikendalikan hingga saat ini. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional, ada peningkatan prevalensi perokok usia lebih dari 15 tahun, yaitu . Pada tahun 2015, sekitar 72 juta dari 184 juta populasi dengan usia lebih dari 15 tahun merupakan perokok. Usia rata-rata mulai merokok setiap hari adalah 17,6 tahun. Hal ini membuktikan bahwa terdapat jutaan orang yang mengonsumsi dan menikmati rokok. Matematika merupakan salah satu ilmu yang dapat menganalisa masalah yang terjadi dalam kehidupan dengan menggunakan pemodelan matematika. Salah satu masalah yang dapat dikaji dengan model matematika adalah penyebaran perilaku merokok. Penelitian ini mengkaji penyebaran perilaku merokok berdasarkan faktor ekonomi dan faktor psikologi. Model ini membagi populasi menjadi 4 subpopulasi yaitu subpopulasi yang berpotensi menjadi perokok , subpopulasi yang hanya coba-coba merokok , subpopulasi perokok , dan yang telah berhenti merokok . Kestabilan titik ekulibrium bebas merokok didapatkan dengan melakukan pelinearan terhadap persamaan yang akan diperoleh matriks jacobian kemudian akan didapatkan nilai eigen. Bilangan reproduksi dasar yang merupakan ambang batas penyebaran perilaku merokok dimana perilaku merokok akan hilang jika Ro < 1 dan akan endemik saat Ro > 1.
Damaris Lalang, Dewi Rosalina Alohaja
Published: 30 December 2021
Jurnal Saintek Lahan Kering, Volume 4, pp 32-35; https://doi.org/10.32938/slk.v4i2.1554

Abstract:
Penjadwalan mata kuliah merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh Suatu Perguruan Tinggi. Begitu juga yang dialami oleh Universitas Tribuana Kalabahi (UNTRIB). Penjadwalan mata kuliah di UNTRIB terdiri dari dua skema penjadwalan yaitu penjadwalan mata kuliah Program Studi dan penjadwalan Mata Kuliah Dasar Umum. Penjawalan Mata Kuliah Program Studi di susun oleh Program Studi sedangkan untuk MKDUdi susun oleh tim di unit MKDU pada setiap awal semester. Proses penjadwalan dilakukan secara manual, dengan mengambil jadwal mata kuliah di setiap Program Studi yang ada di UNTRIB, setelah itu dari MKDU mulai menyusun penjawalan mata kuliah dengan menyesusaikan penjadwalan mata kuliah dari program studi yang sudah ada. Integer linier programming (ILP) adalah metode yang dapat dimodelkan persoalan penjadwalan dengan berbagai kendala yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Universitas, dan ILP bisa digunakan untuk membuat penjadwalan MKDU dengan menggunakan perangkat lunak Lingo 11.0. Tujuan penelitian ini adalah Meminimumkan ruang kuliah agar tidak terjadi bentrokan saat perkuliahan berlangsung. Dari hasil penelitian ini menyatakan bahwa awalnya menggunakan 20 ruang kuliah dapat diminumkan menjadi 5 ruang kuliah dengan slot waktu yang disesuaikan.
Willem Amu Blegur, Krisantus Jumarto Tey Seran, Fried Markus Allung Blegur
Published: 30 December 2021
Jurnal Saintek Lahan Kering, Volume 4, pp 19-21; https://doi.org/10.32938/slk.v4i2.1534

