Journal PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering)

-
16 articles
Page of 2
Articles per Page
by
Sulistyono Sulistyono, Wiwik Sulistiyowati
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering), Volume 1; doi:10.21070/prozima.v1i2.1350

Abstract:Dengan banyaknya pembangunan gedung-gedung, merupakan peluang besar yang bagus untuk industri mesin pendingin. Untuk memenuhi terhadap permintaan mesin pendingin diperlukan peramalan yang tepat dalam pengambilan keputusan dalam proses produksi. Peramalan produksi merupakan bentuk pembuatan keputusan yang dijadikan sebagai landasan dibanyak industri manufaktur dan industri pelayanan.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk meramalkan jumlah produksi sehingga dapat menentukan jumlah produksi mesin pendingin dalam 12 periode dimasa yang akan datang. Analisis regresi merupakan analisis yang bertujuan untuk menentukan model yang paling sesuai untuk pasangan data serta dapat digunakan untuk membuat model dan menyelidiki hubungan antara dua variabel atau lebih.Hasil persamaan matematika regresi yang mempengaruhi jumlah produksi adalah variabel kerusakan mesin (KM) dan harga bahan baku (HBB) serta jumlah tenaga kerja (JTK) nilai konstanta 500.308 menyatakan bahwa jika tidak ada variabel kerusakan mesin, harga bahan baku dan jumlah tenaga kerja, maka jumlah produksi sebesar 500.300. Dengan mengasumsikan diabaikannya variabel independen lainnya, jika kedua variabel (X1_KM) bernilai positif sebesar 47.869 dan (X2_HBB) bernilai positif sebesar 7.2700000, maka jumlah produksi meningkat sebesar 1%, dan jika variable (X3_JTK) bernilai negatif -3.460, jumlah produksi mengalami penurunan 1%, sebesar 3.640.
Erwin Widiantono, Tedjo Sukmono
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering), Volume 1; doi:10.21070/prozima.v1i2.1297

Abstract:Ahass honda merupakan suatu perusahaan yang menawarkan pelayanan jasa service sepeda motor honda. Salah satu produk jasa yang menawarkan service motor seperti service ringan, service besar, injector clener, overhauld, ganti oli. Populasi kedatangan pelanggan di bagian service cukup banyak sehinggan mekanik tidaak dapat melayani secara optimal. Dengan simulasi menggunakan promodel dengan 4 pitstop maka mekanik dapat melayani sebanyak 60 motor saja dengan masing-masing mekanik melayani 15 motor. Dari usulan data yang telah di kumpulkan didapat 70 kedatangan dengan 5 pitstop dan 33 menit waktu service dengan perhitungan menggunakan Multiple Server di dapat hasil 7 menit waktu tunggu dan 5 unit pitstop dengan perhitungan menggunakan simulasi promodel di dapat dari kapasitas 70 yang dapat di tangani oleh mekanik adalah 69-70 motor setiap harinya.
Latjuba Sofyana
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering), Volume 1; doi:10.21070/prozima.v1i2.1288

Abstract:PT Puma Logistic Indonesia is a company which dwelled in freight forwarder services. Services provided include export, import, domestic transportation, and warehousing. In carrying out its business activities, the company still use manual processes, such as using Microsoft office applications for bookkeeping and archiving. Manual data management will present a lot of risks, including simple errors in recording or data input. Not to mention the time that it takes relatively longer to access and to process information, and the shortade will affect the late information provided to the Head of Branch as well as the Director. Therefore, PT Puma Logistics Indonesia requires need information technology and system that could support and manage the company’s business process well. Based on above problems, PT Puma Logistic Indonesia need enterprise architecture planning which is ideal for their company vision and mission and also the company’s future development. Enterprise architecture planning in this research use TOGAF ADM framework which focused on architecture planning which produce steps of business architecture, information and technology development.The results of this study indicate that the enterprise architecture planning using TOGAF ADM can produce models of enterprise architecture (blueprint). The blueprint can be used as a guide in the procurement and development of IS / IT at PT. Puma Logistics Indonesia, including 13 business functions that have been adapted to business functions that will come in the business process architecture, 27 new entities in the data architecture, 4 application modules in architectural applications and the technology architecture in the form of the provision and upgrading hardware and software in PT. Puma Logistics Indonesia
Achmad Fadli Islaha, Atikha Sidhi Cahyana
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering), Volume 1; doi:10.21070/prozima.v1i2.1289

