Dialektika: Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial

Journal Information
ISSN / EISSN: 25024094 / 2598781X
Total articles ≅ 114

Latest articles in this journal

Dewi Ambarwati
Dialektika: Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, Volume 7, pp 151-167; https://doi.org/10.36636/dialektika.v7i2.1306

Abstract:
Metaverse merupakan isu teknologi terkini yang banyak diperbincangkan, apalagi di masa pandemi yang membatasi manusia untuk berkumpul secara fisik massif. Dalam dunia Metaverse, pengguna dimungkinkan untuk bertransaksi secara virtual, melakukan kegiatan ekonomi, hiburan dan sosial. Disinilah timbul urgensitas pembaharuan hukum di bidang ekonomi yang bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat sekaligus sebagai instrument perlindungan hak dan kewajiban. Selain itu, peneliti akan mengkaji dan menguraikan secara normatif dan konseptual tentang apa saja aspek bisnis yang dapat dilakukan di metaverse dan urgensitas pembaharuan hukum bagi pengguna metaverse yang bertransaksi secara virtual. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum sekunder dan dianalisa secara dekriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan adanya ragam potensi bisnis yang dapat dilakukan dalam dunia metaverse yang juga memuat beberapa aspek hukum. Dari banyaknya peluang dan tantangan yang ada di dunia metaverse, maka norma hukum yang bersifat progresif sangat dibutuhkan untuk memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat dengan merumuskan satu produk hukum (Undang-Undang maupun peraturan pelaksana) yang terintegrasi dengan seluruh aspek digital yang dapat dipergunakan secara khusus untuk mengatur transaksi virtual di dunia metaverse.
Erna Resmiatini, Niki Puspita Sari
Dialektika: Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, Volume 7, pp 180-190; https://doi.org/10.36636/dialektika.v7i2.1670

Abstract:
Penelitian ini merupakan penelitian terapan yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh pengelola Wisata Edukasi Kampung Nanas. Masalah tersebut adalah tidak adanya dokumen SOP berbagai kegiatan. Secara spesifik tujuan yang hendak dicapai melalui penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menyusun dokumen SOP Wisata Edukasi Kampung Nanas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman. Hasil yang diperoleh melalui penelitian ini adalah dokumen SOP Wisata Edukasi Kampung Nanas yang dibagi ke dalam empat bidang, yakni: (1) SOP Bidang Kesekretariatan, Kepegawaian dan Umum, (2) SOP Bidang Tata Kelola Wisata, (3) SOP Bidang Keuangan, (4) SOP Bidang Promosi Wisata. Hasil ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi pihak pengelola Wisata Edukasi Kampung Nanas dalam menjalankan tugasnya.
Andi Molang Chaerul Kambau, Harsya Harun, Sunarding Sunarding
Dialektika: Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, Volume 7, pp 114-125; https://doi.org/10.36636/dialektika.v7i2.940

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami sejauh mana pelaksanaan reformasi birokrasi, ditinjau dari dimensi penataan organisasi dan penataan SDM aparatur, dan apakah pelaksanaan tersebut masih ada gejala masyarakat prismatik yang kuat. Dalam konteks tersebut gejala yang cukup dominan adalah stigma formalistis dalam penataan kepegawaian khususnya pada penempatan aparatur. Metode yang digunakan adalah survey melalui teknik sampling area. Kecamatan Wara Timur dipilih karena wilayah yang memiliki kelurahan yang paling banyak, jumlah penduduk terbanyak di Kota Palopo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reformasi birokrasi dengan area perubahan organisasi yang ditunjukkan dengan terdapatnya jabatan-jabatan kelas 5, 6, dan kelas 7 yang masih kosong, sementara perangkat kerasnya yakni Peraturan Walikota Palopo Nomor 35 tahun 2019 tentang Kelas Jabatan telah ditetapkan. Hal ini pula mengindikasikan gejala masyarakat prismatik pada organisasi pemerintah daerah masih cukup kuat.
Auralia Salsabila Tuada Pasha, Arie Kusuma Paksi
Dialektika: Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, Volume 7, pp 140-150; https://doi.org/10.36636/dialektika.v7i2.747

