Journal Ekspektra

-
14 articles
Page of 2
Articles per Page
by
Yuliani Yuliani Yuliani
Published: 30 August 2017
Ekspektra; doi:10.25139/ekt.v0i0.135

Abstract:The funding decision is one of the financial decisions that are made by the manager. The determination of funding appears in the composition of capital structure owned by the company. Changes in capital structure ratios can be attributed to several factors that are the focus of this research. This study aims to determine the effect of current ratio, asset structure, corporate growth, and price earning ratio (PER) and return on assets (ROA), to debt to equity ratio (DER). The sampling technique is purposive based on several predefined criteria, with the research period is 2010-2015. The unit of analysis in this research consists of 50 observations of public companies categorized under food and beverage industry as the study object. Data analysis techniques used is statistic descriptive and inferential, meanwhile, the hypothesis is tested using multiple linear regressions. The results of this study indicate that the variable of current ratio, asset structure and ROA have a significant effect on DER while the growth of company and PER have no significant effect. The simultaneous test results show that the variables can be used in predicting the DER, thus, the model is said to be feasible to use. Further research can include external variables in the research model so that the broader scope of research will be obtained. Keywords: current ratio, asset structure, company growth, PER, ROA, DER ABSTRAK Keputusan pendanaan menjadi tugas dari seorang manajer keuangan dalam keputusan keuangan. Penentuan pendanaan tampak pada komposisi struktur modal yang dimiliki perusahaan. Perubahan rasio struktur modal dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang menjadi fokus penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh current ratio, struktur aktiva, pertumbuhan perusahaan, Price Earning Ratio (PER), Return On Asset (ROA) terhadap Debt to Equity Ratio (DER). Teknik pengambilan sampel adalah purposive berdasarkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Periode penelitian adalah 2010-2015. Unit analisis sebanyak 50 pengamatan dengan objek penelitian pada sub sektor industri makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah secara statistik deskriptif dan inferensial. Pengujian hipotesis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel current ratio, struktur aktiva dan ROA berpengaruh signifikan terhadap DER sedangkan pertumbuhan perusahaan dan PER tidak berpengaruh signifikan. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa variabel yang digunakan dapat memprediksi DER sehingga model dinyatakan layak untuk digunakan. Penelitian selanjutnya dapat memasukkan variabel eksternal dalam model penelitian sehingga akan diperoleh cakupan penelitian yang lebih luas. Kata kunci: current ratio, struktur aktiva, pertumbuhan perusahaan, PER, ROA, DER.
dominicus wahyu pradana
Published: 30 August 2017
Ekspektra; doi:10.25139/ekt.v0i0.350

Abstract:This research aimsto analyze the influence of commitment, leadership, work environment and compensation to competitive advantages with engagement as intervening variable. Culture of engagement should be acquired by each employee in order to reach the competitive advantages.Samples were selected with census method or population research. Data are collected by distributing questionnaires to 35 senior high school teachers. Databe analyzed using Structural Equation Model (SEM) with PLS (Partial Least Squares) program.The result shows that 5 from 9 hypotheses argued are accepted, they are H2, H3, H6, H7 and H9. Research hypotheses include: the influence of leadership to engagement, the influence of work environment to engagement, the influence of leadership to competitive advantages, the influence of work environment to competitive advantages and the influence of engagement to competitive advantages.Whereas four other hypotheses (H1, H4, H5, H8) are rejected, they are the influence of commitment to engagement, the influence of commitment to competitive advantages, the influence of compensation to engagement, and the influence of compensation to competitive advantages. Keywords: commitment, leadership, work environment, compensation, engagement, competitive advantages.
waikotul jannah
Published: 30 August 2017
Ekspektra; doi:10.25139/ekt.v0i0.338

Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh analisis fundamental, suku bunga dan overconfidence terhadap pengambilan keputusan innvestasi pada investor di Surabaya, baik secara parsial maupun simultan terhadap pengambilan keputusan investasi. Menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling menghasilkan jumlah sampel sebesar 51 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Analisis fundamental berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan investasi. (2) Suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputtusan investasi. (3) Overconfidence berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan investasi. (4) Secara simultan, Analisis fundamental, suku bunga, dan overconfidence berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan investasi, dengan variabel analisis fundamental sebagai variabel yang paling berpengaruh terhadap pengambilan keputusan investasi. Keywords: Analisis Fundamental, Suku Bunga, Overconfidence, dan Pengambilan Keputusan Investasi
Octaviana Arisinta
Published: 30 August 2017
Ekspektra; doi:10.25139/ekt.v0i0.136