Abstract:
Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak aspek dan aktivitas di masyarakat termasuk pendidikan tinggi seperti di Universitas Timor yang terletak di daerah dengan ciri kawasan lahan kering. Mahasiswa yang ada di Program Studi Biologi, Matematika dan Teknologi Informasi juga mengalami hal tersebut. Tujuan penelitian untuk mempelajari penerapan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) atau online pada ketiga program studi tersebut dan mengkaji kendala dan /atau keunggulan yang dihadapi baik oleh mahasiswa dan para dosen saat menerapkan pembelajaran daring. Metode untuk mencuplik data adalah dengan penyebaran kuesioner melalui google form dan wawancara baik secara online dan wawancara langsung dengan responden mahasiswa Biologi (24), TI (83), Matematika (31) dan para dosen pengampu mata kuliah (9 orang). Hasil yang diperoleh bahwa hampir semua responden menyetujui pembelajaran daring oleh sebab sebagai bagian dari pencegahan penyebaran Covid-19 (Biologi: 23, TI: 81, Matematika: 30, dosen: 9 orang). Untuk pembelian paket data internet bahwa mayoritas mahasiswa membeli paket seharga Rp50.000 – Rp100.000 (Biologi: 12, TI: 47, Matematika: 15 orang). Mahasiswa dan dosen memilih untuk menggunakan media belajar daring pada ketiga prodi dengan preferensi pada googleclassroom, googlemeeting, zoommeeting, WA grup dan juga gabungan keempatnya. Para dosen dan mahasiswa masih tetap dapat melaksanakan praktikum dengan mengoptimalkan laboratorium dan alat yang ada (Biologi: 23, TI: 75, Matematika: 21 orang). Proses pembelajaran masih tetap memberikan pemahaman atas materi ajar dan masih dengan nilai yang baik yaitu IPK yang masih mengalami peningkatan (Biologi: 14, TI: 45, Matematika: 20 orang). Akan tetapi, untuk pilihan pembelajaran daring ini, mahasiswa Biologi dan Matematika merasa kesulitan dan lebih memilih pembelajaran tatap muka, sedangkan mahasiswa TI masih menyetujui pembelajaran daring.
Amelia M Salmon, Mellissa E. S. Ledo, Merpiseldin Nitsae
Published: 13 June 2020
Jurnal Saintek Lahan Kering, Volume 3, pp 13-15; https://doi.org/10.32938/slk.v3i1.1038

Abstract:
Isolasi ekstrak kasar Aspergillus niger M1407 menggunakan medium tepung biji kesambi melalui solid state fermentation telah dilakukan sehingga perlu dilakukan karakterisasi substrat dan suhu untuk menentukan kondisi optimal reaksi enzim substrat ekstrak kasar lipase Aspergillus niger M1407.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil substrat dan suhu ekstrak kasar lipase Aspergillus nigerM1407, Penelitian ini dilakukan di laboratorium (mikrobiologi dan kimia) Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, pada bulan januari 2019 – maret 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi empat tahapan yaitu pembuatan medium untuk isolat lipase Aspergillus niger M1407; pembuatan medium Solid-State Fermentation selama 7 hari; karakterisasi substrat menggunakan asam oleat +etanol dalam isooktan dan asam oleat + metanol dalam isooktan dan karakterisasi suhu pada variasi suhu 20oC, 30oC, 40oC, 50oC, dan 60oC; serta pengujian Analisis aktivitas lipase menggunakan metode titrasi. Data yang di peroleh di analisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas enzim ekstrak kasar lipase Aspergillus niger M1407 lebih baik pada substrat asam oleat dalam metanol yang memiliki aktivitas 200 U/mL sedangkan karakterisasi suhu, merupakan aktivitas ekstrak kasar lipase Aspergillus niger M1407 memiliki suhu optimum pada suhu 40oC dengan aktivitas enzim yaitu 580 u/mL.
M A Nenobahan, M E. S Ledo, M Nitsae
Published: 13 June 2020
Jurnal Saintek Lahan Kering, Volume 3, pp 20-25; https://doi.org/10.32938/slk.v3i1.1040

Abstract:
Biodiesel merupakan salah satu jenis bahan bakar diesel alternatif yang ramah lingkungan, dapat diperbaharui dan dimanfaatkan sebagai bahan pengganti solar/diesel. Minyak jelantah berpotensi sebagai bahan baku pembuatan biodiesel karena mengandung trigliserida dan asam lemak bebas yang dapat dikonversi menjadi metil ester. Umumnya pembuatan biodiesel dihasilkan melalui reaksi esterifikasi,dan transesterifikasi dengan menggunakan katalis kimia dan biologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan biodiesel menggunakan minyak jelantah dengan biokatalis ekstrak kasar lipase biji kesambi. Tahapan penelitan yaitu, pemurnian minyak jelantah, isolasi ekstrak kasar enzim lipase, analisis aktivitas hidrolisis, uji aktivitas transesterifikasi, hidrolisis minyak uji aktivitas esterifikasi, reaksi esterifikasi, pemisahan biodiesel, dan karaterisasi biodiesel. Analisis data yang digunakan adalah analisis data secara deskriptif kuantitatif dan pada uji aktivitas transesterifikasi dilakukan dengan uji regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh yaitu densitas 0,8605 g/cm2, viskositas 1.397 mm2/s dan angka asam 0,65 mgKOH/g. Dengan demikian, pembuatan biodiesel minyak jelantah menggunakan biokatalis ekstrak kasar lipase perlu dilakukan dalam upaya pengembangan produksi biodiesel dengan memanfaatan biji kesambi sebagai biokatalis.
Marselina Theresia Djue Tea
Published: 13 June 2020
Jurnal Saintek Lahan Kering, Volume 3, pp 26-28; https://doi.org/10.32938/slk.v3i1.1021