Abstract:
South Korea’s economy has been heavily depend on major power countries such as US, China, Japan, and Russia. However, with the changing dynamics in international world such as growing protectionism in US during Trump leadership, China’s expansion of influence in Asia, as well as trade war between US and China causing President Moon Jae In to switch South Korea’s economy horizon. New Southern Policy is a diplomatic initiative established to reduce those dependence. South Korea invites India and ASEAN as its brand new partners. South Korea stated that Indonesia is a major partner in New Southern Policy. This research aims to analyze the impact of New Southern Policy in Indonesia, especially in economy and defense sectors. The impact on economy sectors are both countries agreed to signed IK-CEPA agreement, South Korea which eager to make Indonesia as new production base in ASEAN through Hyundai company factory construction, and LG Consortium investment in the electric vehicle battery cell industry. Moreover, the impact on defense sectors is joint venture project for the production of KFX/IFX fighter jets.
Erly Nabila Siskawati, Mega Noerman Ningtyas
Dialektika: Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, Volume 7, pp 102-113; https://doi.org/10.36636/dialektika.v7i2.1334

Abstract:
The purpose of this study was to analyze the effect of financial literacy and financial technology toward the financial behavior. This type of research is explanatory research using a sample of 389 undergraduate students at UIN Maulana Malik Ibrahim Malang from the 2018-2021 class. We collected data through an online questionnaire (google form) and analyzed it using SEM-PLS with the help of SmartPLS 3 software. The results indicates that financial literacy had a positive significant effect on student financial behavior and financial technology had a negative and significant effect on student financial behavior.
Audia Junita, Sopi Pentana, Indra Syahputra Sitorus
Dialektika: Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, Volume 7, pp 168-179; https://doi.org/10.36636/dialektika.v7i2.1307

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengalaman kerja memediasi pengaruh kerjasama tim terhadap efektivitas kerja karyawan PT. Bank SUMUT Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bagian pemasaran (Funding Officer dan Account Officer) pada PT. Bank Sumut Medan berjumlah 196 orang dan sampel sebanyak 132 responden yang ditentukan dengan teknik sampling acak proporsional dari 3 kantor cabang yaitu Kantor Cabang Utama Medan, Kantor Cabang Medan Iskandar Muda, dan Kantor Cabang Medan Sukaramai. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kerja memediasi pengaruh kerjasama tim terhadap efektivitas kerja karyawan di PT. Bank SUMUT Medan. Berdasarkan temuan disarankan untuk meningkatkan kerjasama tim di PT. Bank SUMUT Medan, pimpinan perlu menjalin komunikasi dan kerjasama yang intens dan efektif antar karyawan agar dapat berkontribusi bagi kemajuan perusahaan. Kegiatan bersama dalam perusahaan perlu difasilitasi baik melalui permainan, rekreasi, pemecahan masalah, dan lain-lain yang dapat membangun hubungan baik, menumbuhkan rasa memiliki, saling mendukung, dan saling percaya dalam sebuah tim kerja.
Ana Ismiyadi, Abdul Fatah Fanani, Sri Handayani, Diela Novelia, Wahyu Astutik
Dialektika: Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, Volume 7, pp 87-101; https://doi.org/10.36636/dialektika.v7i2.1084

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis “Pengaruh Tagline dan Jingle Iklan terhadap Pembentukan Brand Awareness” (Studi pada Iklan Oreo dengan Tagline “Diputar, Dijilat, Dicelupin” dan Jingle “Bayangkan Ku Beri Oreo” di Televisi pada mahasiswa Institut Pembangunan Airlangga Surabaya (IPAS)). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, sumber data diperoleh dari data primer dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah 37 orang. Alat analisis yang digunakan meliputi uji validitas dan uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linear berganda, uji F, uji t, uji koefisien korelasi dan uji koefisien determinasi. Hasil analisis statistik menjelaskan bahwa: (1) Variabel Tagline dan Jingle secara bersama-sama berpengaruh terhadap Brand Awareness. (2) Variabel Tagline secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap Brand Awareness. (3) Variabel Jingle berpengaruh signifikan terhadap Brand Awareness.
Khilda Falahiyah, Sugeng Hariyanto
Dialektika: Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, Volume 7, pp 126-139; https://doi.org/10.36636/dialektika.v7i2.1007

