Refine Search

New Search

Advanced search

Publisher Universitas Nusantara PGRI Kediri

-
229 articles
Page of 23
Articles per Page
by
Dwi Novitasari, Indrawati Indrawati, Dwi Kartika Risfianty
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika, Volume 4, pp 186-197; doi:10.29407/jmen.v4i2.12526

Abstract:Abstrak: Pengajaran matematika di kota Mataram dominan masih terpusat pada guru, partisipasi siswa dalam pembelajaran dan hasil belajar siswa masih rendah yang salah satunya disebabkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Mengatasi hal tersebut, diperlukan suatu pembelajaran yang berpusat pada siswa serta dapat mengkonstruksi pemahaman siswa. Untuk itu dalam penelitian ini dikembangkan perangkat pembelajaran matematika melalui pendekatan saintifik berbasis GeoGebra berupa RPP, Buku Guru dan LKS yang valid, praktif dan efektif. Hasil validasi perangkat: RPP (4.55), Buku Guru (4.17), LKS (4.44). Analisis efektifitas termasuk kategori efektif dimana: 1) Nilai siswa di atas KKM sebesar 86.84 % ; 2) Rata-rata aktivitas guru dan siswa berada pada rentang batas toleransi yang ditentukan; 3) Kemampuan guru mengelola pembelajaran berkategori baik; 4) Rata-rata respon positif siswa yaitu 92.65%. Serta berkategori praktis dengan kriteria: 1) Memiliki nilai IP baik; 2) Keterlaksanaan pembelajaran berkategori tinggi dengan nilai rata-rata 4.34; 3) Kemampuan guru mengelola pembelajaran berkategori baik. Dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid, praktis dan efektif sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas. Kata Kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, pendekatan saintifik, GeoGebra Abstract : Teaching mathematics in Mataram City is still dominant by learning teacher-centered, the student participation in learning and students’ mathematics achievement are still low. One of which is due to a lack of students' understanding of the material being taught. Overcoming this, we need a student-centered learning and can construct students' understanding. For this reason, this study aim to develop a mathematical learning kit through a scientific approach based GeoGebra including the lesson plan (RPP), Teacher's Books and worksheets (LKS) that were valid, practive and effective. The result of the research show that the validation average score for : RPP (4.55), Teacher's Book (4.17), LKS (4.44). Effectiveness analysis included effective categories where : 1) Student scores above KKM were 86.84%; 2) The average activity of teachers and students is within the specified tolerance range; 3) The ability of teachers to manage learning in good category; 4) The average of students positive response is 92.65%. As well as practical categories with criteria: 1) Having a good IP value; 2) Implementation of high category learning with an average value of 4.34; 3) The ability of teachers to manage learning in good category. Thus, this research can be concluded that learning kit that are developed are valid, practical and effective so they can be used in classroom learning. Key words : development, teaching kit, scientific approach, GeoGebra
Agus Supriyoko, Wisnu Mahardika
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, Volume 4, pp 280-292; doi:10.29407/js_unpgri.v4i2.12540

Abstract:Kondisi fisik merupakan komponen terpenting dalam pencapaian prestasi. Kondisi fisik ialah hal mutlak yang wajib dimiliki oleh atlet di dalam mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga yang optimal, sehingga segenap kondisi fisiknya harus dikembangkan dan ditingkatkan sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing cabang olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kondisi fisik atlet anggar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet anggar Kota Surakarta yang berjumlah 34 atlet. Data diperoleh melalui tes dan pengukuran dengan item tes : 1) tes daya tahan, 2) tes kecepatan, 3) tes kecepatan reaksi, dan 4) dan kekuatan otot tungkai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 2 (6%) atlet pada kategori sangat baik, 4 (12%) atlet pada kategori baik, 22 (64%) atlet pada kategori sedang, 5 (15%) atlet pada kategori kurang, dan 1 (3%) atlet pada kategori kurang sekali. Kesimpulan, kondisi fisik atlet anggar Kota Surakarta pada kategori sedang.
Dani Rizana, Eka Safitri
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika, Volume 4, pp 177-185; doi:10.29407/jmen.v4i2.12549

Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah implementasi media pembelajaran menggunakan aplikasi Geogebra Graphing Calculator dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan aktivitas mahasiswa dalam mata kuliah matematika ekonomi. Metode penelitian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Classroom Action Research atau metode kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Data pengamatan dalam kegiatan ini dikumpulkan melaui lembar observasi, dokumentasi dan tes. Subyek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Prodi S-1 Manajemen semester gasal 2018/2019 yang menempuh mata kuliah Matematika Ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas mahasiswa dan hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan. Pada siklus I rata rata aktivitas mahasiswa berkriteria cukup dengan skor persentase 62,33 %, siklus II mengalami peningkatan rata rata aktivitas mahasiswa berkriteria sangat baik dengan skor persentase 85,07 %. Kemampuan pemecahan masalah yang ditunjukan dengan rata-rata skor hasil belajar pada siklus I sebesar 78,06, pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata skor hasil belajar sebesar 91,78. Kesimpulan dari penelitian ini adalah implementasi media pembelajaran menggunakan aplikasi Geogebra Graphing Calculator dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan aktivitas mahasiswa dalam mata kuliah matematika Ekonomi.
Firman Juniatur Rahman
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, Volume 4, pp 264-279; doi:10.29407/js_unpgri.v4i2.12466

Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk melihat manakah yang lebih baik antara latihan fisik circuit training menggunakan bola dengan circuit training tanpa bola terhadap peningkatan daya tahan, kelincahan dan kecepatan serta mengetahui peningkatan kecepatan, kelincahan dan daya tahan peserta ekstrakurikuler futsal SMAN 1 Kebomas Gresik, pembagian kelompok di lakukan dengan ordinal pairing setelah di lakukan tes awal sehingga kelompok terbagi menjadi tiga yakni kelompok circuit training dengan bola dan tanpa bola serta kelompok kontrol. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Quasi Experimental (Pretest-Postest Design). Data hasil penelitian yang peroleh sebagai berikut: pretest dan posttest kelompok circuit training dengan bola terhadap peningkatan kecepatan, kelincahan dan daya tahan (0,0000,05) dan daya tahan (0,476>0,05), artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan. Disimpulkan dari penelitian ini bahwa pelatihan circuit training dengan bola dan tanpa bola efektif untuk peningkatan kecepatan, kelincahan dan daya tahan.
Ellen Safaringga, Reo Prasetiyo Herpandika
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, Volume 4, pp 235-247; doi:10.29407/js_unpgri.v4i2.12467

Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebugaran jasmani dengan kualitas tidur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan menggunakan teknik korelasi. Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa angkatan 2014 program studi Penjaskesrek Universitas Nusantara PGRI Kediri sejumlah 192 mahasiswa. Sampel dalam penelitian diambil sebanyak 38 mahasiswa penjaskesrek angkatan 2014. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel random sampling. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rhitung sebesar = 0,408 > rtabel = 0,320 dengan nilai sig. 0,011 < 0,05 (taraf signifikan 5%) maka H0 ditolak yang artinya ada korelasi yang signifikan antara aktivitas kebugaran jasmani dengan kualitas tidur. Kesimpulannya adalah tingkat kebugaran jasmani memiliki hubungan yang rendah dengan kualitas tidur.
Agung Widodo
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, Volume 4, pp 248-263; doi:10.29407/js_unpgri.v4i2.12463

Abstract:This study aims to produce a target game model to improve shooting skills in football games. The method used in this study is research and development (R & D). The stages in this method refer to the 10 steps of Borg & Gall's research and development which were adapted into three stages, namely: (1) Preliminary study phase; (2) Development stage; and (3) evaluation phase. Data collection instruments use questionnaires.Data collection instruments use questionnaires. Data analysis using quantitative descriptive analysis with percentage. The research product is a target game model consisting of: (1) 3 lawan 3; (2) tendangan hukuman; (3) tendangan berlubang; and (4) tendangan gol. Validation of the game model involves 2 experts, namely lecturers of football courses and football coaches. The results of the validation of the target game model obtained the target game model pointed to 85.71%. Field test results to determine the feasibility of the target game model, based on the practitioners' assessment in this case the extracurricular coach of MTs Yasiro Lembursawah, Sukabumi obtained a score of 29 from a maximum score of 35 with a percentage of 82.85% which means good / decent. So that the game model developed is suitable for use in improving shooting skills.
Beni Agus Prasetiono, Maharani Fatimah Gandasari
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, Volume 4, pp 220-234; doi:10.29407/js_unpgri.v4i2.12498

