Refine Search

New Search

Advanced search

Journal Eksplora Informatika

-
11 articles
Page of 2
Articles per Page
by
Asri Prameshwari, Nyoman Putra Sastra
Published: 28 September 2018
Eksplora Informatika, Volume 8, pp 52-58; doi:10.30864/eksplora.v8i1.139

Abstract:Keamanan data atau informasi adalah hal yang sangat penting bagi pengguna jaringan internet saat ini. Kasus penyadapan akan pesan atau informasi merupakan salah satu hal yang sangat merugikan, dengan adanya kemungkinan terjadinya kejadian ini, maka perlunya peningkatan dalam hal keamanan pertukaran informasi menjadi penting. Pada saat ini, keamanan pertukaran informasi ini perlu mendapatkan perhatian khusus, maka penelitian ini akan membuat suatu implementasi kriptografi algoritma AES-128 untuk enkripsi dan dekripsi data yang berupa file dokumen (PDF, DOC, TXT). Algoritma Advanced Encryption Standard (AES) dipilih karena memiliki suatu tingkat keamanan pertukaran informasi yang cukup bagus, dan pada penelitian ini diuji coba file dokumen untuk melihat kecepatan waktu yang dibutuhkan selama proses enkripsi dan dekripsi.
Dedy Panji Agustino
Published: 28 September 2018
Eksplora Informatika, Volume 8, pp 1-5; doi:10.30864/eksplora.v8i1.130

Abstract:Informasi merupakan aset paling penting yang dimiliki oleh sebuah organisasi. Di era perkembangan teknologi yang semakin pesat ini, semua informasi yang dimiliki dapat disimpan dan dikelola secara digital. Hal ini membuat proses pengelolaan informasi di dalam organisasi menjadi semakin efektif dan efisien. Di sisi lain, keamanan informasi menjadi suatu hal yang mutlak untuk dipenuhi oleh organisasi. Kebocoran informasi pada sebuah organisasi akan berakibat tidak baik bagi keberlangsungan organisasi tersebut. Keamanan informasi harus memenuhi aspek CIA (Confidentiality, Integrity, dan Availability). Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi, ancaman terhadap aspek C.I.A (Confidentiality, Integrity, dan Availability) dalam sebuah organisasi juga semakin tinggi. Jika salah satu dari aspek C.I.A tersebut tidak dapat dipenuhi oleh organisasi, maka akurasi dan ketersediaan informasi pada organisasi tersebut akan dipertanyakan dan kepercayaan para pengguna informasi tersebut akan menurun sehingga berdampak besar bagi kelangsungan operasional organisasi. STMIK STIKOM Bali merupakan sebuah perguruan tinggi di bidang Teknologi Informasi di Bali yang saat ini sudah memiliki lebih dari 5000 mahasiswa. Hal tersebut membuat kompleksitas pengelolaan informasi yang dimiliki oleh STIKOM Bali cukup tinggi, sehingga aspek keamanan informasi yang dimiliki oleh STIKOM Bali menjadi sangat penting. Namun hingga saat ini belum dilakukan suatu manajemen keamanan informasi yang baik dan terstruktur yang berdasarkan kepada standar keamanan informasi bagi suatu organisasi. Pada penelitian ini, dilakukan proses analisa manajemen keamanan informasi pada infrastruktur teknologi informasi yang ada di STMIK STIKOM Bali, dan didapat hasil pengukuran tingkat kematangan sebesar 1,72 (Initial/Ad Hoc).
Ahmad Salafuddin, De Rosal Ignatius Moses Setiadi, Desi Purwanti Kusumaningrum, Eko Hari Rachmawanto, Christy Atika Sari
Published: 28 September 2018
Eksplora Informatika, Volume 8, pp 36-41; doi:10.30864/eksplora.v8i1.145