Abstract:Penelitian ini lakukan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pendapataan sopir angkutan umum sebelum dan sesudah adanya jembatan suramadu di Pelabuhan Kamal Trayek D3 (Bangkalan-Kamal). Rumusan masalah merupakan pusat perhatian dalam sebuah penelitian. Untuk itu, sesuai dengan latar belakang masalah di atas, maka masalah penelitian ini berusaha menjawab persoalan tentang adakah perbedaan pendapatan sopir angkutan umum sebelum dan sesudah adanya Jembatan Suramadu di Pelabuhan Kamal. Hipotesis yang diajuakan dalam penelitian ini adalah bahwa adaperbedaan pendapataan sopir angkutan umum sebelum dan sesudah adanya Jembatan Suramadu di Pelabuhan Kamal Trayek D3 (Kamal-Bangkalan).Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan tehnik pengumpulan datanya menggunakan angket terbuka (wawancara). Dari populasi 100 dan sampel yang diambil 23 data diperoleh kemudian dianalisa dengan menggunakan komparatif (perbandingan). Dari hasil analisis data dapat diketahui bahwa dari hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan uji-t diketahui bahwa t hitung > t tabel yaitu 12,47>2,073maka Ha diterima pada tingkat signifikansi (α) 5 %. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa adanya Jembatan Suramadu sangat mempengaruhi pendapatan sopir angkutan umum di pelabuhan kamal, tampak jelas perbedaan pendapatan sopir angkutan umum yang sebelumnya dapat mencukupi kebutuhan mereka sehari-sehari. Kata kunci: Pendapatan Sopir, Jembatan Suramadu, Pelabuhan Kamal
Sukesi sukesi
Published: 30 August 2017
Ekspektra; doi:10.25139/ekt.v0i0.189

Abstract:The significance of quality is valuable to the satisfaction of society is the company's capital in selling service products. Without exception public companies are improving both service quality and products. Service quality should be done consistently, KPPT Mojokerto City as the providers of public service, whose populated with UMKM business areas. It’s required to provide quality services not only value, but the convenience of service. In order to know (1)The level of community satisfaction the service of KPPT Mojokerto City;(2)And Analyze the results of the assessment of SKM. Qualitative descriptive and 9 elementsanalysis tools and 18 indicators of assessment are developing, based on Peraturan Menteri PAN-RB No.16 2014 about SKM guidelines for Public Service Providers. Research using random sampling accidental proportional gain 100 respondents. The result of all variables, the level of user service satisfaction, has score category B (good). The result of index score 76.35 means that, generally satisfaction society in a good category. With index of service quality as the expectations from willingness to give positive response for each type of product service. For advice, it’s should be able to provide transparency of services related to applicant for permits regarding provisions/rules/standards costs on each type of license. Keywords:Qualitative,Research,service quality, public service,satisfaction society
dedeh sri sudaryanti
Published: 30 August 2017
Ekspektra; doi:10.25139/ekt.v0i0.339

Abstract:SHU of cooperative business is usually used as a measure of the welfare of members. There are many factors that influence the acquisition of SHU cooperatives. This research was conducted to know and analyze the partial and simultant influence of Total Member, Outside Capital and Total Asset to SHU at savings and loan cooperative which is in Tasikmalaya city. The population in this research is all the savings and loan cooperatives recorded in the Office of Cooperatives, Small and Medium Enterprises, Industry and Trade Tasikmalaya City in 2016. Selected 53 research samples by using purposive sampling technique. Based on the data analysis and discussion of research results found evidence that partially Total Member and Outside Capital has no significant effect to SHU, while Total Asset has a significant positive effect on SHU, which means the increase of Total Asset a savings and loan cooperative will result in increasing the SHU. Simultaneously The Number of Members, Outside Capital, and Total Asset Affects the SHU. Keywords: SHU, number of members, external capital, total assets
Sri Utami Ady
Published: 30 August 2017
Ekspektra; doi:10.25139/ekt.v0i0.184

Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan menganalisis perilaku para investor individu dan melihat pemahaman mereka tentang efisiensi pasar modal dan penyesuaian perilaku mereka. Target khusus yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah dihasilkannya sebuah model konstruksi perilaku investor dalam memahami dan berperilaku sesuai dengan tingkat efisiensi pasar modal yang dipahami oleh investor dan bagaimana mereka menyesuaikan diri terhadap segala perubahan yang terjadi secara dinamis. Menggunakan paradigma post positivis kualitatif dengan metode studi kasus, dan metode pengumpulan data melalui indepth interview, observasi partisipan dan dokumentasi, diharapkan menghasilkan sebuah teori yang berdasarkan data langsung dari lapang di bidang pasar modal di Indonesia.Analisis data dilakukan dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1)Pasar modal Indonesia belum berfungsi secara maksimal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat indonesia karena sebagian besar investor adalah investor luar negeri (Foreign investor) yang merasakan manfaat keberadaannya.(2 Pasar modal Indonesia saat ini berada pada tingkat efisiensi lemah, sehingga investor kesulitan mendapatkan return berdasarkan informasi data historis dan pergerakan harga saham cenderung acak(random walk) sehingga penggunaan analisis teknikal kurang bermanfaat. (3) Hipotesis pasar efisien mengasumsikan Rational Economic Man (REM) yang sangat sulit untuk diaplikasikan karena pada kenyataannya perilaku investor tidak rasional sehingga asumsi yang cocok adalah Behaviorally Bias Men (BBM)
Bambang Raditya Purnomo
Published: 31 March 2017
Ekspektra, Volume 1; doi:10.25139/ekt.v1i1.85

Abstract:Tujuan penelitian ini adalah melihat efektivitas pelatihan kewirausahaan dalam meningkatkan motivasi berwirausaha pada individu penyandang tuna rungu di Kota Surabaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi berwirausaha individu penyandang tuna rungu sehingga banyak yang menjadi buruh atau bahkan pengangguran. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan design One Group Pre Test Post Test. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner motivasi berwirausaha. Data yang diperoleh melalui kuisioner dianalisis dengan menggunakan metode t Test. Dari analisis data yang dilakukan terlihat bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan motivasi berwirausaha pada individu tunarungu setelah mengikuti pelatihan kewirausahaan.
Yovita Vivianty Indriadewi Atmadjaja
Published: 31 March 2017
Ekspektra, Volume 1; doi:10.25139/ekt.v1i1.86

Abstract:Masyarakat nelayan memiliki karakteristik dan kebiasaan yang unik dalam pengelolaan keuangan, yaitu ketergantungan dalam mencari solusi masalah keuangan terhadap pedagang perantara atau yang disebut sebagai pengamba’ dalam masyarakat nelayan Madura. Pedagang perantara menjadi lembaga informal yang membantu nelayan dalam memenuhi kebutuhannya dengan imbal balik hasil tangkapan nelayan harus disetorkan kepada pedagang perantara. Masyarakat nelayan dengan karakteristik seperti ini juga terjadi pada masyarakat pesisir Timur Banyuwangi yang menjadi subyek dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian yang mengambil sampel tiga pengamba’ dan 2 nelayan di Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi didapatkan bahwa keberadaan pengamba’ didasari dan ditunjang dengan adanya ketergantungan nelayan yang telah berlangsung lama terhadap pengamba’ dalam hal kebutuhan dana, baik dana untuk pembelian aset maupun dana kerja melaut, serta adanya hubungan yang erat dan saling menguntungkan antara nelayan dan pengamba’. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pola relasi antara nelayan dan pengamba’ tidak hanya berdasarkan utang piutang, tetapi sudah menjadi seperti keluarga, dan pola relasi ini terputus apabila nelayan berpindah ke pengamba lain yang berada di satu wilayah dengan pengamba lama dengan terlebih dahulu melunasi pinjaman awal nelayan kepada pengamba’.
Dwi Cahyaningdyah
Published: 31 March 2017
Ekspektra, Volume 1; doi:10.25139/ekt.v1i1.84

Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hari perdagangan terhadap return saham di Bursa Efek Indonesia. Subjek penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode sampling jenuh. Ditemukan jumlah observasi sebanyak 1.697 observasi data harian harga saham penutupan selama tahun 2007-2015. Analisis data yang digunakan adalah analisis GARCH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh hari perdagangan terhadap return saham di Bursa Efek Indonesia periode 2007-2015 dimana ditemukan return saham yang negatif pada hari Senin (Monday Effect) dan return terbesar yang terjadi pada hari Jumat (Weekend effect). Sementara itu, fenomena week four effect tidak ditemukan pada penelitian ini karena Monday effect tidak hanya digerakkan oleh return negatif yang terjadi pada Senin minggu keempat dan kelima saja namun juga digerakkan oleh return negatif pada Senin minggu kedua dan ketiga. Pada penelitian ini, fenomena bad Friday juga tidak ditemukan karena tidak hanya return negatif hari Jumat saja yang mempengaruhi return negatif hari Senin (Monday Effect) tetapi juga dipengaruhi oleh return positif pada hari umat minggu sebelumnya.
Page of 2
Articles per Page
by

Refine Search

Authors

New Search

Advanced search