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan perilaku konsumsi masyarakat kota Gresik dari pasar modern ke online shop. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sifat penulisan berupa deskriptif, subek penelitian yakni masyarakat yang tinggal di Perumahan Gresik Regency GKB yang berad di Kabupaten Gresik. Teknik pengumpulan data menggunkan data primer dan sekunder, data primer berupa oabservasi dan wawancara, sedangkan sekunder bersumber dari jurnal, artikel, buku dan lain-lain. Analsisi data menngunakan analsisis deskriptif dengan metode reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian menujukan bahwa perubahan pola konsumi masyrakat kota Gresik dari pasar modern ke online shop di picu oleh covid-19, dimana masa pandemi mengharuskan masyrakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan kebijakan PPKM yang memebuat masyrakat di batsi dalam keluar rumah dan berinteraksi agar dapat memutus penyebaran covid-19. Dengan adanya pandemi covid-19 dan dukungan dari perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat membuat masyrakat lebih sering melalukan konsumi atau berlanja melalui online daripada membeli barang ke tempatnya langusng seprti toko, maal, supermarket, dan minimarket. Hal ini yang menciptakan perubahan pola konsumi masyarakat kota Gresik.
Husnul Hakim
Dialektika: Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, Volume 7, pp 191-200; https://doi.org/10.36636/dialektika.v7i2.1461

Abstract:
Pemberantasan tindak pidana korupsi tidak dapat dilaksanakan hanya dengan melakukan penuntutan terhadap pelaku dan membawanya ke ruang persidangan, akan tetapi perlu adanya upaya pencegahan terhadap perbuatan korupsi. Salah satu aktor dengan potensi melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme yaitu pejabat pemerintahan, oleh sebab itu diperlukan acuan kerja dalam melaksanakan wewenang para pejabat pemerintahan sehingga dapat menghindari perbuatan korupsi. Penelitian ini juga sebagai metode pengawasan terhadap kinerja pejabat pemerintahan sehingga mencegah terjadinya perbuatan penyalahgunaan wewenang yang mengarah pada perbuatan korupsi. Pengawasan oleh masyarakat, lembaga pendidikan bersama dengan instansi pemerintah merupakan cara yang efektif untuk mencegah perbuatan korupsi salah satunya melalui penerapan Asas-Asas Umum Penyelenggaran Pemerintahan Yang Baik (AAUPB) yang merupakan hukum tidak tertulis dan berperan sebagai rambu-rambu dalam mejalankan Pemerintahan. Penerapan AAUPB akan dengan sendirinya menjauhkan para pejabat yang berwenang dari perbuatan korupsi di lingkungan pemerintahan sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Tapi Rondang Ni Bulan
Dialektika: Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, Volume 7, pp 73-86; https://doi.org/10.36636/dialektika.v7i1.484

Abstract:
Employee job satisfaction can be achieved if various employee expectations can be fulfilled by carrying out their work. This study aims to analyze the effect of conflict and role ambiguity on job satisfaction with emotional exhaustion as a mediating variable. This research was conducted at the Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) in South Medan. The research respondents were all 72 employees. This type of research is causality. The results of the study prove that partially or simultaneously conflict and role ambiguity have a significant effect on job satisfaction either directly or through emotional exhaustion as a mediating variable. The higher the conflict and ambiguity of the roles that employees live, it will trigger the emergence of emotional exhaustion and will ultimately reduce job satisfaction, and vice versa. Therefore, the leadership needs to conduct a proper job analysis in order to identify the suitability of employee characteristics required for each position in the agency. Briefings to explain various forms of work plans also need to be carried out periodically to provide a better understanding of the tasks that must be accomplished by each employee.
Back to Top Top