Abstract:Radio SSFM Semarang merupakan salah satu radio yang pernah populer di Semarang. Radio ini merupakan salah satu anak perusahaan Suara Merdeka grup. Radio SSFM Semarang perlu dikembangkan kembali agar dapat bersaing dengan radio lain. Salah satu yang perlu dikembangkan adalah website radio SSFM. Website ini sebelumnya hanya digunakan untuk melakukan streaming dan dibuat dengan PHP biasa yang belum menggunakan framework sehingga akan sulit dilakukan maintenance. Penelitian ini melakukan perancangan ulang untuk membuat perubahan yang signifikan pada website, sehingga penyiaran juga dapat dilakukan dengan sistem berbasis web yang modern, kreatif dan inovatif. Framework Codeigniter dan metode Model View Controller (MVC) diusulkan untuk mengimplementasikan website SSFM Semarang. Penggunaan framework Codeigniter dan metode MVC diusulkan agar website dapat lebih mudah dipelihara, cepat, andal dan mudah diakses. Website yang telah dibangun telah diuji dengan metode black-box dan uji performa dengan pengukuran waktu load website. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan metode MVC dapat meningkatkan performa kecepatan load website. Dengan hasil pengembangan website ini diharapkan developer tidak perlu banyak dalam melakukan perubahan kode saat melakukan maintenance karena website sudah terstruktur dengan metode MVC.
Achmad Saidul, Joko Lianto Buliali
Published: 28 September 2018
Eksplora Informatika, Volume 8, pp 30-35; doi:10.30864/eksplora.v8i1.150

Abstract:Investigasi kecelakaan penerbangan di Indonesia pada tahun 2010 sampai 2016 sebesar 212 investigasi. Hal tersebut dapat dihindari apabila ada sistem penerbangan yang dapat memastikan penerbangan berjalan aman, seperti sistem lalu lintas udara yang dapat mendeteksi apabila pesawat bergerak menuju ke arah yang salah. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan rute penerbangan pada data Automatic Dependent Surveillance-Broadcast menggunakan metode clustering untuk mendapatkan similaritas rute penerbangan. Penulis mengusulkan metode particle swarm optimization untuk mengoptimalkan metode k-means, yang berguna untuk menentukan titik centroid awal dengan silhouette coefficient sebagai fitness function. Hasil dari penelitian ini menghasilkan zona terbang berdasarkan kebiasaan sehingga dapat digunakan sebagai panduan penerbangan. Pengujian dilakukan dengan membandingkan nilai Davies-Bouldin index dengan metode k-means, k-medoids dan fuzzy c-means. Pada uji coba yang dilakukan, metode yang diusulkan menjadi kelompok metode terbaik pada lima dari enam segmen yang ada serta menghasilkan nilai Davies-Bouldin index lebih baik pada satu segmen sebesar 0,779.
Putri Taqwa Ningrum, Ozzi Suria, Arita Witanti
Published: 28 September 2018
Eksplora Informatika, Volume 8, pp 59-68; doi:10.30864/eksplora.v8i1.158

Abstract:Perpustakaan adalah salah satu fasilitas yang membantu dalam penyediaan sumber daya dalam proses pendidikan, karena Perpustakaan menyediakan fasilitas pinjaman tanpa biaya. Perpustakaan dalam suatu Perguruan Tinggi memiliki peranan yang sangat penting bagi pembaca khususnya mahasiswa. Perpustakaan di Universitas Mercu Buana Yogyakarta memiliki minat baca cukup banyak. Hal ini dibuktikan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 65 responden civitas akademik Mercu Buana Yogyakarta pada bulan Mei 2017, diperoleh hasil bahwa sebanyak 98.5% responden membutuhkan aplikasi perpustakaan digital. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem yang memungkinkan anggota perpustakaan untuk mengakses layanan perpustakaan secara online menggunakan aplikasi mobile berbasis iOS/Android. Hasil penelitian ini adalah perancangan e-Resource berbasis mobile untuk membaca dan menyimpan e-book yang dipinjam, transaksi meminjam tanpa biaya, akses repository tesis/skripsi, akses ke jurnal universitas, akses jurnal internasional, dan pembaharuan referensi yang cepat. Aplikasi IOS/Android perpustakaan juga akan menyediakan fasilitas untuk membantu pencarian buku yang dilakukan oleh anggota Perpustakaan dengan pilihan pencarian seperti judul, penulis, penerbit atau jenis buku. Pengembangan perangkat lunak yang di lakukan pada penelitian ini menggunakan metode Waterfall. Berbasis manajemen hubungan Customer Relationship Management (CRM) sebagai salah satu strategi peningkatan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan anggota. Salah satu karakteristik yang ingin ditonjolkan dari CRM adalah adanya interaksi antara penyedia layanan dan anggotanya. Dari interaksi tersebut, pihak penyedia layanan dapat menggali kebutuhan-kebutuhan para anggotanya untuk segera ditindaklanjuti. CRM mewakili kombinasi layanan teknologi dan informasi dengan tujuan untuk membangun sebuah sistem.
Yusfrizal Bin Pairin
Published: 28 September 2018
Eksplora Informatika, Volume 8, pp 6-14; doi:10.30864/eksplora.v8i1.129