Abstract:Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan hasil laut, PT.XYZ merupakan sebuah pabrik pembuat tepung rumput laut, yang dalam perkembangannya terus melakukan perbaikan secara terus menerus demi tercapainya hasil produksi tepung rumput laut yang berkualitas. Akan tetapi dalam segi produktivitas perusahaan beberapa kendala dari beberapa faktor,terutama dari segi efektifitas dan terdapat banyaknya waste.Dengan dilakukannya penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui area-area yang teridentifikasi sebagai waste dan juga meningkatkan produktivitas mesin-mesin produksi dengan cara layout letak mesin-mesin. Sehingga di harapakan dengan penelitian ini perusahaan dapat meningkatkan produktivitas produksi.Metode yang bisa digunakan untuk menganalisa permasalahan dalam proses peningkatan produktifitas dan meminimasi waste adalah Metode From to Chart (FTC). Dimana metode ini melakukan perbaikan melalu layout ruang produksi sehingga proses produksi berjalan lebih cepat.
Emielda Rizqiah, Putu Dana Karningsih
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering), Volume 1; doi:10.21070/prozima.v1i2.1287

Abstract:Permasalahan yang dihadapi dalam pemenuhan kebutuhan gula nasional saat ini antara lain adalah permasalahan on-farm, off-farm yang membutuhkan kesadaran masing-masing stakeholder industri gula. Stakeholder utama dalam industri gula adalah petani tebu dan pabrik gula yang dalam penelitian ini adalah PG. Djatiroto. Semakin banyak stakeholder, maka proses bisnis di dalamnya akan semakin kompleks. Oleh karenanya, dibutuhkan pengelolaan risiko supply chain untuk koordinasi dan mengelola aktivitas dari masing-masing aktivitas bisnis supaya tujuan utama berupa peningkatan produktivitas gula bisa tercapai. Langkah awal yang harus dilakukan adalah identifikasi risiko. Dalam penelitian ini digunakan metode Delphi karena metode Delphi menyediakan alternatif yang lebih handal dan efisien untuk memecahkan masalah dengan ketidakpastian yang tinggi dan menguatkan cara brainstorming dan wawancara expert Delphi. Responden dalam metode Delphi terdiri dari 2 stakeholder utama dalam supply chain industri gula, yaitu PG. Djatiroto dan petani tebu.
Mohammad Bahrudin, Hana Catur Wahyuni
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering), Volume 1; doi:10.21070/prozima.v1i2.1299

Abstract:CV. X adalah suatu perusahaan yang bergerak pada bidang makanan yang memproduksi baso ayam dan siomay ayam. Proses produksi sangat berpengaruh pada pencapaian target produksi.Karena proses produksi sangat erat hubungannya dengan produktivitas kerja maka peneliti ingin mengukur tingkat produktivitas pada perusahaan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui indeks produktivitas serta mengetahui penyebab menurunnya tingkat produktivitas perusahaan menggunakan metode OMAX dan RCA Hasil dari penelitian pada metode OMAX adalah tingkat poduktivitas yang rendah terdapat pada rasio 6 dan 7 yaitu rasio produk baik yang dihasilkan dan rasio total pekerja yang masing – masing mempunyai nilai 30.Selain itu tingkat produktivitas yang paling tinggi adalah rasio 2 yaitu rasio bahan baku yang digunakan dalam menghasilkan produk yang bernilai 60. Sementara pada metode RCA dapat dikethui penyebab terjadinya penurunan produktivitas adalah karena beberapa factor seperti factor manusia, mesin serta metode.
Marwan Tangahu, Hari Purnomo, Agus Mansur
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering), Volume 1; doi:10.21070/prozima.v1i2.1301

Abstract:Kelompok Wanita Tani (KWT) Tri Manunggal merupakan kelompok usaha pengolahan bahan pangan yang terletak di desa Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta yang memproduksi beberapa produk, salah satunya emping jagung. Emping jagung atau marning gepeng adalah emping yang terbuat dari biji jagung yang direbus, dikukus, dipipihkan serta dikeringkan. Proses pemipihan jagung dilakukan dengan menggunakan mesin pemipih dengan kapasitas 50 kg dan tenaga manusia sebagai operator dalam mengendalikan mesin tersebut secara aktif atau peran operator dimulai dari memasukkan wadah, mengambil jagung yang kemudian dituangkan ke dalam mesin pemipih, mengeluarkan wadah yang berisi emping atau jagung yang sudah dipipihkan, meratakan emping serta menjemur merupakan aktfitas yang tidak boleh dilewatkan oleh operator. Permasalahan yang sering terjadi adalah kondisi mesin pemipih yang tidak sesuai dengan kondisi tubuh pengelola membuat pengelola sering mengalami nyeri pada punggung dan pinggang, proses meratakan emping dapat mencederai pekerja karena pada proses meratakan, emping masih dalam kondisi panas serta pada proses pengeringan membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu ±11 jam. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendesain mesin pemipih jagung yang ergonomis serta meningkatkan produktivitas mesin dengan menggunakan Macro Ergonomic Analisys and Design (MEAD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya mesin baru tingkat kelelahan operator berkurang 47.77 % dengan peningkatan produktivitas 16.07 % serta dapat meminimalisasi waktu sebanyak 57.30 %.
Dani Budihamsyah, Boy Isma Putra
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering), Volume 1; doi:10.21070/prozima.v1i2.1341

