Conference Senatik Stt Adisutjipto Yogyakarta

Journal Information
ISSN / EISSN: 23373881 / 25281666
Total articles ≅ 229

Latest articles in this journal

Nurcahyo Utomo
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.441

Abstract:
During the COVID-19 pandemic, the number of flight reduced up to 70% to 80% (reported). Except for Papua, the frequency of cargo flight did not affect significantly. Anticipating decreasing of operation activities, DGCA issued several regulations and exemptions. KNKT investigation did not decrease significantly;
Agus Taufik Mulyono
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.438

Abstract:
Pandemi Covid19 telah membawa dampak yang cukup berat terhadap sektor penerbangan baik di level nasional maupun di level internasional. Diperkirakan penurunan penumpang mencapai hampir 80% pada awal Pandemi, dan belum akan pulih dalam waktu dekat. Penurunan ini menyebabkan industri penerbangan sangat terpukul, berakibat pada kosongnya bandara, sepinya tempat-tempat wisata, hingga menurunnya pertumbuhan ekonomi. Peran penerbangan dalam perekonomian sangat vital sebagaimana layaknya sektor transportasi yang lain. Di sisi lain, teknologi pesawat sebenarnya sudah mampu mengurangi dampak penularan di dalam pesawat itu sendiri. Salah satu tantangan yang penting adalah bagaimana memastikan keselamatan penerbangan sehingga mampu mengurangi dampak penularan sekaligus untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan penerbangan. Sesi Public Lecture ini akan membahas tentang Tantangan Keselamatan Penerbangan pada Masa Pandemi, bagaimana regulasinya, aspek teknisnya, dan bagaimana dampaknya perbaikan kondisi Pandemi.
Eko Poerwanto, Kris Hariyanto
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.437

Abstract:
The village of Guli has been carrying out timber industry activities for a long time, more than 14 years. Products from the timber industry in Guli village today: furniture, frames and doors. These production activities have used quite advanced mechanical equipment, but the products produced are still very standard, there is no art / art touch that can increase the selling value of the products produced. This research uses descriptive method, which describes the theory of productivity and develops it in the concept of a community empowerment program in Guli village. The research results are expected to increase the productivity of the Guli village timber industry by applying the Guli village resource development program through the Guli Village Posyantek, so that the empowerment of Guli village youth will occur and it is hoped that it will increase Bumdes assets. This empowerment program does not change the structure of the timber business that has been run by the people of Guli village.
Ardian Infantono, Chiva Olivia Bilah
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.433

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengembangkan aplikasi mobile tour guide Museum Dirgantara berbasis android sebagai media informasi yang mempermudah wisatawan mengetahui koleksi yang ada di museum. (2) Memberikan jaminan kualitas aplikasi mobile tour guide Museum Dirgantara dengan melakukan pengujian perangkat lunak sesuai standar ISO 25010. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah research and development dengan prosedur pengembangan perangkat lunak model Waterfall. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Aplikasi tour guide Museum Dirgantara telah memenuhi kebutuhan sebagai media informasi yang memudahkan pengunjung dalam menjelajahi museum dan mengetahui koleksi-koleksi di Museum Dirgantara (2) Hasil pengujian menunjukkan aplikasi telah memenuhi standar kualitas perangkat lunak ISO 25010. Aspek functional suitability sebesar 100%, aspek compatibility padaberbagai sistem operasi dan tipe perangkat sebesar 91,67% dan co-existence sebesar 100%, aspek performance efficiency CPU 18,37%, memory 19,01MB, time behavior 0,039 seconds/thread, aspek usability sebesar 84,93%, dan hasil pengujian kualitas uji materi sebesar 100%. Hasil pengujian aplikasi secara keseluruhan dinyatakan “Sangat Baik”.
Agung Prakoso, Fauzan Amrullah
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.432