Abstract:Autentikasi merupakan hal yang sangat penting dalam pengiriman informasi baik berbentuk data ataupun pesan teks. Hal ini dikarenakan dibutuhkan autentikasi terhadap keaslian dan keutuhan data pada saat pertukaran informasi. Fungsi Hash merupakan salah satu fungsi yang memberikan layanan untuk verifikasi dan autentikasi karena fungsi ini menghasilkan nilai yang unik untuk setiap masukan. Fungsi Hash disebut juga fungsi satu arah karena sangat sulit untuk mengembalikan ke input awal dengan fungsi Hash. Fungsi Hash dapat digunakan untuk menjaga keutuhan (integritas) data dengan cara membangkitkan message digest dari isi arsip (misalnya dengan menggunakan algoritma MD5). Verifikasi isi arsip dapat dilakukan secara berkala dengan membandingkan message digest dari isi arsip sekarang dengan message digest dari arsip asli. Jika terjadi perbedaan, maka disimpulkan ada modifikasi terhadap isi arsip (atau terhadap message digest yang disimpan). Tetapi bagaimanapun, Hash juga mempunyai kelemahan karena MD5 telah dianggap tidak aman penggunaannya untuk digital signature. Namun, SHA-1 masih dianggap cukup aman. Untuk lebih aman lagi, SHA-256, SHA-384 atau SHA-512 dapat digunakan. Pada aplikasi yang dirancang ini memunculkan nilai Hash yang telah digenerasi dengan berbagai fungsi Hash, meliputi MD5, SHA-1, SHA-256, SHA-384 and SHA-512. Aplikasi ini juga dapat membandingkan persamaan dua pesan teks yang diregenerasi menggunakan SHA-256.
Yohanes Priyo Atmojo
Published: 28 September 2018
Eksplora Informatika, Volume 8, pp 24-29; doi:10.30864/eksplora.v8i1.143

Abstract:Dalam keamanan sebuah sistem, terdapat tiga aspek keamanan yaitu kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan. Pada objek Web Server, sering kali faktor ketersediaan dan integritas, adalah faktor yang paling berpengaruh. Hal ini disebabkan oleh beragamnya user yang mengakses web server sehingga sulit untuk melakukan pengamanan apabila web server tersebut tersedia untuk publik. Salah satu cara pengamanannya adalah menggunakan Intrusion Detection System agar dapat meminimalkan dampak yang diakibatkan oleh kegagalan sebuah web server yang disebabkan oleh celah keamanan yang ada. IDS yang digunakan adalah IDS open source Bro dan Snort yang diinstall pada perangkat Raspberry Pi 3. Objek pengujian penelitian ini adalah dari segi performa dari sistem IDS yang dibuat serta diujikan dengan beberapa skenario yang menyimulasikan adanya serangan yang ditujukan ke web server. Hasil penelitian ini adalah Raspberry Pi dapat digunakan sebagai IDS, namun pada intensitas serangan yang tinggi didapat bahwa IDS BRO mengalami kendala, yaitu crash pada pertengahan pengujian sebagai akibat dari habisnya resource CPU dari Raspberry Pi.
Paula Dewanti
Published: 28 September 2018
Eksplora Informatika, Volume 8, pp 15-23; doi:10.30864/eksplora.v8i1.128