Abstract:This study aims to produce a series of field tennis skills tests for good male players aged 12-14 years. This study uses a quantitative approach. Independent variables in this study were 7 skills, namely service, straightforward target forehand groundstroke, crossed forehand target groundstroke, straight target backhand groundstroke, crossed backhand groundstroke, forehand / backhand volleyball, tennis rally ability. The sample used in this study was a tennis court athlete aged 12 to 14 years in Landak Regency and was a superior athlete. The sampling technique in this study uses two methods, namely random sampling or random sampling techniques and nonrandom sampling techniques. At the time of the instrument testing using a random sample technique, namely by stratified random sampling and determination of the titreion selector using non-random sampling technique, namely by sampling judgment. Data analysis techniques using the analysis method "Wherry Dolittle" with the help of SPSS and Microsoft Office Exel. From the description above it is concluded to get a good athlete the need for the selection process as early as possible related to the field of tennis and then follow a good training process as well. Field tennis talent test instruments have not been used in the selection of talented athletes. For this reason, there is a need to test the tennis court talent. The test instrument has also not known its accuracy in terms of predicting the ability or talent of athletes. Study and research are needed beforehand to produce a field tennis talent test instrument
Ucik Fitri Handayani, Cholis Sa’Dijah, Hery Susanto
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika, Volume 4, pp 143-156; doi:10.29407/jmen.v4i2.12109

Nafi'Atuz Zahro, Makbul Muksar, Sukoriyanto Sukoriyanto
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika, Volume 4, pp 157-167; doi:10.29407/jmen.v4i2.12108

Abstract:Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa MTs. Negeri 6 Banyuwangi dalam menyelesaikan masalah open-ended pada materi bangun datar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari empat siswa sesuai dengan Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif (TKBK) yang diperoleh dari hasil pengerjaan 28 siswa kelas VIIA melalui masalah open-ended materi bangun datar. Indikator TKBK yang digunakan adalah fluency, flexibility, dan novelty. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik tes masalah open-ended materi bangun datar dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dari 28 siswa, diperoleh tiga tingkatan berpikir kreatif yaitu TKBK 0 (tidak kreatif), TKBK 1 (kurang kreatif), dan TKBK 3 (kreatif). Kata Kunci: kreatif; open-ended; bangun datar
Nikken Isnaini Hidayah, Vina Dwi Riski, Lela Kumalasari, Erika Laras Astutiningtyas
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika, Volume 4, pp 168-176; doi:10.29407/jmen.v4i2.12187

Abstract:Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggabungan metode Outdoor dengan Indoor Learning menggunakan sistem sepekan di luar sepekan di dalam (SEPUR SELAM) terhadap prestasi belajar siswa pada pokok bahasan Polinomial kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tawangsari tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu. Data dikumpulkan menggunakan tes, dokumentasi, angket, observasi, dan wawancara. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol dan XI IPA 5 sebagai kelas eksperimen. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa thitung = 6,098 > ttabel = 2,288 maka H0 ditolak. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan penggabungan metode Outdoor dengan Indoor Learning menggunakan Sistem Sepekan di Luar Sepekan di Dalam (SEPUR SELAM) terdahap prestasi belajar siswa pada pokok bahasan Polinomial. Sedangkan angket respon siswa menyatakan 100% siswa tertarik dan mengalami kondisi pembelajaran yang berbeda dengan penggabungan metode Outdoor dengan Indoor Learning, sedangkan 97,4% siswa termotivasi dan tidak mengalami kejenuhan. Kata kunci: Outdoor Learning;Indoor Learning;hasil belajar matematika His research aims to determine the effect of combining Outdoor methods with Indoor Learning using a week-long system within a week in (SEPUR SELAM) on student achievement on the subject of Polynomial class XI Science at SMA Negeri 1 Tawangsari in the academic year 2017/2018. The type of research used is experimental research. Data were collected using tests, documentation, questionnaires, observations, and interviews. The sample in this study were students of class XI IPA 3 as the control class and XI IPA 5 as the experimental class. The result of the t-test analysis shows that t count = 6.098> t table = 2.288 then H0 is rejected. It was concluded that there was an effect of using the combination of Outdoor methods with Indoor Learning using the Sepekan System outside the Week in (SEPUR SELAM) at the level of students' learning achievement on the subject of Polynomial. While the student response questionnaire stated 100% of students were interested and experienced different learning conditions with the incorporation of Outdoor methods with Indoor Learning, while 97.4% of students were motivated and did not experience saturation. Keyword: Outdoor Learning;Indoor Learning; learning outcomes of mathematics
Page of 23
Articles per Page
by