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan struktur fuselage UAV dengan Software Solidwork dan membuat fuselage UAV dengan material komposit woven fiberglass seri wf 100 dengan metode vacuum bagging. Pengujian tarik juga dilakukan sebagai pembanding dengan simulasi solidwork. Fuselage UAV ini menggunakan fiberglass 2 layer dengan ketebalan 0,5 mm, 3 layer dengan ketebalan 0,75 mm, serta menggunakan sambungan fiber tali yang disatukan dengan diameter 5 mm. Komposisi komposit menggunakan 80% matriks dan 20% serat dan perbandingan matriks 3 : 1. Hasil penelitian didapatkan tegangan uji tarik terbesar pada komposit 3 layer yaitu 199 N/mm2 dan Tegangan uji tarik terbesar pada sambungan terdapat pada 3 layer yaitu 37,49 N/mm2. Struktur fuselage dinyatakan aman karena hasil simulasi (tegangan simulasi) < hasil dari pengujian tarik (tegangan uji tarik). Sedangkan dalam pembuatan fuselage diperlukan komposit dengan volume 414,4 cm3 dan berat 583,44 gram.
Muhammad Ervin Adamy, Muhammad Abdul Ghofur, Infantono A, Purwantiningsih Y.T
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.430

Abstract:
Struktur pada pesawat terbang berfungsi untuk mentransfer beban-beban yang terjadi pada permukaan pesawat ke bidang lain yang memiliki kekuatan lebih besar sehingga komponen pesawat tidak mengalami kegagalan karena setiap komponen menerima beban yang relatif kecil. Pada perancangan struktur sayap pesawat terbang, hal paling utama yang harus diperhatikan adalah masalah berat dan kekuatan struktur. Struktur yang dibuat harus memiliki kekuatan maksimal dengan berat seringan mungkin serta memenuhi faktor keamanan (safety factor). Penelitian ini melakukan desain optimasi dan analisis kekuatan stuktur sayap pesawat dengan memvariasikan jenis material, thickness dan kondisi batas. Jenis material yang diaplikasikan dalam penelitian ini adalah komposit carbon/epoxy T300/N5208, Alumunium dan Titanium. Material komposit dengan berbagai varisasi susunan arah serat dimana lamina disusun secara simetris dengan arah serat (90°/90°/90°/90°)s, (45°/45°/45°/45°)s, (0°/0°/0°/0°)s, (0°/0°/90°/90°)s dan (0°/45°/-45°/90°)s dan ketebalan per layer nya sebesar 0,000125 m atau 0,125 mm. Thickness dibuat seragam dari wingroot sampai dengan wingtip, kemudian thickness dibuat bervariasi dengan membagi tiga section sayap. Kondisi batas diposisikan di ujung spar dan diposisikan di bagian ujung skin sayap. Desain optimasi dan analisis kekuatan struktur Ribs, Spar dan Skin menggunakan Patran Nastran. Objek penelitian ini pada perancangan geometri sayap mengambil studi kasus pada jenis pesawat UAV CH4 Rainbow milik TNI AU. Dalam penelitian ini diperoleh stress dan weight pada ketebalan yang seragam dan posisi kondisi batas di spar untuk material komposit sebesar 75,8 MPa, 2,228 x 103 Kg. Material alumunium sebesar 59,2 MPa, 3,871 x 103 dan material titanium sebesar 59,2 MPa, 6,168 x 107 . Desain optimasi dilakukan dalam penelitian ini dengan cara memvariasikan ketebalan dan menambah posisi kondisi batas di ujung skin sayap, diperoleh stress, defleksi dan weight untuk material komposit sebesar 551 MPa , 0,675 m, 277 Kg. Material alumunium memperoleh stress dan weight sebesar 59,2 MPa, 3871 Kg dan material titanium sebesar 59,2 MPa, 6168 Kg. Dengan demikian, desain struktur sayap pesawat UAV CH-4 Rainbow yang paling optimal adalah komposit dengan variasi ketebalan spar dan rib (1 cm, 0,75 cm, 0,5 cm) serta skin (0,375 cm, 0,25 cm, 0,125 cm).
Back to Top Top