Abstract:Perkembangan dunia usaha yang melibatkan Teknologi Informasi (TI), menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap tenaga kerja TI. Hal ini diikuti dengan kemunculan kampus-kampus TI baru yang menyebabkan persaingan antar kampus berlangsung semakin kompetitif dikarenakan adanya tuntutan akan lulusan yang berkualitas, agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi berupa hasil kerja yang maksimal sesuai yang diharapkan oleh pasar. Hal ini tidak terlepas dari ketersediaan Dosen yang memenuhi standar dan kualifikasi. Penelitian ini menggunakan STMIK STIKOM Bali sebagai contoh studi kasus. Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di peringkat 3 nasional dan peringkat 1 Bali Nusra, diharapkan STMIK STIKOM Bali dapat menjadi kampus tujuan utama bagi para Dosen berkualitas untuk mengabdi. POS (Perceived Organizational Support) digunakan untuk mengukur kondisi para Dosen, yang merasa bahwa institusi dimana mereka bernaung dapat menghargai kontribusi mereka. Sementara OCB (Organizational Citizenship Behaviour) pada penelitian ini merupakan kondisi dimana para Dosen bekerja sama dan saling membantu rekan Dosen lainnya untuk mencapai tujuan bersama di dalam proses perkuliahan. Penelitian ini bersifat analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mendapatkan pemahaman, gambaran serta penjelasan yang dapat dianalisis secara akurat ke dalam bentuk angka sehingga dapat dianalisis dan diinterpretasikan terhadap komitmen organisasi. Data yang diperoleh dari survei menggunakan POS kemudian diolah menggunakan pendekatan framework Cobit 4.1. untuk menghasilkan Maturity Level. Hasil dari penelitian ini berupa nilai skala Maturity yang dapat digunakan sebagai rekomendasi kepada pihak manajemen institusi untuk mendukung peningkatan kualitas Dosen dalam mencapai tujuan organisasi.
Budi Susilo
Published: 28 September 2018
Eksplora Informatika, Volume 8, pp 69-79; doi:10.30864/eksplora.v8i1.163

Abstract:Pemanfaatan berbagai jejaring media sosial untuk pemasaran merupakan bagian dari strategi pemasaran digital. Besarnya jumlah pengguna media sosial dan masih terus meningkat, menjadikan mereka sebagai target pasar potensial yang layak diperebutkan. Sehingga, untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu mengetahui profil dari pengguna media sosial yang ada. Namun, permasalahannya adalah pemasar masih memandang bahwa pengguna dari media sosial yang berbeda akan memiliki profil demografi yang sama. Penelitian ini membuat segmentasi dari profil demografi pengguna Facebook dan Instagram di kota Pontianak dengan tingkat keaktifannya serta tingkat respon terhadap konten iklan. Penggunaan alat bantu SPSS memberikan gambaran dan tingkat perbedaan dari jenis kelamin, generasi, tingkat pendidikan, dan status keluarga dari pengguna dalam keaktifan bermedia sosial dan merespon konten iklan. Analisis Olap Cubes menghasilkan segmentasi demografi dari pengguna media sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah pengguna Facebook lebih banyak dari pada pengguna Instagram. 51,1% pengguna Facebook adalah dewasa, pendidikan tinggi, dan sudah berkeluarga. Pengguna Instagram adalah 89,7% dengan profil yaitu remaja dan belum berkeluarga. Kedua segmen pengguna tersebut mempunyai tingkat keaktifan normal dan pasif dalam merespon konten iklan.
De Rosal Ignatius Moses Setiadi, Muchamad Akbar Nurul Adzan, Desi Purwanti Kusumaningrum, Eko Hari Rachmawanto, Christy Atika Sari
Published: 28 September 2018
Eksplora Informatika, Volume 8, pp 42-51; doi:10.30864/eksplora.v8i1.142

Abstract:Koperasi Karyawan Mitra Makmur memiliki aplikasi Dekstop untuk menunjang kegiatannya. Walaupun demikian terdapat kendala dimana kurang praktisnya aplikasi berbasis desktop karena hanya dapat dibuka melalui komputer saja. Saat ini banyak anggota koperasi yang menggunakan perangkat mobile, hal ini melatarbelakangi perlunya pembuatan aplikasi berbasis mobile. Maka dibutuhkan aplikasi mobile dibutuhkan sebagai solusi untuk memudahkan akses. Karena terdapat dua macam aplikasi, maka keduanya harus diintegrasikan. Salah satu cara untuk mengintegrasikan kedua aplikasi tersebut dengan web service dan backend sebagai sistem manajemen konten pada aplikasi mobile. JSON (Javascript Object Notation) diusulkan sebagai perangkat pertukaran data. JSON dipilih karena prosesnya yang cepat dan ringan. Untuk mengukur kinerja web service pada proses integrasi, maka perlu dianalisis dan diukur kebutuhan waktu request HTTP sampai didapatkan response HTTP. Terdapat dua cara pengukuran lama waktu request web service yaitu dengan pengujian secara online dan lokal. Masing-masing pengujian request dilakukan sebanyak lima kali dimana didapat rata-rata 1192 ms. Waktu yang dibutuhkan tersebut relatif wajar dan dapat disimpulkan bahwa proses integrasi dapat berjalan dengan baik.
Page of 2
Articles per Page
by