Abstract:Tahu merupakan makanan olahan yang terbuat dari pemerahan gilingan kacang kedelai makanan yang tergolong mempunyai protein yang tinggi. Tingginya minat akan konsumsi tahu membuat para produsen tahu harus bekerja keras untuk memenuhi permintaan yang makin hari kian meningkat. Untuk menjaga komitmen kepada pelanggan maka harga, kualitas dan ketersediaan tahu harus dipertahankan. Kecacatan fisik dan keseragaman ukuran tahu menjadi faktor penting agar konsumen tidak merasa dirugikan. Untuk mengurangi kecacatan ukuran dan bentuk fisik tahu serta mempercepat waktu proses pemotongan tahu maka harus dibuatkan suatu alat yang dapat membantu proses pemotongan tahu. Metode value engineering menawarkan cara bagaimana proses pembuatan cetakan tahu dengan kualitas terbaik dengan harga yang paling terjangkau tetapi tetap mempertahankan kualitas, reliabilitas, performa dan tentunya dengan harga yang terbaik. Dengan pembuatan cetakan tahu menggunakan metode value engineering, akan menambah performa operator pemotongan tahu agar meningkatkan efisiensi waktu hingga 56,5% dan tingkat presisi serta mengurangi tingkat kecacatan pada tahu sebesar 88%. Metode VE ini juga membantu dalam pemilihan alternative yang terbaik dari segi biaya hingga 12%, tetapi performa, ketahanan, dan keandalan tetap terjaga sehingga akan meningkatkan produktivitas dan menambah keuntungan bagi perusahaan.
Hana Catur Wahyuni, Setiawan Setiawan
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering), Volume 1; doi:10.21070/prozima.v1i1.702

Abstract:Productivity is an indicator of a company's development. Therefore, every company must perform the measurement of productivity in one cycle consisting of: productivity measurement, productivity evaluation, planning productivity and productivity improvement. PT ABC is a company engaged in export-oriented shoe industry. The purpose of this study was to determine the level of productivity in PT ABC for injection area so that corrective measures can be formulated. Productivity measurement method used is the objective matrix (OMAX). The measurement results showed that the total value of productivity in the area of injection machine is 355. Keywords: productivity measurement, productivity evaluation, productivity planning dan productivity improvement
Aris Susanto, Atikha Sidhi Cahyana
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering), Volume 1; doi:10.21070/prozima.v1i1.700

Abstract:PT. Santos Premium Creamer is a great company in the area of Sidoarjo, food companies and one of the largest producers of creamer in Sidoarjo, the process of using tech machines. Soit needs human resourcehas the ability as well asinsight into the science of running machines. Supporting career PT.Santos Premium Creamer is one of the main requirements of education, the Company provides the opportunity for employees at the level of assistant to resume his education from vocational to higher education as one of the main requirements if later there is promotion of employees. So with the career path in PT. Santos Premium Creamer, motivate employees to college. PT. Santos Premium Creamer consists of several departments of which the production department, where in every part of the patriarch with different people and have different leadership styles as well. Included response to the employees in the department who enrolled. This study was to determine whether the motivation and leadership style affect the achievement of employees of PT. Santos Premium Creamer is currently studying by using SEM (Structural Equation Modelling). Obtaining results that affect the achievement of employee motivation PT.Santos Premium Creamer is currently studying. Leadership style has no effect on employee performance PT.Santos Premium Creamer is currently studying. Good leadership style for leadership in PT.Santos Premium Creamer is a style of leadership that has the ability to work closely matching Keywords: Motivation, Leadership Styles, Job Performance
Page of 2
Articles per Page
by

Refine Search

Authors

New Search

Advanced search