Abstract:
Suatu metode untuk penentuan diazinon dalam sampel tanah telah dikembangkan. Analit diekstraksi dengan asetonitril dari sampel tanah pertanian. Penentuan dan kuantifikasi diazinon dilakukan dengan menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) dengan detektor UV. Kondisi optimal untuk analisis diazinon adalah komposisi eluen asetonitril: air 60:40, laju aliran 0,4 mL/menit, dan panjang gelombang 220 nm. Di bawah kondisi optimal, liniearitas diazinon pada konsentrasi 1-25 ppm dengan R2 mendekati 1 yaitu 0,9976. Batas deteksi (LOD) diazinon sebesar 1,19 ppm, sedangkan limit kuantifikasi (LOQ) diazinon sebesar 3,98 ppm. Ketika metode ini diterapkan pada sampel tanah, % recovery diazinon diatas 80%. Maka dapat dikatakan bahwa metode ini valid dan layak untuk analisis senyawa diazinon dalam tanah. Konsentrasi diazinon dalam sampel tanah berada di bawah LOD dan LOQ (0,577 mgL-1). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa sampel tanah yang digunakan dalam penelitian ini tidak mengandung diazinon.
Rensy A. Henci, Reinner I Lerrick, Theo Da Cunha
Published: 13 June 2020
Jurnal Saintek Lahan Kering, Volume 3, pp 1-3; https://doi.org/10.32938/slk.v3i1.1039

Abstract:
Telah dilakukan penelitian mengenai pemurnian minyak asaron hasil distilasi Stahl menggunakan distilasi pengurang tekanan. Pada penelitian ini dilakukan distilasi akar, batang dan daun genoak, kemudian minyak yang diperoleh dimurnikan dengan distilasi pengurangan tekanan. Rendemen hasil pemurnian distilasi pengurangan tekanan yang diperoleh yaitu 19,8%. Hasil analisis FTIR, NMR dan GC-MS menunjukkan bahwa minyak genoak mengandung kemurnian senyawa asaron sebesar 90,49%.
Risna Adu
Published: 13 June 2020
Jurnal Saintek Lahan Kering, Volume 3, pp 7-9; https://doi.org/10.32938/slk.v3i1.1017

Abstract:
Pemanfaatan abu tongkol jagung sebagai sumber alternatif katalis basa pada pembuatan biodiesel telah dikaji. Hal ini dilakukan untuk mengetahui potensi abu tongkol jagung pada penggunaannya sebagai katalis basa dalam transesterifikasi minyak jelantah. Pengukuran sifat alkali abu tongkol jagung dilakukan dengan AAS untuk menentukan kadar kalium dan uji alkalinitas untuk menentukan kandungan karbonat. Larutan alkali diperolehh melalui pengadukan abu tongkol jagung dalam metanol selama 4 jam dan selanjutnya digunakan untuk reaksi transesterifikasi minyak jelantah dengan variasi massa abu untuk 5, 10, 15, dan 20 gr (rasio molar metanol/minyak 6:1, waktu reaksi 2 jam, temperatur 60 oC dan kecepatan pengadukan dijaga konstan); dan variasi rasio molar metanol/minyak untuk 3:1, 6:1, 9:1 dan 12:1(massa abu optimum). Komponen metil ester hasil transesterifikasi ditentukan dengan GC-MS, sedangkan beberapa sifat fisika dan kimia biodiesel diukur menggunakan metode standar ASTM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar kalium yang terkandung dalam abu tongkol jagung berada dalam bentuk kalium karbonat dengan konsentrasi kalium sebesar 38,76% (b/b). Konversi biodiesel mencapai kondisi optimum pada penggunaan massa abu 10 gr dan rasio molar metanol/minyak 6:1. Berdasarkan data GC-MS dapat diketahui bahwa hasil sintesis biodiesel merupakan metil ester yang didominasi oleh metil linoleat dan metil palmitat. Kualitas produk biodiesel (viskositas dan densitas) memenuhi persyaratan spesifikasi biodiesel menurut SNI 7182-2015. Dengan demikian abu tongkol jagung dapat digunakan sebagai alternatif sumber katalis basa pada transesterifikasi minyak jelantah. Pemanfaatan abu tongkol jagung pada transesterifikasi dapat menambah nilai ekonomis minyak jelantah maupun tongkol jagung.
Back to Top Top